cover
Contact Name
Muhammad Darma Halwi
Contact Email
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Phone
+6285253587076
Journal Mail Official
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Editorial Address
Persada Banten Blok A3, Kota Serang, Banten, Indonesia
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28302567     DOI : -
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia is a medium of information and socialization regarding the results of service from the entire academic community about various kinds of innovations, development efforts, and solutions to various problems in society. Scope: Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicine, Arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony Human development and national competitiveness Poverty alleviation based on local resources Management of rural and coastal areas with local wisdom Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs Development of environmentally sound technology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 221 Documents
Pemberdayaan Kelompok Penderita Hipertensi dan ODGJ Melalui Model Regulasi Perawatan Diri di Desa Talok, Kabupaten Malang: Empowerment of Groups of Hypertension Sufferers and ODGJ Through a Model of Self-Care Regulation in Talok Village, Malang Regency Kholifah, Siti Nur; Wijayanti, Dyah; Dinarwiyata, Dinarwiyata; Hafid, Fahmi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.897

Abstract

Hipertensi dan gangguan jiwa (ODGJ) merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi yang terus meningkat di Kabupaten Malang, khususnya di Desa Talok. Kondisi ini menuntut intervensi berbasis komunitas yang berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan perawatan diri penderita. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model regulasi perawatan diri untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan perawatan pada klien hipertensi dan ODGJ. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat berbasis kelompok yang melibatkan 30 klien hipertensi dan 20 klien ODGJ beserta keluarganya. Intervensi dilakukan melalui pembentukan kelompok, edukasi menggunakan modul, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test dengan analisis deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kategori tinggi pada klien hipertensi dari 26,7% menjadi 46,7%, sementara kategori rendah menurun dari 33,3% menjadi 13,3%. Pada klien ODGJ, pengetahuan kategori tinggi meningkat dari 10% menjadi 30% dan kategori rendah menurun dari 50% menjadi 10%. Penerapan model regulasi perawatan diri melalui edukasi terstruktur dan dukungan kelompok berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas perawatan diri klien hipertensi dan ODGJ. Pendekatan ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain dengan dukungan keluarga, kader kesehatan, dan integrasi layanan primer guna menjamin keberlanjutan
Pelatihan Pembuatan Nugget dan Sosis Lele Sebagai Finger Food Berbasis Pangan Lokal Untuk Mencegah Stunting Pada Balita: Training on the Production of Catfish Nuggets and Sausages as Local Food-Based Finger Food to Prevent Stunting in Toddlers Marwan, Iis; Aisyah, Iseu Siti; Neni, Neni; Ghaffar, Mufti; Susilowati, Prima Endang; Utami, Annisa Dwi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.900

Abstract

Prevalensi stunting nasional pada tahun 2024 (19,8%) masih berada di atas target yang ditetapkan sebesar 14,2% pada 2029 dan 5% pada 2045. Program Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) digalakkan untuk mendukung percepatan penanganan stunting, mengingat ikan merupakan sumber protein hewani bernilai tinggi, mudah dicerna, dan terjangkau. Oleh karena itu, inovasi olahan ikan untuk Makanan Pendamping ASI (MPASI) diperlukan.Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengidentifikasi sumber pangan lokal, khususnya ikan, sebagai protein hewani dan metode pengolahannya. Kegiatan ini dilaksanakan melalui edukasi (metode ceramah) mengenai inovasi olahan lele, diikuti demonstrasi pengolahan nugget dan sosis lele. Pengetahuan peserta dianalisis menggunakan pre-test dan post-test.Hasil analisis paired sample t-test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,125 (p > 0,05), mengindikasikan bahwa intervensi ini belum memberikan peningkatan pengetahuan yang signifikan secara statistik. Meskipun demikian, observasi pada skor rata-rata menunjukkan peningkatan pemahaman pada topik manfaat asam amino ikan serta metode pengolahan dan penyimpanan produk. Peningkatan ini dimungkinkan karena informasi tersebut ditekankan kembali selama praktik demonstrasi memasak. Disimpulkan bahwa edukasi di masa depan memerlukan media yang melibatkan partisipasi aktif peserta dan pembelajaran berbasis tim.
Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Anemia Melalui Edukasi Interaktif bagi Remaja Putri di SMP Negeri 2 Balerejo: Increasing Knowledge of Anemia Prevention Through Interactive Education for Young Women at SMP Negeri 2 Balerejo Taufiqurrahman, Taufiqurrahman; Hafid, Fahmi; Mujayanto, Mujayanto; Sumasto, Hery; Nuswantari, Atika; Arifah, Jazilah Nur
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.910

