cover
Contact Name
Berta Apriza
Contact Email
berthaafriza90@gmail.com
Phone
+6285279707407
Journal Mail Official
berthaafriza90@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.unm.ac.id/JIKAP/about/editorialTeam?guidena=Editorial+Teams
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 29574424     EISSN : 29574440     DOI : https://doi.org/10.26858/jkp.v5i1.17466
Core Subject : Education,
Penelitian tentang ilmu kependidikan dan bertujuan membandingkan keefektifan model pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dan pendekatan discovery yaitu dengan memberi soal pemecahan masalah pembelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain pretest and posttest nonequivalent group design. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas A dan kelas B PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi Tahun akademik 2019/2020. Instrumen/alat ukur dalam penelitian ini yaitu berupa soal-soal yang memerlukan pemecahan masalah, soal yangdiberikan juga telah divalidasi oleh ahli matematika sebagai acuan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif mahasiswa.
Articles 63 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 5 (2023)" : 63 Documents clear
Model Pembelajaran Menenun di Madrasah Ibtidaiyah Musfirah; Nur Mahmudah, Fitri; Biddinika, Muhammad Kunta
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6166

Abstract

Kain tenun Alor merupakan hasil karya masyarakat Alor yang diwarisi secara turun temurun. Pembelajaran   menenun di sekolah dasar merupakan salah satu upaya agar kebudayaan ini tidak akan hilang ditelan zaman. Tujuan peneliatan ini adalah untuk menganalisis bagaimana model ideal dalam pembelajaran menenun dan untuk mengetahui apa saja kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran menenun.. Metode yang digunakan dalam penulisan tesis ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dimana peneliti terlibat langsung dalam proses pengumpulan data pada peserta didik kelas IV dan guru kelas. Hasil dari peneliian ini menemukan bahwa model ideal dalam pembelajaran menenun di Madrasah Ibtidaiyah dapat di gambarkan dengan tiga langkah yaitu: input, proses dan out put. Input berarti sebelum melakukan proses pembelajaran guru harus memberikan edukasi dan kesempatan kepada peserta didik. Setelah itu di lakukan proses atau tahapan perancangan yang menggunakan ketersediaan sarana prasaran dengan melibatkan peran orang tua dan masyarakat setempat. Maka out put menghasikan ketercapaian pembelajaran yang diharapkan, berupa peserta didik dapat menenun, menjaga nilai budaya dan meningkatkan ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ditemukan 10 kategorisasi meliputi: partisipasi aktif, efektifitas pembelajaran menenun, life skill, learning mindset, kemampuan menenun, proses menenun, kesempatan pembelajaran menenun, monitoring pembelajaran, supporting system dan manajemen pembelajaran menenun
Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar: Analisis Faktor-Faktor dan Solusi yang Ditawarkan Kriswanto, Didi; Suyatno; Sukirman
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6167

Abstract

Banyak hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif khususnya ditingkat Sekolah Dasar, namun belum banyak literatur yang menawarkan alternatif solusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor dan alternatif solusi dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di Sekolah Dasar. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di SDN Giwangan Yogyakarta. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif. Faktor pendukung meliputi: 1) dukungan orang tua & kemitraan; 2) dukungan kepemimpinan kepala sekolah; 3) lingkungan sekolah ramah anak; 4) sarana & prasarana; 5) ketersediaan GPK; 6) monitoring secara berkala; dan 7) identifikasi & asesmen ABK secara berkala. Sedangkan untuk faktor penghambatnya meliputi: 1) rendahnya kompetensi guru dalam pendampingan ABK; 2) kebutuhan & kemampuan ABK yang beragam; 3) ABK membutuhkan pendampingan ekstra; 4) membutuhkan waktu lama dalam identifikasi & asesmen ABK; dan 5) rendahnya tingkat pemahaman ABK sehingga hasil belajar rendah. Kemudian ditemukan alternatif solusi, meliputi: 1) memfasilitasi guru mengikuti pelatihan, workshop, & seminar; 2) meningkatkan kolaborasi antara guru kelas, GPK, & orang tua; 3) mengikutsertakan orang tua dalam pendampingan ABK di sekolah; 4) melakukan identifkasi & asesmen secara berkala; dan 5) menurunkan grade sesuai dengan kebutuhan & kemampuan ABK. Hasil penelitian diharapkan dapat berimplikasi pada proses perbaikan dan pencegahan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan inklusif di Sekolah Dasar
Perbandingan Metode Pembelajaran Dediscerta dan Metode Pembelajaran SQ3R terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Islamiyah, St. Nur; Sulfasyah, Sulfasyah; Azis, Sitti Aida
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.4293

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perbandingan metode pembelajaran Dediscerta dan metode pembelajaran SQ3R terhadap Kemampuan membaca pemahaman teks cerita fiksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan membaca pemahaman teks cerita fiksi siswa melalui metode pembelajaran Dediscerta dan metode pembelajaran SQ3R. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian quasy eksperimental design type nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas IV Gugus SDN 53 Banyorang yang terdiri dari enam sekolah dengan jumlah keseluruhan siswa sebanyak 232 dan sampel penelitian adalah  siswa kelas IV SDN 53 Banyorang yang berjumlah 42 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dilakukan melalui teknik tes untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman teks cerita fiksi siswa berupa soal essay yang berjumlah 6 item soal. Hasil penelitian berdasarkan analisis deskriptif diperoleh nilai rata-rata metode pembelajaran Dediscerta adalah 87,62 sedangkan pada penerapan metode pembelajaran SQ3R diperoleh nilai rata-rata 80,00. Artinya metode pembelajaran Dediscerta lebih meningkat dibandingkan metode pembelajaran SQ3R. Sedangkan hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa metode pembelajaran Dediscerta berpengaruh lebih signifikan dibandingkan dengan metode pembelajaran SQ3R terhadap kemampuan membaca pemahaman teks cerita fiksi siswa kelas IV gugus SDN 53 Banyorang Kabupaten Bantaeng. Hal ini berdasarkan hasil uji independent sample t test yang diperoleh yaitu nilai sig. 0,001 < 0,005.
Pengaruh Metode Field Trip Berbantuan Media Magic Box terhadap Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi dan Motivasi Belajar Siswa Kelas V Lukman, Sartika; Syamsuri, Andi Sukri; Arief, Tarman A
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.4797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh metode field trip berbantuan media magic box terhadap keterampilan menulis karangan deskripsi dan motivasi belajar siswa kelas V di Wilayah 1 Kabupaten Takalar. Desain kuasi-eksperimental dengan teknik non-probability sampling digunakan dalam penelitian ini, dengan data yang dikumpulkan melalui tes menulis karangan dan angket motivasi belajar dari 59 siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa metode field trip berbantuan media magic box memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis karangan deskripsi siswa (nilai signifikansi = 0,000) dan juga berdampak positif terhadap motivasi belajar siswa (nilai signifikansi = 0,000). Kesimpulannya, penggunaan metode field trip berbantuan media magic box efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis dan motivasi belajar siswa kelas V di Wilayah 1 Kabupaten Takalar.
Perbandingan Model Pembelajaran Resik dengan Pembelajaran PBL terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Rahmat, Rahmat; Rukli, Rukli; Saleh, Sitti Fithriani
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.4913

