cover
Contact Name
Abdur Rasyid
Contact Email
ochid87@gmail.com
Phone
+6285224669735
Journal Mail Official
jipipapanda@gmail.com
Editorial Address
Jalan cigasong-Cirebon Majalengka, Jawa Barat 45476
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia
Published by Papanda Publisher
ISSN : -     EISSN : 2830781X     DOI : https://doi.org/10.56916/jipi
Core Subject : Education,
Jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Papanda Publisher. Jurnal ini terbit setiap 6 bulan atau dua kali dalam satu tahun. Artikel-artikel yang diterbitkan jurnal ini adalah artikel karya ilmiah, studi pustaka atau hasil penelitian yang dilakukan oleh pendidik di Indonesia, baik itu guru, dosen, maupun mahasiswa calon guru. Kajian dalam jurnal ini mencakup multidisiplin keilmuan yang berkaitan dengan pendidikan, dengan tujuan memajukan pendidikan di Indonesia.
Articles 60 Documents
Internalisasi Nilai-Nilai Karakter Dalam Proses Pembelajran IPS Pada Siswa Sekolah Dasar Madyarini, Dyan Desi; Wijayanti, Dwi
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jipi.v4i2.1957

Abstract

Konsep pendidikan karakter sangat relevan dengan pembelajaran IPS, karena IPS adalah disiplin ilmu yang berfokus pada kajian hubungan dan dinamika interaksi antara individu maupun kelompok dalam lingkup kehidupan bermasyarakat serta kebudayaan yang melingkupinya. Studi ini bertujuan untuk mengkaji bentuk, pendekatan, dan kendala proses internalisasi nilai karakter dalam kegiatan IPS di lingkungan pendidikan dasar. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui studi pustaka untuk menggali data konseptual dan teoritis. Prosedur analisis data dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan informasi yang telah diseleksi. Temuan studi mengindikasikan bahwa internalisasi nilai karakter dalam IPS SD efektif dalam menunjang pembentukan sikap serta pembentukan kepribadian siswa. Proses ini dilakukan secara terstruktur melalui integrasi nilai karakter dalam modul ajar, pembelajaran kontekstual dan partisipatif, serta evaluasi reflektif. Penanaman nilai karakter diperkuat tidak hanya melalui pembelajaran, tetapi juga lewat keteladanan guru dan pembiasaan perilaku positif secara konsisten di dalam maupun luar sekolah. Internalisasi nilai karakter di sekolah terkendala oleh orientasi kurikulum yang berfokus pada penguasaan materi, keterbatasan pemahaman guru, minimnya sumber daya, pengaruh negatif media digital, dan lemahnya praktik keteladanan di lingkungan sekolah. Untuk mengatasinya, diperlukan pendekatan komprehensif dan terpadu yang melibatkan kolaborasi antara pendidik, institusi sekolah, orang tua siswa, dan komunitas masyarakat.
Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Multikultural Dalam Membina Keberagaman Antar Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Solving And Reasoning Rina Nuraeni; Deratama, Devi
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jipi.v4i2.2048

