cover
Contact Name
Ebit Bimas Saputra
Contact Email
ebitbimas99@gmail.com
Phone
+6281365118590
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. A. Hasan, Telanaipura Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu Multidisplin
Published by Greenation Publisher
ISSN : 28294599     EISSN : 28294580     DOI : https://doi.org/10.38035/jim.v1i1
Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu Biologi, Bisnis, Ilmu Kimia, Ilmu Pendidikan, Teknik dan Teknologi, Humaniora, Ilmu Hayati, Ilmu Fisika, Ilmu Kelautan, Ilmu Sosial. Setelah diterbitkan, artikel tersedia secara gratis melalui online tanpa batasan apa pun atau langganan lain untuk peneliti dan pembaca di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 732 Documents
Penerapan Asas Netralitas Bagi Aparatur Sipil Negara Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Di Kabupaten Bandung Fajri A’ziiz Amali; Berna S. Ermaya
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1341

Abstract

Penerapan asas netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan prinsip fundamental dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, demokratis, dan bebas dari intervensi politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan asas netralitas ASN di Kabupaten Bandung berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 jo. Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan menelaah ketentuan peraturan perundang- undangan, doktrin, dan praktik implementasi di daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran netralitas ASN dalam pemilu dan pilkada masih tinggi akibat lemahnya sosialisasi aturan, pengawasan yang belum optimal, serta kuatnya patronase politik lokal. Selain itu, dalam pelayanan publik, netralitas ASN kerap terganggu karena adanya tekanan struktural dari pejabat politik, lemahnya koordinasi antar lembaga pengawas, serta rendahnya kesadaran etika birokrasi di kalangan ASN. Meski regulasi telah mengatur sanksi tegas,keberanian ASN untuk melanggar dipengaruhi oleh inkonsistensi penegakan hukum, perlindungan politik, serta belum optimalnya penerapan sistem merit. Dengan demikian, kesenjangan antara norma hukum (das sollen) dan praktik lapangan (das sein) masih menjadi tantangan utama dalam mewujudkan netralitas ASN di Kabupaten Bandung.
Integrasi Teori dan Praktik Proses Perancangan dan Pengembangan Produk (di Industri Manufaktur Komponen Automotive) Supriyati Supriyati; Adi Rusdi Widya
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi nyata proses perancangan dan pengembangan produk di industri manufaktur komponen otomotif serta proses pembuatan produk di fase perancangan khususnya dalam proses Forging dan Machining komponen kendaraan roda dua. Fokus utama penelitian adalah mengintegrasikan pendekatan pembelajaran teori dengan praktik industri melalui model learning factory, sebagai bagian dari kurikulum mata kuliah Perancangan dan Pengembangan Produk di Program Studi Teknik Industri. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan penyebaran kuesioner kepada 222 mahasiswa yang sebagian besar merupakan karyawan di industri manufaktur namun belum memahami alur proses perancangan secara menyeluruh. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih konkret terhadap tahapan-tahapan proses perancangan, mulai dari identifikasi kebutuhan konsumen, pembuatan desain, penetapan spesifikasi teknis dan atribut, pemenuhan sumber daya, pembuatan prototype, uji coba bertahap (N1, N5, N30, N100, N1000), hingga penetapan spesifikasi akhir. Data dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, dengan hasil Cronbach’s Alpha sebesar 0,743 yang menunjukkan instrumen kuesioner reliabel. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara pembelajaran teoritis dengan praktik industri guna meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami siklus perancangan produk secara menyeluruh dan aplikatif. Hasil ini mendukung pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menekankan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja melalui pengalaman pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Efektivitas ASEAN dalam Implementasi Five-Point Consensus pada Konflik Myanmar–Rohingya Hartini Runga; Roberto O.C. Seba; Novriest Umbu Walangara Nau
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1345

