cover
Contact Name
Randhi Saily
Contact Email
sainstek.sttp@gmail.com
Phone
+628117070692
Journal Mail Official
jurnalsainstek@sttp-yds.ac.id
Editorial Address
Jl. Dirgantara No.4, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SAINSTEK
ISSN : 23376910     EISSN : 24601039     DOI : https://doi.org/10.35583/js
Sainstek e-Journal memiliki bidang keahlian yang terdiri dari : Teknik Sipil seperti teknik Struktur, Manajemen Konstruksi, Geoteknik, Sumber Daya Air, dan Transportasi. Teknik Elektro dan Teknik Mesin seperti Material Teknik Elektro, Pembangkitan Tenaga Listrik, Transmisi dan Distribusi, Elektronika Tenaga, Kualitas Daya, Ekonomi Daya, Energi Terbarukan, Kompatibilitas Elektromagnetik, Teknologi Isolasi Tegangan Tinggi, Perangkat Tegangan Tinggi, Pendeteksi Petir dan Proteksi, Analisis Sistem Tenaga, SCADA, Pengukuran Kelistrikan.
Articles 302 Documents
Analisis Efektifitas Zona Selamat Sekolah (ZOSS) di Kota Pekanbaru (Studi Kasus: SDN 41 Pekanbaru) Harry Pratama Fatmirozia; Fitridawati Soehardi; Hendri Rahmat
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.417

Abstract

SDN 41 Pekanbaru berada dalam kawasan Zona Selamat Sekolah (ZoSS), namun implementasinya belum berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ZoSS dalam mendukung keselamatan siswa di Jalan Durian, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan meliputi analisis statistik distribusi normal melalui uji Z untuk menilai perilaku penyeberang dan pengantar siswa, serta evaluasi fasilitas dan kinerja lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas ZoSS, seperti rambu dan marka jalan, masih belum memadai, lalu lintas tergolong padat dengan derajat kejenuhan tertinggi 0,960 dan LOS E, serta kecepatan rata-rata kendaraan 31,169 km/jam melebihi batas yang ditetapkan. Perilaku penyeberangan siswa belum memenuhi kriteria keselamatan, sedangkan perilaku pengantar siswa tergolong aman. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan fasilitas dan pengawasan ZoSS untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tertib bagi siswa.
Rekayasa Stabilitas Lereng Dengan Pembuatan Trap Dari Tinjauan Faktor Aman Muhammad Toyeb; Zainuri Zainuri
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.418

Abstract

Stabilitas lereng merupakan aspek penting dalam rekayasa geoteknik, khususnya pada wilayah perbukitan yang rentan terhadap longsor akibat pengaruh beban tanah dan kondisi hidrologi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penerapan trap sebagai sistem rekayasa pengendali longsor terhadap peningkatan stabilitas lereng. Metode yang digunakan adalah analisis keseimbangan batas dengan pendekatan Bishop. Lereng dibagi menjadi 12 irisan dan dianalisis untuk kondisi lereng asli dan dengan trap. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi lereng asli diperoleh faktor keamanan sebesar 1.57, yang menunjukkan kondisi lereng stabil. Namun pada lereng asli ini memiliki potensi kerentanan longsor terhadap perubahan lingkungan karena mendekati syarat teknis 1.5. Setelah penerapan trap pada lereng asli, terjadi penurunan gaya pendorong dari 518,10 kN menjadi 402,85 kN, dan meningkatnya faktor keamanan menjadi 1,81. Peningkatan ini disebabkan oleh berkurangnya massa tanah dizona kritis lereng, sehingga komponen gaya pendorong sepanjang bidang longsor menurun secara signifikan. Selain meningkatkan stabilitas secara mekanis, trap juga berperan dalam mengendalikan aliran permukaan dan mengurangi potensi erosi, sehingga memberikan manfaat tambahan dalam menjaga kestabilan jangka panjang. Dengan demikian, cara trap dapat menjadi alternatif solusi rekayasa yang efektif, ekonomis, dan berwawasan lingkungan dibandingkan metode perkuatan konvensional berbasis beton. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan metode mitigasi longsor yang lebih berkelanjutan, khususnya pada lereng diperbukitan.
Model Hidrologi Prediksi Fluktuasi TMAT Lahan Gambut di Pesisir Bengkalis Yondriadi Yondriadi; Sigit Sutikno; Muhamad Yusa
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.420

