cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,075 Documents
Penguatan Literasi Keuangan UMKM melalui Pelatihan HPP, Penetapan Harga Jual, dan Laporan Laba Rugi di Kelurahan Cigugur Tengah Tri Pratiwi Olivia Riska Bokings; Sifaul Anwar; Iis Rostiawati; Ratna Rizky Wulandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1532

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghitung Harga Pokok Produksi (HPP), menentukan harga jual, serta menyusun laporan laba rugi sederhana. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya literasi keuangan dan belum optimalnya pencatatan keuangan usaha, sehingga berdampak pada ketidaktepatan pengambilan keputusan bisnis. Metode yang digunakan adalah sosialisasi partisipatif melalui seminar edukatif, diskusi interaktif, dan praktik sederhana. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Cigugur Tengah dengan jumlah peserta sebanyak 42 pelaku UMKM. Materi yang disampaikan meliputi perhitungan HPP, strategi penentuan harga jual, dan penyusunan laporan laba rugi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pengelolaan keuangan usaha, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam diskusi serta kemampuan dalam mengikuti simulasi perhitungan. Meskipun terdapat kendala teknis selama pelaksanaan, kegiatan tetap berjalan dengan baik dan tujuan program dapat tercapai. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi keuangan UMKM. Ke depan, diperlukan program pendampingan berkelanjutan agar implementasi pengetahuan dapat berjalan secara optimal.
Transformasi Pelaporan Keuangan Koperasi Kelurahan Merah Putih melalui Pendampingan Aplikasi Excel Berbasis Needs-Based Participatory Mentoring di KKMP Kasin Malang Darrel Imanuel Purnomo; Helga Amaisya Firdiani; Sherry'n Sherry'n; Lalu Rahmat Sohdi; Rino Tam Cahyadi; Bagas Brian Pratama; Tarsisius Renald Suganda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1533

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Aplikasi Excel Ma Chung sebagai solusi otomasi pelaporan keuangan pada Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kasin, sebuah koperasi konsumen yang berdiri pada 10 Juni 2025 di Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, guna mengatasi inefisiensi proses rekap laporan keuangan dan distribusi Sisa Hasil Usaha (SHU) yang selama ini masih dilakukan secara manual. Pendampingan dilaksanakan melalui empat sesi terstruktur menggunakan metode observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, focus group discussion (FGD), studi dokumentasi, dan pelatihan berbasis modul yang dikembangkan oleh Universitas Ma Chung Malang. Keempat sesi mencakup pengenalan sistem aplikasi, pelatihan input data transaksi, pelatihan pembacaan output laporan otomatis, dan uji kemandirian pengurus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah implementasi, laporan laba/rugi, neraca, dan distribusi SHU di KKMP Kasin dihasilkan secara otomatis oleh sistem, menggantikan proses rekap manual yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih lama dan rentan kesalahan hitung. Pengurus koperasi berhasil mengoperasikan Aplikasi Excel Ma Chung secara mandiri pada sesi evaluasi, dan distribusi SHU menjadi lebih akurat serta transparan. Kegiatan ini membuktikan bahwa implementasi sistem Excel yang terstruktur dan didampingi secara intensif merupakan solusi efektif bagi koperasi baru seperti KKMP Kasin dalam membangun fondasi pelaporan keuangan yang andal sejak dini.
Edukasi Terpadu Cerdik dan Patuh untuk Menurunkan Risiko Hipertensi pada Kelompok Usia Produktif di Dusun Olat Rarang Abdul Hamid; Fitri Setianingsih; Hamdin Hamdin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1534

