cover
Contact Name
Randhi Saily
Contact Email
sainstek.sttp@gmail.com
Phone
+628117070692
Journal Mail Official
jurnalsainstek@sttp-yds.ac.id
Editorial Address
Jl. Dirgantara No.4, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SAINSTEK
ISSN : 23376910     EISSN : 24601039     DOI : https://doi.org/10.35583/js
Sainstek e-Journal memiliki bidang keahlian yang terdiri dari : Teknik Sipil seperti teknik Struktur, Manajemen Konstruksi, Geoteknik, Sumber Daya Air, dan Transportasi. Teknik Elektro dan Teknik Mesin seperti Material Teknik Elektro, Pembangkitan Tenaga Listrik, Transmisi dan Distribusi, Elektronika Tenaga, Kualitas Daya, Ekonomi Daya, Energi Terbarukan, Kompatibilitas Elektromagnetik, Teknologi Isolasi Tegangan Tinggi, Perangkat Tegangan Tinggi, Pendeteksi Petir dan Proteksi, Analisis Sistem Tenaga, SCADA, Pengukuran Kelistrikan.
Articles 256 Documents
Peningkatan Kinerja Simpang Bersinyal pada Simpang Panam Pekanbaru S, Yohana; Rahmat, Hendri; Lubis, Fadrizal
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.301

Abstract

Menurut BPS Kota Pekanbaru 2023, populasi kota Pekanbaru mencapai 1,123 juta jiwa pada tahun 2023 dan laju pertumbuhan 2,99%, terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang signifikan, terutama di kawasan komersial seperti Simpang Panam. Simpang ini menghubungkan empat ruas jalan utama dengan karakteristik geometrik berbeda dan berfungsi sebagai simpang bersinyal dengan empat fase terlindung. Data survei awal menunjukkan waktu siklus sinyal sebesar 208 detik yang melebihi standar PKJI 2023 yaitu 80-130 detik untuk pengaturan 4 fase, mengakibatkan antrian kendaraan panjang, terutama di Jalan Garuda Sakti. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja simpang bersinyal Simpang Panam dan menganalisis dampak pelebaran Jalan Garuda Sakti terhadap peningkatan kinerja simpang. Metode penelitian yang digunakan adalah Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Hasilnya kondisi eksisting memiliki derajat kejenuhan rata-rata 0,92, panjang antrian adalah 399 m pada Jalan Garuda Sakti, tundaan rata-rata simpang sebesar 67,26 tingkat pelayanan kategori F, yang menunjukkan kinerja simpang sudah tidak layak. Solusi berupa pelebaran Jalan Garuda Sakti mampu menurunkan derajat kejenuhan menjadi 0,83, panjang antrian menjadi 64 m, tundaan menjadi 25,92 det/smp dan meningkatkan tingkat pelayanan menjadi kategori D. Dapat disimpulkan perubahan yang terjadi cukup signifikan namun belum stabil, sehingga bisa disarankan untuk mengkombinasikan dengan solusi peningkatan lainnya.
Analisis Kepadatan Lapangan Dengan Sand Cone Pada Jalan Banteng Kabupaten Indragiri Hulu Trisnawati, Lisa; Guntur S, Sri
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.302

Abstract

Jalan Banteng, yang terletak di Kelurahan Kampung Besar Seberang, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, adalah jalan yang baru dibuka. Saat ini, permukaannya masih berupa lapisan tanah yang dipadatkan. Salah satu bagian yang terpenting dalam proses pembangunan jalan adalah diperlukannya data analisis kepadatan tanah. Untuk mengukur seberapa padat tanah di lokasi proyek, salah satu cara yang umum digunakan adalah metode kerucut pasir. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kepadatan tanah di area konstruksi dengan metode sand cone (kerucut pasir) guna mendapatkan informasi apakah lapisan perkerasan jalan tersebut derajat kepadatnnya sudah memenuhi standar sebesar 95% (SNI 03-2828-1992). Panjang ruas jalan yang akan dilakukan pengujian adalah ± 550 m dengan mengambil sampel sebanyak 12 titik untuk setiap jarak 50 m. Prosedur pengujian kepadatan tanah dengan konus pasir ini merujuk pada SNI 03-2828-1992 dan pengujian kadar air tanah di lapangan menggunakan alat speedy moisture tester mengacu pada SNI 03-1965.1-2000. Berdasarkan hasil derajat kepadatan menunjukkan bahwa pada STA 0+000 sampai dengan STA 0+550 nilainya melebihi 95% dan memiliki nilai rata-rata kepadatan lapangan yaitu sebesar 104,52%. Nilai ini menunjukkan bahwa spesifikasi kepadatan lapangan telah memenuhi syarat, sehingga tahapan pekerjaan berikutnya bisa dilaksanakan.
Studi Perilaku Subgrade Terhadap Tanah Bahan Baku Bata di Mentawai Mahmudi, Fuad; Hakam, Abdul; Andriani
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.303

