cover
Contact Name
Muh Al Aswar Rusman
Contact Email
aswarusman@unismuh.ac.id
Phone
+6282163150305
Journal Mail Official
jurnalabdine@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Dumai Jl. Utama Karya Bukit Batrem II Dumai
Location
Kota dumai,
Riau
INDONESIA
ABDINE Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27982882     EISSN : 27982890     DOI : https://doi.org/10.52072/abdine.v2i1
Core Subject : Education,
ABDINE ialah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang didedikasikan untuk mempublikasi hasil-hasil kegiatan Pengabdian yang dilakukan oleh Dosen maupun akademisi. Jurnal Pengabdian Masyarakat ini merupakan jurnal bidang Ilmu Teknologi dan Ilmu – Ilmu Terapan seperti teknik komputer , teknik industri, teknik sipil, ilmu sosial, ilmu ekonomi yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ( LPPM) ,Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Dumai. Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDINE berisi tentang kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat serta berupa hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian diorganisir menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
Pelatihan Ibu Rumah Tangga Dalam Kreativitas Pengolahan Labu Kuning Menjadi KulinerLokal Berbasis Industri Rumah Tangga Di Desa Tanagara Cadasari Pandeglang Lina Marliana Dewi; Rt Erlina Gentari; Deni Sunaryo
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v3i2.659

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ( PKM ) berlokasi di Desa Tanagara Kecamatan Cadasari Kabupaten Pandeglang,Pengabdian ini dilaksanakan untuk melakukan inovasi dan kreativitas dalam pengolahan labu kuning menjadi kuliner local,dengan  adanya pelatihan oleh ibu-ibu rumahtangga yang tinggal di daerah sekitar  dapat memberikan pengaruh baik terhadap perkembangan ekonomi rumah tangganya serta dapat mengembangkan potensi yang dapat ditekuni untuk dijadikan kuliner oleh-oleh wisatawan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui tiga tahap yaitu tahap awal,tahap inti dan tahap akhir menjadi salah satu inkubator bisnis dan meningkatkan perekonomian masyarakat serta terjalinnya kerjasama yang berkelanjutan untuk mengembangkan dan berinovasi dalam pembuatan kuliner local dengan bahan dasar yang lain seperti dari singkong, Ubi jalar dan lain-lain serta sosialisasi pemasaran produknya. Dengan adanya kegiatan pelatihan ini khususnya para ibu rumah tangga menjadi produktif serta memberikan keuntungan dan kesempatan untuk menjadi peluang bisnis dengan kuliner local Indonesia sehat.
Peningkatan Visualisasi Produk dengan Pendampingan Mitra UMKM Kopi Tjolo Menggunakan Software Mobile Photo Editor Diana Laily Fithri Diana; Tri Listyorini; Budi Cahyo Wibowo; Rhoedy Setiawan; Supriyono Supriyono; Fajar Nugraha
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v3i2.672

Abstract

Dalam era pemasaran digital yang berkembang pesat, visualisasi produk menjadi elemen penting dalam menarik perhatian konsumen. Namun, banyak produsen dan pengecer menghadapi tantangan dalam menciptakan visualisasi produk yang menarik dan profesional dengan sumber daya terbatas. Pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan mobile photo editor dalam meningkatkan visualisasi produk dalam konteks digital marketing. Kami mencari pemahaman tentang efektivitas alat ini dalam meningkatkan daya tarik produk dan minat konsumen. Metode dalam pendampingan kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan produsen dan pengecer produk kopi yang menggunakan mobile photo editor dalam pemasaran mereka. Kami mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan mobile photo editor, seperti PhotoRoom, efektif dalam meningkatkan visualisasi produk. Dengan mengedit gambar produk kopi, termasuk penyesuaian cahaya, penambahan filter, dan elemen tambahan seperti teks, daya tarik produk ditingkatkan secara signifikan. Selain itu, variasi dalam sampel gambar produk kopi juga memengaruhi minat konsumen secara positif. Penggunaan kreatif mobile photo editor memungkinkan produsen dan pengecer untuk menarik berbagai segmen konsumen dengan preferensi visual yang berbeda. Kesimpulannya, mobile photo editor adalah alat yang efektif dalam meningkatkan visualisasi produk dan menarik minat konsumen dalam strategi digital marketing.  
Implementasi Kerjasama Industri untuk Peningkatan Kemampuan UMKM Produk Bakery di Kota Surabaya Ignasius Radix A.P. Jati; Ignatius Srianta; Anita Maya Sutedja; Chatarina Yayuk Trisnawati; Rachel Meiliawati Yoshari; Susana Ristiarini
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v3i2.674

