cover
Contact Name
Yosi Oktarina
Contact Email
oktarinayosi@unja.ac.id
Phone
+628117441717
Journal Mail Official
jini@unja.ac.id
Editorial Address
Jln. Letjend Soeprapto No.33 Telanaipura, Kota Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia
Published by Universitas Jambi
ISSN : 2722922X     EISSN : 27229211     DOI : https://doi.org/10.22437/jini.v3i1.18214
Core Subject : Health,
Jurnal Imiah Ners Indonesia (JINI) is an open access that which is published by Nursing Science Study Program - Medical Faculty and Health Science Jambi University publish each year in May and November with a total of six articles in each publication. Focus and Scope of Jurnal Ilmiah Ners Indonesia are : Medical Surgical Nursing Emergency Nursing Critical and Intensive Care Nursing Community Nursing Pediatric Nursing Geriatric Nursing Mental Health Nursing Nursing Management Palliative Care Nursing
Articles 72 Documents
Hubungan Kualitas Tidur dengan Fungsi Kognitif Lansia di Puskesmas Muara Kumpe Wulandari, Elsa; Nasution, Riska Amalya; Sari, Yulia Indah Permata
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 4 No 1 (2023): May 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jini.v4i1.25253

Abstract

Elderly or often called elderly is a phase passed by all human beings which is a stage where individuals are at a certain age. The prevalence of the World Health Organization (WHO) 2021 states that there are 65.6 million elderly people worldwide experienced impaired cognitive function. At Muara Kumpeh Health Center, there are still many elderly people who experience cognitive function decline with various causes and factors. This study aims to determine the relationship between sleep quality and cognitive function in the elderly in the work area of Muara Kumpeh Health Center. This type of research is quantitative with cross sectional method. The research was carried out at the Posyandu working area of the Muara Kumpeh Health Center. The implementation time starts from January 2023. The population in this study is the elderly who participate in the activities of the elderly posyandu, which is as many as 2,580 people. The sample amounted to 106 respondents. The sampling technique is non-probability sampling using Purposive Sampling. The statistical test used is the Correlation Gamma test. The results of the study found that there was a relationship between sleep quality and cognitive function in the elderly in the work area of Puskemas Muara Kumpeh. It is hoped that the Muara Kumpeh Health Center can educate families about things that can help the elderly to sleep which will later reduce the incidence of cognitive function in the elderly Abstrak Lanjut usia atau sering disebut lansia merupakan suatu fase yang dilewati oleh semua insan manusia yang merupakan tahapan dimana individu pada usia tertentu. Prevalensi World Health Organization (WHO) 2021 menyatakan terdapat 65,6 juta orang lansia di seluruh dunia mengalami gangguan fungsi kognitif. Di Puskesmas Muara Kumpeh masih banyak lansia yang mengalami penurunan fungsi kognitif dengan berbagai macam penyebab dan faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan fungsi kognitif pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Muara Kumpeh. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Posyandu wilayah Kerja Puskesmas Muara Kumpeh. Waktu pelaksanaan dimulai dari Bulan Januari 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah Lansia yang mengikuti kegiatan posyandu lansia yaitu sebanyak 2.580 orang dengan jumlah sampel 106 responden. Teknik pengambilan sampel adalah non- probability sampling Purposive Sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Correlation Gamma. Hasil penelitan didapatkan bahwa terdapat hubungan kualitas tidur terhadap fungsi kognitif pada lansia di wilayah kerja Puskemas Muara Kumpeh. Diharapkan pihak Puskesmas Muara Kumpeh agar dapat mengedukasi keluarga mengenai hal-hal yang dapat membantu lansia untuk tidur yang nantinya akan dapat menurunkan kejadian  fungsi kognitif pada lansia. Kata kunci: Fungsi Kognitif, Lansia, Kualitas Tidur .
Pengaruh Edukasi Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan Keluarga tentang Pengawas Minum Obat (PMO) pada Pasien Tuberkulosis Paru di Kota Jambi Tahun 2022: Studi Kasus Erwinsyah, Erwinsyah; Yusmahendra, Devi; Jannah, Miftahul; Martawinarti, Rts Netisa
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 4 No 1 (2023): May 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jini.v4i1.25366

