cover
Contact Name
Muhammad Darma Halwi
Contact Email
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Phone
+6285253587076
Journal Mail Official
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Editorial Address
Persada Banten Blok A3, Kota Serang, Banten, Indonesia
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28302567     DOI : -
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia is a medium of information and socialization regarding the results of service from the entire academic community about various kinds of innovations, development efforts, and solutions to various problems in society. Scope: Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicine, Arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony Human development and national competitiveness Poverty alleviation based on local resources Management of rural and coastal areas with local wisdom Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs Development of environmentally sound technology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 272 Documents
Pemberdayaan Kader dan Inovasi Posyandu Keliling untuk Optimalisasi Pemantauan Pertumbuhan Balita di Desa Batukorogan, Bangkalan: Cadre Empowerment and Mobile Posyandu Innovation to Optimize Toddler Growth Monitoring in Batukorogan Village, Bangkalan Soesanti, Inne; Husni, Ervi; Pengge, Nuning Marina
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.1002

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader posyandu dan kesadaran ibu balita dalam pemantauan pertumbuhan anak sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Batukorogan, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 17 kader posyandu dan 21 ibu balita melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, monitoring, dan tindak lanjut. Pelatihan diberikan kepada kader posyandu mengenai teknik pengukuran antropometri, plotting hasil pada Kartu Menuju Sehat (KMS), dan interpretasi status pertumbuhan. Sementara itu, edukasi kepada ibu balita difokuskan pada pentingnya pemantauan pertumbuhan, pola pengasuhan, dan praktik pemberian makan bayi dan anak yang benar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan kader sebesar 85% (p=0,03) dan keterampilan sebesar 92% (p=0,03). Pengetahuan ibu balita juga meningkat sebesar 80,1%, meskipun tidak signifikan secara statistik (p=0,32), namun berdampak positif terhadap perubahan perilaku. Implementasi posyandu keliling berhasil meningkatkan cakupan D/S dari 68% menjadi 85%. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan kader melalui pelatihan terstruktur dan inovasi posyandu keliling efektif meningkatkan kualitas pemantauan pertumbuhan anak dan memperkuat upaya pencegahan stunting berbasis masyarakat
Pemberdayaan Kelompok Tani 'Taju-Ternak' Melalui Diversifikasi Pakan Berbasis Azolla dan Teknologi Tepat Guna: Empowering the 'Taju-Ternak' Farmer Group Through Azolla-Based Feed Diversification and Appropriate Technology Alang Sunding; Fahruddin Wakano; Muhammad Ikhsan
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.880

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan memberdayakan peternak itik melalui transfer teknologi budidaya Azolla sebagai pakan alternatif sumber protein lokal untuk mengurangi ketergantungan pada konsentrat komersial. Kegiatan dilaksanakan di Desa Takalar, Kabupaten Takalar, dengan mitra kelompok ternak “Taju-ternak” yang beranggotakan delapan peternak. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan dan kebutuhan peternak, sosialisasi dan penyuluhan mengenai potensi azolla, pelatihan budidaya azolla melalui demonstrasi kolam sederhana, serta aplikasi pemanfaatan azolla dalam ransum itik dengan proporsi 10–20%. Selain itu, diberikan bantuan mesin pengolah pakan (chopper, penepung, mixer, dan pelet) hasil produksi teaching factory Politeknik Bosowa untuk mendukung efisiensi pengolahan pakan. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan peternak, dibuktikan dengan kenaikan nilai rerata dari 68,2 (pre-test) menjadi 88,9 (post-test). Peternak mampu membudidayakan azolla secara mandiri, memanfaatkan mesin pengolah pakan, serta mulai menambahkan azolla dalam ransum itik. Kegiatan ini juga menurunkan biaya pakan dan meningkatkan efisiensi waktu kerja peternak. Disarankan agar kelompok ternak terus mengembangkan budidaya azolla secara berkelanjutan dan memaksimalkan pemanfaatan mesin pakan untuk mendukung kemandirian serta keberlanjutan usaha peternakan itik rakyat.
Pemberdayaan Wanita Nelayan Melalui Inovasi Produk Oalahn Ikan Sebagai Oleh-oleh Khas Bonoege di Kelurahan Boneoge: Empowering Fisherwomen Through Processed Fish Product Innovation as Signature Souvenirs of Boneoge in Boneoge Village Wendi Muhammad Fadhli; Rahmat Yanuary; Nuristha Febrianti; Nurfianti Nurfianti; Faradillah Faradillah; Hijrah Milhusnah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.923