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Kelompok usia produktif memiliki risiko yang semakin meningkat akibat pola hidup tidak sehat, seperti kurang aktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi garam, merokok, dan stres. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan hipertensi melalui edukasi terpadu berbasis perilaku CERDIK dan PATUH. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2026 di Dusun Olat Rarang dengan sasaran masyarakat usia produktif sebanyak 23 peserta. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pembagian media edukasi, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 62 pada pretest menjadi 85 pada posttest. Persentase peserta dengan kategori pengetahuan baik juga meningkat dari 35% menjadi 80% setelah mengikuti kegiatan edukasi. Selain meningkatkan pengetahuan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan serta memiliki komitmen untuk menerapkan perilaku hidup sehat sesuai prinsip CERDIK dan PATUH dalam kehidupan sehari-hari. Program ini terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan hipertensi. Keberlanjutan kegiatan melalui pendampingan kader kesehatan dan pemeriksaan kesehatan secara berkala diharapkan mampu mendukung pengendalian faktor risiko hipertensi di masyarakat.
Pemberdayaan Ibu dan Keluarga Melalui Pendekatan Budaya Lokal dalam Pencegahan Stunting di Desa Penyaring Kabupaten Sumbawa Hamdin Hamdin; Abdul Hamid; Lina Eta Safitri; Fitri Setianingsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1542

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Upaya pencegahan stunting memerlukan keterlibatan keluarga dan masyarakat dengan mempertimbangkan aspek sosial budaya setempat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu serta keluarga tentang pencegahan stunting melalui pendekatan budaya lokal di Desa Penyaring, Kabupaten Sumbawa. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juni 2026 di Posyandu Desa Penyaring dengan melibatkan sekitar 30 peserta yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, kader posyandu, dan anggota keluarga. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dan partisipatif melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, serta penggunaan media edukasi berupa poster, booklet, dan presentasi. Materi yang diberikan meliputi konsep stunting, pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), gizi seimbang pada ibu hamil dan ibu menyusui, ASI eksklusif, MP-ASI bergizi, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor risiko stunting dan strategi pencegahannya. Pendekatan budaya lokal terbukti membantu meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap pesan kesehatan sehingga berpotensi mendukung percepatan penurunan stunting di tingkat desa.
Inovasi Berkelanjutan Produk Olahan Kecambah sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Nurul Myristica Indraswari; Didik Subiyanto; Yhoga Heru Pratama; Tri Ratna Purnamarini; Auliya Rosiana; Pristin Prima Sari; Mohammad Ahyar Syafwan Lysander
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1543

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah yang siap dikonsumsi, pemanfaatan media sosial sebagai strategi pemasaran digital, serta sertifikat berproduk halal. Permasalahan yang dialami adalah kurangnya minat masyarakat terhadap inovasi dalam membuat produk olahan dan minimnya pemahaman masyarakat dalam memasarkan produk menggunakan media sosial, terkhususnya masyarakat Dusun Priyan, Kabupaten Bantul. Untuk hal itu, program ini difokuskan pada pengetahuan dan wawasan tentang strategi pemasaran dan pemanfaatan teknologi dalam memasarkan suatu produk. Salah satu strategi kunci untuk mewujudkannya adalah melalui hilirisasi produk pertanian. Dengan hilirisasi, harapannya dapat memperpanjang rantai nilai. Kecambah merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat mudah ditemui dan makanan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, dari segala penjuru kalangan. Selain itu, limbah kulit kecambah dapat dimanfaatkan menjadi suatu produk yang lebih bermanfaat bagi masyarakat dan bernilai ekonomis tinggi. Metode pelaksanaan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan sebanyak 10 peserta yang merupakan warga Padukuhan Priyan RT 03, 04, dan 05. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas masyarakat. Kegiatan ini berkontribusi pada kolaborasi strategis untuk peningkatan nilai tambah dan potensi pasar dalam ekonomi digital dalam hal pemanfaatan kecambah untuk pembuatan peyek kecambah dan dawet kecambah.
Pendampingan Analisis Data Penggunaan Air Pelanggan melalui K-Means Clustering di PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor M Hisyam Ahmad Hasan Hazmi; Iwan Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1544

