cover
Contact Name
Randhi Saily
Contact Email
sainstek.sttp@gmail.com
Phone
+628117070692
Journal Mail Official
jurnalsainstek@sttp-yds.ac.id
Editorial Address
Jl. Dirgantara No.4, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SAINSTEK
ISSN : 23376910     EISSN : 24601039     DOI : https://doi.org/10.35583/js
Sainstek e-Journal memiliki bidang keahlian yang terdiri dari : Teknik Sipil seperti teknik Struktur, Manajemen Konstruksi, Geoteknik, Sumber Daya Air, dan Transportasi. Teknik Elektro dan Teknik Mesin seperti Material Teknik Elektro, Pembangkitan Tenaga Listrik, Transmisi dan Distribusi, Elektronika Tenaga, Kualitas Daya, Ekonomi Daya, Energi Terbarukan, Kompatibilitas Elektromagnetik, Teknologi Isolasi Tegangan Tinggi, Perangkat Tegangan Tinggi, Pendeteksi Petir dan Proteksi, Analisis Sistem Tenaga, SCADA, Pengukuran Kelistrikan.
Articles 278 Documents
Analisis Morfologi Permukaan Pada Campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) Yang Mengandung Fly Ash Bottom Ash (FABA) Menggunakan Scanning Electron Microscope Agnesa, Erna; Elizar, Elizar; Syahminan, Mohamad; Muttaqin, Muchammad Zaenal
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.366

Abstract

Fly Ash Bottom Ash (FABA) yang digunakan dalam penelitian ini merupakan limbah hasil pembakaran dari pabrik kelapa sawit (PKS), yang berpotensi digunakan sebagai material alternatif dalam campuran aspal panas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis morfologi permukaan campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) yang mengandung FABA sebagai filler menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dilaboratorium. Variasi FABA yang digunakan sebagai filler sebesar 0%, 0,5%, 1%, 1,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan FABA dapat memperbaiki ikatan antar aspal dan agregat melalui peningkatan adhesi, yang terlihat dari distribusi partikel filler yang lebih merata. Analisis SEM menunjukkan adanya perubahan tekstur permukaan, peningkatan kekompakkan ikatan agregat, serta inteeraksi kimia dengan adanya unsur Si, Al, dan Ca yang berperan dalam memperkuat ikatan Aspal dan FABA. Sehingga dapat disimpulkan bahwa FABA dapat dimanfaatkan sebagai filler alternatif dalam campuran AC-WC dengan potensi meningkatkan kinerja struktural dan keberlanjutan lingkungan
Perancangan Sistem Pemantauan Kesehatan Pasien ICU Berbasis IoT Menggunakan ESP32 dan BLE Dio Prima Mulya; Muhammad; Faradika; Afriyeni, Helmice
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.368

Abstract

Pemantauan kondisi kesehatan pasien secara real-time di ruang perawatan intensif (ICU) merupakan kebutuhan krusial yang menuntut sistem yang andal, efisien, dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pemantauan kesehatan pasien ICU berbasis IoT dengan memanfaatkan mikrokontroler ESP32 dan sejumlah sensor vital. Sistem ini terdiri dari sensor tensimeter digital Yuwell 670CR (berbasis Bluetooth Low Energy) untuk mengukur tekanan darah, sensor MAX30102 untuk mengukur detak jantung dan kadar SpO?, serta sensor MLX90614 untuk mengukur suhu tubuh pasien tanpa kontak. Data dari masing-masing sensor diakuisisi oleh ESP32 dan dikirimkan ke server melalui koneksi WiFi, disimpan dalam basis data MySQL, dan divisualisasikan dalam bentuk grafik secara real-time menggunakan dashboard berbasis PHP dan Chart.js. Hasil Pengujian sistem menunjukkan bahwa seluruh parameter vital dapat ditampilkan secara real-time dengan tingkat keandalan dan kestabilan komunikasi data yang baik. Selain visualisasi, sistem juga dilengkapi dengan fitur evaluasi otomatis berdasarkan batas ambang klinis untuk mengkategorikan kondisi pasien (normal, waspada, atau darurat). Hasil evaluasi ini berguna untuk mendukung pengambilan keputusan medis lebih cepat dan tepat. Sistem ini dinilai layak sebagai solusi monitoring pasien ICU karena kemampuannya dalam menyederhanakan proses pengawasan tanpa mengurangi kualitas data medis yang ditampilkan. Dengan efisiensi biaya dan fleksibilitas integrasi ke sistem informasi yang lebih besar, rancangan ini berpotensi diimplementasikan secara luas pada fasilitas kesehatan, khususnya pada lingkungan dengan kebutuhan pemantauan intensif yang berkelanjutan.
Desain Dashboard Web Real-Time untuk Kendali Lampu Neon Box dengan ESP8266 dan Panel Surya Rometdo Muzawi; Helda Yenni; Irwansyah Sidabutar; Windy Fahrurozi
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.369