Abstract

Hasil penelitian yang dikembangkan perguruan tinggi harus dapat berujung kepada peningkatan kapasitas dan taraf hidup masyarakat. Perguruan Tinggi juga dapat berkolaborasi dengan industri sebagai wadah hilirisasi serta sebagai institusi yang memiliki sarana dan prasarana memadai yang semua proses bisnisnya adalah implementasi untuk menghasilkan barang atau jasa yang bersifat komersial sehingga sangat bermanfaat bagi UMKM. Salah satu kelompok produk yang banyak dijual oleh UMKM adalah baking dan pastry atau dikenal sebagai produk-produk bakery. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan bekerjasama dengan industri PT Multi Aneka Pangan Nusantara (MAPN). Mitra dalam kegiatan ini adalah pelaku usaha UMKM produk bakery di wilayah Surabaya sejumlah 36 UMKM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama empat bulan. Pada saat pelaksanaan pelatihan,terdapat dua sesi utama yaitu sesi pemberian materi teknologi pengolahan roti dan kue serta praktek pembuatan produk kekinian yaitu vegan brownies dan chapssal donut. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan industri membawa manfaat yang lebih besar bagi mitra UMKM karena keberadaan industri sebagai praktisi kegiatan wirausaha yang mampu berbagi strategi usaha pangan untuk UMKM. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman mitra mengenai teknologi pengolahan roti dan kue serta meingkatkan ketrampilan mitra dalam pembuatan produk inovatif vegan brownies dan chapssal donut yang diukur menggunakan angket dan penilaian observasi
Penyuluhan Literasi Keuangan Rumah Tangga Di Desa Massamaturu Salmiyah Thaha Mia; Sahrullah Sahrullah; Muhammad Yusuf
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v3i2.676

Abstract

Warga Desa Massamaturu banyak menjadi petani tebu untuk memenuhi kebutuhanya, tetapi usaha tani tebu ini masih kurang dari sisi pendapatan , dikarenakan harga gula dipasaran sering mengalami penurunan. Melihat kondisi ini, melalui dana desa warga di berikan fasilitas berupa pasar dan di buatkan kios, di berikan modal usaha agar pendapatan warga di daerah tersebut bisa meningkat namun fasilitas tersebut tidak dimanfaatkan oleh warga desa, usaha yang banyak dijalankan oleh ibu - ibu rumah tangga ini tidak bertahan lama. Berdasarkan hasil analisis, pengetahuan ibu – ibu  terkait manajemen keuangan sangat terbatas. Oleh karena itu tujuan dari kegiatan pengabdian ini perlunya  dilakukan sosiasilisasi tentang literasi manajemen keuangan bagi  ibu  rumah  tangga agar mereka  memiliki  kemampuan  dalam  mengelola keuangan. Hasil kegiatan pengabdian memperlihatkan bahwa peserta sudah memahami cara memisahkan modal usaha dan keuangan rumah tangga. Kiat memasarkan produk secara online adalah dengan memanfaatkan jejaring media sosial yang dimiliki seperti facebook,intagram dan whatsapp. Karena sejatinya kita telah memiliki akses terhadap dunia digital tinggal memanfaatkan akses yang kita miliki. Agar produk yang kita miliki bisa bersaing dengan produk lain maka produk yang kita miliki harus punya ciri khas sendiri mulai dari rasa, kemasan dan nama. Selain itu dibutuhkan inovasi supaya produk kita bisa bersaing dengan produk lainnya.
Pemanfaatan Masker Daun Remunggai (Moringa Oleifera L.) Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Pada Pandemi Covid-19 Di Kelurahan Sukarami Kota Bengkulu Fevi Wira Citra; Elva Utami; Nila Kencana; Yuneva Yuneva; Eka Nurdianty Anwar
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v3i2.677

Abstract

Pandemic covid-19 membuat tatanan ekonomi dunia menjadi berubah dan membuat perekonomian masyarakat menjadi sulit dan berubah. Dalam menghadapi perubahan ekonomi ini membuat masyarakat harus memiliki suatu kreativitas yang dapat meningkatkan  ekonomi dengan mengelolah suatu produk baru yang masih jarang yaitu berupa olahan masker remunggai menjadi masker wajah. Pengelolaan masker remunggai di kelolah di Kelurahan Sukarami Kota Bengkulu. Dengan memberikan mengintergrasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki dengan (1) memberikan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha kepada masyarakat dikelurahan sukarami (2) memberikan keterampilan dalam berwirausaha dengan menerapkan sistem wirausaha secara online (3) Pelatihan dasar dalam membuat produk olahan masker wajah berbahan dasar daun remunggai. Olahan produk yang dihasilkan adalah masker wajah yang memiliki merek dagang MANGGAI dan dilakukan penjualan secara online dengan menggunakan Instagram, web dan bukalapak. 
Penyuluhan Manfaat dan Pembuatan Manik - Manik Binchotan Kepada Masyarakat Desa Nirwan Syarif; Dedi Rohendi; Irwin Bizzy; Mardiyanto Mardiyanto
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v3i2.683

Abstract

Limbah kayu sisa industri merupakan potongan sisa yang dihasilkan dari industri kayu dengan berbagai macam ukuran. Ada berbagai jenis limbah kayu industri. Mulai dari potongan hingga serpihan gergaji, kulit kayu yang dianggap sudah tidak memiliki nilai ekonomi lagi. Limbah kayu sisa industri sangat sulit dikurangi dan sering mengakibatkan timbunan yang lama kelamaan hanya menjadi sampah kayu yang sudah berjamur dan lapuk. Maka dari itu perlu dilakukan pemanfaatan kayu sisa industri dengan optimal agar dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat. Kegiatan ini memberikan ide untuk mengelola dan memproduksi kerajinan tangan  dengan kegunaan untuk medis. Rangkaian kegiatan dimulai dari memilih dan memilahan kayu untuk selanjutnya dibentuk menjadi manik-manik. Manik – manik kayu kemudian diubah menjadi manik – manik arang binchotan. Binchotan memiliki sifat yaitu listrik – elektronik unik yang terbentuk pada penerapan pemanasan suhu tinggi. Manik-manik tersebut dibuat sebagai produk kerajinan dalam bentuk gelang atau kalung. Sifat menyerap gelombang elektromagnetik dari bichotan memberikan keunikan bagi manik – manik tersebut sehingga dapat digunakan sebagai gelang atau kalung kesehatan. Secara keseluruhan, langkah ini memberikan nilai ekonomis pada bahan yang sudah tidak digunakan lagi. Dengan demikian nilai tambah yang diperoleh akan lebih menguntungkan sekaligus memecahkan masalah pencemaran lingkungan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Secara Mandiri bagi Kelompok Wanita Usia Produktif (WUP) Vania Denise Djunaidy; Farida Lanawati Darsono; Shinta Marito; Lisa Soegianto
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i1.727

Abstract

Kesehatan adalah keadaan sejahtera secara badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Salah satu cara memelihara kesehatan adalah melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), salah satunya pada lingkup rumah tangga. Namun, berdasarkan data Riskesdas tahun 2018, hanya sekitar 39,1% rumah tangga di Indonesia yang melakukan praktik PHBS. Hasil tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan pemerintah, yaitu sebesar 70%. Salah satu bentuk PHBS di lingkup rumah tangga adalah swamedikasi. Dalam praktik swamedikasi, seseorang perlu memiliki tingkat pengetahuan yang memadai terkait kesehatan sehingga terhindar dari permasalahan terkait pengobatan (medication error). Kelompok sasaran kegiatan ini kelompok wanita usia produktif (WUP) yang berasal dari keluarga prasejahtera di area sekitar Kompleks Pemakaman Rangkah Surabaya. Berdasarkan hasil observasi, area pemukiman penduduk di daerah tersebut memiliki tingkat sanitasi yang kurang memadai, sehingga warga setempat berisiko tinggi terpapar penyakit. Oleh karena itu, penyuluhan ini mengangkat tema “Pengobatan Mandiri untuk Keluarga” dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan kelompok sasaran terkait upaya peningkatan kesehatan pribadi maupun lingkungan. Penyuluhan ini dilakukan dengan metode ceramah dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab, sedangkan untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta dan evaluasi kegiatan dilakukan dengan metode pre-test dan post-test.
Pelatihan Pemprograman Python Tingkat Dasar Untuk Pemetaan Wilayah Di SMA Ksatrian 02 Semarang Dwi Prabowo; Hendrianto Sundaro; Ratna Ayu Permatasari AR
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i1.752

