cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 909 Documents
Edukasi Bahaya Merokok Dalam Memproteksi Diri Dari Risiko Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di SDN 1 Babo Besse Rismayani; Hairil Akbar; Rifqi Raji Potabuga; Nayu Fauza S Djakaria; Citra Adelia S Malanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1239

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan memberikan ruang diskusi yang aman bagi anak-anak untuk memahami hak mereka dalam menghirup udara bersih tanpa paparan asap dari orang dewasa di sekitar mereka. Melalui pendekatan ini, para siswa didorong untuk berani berkata "tidak" pada rokok dan menjadi agen perubahan kecil di lingkungan keluarga mereka sendiri dari risiko penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Di SDN 1 Babo. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, demonstrasi, dan tanya jawab kuis edukatif yang melibatkan siswa dan guru. Materi mencakup pengertian ISPA, praktik etika batuk yang benar serta pentingnya mencuci tangan secara rutin untuk memutus rantai penularan kuman di lingkungan sekolah dan zat-zat berbahaya dalam rokok menggunakan alat peraga sederhana agar para siswa dapat memvisualisasikan kerusakan organ tubuh akibat paparan asap rokok. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa di Desa Babo akan bahaya merokok serta siswa SD lebih waspada akan paparan asap rokok di sekitar mereka. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan meliputi dukungan pihak sekolah, antusiasme siswa, serta kerja sama tim pelaksana dan guru. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan kepedulian pada siswa serta menjadi langkah awal dalam memproteksi diri dari risiko penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Di SDN 1 Babo.
Manajemen PPDB Inklusif SMP Negeri Kota Pasuruan: Analisis Layanan dan Implemetasi Sistem Yuli Ifana Sari; Ninik Indawati; Khasan Basori; Nur Fadilah; Yani Masyithah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1242

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan upaya memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk yang berkebutuhan khusus. Sekolah sebagai penyelenggara pendidikan inklusif perlu memiliki sistem manajemen penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang mampu mengakomodasi keberagaman karakteristik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat manajemen PPDB inklusif di SMP Negeri Kota Pasuruan melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan penyusunan mekanisme layanan penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan kepala sekolah, panitia PPDB, guru pendamping khusus, serta tim pengabdian. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan sekolah, sosialisasi konsep pendidikan inklusif, pendampingan penyusunan mekanisme PPDB inklusif, fasilitasi asesmen awal calon peserta didik, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman panitia PPDB mengenai prinsip-prinsip pendidikan inklusif serta pentingnya identifikasi kebutuhan layanan peserta didik sejak tahap penerimaan. Sekolah juga memperoleh rancangan prosedur penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus yang lebih sistematis dan adaptif. Kegiatan ini berkontribusi memperkuat manajemen PPDB inklusif serta mendukung terwujudnya layanan pendidikan yang ramah dan inklusif.
Edukasi Manfaat Aromaterapi Lemon dan Akupresure untuk Mengatasi Mual Muntah pada Ibu Hamil Apriyanti Aini; Rinda Lamdayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1243

Abstract

Mual muntah pada kehamilan merupakan gejala yang sering terjadi pada trimester pertama. Keadaan ini dapat mengurangi kualitas hidup dan menganggu kemampuan perempuan untuk berfungsi sehari-hari. Karena kondisi demikian seorang perempuan hamil dapat Mengalami tekanan atau stress, salah satu alternatif untuk mengatasinya melalui terapi non farmakologi seperti pemberian aromaterapi lemon dan akupresure. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi tentang manfaat aromaterapi lemon dan akupresure untuk mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sasaran responden pengabdian yaitu ibu hamil  sejumlah 24 responden. Setelah diberikan materi kesimpulan dari pengabdian ini bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan ibu hamil setelah mendapatkan penyuluhan.
Edukasi Kesehatan dan Pemutaran Video Tentang Kesehatan Lingukangan sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan pada Istri Anggota DPRD Kabupaten Sampang Zainun Wahida Fithriani; Nur Jayanti; Murfi Hidamansyah; Imroatus Sholihah; Suci Amalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1256

