cover
Contact Name
Irwan
Contact Email
hamdiirwan@gmail.com
Phone
+6285222314438
Journal Mail Official
jecco@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang Alamat: Jalan Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Barat, Padang, Sumatera Barat | Telepon: +62 751 7055671
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Education, Cultural, and Politics
ISSN : -     EISSN : 27986020     DOI : https://doi.org/10.24036/jecco.v2i2.55
Core Subject : Education, Social,
Journal of Education, Cultural and Politics (JECCO) invites scholars, researchers, practitioners, and graduate students to submit their empirical original research papers on Education, Cultural and Politics
Articles 250 Documents
Pembelajaran inovatif dalam pembentukan karakter disiplin siswa pada mata pelajaran PPKn Sa'diyah, Halimatun; Ananda, Azwar; Moeis, Isnarmi; Indrawadi, Junaidi
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model–model pembelajaran inovatif yang telah diterapkan oleh guru PPKn dalam membentuk karakter disiplin siswa di SMAN 10 Padang pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Metodologi yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan pengamatan langsung terhadap proses pembelajaran dan interaksi siswa di kelas, sementara wawancara dilakukan dengan guru dan siswa untuk mendapatkan pengalaman mendalam tentang proses pembelajaran mereka. Dokumentasi mencakup analisis materi ajar dan nilai harian siswa. Penelitian ini menganalisis data melalui penyajian data, reduksi data, verifikasi data, dan penerikan kesimpulan. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk menggali dan memahami proses pembentukan karakter disiplin siswa melalui model–model pembelajaran inovatif secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning, Jigsaw, Role Playing, Problem Based Learning, dan Discovery Learning terbukti efektif untuk membentuk siswa untuk berkarakter disiplin siswa. Terlihat bahwa siswa menunjukkan kedisiplinan waktu dalam menyelesaikan tugas, kedisiplinan terhadap kepatuhan aturan sesuai instruksi guru, kedisiplinan belajar dalam mendengarkan guru menerangkan materi dan disiplin untuk berpartisipasi aktif di kelas. Temuan ini diharapkan dapat menginspirasi pendidik untuk mengimplementasikan dan mengembangkan model pembelajaran inovatif pada pembelajaran yang berfokus pada pengembangan karakter disiplin siswa.
Kebertahanan kearifan lokal upacara adat Seren Taun di Kampung Adat Urug Bogor Syarifatul Hayanis, Ullya; S, Nurman; Moeis, Isnarmi; Fatmariza, Fatmariza
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.701

Abstract

Peneliti ini dilakukan untuk mendeskripsikan nilai dari kebertahanan kearifan lokal upacara adat seren taun di Kampung Adat Urug Kabupaten Bogor. Penelitian ini merupakan jenis pendekatan kualitatif dengan metode penelitian etnografi dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam dengan informan penelitian seperti kasepuhan adat, masayarakat adat dan pemerintah desa dan kabupaten dan studi dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan menemukan beberapa nilai-nilai pada upacara adat seren taun oleh masyarakat adat di Kampung Adat Urug Kabupaten Bogor meliputi nilai religius dan nilai sosial yang berkaitan dengan gotong royong, sopan santun serta etika antara masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan tuhan dan masyarakat dengan alam. Implementasi nilai dari kearifan lokal upacara adat seren taun dapat dilihat dari masyarakat adat yang meyakini nilai religius dengan berdoa kepada tuhan dan memohon pertolongan serta keberkahan, masyarakat adat saling tolong menolong dan gotong royong dalam membantu kelancaran kehidupan sosial, menggunakan bahasa sunda sebagai bahasa sehari-hari dalam berkomunikasi antar masyarakat dan menaati nilai-nilai yang sudah ada secara turun-temurun seperti pantangan dan kuwalat. Faktor pendukung kebertahanan nilai pada kearifan lokal seren taun meliputi faktor dari kasepuhan adat, peran instansi desa dan kabupaten serta masyarakat kampung adat itu sendiri yang patuh dan taat.