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) mendorong terciptanya sistem otomasi pintar yang efisien dan hemat energi, termasuk pada pengendalian pencahayaan ruang publik seperti neon box. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan antarmuka pengguna berbasis web yang terintegrasi dengan sistem kendali lampu neon box menggunakan mikrokontroler ESP8266 dan sumber daya panel surya. Sistem mencakup dua sensor utama, yaitu INA219 untuk pemantauan tegangan dan arus baterai serta DS18B20 untuk pengukuran suhu baterai. ESP8266 berperan sebagai unit pengendali pusat yang mengakuisisi data dari sensor melalui antarmuka I²C dan OneWire, mengatur status lampu neon melalui relay atau MOSFET, serta mengirimkan data ke server secara nirkabel menggunakan protokol HTTP atau MQTT melalui koneksi Wi-Fi. Pada sisi server, data diterima dan disimpan dalam basis data MySQL melalui layanan web berbasis PHP, yang sekaligus menyediakan endpoint API untuk keperluan monitoring. Antarmuka dashboard dikembangkan dengan menggunakan Chart.js guna menampilkan visualisasi real-time dari tegangan, arus, suhu baterai, serta status lampu. Sistem juga memungkinkan kontrol manual lampu secara jarak jauh melalui dashboard tersebut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan respons kendali yang andal, visualisasi data yang informatif, serta konsumsi daya yang rendah. Integrasi antara panel surya, IoT, dan antarmuka web ini menjadikan sistem sebagai solusi mandiri yang efisien untuk manajemen pencahayaan luar ruang, khususnya di lokasi yang minim akses listrik konvensional.
Design and Implementation of DC to DC Converter for Mobile Phone Charging Based on Microcontroller Muhammad, Athian Ali; Kurniawan, Ekki; Setiadi, Budi; Marchellyn, Ferryn
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.383

Abstract

The increasing demand for portable and energy-efficient electronic devices has driven innovation in smartphone charging technology. Continuous smartphone operation requires an efficient power source, especially when AC power is unavailable. This study presents the design and implementation of a microcontroller-based DC-to-DC Buck Converter for smartphone charging using a 12V DC input. The system employs a MOSFET as a switching device controlled by PWM signals generated by an ATMega16 microcontroller. By adjusting the PWM duty cycle, the microcontroller regulates the output voltage to meet different smartphone charging requirements.The converter steps down the 12V DC input to a lower, stable voltage suitable for mobile phone charging while maintaining high efficiency. Essential circuit components, including the microcontroller, MOSFET, inductor, and capacitor, are arranged to ensure smooth voltage conversion with minimal ripple. Experimental results confirm that the designed converter effectively produces adjustable voltage levels compatible with various smartphones.Overall, this system demonstrates a reliable and energy-efficient solution for DC-powered smartphone charging, offering flexibility for use in portable and off-grid conditions.
Studi Eksperimental Kuat Tekan Beton Menggunakan Agregat Kasar dari Limbah Botol Plastik PET Ariyansyah, Rona; Sarpawi, Sarpawi; Ahmad, Taufik Habibilah Ibnu
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.385

