cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,075 Documents
Edukasi dan Simulasi Teknik Heimlich Maneuver untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Siswa SMAN 3 Purwokerto Dalam Penanganan Tersedak Nora Belinda; Amin Susanto; Murniati Murniati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1550

Abstract

Tersedak, atau choking, terjadi ketika benda asing menyumbat saluran napas, yang menyebabkan kesulitan bernapas dan dapat berakibat fatal. Salah satu cara untuk mengatasi tersedak adalah dengan menggunakan teknik Heimlich Maneuver, yang bekerja dengan memberikan tekanan pada rongga perut untuk mendorong diafragma ke atas. Edukasi mengenai penanganan tersedak sangat penting bagi remaja, mengingat kejadian tersedak bisa terjadi secara tiba-tiba di lingkungan sekolah, rumah, atau tempat umum. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada 29 September 2025 di SMAN 3 Purwokerto, dengan metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi, pre-test, post-test, dan penilaian keterampilan menggunakan ceklist. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebelum edukasi, mayoritas peserta (50%) memiliki pengetahuan di kategori cukup. Setelah edukasi, seluruh peserta (100%) menunjukkan peningkatan pengetahuan ke kategori baik, dengan peningkatan sebesar 50%. Dari segi keterampilan, sebelum demonstrasi, 93,3% peserta berada di kategori kurang terampil. Setelah demonstrasi, 80% peserta menunjukkan keterampilan yang baik, dengan peningkatan keterampilan sebesar 73,3%. Luaran dari kegiatan ini adalah video penanganan tersedak, SOP Heimlich Maneuver, leaflet edukasi, dan publikasi jurnal.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Maliwa’a melalui Literasi Digital, Pendampingan UMKM, dan Administrasi Desa Dhea Rebeca Lumbanraja; Putra Raja Tunggal Hasugian; Forliani Zai; Desrat Giawa; Mei Tarisna Lawolo; Nilka Sartiani Zega
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1551

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Maliwa’a, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias melalui penguatan literasi digital, pendampingan pengelolaan UMKM, perbaikan administrasi desa berbasis teknologi sederhana, serta penguatan kepedulian sosial dan lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan, identifikasi kebutuhan masyarakat, perancangan program kerja, implementasi kegiatan, serta evaluasi dan pendampingan. Program yang dilaksanakan meliputi edukasi pemanfaatan teknologi digital secara bijak, pendampingan pencatatan keuangan dan pemasaran sederhana bagi pelaku UMKM, bantuan pengelolaan data administrasi desa, kegiatan sosial kemasyarakatan, gotong royong, serta kegiatan edukatif di lingkungan sekolah dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program KKN mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman masyarakat dalam menggunakan teknologi, membantu pelaku UMKM memahami pentingnya pencatatan usaha dan promosi digital, serta mendukung tertibnya pengelolaan administrasi desa. Selain itu, kegiatan sosial dan lingkungan turut memperkuat partisipasi dan kebersamaan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan KKN ini memberikan manfaat nyata sebagai bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa secara partisipatif dan berkelanjutan.
Workshop Penggunaan Aplikasi Surat Keterangan (Si Urang) untuk Peningkatan Literasi Digital Warga Desa Ciasmara Sasmi Hidayatul Yulianing Tyas; Dwina Satrinia; Siti Zahrotul Fajriyah; Trimalda Nur Fitriati; R Bhima Danniswara; Gagas Ezhar Rahmayadi; Muhammad Habibie Kurniawan; Dwi Anugrah Febriansyah; Muhamad Arya Wijaya; Abdi Satriani; Ahmad Jarvis Emery Rakha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1552

