cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
putrapurniadi@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
jipsi199@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dusun Turusan Desa Lorong Kecamatan Sambas Perumahan Lorong Asri , Kab. Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, 7946
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial
Published by CV putra publisher
ISSN : 28292723     EISSN : 28292723     DOI : -
he focus of this JIPSI journal is based on the results of educational research that contributes to the understanding, improvement, development of scientific theories and concepts and their application to education in Indonesia. The scope of education includes educational administration, guidance, counseling, educational technology, primary school teacher education, early childhood teacher education, Islamic religious education, non-formal education, special education, and psychology. Meanwhile, the scope of the study specifically for social issues is to publish the results of studies in the following fields; Anthropology, Sociology, History, Politics, Economics, Education, Culture, Psychology, Management, Arts, Linguistics, and Law
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 443 Documents
Pengaruh Father Involvement Terhadap Self- Esteem Wanita Dewasa Awal di Kota Medan Olga Lidya Lumban Gaol; Togi Fitri Afriani Ambarita
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.2238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh father involvement terhadap self-esteem pada wanita dewasa awal di Kota Medan. Father involvement merupakan keterlibatan ayah dalam kehidupan anak yang mencakup aspek engagement, accessibility, dan responsibility, sedangkan self-esteem merupakan penilaian individu terhadap keberhargaan dirinya yang meliputi self-acceptance, self-respect, self-confidence, dan self-worth. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana. Populasi penelitian adalah wanita dewasa awal berusia 18–25 tahun di Kota Medan sebanyak 278.612 orang. Sampel penelitian berjumlah 348 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala psikologi model Likert yang disusun berdasarkan aspek father involvement menurut Lamb (2010) dan aspek self-esteem menurut Rosenberg (1965). Hasil uji instrumen menunjukkan bahwa skala father involvement memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,946 dan skala self-esteem sebesar 0,913, yang menunjukkan kedua instrumen memiliki reliabilitas sangat baik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara father involvement terhadap self-esteem pada wanita dewasa awal di Kota Medan. Semakin tinggi keterlibatan ayah dalam kehidupan anak, semakin tinggi pula tingkat self-esteem yang dimiliki wanita dewasa awal. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan ayah berperan penting dalam pembentukan penghargaan diri, kepercayaan diri, serta penerimaan diri pada wanita dewasa awal. Oleh karena itu, peningkatan kualitas keterlibatan ayah dalam pengasuhan diharapkan dapat mendukung perkembangan psikologis anak perempuan hingga memasuki masa dewasa awal.
Pengaruh Affiliate Marketing dan Influencer Marketing Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Tiktok Shop di Pekalongan Winaryo; Muh Arifiyanto
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.2274

Abstract

Perkembangan e-commerce mendorong pelaku usaha untuk menerapkan strategi pemasaran digital yang efektif guna meningkatkan minat beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh affiliate marketing dan influencer marketing terhadap minat beli konsumen pada TikTok Shop di Pekalongan. Penelitian menggunakan pendekatan kausal dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan dengan melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria konsumen aktif TikTok Shop di pekalongan yang pernah melihat konten affiliate dan influencer. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 20 melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, affiliate marketing dan influencer marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Nilai koefisien determinasi sebesar 44,9% menunjukkan bahwa kedua variable tersebut mampu menjelaskan variasi minat beli konsumen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan minat beli konsumen dapat dilakukan dengan penerapan strategi pemasaran yang tepat, seperti affiliate marketing dan influencer marketing.
Pengembangan Alat Uji Kompetensi Untuk Menilai Kemampuan Mahasiswa Pada Skema Instalasi Listrik Bangunan Sederhana Dadang Mulyana; Mega Silvia Dewy; Azmi Rizki Lubis; Muchsin Harahap
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 3 (2026): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i3.2275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun, merumuskan, dan menghasilkan Perangkat Instrumentasi Uji Kompetensi yang komprehensif pada skema pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana sesuai standar SKKNI 2023 untuk sertifikasi profesi berbasis BNSP. Menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, penelitian ini melibatkan dua orang asesor BNSP sebagai penilai keahlian dan 30 mahasiswa tingkat akhir Pendidikan Teknik Elektro. Tahapan perancangan menghasilkan tujuh instrumen penilaian, meliputi: Jobsheet praktik, form ceklis observasi, form tugas demonstrasi, form pernyataan pendukung observasi, form pertanyaan lisan berbasis skenario, form ceklis portofolio, dan panduan wawancara. Hasil uji coba pada 30 mahasiswa menunjukkan ketercapaian kompetensi sebesar 91,7% dengan nilai rata-rata 82,3. Hasil analisis reliabilitas antarpenilai (inter-rater reliability) menggunakan Cohen's Kappa pada seluruh instrumen memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,85 (kategori hampir sempurna), yang melampaui batas minimum instrumen sertifikasi (κ ≥ 0,70). Perangkat instrumen ini terbukti valid dan reliabel untuk menilai kompetensi calon teknisi secara terstandar di berbagai Tempat Uji Kompetensi (TUK).
Pengaruh Konformitas Sosial Terhadap Konsep Diri Pada Dewasa Awal di Kabupaten Pasuruan Rizka Hayyu Mustofa; Abdul Amin
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 3 (2026): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i3.2290