Abstract

Pemantauan konsumsi air pelanggan di PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor selama ini masih dilakukan secara konvensional sehingga staf operasional kesulitan mengidentifikasi pola pemakaian air yang berbeda pada setiap wilayah kelurahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi PDAM Tirta Pakuan dalam memetakan karakteristik konsumsi air pelanggan per wilayah agar dapat mendukung pengambilan keputusan operasional yang lebih terukur. Metode yang digunakan adalah penerapan algoritma K-Means Clustering terhadap data pelanggan yang telah melalui tahap pembersihan data, rekayasa fitur berupa agregasi jumlah pelanggan, rata-rata pemakaian, dan total pendapatan per kelurahan, serta standardisasi data menggunakan StandardScaler. Jumlah klaster optimal ditentukan melalui kombinasi Metode Elbow dan Silhouette Score, kemudian hasil klasterisasi divisualisasikan dalam dashboard interaktif berbasis Streamlit. Kegiatan ini menghasilkan tiga profil wilayah, yaitu wilayah berkonsumsi tinggi yang umumnya berasal dari pelanggan niaga atau industri, wilayah permukiman padat dengan pemakaian per pelanggan yang stabil, dan wilayah berpotensi untuk pengembangan jaringan baru karena jumlah pelanggan sedikit namun pemakaian tinggi. Dashboard yang dihasilkan memudahkan staf PDAM memantau sebaran klaster secara cepat dan berbasis data, sehingga kegiatan pengabdian ini terbukti membantu mitra mengubah data historis penggunaan air menjadi informasi segmentasi wilayah yang aplikatif bagi efisiensi distribusi air bersih.
Edukasi Penggunaan Obat Antiepilepsi yang Tepat sebagai Strategi Peningkatan Kepatuhan Iin Ernawati; Silfiana Nisa Permatasari; Eziah Ika Lubada; Selly Septi Fandinata; Wardah Rahmatul Islamiyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1546

Abstract

Epilepsi ditandai dengan terjadinya kejang yang tidak dipicu setidaknya dua kali, dengan selang waktu minimal 24 jam, akibat pelepasan berlebihan atau aktivitas neuron abnormal yang terjadi sebagian atau secara umum di otak. Penggunaan obat antiepilepsi adalah salah satu hal yang dapat digunakan untuk mencegah kekambuhan kejang. Pemberian intervensi untuk meningkatkan pemahaman dari pentingnya patuh minum obat adalah hal yang penting bagi pasien epilepsi. Salah satu kegiatan yang menjadi upaya peningkatan kepatuhan adalah pengabdian kepada komunitas pasien epilepsi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada anggota komunitas ODE (Orang Dengan Epilepsi). Kegiatan ini dihadiri oleh anggota komunitas yang menjadi penyintas epilepsi serta para orang tua atau caregiver yang menjadi pendamping orang dengan epilepsi. Tujuan diadakannya pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mematuhi minum obat bagi pasien epilepsi. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, serta diskusi dan berbagi pengalaman dalam mengelola kejang dan penggunaan obat antiepilepsi antaranggota komunitas ODE yang hadir. Setelah pemberian materi edukasi, banyak feedback dari anggota komunitas melalui beberapa pertanyaan yang diajukan, di antaranya mengenai bagaimana mendapatkan informasi tentang interaksi obat, penggunaan obat, pemicu kejang serta efek samping yang paling sering muncul. Untuk melanjutkan monitoring, perlu adanya pendampingan berkelanjutan serta inovasi intervensi yang dapat diberikan kepada anggota komunitas epilepsi agar tetap patuh minum obat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi salah satu wadah untuk sesama anggota komunitas berkumpul dan saling berbagi informasi tentang kontrol kejang serta mendapatkan informasi dan motivasi agar tetap terus mengonsumsi obat antiepilepsi.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Padang Luas melalui Pelatihan Desain Promosi Digital Berbasis Canva dan AI untuk Produk Pupuk Organik dan Biopot Rohatul Qolby; Nurul Qolbi El Azizah; Siti Dinar Rezki Ramadhani; Riri Nasirly; Widya Laila; Fadli Arsi; Tengku Indira Larasati; Winda Herman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1547