Abstract

Penelitian ini membandingkan model pembelajaran Resik (realistik setting kooperatif) dengan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dalam konteks hasil dan minat belajar matematika siswa kelas V SD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil dan minat belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran resik dan model pembelajaran PBL. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian quasy eksperimental dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas V SD yang terdiri dari 10 sekolah, dengan jumlah total siswa sebanyak 317 orang. Sampel penelitian terdiri dari 56 siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Hasil penelitian berdasarkan analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika pada model pembelajaran resik adalah 84,64, sedangkan pada model pembelajaran PBL mencapai 79,46. Selain itu, rata-rata minat belajar matematika pada model pembelajaran resik adalah 85,89, sedangkan pada model pembelajaran PBL mencapai 81,82. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa model pembelajaran resik memiliki pengaruh yang lebih signifikan terhadap hasil dan minat belajar matematika siswa kelas V SD, dengan nilai Sig. 0,006 < 0,05 berdasarkan uji manova. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran resik dapat memberikan kontribusi yang positif dalam meningkatkan hasil belajar dan minat belajar matematika siswa kelas V SD.
Transformasi Pendidikan Abad 21 dalam Merealisasikan Sumber Daya Manusia Unggul Menuju Indonesia Emas 2045 Puspa, Celyna Isnaeni Septia; Rahayu, Dini Nur Oktavia; Parhan, Muhamad
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.5030

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan paradigma pendidikan abad-21, yang diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk sumber daya manusia unggul yang menjadi indikator dalam mewujudkan impian besar indonesia Emas 2045. Sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana Transformasi Pendidikan abad-21 dapat merealisasikan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Indonesia memperoleh sebuah kesempatan bonus demografi dengan adanya fenomena ledakan penduduk di usia produktif, artinya usia produktif kedepannya akan memiliki harapan bagi bangsa Indonesia dalam mengambil peluang untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 sebagai negara maju. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pendekatan kualitatif dan metode kajian literatur yang mengambil data sekunder untuk memperoleh suatu hasil telaah dan interpretasi dari bahan yang terdapat dalam buku-buku, jurnal, dan artikel-artikel yang relevan. Analisis data yang digunakan yaitu model Critical Discourse Analysis (CDA). Hasil dari penelitian ini yaitu memberikan sebuah gambaran mengenai sumber daya manusia yang menjadi urgensi dalam pembangunan nasional sebagai kunci dalam keberhasilan mewujudkan Indonesia emas 2045, dengan memanfaatkan bonus demografi yang dapat menciptakan generasi muda untuk  memberikan kemajuan bangsa. Adapun dapat disimpulkan bahwa  transformasi pendidikan abad-21 menjadi salah satu kunci dalam merealisasikan sumber daya manusia, sebab yang menjadi karakteristik pendidikan abad-21 yang menekankan pengembangan keterampilan 21st Century Skills yang dapat melahirkan generasi yang unggul, cerdas, kompetitif, dan berkarakter sehingga dapat bersaing di dalam kehidupan sekitar maupun secara global.
Analisis Self Regulated Learning Mata Pelajaran IPA pada Siswa Madrasah Tsanawiyah Fadilah, Rizka Elan; Fadri, Firda; Nurisya, Khofifatu
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.5185

Abstract

Self-Regulated Learning penting untuk dimiliki siswa sebagai upaya dalam menjaga motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan Self-Regulated Learning pada pembelajaran IPA siswa Madrasah Tsanawiyah kelas IX. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi tiga aspek Self-Regulated Learning, yaitu aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan statistik deskriptif. Hasil analisis diperoleh persentase sebesar 60,61% untuk aspek perencanaan belajar, 69,7% untuk aspek pelaksanaan, dan 63,64% untuk aspek evaluasi. Berdasarkan hasil analisis data, secara keseluruhan, kemampuan self-regulated learning siswa pada pembelajaran IPA di salah satu Madrasah Tsanawiyah kelas IX di Kabupaten Kediri masuk dalam kategori sedang.
Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Menulis Siswa Kelas V Astuty Ar, Aprilyanti Widya; Azis, Sitti Aida; Akib, Erwin
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.5686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Model Pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar menulis siswa kelas V di UPT SPF SD Inpres Mallengkeri II. Penelitian ini menggunakan desain Kuasi Eksperimen dengan desain pretest-posttest Control Group Design. Dari hasil analisis data, ditemukan bahwa Model Pembelajaran Treffinger memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar menulis siswa kelas V di sekolah tersebut. Kesimpulannya, Model Pembelajaran Treffinger efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar menulis siswa. Implikasinya adalah model ini dapat diadopsi oleh guru sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih baik.
Pengaruh Media Ular Tangga Keberagaman dalam Meningkatkan Hasil Belajar Muatan PPKn Siswa Sekolah Dasar Syafria, Meila Noor; Pratiwi, Ika Ari; Kuryanto, M. Syafruddin
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.5863

