cover
Contact Name
Randhi Saily
Contact Email
sainstek.sttp@gmail.com
Phone
+628117070692
Journal Mail Official
jurnalsainstek@sttp-yds.ac.id
Editorial Address
Jl. Dirgantara No.4, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SAINSTEK
ISSN : 23376910     EISSN : 24601039     DOI : https://doi.org/10.35583/js
Sainstek e-Journal memiliki bidang keahlian yang terdiri dari : Teknik Sipil seperti teknik Struktur, Manajemen Konstruksi, Geoteknik, Sumber Daya Air, dan Transportasi. Teknik Elektro dan Teknik Mesin seperti Material Teknik Elektro, Pembangkitan Tenaga Listrik, Transmisi dan Distribusi, Elektronika Tenaga, Kualitas Daya, Ekonomi Daya, Energi Terbarukan, Kompatibilitas Elektromagnetik, Teknologi Isolasi Tegangan Tinggi, Perangkat Tegangan Tinggi, Pendeteksi Petir dan Proteksi, Analisis Sistem Tenaga, SCADA, Pengukuran Kelistrikan.
Articles 302 Documents
Integrasi Bridge Management System (BMS) dan Non-Destructive Testing (NDT) untuk Prediksi Umur Jembatan pada Ruas Jalan Jawa Timur Kohar Yudoprasetyo; Moh. Fadhlan Rosyidi; Ifarrel Rachmanda Hariyanto; Yosi Noviari Wibowo; Moh. Safi’i Mansur
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan Bridge Management System (BMS) yang digabungkan dengan pengujian Non-Destructive Testing (NDT) berupa Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) dan Schmidt Hammer Test untuk menilai kondisi jembatan pada ruas jalan Batas Kabupaten Lamongan – Batas Kota Gresik. Analisis dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan model prediksi umur jembatan yang lebih akurat dengan mengintegrasikan hasil survei visual dan data teknis dari uji NDT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kondisi jembatan (NK) memiliki hubungan yang signifikan dengan mutu beton yang diukur menggunakan metode NDT, di mana semakin tinggi nilai NK, semakin rendah kualitas beton dan kecepatan rambat gelombang ultrasonik. Berdasarkan model prediksi, jembatan dengan nilai kondisi lebih baik diprediksi memiliki umur sisa yang lebih panjang, sementara jembatan dengan nilai kondisi lebih buruk memerlukan tindakan pemeliharaan lebih mendesak. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan sistem manajemen jembatan yang lebih efisien, meningkatkan keselamatan infrastruktur, serta memberikan rekomendasi pemeliharaan berbasis data untuk jembatan-jembatan yang terletak di koridor strategis Provinsi Jawa Timur.
Analisis Kelayakan Finansial Kurir AnterXXX Pekanbaru Hendra Taufik; Mardani Sebayang
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.438

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial pekerjaan kurir Anterxxx di Kota Pekanbaru dengan menggunakan indikator Pay Back Period (PBP), Internal Rate of Return (IRR), Net Present Value (NPV), dan Benefit Cost Ratio (BCR). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner, observasi, dan wawancara terhadap 10 kurir aktif. Data yang dianalisis meliputi investasi awal, biaya operasional, pendapatan, serta karakteristik operasional responden yang diperoleh dari file survei penelitian.Hasil analisis menunjukkan bahwa investasi awal kurir, yang terdiri dari kendaraan dan handphone operasional, dapat kembali dalam waktu relatif singkat, dengan nilai PBP berkisar antara 2,21–5,74 bulan dan rata-rata 4,35 bulan.  Nilai IRR berada pada rentang 208,20%–544,04% dengan rata-rata 309,97%, yang menunjukkan tingkat pengembalian investasi sangat tinggi.  Sementara itu, nilai NPV seluruh responden bernilai positif, yaitu antara Rp131.300.600–Rp244.143.887, dengan rata-rata Rp171.588.426.  Nilai BCR juga seluruhnya lebih besar dari satu, yaitu 7,53–19,61, dengan rata-rata 11,19.  Berdasarkan seluruh indikator tersebut, pekerjaan sebagai kurir Anterxxx di Kota Pekanbaru dapat dinyatakan layak, bahkan sangat layak, secara finansial.
Analisis Perubahan Luas Badan Air Permukaan Berdasarkan Citra Satelit Multi-Temporal Ollga Febiola; Delfi Kurnia Zebua
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.440