Abstract

Limbah plastik, khususnya yang berasal dari botol minuman jenis Polyethylene Terephthalate (PET), merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang terus meningkat di Indonesia. Upaya pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan bangunan menjadi alternatif yang potensial untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah plastik PET sebagai substitusi agregat kasar terhadap kuat tekan beton. Variasi persentase penambahan PET yang digunakan adalah 0% (beton normal), 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% dari berat agregat kasar dengan ukuran lolos saringan 19 mm dan tertahan saringan 4,75 mm. Benda uji yang digunakan berupa silinder berukuran 150 mm × 300 mm dengan pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 14 hari dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa workability beton meningkat seiring dengan bertambahnya kadar PET. Nilai slump naik dari 8,3 cm pada beton normal menjadi 10,1 cm pada campuran dengan PET 10%, yang menunjukkan peningkatan plastisitas campuran beton. Namun demikian, hasil uji kuat tekan menunjukkan adanya penurunan kekuatan beton seiring bertambahnya kadar PET. Pada umur 14 hari, kuat tekan beton normal sebesar 16,09 MPa menurun menjadi 12,81 MPa, 13,17 MPa, 11,56 MPa, dan 10,33 MPa masing-masing untuk kadar PET 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%. Pada umur 28 hari, kuat tekan beton normal sebesar 22,34 MPa menurun menjadi 16,79 MPa, 18,71 MPa, 14,34 MPa, dan 13,15 MPa untuk variasi kadar yang sama. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin besar kadar limbah plastik PET yang digunakan, kuat tekan beton cenderung menurun. Namun pada kadar sekitar 5%, beton masih menunjukkan kekuatan yang relatif baik dan memenuhi syarat penggunaan tertentu. Oleh karena itu, limbah plastik PET dalam jumlah terbatas dapat dimanfaatkan sebagai bahan substitusi agregat kasar untuk menghasilkan beton yang lebih ramah lingkungan tanpa menurunkan kualitas beton secara signifikan.
Analisis Kerusakan Jalan di Jalan Jangka Mengunakan Metode PCI Iqbal, Deni; Audah, Safridatul
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.388

Abstract

Secara umum jalan raya sangatlah diperlukan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi, pertanian serta sektor lainnya. Mengingat manfaatnya yang begitu penting maka dari itulah sektor pembangunan dan pemeliharaan jalan menjadi prioritas untuk dapat diteliti dan dikembangkan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta pemeliharaannya. Jalan Cot Iju – Bale Seutuy Kec. Peusangan Kab. Bireuen sepanjang sekitar 3 km mengalami kerusakan yang cukup signifikan, baik kerusakan ringan maupun kerusakan berat pada beberapa ruas jalan dan hampir sepanjang ruas jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan pada permukaan jalan dan mengetahui nilai kondisi kerusakan perkerasan jalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode PCI (Pavement Condition Index). PCI (Pavement Condition Index) adalah sistem penilaian kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis, tingkat dan luas kerusakan yang terjadi. Tingkat PCI dituliskan dalam tingkat 0 sampai 100. Jenis kerusakan yang dapat ditemukan pada ruas Jalan Cot Iju – Bale Seutuy Kec. Peusangan Kab. Bireuen yaitu kerusakan Lubang (Pothole), Retak Kulit Buaya (Alligator Cracking), Alur (Rutting Pelepasan Butir (Raveling). Berdasarkan rekomendasi dari metode PCI (Pavement Condition Index) diperoleh nilai rata-rata adalah sebesar 74,92% dalam kondisi sangat baik (very good).
Pengaruh Perawatan Air Tawar Dan Air Laut Pada Penggunaan Fly ash Sebagai Subtitusi Semen Dan Bottom Ash Sebagai Pengganti Sebagian Pasir Pada Beton Mutu 20 Mpa Roma, Roma Dearni; Enda, Dedi; Akbar, Muhamad
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.391

Abstract

Pembangunan infrastruktur yang pesat memacu kebutuhan akan prasarana transportasi yang berkelanjutan, serta inovasi dalam rekayasa struktur, khususnya pada teknologi bahan konstruksi. Beton, sebagai bahan bangunan utama, membutuhkan inovasi untuk meningkatkan kekuatan dan kinerjanya, salah satunya dengan penggunaan bahan tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan limbah pembakaran batubara, yaitu fly ash dan Bottom ash, dalam campuran beton mutu 20 MPa. Fly ash digunakan sebagai subtitusi semen, sementara Bottom ash menggantikan sebagian agregat halus. Penggunaan bahan limbah ini bertujuan untuk mengurangi biaya produksi beton dan dampak lingkungan dari limbah batubara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bottom ash dan fly ash dapat mempengaruhi kuat tekan beton. Pada umur 7 hingga 28 hari, kuat tekan beton cenderung menurun, namun meningkat pada umur 56 hari, baik untuk perawatan dalam air tawar maupun air laut. Pengujian kuat tekan dilakukan dengan menggunakan alat uji tekan dan benda uji berbentuk kubus atau silinder pada umur 7, 28, dan 56 hari. Hasil uji kuat tekan pada campuran beton dengan komposisi 30% Bottom ash menunjukkan kekuatan tekan tertinggi pada umur 56 hari. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan fly ash dan Bottom ash tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan tetapi juga dapat menghasilkan beton dengan kinerja yang baik, terutama pada umur beton yang lebih lama.
Analisis Perhitungan Final Account pada Proyek Pembangunan Interior Fit-out Astuti, Santi Widi; Septian, Ridho; Marenshaputri, Pureza
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.392