Abstract

Multikulturalisme merupakan isu yang sering muncul di lingkungan Pendidikan, khususnya sekolah. Pendidikan multikultural tidak hanya berperan sebagai pendekatan progresif dalam mentransformasi sistem pendidikan, tetapi juga sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, empati, dan kerja sama dalam keberagaman. Pendidikan multikulturalisme yaitu Pendidikan yang menghargai perbedaan, agar tidak menjadi sumber konflik dan perpecahan. Dalam konteks ini, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang berbasis multikultural bertujuan mengembangkan pemahaman peserta didik terhadap perbedaan etnis, budaya, dan nilai-nilai yang dianut orang lain. Dengan mengimplementasikan model pembelajaran Problem Solving and Reasoning (PSR), siswa diarahkan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan persoalan keberagaman secara kritis dan reflektif. Peneliti melakukan penelaahan dari 30 artikel jurnal internasional dan nasional, kemudian memfokuskan diri untuk mengamati pengembangan Pendidikan Kewarganegaraan berbasis multikulturan menggunakan model pembelajaran problem solving and reasoning dalam membantu siswa memecahkan masalah keberagaman. Hasil tinjauan ini menunjukan bahwa variabel-variabel yang terkait dengan isu-isu keberagaman dapat dikurangi di lingkungan sekolah dengan menggunakan model problem solving and reasoning dengan mengkaji berbagai permasalahan multikulturalisme dan siswa memecahkan masalah tersebut. Secara keseluruhan Kajian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis untuk penelitian lanjutan di bidang pendidikan multikultural dan pedagogi transformatif di sekolah.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa di MTs Al-Ihsan Kalijaring Sirojudin, Didin; Sholihatin Ulumiyah, Siti; Dendy Mustofa, Mohammad
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal ilmiah Pendidik Indonesia
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jipi.v4i1.2051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa di MTs Al-Ihsan Kalijaring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposif dengan melibatkan guru PAI yang relevan dan berpengalaman. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan penting dalam membentuk keterampilan sosial siswa melalui keteladanan, pembiasaan nilai, integrasi nilai sosial dalam pembelajaran, serta pendekatan kontekstual. Kegiatan yang mendukung antara lain diskusi nilai, proyek sosial keagamaan, dan refleksi bersama. Keterampilan sosial yang berkembang meliputi sikap empati, toleransi, kerja sama, dan tanggung jawab. Proses pembentukan keterampilan sosial berlangsung melalui internalisasi nilai Islam yang berkelanjutan dan kontekstual. Penelitian ini menegaskan bahwa guru PAI tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai agen pembentuk karakter sosial siswa. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan strategi pembelajaran PAI yang lebih humanistik dan relevan dengan tantangan sosial saat ini.  
Pancasila dalam Ekspresi Siswa Aktualisasi Nilai dengan Pendekatan Pembelajaran Deep Learning di Sekolah Alam Kendal Indah Wahyuni, Nur
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jipi.v4i2.2187

Abstract

Di tengah derasnya arus globalisasi dan lunturnya nilai-nilai kebangsaan, pendidikan dasar menjadi benteng terakhir dalam menjaga eksistensi karakter Pancasila di kalangan generasi muda. Namun, pendidikan yang hanya berfokus pada hafalan nilai tanpa penghayatan nyata justru menjauhkan siswa dari esensi Pancasila itu sendiri. Penelitian ini hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan mengeksplorasi bagaimana pendekatan deep learning mampu merevolusi cara siswa sekolah dasar memahami dan mengekspresikan nilai-nilai Pancasila secara konkret dalam kehidupan sehari-hari. Studi ini dilakukan di Sekolah Alam Kendal, yang secara konsisten menerapkan kurikulum 70% berbasis proyek dan pembelajaran kontekstual. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi terhadap siswa kelas I–VI dan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa tidak hanya memahami, tetapi juga menginternalisasi nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial melalui pengalaman belajar yang reflektif, kolaboratif, dan bermakna. Pendekatan deep learning terbukti efektif dalam membangun kesadaran moral, keterampilan berpikir kritis, dan motivasi intrinsik siswa untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab. Penelitian ini menegaskan bahwa transformasi pendidikan karakter hanya akan terjadi jika kita berani meninggalkan cara-cara lama dan memberi ruang bagi model pembelajaran yang hidup, relevan, dan menggerakkan kesadaran anak sejak dini.
Analisis Keterampilan Riset Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Melalui Project Based Learning (PjBL) pada Perkuliahan IPA Terapan Aripin, Ipin; Desi Wulandari; Rasyid, Abdur; Yulianti, Diana
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jipi.v4i2.1976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan riset pada mahasiswa PGSD melalui implementasi PjBL pada mata kuliah IPA Terapan. Studi ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang melibatkan 38 mahasiswa PGSD Universitas Negeri Semarang yang mengikuti perkuliahan IPA Terapan. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, membersihkan data, mengelompokan data, menganalisis data, menafsirkan data, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa PGSD Universitas Negeri Semarang memiliki keterampilan riset dengan kategori cukup baik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keterampilan riset pada tahapan pelaporan, kemudian tahapan persiapan, dan tahap pelaksanaan berturut-turut merupakan tahap riset yang sulit untuk dilakukan mahasiswa. Rekomendasi berdasar hasil penelitian ini, yaitu institusi pendidikan perlu memperkuat pembekalan riset pada mahasiswa melalui program perkuliahan dan di luar perkuliahan, dosen juga perlu membiasakan mahasiswa melalukan riset dan mendorong mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan keterampilan riset seperti kegiatan seminar, pelatihan/workshop dan kegiatan study club yang dilakukan organisasi kemahasiswaan.
Pengembangan E-Modul Biologi Berbasis contextual Terintegrasi Nilai Keislaman Untuk Meningkatkan Kecerdasan Ekologis dan Sikap Peduli Lingkungan Sakinah, Ana; Anna Fitri Hindriana; Agus Yadi Ismail
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal ilmiah Pendidik Indonesia
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jipi.v4i1.1847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan prosedur pengembangan e-modul kontekstual terintegrasi nilai Islami pada materi pencemaran lingkungan, (2) mengkaji kecerdasan ekologis siswa setelah implementasi e-modul, (3) menganalisis kepedulian lingkungan siswa pasca penggunaan e-modul, serta (4) mengevaluasi respons siswa terhadap e-modul yang dikembangkan. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, tes, dan angket. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII di MTs Ar Ruhama, dengan kelas VII B sebagai kelompok eksperimen dan VII C sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) proses pengembangan meliputi analisis kebutuhan, perancangan konten, pengembangan produk, dan validasi oleh ahli media, materi, serta bahasa yang menyatakan e-modul layak digunakan; (2) kecerdasan ekologis siswa meningkat dari nilai pretest 52,2 menjadi posttest 79,8; (3) kepedulian lingkungan kelas eksperimen naik dari 73,2 menjadi 85,4, sedangkan kelas kontrol hanya meningkat dari 74,4 menjadi 77; dan (4) siswa memberikan respons positif terhadap kegunaan dan fungsionalitas e-modul. Dengan demikian, e-modul kontekstual berbasis nilai Islami terbukti layak digunakan sebagai media pembelajaran, mampu meningkatkan kecerdasan ekologis, serta menumbuhkan kepedulian lingkungan. Rekomendasi perbaikan mencakup penyesuaian jumlah halaman untuk menghindari kejenuhan dan penambahan animasi 3D guna meningkatkan keterlibatan siswa.
Strukturalisme sebagai Basis Ontologis untuk Ilmu Pendidikan Moh. Gema Maulana
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jipi.v4i2.2408

Abstract

Motivated by Zongyi Deng's analysis of the persistent crisis in educational studies, this article aims to establish its fundamental ontological basis. Deng's work, building on Gert Biesta and Jim Hordern's contributions in the British Journal of Educational Studies (Volume 7, No. 5, 2023), sought to define a unique identity for education by drawing on German Pädagogik and Schwab's theory of the Practical. In contrast, this article proposes structuralism, specifically ontic structural realism, a school of thought from the philosophy of science, as the core foundation for educational studies. This approach is particularly effective in addressing the field's fragmentation and identity crisis by focusing on the underlying relational patterns and interdependencies constituting its unique ontological status, rather than viewing it as merely a collection of disparate parts. Structuralism posits that reality is best understood through the empirical scientific constructs of entities and their relationships, where structures determine the position of each element within a whole. This systematic literature review will extract data on how various disciplinary contributions are conceptualised and interrelate within educational studies. The article concludes that the traditional foundational disciplines are merely 'nodes' within the overarching structure of educational studies, which possesses its inherent ontological status.
Keterampilan 4C dalam Pendidikan Indonesia: Analisis Peran Mediasi antar Dimensi Kolaboratif, Komunikatif, Berpikir Kritis dan Kreatif Yunia Nabila Aziziy; Ghofur, Abd; Rasyid, Abdur
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jipi.v4i2.2298