Abstract

Program pelatihan dan pendampingan pembuatan produk olahan ikan di Kelurahan Boneoge, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat pesisir, khususnya kelompok ibu rumah tangga nelayan, dalam mengolah hasil laut menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan pembuatan abon ikan marlin dan sambal ikan tuna yang dipandu oleh tim dosen dan mahasiswa. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi, yang mencakup praktik langsung, inovasi kemasan, strategi pemasaran, dan manajemen usaha sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memproduksi kedua jenis olahan ikan dengan baik, memahami aspek pemasaran, serta termotivasi untuk menjadikannya sebagai usaha rumah tangga yang berpotensi menjadi oleh-oleh khas Boneoge. Program ini berhasil mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga nelayan, memperkuat keterampilan kewirausahaan, serta membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.
Pemberdayaan Kader Dalam Deteksi Dini Preeklampsia di Desa Sugihwaras Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro Indrayanti Indrayanti; Masfuah Ernawati; Esti Yuliani
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.963

Abstract

Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan berbahaya dan menjadi penyebab utama kematian ibu di Indonesia sebesar 24,6%. Di Desa Sugihwaras, ditemukan prevalensi preeklampsia sebesar 27% dan ibu hamil dengan faktor risiko mencapai 45,9%, namun kader kesehatan setempat belum pernah mendapatkan pelatihan deteksi dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunikasi kader dalam deteksi dini preeklampsia. Metode yang digunakan melibatkan 30 kader dengan rangkaian kegiatan meliputi pre-test dan post-test, ceramah, demonstrasi, serta tutorial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 14,4%, di mana 96,6% responden kini memiliki pengetahuan kategori baik. Selain itu, keterampilan komunikasi kader dalam melakukan skrining preeklampsia mencapai kategori sangat baik sebesar 46,67%. Peningkatan ini membuktikan bahwa pelatihan melalui pemberdayaan masyarakat efektif dalam mendukung upaya deteksi dini preeklampsia di tingkat desa
Pengelolaan Sampah, Reduksi Karbon, dan Mitigasi Pencemaran Lingkungan di Kabupaten Kendal: Sebuah Upaya Pemberdayaan Masyarakat Luluk Muhimatul Ifada; Maya Indriastuti; Mutoharoh Mutoharoh
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.989

Abstract

Alun Kaliwungu, Kabupaten Kendal, dengan tujuan meningkatkan literasi, sikap, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sekaligus mendukung upaya reduksi karbon dan mitigasi pencemaran lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya kesadaran terhadap pengelolaan sampah rumah tangga, keterbatasan fasilitas pengelolaan, serta masih maraknya praktik pembakaran terbuka. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas melalui tiga tahapan, yaitu edukasi, aksi, dan evaluasi. Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari warga, perangkat desa, dan komunitas peduli lingkungan MAPELA Kaliwungu terlibat secara aktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat dari 62% menjadi 84% dan peningkatan sikap positif sebesar 31%, yang menunjukkan efektivitas tinggi. Selain itu, 20 rumah tangga mulai menerapkan pemilahan sampah mandiri dan 100 pohon ditanam dengan estimasi penyerapan karbon sebesar ±2,3 ton CO₂ per tahun. Program ini terbukti efektif dalam memperkuat peran masyarakat menuju pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan dapat dijadikan model replikasi di wilayah lain untuk mendukung pencapaian SDGs 11 dan 13.
Peningkatan Kapasitas Pengelola Tempat Penitipan Anak (TPA) melalui Pelatihan Penyusunan Menu Berbasis Gizi Seimbang di Kecamatan Sandubaya: Improving the Competence of Childcare Center Providers Through Training on Balanced Nutrition–Based Menu Planning in Sandubaya District Laila Mardiana Rohmatillah; Dewi Rayani; Aulia Alifariani; Yenni Oktora; Novia Arista; Nurjaitun Nurjaitun
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.994