Abstract

Kepulauan Mentawai mempunyai cukup banyak kandungan Lanau dan Lempung untuk Pembuatan Batu Bata. Ada beberapa Pabrik Batu Batu Merah yang sudah berdiri di Kepulauan Mentawai tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisa perilaku Subgrade terhadap Sifat-Sifat Fisik dan Mekanik Tanah Bahan Baku Batu Bata sebagai alternatif perbaikan lapis pondasi jalan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini termasuk penelitian eksperimental di Laboratorium. Keabsahan hasil dilakukan dengan beberapa sampel percobaan yang memadai untuk keterwakilannya. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Klasifikasi Tanah sangat menentukan terhadap hasil pengujian, Tanah Bahan Baku Pabrik Rahman dan Pabrik Misna termasuk Lanauan Elastis (MH) dan Pabrik Samirin termasuk Lempung Plastisitas Rendah (CL). Tanah Bahan Baku di Kepulauan Mentawai mempunyai Berat Jenis yang cukup berat yaitu 2,70 - 2,72 karena mempunyai kandungan Besi Oksida (Fe2O3) sekitar 20% - 30% dari komposisi kimianya. Peningkatan yang cukup signifikan pada percobaan pemadatan Tanah Bahan Baku pada pengujian CBR Rendaman 4 hari yang sebelumnya bernilai 4,90% menjadi 10,92% naik sekitar 200%. Perbaikan Tanah untuk yang bernilai CBR < 6% dengan Metode Pembakaran (Burning Method) sampai tanah berwarna kemerahan terbukti dapat meningkatkan nilai CBR 2 kali lipat karena adanya unsur kimia berupa Pozzolanic yaitu Silika (SiO2), Alumina (Al2O3), dan Besi Oksida (Fe2O3) lebih dari 70%, dan dengan pembakaran akan mengurangi komposisi mineral Montmorillonite dan Illite dan beralih ke komposisi dominan Quartz dan Graphite.
Pengaruh Modifikasi Tulangan Bambu dengan Paku Sekrup terhadap Daya Lekat Bambu-Beton Maulidin, Alpin; Farhandasi, Reza
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.305

Abstract

Penggunaan bambu sebagai material alternatif tulangan dalam beton telah menarik perhatian sebagai solusi ramah lingkungan dan berbiaya rendah. Namun dalam penggunaannya, daya lekat antara bambu dan beton sering kali menjadi kendala utama karena sifat permukaan bambu yang licin dan bambu yang memiliki sifat swelling yang relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan paku sekrup sebagai modifikasi pada tulangan bambu dalam meningkatkan daya lekat antara bambu dan beton. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan benda uji berupa beton silinder berukuran tinggi 300 mm dan diameter 150 mm mengacu pada ASTM C234-91a. Variasi perlakuan pada tulangan bambu meliputi tanpa modifikasi (POT-0), modifikasi dengan paku sekrup setinggi 1 cm (POT-1), dan modifikasi dengan paku sekrup setinggi 2 cm (POT-2). Sebanyak enam benda uji disiapkan untuk pengujian tarik lekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan lekat rata-rata pada benda uji POT-0, POT-1, dan POT-2 masing-masing sebesar 0,813 MPa, 1,110 MPa, dan 1,243 MPa.
Desain Pemantauan Energi Surya Real Time Berbasis Arduino Cloud Suwitno, Suwitno; Hutabarat, Bijujent; Ali, Nurhalim Dani Ali; Rosma, Iswadi Hasyim; Romy; Azni, Anisa Yulvi
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.307

