cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta Gedung H Kampus 2 - UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
ISSN : 24599727     EISSN : 25808834     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Seminar Nasional Teknik Sipil UMS merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 379 Documents
Evaluasi Pelaksanaan Dan Produktivitas Alat-Alat Berat Terhadap Waktu Pelaksanaan Proyek Pembangunan Jalan Ruas Prambanan-Gayamharjo Segmen B6 Tahun Anggaran 2024 Nugroho Wisudawantoro; Muhammad Nur Sahid; Tsulis Iqbal Khairul Amar; Budi Priyanto
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan proyek Jalan Ruas Prambanan-Gayamharjo segmen B6 belum sesuai rencana, dengan deviasi pada pekerjaan galian 21%, timbunan -22%, struktur beton 16%, dan lapis fondasi agregat kelas A -30%. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian rencana dan realisasi serta menganalisis produktivitas alat berat di lapangan. Metode yang digunakan berupa analisis data primer dan sekunder dengan membandingkan produktivitas rencana dan aktual serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi. Hasil menunjukkan produktivitas aktual lebih rendah akibat kondisi medan, cuaca, dan waktu kerja yang kurang efektif. Optimalisasi penggunaan dan kombinasi alat berat serta peningkatan manajemen pelaksanaan diperlukan agar progres pekerjaan dapat ditingkatkan dan target proyek tetap tercapai.
Kajian Kebutuhan untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Perencanaan Investasi Pembangunan Ruko Muhammad Syamsuddin Allamsyah; Muh. Nur Sahid; Budi Priyanto; Tsulis Iqbal Khairul Amar
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Grogol, merupakan kawasan strategis yang memiliki potensi tinggi untuk pengembangan ruko, namun belum didukung oleh kajian kelayakan investasi yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pasar ruko, menghitung total rencana anggaran biaya investasi, serta menilai kelayakan ekonomi pembangunan ruko di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner dan wawancara, serta data sekunder dari instansi terkait. Analisis kebutuhan pasar dilakukan menggunakan uji kecukupan data, uji validitas, uji reliabilitas, dan uji korelasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Kajian ekonomi dianalisis menggunakan indikator NPV, IRR, PP, ROI, BEP, BCR, dan IP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan pasar ruko didominasi oleh ruko tipe 1 (150/75 m²) sebesar 70% dan tipe 2 (288/96 m²) sebesar 30%. Total biaya investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan kawasan ruko sebesar Rp15.501.492.267,31. Hasil analisis kelayakan ekonomi menunjukkan nilai NPV sebesar Rp1.414.311.729,40 yang bernilai positif, IRR sebesar 18,33% per tahun, PP selama 23,72 bulan, dan ROI sebesar 48,89% per tahun. Titik impas proyek tercapai pada penjualan 11 unit ruko, dengan BCR sebesar 1,10 serta IP sebesar 1,08-1,10 yang lebih besar dari satu. Berdasarkan seluruh indikator tersebut, proyek pembangunan ruko di Kelurahan Pandeyan dinyatakan layak dan menguntungkan secara finansial serta direkomendasikan untuk direalisasikan.
Analisis Kapasitas Lentur Pelat Pracetak dan Implikasinya terhadap Kinerja Sambungan Pelat-Balok Sartika Dewi Usman; Rudy Djamaluddin; F Fakhruddin
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sambungan memegang peranan penting dalam kinerja struktural sistem beton pracetak, karena sambungan berfungsi mentransfer gaya geser, momen lentur, dan gaya aksial antar elemen struktur. Perilaku sambungan sangat dipengaruhi oleh kekuatan dan kekakuannya. Penelitian ini merupakan studi analitik numerik yang bertujuan untuk menganalisis kapasitas lentur pelat beton pracetak serta mengevaluasi implikasinya terhadap kinerja sambungan pelat balok. Analisis dilakukan untuk memperoleh kapasitas momen nominal dan kapasitas beban layan pelat. Selain itu, kapasitas geser sambungan dianalisis menggunakan tiga pendekatan, yaitu Japan Society of Civil Engineers (2017), American Association of State Highway and Transportation Officials (2020), dan fib Model Code 2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelat memiliki kapasitas momen rencana sebesar 9,16 kNm dan kapasitas beban hidup sebesar 2,6 kN/m². Nilai tersebut memenuhi hanya memenuhi kebutuhan untuk bangunan rumah tinggal. Kapasitas geser sambungan yang diperoleh sebesar 18,55 kN, 28,47 kN, dan 50,7 kN, seluruhnya lebih besar dari gaya geser ultimit sebesar 9,16 kN, sehingga secara teoritis aman terhadap kegagalan geser global. Namun, keterbatasan kapasitas lentur pelat berpotensi meningkatkan risiko retak awal dan menurunkan kekakuan sistem, sehingga mengurangi efektivitas transfer momen pada sambungan. Hasil ini menegaskan pentingnya desain terintegrasi guna mencapai kinerja struktur yang aman dan optimal.