Abstract

Perkembangan Dunia Pendidikan semakin lama semakin pesat, siswa dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi. Pemanfaatan teknologi salah satunya bisa di terapkan melalui pemahaman bahasa pemograman. Pemahaman terhadap dunia coding menjadi hal yang utama bagi siswa-siswi sekolah menengah atas saat ini dan di masa yang akan datang. Hal ini menginspirasi para dosen Universitas Semarang Jurusan Perencanaan Wilayah & Kota mengadakan kegiatan PKM. Kegiatan PKM utama yang dilakukan adalah Pelatihan Pemograman Python Tingkat Dasar bagi siswa-siswi di SMA Ksatrian 2 Kota Semarang. Pelatihan ini bertujuan agar membuka cakrawala awal dan ketertarikan mereka akan dunia programming yang berkaitan dengan bidang perencanaan wilayah dan kota. Materi pelatihan yang telah diberikan meliputi pemahaman Bahasa pemprograman Python dan Pelatihan operasi dasar Python meliputi Variable, Sequence, Selection dan Looping di Lab komputer SMA Ksatrian 2 Kota Semarang. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa dapat membuat aplikasi menggunakan bahasa pemograman Python.
Perbaikan Produksi dan Pengemasan Produk Minuman pada Kelompok Usaha Minuman Tradisional di Kelurahan Medokan Ayu Kota Surabaya Ignatius Srianta; Chatarina Yayuk Trisnawati; Ira Nugerahani; Thomas Indarto Putut Suseno; Susana Ristiarini
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i1.758

Abstract

Kelompok usaha minuman tradisional di Kelurahan Medokan Ayu Kota Surabaya sudah memproduksi dan memasarkan berbagai produk minuman tradisional. Namun, kelompok usaha tersebut mengalami berbagai permasalahan. Produksi dilakukan menggunakan cara dan peralatan yang sangat sederhana serta kemasan produk yang digunakan kurang menarik. Kegiatan ABDIMAS ini bertujuan untuk memperbaiki produksi dan pengemasan produk minuman yang dilakukan oleh kelompok usaha tersebut. Upaya perbaikan produksi dan pengemasan produk minuman pada kelompok usaha minuman tradisional tersebut dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan. Pada pelatihan teknologi pengolahan minuman mencakup praktek pengolahan yang termasuk penggunaan peralatan proses yang lebih baik dan higienitas dan sanitasi yang baik. Setelah kegiatan pelatihan, kelompok usaha yang menerapkan hasil pelatihan tersebut pada usahanya, dilakukan pendampingan. Keberhasilan kegiatan dievaluasi melalui peningkatan pengetahuan mitra meningkat pada aspek produksi dan pengemasan dari skor 42,33 menjadi 86,83. Omzet meningkat dari sebelumnya Rp. 1.250.000,- dan sesudah kegiatan berakhir menjadi Rp. 1.500.000,-. Higienitas selama produksi meningkat terlihat dari ruangan, peralatan dan personil menjadi lebih baik. dan pengemasan menjadi lebih baik dari yang sebelumnya tanpa label kemasan, selanjutnya menggunakan label kemasan. Informasi pada label kemasan yang sebelumnya hanya nama produk saja, selanjutnya informasi menjadi lebih lengkap.
Pendampingan Desain Mesin Tempa Bagi UKM Pande Besi Desa Suwoyuwo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan Wisma Soedarmadji; Abdul Wahid; Misbach Munir
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i1.784

Abstract

Pande besi merupakan industri informal (home industri), umumnya dikerjakan disekitar rumah dan merupakan industri keluarga. Usaha pande besi biasanya bersifat turun temurun dan hanya berdasarkan pengalaman di lapangan. Industri pande besi merupakan usaha yang dikerjakan secara manual yaitu dengan menggunakan bara api untuk memanggang besi dan produk jadi yang dihasilkan berupa pisau, cangkul, sekop, sabit parang dan lain-lain. Permasalahan yang dihadapi pelaku pande besi ini adalah keterbatasan teknologi yang dikuasai, dikarenakan kemampuan sumber daya manusia yang ada. Mengingat bahwa dalam proses pengerjaannya pande besi masih banyak menggunakan tenaga tradisional yaitu dengan cara memukul benda kerja secara terus menerus. Hasil pengabdian ini bahwa penggunaan mesin tempa dapat mengurangi tingkat kelelahan, fokus penempaan berkurang, keluarnya keringat yang berlebihan serta dapat meningkatkan proses produksi, meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga. Berdasarkan hasil monitoring menunjukkan bahwa lamanya waktu produksi untuk 1 buah produk 30 menit yang dikerjakan 2 orang, setelah menggunakan Mesin Tempa lama penyelesaian 1 produk hanya 15 menit dan bisa dikerjakan hanya 1 orang.

Page 9 of 20 | Total Record : 195