Abstract

Transformasi digital pada pelayanan publik seperti administrasi desa, memerlukan kesiapan sumber daya manusia agar implementasi berjalan secara optimal. Sebelumnya telah dikembangkan aplikasi bernama Si Urang, yang diperuntukkan memudahkan pengajuan surat menyurat pada Desa. Namun adanya aplikasi belum menjamin keberhasilan implementasi, jika tidak didukung oleh literasi ditigal yang memadai. Perbedaan kemampuan penggunaan teknologi digital menjadi kendala utama dalam pengimplementasian aplikasi Si Urang. Oleh karena itu pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital perangkat desa serta masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini memberikan workshop penggunaan aplikasi Si Urang kepada perangkat Desa dan masyarakat setempat. Selain itu juga mengembangkan modul penggunaan aplikasi. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah persiapan, pelaksanaan pelatihan, evaluasi, tindak lanjut dan diseminasi. Hasil dari kegiatan ini berupa workshop, demonstrasi dan dua modul terkait aplikasi Si Urang. Isi modul berupa panduan penggunaan aplikasi secara lengkap untuk perangkat desa maupun masyarakat setempat. Pelaksanaan kegiatan ini dapat dikatakan berhasil dikarenakan acara berjalan dengan lancar, peserta workshop mampu memahami dan mengoperasikan kembali aplikasi Si Urang dengan baik. Survey yang dilakukan pada 39 peserta menyatakan bahwa 91,85% merasa puas pada aspek kesesuaian materi, waktu, kejelasan, pelayanan panitia, dan keberlanjutan kegiatan pengabdian masyarakat ini.
Upaya Pencegahan Pelecehan Kekerasan Seksual pada Anak Usia SD 012 Bukit Bestari Melalui Sosialisasi oleh DP3APM Asrina Ramadhani; Nazhala Qisty Amanda; Riska Milia Sari; Annissa Valentina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1553

Abstract

Pelecehan seksual pada anak usia sekolah dasar masih merupakan salah satu permasalahan sosial yang dapat mempengaruhi perkembangan psikologis, emosional, dan sosial anak. Masih kurangnya pemahaman anak mengenai bentuk dan upaya pencegahan pelecehan seksual ini menunjukkan pentingnya edukasi sejak dini melalui intervensi sosial. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran anak sekolah dasar mengenai pentingnya pencegahan pelecehan seksual. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini bagian dari metode partisipatif yang melibatkan siswa secara langsung saat sosialisasi, diskusi, tanya jawab, dan simulasi sederhana terkait upaya pencegahan pelecehan seksual. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada anak sekolah dasar apa itu pelecehan seksual, jenis-jenis pelecehan seksual, mengenal bagian privasi tubuh, cara melindungi diri dari pelecehan seksual, dampak pelecehan seksual serta pentingnya melapor kepada orang dewasa atau lembaga perlindungan anak yaitu DP3APM. Hasil kegiatan sosialisasi ini menunjukkan bahwa metode partisipatif mampu meningkatkan pemahaman , kesadaran, dan keberanian anak sekolah dasar dalam mengenali serta mencegah tindakan pencegahan kekerasan pelecehan seksual. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum dilaksanakannya kegiatan sosialisasi sebagian siswa sekolah dasar masih memiliki pemahaman yang kurang mengenai upaya pencegahan kekerasan seksual. Namun setelah kegiatan sosialisasi ini dilakukan pemahaman anak sekolah dasar mengalami peningkatan. Siswa sekolah dasar mulai memahami hal-hal yang harus dihindari untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual terhadap mereka.
Pendampingan Pemasaran Basreng UMKM Manisan Bunda Kembar Medan ke Pasar Internasional Yuliana Yuliana; Arwin Arwin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1555