Abstract

Final account dalam suatu proyek konstruksi dibuat untuk menunjukkan biaya akhir proyek yang telah diselesaikan oleh kontraktor. Proses penyusunan final account diawali dengan mengetahui nilai kontrak proyek konstruksi, melakukan identifikasi nilai penyesuaian provisional sum, perhitungan kembali provisional quantity, perhitungan pekerjaan tambah dan kurang, serta nilai-nilai lain yang timbul atas kesepakatan pemberi kerja dengan kontraktor. Nilai-nilai lain yang timbul antara lain perpanjangan waktu yang diberikan, denda keterlambatan, maupun fluktuasi akibat kenaikan harga material. Setelah dilakukan perhitungan, terjadi penambahan nilai akhir dari nilai awal kontrak awal yaitu Rp.228.398.351.211,- menjadi Rp.266.973.736.472,-. Penambahan tersebut sebesar Rp.38.575.385.261,-. Hasil dari nilai final account ini harus disetujui oleh kedua belah pihak yaitu pemberi kerja dan kontraktor, sehingga tidak ada perselisihan dikemudian hari.
Studi Kasus : Laki-laki Usia 54 Tahun dengan Gagal Ginjal Kronis dan Anemia et causa Melena Nadalwa Ayolke Firsta
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.394

Abstract

Hasil Riskesdas Kementerian Kesehatan Indonesia tahun 2023 menemukan 0,18% (382.646 jiwa) penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas didiagnosis menderita gagal ginjal kronis oleh dokter [10]. Data dikumpulkan melalui wawancara dan pengamatan langsung terhadap kondisi pasien serta Data pendukung lainnya, seperti hasil uji laboratorium darah dan catatan medis pasien juga dikumpulkan untuk memperkuat temuan dalam studi kasus ini.Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi DRPs yang terjadi, terutama terkait interaksi obat yang dikonsumsi oleh pasien. Studi mendapatkan ada beberapa Drug Related Problems (DRPs) pada pengobatan pasien, yakni interaksi antara Ringer laktat dan ceftriaxone dapat meningkatkan efek toksik ceftriaxone, lalu interaksi antara sucralfate dan natrium bicarbonat dapat menurunkan efek dari sucralfate serta penggunaan bersamaan ketorolac dan natrium diclofenak dapat meningkatkan resiko efek samping pada gastrointestinal seperti inflamasi, dan pendarahan.
Strategi Optimasi Desain Struktur Sistem Ganda pada Gedung Bertingkat Berbasis Analisis Modal Eigen Hutabarat, Arnold Hendry; Puspita Sari, Neri; Setiani, Yulia
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.395

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi optimasi desain struktur sistem ganda pada gedung bertingkat melalui pemanfaatan analisis modal eigen sebagai dasar pengambilan keputusan desain. Prinsip utama strategi optimasi ini adalah memastikan mode translasi arah Ux atau Uy pada Mode 1 dan Mode 2 memiliki partisipasi massa lebih dari 60%, sehingga respons dinamik struktur didominasi oleh gerakan translasi dan menghasilkan perilaku yang lebih stabil terhadap beban gempa. Metodologi penelitian meliputi identifikasi dan pemodelan struktur eksisting sebagai studi kasus, pengumpulan data desain, analisis respons struktur, serta evaluasi kinerja berdasarkan SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, dan SNI 2847:2019. Selanjutnya dilakukan penyusunan model desain alternatif melalui redesain elemen struktural sesuai ketentuan optimasi. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS v21 dengan memanfaatkan fitur Auto Select dan iterasi otomatis untuk memperoleh penampang dan mutu material paling efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi optimasi mampu meningkatkan performa struktur sekaligus memberikan efisiensi konstruksi. Pada desain eksisting ditemukan partisipasi torsi yang cukup besar serta lima balok beton mengalami overstress akibat kombinasi beban seismik. Model alternatif menghasilkan penurunan signifikan partisipasi torsi pada mode translasi, dari 25,5% menjadi 0,47% pada Mode 1 dan dari 26,7% menjadi 0,5% pada Mode 2. Seluruh overstress pada elemen beton berhasil dieliminasi, kontrol simpangan antar tingkat tetap berada di bawah batas izin, dan persyaratan sistem ganda tetap terpenuhi. Selain itu, mutu beton dapat direduksi dari f’c 35 MPa menjadi f’c 30 MPa, serta berat struktur menurun dari 13.984.498,48 kg menjadi 9.921.432,47 kg