Abstract

Tinjauan Penerapan Prinsip Keamanan dan Keberlanjutan Konstruksi pada Kontraktor di Kota Pekanbaru Silfia Rini; Yulia Setiani; Sasalina Sasalina; Neri Puspita Sari
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.421

Abstract

Keamanan proyek dan keberlanjutan konstruksi merupakan dua aspek penting yang mendukung keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi. Keamanan proyek berperan dalam melindungi material, peralatan, dan tenaga kerja dari berbagai risiko yang dapat mengganggu kelancaran pekerjaan, sedangkan keberlanjutan konstruksi berfokus pada upaya meminimalkan dampak lingkungan serta meningkatkan manfaat sosial dan ekonomi selama siklus proyek. Seiring meningkatnya aktivitas pembangunan di Kota Pekanbaru, kontraktor dituntut untuk menerapkan kedua prinsip tersebut secara terpadu dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penerapan prinsip keamanan dan keberlanjutan konstruksi pada kontraktor di Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert kepada 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa perhitungan skor rata-rata, persentase, dan kategori penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan prinsip keamanan konstruksi memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,16 yang termasuk dalam kategori cukup baik, sedangkan tingkat penerapan prinsip keberlanjutan konstruksi memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,11 yang termasuk dalam kategori baik. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian valid dan reliabel, dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,796 untuk variabel keamanan dan 0,979 untuk variabel keberlanjutan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kontraktor di Kota Pekanbaru telah menerapkan prinsip keamanan dan keberlanjutan konstruksi dengan cukup baik, meskipun masih diperlukan peningkatan pada beberapa aspek untuk mendukung terwujudnya praktik konstruksi yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
Evaluasi Akurasi Data Curah Hujan Satelit IMERG NASA Terhadap Data Observasi BMKG di Stasiun Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Periode 2009–2024 Marlaily Idris; Hendri Rahmat; Virgo Trisep Haris; Fitridawati Soehardi
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi akurasi data curah hujan satelit Integrated Multi-satellitE Retrievals for GPM (IMERG) dari NASA terhadap data observasi curah hujan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Provinsi Riau. Data yang digunakan mencakup periode tahun 2009–2024. Analisis dilakukan dengan menghitung selisih antara kedua data, Root Mean Square Error (RMSE), Nash–Sutcliffe Efficiency (NSE), dan koefisien korelasi (r). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RMSE sebesar 53,458 mm/tahun, nilai NSE sebesar 0,918, dan korelasi (r) sebesar 0,633. Hasil ini mengindikasikan bahwa IMERG memiliki efisiensi yang sangat baik namun korelasi yang sedang dalam merepresentasikan curah hujan di Provinsi Riau. Oleh karena itu, diperlukan koreksi atau kalibrasi lokal sebelum data IMERG digunakan secara langsung dalam analisis hidrologi atau perencanaan sumber daya air di wilayah ini.
Characterization of Mechanical Properties and Melt Flow Behavior of rPET from Waste Bank Sources Using Twin-Screw Extrusion Meilani Manurung; Adhe Aryswan; Adi Syahputra Purba; Benny Hadli Irawana; Kholilur Rahman
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.423

Abstract

Polyethylene terephthalate (PET) is one of the most widely used thermoplastic polymers in packaging applications, contributing significantly to global plastic waste generation. Mechanical recycling of post-consumer PET (rPET) offers a practical solution to reduce environmental impact; however, the variability of feedstock obtained from decentralized waste collection systems, such as waste banks, poses challenges in ensuring consistent material performance. This study aims to characterize the mechanical properties and melt flow behavior of post-consumer rPET derived from waste bank sources and processed using twin-screw extrusion. PET bottle waste was collected, cleaned, and processed into pellets under controlled extrusion conditions. The resulting material was evaluated through melt flow index (MFI) tested at 270°C with an applied load of 2.16 kg in accordance with ASTM D1238, alongside tensile strength, hardness, and elongation at break tests. The results show that the recycled PET exhibits an average MFI of 60.8 g/10 min, tensile strength of 64.1 MPa, hardness of 84.9 Shore D, and elongation at break of 10.9%. The tensile strength falls within the range previously reported for mechanically recycled PET (48.3–72.4 MPa), while the low elongation at break reflects reduced ductility consistent with thermo-mechanical degradation. This study provides preliminary baseline data on the properties of rPET sourced from waste bank systems, offering foundational insights into its potential suitability for rigid secondary manufacturing applications where structural stability is prioritized over flexibility, pending broader validation with larger sample sizes and direct comparative testing against commercially recycled PET.
Optimasi Strategi Pemasaran Perguruan Tinggi Berbasis Segmentasi Data Menggunakan HDBSCAN dan GMM Anwar Karnaidi; Dhomas Hatta Fudholi
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.426