Abstract

Konflik Myanmar–Rohingya telah menjadi isu krisis kemanusiaan regional yang menantang kredibilitas ASEAN sebagai organisasi kawasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi Five Point Consensus yang disepakati ASEAN pada April 2021 sebagai respon terhadap situasi Myanmar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data sekunder berupa jurnal ilmiah, laporan organisasi internasional, serta dokumen resmi ASEAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Five Point Consensus masih jauh dari harapan. Hambatan utama terletak pada prinsip non-intervensi ASEAN, lemahnya komitmen junta militer Myanmar, serta dinamika kepentingan negara anggota yang terbagi antara pendekatan keras dan lunak. Meskipun terdapat dukungan dari beberapa negara anggota, seperti Indonesia dan Malaysia, implementasi kebijakan tidak menghasilkan perubahan signifikan di lapangan, khususnya terkait penghentian kekerasan dan perlindungan hak asasi manusia. Dengan demikian, efektivitas ASEAN masih terbatas pada peran simbolis dan diplomatik tanpa mekanisme penegakan yang mengikat. Penelitian ini menegaskan pentingnya reformasi prinsip dasar ASEAN agar mampu merespons krisis kemanusiaan secara lebih tegas dan efektif.
Hubungan Konsumsi Kopi dan Pola Konsumsi Junk Food dengan Risiko Kejadian Gastritis Pada Remaja Kelas XI di SMKN 5 Kabupaten Tangerang Putri Ayu Kamilia; Rangga Saputra; M. Martono Diel
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1346

Abstract

Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung yang dapat bersifat akut maupun kronis. Faktor risiko gastritis banyak ditemukan pada remaja, di antaranya konsumsi kopi dan junk food yang berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan konsumsi kopi dan pola konsumsi junk food dengan risiko gastritis pada remaja kelas XI di SMKN 5 Kabupaten Tangerang. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi cross sectional. Sampel 144 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Instrumen berupa kuesioner (konsumsi kopi, pola konsumsi junk food, dan risiko gastritis). Analisis menggunakan uji Chi-Square dengan ?=0,05. Terdapat hubungan signifikan antara konsumsi kopi dengan risiko gastritis (p=0,012) dan pola konsumsi junk food dengan risiko gastritis (p=0,010). Mayoritas responden memiliki pola konsumsi kopi kategori sedang (58,3%) dan pola konsumsi junk food konsumtif (58,3%). Konsumsi kopi dan pola konsumsi junk food berhubungan signifikan dengan risiko gastritis. Edukasi gizi seimbang pada remaja diperlukan untuk menurunkan risiko gastritis.
Circular Economy Strategy in Managing the Palm Oil and Coal Industries in East Kalimantan Gamaliel Abimanyu Arlandito; Zulfa Aulia Nuha; Iswara Zathi Perdana; Enos Paselle; Elza Fatika Nur Haliza
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1347

Abstract

Industri sawit dan batu bara merupakan penggerak utama perekonomian Kalimantan Timur, namun sekaligus menjadi penyumbang signifikan polusi dan limbah yang mengancam keberlanjutan lingkungan. Penerapan circular economy (CE) dipandang sebagai solusi strategis untuk menyeimbangkan kepentingan ekonomi dan ekologi, meskipun kajian tentang penerapannya di sektor ekstraktif Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi CE dalam pengelolaan industri sawit dan batu bara dengan menekankan keterkaitannya terhadap kebijakan daerah serta target nasional Net Zero Emission 2060. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor sawit memiliki peluang penerapan CE melalui pemanfaatan limbah padat (tandan kosong, cangkang) dan limbah cair (POME) sebagai energi terbarukan. Sementara itu, sektor batu bara dapat mengintegrasikan CE melalui reklamasi lahan pascatambang untuk kegiatan agroforestri, perikanan, dan ekowisata berbasis masyarakat. Kesimpulannya, strategi CE di Kalimantan Timur menuntut sinergi kebijakan daerah, insentif ekonomi, serta kolaborasi multiaktor guna mendorong transformasi berkelanjutan di sektor ekstraktif.
Rancang Bangun CNC Router Drlling Machine Untuk Mengukur Kayu Dengan Presisi Tinggi Menggunakan Mikrokontroler Dan Sistem Kontrol GRBL Astadi Ajrinata Pratama; Nina Paramytha; Endah Fitriani; Tamsir Ariyadi
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1350