Abstract

Badan air permukaan merupakan komponen penting dalam sistem sumber daya air yang berperan dalam mendukung ketersediaan air serta menjaga keseimbangan lingkungan. Perubahan luas badan air permukaan dapat mencerminkan dinamika kondisi lingkungan suatu wilayah. Kabupaten Kerinci memiliki karakteristik topografi yang beragam dengan keberadaan badan air permukaan seperti sungai, danau, rawa, dan genangan alami. Namun demikian, informasi spasial mengenai perubahan luas badan air permukaan di wilayah ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan luas badan air permukaan di Kabupaten Kerinci berdasarkan citra satelit. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif observasional dengan memanfaatkan citra satelit multi-temporal sebagai data sekunder. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan citra satelit, interpretasi visual, digitasi badan air permukaan, perhitungan luas, serta perbandingan perubahan luas antar periode pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas badan air permukaan mengalami peningkatan sebesar 60 ha pada periode 2018–2020 dan penurunan sebesar 30 ha pada periode 2020–2022, sehingga secara keseluruhan terjadi peningkatan bersih sebesar 30 ha. Hasil ini menunjukkan bahwa perubahan luas badan air permukaan bersifat fluktuatif dan tidak linear. Penelitian ini memberikan gambaran awal mengenai dinamika badan air permukaan yang dapat digunakan sebagai informasi pendukung dalam pemantauan sumber daya air di tingkat daerah.
Analisis Implikasi Perendaman Air Hujan Terhadap Kinerja Perkerasan Aspal Berdasarkan Parameter Marshall Sahriyal Sahriyal; Erny; Riza Pahlifi
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.444

Abstract

Perkerasan jalan memiliki peranan penting dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi, namun kinerjanya sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, khususnya air hujan. Infiltrasi air hujan ke dalam lapisan perkerasan dapat menurunkan daya ikat antara aspal dan agregat sehingga mempercepat kerusakan jalan. Penelitian ini mempunyai tujuan guna menganalisis pengaruh perendaman air hujan kepada  nilai stabilitas, flow, serta parameter Marshall berupa Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), dan Void Filled with Asphalt (VFA), serta mengevaluasi implikasinya terhadap kinerja perkerasan aspal. Penelitian menerapkan metode eksperimen laboratorium melalui pengujian Marshall pada benda uji campuran aspal yang direndam menggunakan air hujan melalui variasi waktu 24 jam, 48 jam, 72 jam, 120 jam, dan 168 jam. Campuran aspal dirancang menggunakan metode Marshall untuk memperoleh kadar aspal optimum sebelum dilakukan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya lamanya waktu perendaman, menurun juga nilai stabilitas campuran aspal, sedangkan nilai flow mengalami peningkatan. Nilai VIM dan VMA cenderung meningkat masing-masing sebesar 4,25 % dan 15,55%, sementara nilai VFA mengalami penurunan sebesar 72,67 % akibat masuknya air ke dalam rongga campuran yang menyebabkan berkurangnya daya ikat aspal terhadap agregat.. Perendaman air hujan menyebabkan penurunan nilai stabilitas dan Marshall Quotient (MQ) masing-masing sebesar 29,07 % dan 235 kg/mm serta peningkatan nilai Void in Mix (VIM) sebesar 4,25%, yang mengindikasikan melemahnya ikatan aspal-agregat dan menurunnya kinerja perkerasan aspal terhadap beban lalu lintas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perendaman air hujan memberikan dampak negatif kepada kinerja perkerasan aspal karena mempercepat terjadinya moisture damage yang dapat mengurangi umur layanan perkerasan jalan
Optimalisasi Pengaruh Substitusi Portland Composite Cement (PCC) pada Pasta Geopolimer Abu Sawit Terhadap Waktu Pengerasan (Setting Time) Harriad Akbar Syarif; Antonius; Prabowo Setiyawan
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.445

Abstract

Metode Pelaksanaan Pembangunan TPS Limbah B3 Pada Fasilitas Industri Gas Nedra Neswita; Liwanri Sitinjak
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.448