Politik sebagai mata pelajaran mandiri: solusi untuk meningkatkan partisipasi politik generasi muda Maslan, Didi
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 1 (2025): Eleventh Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i1.705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana politik sebagai mata pelajaran mandiri dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan partisipasi politik generasi muda di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi politik sebagai mata pelajaran mandiri memiliki manfaat seperti; meningkatkan keterlibatan generasi muda, membangun sikap kritis, membentuk kepemimpinan berkualitas, serta mencegah maraknya politik uang. Langkah- Langkah dalam mengimplementasikan politik sebagai mata pelajaran mandiri yaitu pengembangan kurikulum yang komprehensif, menggunakan metode pengajaran yang interaktif dan menarik bagi siswa, serta melakukan kolaborasi dengan pihak eksternal. Adapun tantangan yang mungkin dihadapi dalam implementasinya meliputi kurangnya tenaga pengajar yang kompeten dalam bidang politik, adanya resistensi terhadap pembelajaran politik di sekolah karena dianggap sensitif atau kontroversial, serta bias dalam penyampaian materi jika tidak diajarkan secara objektif. Solusi untuk mengatasi tantangan yang ada meliputi mengadakan pelatihan bagi guru agar memiliki pemahaman politik yang netral dan berbasis akademik, menyusun kurikulum yang berbasis pada pendekatan ilmiah dan non-partisan, serta menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset untuk mendukung pengembangan materi ajar.
Faktor penyebab respons negatif siswa terhadap praktik penanaman nilai-nilai moral di SMP Dellafebriyanti, Dellafebriyanti; Moeis, Isnarmi; Fatmariza, Fatmariza; Purnama, Tetti Eka
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab respons negatif siswa terhadap praktik penanaman nilai-nilai moral di SMP Negeri 2 Tilatang Kamang. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data. Informan merupakan guru dan siswa yang dipilih berdasarkan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons negatif siswa dalam bentuk pengabaian terhadap ajaran guru dalam menanamkan nilai moral dengan bersikap tidak acuh terhadap tata tertib sekolah, nasehat, teguran, bahkan sanksi yang diberikan dengan melakukan pelanggaran yang sama. Masih banyak siswa yang memberikan respons negatif yang ditandai dengan perilaku kurangnya rasa hormat, disiplin dan tanggung jawab siswa baik dalam proses pembelajaran, pemenuhan tata tertib, kegiatan rohani, dan kepedulian terhadap lingkungan. Respons negatif ini disebabkan baik dari faktor internal maupun eksternal yaang memiliki pengaruh cukup besar terhadap perkembangan moral siswa. Dampak dari respons negatif ini mencakup menurunnya kualitas moral siswa dan ketidakefektifan proses pembelajaran bagi siswa maupun guru. Penelitian ini merekomendasikan perlunya upaya kolaboratif antara guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang mendukung penanaman nilai-nilai moral, sehingga siswa dapat merespons secara positif terhadap ajaran moral yang diberikan.
Upaya sekolah dalam mencegah bullying melalui program anti-perundungan Rivad, Muhammad; Muchtar, Henni; Fatmariza, Fatmariza; Dewi, Susi Fitria
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.717

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya sekolah dalam mencegah terjadinya bullying, baik itu bullying verbal, fisik, dan terbaru yaitu cyber bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya sekolah dalam mencegah bullying diantaranya Program anti perundungan dan Pembentukan tim TPPK Pencegahan dan Penanganan Kekerasan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun informan penelitian ini ditentukan dengan cara purposive sampling yaitu kepala sekolah, wakil kesiswaan, komite, pengawas, guru, satpam, peserta didik dan orang tua peserta didik. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan evaluasi dari implementasi upaya sekolah dalam mencegah bullying hingga dibuatnya suatu program anti perundungan yang kemudian diperkuat dengan adanya tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan, penerapan program ini juga memiliki faktor penghambat diantaranya faktor internal sebagian berasal dari dalam diri murid itu sendiri, dan faktor eksternal seperti lingkungan keluarga dan teman sebaya. Program ini telah memberikan dampak yang cukup signifikan pada peserta didik, baik pelaku, korban dan peserta didik lainnya dalam hal meningkatkan empati, menghormati perbedaan, menciptakan lingkungan belajar yang aman, serta membangun suasana kondusif untuk berinteraksi sosial di sekolah.