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang rentan terjadi pada remaja putri dan berdampak pada prestasi akademik serta kesehatan reproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai pencegahan anemia melalui edukasi interaktif. Edukasi dilaksanakan pada 24 Juli 2025 di SMP Negeri 2 Balerejo, Kabupaten Madiun, dengan melibatkan 80 remaja putri sebagai peserta. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menerapkan metode edukasi interaktif dengan rancangan one-group pretest-posttest pada 80 remaja putri di SMP Negeri 2 Balerejo, Madiun pada 24 Juli 2025. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan proporsi peserta dengan kategori pengetahuan tinggi dari 12,5% pada saat pre-test menjadi 62,5% pada saat post-test. Peserta juga menunjukkan antusiasme melalui pertanyaan seputar manfaat dan efek samping tablet tambah darah serta pemilihan makanan bergizi yang sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga. Edukasi interaktif di sekolah terbukti efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai pencegahan anemia. Diperlukan dukungan berkelanjutan dari sekolah dan keluarga untuk memastikan penerapan perilaku sehat. Dukungan sekolah, guru, dan keluarga tetap diperlukan agar dampak edukasi berkelanjutan dan dapat mencegah risiko kekurangan energi kronis maupun anemia di masa depan.
Pendampingan Inovasi Kemasan dan Digital Marketing Produk Lokal Kemplang Tunu Pada Kelompok Usaha Perempuan Seroja di Kabupaten Ogan Komering Ilir: Community Service in Packaging Innovation and Digital Marketing of Local Product Kemplang Tunu for Seroja Women’s Group in Ogan Komering Ilir Junaidi, Yulian; Purba, Khairul Fahmi; Tafarini, Meitry Firdha; Sari, Dwi Wulan; Wardani, Azqia; Yuliani, Maulidia Tri
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.922

Abstract

Kemplang tunu merupakan produk lokal khas Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Produk ini banyak diminati oleh konsumen namun sayangnya cakupan pemasarannya masih terbatas secara regional dan kemasan produk yang perlu untuk diperbaiki. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan inovasi pengemasan dan digital marketing untuk meningkatkan penjualan kemplang tunu bagi kelompok usaha perempuan “Seroja”. Kegiatan pendampingan ini melibatkan 28 perempuan di Desa Pedamaran 6 Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Dalam hal aspek produksi, kegiatan pendampingan ini menghasilkan penerapan teknologi pengemasan dengan ziplock untuk meningkatkan masa simpan dan peningkatan kualitas produk. Lebih lanjut, desain kemasan juga membuat produk kemplang tunu memiliki branding baru sebagai produk lokal. Selain itu pelatihan pemanfaatan e-commerce juga dilaksanakan untuk peningkatan aspek pemasaran. Hasil evaluasi dengan uji statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa adanya perubahan pengetahuan, keterampilan dan sikap dari peserta kegiatan pendampingan setelah dan sebelum terlaksananya kegiatan pendampingan inovasi kemasan dan digital marketing. Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan untuk memajukan ekonomi lokal pedesaan serta adanya pern pemerintah daerah untuk memajukan usaha kemplamg sebagai peningkatan ekonomi daerah.
Implementasi Metode Jigsaw Learning dan Pemanfaatan Media Sosial untuk Meningkatan Kesadaran Demokrasi Karang Taruna di Desa Jenang: Implementation of the Jigsaw Learning Method and Utilization of Social Media to Increase Democracy Awareness of Karang Taruna in Jenang Village Sarofah, Riska; Gunawan, Hendra; Pitrianti, Siti; Permatasari, Leni; Yuliawati, Yuliawati
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.926