Abstract

Persaingan antar perguruan tinggi yang semakin ketat menuntut strategi pemasaran yang lebih presisi dan berbasis data. Namun, praktik segmentasi mahasiswa di banyak institusi masih didominasi oleh pendekatan konvensional yang bersifat subjektif dan kurang mampu menangkap heterogenitas karakteristik mahasiswa secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran perguruan tinggi melalui segmentasi mahasiswa berbasis data dengan pendekatan klasterisasi dua tahap (two-stage clustering), menggunakan data 731 mahasiswa baru Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru (STTP) periode 2020–2023 dengan 97 atribut. Pada tahap awal, metode HDBSCAN digunakan untuk mengeksplorasi struktur global data mahasiswa, mengidentifikasi klaster mayoritas, serta menyaring noise. Selanjutnya, segmentasi lanjutan dilakukan menggunakan Gaussian Mixture Model (GMM) untuk memetakan heterogenitas internal pada klaster mayoritas secara probabilistik. Evaluasi jumlah klaster dilakukan menggunakan Bayesian Information Criterion (BIC) dan Akaike Information Criterion (AIC) guna memastikan keseimbangan antara kualitas model dan interpretabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan hybrid ini mampu menghasilkan tiga segmen mahasiswa yang lebih homogen dan tajam dibandingkan penerapan GMM pada dataset utuh, yaitu: (1) Mahasiswa Tradisional Berprestasi — usia muda dengan pembiayaan eksternal dan tidak bekerja; (2) Mahasiswa Pekerja Fleksibel — seluruhnya bekerja dengan pembiayaan campuran; dan (3) Mahasiswa Mandiri Adaptif — hampir seluruhnya membiayai kuliah secara mandiri sambil bekerja dengan prestasi akademik tertinggi. Pembeda utama antar segmen terutama terletak pada pola pembiayaan pendidikan dan status keterlibatan kerja, sementara variabel usia dan sosial ekonomi berperan sebagai karakteristik deskriptif pendukung. Struktur segmentasi yang dihasilkan selanjutnya diterjemahkan ke dalam kerangka Segmenting–Targeting–Positioning (STP) untuk merumuskan rekomendasi strategi pemasaran yang relevan dan aplikatif. Temuan ini menegaskan bahwa segmentasi berbasis data dapat menjadi dasar yang lebih objektif dan efektif dalam perencanaan strategi pemasaran pendidikan tinggi.
Analisis Penggunaan Material Dalam Proses Pelaksanaan Untuk Mewujudkan Konstruksi Berkelanjutan Pada Rumah Sederhana Sri Agustin; Lisa Trisnawati
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.427

Abstract

Pembangunan rumah sederhana secara massal berkontribusi signifikan terhadap timbulan sisa material (construction waste). Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen penggunaan material pada tahap pelaksanaan fisik guna mewujudkan konsep konstruksi berkelanjutan (sustainable construction) pada proyek perumahan sederhana. Studi kasus dilakukan di Perumahan Bumi Suasana Damai (BSD), Pematang Reba, Riau, yang dikembangkan oleh PT Anugerah Duo Putra. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kombinasi (mixed methods) kuantitatif-kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Pengumpulan data primer dilakukan lewat observasi lapangan terstruktur dan wawancara mendalam bersama tiga responden kunci dari tim manajemen proyek menggunakan teknik purposive sampling. Validitas data diuji melalui triangulasi metode dan sumber, sedangkan tingkat keberlanjutan dievaluasi menggunakan analisis konten prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Salvage) serta metode scoring berbasis kriteria teknis Peraturan Menteri PUPR No. 9 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuantitas sisa material (waste) aktual besi tulangan mencapai 4,5% dan material beton sebesar 2,0%, di mana kedua angka tersebut masih berada di bawah batas toleransi kritis industri konstruksi (< 5%). Pihak pengembang telah menerapkan prinsip reuse pada papan bekisting hingga 4 kali siklus pakai, serta tindakan salvage dan recycle pada limbah pecahan masonry sebagai bahan pengeras jalan proyek. Hasil pembobotan kuantitatif membuktikan indeks tingkat kepatuhan (compliance rate) penerapan konstruksi berkelanjutan di perumahan BSD mencapai 75,0%, yang diklasifikasikan ke dalam Kategori Baik (Patuh). Kendati demikian, implementasi praktis ini masih didominasi oleh motif efisiensi biaya ekonomi dan belum diwadahi secara formal dalam dokumen Standard Operating Procedure (SOP) tertulis korporasi.
Analisis Sifat Mekanik Komposit Komposis Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) Dengan Variasi Waktu Perendaman Serat Dalam Larutan NaOH Abdul Khair Junaidi; Adi Isra; Rinaldi Rinaldi; Koinardo Koinardo; Sonix Sonix; Hafizah Hafizah; Hardinal Hadi
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.428