Penanaman pendidikan nilai karakter mandiri di panti asuhan Wilsandi, Afifa; Purnama, Tetti Eka; Moeis, Isnarmi; Tiara, Monica
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi penanaman pendidikan karakter mandiri di Panti Asuhan Alfalah Mentawai Padang, dan untuk mengidentifikasi kendala dalam penanaman pendidikan karakter mandiri tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif metode deskriptif. Informan penelitian ini ditentukan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi penanaman pendidikan karakter mandiri di panti asuhan dilakukan melalui kegiatan yang terprogram dan kegiatan insidental. Kegiatan terprogram meliputi piket harian, mencuci dan menyetrika pakaian, gotong royong, serta kegiatan keagamaan yang dirancang secara sistematis untuk membentuk tanggung jawab, disiplin, inisiatif, dan kemandirian anak-anak. Sementara itu, kegiatan insidental seperti memperbaiki fasilitas dan menerima tamu memberi ruang bagi anak untuk mengembangkan kemandirian melalui pengalaman langsung. Melalui kegiatan ini terbentuk inisiatif, tanggung jawab, kepedulian sosial, kemandirian berpikir, dan keberanian bertindak, yang muncul secara spontan tanpa perintah. Selanjutnya kendala yang dihadapi dalam melaksanakan penanaman pendidikan karakter mandiri di Panti Asuhan dibagi menjadi dua aspek. Dari pihak panti, kendala mencakup perbedaan latar belakang anak, kurangnya sosialisasi dari pemerintah, keterbatasan dana dan waktu, serta tidak adanya panduan sistematis. Dari pihak anak asuh, berupa kurangnya rasa percaya diri dan ketergantungan pada pengasuh.
Pengaruh media sosial instagram terhadap pembentukan preferensi politik mahasiswa pemilih pemula pada Pilpres 2024 Pratama Putra, Dava; Rafni, Al; Dewi, Susi Fitria; Tiara, Monica
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial Instagram terhadap preferensi politik pemilih pemula pada Pemilihan Presiden 2024, dengan fokus pada mahasiswa ISP UNP TM 2023 sebagai responden. Pemilih pemula merupakan kelompok strategis dalam demokrasi karena jumlahnya yang signifikan dan potensinya dalam membentuk arah politik bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan Instagram dengan pembentukan preferensi politik pemilih pemula. Nilai signifikansi sebesar 0,001 lebih kecil dari taraf signifikan 0,05, serta persamaan regresi Y = 11,321 + 0,492X menunjukkan hubungan positif antara kedua variabel. Artinya, semakin tinggi intensitas penggunaan Instagram, maka semakin besar pengaruhnya terhadap preferensi politik pemilih pemula. Instagram berperan sebagai sumber informasi politik yang cepat dan interaktif, serta mampu membentuk persepsi dan sikap politik mahasiswa. Temuan ini memperkuat penelitian sebelumnya bahwa media sosial, khususnya Instagram, menjadi salah satu alat penting dalam membentuk preferensi politik generasi muda. Oleh karena itu, literasi digital dan politik menjadi kunci penting dalam menciptakan pemilih yang cerdas, kritis, dan demokratis.
Problematika yang dihadapi guru non-linier dalam pembelajaran PPKn di SMP Salsabila, Hima; Montessori, Maria; Moeis, Isnarmi; Indrawadi, Junaidi
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyebab guru non-linier mengampu mata pelajaran PPKn dan mengidentifikasi problematika yang dihadapi guru non-linier dalam pembelajaran PPKn di SMPN 4 Kerinci. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik purposive sampling dalam pemilihan informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penyebab mata pelajaran PPKn di SMPN 4 Kerinci diampu oleh guru non-linier karena sekolah mengalami kekosongan guru linier dengan bidang PPKn akibat guru yang pensiun dan perpindahan tugas mengajar, terbatasnya rekrutmen tenaga pendidik baru yang linier dengan PPKn. Penugasan guru non-linier juga bertujuan untuk kewajiban beban jam mengajar bagi guru honorer agar tetap terdaftar dalam Dapodik. Problematika yang dihadapi guru non-linier dalam pembelajaran PPKn di SMPN 4 Kerinci terletak pada aspek kompetensi profesional dan keterbatasan dalam mendiagnosa pengetahuan dan penguasaan materi yang harus diajarkan. Pada tahap pelaksanaan pembelajaran, guru terkendala persiapan mengajar yang kurang optimal, penyampaian materi yang berpusat pada buku paket, serta kesulitan dalam memilih model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Pada tahap evaluasi, guru non-linier menghadapi kesulitan dalam menyusun instrumen penilaian yang dapat mengakomodasi perbedaan karakteristik peserta didik. Selain itu mereka juga menghadapi kendala kekurangan buku paket dan minimnya pelatihan untuk mengembangkan keterampilan profesional.
Persepsi mahasiswa FIS UNP terhadap dinasti politik keluarga mantan presiden Akbar, Fadil; Suryanef, Suryanef; Hasrul, Hasrul; Hamdi, Irwan
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.728

Abstract

Fenomena dinasti politik di Indonesia semakin mengemuka, terutama menjelang Pemilu 2024 dengan keterlibatan keluarga mantan Presiden Joko Widodo dalam berbagai posisi strategis. Dinasti politik dinilai bertentangan dengan prinsip demokrasi dan meritokrasi karena lebih menekankan pada hubungan kekerabatan dibanding kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang terhadap dinasti politik keluarga Presiden Joko Widodo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei dengan angket tertutup dan terbuka. Sampel berjumlah 200 mahasiswa dari berbagai program studi dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki persepsi negatif terhadap dinasti politik keluarga mantan Presiden Joko Widodo, dengan rata-rata skor 71,2% dengan kategori tidak setuju. Persepsi negatif paling tinggi terlihat pada indikator sikap sebesar 77,6%. Temuan ini mengindikasikan adanya kekhawatiran mahasiswa terhadap dampak dinasti politik yang berpotensi memperkuat sistem oligarki karena lebih mementingkan kepentingan keluarga daripada kepentingan bersama, membatasi atau menghambat kesempatan akses politik bagi calon pemimpin baru, serta berimplikasi pada kemerosotan pelaksanaan prinsip demokrasi dalam politik indonesia.
Problematika guru PPKn dalam mengembangkan media pembelajaran pada kurikulum merdeka Cahyani, Sadita Dwi; Indrawadi, Junaidi; Hasrul, Hasrul; Zatalini, Rinia
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika guru PPKn dalam mengembangkan media pembelajaran pada kurikulum merdeka di SMAN 1 Kandis provinsi Riau, dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat guru PPKn dalam mengembangkan media pembelajaran pada kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif kualitatif. Adapun informan dalam penelitian ini ditentukan secara purposive sampling dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data dalam penelitian ini digunakan dengan triangulasi sumber. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan problematika guru PPKn dalam mengembangkan media pembelajaran pada kurikulum merdeka di SMANi 1 Kandis yaitu dalam analisis kebutuhan, perencanaan, desain, pengembangan, evaluasi, revisi, implementasi, penggunaan keberlanjutan, dan evaluasi terus menerus. Faktor pendukung guru PPKn dalam mengembangkan media pembelajaran dengan melalui kegiatan workshop, evaluasi keberlanjutan pada media pembelajaran, faktor penghambat guru PPKn dalam mengembangkan media pembelajaran membutuhkan waktu untuk mempersiapkan perangkat media pembelajaran berbasis IT, sarana dan prasarana yang kurang memadai.