Abstract

Penurunan Indeks Demokrasi Indonesia dan rendahnya partisipasi politik pemuda menjadi masalah serius, termasuk di Desa Jenang, Kabupaten Cilacap, di mana kegiatan Karang Taruna masih bersifat insidental dan minim literasi politik. Meskipun pemuda desa aktif menggunakan media sosial seperti Instagram dan TikTok, pemanfaatannya belum optimal sebagai sarana edukasi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan literasi dan partisipasi politik pemuda melalui metode Jigsaw Learning dan pemanfaatan media sosial. Program ini melibatkan 26 anggota Karang Taruna dan dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan Jigsaw Learning, produksi konten digital, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif yang signifikan. Rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat dari 87,27 menjadi 90,77, dengan 88,5% peserta mengalami kenaikan skor pengetahuan. Dari aspek sikap, skor rata-rata meningkat dari 71,12 menjadi 84,12, di mana 84,6% peserta menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap demokrasi. Selain itu, seluruh peserta (100%) berhasil menghasilkan minimal satu konten digital. Konten yang diunggah di Instagram dan TikTok berhasil menjangkau lebih dari 1.000 akun dan mendapatkan umpan balik positif. Kesimpulannya, kombinasi metode Jigsaw Learning dan pemanfaatan media sosial efektif dalam meningkatkan pemahaman dan sikap demokratis serta mendorong partisipasi aktif pemuda desa dalam membangun demokrasi lokal
Peningkatan Kesadaran Pencegahan Hipertensi melalui Edukasi dan Inovasi Pangan Lokal di RT 03 Kelurahan Boneoge : Increasing Awareness of Hypertension Prevention through Education and Local Food Innovation in RT 03 Boneoge Village Fristalia, Mikaela Delpin; Asnia, Asnia; A, Mirabela
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.935

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan sering disebut sebagai silent killer. Data observasi di Kelurahan Boneoge RT 03 menunjukkan 13 kasus hipertensi pada 45 kepala keluarga. Faktor utama penyebabnya meliputi kebiasaan makan tinggi garam, rendahnya aktivitas fisik, serta minimnya kesadaran pemeriksaan kesehatan rutin. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok XVII Universitas Widya Nusantara dilaksanakan sebagai upaya promotif-preventif melalui kegiatan pemeriksaan tekanan darah, pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan, serta pemberian inovasi makanan sehat berupa puding ekstrak daun pandan. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi mengenai hipertensi dan gizi seimbang, serta demonstrasi pembuatan puding daun pandan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi dan kesadaran pemeriksaan kesehatan rutin. Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan puding daun pandan sebagai alternatif makanan sehat berbasis bahan lokal. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta kesadaran masyarakat terhadap pencegahan hipertensi
Pendidikan Kesehatan tentang Senam Kebugaran dan Aktifitas Fisik Lainnya untuk Kesehatan Reproduksi Perempuan: Health Education on Fitness Exercises and Other Physical Activities for Women's Reproductive Health Risnawati, Risnawati; Apreliasari, Helmy; Soedjarwo, Fazar Kumaladewi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.936

Abstract

Kesehatan reproduksi perempuan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup. Senam kebugaran dan aktivitas fisik lainya memiliki peran strategis dalam menjaga serta mengoptimalkan kesehatan reproduksi pada berbagai fase kehidupan perempuan, mulai dari kehamilan, masa nifas, premenopause, hingga menopause. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang senam kebugaran dan aktivitas fisik lainya, termasuk senam hamil, nifas, pralansia, serta senam kegel. Metode pelaksanaan melibatkan pendekatan partisipatif melalui ceramah dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan perempuan dalam menerapkan aktivitas fisik untuk mendukung kesehatan reproduksi. Peningkatan pengetahuan ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang telah lakukan, nilai minimal peserta saat pretest adalah 15 dan nilai maksimalnya adalah 100, sedangkan nilai minimal saat posttest adalah 70 dan maksimal 100, dan nilai rata-rata skor pretest adalah 80, sedangkan rata-rata skor posttest meningkat menjadi 94, dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, senam kebugaran dan bebeberapa aktifiyas lainnya direkomendasikan sebagai salah satu intervensi non-farmakologis untuk menjaga kesehatan reproduksi perempuan.
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Digital Guru SD Negeri 1 Mataram Melalui Pelatihan Articulate Storyline: Improving the Digital Pedagogical Competence of Teachers at SD Negeri 1 Mataram through Articulate Storyline Training Profithasari, Nindy; Nurjanah, Siti; Putra, Agung Dian; Izzatika, Amrina
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.946