Abstract

Pertumbuhan industri kelapa sawit di Indonesia menghasilkan peningkatan limbah padat berupa Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) yang pemanfaatannya masih terbatas. Pemanfaatan serat TKKS sebagai penguat (reinforcement) komposit menjadi solusi strategis. Penelitian ini menggunakan metode faktorial dengan variasi fraksi volume serat-resin (S-R) sebesar 25%:75% dan 50%:50%, serta variasi lama perendaman serat selama 2 jam dan 3 jam. Spesifikasi pengujian tarik mengacu pada standar internasional ASTM D3039 untuk lembaran datar berlapis (flat strip laminate). Peningkatan waktu perendaman dari 2 jam ke 3 jam menunjukkan tren linier positif terhadap nilai tegangan maksimum pada kedua variasi campuran. Kenaikan tegangan terbesar terjadi pada rasio S-R 25%:75% yaitu sebesar 43,20% (dari 15,58 N/mm2 menjadi 22,31 N/mm2). Nilai tegangan tertinggi secara keseluruhan dicapai oleh rasio S-R 50%:50% pada perendaman 3 jam yaitu sebesar 23,16 N/mm2. Di sisi lain, nilai regangan menunjukkan perilaku yang bertolak belakang; rasio S-R 25%:75% meningkat (dari 1,85 ke 2,35), sedangkan rasio S-R 50%:50% menurun tajam (dari 3,00 ke 1,95) karena peningkatan kekakuan material. Kekuatan tarik maksimum komposit dipengaruhi secara simultan oleh durasi perendaman alkali dan fraksi campuran serat-resin. Durasi perendaman selama 3 jam dengan fasa kerapatan serat 50% (rasio S-R 50%:50%) merupakan kondisi paling optimal untuk meningkatkan kekuatan struktural dalam menahan beban tarik.
Perbandingan Model Karakteristik Arus Lalu Lintas Dengan Model Greenshields, Greenberg dan Underwood Pada Ruas Jalan Kaharuddin Nasution Ester Febiola; Rizqy Ridho Prakasa; Mardani Sebayang; Sri Djuniati
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.430

Abstract

The growth of population and vehicles in the city of Pekanbaru increases traffic flow, especially on Jalan Kaharuddin Nasution which has high activity. This condition causes a decrease in road performance with category E service levels. This study aims to analyze the characteristics of traffic flow on the Kaharuddin Nasution Road section using Greenshields, Greenberg, and Underwood models. The research method is in the form of a field survey which includes observation of traffic volume, side obstacles, and vehicle speed. In addition, linear regression analysis was carried out to determine the relationship between volume, speed, and density. The results of the study conducted on Thursday showed that the relationship between volume, speed, and density based on each model have different levels of suitability with the field data. Based on the highest coefficient of determination, the model that most dominantly represents traffic flow characteristics on Jalan Kaharuddin Nasution is the Greenberg model. For the southbound direction, the Speed–Density (S–D) relationship yields an R² value of 0.7991 with the equation S=67,66 – 9,39LnD. The Volume–Density (V–D) relationship yields an R² value of 0.9471 with the equation V=67,66D – 9,39DLnD. The Volume–Speed (V–S) relationship yields an R² value of 0.4730 with the equation V=1.348,24.S.e^(-S/9,39) For the northbound direction, the Speed–Density (S–D) relationship yields an R² value of 0.1317 with the equation S=55,30 – 4,35LnD. The Volume–Density (V–D) relationship yields an R² value of 0.9099 with the equation V=55,30D – 4,35DLnD. The Volume–Speed (V–S) relationship yields an R² value of 0.00003 with the equation V=334.243,05.S.e^(-S/4,35)