Abstract

Pembangunan Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 pada fasilitas industri gas menuntut metode pelaksanaan yang mengintegrasikan aspek konstruksi, keselamatan kerja, pengendalian mutu, dan kepatuhan lingkungan. Penelitian ini menganalisis metode pelaksanaan pembangunan TPS Limbah B3 PT Transportasi Gas Indonesia di Duri 1 MS, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif-kualitatif. Data diperoleh dari uraian pekerjaan, gambar kerja, dokumentasi lapangan, dan rujukan regulasi. Analisis dilakukan melalui identifikasi elemen kritis, sintesis tahapan konstruksi, dan penyusunan matriks mutu-risiko. Hasil kajian menunjukkan bahwa pekerjaan perlu disusun dalam delapan tahap: persiapan dan zonasi, pekerjaan tanah, pondasi dan sloof, lantai kedap dan containment, struktur dan dinding, atap dan kanopi, mekanikal-elektrikal serta perlengkapan, kemudian uji fungsi dan serah terima. Elemen kritis terdiri atas lantai kedap, bundwall, drainase pengendali tumpahan, ventilasi, proteksi listrik, signage, pallet, APAR, dan eyewash. Pengendalian mutu harus berbasis inspection and test plan dengan bukti verifikasi pada setiap hold point. Integrasi metode kerja, K3, dan persyaratan lingkungan meningkatkan keandalan fasilitas sekaligus menurunkan risiko kebocoran, genangan, kontaminasi silang, dan ketidakpatuhan dokumen. Temuan ini menegaskan bahwa TPS Limbah B3 memerlukan method statement khusus yang berbeda dari konstruksi gudang konvensional, dan dapat menjadi acuan bagi proyek sejenis di lingkungan industri berisiko tinggi.
Efektivitas Metode Perlindungan Korosi pada Baja Struktural: Scoping Review Intan Monica MG; M. Rizqullah Adnan Fa’iqa; Grace Desrika Deni; Aby Mayu Anggara; Muthia Luthfunnisa Adrila; Zara Amanda; M. Zulkifli Alamsyah; Syafiqul Hafidz; Bochari
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.453

Abstract

Korosi pada baja struktural menimbulkan kerugian ekonomi yang besar dan menjadi tantangan teknis yang signifikan, terutama di wilayah tropis dengan tingkat kelembapan tinggi seperti Indonesia. Berbagai metode perlindungan korosi telah dikembangkan, namun kajian komprehensif yang membandingkan efektivitas masing-masing metode masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan scoping review dengan mengacu pada kerangka Arksey dan O’Malley. Sebanyak 70 artikel diidentifikasi dari enam basis data elektronik untuk periode publikasi 2015–2026. Setelah penghapusan artikel duplikat serta proses penyaringan judul, abstrak, dan teks lengkap berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 26 artikel yang digunakan dalam sintesis akhir. Data dianalisis secara naratif dan dikelompokkan ke dalam empat metode utama, yaitu lapisan polimer, perlindungan katodik, inhibitor korosi, dan perlakuan permukaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap metode memiliki keunggulan dan keterbatasan yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, karakteristik struktur, kebutuhan pemeliharaan, serta aspek ekonomi dan keberlanjutan. Tidak terdapat satu metode yang unggul secara mutlak untuk seluruh kondisi. Oleh karena itu, pemilihan sistem perlindungan korosi perlu dilakukan secara komprehensif dan disesuaikan dengan kondisi paparan, karakteristik material, umur layan, serta kebutuhan spesifik struktur yang dilindungi.
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Daerah Rawan Bencana Gempa Bumi dan Longsor di Kabupaten Solok Menggunakan Metode AHP dan Sistem Informasi Geografis (SIG) Ilham Chairuddin; Jean Riko Kurniawan Putra
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.456

Abstract

Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana yang sangat tinggi di Indonesia. Secara geologis, Kabupaten Solok dilalui oleh Sesar Sumatera (Semangko Fault) yang aktif dan memiliki topografi pegunungan yang curam, menjadikannya sangat rentan terhadap bencana gempa bumi dan tanah longsor. Keterbatasan sistem informasi kebencanaan yang terintegrasi menjadi hambatan utama bagi pemerintah daerah dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) penentuan daerah rawan bencana gempa bumi dan longsor di Kabupaten Solok dengan mengintegrasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot setiap kriteria parameter kerawanan bencana berdasarkan penilaian 12 responden pakar, sedangkan SIG digunakan untuk memvisualisasikan hasil analisis dalam bentuk peta zonasi kerawanan spasial. Kriteria yang digunakan untuk analisis kerawanan gempa meliputi jarak dari sesar aktif, jenis batuan, amplifikasi tanah, kepadatan penduduk, dan kualitas bangunan. Sedangkan untuk analisis kerawanan longsor meliputi kemiringan lereng, jenis tanah, curah hujan, penggunaan lahan, dan kedalaman tanah pelapukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 kecamatan yang masuk dalam kategori sangat rawan gempa bumi dan 5 kecamatan yang masuk dalam kategori sangat rawan longsor di Kabupaten Solok. Sistem yang dibangun menghasilkan peta zonasi kerawanan multi-bencana dengan akurasi sebesar 88,7% yang divalidasi menggunakan data kejadian bencana historis dari BPBD Kabupaten Solok periode 2018-2023. Sistem berbasis web yang dibangun diharapkan dapat menjadi instrumen pengambilan keputusan yang efektif bagi Pemerintah Kabupaten Solok dan BPBD dalam perencanaan tata ruang berbasis kebencanaan dan peningkatan kapasitas mitigasi bencana.
Optimasi Penggunaan Fly Ash sebagai Material Substitusi Semen terhadap Peningkatan Sifat Mekanik Beton Ahmad hamidi; Beny Setiawan; Febry Eko Purwanto; Sjelly Haniza
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.457

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang masih banyak digunakan karena memiliki ketersediaan bahan yang melimpah, mudah dikerjakan, dan mampu menahan beban tekan yang tinggi. Seiring perkembangan teknologi konstruksi, berbagai material limbah mulai dimanfaatkan sebagai bahan tambah beton untuk meningkatkan kinerja sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satu limbah yang berpotensi dimanfaatkan adalah fly ash, yaitu residu hasil pembakaran batu bara pada PLTU. Fly ash yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari PLTU Tenayan Raya Kota Pekanbaru yang pemanfaatannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan fly ash terhadap kuat tekan beton mutu K-250. Variasi fly ash substitusi semen yang digunakan adalah 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% dari berat semen dengan mengurangi jumlah semen dalam campuran. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder yang berjumlah 3 benda uji setiap variasi dengan pengujian pada umur 14 hari dan 28 hari. Secara total ada 30 benda uji. Sebelum digunakan, fly ash disaring hingga lolos ayakan No.100, sedangkan agregat diuji karakteristik fisiknya untuk menentukan komposisi campuran berdasarkan Job Mix Design (JMD). Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi pengurangan semen (0%–20%), terlihat bahwa peningkatan substitusi cenderung menurunkan kuat tekan beton, terutama pada kadar tinggi. Nilai kuat tekan tertinggi terjadi pada beton normal 0% (28 hari) yaitu sekitar 295,21 kg/cm². Pada substitusi rendah (5%–15%), penurunan kuat tekan masih relatif kecil dan cenderung masih berada pada kisaran yang cukup stabil, sehingga masih memungkinkan digunakan dalam batas tertentu. Namun pada substitusi 20% terjadi penurunan yang sangat signifikan, baik pada umur 14 hari maupun 28 hari, yang menunjukkan bahwa kadar tersebut sudah melewati batas optimum.
Penerapan Algoritma Random Forest Untuk Prediksi Keterlambatan Proyek Konstruksi Berdasarkan Faktor Cuaca, Tenaga Kerja, dan Material Fitra Yuda; Irzon Meiditra; Alifia Restu Selvanda; Fauziah Fauziah; Yulia Yulia
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.462

Abstract

Keterlambatan proyek konstruksi merupakan masalah yang sering terjadi karena pengaruh cuaca, tenaga kerja, material, dan ketidaksesuaian progres lapangan. Penelitian ini bertujuan menerapkan algoritma Random Forest untuk memprediksi potensi keterlambatan proyek konstruksi berdasarkan variabel cuaca, tenaga kerja, material, dan progres pekerjaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis supervised machine learning dengan tahapan pengumpulan data, preprocessing, pembentukan label, pelatihan model, pengujian model, dan implementasi aplikasi berbasis web menggunakan PHP 7.4 serta MySQLi. Dataset prototipe terdiri atas 90 data training dan 18 data testing dengan variabel curah hujan, hari hujan, suhu, kelembapan, jumlah pekerja, absensi, produktivitas, keterlambatan material, stok material, target progres, realisasi progres, deviasi progres, durasi rencana, dan minggu pekerjaan. Hasil evaluasi menunjukkan accuracy 77,78%, precision 86,67%, recall 86,67%, F1-score 86,67%, dan ROC-AUC 66,67%. Faktor yang paling dominan adalah deviasi progres, keterlambatan material, produktivitas tenaga kerja, stok material, dan jumlah hari hujan. Aplikasi yang dibangun mampu menampilkan form prediksi, hasil klasifikasi, riwayat prediksi, serta laporan formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Random Forest dapat digunakan sebagai alat bantu deteksi dini risiko keterlambatan proyek konstruksi, namun model tetap perlu divalidasi menggunakan data proyek riil yang lebih besar.