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi pendidik untuk mengembangkan media pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Banyak pendidik yang menghadapi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi untuk membuat media pembelajaran interaktif. Minimnya pelatihan bagi pendidik dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif serta keterbatasan pendidik dalam pemanfaatan TIK dalam kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik SD dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran berbasis Articulate Storyline melalui kegiatan pelatihan. Metode pelaksanaan terdiri atas tahapan ekspositori, tanya-jawab, pemberian tugas dan diskusi kelompok, serta praktik pembuatan media pembelajaran. Respon peserta terhadap pelaksanaan kegiatan diukur melalui angket. Kegiatan pengabdian ini memperoleh hasil sebagai berikut: 1) dihasilkannya media pembelajaran berbasis Articulate Storyline, dan 2) kegiatan ini memperoleh respon positif dari peserta, dimana aspek kebergunaan, kemudahan penggunaan, fleksibilitas, kemenarikan aplikasi, dan ketertarikan pengembangan memperoleh persentase persetujuan 100%, namun pada durasi penggunaan produk di kelas memperoleh respon cukup baik yaitu sebesar 66,67%, lama pembuatan produk 53,33% serta tingkat kesulitan proses pembuatan 33,33%. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pelatihan mampu merancang dan menghasilkan produk media pembelajaran digital sederhana yang siap diintegrasikan dalam pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung peningkatan keterampilan digital pendidik guna menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik, dan efektif
Pemberdayaan Masyarakat Tani dan Milenial Melalui Sosialisasi Hukum Agraria di Desa Tebing, Bangka Barat: Empowering Farmers and Millennials Through Agrarian Law Socialization in Tebing Village, West Bangka Al Kodri, M. Adha; Lestari, Zakia Ayu; Kusumadeni, Deri; Ronaldi, Ronaldi; Mariska, Resvi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.949

Abstract

Pertanian dan perkebunan merupakan bagian dari potensi sumber daya alam desa Tebing. Dalam pertanian, masyarakat menanam padi tanah hujan dan padi sawah. Sementara di sektor perkebunan, masyarakat bertanam kelapa sawit, karet, dan lada. Potensi tersebut berisiko menimbulkan konflik. Konsorsium Perbaruan Agraria menyebutkan bahwa angka konflik agraria pada tahun 2024 meningkat 21 persen bila dibandingkan dengan tahun 2023. Angka ini menempatkan Indonesia berada diurutan teratas sebagai negara paling banyak terjadinya konflik agraria dari enam negara Asia. Karenanya, dilakukanlah Sosialisasi Pendidikan Hukum Agraria. Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hukum agraria dan konflik yang terjadi. Kegiatan dilaksanakan melalui presentasi interaktif, diskusi, dan studi kasus. Dalam pelaksanaannya, dibahas berkaitan dengan dasar-dasar hukum agraria, konflik pertanahan, proses-proses pelaporan, dan penyelesaian kasus melalui restorative justice. Kegiatan sosialisasi ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap potensi atau bahaya konflik agraria dan meningkatkan proaktif masyarakat terkait kelengkapan adminsitrasi atas tanah yang dimiliki. Sebagai tindak lanjut, direkomendasikan adanya pembinaan berkelanjutan dan pembentukan forum masyarakat peduli agraria
Penguatan Literasi Kebijakan Pendidikan PAI bagi Guru dan Pengelola Madrasah di Kabupaten Lampung Utara: Strengthening Policy Literacy in Islamic Education (PAI) for Teachers and Madrasah Administrators in Lampung Regency Sajdah, Meilisa; Cholik, Ahmad Abdul; Chandra, Andika; Zulaiha, Heppy; Yulita, Erta; Ali, M. Makhrus
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.958

Abstract

Kebijakan pendidikan merupakan aspek penting dalam peningkatan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di madrasah. Namun, rendahnya literasi kebijakan di kalangan pendidik dan pengelola madrasah seringkali menimbulkan kesenjangan implementasi antara regulasi dan praktik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi kebijakan pendidikan PAI bagi guru dan pengelola madrasah di Kabupaten Lampung Utara. Metode yang digunakan meliputi workshop, pendampingan, dan diskusi kelompok terarah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam menganalisis regulasi PAI, menafsirkan isi dokumen kebijakan, serta menerjemahkannya ke dalam program dan kegiatan madrasah secara lebih sistematis. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan keaktifan dalam merancang rencana tindak lanjut berbasis kebijakan. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan kapasitas literasi kebijakan pendidikan PAI di tingkat madrasah