Abstract

Masa dewasa awal merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan pencarian identitas diri dan penyesuaian terhadap berbagai tuntutan sosial. Pada fase ini, individu berusia 20–29 tahun rentan melakukan konformitas sosial, yaitu kecenderungan menyesuaikan sikap dan perilaku agar diterima oleh kelompok, yang diduga berkaitan dengan pembentukan konsep diri. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konformitas sosial dengan konsep diri pada dewasa awal di Kabupaten Pasuruan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana. Populasi penelitian berjumlah 255.739 dewasa awal berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasuruan Tahun 2022. Sampel penelitian berjumlah 400 dewasa awal berusia 20–29 tahun yang berdomisili di Kabupaten Pasuruan dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Skala Konformitas Sosial berdasarkan teori Myers (2012) dan Skala Konsep Diri berdasarkan teori Calhoun dan Acocella yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konformitas sosial memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan konsep diri (r = -0,265; p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R² = 0,070) menunjukkan bahwa konformitas sosial berkontribusi sebesar 7,0% terhadap konsep diri, sedangkan 93,0% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Semakin tinggi konformitas sosial, semakin rendah konsep diri dewasa awal.
Manajemen Peserta Didik Sebagai Sarana Internalisasi Budaya Sekolah Dalam Pencegahan Bullying di SMA Negeri 1 Peusangan Muhammad Daniel
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.2291

Abstract

Bullying masih menjadi permasalahan yang berdampak pada perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik sehingga diperlukan upaya pencegahan yang tidak hanya berorientasi pada penanganan kasus, tetapi juga pada penguatan budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana manajemen peserta didik menjadi sarana internalisasi budaya sekolah dalam mendukung pencegahan bullying di SMA Negeri 1 Peusangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan informan yang terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru bimbingan dan konseling, wali kelas, guru mata pelajaran, dan peserta didik yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen peserta didik menjadi sarana internalisasi budaya sekolah melalui pembiasaan, keteladanan, pendampingan, pelayanan, pengawasan, dan perlindungan peserta didik. Proses tersebut mendorong berkembangnya nilai saling menghormati, kepedulian, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap sesama sebagai kebiasaan kolektif warga sekolah. Internalisasi budaya sekolah dipahami para informan sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan kondusif serta mendukung pencegahan bullying. Penelitian ini memperkuat perspektif bahwa manajemen peserta didik berkontribusi sebagai sarana internalisasi budaya sekolah dalam membangun budaya preventif terhadap bullying.
Pengalaman Pengalaman Keberdukaan Dewasa Awal Atas Kematian Salah Satu Orang Tua Ruth Hutasoid; Ervina Marimbun R. Siahaan
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 3 (2026): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i3.2302

Abstract

Kematian salah satu orang tua merupakan peristiwa kehilangan yang dapat mengguncang individu dewasa awal, terutama karena masa ini menuntut kemandirian sekaligus masih membutuhkan dukungan emosional dari orang tua. Hal ini sejalan dengan literatur yang menyatakan bahwa dewasa awal yang dibesarkan oleh orang tua tunggal berisiko mengalami berbagai dampak negatif dalam proses perkembangannya, seperti munculnya perasaan marah, depresi, tendensi perilaku berbahaya, hingga penarikan diri dari lingkungan sosial (Andriessen et al., 2018; Chater et al., 2022).  Penelitian ini bertujuan memahami secara mendalam pengalaman keberdukaan individu dewasa atas kematian salah satu orang tua mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik analisis Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman keberdukaan kedua partisipan diwarnai oleh reaksi awal berupa syok, penolakan, dan kepanikan, pergolakan relasi spiritual berupa kemarahan dan negosiasi dengan Tuhan, ikatan berkelanjutan (continuing bonds) terhadap sosok bapak yang telah tiada berupa kerinduan, pengandaian, dan perasaan kehadiran batin, dinamika dukungan sekaligus stigma social, rasa bersalah dan kecenderungan menyalahkan diri maupun pihak lain, serta proses penerimaan yang berlangsung bertahap dan tidak linear.
Curriculum Readiness For Digital Mathematics Learning Media: Examining Teachers’ Preparedness For Future-Oriented Mathematics Education Rika Handayani; Rokimin; Ishaq Nuriadin; Miftah Hur Rahman Zh
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.2305