Abstract

Latar belakang: Mesin CNC (Computer Numerical Control) telah menjadi solusi utama dalam industri manufaktur untuk meningkatkan efisiensi dan presisi dalam proses produksi. Mesin ini juga dilengkapi dengan trimmer motor untuk melakukan pengeboran dan pengukiran kayu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun mesin CNC Router yang mampu mengukir kayu dengan tingkat presisi tinggi. Metode: Sistem ini menggunakan mikrokontroler STM32 yang dikombinasikan dengan firmware GRBL untuk mengendalikan motor stepper pada tiga sumbu (X, Y, dan Z) dan dilengkapi dengan sistem monitoring berbasis mikrokontroler Arduino NANO. Hasil: Pengujian dilakukan untuk menganalisis tingkat akurasi, kecepatan, dan performa sistem dalam berbagai kondisi kerja. Kesimpulan: Penelitian menunjukkan bahwa mesin CNC yang dikembangkan mampu menghasilkan ukiran dengan tingkat presisi yang memadai, sehingga dapat menjadi alternatif ekonomis bagi industri kecil dan menengah yang membutuhkan mesin CNC dengan biaya lebih terjangkau.
Efektivitas Ekstrak Ubi Jalar Ungu (Ipomea batatas Vaar. Ayamurasaki) Sebagai Alternatif Bahan Identifikasi Plak Gigi (Studi di SMP Maryam Surabaya) Tahun 2024 Puspa Dwiajiningtyas Nugroho; Sunomo Hadi; Ratih Larasati
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1351

Abstract

Plak gigi adalah endapan lunak yang menempel pada permukaan gigi dan biasanya diidentifikasi menggunakan disclosing solution. Namun, produk ini mengandung bahan kimia, sulit diperoleh, dan relatif mahal. Sebagai alternatif, antosianin dalam ubi jalar ungu varietas Ayamurasaki dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimen dengan desain one-group posttest only dan melibatkan 34 responden yang dibagi ke dalam dua kelompok. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Ekstrak ubi jalar ungu dengan konsentrasi 16% dan 32% dioleskan pada permukaan gigi, kemudian responden diminta mengisi kuesioner untuk menilai efektivitas. Hasil menunjukkan efektivitas 60% pada konsentrasi 16% (tidak efektif) dan 69,4% pada konsentrasi 32% (cukup efektif). Dengan demikian, ekstrak ubi jalar ungu varietas Ayamurasaki 32% lebih efektif sebagai bahan identifikasi plak gigi dibandingkan konsentrasi 16%.
Mitigasi Krisis Dalam Komunikasi Internal : Membangun Kepercayaan dan Keterbukaan di Tempat Kerja Nandika Daffa Carlotta; Ana Kuswanti; Fitria Ayuningtyas
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1353

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran komunikasi internal dalam mengelola krisis perusahaan melalui studi kasus PT Tupperware yang mengalami kebangkrutan. Komunikasi internal yang efektif ditemukan sebagai elemen penting untuk mempertahankan kepercayaan karyawan, mengurangi tingkat kecemasan, dan meningkatkan transparansi dalam menghadapi krisis. Dengan menerapkan Teori Komunikasi Dua Arah Simetris, perusahaan dapat membangun hubungan yang saling menguntungkan antara manajemen dan karyawan, yang berfungsi meredakan ketidakpastian dan mempercepat proses pemulihan. Penelitian ini juga menyoroti tantangan dalam mengelola komunikasi di lingkungan kerja yang memiliki keberagaman generasi, yang membutuhkan pendekatan yang fleksibel dan inklusif. Temuan dari studi kasus ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang tepat, cepat, dan jelas sangat vital dalam menangani krisis, memperbaiki citra perusahaan, dan mengembalikan kepercayaan publik. Hasil penelitian ini memberi kontribusi penting bagi perusahaan dalam merespons krisis dan mengelola komunikasi internal yang lebih efisien untuk memperkuat ketahanan serta keberlanjutan perusahaan.
Optimalisasi Fungsi Mediasi Penyelesaian Konflik Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) antara Masyarakat Kampung Bayam dengan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta Ahmad Fauzi Hardiansyah; Muhadam Labolo; Dyah Poespita Ernawati
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1356

Abstract

Sengketa warga Kampung Bayam, Jakarta Utara yang terdampak pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta merupakan salah satu konflik yang terjadi antara pemerintah dan masyarakat yang proses penyelesaiannya melalui fungsi mediasi. Mediasi merupakan salah satu bentuk alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan yang cepat, murah, dan dapat memberikan akses keadilan serta kepuasan yang lebih besar kepada para pihak yang bersengketa. Namun, dalam praktiknya, penyelesaian konflik melalui mediasi masih terdapat hambatan-hambatan. Salah satu lembaga yang menjalankan fungsi mediasi adalah Komnas HAM RI berdasarkan Undang-Undang (UU) No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan fungsi mediasi penyelesaian konflik pembangunan JIS antara masyarakat Kampung Bayam dan Pemprov Daerah Khusus Jakarta, mendeskripsikan hambatan dan dukungan fungsi mediasi penyelesaian konflik pembangunan JIS antara masyarakat Kampung Bayam dan Pemprov Daerah Khusus Jakarta serta menggambarkan upaya Komnas HAM RI dalam optimalisasi fungsi mediasi penyelesaian konflik pembangunan JIS antara masyarakat Kampung Bayam dan Pemprov Daerah Khusus Jakarta. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori prinsip-prinsip mediasi yang dikemukakan oleh Ruth Carlton dalam Spencer, D. & Brogan, M. (2006). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data, dan mengambil kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penulis menyimpulkan bahwa dalam penyelesaian konflik pembangunan JIS, Komnas HAM telah menjalankan fungsi mediasi sesuai dengan prinsip-prinsip mediasi yaitu kerahasiaan (confidentiality), kesukarelaan (voluntariness), pemberdayaan (empowerment), netralitas (neutrality), dan solusi unik (a unique solution) dengan berhasil menghasilkan kesepakatan perdamaian yang ditanda tangani kedua belah pihak meskipun belum semua prinsip dijalankan sepenuhnya karena Komnas HAM adalah lembaga negara yang kinerjanya berdasarkan UU. Dalam pelaksanaan fungsi mediasi, ditemukan hambatan-hambatan. Oleh karena itu perlu dilakukan optimalisasi seperti membangun komunikasi yang efektif, pemenuhan, kebermanfaatan, dan keadilan yang bermartabat bagi korban pelanggaran HAM serta prioritas penanganan kasus yang menjadi atensi publik .
Peran Komunikasi dalam Pelaksanaan K3 pada PT. PLN (Persero) UP3 Bengkulu Azwir Chalik; Didik Sugeng Widiarto
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1357

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari peran komunikasi dalam menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT PLN (Persero) UP3 Bengkulu. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, wawancara mendalam, dan observasi partisipatif melalui desain studi kasus. Setelah itu, triangulasi metode digunakan untuk memverifikasi metode. Komunikasi sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur K3, mengurangi risiko kecelakaan, dan meningkatkan koordinasi lintas unit, menurut penelitian. Beberapa hambatan yang ditemukan termasuk keterbatasan dalam penggunaan teknologi, keterbatasan dalam penguasaan bahasa teknis, dan keterbatasan geografis. Beberapa teknik yang digunakan termasuk pelatihan berbasis daring, visualisasi konten K3, dan optimalisasi kanal komunikasi digital. Karena komunikasi efektif sangat penting untuk keberhasilan implementasi K3, perusahaan harus memperkuat protokol komunikasi, literasi digital, dan dukungan teknologi di seluruh unit kerja.