Abstract

Pemenuhan gizi yang optimal pada anak usia dini (usia 0-5 tahun) merupakan faktor penentu penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak karena masa ini sebut sebagai masa Golden Age. Asupan gizi yang tidak seimbang atau tidak mencukupi pada masa ini dapat berdampak buruk terhadap status kesehatan anak, termasuk meningkatkan risiko stunting, anemia, infeksi berulang, serta gangguan perkembangan kognitif dan motorik. Tempat Penitipan Anak (TPA) sebagai salah satu lembaga pengasuhan anak memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas tumbuh kembang anak selama orang tua bekerja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru dan pengelola dalam menyusun menu makan siang berdasarkan pedoman gizi seimbang di Tempat Penitipan Anak (TPA) Anak Soleh, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Edukasi dan pendampingan ini menjadi salah satu bagian kegiatan dari program Pengabdian Masyarakat Universitas Pendidikan Mandalika. Kegiatan pengabdian yang telah dilakukan mampu memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan guru dan pengelola tentang pembuatan menu makan siang berdasarkan pedoman gizi seimbang. Guru dan pengelola diharapkan mampu untuk membuat menu makan siang dengan berpedoman pada prinsip gizi seimbang
Peningkatan Kompetensi Pemuda Melalui Pelatihan Multimedia Di Gereja HKBP Rogate Waena Kota Jayapura: Youth Competence Improvement Through Multimedia Training at The HKBP Rogate Waena Church in Jayapura City Arius A Kambu; Fanny Kristin Tantyah Sitompul; Isma Shalihi Ahlia; Rasi Kasim Samosir; Anggrainy Togi Marito Siregar; Halomoan Hutajulu
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1004

Abstract

This Community Service Program aims to improve the multimedia skills of the HKBP Rogate Waena Church youth in Jayapura City to support creative and adaptive church services in line with technological developments. The activity was carried out in August 2025, involving 40 participants: youth, categorical administrators, and church councils. The implementation methods included material delivery, simulations, and practice in digital content creation and forming a church multimedia team. Evaluation was carried out through pre- and post-test instruments and practice observation sheets. The results showed a significant increase in knowledge, from an average of 82% before training to 100% after training. Practical observations also demonstrated mastery of technical skill with an "excellent" rating in application use, content creativity, and suitability for worship. The outcomes achieved included increased participant knowledge and skills, simple multimedia content products, forming a Church Multimedia Team, and drafting scientific articles. The impact of the activity can be analyzed from four dimensions: strengthening the church organization, increasing youth social participation, optimizing the use of multimedia technology, and academic contributions. Overall, this program is considered adequate and has the potential to be replicated in other churches or communities facing similar challenges
Training On Career Planning and Development for Young Workers at Buper Waena, Jayapura City Fanny Kristin Tantyah Sitompul; Neni Setiarini; Isma Shalihi Ahlia; Iriando Wijaya; El Shaddai Sandhy Pustap
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1005