Pengembangan Paving Block untuk Jalan Usaha Tani menggunakan Bottom Ash Residu Pembakaran Sampah Domestik Nur Khotimah Handayani; Alfia Magfirona; Angger Adi Bastian; M. Rizki Faisal Fadhillah; Nabil Belantara Kusuma
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan volume sampah domestik mendorong pemanfaatan residu pengolahan, salah satunya bottom ash dari proses insinerasi sampah padat perkotaan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan paving block untuk jalan usaha tani dengan memanfaatkan bottom ash tersebut sebagai substitusi agregat halus sebesar 30%, dan 50%, dengan perbandingan semen dan pasir 1:3. Pengujian meliputi kuat tekan dan daya serap air mengacu pada SNI 03-0691-1996. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar bottom ash menyebabkan kenaikan daya serap air dari 2,61% menjadi 17,86% serta penurunan kuat tekan dari 27,83 MPa menjadi sekitar 10,76 MPa. Variasi tanpa bottom ash menghasilkan mutu terbaik (mutu B), sedangkan variasi 30% dan 50% masih memenuhi mutu D. Peningkatan daya serap air dan penurunan kuat tekan dipengaruhi oleh tingginya porositas material akibat penggunaan bottom ash tanpa perlakuan awal. Meskipun demikian, bottom ash tetap berpotensi dimanfaatkan sebagai material alternatif untuk paving block pada jalan usaha tani dengan beban ringan, terutama untuk aplikasi non-struktural. Namun, karakteristiknya yang masih memiliki porositas tinggi dan potensi kandungan kontaminan menyebabkan kinerjanya belum stabil. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menegaskan perlunya penerapan perlakuan awal pada bottom ash yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan konsistensi kinerja material bottom ash sebelum digunakan.
Studi Eksperimental Pemanfaatan Abu Bonggol Jagung sebagai Substitusi Fly Ash pada Beton Geopolimer terhadap Kinerja Kuat Lentur Ujianto, Muhammad; Santiko, Raihan Fajar Aji; Setiawan, Budi; Rohman, Abdul
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton geopolimer merupakan material konstruksi ramah lingkungan yang dikembangkan sebagai alternatif pengganti beton berbasis semen Portland untuk mengurangi dampak emisi karbon dioksida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku kuat lentur beton geopolimer berbasis fly ash dengan substitusi abu bonggol jagung (ABJ). Variasi persentase substitusi ABJ sebesar 0%, 1%, 3%, dan 5% serta tingkat kehalusan lolos saringan No. 200 dan No. 300. Alkali aktivator yang digunakan adalah natrium hidroksida (NaOH) 14 molar dengan perbandingan NaOH : Natrium silikat (Na₂SiO₃) sebesar 1:3. Proses perawatan benda uji dilakukan menggunakan steam curing dan suhu ruang hingga umur 28 hari.Hasil penelitian menunjukkan substitusi ABJ mampu meningkatkan nilai kuat lentur secara signifikan, terutama pada persentase substitusi yang lebih tinggi dan tingkat kehalusan yang lebih halus. Nilai kuat lentur optimum diperoleh pada variasi 5% ABJ lolos saringan No. 300 sebesar 5,22 MPa. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan persentase dan kehalusan partikel ABJ berperan penting dalam meningkatkan kepadatan dan kinerja mekanik beton geopolimer. Dengan demikian, abu bonggol jagung berpotensi sebagai material alternatif ramah lingkungan dalam pengembangan beton geopolimer.
Kajian Literatur Sistematis tentang Penerapan Konsep Green Building pada Proyek Gedung Bertingkat di Negara Berkembang Kurniaji, Akbar Gusnur
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian terdahulu mengenai green building di negara berkembang masih bersifat parsial dan terbatas secara regional, sehingga sintesis lintas kawasan yang komprehensif belum tersedia. Penelitian ini hadir sebagai kajian literatur sistematis pertama yang mensintesis penerapan konsep green building pada gedung bertingkat di negara berkembang secara lintas kawasan, sebagai kontribusi orisinal dalam bidang konstruksi berkelanjutan. Sektor bangunan berkontribusi 34 persen terhadap konsumsi energi global dan 37 persen emisi CO₂ dunia, menjadikan implementasi green building pada gedung bertingkat sebagai agenda strategis mendesak. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berprotokol PRISMA melalui penelusuran Scopus dan Web of Science dengan operator Boolean. Dari 309 artikel teridentifikasi, sepuluh studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa sertifikasi LEED (Leadership in Energy and Environmental Design) mampu menekan emisi karbon operasional hingga 61,1% pada gedung tropis. Biaya awal tinggi, lemahnya regulasi, dan keterbatasan kapasitas teknis merupakan hambatan dominan, sedangkan insentif fiskal dan edukasi pemangku kepentingan menjadi pendorong utama. Kombinasi pajak lingkungan, subsidi hijau, dan perdagangan karbon terbukti paling efektif. Penelitian ini merekomendasikan adaptasi sertifikasi berbasis iklim lokal, penguatan regulasi nasional, dan kolaborasi lintas sektor demi percepatan adopsi green building di negara berkembang.
Evaluasi Literatur: Strategi Proteksi Ganda pada Mortar Self-Healing melalui Kombinasi Abu Cangkang Kerang dan Bahan Tambah Kristalin pada Lingkungan Asam Balqis, Charla Putri; Olivia, Monita; Wibisono, Gunawan
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan infrastruktur akibat lingkungan asam merupakan tantangan besar bagi durabilitas mortar, terutama pada wilayah dengan kondisi tanah ekstrem seperti lahan gambut. Teknologi pemulihan mandiri (self-healing) menjadi inovasi penting untuk mengatasi retak mikro tanpa biaya pemeliharaan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi proteksi ganda melalui penggunaan limbah abu cangkang kerang dan bahan tambah kristalin sebagai agen pemulih mandiri pada mortar di lingkungan asam. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap naskah ilmiah bereputasi dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa abu cangkang kerang memiliki kandungan kalsium oksida tinggi yang berfungsi sebagai penyedia ion kalsium eksternal, sementara bahan tambah kristalin berperan sebagai katalisator pembentuk kristal kalsium silikat hidrat yang stabil dan resistan terhadap disolusi asam. Sinergi kedua bahan ini mampu menutup retak mikro secara efektif dan meningkatkan kerapatan matriks mortar sehingga menghambat penetrasi ion hidrogen (H+) yang agresif. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi material lokal dan agen kristalin memberikan mekanisme perlindungan ganda yang secara signifikan meningkatkan ketahanan jangka panjang mortar pada kondisi pH rendah. Tinjauan ini memberikan landasan teoretis bagi pengembangan material konstruksi berkelanjutan yang tahan terhadap serangan kimia ekstrem.
Potensi Abu Cangkang Kerang Lokan dan Crystalline Admixture sebagai Agen Self-Healing pada Mortar: Narrative Review Rahmadani, R; Olivia, Monita; Wibisono, Gunawan
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mortar merupakan material yang sangat rentan mengalami keretakan mikro maupun makro. Keretakan ini menjadi jalan masuknya zat agresif seperti klorida dan sulfat yang dapat memicu korosi tulangan dan menurunkan durabilitas struktur secara signifikan. Salah satu solusi inovatif sekaligus ramah lingkungan untuk mengatasi masalah degradasi ini adalah pemanfaatan teknologi self-healing yang memungkinkan mortar memperbaiki dirinya secara mandiri. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji literatur secara komprehensif mengenai potensi penggabungan abu cangkang kerang lokan (Geloina erosa) sebagai material lokal yang melimpah dan crystalline admixture sebagai agen self-healing. Metode yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dari berbagai publikasi jurnal terdahulu. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa abu cangkang kerang lokan, yang kaya akan senyawa kalsium, berfungsi sangat baik sebagai micro-filler dan donor kalsium reaktif yang mendukung kelangsungan reaksi hidrasi lanjutan. Sementara itu, crystalline admixture berperan esensial sebagai pemacu reaksi kimia yang membentuk endapan kristal penutup pori secara cepat saat terpapar kelembaban. Gabungan dari kedua material ini, khususnya jika diaplikasikan pada lingkungan dinamis bersiklus basah-kering, secara teoritis mampu menyegel celah retakan secara optimal, persisten, dan stabil. Kesimpulannya, sinergi kedua agen ini sangat potensial untuk dikembangkan menjadi mortar infrastruktur yang lebih awet, kedap air, dan berkelanjutan.