Abstract

Kesehatan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Permasalahan yang sering dihadapi di masyarakat meliputi keterbatasan akses air bersih serta pengelolaan sampah rumah tangga yang belum optimal. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan melalui penyaringan air bersih menggunakan alat saring sederhana, pengolahan sampah organik dengan pembuatan kompos, serta pengolahan sampah anorganik melalui pembuatan insinerator sederhana. Metode yang digunakan adalah edukasi dan pemutaran video kepada masyarakat dalam kegiatan ini yaitu melibatkan paguyuban istri DPRD Kabupaten Sampang mengenai teknik pembuatan alat penyaring air sederhana menggunakan bahan yang mudah diperoleh, praktik pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga, serta pembuatan insinerator sederhana berbahan drum untuk mengolah sampah anorganik kering. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengolah sampah secara mandiri, serta memanfaatkan air bersih secara lebih aman. Kesimpulannya, penerapan teknologi sederhana dalam pengelolaan air bersih dan sampah rumah tangga dapat meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) tahun 2030.
Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia melalui Inovasi Koperasi Merah Putih di Malaysia Ibrahim Ibrahim; Inka Nusamuda Pratama; Ilham Zitri; Hani Anggeraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1245

Abstract

Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia memainkan peran penting dalam mendukung perekonomian nasional, terutama melalui remitansi yang secara rutin dikirimkan kepada keluarga di daerah asal. Meski demikian, dalam praktiknya banyak PMI yang masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal, minimnya perlindungan sosial dan ekonomi, serta belum tersedianya wadah ekonomi kolektif yang mampu mengelola potensi ekonomi komunitas secara berkelanjutan. Melihat kondisi tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memberdayakan PMI melalui inovasi Koperasi Merah Putih sebagai platform ekonomi kolektif berbasis komunitas. Kegiatan ini dilaksanakan di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kampung Bharu, Kuala Lumpur, dengan melibatkan 20 orang PMI sebagai peserta utama. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif, yang mencakup pelatihan manajemen koperasi, peningkatan literasi keuangan, pemanfaatan teknologi digital, serta pendampingan dalam proses pembentukan koperasi. Pendekatan ini bertujuan agar para peserta tidak hanya memahami konsep koperasi secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam pengelolaan ekonomi komunitas secara nyata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan koperasi yang baik, penerapan sistem simpan-pinjam yang transparan, serta pemanfaatan platform digital untuk mendukung aktivitas ekonomi anggota. Selain itu, program ini juga berhasil menginisiasi pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai wadah ekonomi kolektif bagi komunitas PMI. Ke depan, program ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi para Pekerja Migran Indonesia, meningkatkan solidaritas sosial diantara anggota komunitas, serta menjadi model pemberdayaan ekonomi bagi komunitas PMI lainnya diberbagai negara.
Manfaat Rebusan Daun Salam Bagi Lansia Dengan Tekanan Darah Tinggi Komalasari Komalasari; Swari Syarah; Inda Zonalentera; Mira Winanti; Arintan Nirmalah; Indah Sularseh; Dendi Noval Dio; Juwita Angraini; Nasihkhatul Rosidah; Adel Fika Finanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1253

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi pada kelompok lanjut usia dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan secara optimal. Pengendalian hipertensi dapat didukung melalui pendekatan nonfarmakologis, salah satunya edukasi kesehatan dan pemanfaatan tanaman herbal. Daun salam (Syzygium polyanthum) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi membantu pengendalian tekanan darah. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan kesehatan mengenai manfaat rebusan daun salam bagi lansia dengan tekanan darah tinggi. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Dusun 2 Bulurejo pada Januari 2026 dengan metode penyuluhan dan demonstrasi pengolahan rebusan daun salam yang benar dan aman. Peserta berjumlah 20 orang lansia. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan melalui tanya jawab terstruktur. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan lansia dari 45% kategori baik sebelum penyuluhan menjadi 85% setelah penyuluhan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis pemanfaatan sumber daya lokal efektif dalam meningkatkan pemahaman lansia dan mendukung upaya promotif serta preventif pengendalian hipertensi di tingkat komunitas.
Budidaya Hidroponik Sebagai Strategi Ketahanan Pangan Rumah Tangga Dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Alifiyanti Muharammah; Adam Akram Abiyyi; Karisma Octa Sari; Tiara Arifa Putri; Yola Dea Priska; Dwi Rahmasari; Santi Rahmadina; Wealthy Sakinati Nufus; Serli Fernanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1255