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut masyarakat untuk memiliki keterampilan dalam memanfaatkan media promosi berbasis teknologi. Namun, masih banyak masyarakat desa yang memiliki keterbatasan dalam penggunaan aplikasi desain digital dan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung kegiatan promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat Desa Padang Luas dalam membuat desain promosi digital melalui pelatihan penggunaan Canva dan AI. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi pelatihan, pelaksanaan workshop, sesi praktik terbimbing, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan ini melibatkan 21 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan aparat desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan Canva dan AI dalam pembuatan desain promosi digital. Sebanyak 91% peserta telah memahami penggunaan aplikasi tersebut setelah pelatihan berlangsung. Pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi digital, kreativitas, dan kemampuan peserta dalam menghasilkan konten promosi yang lebih menarik dan efektif. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi transformasi digital.
Pengembangan Kreativitas Anak Panti Asuhan Graha Yatim Dhuafa Solo melalui Implementasi Project-Based Learning: Berbagi Warna, Mengukir Makna Sucilia Tri Lestari; Rahmatika Rahmatika; Fatin Fadila; Zahra Maulidya Najla; Hudzaifah Hudzaifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1548

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak panti asuhan Graha Yatim Dhuafa (GRAY) Solo melalui implementasi Project-Based Learning (PjBL) dalam program “Berbagi Warna, Mengukir Makna”. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan identifikasi dan observasi awal, perencanaan program, implementasi model pembelajaran, serta evaluasi dan refleksi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode storytelling dan aktivitas proyek berupa menggambar serta mewarnai tas kanvas sebagai media untuk mengekspresikan ide dan imajinasi anak. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi proses pembelajaran dan penilaian hasil karya menggunakan rubrik kreativitas yang mencakup aspek orisinalitas, kelancaran ide, penggunaan warna, dan elaborasi karya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan Project-Based Learning mampu menciptakan pengalaman belajar yang aktif dan menyenangkan serta mendukung pengembangan kreativitas anak. Berdasarkan hasil penilaian karya, sebanyak 60% peserta berada pada kategori kreativitas tinggi, 32% kategori sedang, dan 8% kategori rendah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi alternatif strategi dalam mengembangkan kreativitas dan ekspresi diri anak pada lingkungan pendidikan nonformal.
Berugak Belajar: Upaya Peningkatan Literasi dan Pengembangan Kreativitas Anak di Desa Pringgabaya Ema Prawita; Hulyatul Aulia Elmazkuri; Siti Fitriah; Nurbayani Saraswati; Lutfan Khalif Nujmi; Zahratul Fikni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1549

Abstract

Program Berugak Belajar merupakan bentuk pendidikan nonformal yang diinisiasi oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai upaya meningkatkan literasi dan mengembangkan kreativitas anak di Desa Pringgabaya. Program ini memanfaatkan berugak sebagai ruang belajar yang nyaman, dekat dengan kehidupan masyarakat, dan mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan, yaitu pada Mei–Juni 2026, dengan sasaran anak usia Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan learning by doing dan learning through play yang diterapkan melalui tiga program utama, yaitu Pojok Baca, English Fun Class, dan Sanggar Tari. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap tingkat partisipasi peserta, perkembangan minat baca, penguasaan kosakata bahasa Inggris, serta kreativitas dan kepercayaan diri anak selama mengikuti kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program mampu meningkatkan minat literasi anak melalui kegiatan membaca bersama dan diskusi sederhana, meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris melalui permainan edukatif dan praktik komunikasi, serta mengembangkan kreativitas, kerja sama, dan rasa percaya diri melalui kegiatan seni tari. Selain memberikan manfaat bagi peserta, program ini juga memperkuat keterlibatan masyarakat dan orang tua dalam mendukung pendidikan anak. Dengan demikian, Berugak Belajar menjadi salah satu model pendidikan nonformal berbasis masyarakat yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, mengembangkan kreativitas, serta mendukung pelestarian budaya lokal di Desa Pringgabaya.