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi UMKM Manisan Bunda Kembar Medan dalam merumuskan strategi pemasaran produk basreng ke pasar internasional. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode pendampingan partisipatif, dengan data primer yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan kuesioner, serta data sekunder dari dokumen usaha. Data dianalisis menggunakan pendekatan marketing mix 4P, segmentasi-target-posisi (STP), dan analisis SWOT yang dilengkapi pembobotan IFAS-EFAS. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra memiliki keunggulan pada mutu produk, harga yang kompetitif, dan pengalaman distribusi ke Taiwan, tetapi masih memiliki kelemahan pada aspek promosi digital, kapasitas produksi, dan pencatatan keuangan. Hasil pembobotan SWOT menempatkan usaha pada Kuadran I dengan selisih faktor internal sebesar +4,37 dan faktor eksternal sebesar +4,35, yang mengindikasikan perlunya penerapan strategi agresif. Kesimpulan kegiatan ini menegaskan bahwa UMKM Manisan Bunda Kembar berada pada posisi yang prospektif untuk memperluas pasar internasional, dengan prioritas penguatan pada digitalisasi promosi, perbaikan kemasan, dan tata kelola usaha yang lebih tertata.
Edukasi Perilaku Kebersihan Diri terhadap Pencegahan Penyakit pada Anak di SDN 3 Pangian Widya Astuti; Echa Effendy Siswanto Amir; Greini Maramis; Intan Asang; Nadia Makalalag; Tasya Natjwa Damopolii; Susilo Reyhan Pratomo; Nadira Azhila Putri Digom
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1560

Abstract

Perilaku kebersihan diri (personal hygiene) merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah berbagai penyakit infeksi pada anak usia sekolah. Berdasarkan hasil observasi awal di SD Negeri 3 Pangian, masih ditemukan siswa yang belum menerapkan kebiasaan hidup bersih secara optimal, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan, kurang menjaga kebersihan kuku, serta belum memahami pentingnya kebersihan diri dalam pencegahan penyakit. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan kesehatan mengenai perilaku kebersihan diri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan diri sebagai upaya pencegahan penyakit. Penyuluhan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, serta demonstrasi enam langkah mencuci tangan menggunakan sabun. Media yang digunakan berupa presentasi PowerPoint, leaflet, dan poster edukasi. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan observasi terhadap kemampuan siswa dalam menjelaskan kembali materi serta mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar. Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif. Setelah penyuluhan, sebagian besar siswa mampu memahami pentingnya personal hygiene, menyebutkan cara menjaga kebersihan diri, serta menjelaskan upaya pencegahan penyakit melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi langkah promotif dan preventif dalam membentuk kebiasaan hidup bersih pada anak usia sekolah dengan dukungan berkelanjutan dari guru dan orang tua.
Edukasi Pola Hidup Sehat Sejak Dini Melalui Pembiasaan Cuci Tangan dan Menjaga Kebersihan di Madrasah Ibtidaiyah Alkhairaat Mogolaing Widya Astuti; Siska Sibua; Ni Wayan Juliana Sintia Putri; Radiati Damogalad; Sinda Safirah Mokodompit; Masria Tuna; Safina Raskia Dunggio
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1561

Abstract

Pembiasaan hidup bersih dan sehat perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar untuk menekan angka penyakit infeksi menular. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi siswa kelas 5 MI Alkhairaat Mogolaing tentang pentingnya menjaga personal hygiene dan teknik mencuci tangan yang benar. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi ceramah interaktif, pemutaran video edukasi, demonstrasi enam langkah cuci tangan menurut standar WHO, serta simulasi praktik mandiri. Evaluasi program diukur menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai tingkat kognitif, serta lembar observasi untuk aspek psikomotorik siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman materi yang sangat signifikan, di mana siswa yang masuk kategori pemahaman 'Baik' melonjak dari 17% sebelum edukasi menjadi 87% setelah program dilaksanakan. Selain itu, seluruh siswa berhasil mempraktikkan langkah-langkah cuci tangan dengan tepat dan higienis. Kesimpulan dari program ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis praktik langsung sangat efektif membentuk kebiasaan sehat anak, didukung dengan saran agar pihak sekolah menyediakan fasilitas sanitasi yang memadai secara berkelanjutan.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD Negeri 1 Gogagoman Widya Astuti; Jikrun Jaata; Alicia Wulandari Dewanti; Firja Linara Putri M Gobel; Marsyanda Tisa Kinanthi; Salsabila Meira Domu; Cindra Mamonto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1562