Abstract

Keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran, khususnya melalui media pembelajaran, diukur dari hasil belajar. Hal ini sesuai dengan situasi di dalam kelas, dimana siswa kesulitan untuk memahami informasi yang diajarkan karena guru hanya mengajarkannya melalui ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media ular tangga keberagaman terhadap hasil belajar siswa menggunakan media ular tangga keberagaman  muatan PPKn kelas V SD IT Rohmatul Ummah. Media ular tangga Keberagaman adalah sebuah media permainan yang di dalam nomor-nomor terdapat kartu yang berisikan soal soal mengenai materi Keberangaman Suku Bangsa dan Budaya Indonesia. Materi yang diambil yaitu muatan PPKn yang terdapat pada Tema 7 Subtema 1. Penelitian ini  dilaksanakan di SD IT Rohmatul Ummah dengan subjek 20 siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan jenis one grup pretest-posttest design dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling jenis sampel jenuh. teknik . Teknik analisis data berupa uji validitas Ekpert judgement, uji T.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media ular tangga keberagaman pada tema 7 subtema 1 siswa kelas V SD IT Rohmatul Ummah dapat memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Pernyataan tersebut dapat diperoleh dari hasil uji paired sample T-Test pada aplikasi spss versi 25. Pada pengujian tersebut diperoleh hasil uji paired sample T-Test dengan signifikasi 0,000 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan data diatas, dapat disimpulkan penggunaan media pembelajaran ular tangga keberagaman dapat membrikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas V SD IT Rohmatu Ummah.
Pengaruh Pola Asuh Permisif Grandparent terhadap Perilaku Prososial Anak Usia 4-5 Tahun di PAUD Kecamatan Ciracap Masitoh, Siti; Munajat, Asep; Ashshidiqi P, Alfian
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.5875

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pola asuh permisif grandparent terhadap perilaku prososial anak usia 4-5 tahun di Kecamatan Ciracap menggunakan Desain Eksperimen Semu. Penelitian ini dilaksanakan selama enam bulan di PAUD  Kecamatan Ciracap dan sampel yang digunakan adalah 50 orang guru di lembaga PAUD. Penggumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan kuesioner atau angket. Analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas data, uji homogenitas data, uji reabilitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan analisis data beserta interpretasinya, dapat disimpulkan bahwa pola asuh permisif yang diterapkan oleh grandparent berpengaruh terhadap perilaku prososial anak. Hal ini berdasarkan nilai rata-rata dari uji t berpasangan menunjukan adanya perbedaan dimana nilai rata-rata (mean) prososial pada anak kelas eksperimen sebelum diberikan pemahaman adalah sebesar 43,80 dan nilai rata-rata (mean) prososial pada anak kelas eksperimen setelah diberikan pemahaman meningkat menjadi 78,39 dengan selisih nilai rata-rata (mean) sebasar 34,59 yang berarti bahwa terdapat peningkatan prososial pada anak sebesar 34,59. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa dengan pola asuh permisif yang dilakukan oleh grandparent dapat membantu anak usia dini untuk mulai melakukan kegiatan prososial seperti menolong, berbagi, berempati, bertoleransi dan kegiatan sosial lainnya

Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol. 7 No. 2 (2023) Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 7, No 1 (2023): February Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue