cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Motivasi dan Persepsi Minat Berkunjung Kembali Wisatawan Domestik Terhadap Daya Tarik Wisata Monkey Forest Ubud Muliawan, I Nyoman; Darsana, I Made; Widhyandanta, I Gede Dirga Surya Arya
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.831

Abstract

Monkey Forest menjadi salah satu DTW yang sangat populer di Bali khususnya kawasan Ubud, hal tersebut dapat diketahui berdasarkan pada jumlah kunjungan wisatawan yang bisa dikatakan tinggi, dimana di tahun 2022 DTW Monkey Forest mendapat jumlah kunjungan sebesar 757,829, yang mana sebagian besar didominasi oleh wisatawan mancanegara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pengaruh motivasi terhadap minat wisatawan domestik untuk kembali ke DTW Monkey Forest; 2) pengaruh persepsi terhadap minat wisatawan domestik untuk kembali ke DTW Monkey Forest; dan 3) pengaruh gabungan motivasi dan persepsi terhadap minat wisatawan untuk kembali ke DTW Monkey Forest. Purposive sampling dipadukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dalam penelitian ini. Untuk metode pengumpulan data digunakan tinjauan pustaka dan penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Uji validitas serta reliabilitas sebagai uji instrumen, kemudian uji deskriptif, asumsi klasik, serta regresi linier berganda sebagai analisis data. Pengujian ini menunjukkan hasil antara lain: 1) Motivasi berpengaruh pada Minat Berkunjung Kembali ke Monkey Forest, 2) Persepsi mempengaruhi Minat Berkunjung Kembali ke Monkey Forest, 3) Motivasi dan Persepsi secara simultan memberi pengaruh yang positif terhadap Minat Berkunjung kembali ke Monkey Forest. Dengan variabel (X) mempunyai pengaruh sebanyak 61% kemudian 39% dipengaruhi oleh variabel lain. Monkey Forest is one of the most popular tourist destinations in Bali, especially the Ubud area, this can be seen based on the number of tourist visits which can be said to be high. where in 2022 tourist attraction Monkey Forest received a total of 757,829 visits, most of which are dominated by foreign tourists. The purpose of this study was to determine: 1) the influence of motivation on domestic tourists' interest in returning to tourist attraction Monkey Forest; the influence of perception on domestic tourists' interest in returning to tourist attraction Monkey Forest; and 3) the combined effect of motivation and perception on tourists' interest in returning to tourist attraction Monkey Forest. Purposive sampling is combined with a quantitative descriptive approach in this study. As methods for gathering data, a literature review and the distribution of questionnaires to 100 respondents were used. Validity and reliability tests were used for instrument analysis, and descriptive analysis, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis were used for data analysis. This examination shows the outcomes include: 1) Motivation influences interest in returning to Monkey Forest, 2) Perception influences interest in returning to Monkey Forest 3) Motivation dan Perception influences interest in returning to Monkey Forest. With the variable (X) having a 61% influence and the remaining 39% being influenced by other variables.
Analisis Perencanaan Pengembangan Desa Bitera Gianyar Bali sebagai Daya Tarik Wisata Melalui Pendekatan Pariwisata Berbasis Storynomic Tourism Mahardika, Ketut; Wirawan, I Putu Eka; Aditya, I Wayan Putra
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.832