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah melalui pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Hasil pengkajian pada siswa kelas VI SDN 1 Gogagoman menunjukkan masih terdapat siswa yang tidak mencuci tangan sebelum makan, sering mengonsumsi jajanan sembarangan, memiliki kebersihan diri yang kurang baik, serta belum memahami pencegahan penyakit menular. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai PHBS serta mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan berupa pendidikan kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Materi yang diberikan meliputi pengertian PHBS, cara mencuci tangan yang benar, pemilihan jajanan sehat, kebersihan diri, kesehatan gigi dan mulut, serta pencegahan penyakit menular. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab, pengulangan materi, dan praktik enam langkah mencuci tangan. Hasil kegiatan menunjukkan siswa mampu menjelaskan kembali konsep PHBS, manfaat mencuci tangan, cara menjaga kebersihan diri, memilih jajanan sehat, serta mempraktikkan langkah mencuci tangan dengan benar. Kegiatan edukasi kesehatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai PHBS. Disarankan agar sekolah dan orang tua terus memberikan pendampingan sehingga perilaku hidup bersih dan sehat dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Implementasi Terapi Murottal Surah Ar-Rahman untuk Menurunkan Kecemasan Pasien Pre Operasi Anestesi Spinal di RSI Purwokerto Firjini Agustin Halin; Danang Tri Yudono; Linda Yanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1564

Abstract

Kecemasan praoperasi memiliki prevalensi tinggi pada pasien dengan anestesi spinal dan dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisiologis maupun psikologis, ditandai peningkatan tekanan darah, denyut jantung, dan frekuensi napas akibat aktivasi sistem saraf simpatis. Penatalaksanaan kecemasan non-farmakologis di Rumah Sakit Islam Purwokerto sebelumnya hanya berupa informed consent, dukungan keluarga, dan edukasi relaksasi napas dalam, sementara terapi murottal belum diterapkan secara terstruktur. Tujuan pengabdian ini adalah menerapkan terapi murottal Surah Ar-Rahman untuk menurunkan kecemasan pasien pre operasi dengan anestesi spinal melalui efek relaksasi dan peningkatan kenyamanan spiritual. Metode yang digunakan adalah implementasi terapi murottal Surah Ar-Rahman selama ±15 menit menggunakan headphone pada 30 peserta, dengan pengukuran kecemasan memakai Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS) serta observasi parameter hemodinamik sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan penurunan kecemasan dari dominan sedang sebanyak 20 peserta (66,7%) menjadi ringan sebanyak 20 peserta (66,7%) dan tidak cemas sebanyak 4 peserta (13,3%), disertai perbaikan tekanan darah normal dari 16,7% menjadi 53,3%, heart rate normal dari 83,3% menjadi 96,7%, dan respiratory rate normal dari 46,7% menjadi 86,7%. Terapi murottal Surah Ar-Rahman terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis dan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pelayanan keperawatan perioperatif, dengan luaran berupa leaflet edukasi, barcode video, dan publikasi artikel ilmiah.
Pemeriksaan Kesehatan dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Desa Bulu-Bulu Kecamatan Tonra Kabupaten Bone Nuril Sofiantin; Marisca Jenice Sanaky; Hardyansa Hardyansa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1567

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Bulu-Bulu, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, melalui pelaksanaan pemeriksaan kesehatan secara terencana sebagai upaya promotif dan preventif. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan pada 18 Juni 2025 ini meliputi penyuluhan kesehatan serta pemeriksaan fisik langsung menggunakan alat Point of Care Testing (POCT). Parameter kesehatan yang diuji meliputi kadar glukosa darah, asam urat, dan kolesterol total pada warga desa setempat. Hasil pelaksanaan menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif yang sangat tinggi dari masyarakat dalam mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan rutin. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil mendeteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular (seperti diabetes melitus, gout, dan gangguan kardiovaskular) sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat secara mandiri demi menurunkan beban penyakit di tingkat komunitas.