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan melalui budidaya hidroponik sederhana. Kegiatan dilaksanakan selama 1 bulan dengan metode sosialisasi, pelatihan praktik, serta pendampingan budidaya tanaman hidroponik. Sasaran kegiatan adalah masyarakat yang memiliki lahan pekarangan terbatas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tanaman selada yang dibudidayakan dengan sistem hidroponik mengalami pertumbuhan yang baik dengan rata-rata tinggi tanaman mencapai 22,8 cm pada minggu keempat. Tanaman dapat dipanen pada umur 28–30 hari dengan berat segar rata-rata sekitar 172 gram per tanaman serta tingkat keberhasilan tumbuh sebesar 92%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa budidaya hidroponik sederhana dapat menjadi alternatif pemanfaatan lahan sempit sekaligus mendukung ketahanan pangan rumah tangga.
Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Di Sekitar Kawasan Hutan Oleh Balai Gakkum Maluku dan Papua Azis Maruapey; Irnawati Irnawati; Marthin Sabandar; Frando M C Bremer; Al Iman Islam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1260

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesadaran hukum masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan melalui kegiatan sosialisasi oleh Balai Gakkum Maluku dan Papua. Masyarakat sekitar kawasan hutan memiliki peran strategis dalam mendukung upaya perlindungan dan penegakan hukum kehutanan, namun masih dihadapkan pada keterbatasan pemahaman terhadap peraturan dan fungsi kawasan hutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, diskusi partisipatif, dan penyuluhan hukum kehutanan yang disesuaikan dengan kondisi sosial dan kearifan lokal masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai aturan kehutanan, larangan pemanfaatan ilegal, serta sanksi hukum, disertai dengan tumbuhnya kesadaran dan partisipasi masyarakat sebagai pengawas sosial kawasan hutan. Kegiatan ini juga memperkuat kemitraan antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam upaya pencegahan pelanggaran kehutanan. Dengan demikian, sosialisasi peningkatan kapasitas masyarakat menjadi pendekatan yang efektif dalam mendukung penegakan hukum kehutanan serta pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan di wilayah Maluku dan Papua. 
Peningkatan Kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lingkungan Sekolah Henny Kaseger; Hairil Akbar; Alfarezi Muda; Bimo Atinsa Mokodompit
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1264

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa SDN 1 Bolangat terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Februari 2026 dengan metode penyuluhan interaktif, diskusi, praktik mencuci tangan, dan penggunaan media edukasi berupa poster, leaflet, dan presentasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi siswa, respons terhadap materi, serta penerapan praktik PHBS di lingkungan sekolah. Hasil menunjukkan partisipasi siswa mencapai 90%, pemahaman materi 85%, penerapan praktik cuci tangan 80%, dan penerapan kebersihan lingkungan 75%, sedangkan respons terhadap media edukasi mencapai 95%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan interaktif dan partisipatif efektif dalam meningkatkan pemahaman dan membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Optimalisasi Kinerja BUMDes melalui Penguatan Perilaku Organisasi Pengurus dan Partisipasi Masyarakat di Desa Tambiluk Kabupaten Serang Ilham Mustofa; Deby Maharani Putri; Nadia Agustina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1266

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Tambiluk melalui penguatan perilaku organisasi pengurus dan peningkatan partisipasi masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi BUMDes Tambiluk meliputi lemahnya komunikasi internal, rendahnya motivasi kerja, belum terbentuknya budaya organisasi yang profesional, serta minimnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan usaha desa. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan pengurus BUMDes, aparatur desa, dan masyarakat secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan. Kegiatan dilaksanakan melalui analisis situasi, pelatihan dan workshop perilaku organisasi, pendampingan penyusunan SOP dan kode etik kerja, serta evaluasi dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengurus BUMDes terhadap pentingnya komunikasi efektif, kerja tim, dan akuntabilitas organisasi. Selain itu, telah dihasilkan dokumen SOP dan kode etik kerja sebagai pedoman operasional BUMDes. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan profesionalisme pengelolaan BUMDes dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi desa.