Abstract

Penelitian yang dilakukan di Desa Bitera, Kabupaten Gianyar, Bali, difokuskan pada eksplorasi potensi Desa Bitera sebagai perencanaan pengembangan daya tarik wisata dengan menggunakan pendekatan storynomic tourism. Studi ini mengidentifikasi potensi pariwisata di Desa Bitera dengan pendekatan 4A dalam pariwisata dan menyoroti elemen-elemen cerita yang dapat mendukung konsep storynomic tourism di Desa Bitera. Desa Bitera, dengan peninggalan sejarah, tradisi, dan budayanya, memiliki potensi yang signifikan untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata di Kota Gianyar. Studi ini juga menyoroti pentingnya aksesibilitas, fasilitas, dan lembaga pendukung dalam pengembangan Desa Bitera sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan. Temuan penelitian menekankan pentingnya elemen-elemen cerita dalam potensi pariwisata Desa Bitera, terutama melalui narasi sejarah seperti asal-usul Desa Bitera dan cerita dari Relief Tantri Bebitra. The research conducted in Bitera Village, Gianyar Regency, Bali, focuses on exploring the potential of Bitera Village for tourism attraction development using the storynomic tourism approach. This study identifies the tourism potential in Bitera Village with the 4A approach in tourism and highlights the story elements that can support the concept of storynomic tourism in Bitera Village. Bitera Village, with its historical heritage, traditions, and culture, has significant potential to be developed as a tourist attraction in Gianyar City. This study also highlights the importance of accessibility, facilities, and supporting institutions in the development of Bitera Village as a sustainable tourist destination. The research findings emphasize the importance of story elements in the tourism potential of Bitera Village, particularly through historical narratives such as the origin of Bitera Village and stories from the Tantri Bebitra Relief.
Evaluasi Peluang dan Hambatan dalam Mengelola Destinasi Wisata Pantai dengan Pendekatan Partisipasi Masyarakat Negara, I Dewa Made Kevin Surya; Negara, Febianti; Sari, Retno Juwita
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang dan hambatan dalam pengelolaan daya tarik wisata Pantai Medewi di Kabupaten Jembrana yang berbasis partisipasi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan, seperti potensi alam yang indah, keunikan budaya lokal, dan dukungan dari pemerintah daerah. Namun, terdapat pula sejumlah hambatan yang perlu diatasi, termasuk rendahnya tingkat partisipasi masyarakat, kurangnya keterampilan dan pengetahuan dalam pengelolaan wisata, serta infrastruktur yang belum memadai. Penelitian ini menyarankan beberapa strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata Pantai Medewi, antara lain melalui program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, peningkatan koordinasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, serta pengembangan infrastruktur yang mendukung kegiatan wisata. Partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan wisata dan membawa manfaat ekonomi serta sosial bagi masyarakat setempat. This study aims to identify the opportunities and challenges in the management of Medewi Beach's tourism attractions in Jembrana Regency based on community participation. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The results show that there are various opportunities that can be utilized, such as beautiful natural potential, unique local culture, and support from the local government. However, there are also several challenges that need to be addressed, including the low level of community participation, lack of skills and knowledge in tourism management, and inadequate infrastructure. This study suggests several strategies to enhance community participation in the management of Medewi Beach tourism, including through community training and empowerment programs, improving coordination between the government, community, and private sector, and developing infrastructure that supports tourism activities. Activec community participation is expected to improve the quality of tourism management and bring economic and social benefits to the local community.
Potensi Pantai Bohay Sebagai Daya Tarik Wisata Pantai Putra, Kimberley; Suwintari, I Gusti Ayu Eka; Suarmana, I Wayan Restu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.834

Abstract

Pengembangan Wisata Kuliner Pasar Sayan Wibawa, Made Bagus Aditya; Amir, Firlie Lanovia; Putra, Dewa Putu Kiskenda Erwanda
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.836

Abstract

Penelitian ini membahas posisi pasar Sayan saat ini dalam teori Tourism Area Life Cycle dan mengidentifikasi strategi pengembangan pasar Sayan sebagai daya tarik wisata kuliner menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola pasar Sayan, dan salah satu warga pasar Sayan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa posisi pasar Sayan saat ini dalam Teori Butler 1980 berada pada Tahap 2, Pengembangan, dan strategi yang diidentifikasi adalah: (1) Strategi untuk meningkatkan promosi melalui pemanfaatan teknologi informasi dan kerjasama dengan agen Tour & Travel untuk mengembangkan wisata kuliner, (2) Strategi untuk mengantisipasi cuaca yang tidak dapat diprediksi dan melakukan promosi melalui aplikasi digital, (3) Strategi untuk pengemasan makanan, promosi media sosial, dan paket wisata kuliner dengan agen Tour & Travel, (4) Strategi untuk memperkuat saluran distribusi di sektor Tour & Travel untuk mengembangkan wisata kuliner dan pemasaran pasar Sayan. This research discusses the current position of Sayan Market within the Tourism Area Life Cycle theory and identifies development strategies for Sayan Market as a culinary tourism attraction using SWOT analysis. This study employs a quantitative descriptive approach. Data collection was carried out through observations, in-depth interviews with Sayan Market managers, and one of the residents of Sayan Market. The results of this study indicate that the current position of Sayan Market within Butler's 1980 Theory is in Stage 2, Development, and the identified strategies are: (1) Strategy to enhance promotion through the utilization of information technology & collaboration with Tour & Travel agencies to develop culinary tourism, (2) Strategy to anticipate unpredictable weather and conduct promotions via digital applications, (3) Strategy for food packaging, social media promotion, and culinary tourism packages with Tour & Travel agencies, (4) Strategy to strengthen distribution channels in the Tour & Travel sector to develop culinary tourism and marketing of Sayan Market.
Strategi Pengembangan Destinasi Wisata: Studi Kasus Cristo Rei Di Dili, Timor-Leste Martins, Feliciano Luis Dos Santos; Mahendra, I Wayan Eka; Sari, Retno Juwita
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengqembangan destinasi wisata Cristo Rei di Dili, Timor-Leste, dengan fokus pada identifikasi potensi, analisis faktor pendukung dan penghambat, serta rekomendasi pengembangan berkelanjutan. Metode kualitatif digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa Cristo Rei memiliki daya tarik seperti patung Cristo Rei, pantai berpasir putih, keindahan bawah laut, dan tradisi keagamaan. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, promosi yang kurang efektif, dan rendahnya kesadaran lingkungan masih ada. Analisis SWOT merumuskan strategi yang mencakup peningkatan promosi, pengembangan wisata alam dan budaya, serta kerja sama dengan masyarakat lokal dan pelaku usaha. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan infrastruktur, fasilitas pendukung, dan edukasi lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat lokal sangat penting untuk mengoptimalkan potensi wisata dan memberikan kontribusi positif bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat. This research aims to examine the strategy for developing the Cristo Rei tourist destination in Dili, Timor-Leste, with a focus on identifying potential, analyzing supporting and inhibiting factors, as well as recommendations for sustainable development. Qualitative methods are used through observation, interviews and documentation. The results show that Cristo Rei has attractions such as the statue of Cristo Rei, white sandy beaches, underwater beauty, and religious traditions. However, challenges such as limited infrastructure, ineffective promotion and low environmental awareness still exist. The SWOT analysis formulates a strategy that includes increasing promotion, developing natural and cultural tourism, as well as collaborating with local communities and business actors. This research recommends improving infrastructure, supporting facilities and environmental education. Collaboration between the government, business actors and local communities is very important to optimize tourism potential and make a positive contribution to the economy and welfare of local communities.
Mitos Patung Bayi Sakah dalam Pengembangan Eksistensi Wisata Budaya Nareswari, Ni Putu Dharmadita; Semadi, Gusti Ngurah Yoga; Praminatih, Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.839

Abstract

Patung Bayi Sakah merupakan patung yang berada di Jalan Raya Sakah, Desa Batuan Kaler, Kabupaten Gianyar. Patung ini memiliki daya tarik wisata berupa mitos. Daya tarik pariwisata berupa mitos ini belum dikembangkan oleh masyarakat Desa Batuan Kaler, sehingga penelitian ini dikaji oleh penulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan dan eksistensi mitos Patung Bayi Sakah dalam masyarakat untuk mendatangkan wisatawan di Desa Batuan Kaler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis data secara lebih dalam dan disajikan dengan narasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini, yaitu, perkembangan mitos Patung Bayi Sakah memiliki banyak versi sehingga dengan banyaknya versi itu tetap mendatangkan wisatawan, dan eksistensi mitos Patung Bayi Sakah ditandai dengan wisatawan yang datang untuk memohon anugerah kerena mitos yang berkembang. Patung ini dinilai sebagai kelahiran (siklus hidup) dan kesuburan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah eksistensi mitos Patung Bayi Sakah dapat melingkupi aspek 3P (Triple Bottom Line), yaitu aspek ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan yang dapat memperkuat eksistensi mitos Patung Bayi Sakah di Desa Batuan Kaler. The Sakah Baby Statue is a statue on Jalan Raya Sakah, Batuan Kaler Village, Gianyar Regency. This statue has a tourist attraction in the form of a myth. This tourist attraction in the form of a myth has not been developed by the people of Batuan Kaler Village, so this research was studied by the author. This research aims to identify the development and existence of the myth of the Sakah Baby Statue in society to attract tourists to Batuan Kaler Village. The method used in this research was a descriptive qualitative method by analyzing the data in more depth and presenting it with narrative. Data was collected through observation, interviews, documentation, and literature study. The results of this research, namely, the development of the myth of the Sakah Baby Statue has many versions so that with many versions it still attracts tourists, and the existence of the Sakah Baby Statue myth is marked by tourists who come to ask for a gift because of the developing myth. This statue is valued as birth (life cycle) and fertility. The conclusion of this research is that the existence of the Sakah Baby Statue myth can encompass the 3P (Triple Bottom Line) aspects, namely economic, socio-cultural and environmental aspects which can strengthen the existence of the Sakah Baby Statue myth in Batuan Kaler Village.
Inovasi Tempe Berbahan Dasar Kacang Almond sebagai Pengganti Kacang Kedelai Putra, Putu Merdana; Koeswiryono, Dika Pranadwipa
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.840