Abstract

Kesiapan kurikulum terhadap media pembelajaran matematika digital merupakan prasyarat strategis bagi pendidikan matematika yang berorientasi masa depan, namun bukti empiris mengenai kesiapan guru masih tersebar di berbagai konteks dan belum disintesis secara sistematis. Penelitian ini bertujuan memetakan cara kesiapan kurikulum dikonseptualisasikan, menggambarkan profil kesiapan guru, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan model integratif yang menjelaskan hubungan antarlapisan kesiapan. Objek kajian mencakup lima puluh dua artikel ilmiah terbitan tahun dua ribu lima belas sampai dua ribu dua puluh lima yang terindeks pada pangkalan data internasional bereputasi dan pangkalan data nasional terakreditasi. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis dengan protokol pelaporan mutakhir, meliputi identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, penilaian mutu metodologis, dan sintesis tematik. Tinjauan ini menghasilkan lima tema, yaitu konseptualisasi kesiapan, profil kompetensi guru, determinan afektif dan motivasional, kapasitas institusional, dan keselarasan kebijakan kurikulum. Temuan utama menunjukkan kefasihan operasional guru tergolong tinggi, sedangkan kemampuan mengintegrasikan teknologi ke dalam penalaran matematis masih rendah, dan dokumen kurikulum bersama sistem penilaian jarang memuat kompetensi media digital secara eksplisit. Penelitian menyimpulkan bahwa kesiapan kurikulum bekerja sebagai fungsi minimum antarlapisan, bukan sebagai atribut individual guru.
The Role Of Musyrifah In Shaping The Islamic Personality Of Santriwati At Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al Azzaam Semarang Aviena Sabila Anwar; Rokimin; Deli Amarta
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.2309

Abstract

This study analyses the role of musyrifah, the female dormitory supervisors, in shaping the Islamic personality of santriwati at Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al Azzaam Semarang, examines the guidance methods applied, and identifies the supporting and inhibiting factors of the process. A descriptive qualitative design with an embedded single case study orientation was employed, positioning the researcher as the key instrument. Data were gathered through participatory observation, in-depth semi-structured interviews with the head of the female dormitory, five musyrifah, santriwati of grades seven and eight, and officials of the santri organisation, complemented by documentation of monthly evaluation checklists, night-attendance records, and coordination minutes. Analysis followed the interactive model of condensation, display, and verification, while credibility was maintained through source and technique triangulation, prolonged engagement, and member checking. The findings show that musyrifah function as an integrated axis of four roles, namely educator, mentor, caregiver, and counsellor-motivator, enacted through exemplary conduct, habituation, checklist-based supervision, personal advice, and a proportionate reward-and-punishment system. Discipline built in the dormitory corresponds directly with the focus and achievement of santriwati in the tahfidz halaqah. Delegating technical supervision to the santri organisation reduces the dual workload of musyrifah while cultivating leadership. Islamic personality formation therefore requires a layered twenty-four-hour nurturing system in which the psychological wellbeing of musyrifah is a strategic prerequisite.
Peran Pola Asuh Digital Orang Tua Dalam Hubungan Antara Screen Time dan Perkembangan Anak Usia Dini Ariqah Aulia; Windi Zesilva Menita putri; Valensi Aliyah Zahira; Miftah Hidayatur Rahmah; Syarifah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.2311

Abstract

Screen time telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan anak usia dini seiring pesatnya perkembangan teknologi digital, namun penggunaannya kerap tidak diimbangi dengan pendampingan orang tua yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara screen time, pola asuh digital orang tua, dan perkembangan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menyintesis temuan dari berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa screen time memiliki hubungan yang kompleks terhadap perkembangan anak: penggunaan berlebihan tanpa pendampingan berkaitan dengan hambatan perkembangan bahasa, konsentrasi, interaksi sosial, regulasi emosi, dan aktivitas fisik, sementara penggunaan yang terbatas dan didampingi secara aktif justru memberikan manfaat edukatif. Pola asuh digital orang tua terbukti menjadi faktor penentu arah dampak tersebut melalui bentuk mediasi instruktif, restriktif, dan menonton bersama, yang efektivitasnya dipengaruhi oleh konsistensi penerapan, kualitas komunikasi orang tua-anak, kondisi psikologis orang tua, dan ketersediaan aktivitas non-digital. Simpulannya, penguatan kapasitas pola asuh digital orang tua serta kolaborasi dengan lembaga pendidikan menjadi kunci untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini di era digital
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Kelas VII Fenny Febrianti Br. Panjaitan; Rick Hunter Simanungkalit; Yanty Maria Marbun
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.2313

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Kelas Vii Smp Negeri 2 Siantar. Pada penelitian ini bentuk desain yang digunakan adalah One-shot Case Study. Perlakuan yang diberikan pada kelas eksperimen adalah penggunaan model pembelajaran Problem based Learning (PBL). Peneliti hanya mengadakan treatment satu kali yang diperkirakan sudah mempunyai pengaruh Berdasarkan hasil analisi data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuam Pemecahan Masalah Matematika Siswa Pada Materi Bentuk Aljabar di SMP Negeri 2 Siantar. Pengaruh tersebut dapat dilihat dari persamaan regresi Y^^=-18,212+0,602X dengan koefisien regresi sebesar 1, serta besar koefisien determinasi sebesar 76,3 % yang menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat kuat antara Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuam Pemecahan Masalah Matematika Siswa.