Analisis Kekuatan Pelat Beton Precast dengan Menggunakan Kombinasi Beton Ringan dengan Foam Agent 3% dan Beton Normal Rochman, Abdul; Nurchasanah, Yenny; Ujianto, Muhammad; Fikri, Athoilah Shohibul
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti diketahui, beban gempa yang bekerja pada struktur berbanding lurus dengan berat struktur. Untuk itu, pada beberapa dasawarsa terakhir, dikembangkan penggunaan elemen struktur dengan berat sendiri lebih ringan, seperti penggunaan beton ringan pada sistem pelat lantai. Didasari pemikiran tersebut, penelitian ini dilakukan dengan membuat pelat lantai kombinasi beton normal dengan beton ringan. Beton ringan dibuat dengan mencampurkan foam agent pada beton dengan prosentase 3 %. Benda uji berupa pelat dengan ukuran 125 x 40 x10 cm sebanyak 6 dengan rincian; (i) 3 benda uji PBFA dari full beton ringan, (ii) 3 benda uji PBNFA berupa kombinasi beton ringan dengan beton normal. Beton normal direncanakan memiliki mutu rencana 25 MPa pada umur 28 hari. Pengujian yang dilakukan berupa pengujian lentur. Hasil penelitian menunjukkan kuat-tekan beton normal diperoleh sebesar 25,408 MPa, dan beton ringan sebesar 12,534 MPa. Kekakuan pelat beton PBFA sebesar 221,9 N/mm dan PBNFA sebesar 340,4 N/mm. Kuat lentur pelat beton PBFA sebesar 0,935 kNm dan PBNFA sebesar 1.390 kNm. Dengan kuat lentur tersebut, diperoleh beban hidup maksimum yang mampu ditahan pelat beton PBFA sebesar 1,298 kN/m2 dan PBNFA sebesar 2,439 kN/m2. Hasil ini menunjukkan, pelat lantai ini cocok digunakan pada lantai gedung dengan beban hidup minimum 2,40 kN/m2.
Pengaruh Variasi Pemakaian Metakaolin sebagai Pengganti Sebagian Semen terhadap Sifat Mekanis Beton SCC dengan Penambahan Fly Ash Anas, Abdullah Azhar; Solikin, Mochamad; Rochman, Abdul; Nurchasanah, Yenny
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan dalam material konstruksi menuntut inovasi di bidang beton, yang menggabungkan umur panjang, efisiensi, dan pertimbangan lingkungan, salah satunya adalah beton memadat mandiri (SCC), yang dapat memadatkan sendiri tanpa getaran, adalah salah satu kemajuan tersebut. Studi ini menganalisis dampak kandungan fly ash dan metakaolin terhadap sifat mekanik SCC, khususnya modulus elastisitas dan kekuatan tekannya. Penggunaan fly ash dan metakaolin sebagai alternatif pengganti semen dalam beton SCC diharapkan dapat mengoptimalkan kemampuan kerja beton segar, sehingga mempermudah aliran beton tanpa segregasi dan meningkatkan kekuatan tekannya. Fly ash dimasukkan dengan kadar tetap 20% berat semen, sedangkan metakaolin ditambahkan dalam variasi 2%, 3%, dan 4%. Uji kuat tekan, dan modulus elastisitas, dilakukan pada beton berumur 28 hari. Hasil penelitian ini didapatkan penambahan metakaolin dan fly ash ke dalam beton meningkatkan kekuatan tekannya hingga 38,3 MPa, untuk kombinasi 4% metakaolin dan 20% fly ash. Peningkatan modulus elastisitas dikaitkan dengan peningkatan kekuatan tekan. Singkatnya, kombinasi 4% metakaolin dan 20% fly ash memberikan kinerja mekanik yang baik sekaligus selaras dengan pendekatan ramah lingkungan dalam konstruksi.