Abstract

Tuntutan pendidikan abad ke-21 yang terus berkembang menekankan urgensi bagi para pendidik untuk memahami keterampilan berpikir siswa melalui kerangka yang koheren dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi secara empiris sebuah model teoretis yang menjelaskan hubungan antar empat komponen utama keterampilan abad ke-21, yaitu Berpikir Kritis, Kreativitas, Komunikasi, dan Kolaborasi (4C). Dengan menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui aplikasi SmartPLS, data dikumpulkan dari 300 siswa sekolah menengah atas di Jawa Timur, Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa Berpikir Kritis secara signifikan memprediksi Kolaborasi dengan nilai R² sebesar 0,641, yang berarti 64,1% variansi dalam Kolaborasi dijelaskan oleh Berpikir Kritis. Selain itu, Berpikir Kritis juga menjelaskan 45,4% variansi dalam Komunikasi (R² = 0,454). Temuan ini mendukung keterkaitan struktural antar konstruk 4C dan menegaskan peran sentral Berpikir Kritis dalam meningkatkan keterampilan abad ke-21 lainnya. Variansi yang tidak terjelaskan menunjukkan adanya faktor lain yang memengaruhi namun tidak tercakup dalam model ini.
Pembelajaran Fisika Model Contextual Teaching Learning (CTL) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Materi Pengukuran di SMA Mustari, Mukarramah; Sri Latifah; Merry Amalia
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jipi.v4i2.2694

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi pengukuran di SMA Gajah Mada Bandar Lampung tahun ajaran 2025/2026. Metode Quasi Experimental Design dengan rancangan Posttest Only Control Group Design. Subjek penelitian melibatkan kelas X IPA 3 sebagai kelas eksperimen dengan model CTL dan X IPA 5 sebagai kelas kontrol dengan model Problem Based Learning (PBL). Instrumen berupa soal essay yang telah diuji validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran. Keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam penelitian ini diukur berdasarkan lima aspek indikator, yaitu memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, penarikan kesimpulan, memberikan penjelasan lebih lanjut, serta strategi dan taktik. Indikator meliputi kemampuan memfokuskan serta menganalisis pertanyaan, mempertimbangkan kebenaran sumber data dan hasil. Hasil analisis menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen, serta uji t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan model CTL terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik. Nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian model CTL efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis karena mengaitkan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata dan melatih peserta didik berpikir logis serta reflektif.  
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa di SDN Sukorejo 5 Perak Jombang Sari, Niken Puspita; Didin Sirojudin
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jipi.v4i2.2131

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter siswa di SDN Sukorejo 5 Perak Jombang, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru PAI, dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PAI mencakup perencanaan yang matang, pelaksanaan melalui berbagai kegiatan keagamaan dan pembiasaan seperti doa pagi, shalat Dhuha dan Dzuhur berjamaah, budaya 5S, peringatan hari besar Islam, serta kegiatan pondok Ramadan. Evaluasi dilakukan secara berkala dengan melibatkan guru, siswa, dan orang tua. Faktor-faktor yang memengaruhi implementasi ini antara lain peran orang tua, kurikulum dan materi pembelajaran yang relevan, kualitas pengajaran guru, serta lingkungan sekolah yang mendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SDN Sukorejo 5 Perak Jombang memiliki komitmen kuat dalam membentuk karakter Islami siswa melalui integrasi nilai-nilai PAI dalam seluruh aspek pendidikan.