Abstract

Saat ini, panel surya merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang paling banyak digunakan dalam beberapa tahun terakhir. Panel surya berfungsi untuk mengubah radiasi sinar matahari menjadi energi listrik melalui proses fotovoltaik, yang menghasilkan arus searah (DC). Namun, panel surya memiliki sejumlah keterbatasan, sehingga pemantauan kinerja sistem fotovoltaik (PV) secara efektif menjadi aspek penting dalam pemanfaatan energi matahari. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan perancangan sistem pemantauan panel surya yang efektif. Sistem ini mencakup pengukuran tegangan DC dan AC pada panel surya serta konverter, arus DC dan AC pada inverter, faktor daya (cos q), frekuensi, dan intensitas energi matahari. Dalam tulisan ini, sistem pemantauan yang dirancang melibatkan penggunaan rangkaian pembagi tegangan, sensor arus ACS712, rangkaian detektor titik nol, rangkaian pembeda fasa, ESP8266, Arduino, LCD 20x4, dan penyimpanan berbasis cloud. Energi total yang tercatat dari panel surya selama 12 jam pengamatan adalah sebesar 42,68 Wh. Setiap pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa sensor memiliki tingkat kesalahan rata-rata yang lebih kecil atau sama dengan 3,2%, dengan kecepatan pemrosesan data yang memerlukan waktu sekitar 4 hingga 5 detik untuk menghasilkan satu data pemantauan. Penyimpanan berbasis cloud sangat membantu dalam menyimpan data dalam jumlah besar dan memungkinkan pemantauan jarak jauh secara real-time.
Daya Tahan Erosi Abrasi Mortar Geopolimer pada Struktur Bangunan Air Ariyanto, Arief Subakti; Wahyudi, S I; Mukhlisin, M
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.309

Abstract

Kerusakan pada permukaan struktur hydraulik seperti spillway, pilar jembatan, dinding saluran terjadi karena gesekan permukaan antara partikel yang terbawa di dalam air, seperti pasir, kerikil. Kerusakan abrasi permukaan ini akan mempengaruhi umur layanan dari struktur hidraulic. Untuk itu diperlukan material yang memiliki daya tahan abrasi yang mumpuni. Salah satu material yang dapat digunakan adalah geopolimer. Geopoilimer merupakan material ramah linkungan dengan bahan dasar aluminosilikat dan alkali aktivator. Novelty dari penelitian ini adalah penggunaan material geopolimer sebagai binder dari mortar. Pada penelitian ini geopolimer di buat dengan sistem satu komponen yang diaduk secara kering dengan perbandingan binder dan agregat adalah 1: 2, Mix desain geoplimer dibuat dengan pada 14 Molar. Pengujian abrasi yang dilakukan menggunakan metode Uji ASTM C 1138 Under water test. Dari pengujian tersebut diperoleh hasil uji abrasi mortar geopolimer pada umur 28 hari adalah 1,318 8 x 10-4 m3 dengan kuat tekan 47,61 Mpa, sedangkan Mortar Portland Semen dengan komposisi 1 : 2 adalalah 1,45 x 10 -4 m3 dan kuat tekan 28,04 MPa. Daya tahan abrasi mortar geopolimer 36,8 kali lebih baik dari Mortar Portland Semen dengan komposisi yang sama.
Pengaruh Penambahan Bestmittel Sebanyak 0,4% dan Pengurangan Air 10% Terhadap Kuat Tekan Beton Novan, Andre; Ermiyati, Ermiyati; Morena, Yenita; ‘Audah, Safridatul; Wahyuni, Widya; Gussyafri, Haji; Fakhri, Fakhri
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.310

Abstract

Salah satu aditif pada beton adalah Bestmittel dimana termasuk bahan tambah golongan type E (water reducing and accelerating admixture) yang berfungsi mempercepat pengerasan, mengurangi pemakaian air dan meningkatkan workability. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Bestmittel terhadap kuat tekan beton dan mengetahui persentase kenaikan kuat tekan beton normal terhadap kuat tekan beton Bestmittel dengan nilai koefisien menggunakan Peraturan Beton Indonesia (PBI 1971). Benda uji berbentuk silinder dan jumlah 30 buah, variasi umur pengujian beton yaitu 3 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari, dan 28 hari. Variasi dosis penambahan Bestmittel yang digunakan 0,4% dari jumlah semen, serta pengurangan jumlah air 10%. Hasil pengujian kuat tekan beton normal pada umur 28 hari sebesar 25,653 MPa dan kuat tekan beton Bestmittel sebesar 29,615 MPa. Persentase kuat tekan beton Bestmittel umur 14 hari sudah mencapai sebesar 96%. Berdasarkan nilai Koefesian PBI 1971 bahwa kuat tekan beton mencapai 100% jika umur beton 28 hari, sedangkan Beton menggunakan bahan tambah Bestmittel pada umur 21 hari dan 28 hari berturut-turut 105% dan 115%. Hal ini membuktikan bahwa dengan penambahan aditif Bestmittel 0,4% dan pengurangan jumlah air 10% meningkatkan kuat tekan beton, dan mempercepat proses pengerasan beton di umur muda dengan arti bahwa Bestmittel memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kuat tekan beton.
Artificial Intelligence in ESP Education: Student Insights and Future Directions Ramdha, Triana; Kurnia, Rita; Agustiani, Aulia; Mirfaturiqa
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.311

Abstract

This article focuses on the use of artificial intelligence in the teaching of ESP with emphasis on the students’ perception. It emphasizes on the increasing importance of English language in the world and how the incorporation of Artificial Intelligence in education makes learning more effective. This research adopts a quantitative research approach that involved the use of questionnaires distributed to engineering students and English lecturers in a university in Indonesia. The results suggest that young students have positive attitude towards integration of AI in their learning while the older students have either mixed or negative attitude. The study also shows that there are stark variations in how useful AI is considered across the different engineering disciplines. This study implies that although the use of AI in ESP teaching and learning enhances students’ learning engagement and achievement, AI has to be implemented in a way that considers students’ demographic characteristics and learning requirements. The study calls for more research to improve the use of AI in learning environments and to help learners meet market requirements.
Pengujian Eksperimental Pemanfaatan Lumpur CPO pada Kekuatan Tekan Beton Nasution, Saharuddin; Ahmad hamidi; Sari, Neri Puspita; Setiawan, Beny
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.325

Abstract

Kebutuhan akan bangunan membuat beton bertulang menjadi material yang paling banyak digunakan karena memiliki kekuatan tekan yang baik, khususnya setelah dipadukan dengan tulangan baja. Tingginya Penggunaan beton dalam konstruksi diharapkan melibatkan penggunaan material ramah lingkungan untuk mengurangi limbah yang dihasilkan. Salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan adalah limbah lumpur dari produksi Crude Palm Oil(CPO) yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal. Berdasarkan beberapa penelitian, penggunaan lumpur CPO dalam campuran beton dapat meningkatkan nilai kekuatan tekan yang dihasilkan. Lumpur yang digunakan adalah yang tertahan pada ayakan nomor 100 dan 200 setelah proses pembakaran serta pra-pengolahan. Pengujian dilakukan dengan variasi penggunaan lumpur sebesar 0%, 0,5%, 1%, 1,5% dan 2% dari berat semen. Variasi penggunaan lumpur optimal adalah 1,5% dengan nilai kekuatan tekan pada usia 14 hari sebesar 28,01 MPa dan pada usia 28 hari sebesar 31,83MPa.
Optimalisasi Pengelolaan Data Sekolah Melalui Sistem Informasi Sekolah Berbasis Web dengan Pendekatan Agile Wandri, Rizky; Fadhilla, Mutia; Rachmat Setiawan, Panji; Daulay, Suandi; Hanafiah, Anggi; Fiqri Qurniawan, Dwi
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.327

Abstract

Perkembangan teknologi web dalam pengolahan administrasi di dunia pendidikan adalah fenomena yang semakin mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Transformasi digital yang cepat menawarkan banyak manfaat bagi institusi pendidikan, memungkinkan pemrosesan informasi dan pengelolaan administrasi menjadi lebih efisien. Meskipun demikian, banyak lembaga pendidikan terus menggunakan proses semi-manual dengan perangkat lunak seperti Microsoft Word dan Excel, sehingga secara signifikan meningkatkan risiko kesalahan manusia. Penelitian ini menggunakan strategi pengembangan Agile untuk membuat sistem informasi sekolah berbasis web yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan pengguna. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem ini telah secara efektif meningkatkan efisiensi administrasi dan mencapai tingkat kepuasan pengguna sebesar 78,8%, yang menunjukkan keberhasilan implementasi metodologi Agile dalam lingkungan pendidikan. Dengan fleksibilitas dari agile memudahkan pengembang dalam perbaikan untuk meningkatkan persentase kepuasan nantinya. Sistem ini dapat memberikan solusi yang efisien untuk manajemen administrasi kegiatan sekolah.