Abstract

This community service activity was carried out as Career Planning and Development Training for Young Workers in Buper Waena, Jayapura City, in response to the high open unemployment rate among the productive age group. The main problems faced by participants were a lack of knowledge about career management, limitations in structuring career plans, and a lack of professional networking skills. The implementation method included the planning stage (preparation of materials and coordination with partners), implementation (socialization of career management, practice of SMART-based career plan development, and communication and networking simulations), and evaluation (pre- and post-tests and practice observation). The activity results showed a significant increase in knowledge, with the average pre-test score of 76% increasing to 100% in the post-test. Skills were also optimally achieved, with all participants (100%) able to develop SMART career plans, map professional networks through the Webbed approach, and demonstrate good to excellent professional communication skills. The impact of the activity included increased individual career awareness, the readiness of the young workforce to face the job market, and the strengthening of institutional networks with the Jayapura City Manpower Office. Thus, this activity not only increased conceptual understanding but also built relevant applied competencies, improving the competitiveness of the young workforce.
Edukasi Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal Labu Kuning (Cucurbita Moschata) Pada Balita Stunting Di Desa Ogomoli: Education on Providing Additional Foods Made from Local Foods, Pumpkin (Cucurbita Moschata) For Stunting Toddlers In Ogomoli Village Arniawan Arniawan; Saprina Saprina; Moh. Syamzul; Moh. Nawawi; Abd. Dandiyansa; Andi Rusman; Suardi Suardi; Marwah Marwah; Febi Febi; Siescha Monica Jacobus; Sarini M. Samang; Rasma Rais
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1013

Abstract

Stunting merupakan keadaan terhambatnya pertumbuhan pada anak balita yang ditandai dengan tinggi badan lebih rendah dibandingkan anak seusianya, stunting masih menjadi masalah yang mengkhawatirkan karna stunting dapat memberikan dampak buruk jangka pendek dan jangka panjang pada balita sebagai generasi penerus. Salah satu langkah dalam menanggulangi stunting pada balita yaitu melalui edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait pencegahan stunting dengan pemberian makanan tambahan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal mengandung gizi yang baik. Kegiatan ini bertujuan melaksanakan edukasi pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal labu kuning pada balita sebagai upaya pencegahan stunting. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2025 di Desa Ogomoli, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli. Dengan metode ceramah tanya jawab, dan video demonstrasi, diikuti 21 orang ibu balita, ibu hamil dan ibu menyusui, termasuk 6 ibu yang memiliki anak balita dengan kondisi stunting. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengisian kuesioner pre-test kemudian dilanjutkan penyuluhan stunting dan pemberian makanan tambahan bergizi dengan memanfaatkan pangan lokal labu kuning serta pemutaran video demo cara memasak puding olahan labu kuning dan terakhir pengisian kuesioner post-test. Adapun indikator keberhasilan yang dicapai dalam kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi lebih besar (89) dibandingkan rata-rata pengetahuan peserta sebelum diberikan edukasi (64). data ini menunjukkan edukasi dengan metode ceramah tanya jawab dan video demonstrasi dapat meningkatkan pengetahuan ibu dalam pemberian asupan nutrisi dengan memanfaatkan pangan lokal. Diharapkan kepada kepala Puskesmas, Kepala Desa, Kader Posyandu dan tenaga pelaksana Gizi dalam rangka monitoring dan evaluasi terkait pemberian makanan tambahan bergizi pada balita sehingga terhindar dari stunting
Pemberdayaan Pokdarwis Melalui Transplantasi Karang Berbasis WebGIS untuk Ekowisata Bahari Berkelanjutan di Pulau Lemukutan: Empowering Pokdarwis Through WebGIS-Based Coral Transplantation for Sustainable Marine Ecotourism on Lemukutan Island Zan Zibar; Robin Saputra; Fitra Wira Hadinata
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1014

Abstract

Pulau Lemukutan merupakan bagian dari Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) di Kalimantan Barat dengan kondisi tutupan terumbu karang dalam kategori sedang (25–50%), sehingga memerlukan intervensi rehabilitasi untuk mendukung keberlanjutan ekowisata,. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam rehabilitasi terumbu karang serta pemanfaatan teknologi webGIS sebagai media monitoring dan promosi,. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis transplantasi, penerapan teknologi webGIS, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra yang signifikan, yaitu sebesar 83,1% mengenai ekosistem terumbu karang dan 70,4% terkait transplantasi berbasis webGIS serta ekowisata bahari berkelanjutan. Sebanyak 125 fragmen karang telah berhasil ditransplantasikan pada 25 unit media meja yang terintegrasi dengan platform webGIS sebagai sarana pemantauan digital. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pelestarian ekosistem sekaligus memperkuat daya saing pariwisata bawah laut melalui inovasi digital.