Abstract

Pulmonary tuberculosis (pulmonary TB) is a contagious infectious disease that was still a public health problem in the world, including Indonesia. The World Health Organization (WHO) classifies TB as an endemic disease that is difficult to eradicate. The study aims mmmo Provide information and add scientific discourse for nurses in the Effect of Health Education on Knowledge Levels of Family Members about PMO in Pulmonary Tuberculosis Patients. This type of research was descriptive with a case study method in pulmonary tuberculosis patients by providing health education about the role of drug-taking supervisors for pulmonary tuberculosis patients. The results of the implementamtion of this health education were by giving a questionnaire directly to 1 respondent, namely by carrying out the stages of health education in Pulmonary Tuberculosis patients to increase the role. After implementing health education for the families of patients with pulmonary TB for 3 days, the families of pulmonary tuberculosis patients can apply participation in PMO in their daily lives. It is hoped that the results of this study can be used as information material in motivating health workers of ​​the public health centers to know of Jambi about the importance of the role of PMO at pulmonary TB patients. Abstrak Penyakit tuberkulosis paru adalah penyakit infeksi menular yang masih tetap merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia termasuk Indonesia. Ormganisasi kesehatan dunia WHO menggolongkan TB sebagai penyakit endemik yang sulit dihilangkan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan menambah wacana keilmuan bagi perawat terhadap pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan anggota keluarga tentang PMO pada pasien Tuberkulosis Paru. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode studi kasus pada pasien Tuberkulosis paru dengan memberikan edukasi kesehetan tentang peran serta pengawas mknum obat bagi penderita Tuberkulosis paru, alat pengukuran penelitian ini adalah kuesioner pengetahuan. Penerapan edukasi kesehatan ini dengan cara memberikan kuesioner secara langsung pada 1 reponden, yaitu dengan melakukan tahap-tahap emdukasi kesehatan pada pasien Tuberkulosis Paru untuk meningkatkan peran pada PMO. Setelah dilakukan penerapan edukasi kesehatan pada keluarga pasien dengan TB Paru selama 3 hari, keluarga pasien Tuberkulosis Paru dapat menerapkan peran serta dalam PMO dalam kehidupan sehari-hari. mDiharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan informasi dalam memotivasi petugas kesehatan di wilayah kerja puskesmas kenali besar kota jambi tentang pentingnya peran PMO pada pasien TB paru.m Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Tuberkulosis paru, Pengawas Minum Obat  
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri dengan Perilaku Vulva Hygiene di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Keluarga Bunda Jambi Sari, Intan Puspita; Mariana, Silvia; Monica, Olivia Tri; Rahmah, Rahmah
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 4 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jini.v4i2.25565

Abstract

Vulva Hygiene is maintaining the cleanliness of the external genital organs. The benefits of vulva hygiene are keeping the vagina clean, comfortable when traveling and to avoid the problem of vaginal discharge in teenagers. This requires good knowledge and attitude. The aim of the research is to determine the relationship between knowledge and attitudes of young women regarding vulva hygiene. This study used an crossectional. The population in this study was 34 students of the Bunda Jambi Family Private Vocational High School (SMKS) with a total sampling technique of 34 samples at the Bunda Jambi Family Vocational School. The research results showed that there was a relationship between attitude (p<.003) and knowledge (p<.023) with vulva hygiene behavior. The conclusion is that there is a relationship between attitudes and vulva hygiene behavior, and there is no relationship between adolescent girls' knowledge and vulva hygiene behavior at the Bunda Jambi Family Vocational School. For this reason, it is hoped that teenagers will implement vulva hygiene behavior correctly, so that they will achieve a sense of comfort and avoid vaginal discharge. Abstrak Vulva Hygiene merupakan menjaga kebersihan organ genital eksternal. Manfaat dari kebersihan vulva adalah menjaga vagina tetap bersih, nyaman saat bepergian dan untuk menghindari masalah keputihan pada remaja untuk itu dibutuhkan pengetahuan dan sikap yang baik.  Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang vulva hygiene. Penelitian ini menggunakan desain crossectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Keluarga Bunda Jambi sebanyak 34 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 34 sampel di SMKS keluarga bunda jambi. Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan sikap (p<,003) dan pengetahuan (p<,023) dengan perilaku vulva hygiene. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan antara sikap dengan prilaku vulva hygene, dan tidak hubungan pengetahuan remaja putri dengan prilaku vulva hygiene di SMKS Keluarga Bunda Jambi. Untuk itu diharapkan kepada remaja agar menerapkan perilaku vulva hygiene dengan benar, sehingga akan tercapai rasa nyaman dan terhindar dari keputihan. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap , Vulva Hygiene.
Pengaruh Pelatihan Modifikasi Diet Terhadap Kadar Gula Darah dan Pola Makan Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Kabupaten Lumajang Khoiruni, Irma Rizqia; Isnawati, Iin Aini; Hamim, Nur; Alfarizi, Muhammad
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 4 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jini.v4i2.26685

Abstract

Nutritional management of diabetes mellitus (DM) patients is often a problem. An inadequate diet causes high blood sugar levels which cause complications. This study aims to determine the effect of diet modification training on blood sugar levels and eating patterns of type 2 DM sufferers in Lumajang Regency. This research uses a Quasi-experimental design model with a pre-test and post-test type, one group design and group control. A sample of 30 respondents was taken using a total sampling technique divided into control and intervention groups. The intervention was carried out in 6 meetings using module media and involving nutritionists. The research measuring instruments used a 1x24-hour racall form and a glucometer. Statistical analysis of the research used the Wilcoxon test. The research results obtained a p-value of 0.05 in the intervention group and a p-value of 0.317 in the control group, which means that there was an effect of diet modification on blood sugar levels in the intervention group and no effect in the control group. For the dietary pattern variable, a p-value of 0.08 was obtained in the intervention group and a p-value of 1.57 in the control group, which means that there was an influence of diet modification on eating patterns in the intervention group and no influence in the control group. Diet modification is an intervention to change the behavior of DM patients so that they can prevent complications. Diet modifications can be provided by nurses in clinical and community settings to support the treatment regimen of DM patients. Abstrak Manajemen nutrisi pasien diabetes melitus (DM) seringkali menjadi masalah. Diet yang tidak adekuat menyebabkan tingginya kadar gula darah yang menyebabkan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan modifikasi diet terhadap kadar gula darah dan pola makan penderita DM tipe 2 di Kebupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan model Quasi experimental design dengan jenis pre test and post test one group design and group control. Sampel sebanyak 30 responden yang diambil dengan teknik total sampling yang terbagi kelompok kontrol dan intervensi. Intervensi dilakukan 6 kali pertemuan menggunakan media modul dan melibatkan ahli gizi. Alat ukur penelitian menggunakan formulir racall 1x24 jam dan glukometer. Analisis statistik penelitian menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh p-value 0,05 pada kelompok intervensi dan p-value 0,317 kelompok kontrol yang berarti terdapat pengaruh modifikasi diet terhadap gkadar gula darah di kelompok intervensi dan tidak ada pengaruh pada kelompok intervensi. Pada variabel pola makan diperoleh nilai p value 0,08 pada kelompok intervensi dan p-value 1,57 pada kelompok kontrol yang artinya terdapat pengaruh modifikasi diet terhadap pola makan pada kelompok intervensi dan tidak ada pengaruhu pada kelompok kontrol. Modifikasi diet merupakan intervensi untuk mengubah perilaku pasien DM sehingga dapat mencegah komplikasi. Modifikasi diet dapat diberikan perawat di lingkup klinis maupun komunitas untuk meunjang rejimen pengobatan pasien DM. Kata kunci : Modifikasi diet, kadar gula darah, pola makan, diabetes melitus
Perbedaan Tingkat Depresi Pasien Kanker Sebelum dan Sesudah Kemoterapi Pertama A'la, Muhamad Zulfatul; Arini, Puji; Wantiyah, Wantiyah; Setioputro, Baskoro; Ridla, Akhmad Zainur
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 4 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jini.v4i2.27472

Abstract

Cancer is one of the main causes of death in the world. The most common cancer treatment is chemotherapy. Chemotherapy in its implementation has a physical and psychological impact on cancer patients. This study aims to determine the differences in depression in cancer patients before and after the first chemotherapy at Baladhika Husada Hospital, Jember. It was a longitudinal study with a comparative design. A total of 39 respondents were recruited using purposive sampling. Respondents before chemotherapy were 39 patients and after chemotherapy there were 39 patients. Beck Depression Inventory II with 21 statement items is utilized as a measuring tool to see the level of depression. Data were analyzed using the Wilcoxon test with a significance level <0.05. The results showed that 3 patients experienced a decrease, 5 patients did not change, and 31 patients experienced an increase in depression after 7 days of first chemotherapy. The Wilcoxon test showed no difference in depression in cancer patients before and after the first chemotherapy (p = 0.000; Z = -4.574). The conclusion of this study showed that there were differences in depression in cancer patients before and seven days after the first chemotherapy at Baladhika Husada Hospital, Jember. This difference is influenced by the side effects of chemotherapy that cause depression in cancer patients. Further research recommends exploring at the factors that influence depression after the first chemotherapy and subsequent chemotherapy. ABSTRAK Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di dunia. Perawatan kanker yang paling umum adalah kemoterapi. Kemoterapi dalam implementasinya memiliki dampak fisik dan psikologis pada pasien kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan depresi pada pasien kanker sebelum dan sesudah kemoterapi pertama di rumah sakit Baladhika Husada, Jember. Ini adalah studi longitudinal dengan desain komparatif. Sebanyak 39 responden direkrut dengan menggunakan purposive sampling. Responden sebelum kemoterapi adalah 39 pasien dan sesudah kemoterapi ada 39 pasien. Beck Depression Inventory II dengan 21 item pernyataan digunakan sebagai alat ukur untuk melihat tingkat depresi. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon dengan tingkat signifikansi <0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 pasien mengalami penurunan, 5 pasien tidak berubah, dan 31 pasien mengalami peningkatan depresi sesudah 7 hari pasca kemoterapi pertama. Uji Wilcoxon menunjukkan ada perbedaan dalam depresi pada pasien kanker sebelum dan sesudah kemoterapi pertama (p = < 0,01; Z = -4,574). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan depresi pada pasien kanker sebelum dan tujuh hari sesudah kemoterapi pertama di Rumah Sakit Baladhika Husada Jember. Perbedaan ini dipengaruhi oleh efek samping kemoterapi yang menyebabkan depresi pada pasien kanker Penelitian selanjutnya merekomendasikan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi depresi pasca kemoterapi pertama maupun kemoterapi selanjutnya. Kata Kunci: Depresi, Pasien Kanker, Kemoterapi Pertama
Hubungan Jarak Kehamilan Dan Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi Wahyuni, Sri; Hariyanti, Reni; Rahmah, Rahmah; Ningsih, Nisa Kartika
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 4 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jini.v4i2.27508

Abstract

Preeclampsia is a disorder found during pregnancy up to 48 hours after delivery. Preeclampsia is still one of the highest causes of death in Indonesia. According to the Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS) the main cause of maternal death is preeclampsia by 24%. The purpose of this study was to determine the relationship between pregnancy spacing and body mass index in mothers with the incidence of preeclampsia at H. Abdul Manap Hospital, Jambi City. This research is an analytic survey research with a retrospective approach. The population in this study were all pregnant women with preeclampsia at the H. Abdul Manap Hospital, Jambi City, 2021-2022, with a total of 59 respondents. The sampling technique used a total sampling technique with a total of 59 respondents. Data analysis used the chi-square test. The results showed that there was a relationship between pregnancy intervals and the incidence of preeclampsia with a value (p-value = 0.005) and there was a relationship between Body Mass Index (BMI) and the incidence of preeclampsia with a value (p-value = 0.045) at H Hospital, Abdul Manap, Jambi City. The conclusion of this study is that there is a relationship between pregnancy spacing and body mass index with the incidence of preeclampsia at H. Abdul Manap Hospital, Jambi City. Abstrak Preeklampsia merupakan kelainan yang ditemukan pada waktu kehamilan sampai 48 jam setelah persalinan. Preeklampsia masih menjadi salah satu dari penyebab tertinggi kematian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jarak kehamilan dan indeks massa tubuh dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan Retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil dengan preeklampsia di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi pada Tahun 2022 sebanyak 59 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 59 responden. Analisis data dalam penelitian ini adalah univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan jarak kehamilan dengan kejadian preeklampsia dengan nilai (p-value = 0,005) dan adanya hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian preeklampsia dengan nilai (p-value = 0,045) di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara jarak kehamilan dan indeks massa tubuh dengan kejadian preeklampsia di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi. Untuk itu diharapkan bagi ibu – ibu yang mau merencanakan kehamilan sebaiknya memperhatikan jarak kelahiran dan IMT agar menurunkan risiko kejadian preeklampsia. Kata kunci : Indeks Massa Tubuh (IMT), Jarak Kehamilan, Preeklampsia
Hubungan Status Gizi dan Status Imunisasi dengan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Oktariana, Mela; Hariyanti, Reni; Riya, Rosa; Sulastri, Sulastri
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 4 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jini.v4i2.27518

Abstract

In Indonesia, the death rate for children under five due to diarrhea in 2015 was 8,600 children under five, which is ranked 12th out of 15 countries with the highest death rate for children under five in the world and the highest in Southeast Asia. The aim of the research was to determine the relationship between nutritional status and immunization status with the incidence of diarrhea at the Putri Ayu Health Center, Jambi City. This research method is quantitative with a retrospective approach. The population in this study were all toddlers at the Putri Ayu Community Health Center, Jambi City, totaling 483 people with a sample size of 73 respondents. The sampling technique uses random sampling. Data analysis uses univariate and bivariate analysis with statistical tests using the Chi-Square Test. The results of research that has been carried out show that there is a relationship between nutritional status and the incidence of diarrhea in toddlers with outcomes (p=0.046) and there is a relationship between immunization status and the incidence of diarrhea in toddlers with outcomes (p=0.004) at the Putri Ayu Community Health Center, Jambi City in 2023. It can be concluded that there is a relationship between nutritional status and immunization status with the incidence of diarrhea in toddlers at the Putri Ayu Community Health Center, Jambi City in 2023. Abstrak Di Indonesia angka kematian balita akibat diare pada tahun 2015 sebanyak 8.600 balita yang menempati peringkat 12 dari 15 negara dengan angka kematian balita tertinggi di dunia dan tertinggi di Asia Tenggara. Tujuan dilakukannya penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi dan status imunisasi dengan kejadian diare di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan restrospektif. Populasi dalam penelitian ini seluruh balita di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi sebanyak 483 orang dengan jumlah sampel sebanyak 73 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji statistik menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan bahwa ada hubungan antara status gizi dengan kejadian diare pada balita dengan hasil (p=0.046) dan ada hubungan status imunisasi dengan kejadian diare pada balita dengan hasil (p=0,004) di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2023. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan status gizi dengan status imunisasi dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2023.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan ASI Eksklusif terhadap Breastfeeding Self-Efficacy pada Ibu Menyusui Widayanti, Arief; Mawardika, Tina
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 4 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jini.v4i2.27673

Abstract

Breast milk (ASI) is the optimal nutrition for infants compared to formula milk. One key factor in the success of exclusive breastfeeding is Breastfeeding Self-Efficacy (BSE), which can be enhanced through health education. This study aims to determine the impact of health education on exclusive breastfeeding on breastfeeding self-efficacy. The research employed a quasi-experimental design with a nonequivalent (pretest and posttest) control group approach. The sample comprised breastfeeding mothers with infants aged 0 to 2 years, totaling 34 respondents divided into intervention and control groups. Purposive sampling was utilized for sample selection. The instrument employed was the Breastfeeding Self-Efficacy Scale Short Form (BSES-SF). Bivariate analysis was conducted using an independent t-test to examine whether there were differences in breastfeeding self-efficacy between the intervention and control groups. Results showed a significant p-value (0.000) < α (0.05), indicating an influence of exclusive breastfeeding health education on breastfeeding self-efficacy among breastfeeding mothers. Abstrak Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi dibandingkan dengan susu formula. Salah satu faktor keberhasilan pemberian ASI eksklusif adalah Breastfeeding Self- Efficacy (BSE). BSE bisa ditingkatkan dengan pemberian pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang ASI eksklusif terhadap breastfeeding self-efficacy. Metode penelitian menggunakan  quasy experimental dengan pendekatan nonequivalent (pretest and posttest) with control group design. Sampel dalam penelitian ini  adalah ibu menyusui bayi berusia dari 0 bulan sampai dengan 2 tahun yaitu sebanyak 34 responden yang terbagi atas kelompok intervensi & kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner breastfeeding self-efficacy scale short form (BSES-SF). Analisa bivariat menggunakan uji independent t test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai signifikasi p value (0,000) < α (0,05) yang berarti ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang ASI eksklusif terhadap breastfeeding self-efficacy pada ibu menyusui.  
Asuhan Keperawatan Pada Penurunan Curah Jantung Dengan Intervensi Posisi Semi fowler: Studi Kasus Pada Pasien Acute Decompensated Heart Failure (ADHF) Di Ruang ICCU Ardiyanto, Makhrufi M.A.S.; Zulfatul A'la, Muhamad; Tri Gunarto, Sugito; Zainur Ridla, Akhmad
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 5 No 1 (2024): May 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jini.v5i1.31655

Abstract

Acute Decompensated Heart Failure (ADHF) is characterized by initial complaints such as fatigue, jugular vein distention, cough, shortness of breath, paroxysmal nocturnal dyspnea, CRT<3 seconds, and arrhythmia indicated by auscultation results. In this case study, observations were made of individuals diagnosed with ADHF and a low heart rate, who underwent treatment in a semifowler position for three days in a Bali hospital. An increase in heart rate was observed as a result of the intervention in this case study, along with reduced shortness of breath or dyspnea, less fatigue, and increased ability to engage in minimal bed activity in patients.Similarly, jugular vein distention, coughing, and muscle contractions all contribute to reduced breathing. Semi-fowler positions are used with patients as an alternative to diuretic treatment in cases of elevated heart rate. It is hoped that future researchers will be able to combine a semi-Fowler intervention with other more complex research designs that include more detailed observation sheets or monitoring in order to monitor not only the patient's hemodynamic status, but also the oxygenation status and other factors that contribute to improvement in patients with heart rate reduction disorders Abstrak Gagal jantung dekompensasi atau yang disebut juga Acute Decompensated Heart Failure (ADHF) terjadi secara langsung (akut atau subakut) dengan gejala yang bertahap dari keluhan awal berupa keletihan, distensi vena jugularis, batuk disertai sesak napas, paroksimal nocturnal dispnea, hingga CRT > 3 detik dan hasil auskultasi dengan interpretasi aritmia pada irama bunyi jantung. Penurunan curah jantung menjadi salah satu masalah keperawatan prioritas pada pasien ADHF. Metode dalam studi kasus ini yakni berupa pengamatan yang dilakukan pada pasien ADHF dengan diagnosa keperawatan penurunan curah jantung dan diberikan intervensi posisi semi fowler selama tiga hari di rumah sakit di Bali. kondisi sadar dan tidak takut untuk mengikuti serangkaian intervensi yang diberikan. Hasil dari pemberian intervensi yang dilakukan dalam studi kasus ini yakni berupa peningkatan curah jantung dan hasil evaluasi yang diperoleh dari keluhan pasien berupa sesak napas atau dispnea yang menurun, keletihan menurun, dan juga mampu beraktivitas dengan minimum di tempat tidur. Begitu juga tidak teraba distensi vena jugularis, batuk dan otot bantu napas menurun. Pemberian posisi semi fowler yang diimplementasikan kepada pasien sebagai bentuk alternatif selain pemberian obat diuretik dalam meningkatan curah jantung. Harapan peneliti selanjutnya dapat menerapkan intervensi semi fowler dengan desain penelitian lain yang lebih kompleks dengan lembar observasi atau pengamatan yang lebih lengkap dalam melakukan pengamatan tidak hanya status hemodinamik pasien, namun juga status oksigenasi dan juga faktor lainnya yang menjadi aspek peningkatan pasien dengan gangguan penurunan curah jantung. Kata kunci : Acute Decompensated Heart Failure, Penurunan curah jantung.
Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Aktivitas Seksual dengan Kecemasan pada Ibu Hamil Yogy Shofiana, Kharisma; Mawardika, Tina
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 5 No 1 (2024): May 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jini.v5i1.31687

Abstract

Pregnancy is an event that changes the physical and psychological state of a woman due to the growth and development of the reproductive organs and fetus. Psychological changes that often occur mothers often feel anxious about the fetus, one of which is the fear of miscarriage if the mother performs sexual activity during pregnancy. Lack of exposure to information and knowledge makes mothers have a negative perception and makes mothers reluctant to do this. The purpose of this research is to determine the relationship between the level of knowledge about sexual activity with anxiety in pregnant women in the Puskesmas Labour Region Lerep. This research is a quantitative research with cross sectional design. The population of this research was all pregnant women in the Puskesmas Labour Region Lerep, a population of 226 pregnant mothers and the sample in this study was determined by purposive sampling with respondents who met the criteria totaling 85 pregnant respondents who live in Ungaran City. This research instrument uses a knowledge level questionnaire about sexual activity and an anxiety questionnaire about sexual activity in pregnant mothers. The results showed mothers with lack of knowledge and experiencing severe anxiety as many as 28 respondents (65.1%). The data analysis of this research used the Spearman Rank test so that the p-value was obtained (0.033). The conclusion of this research is that there is a significant relationship between the level of knowledge about sexual activity and anxiety in pregnant women. It is expected that health workers are able to provide information such as health promotion to pregnant mothers regarding the level of knowledge with anxiety in pregnant mothers, so that the knowledge of pregnant women increases and the anxiety experienced will decrease. Abstrak Kehamilan adalah peristiwa yang mengubah fisik dan psikologis seorang wanita karena pertumbuhan dan perkembangan alat reproduksi dan janin. Perubahan psikologis yang sering terjadi ibu sering merasa cemas terhadap janinnya salah satunya adalah takut mengalami keguguran jika ibu melakukan aktivitas seksual selama kehamilan. Kurangnya terpapar informasi dan pengetahuan membuat ibu memiliki persepsi negatif dan membuat para ibu enggan melakukan hal tersebut. Tujan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang aktivitas seksual dengan kecemasan pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Lerep. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Lerep yaitu sebanyak 226 ibu hamil dan sampel pada penelitian ini ditentukan dengan purposive sampling dengan responden yang memenuhi kriteria berjumlah 85 responden ibu hamil yang berdomisili di Kota Ungaran. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner Pengetahuan tentang aktivitas seksual yang dilakukan selama kehamilan dan kuesioner kecemasan yaitu anxiety in the mother’s primigravida in sexual behaviour. Hasil penelitian menunjukkan ibu dengan pengetahuan kurang dan mengalami kecemasan berat sebanyak sejumlah 28 responden (65,1%). Analisis data penelitian ini menggunakan uji Rank Spearman sehingga didapatkan nilai p-value (0,033). Kesimpulan pada penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang aktivitas seksual dengan kecemasan pada ibu hamil. Pihak petugas kesehatan diharapkan mampu memberikan informasi seperti promosi kesehatan kepada ibu hamil mengenai tingkat pengetahuan dengan kecemasan pada ibu hamil, sehingga pengetahuan ibu hamil meningkat serta kecemasan yang dialami akan menurun. Kata kunci: Kehamilan, kecemasan, pengetahuan, aktivitas seksual