Abstract

Penelitian ini merupakan inovasi olahan tempe dengan bahan dasar kacang almond sebagai bahan utamanya yakni kacang kedelai. Tempe merupakan bahan pangan fungsional pilihan dengan kandungan seluruh zat gizi yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui inovasi tempe berbahan dasar kacang almond sebagai pengganti kacang kedelai dari segi kualitas, daya tahan, minat masyrakat dan biaya yang dikeluarkan.Penelitian eksperimen ini dilakukan dengan tes organeloptik, daya tahan dan analisis biaya. Tempe almond ini diuji kepada 5 panelis dengan hasil penliaian sebagai berikut: rasa dengan total skor 19 (enak), aroma dengan total skor 19 (segar), tekstur dengan total skor 22 (sangat padat) dan warna dengan total skor 14 (cukup menarik). Dimana tempe almond memiliki keunggulan pada indikator rasa, aroma dan tekstur. Metode yang digunakan dalam menguji daya tahan ini yaitu disimpan pada kulkas / suhu ruang (25oC) yang tidak terpapar langsung sinar matahari yang mana tempe almond tidak mengandung pengawet sehingga daya simpannya cukup singkat berkisar 1-3 hari saja. Adapun biaya yang dikeluarkan biaya satu buah tempe / 100gr menghabiskan biaya sejumlah Rp. 26.500,-. Minat masyarakat terhadap tempe almond dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor: kesadaran akan manfaat kesehatan, kesesuaian dengan diet dan preferensi makanan, dan ketersediaan dan harga. This research is an innovation of processed tempeh with almonds as the main ingredient, namely soybeans. Tempeh is the functional food of choice with all the nutrients needed. The purpose of this study was to determine the innovation of tempeh made from almonds as a substitute for soybeans in terms of quality, durability, public interest and costs incurred. This experimental study was conducted with organoleptic tests, durability and cost analysis. This almond tempeh was tested on 5 panelists with the following results: taste with a total score of 19 (good), aroma with a total score of 19 (fresh), texture with a total score of 22 (very solid) and color with a total score of 14 (quite attractive). Where almond tempeh has advantages in taste, aroma and texture indicators. The method used in testing this durability is stored in a refrigerator / room temperature (25oC) which is not exposed to direct sunlight where almond tempeh does not contain preservatives so that the shelf life is quite short ranging from 1-3 days only. The cost incurred costs one piece of tempeh / 100gr costs a total of Rp. 26,500, -. Public interest in almond tempeh may vary depending on several factors: awareness of health benefits, compatibility with diet and food preferences, and availability and price.
Analisis Penerapan Standar Operasional Prosedur Bar Putra, A.A. Gede Bagus Sedana; Sinaga, Firman; Amir, Firlie Lanovia
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i8.841

Abstract

Standar Operasional Prosedur pada Bar Mano Beach House Seminyak dalam penerapan Standar Operasional Prosedur masih ada karyawan bar yang tidak melaksanakan dengan maksimal sehingga, menimbulkan berbagai masalah pada berlangsungnya operasional seperti membuat minuman tidak menggunakan alat ukur (jigger). Adanya indikasi permasalahan pada penerapan Standar Operasional Prosedur Bar Mano Beach House Seminyak yang telah menjadi latar belakang penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan Standar Operasional Prosedur pada Deparment bar di restoran tersebut. Metode pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manfaat utama dari penerapan Standar Operasional Prosedur menciptakan keselarasan kerja karyawan bar. Manfaat lain yang bisa dipetik adalah bahwa Standar Operasional Prosedur bisa di jadikan pedoman bagi Deparment bar di Mano Beach House Seminyak untuk melakukan tugas-tugasnya, dan juga sebagai media komonikasi untuk mendukung kelancaran operasional. Pihak restoran disarankan untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan pada Standar Operasional Prosedur mereka. Standard Operating Procedures at Bar Mano Beach House Seminyak in the application of Standard Operating Procedures there are still bar employees who do not carry out optimally so that it causes various problems in the ongoing operations such as making drinks without using a measuring device (jigger). There are indications of problems in the application of Standard Operating Procedures Bar Mano Beach House Seminyak which has become the background of this research. The purpose of this study was to determine the application of Standard Operating Procedures to the Department bar in the restaurant. Data collection methods used in this study were observation, interviews and documentation. The data analysis technique used is descriptive qualitative analysis. The results of this study indicate that the main benefit of implementing Standard Operating Procedures is to create work harmony for bar employees. Another benefit that can be learned is that Standard Operating Procedures can be used as guidelines for the Bar Department at Mano Beach House Seminyak to carry out their duties, and also as a communication medium to support smooth operations. The restaurant is advised to continue to make improvements and developments on their Standard Operating Procedures.
Analisa Menu Engineering dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Menu Nilam, Allysa; Wirawan, Putu Eka; Sudiarta, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i8.842

Abstract

Page 68 of 151 | Total Record : 1502


Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue