cover
Contact Name
Greenation Publisher
Contact Email
greenation.info@gmail.com
Phone
+6281188062005
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. A. Hasan, Telanaipura Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu Multidisplin
Published by Greenation Publisher
ISSN : 28294599     EISSN : 28294580     DOI : https://doi.org/10.38035/jim.v1i1
Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu Biologi, Bisnis, Ilmu Kimia, Ilmu Pendidikan, Teknik dan Teknologi, Humaniora, Ilmu Hayati, Ilmu Fisika, Ilmu Kelautan, Ilmu Sosial. Setelah diterbitkan, artikel tersedia secara gratis melalui online tanpa batasan apa pun atau langganan lain untuk peneliti dan pembaca di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 985 Documents
Optimasi Penggalian Data Jejak Kolonial di Benteng Fort Rotterdam Sebagai Upaya Perancangan Film Dokumenter Abi Kunilawansa; Aryo Bayu Wibisono; Diana Aqidatun Nisa
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1960

Abstract

Makassar, sebagai kota pesisir dengan sejarah maritim yang kaya, menyimpan warisan kolonial yang signifikan, ditandai oleh perlawanan Kerajaan Gowa-Tallo dan pendirian Benteng Fort Rotterdam pasca Perjanjian Bongaya tahun 1667. Peninggalan ini bukan sekadar artefak, tetapi simbol hegemoni kolonial dan memori kolektif perlawanan. Namun, minimnya akses informasi yang menarik dan relevan bagi generasi digital, di mana narasi sejarah masih didominasi oleh format teks, mengakibatkan rendahnya pemahaman kritis masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Kesenjangan ini menimbulkan tantangan serius dalam pelestarian warisan kolonial. Oleh karena itu, penelitian perancangan ini bertujuan untuk merancang sebuah film dokumenter yang berfungsi sebagai media komunikasi visual alternatif. Film dokumenter ini dirancang menggunakan metode production stages (praproduksi, produksi, pascaproduksi) untuk menyajikan narasi sejarah Kerajaan Gowa-Tallo dan Benteng Fort Rotterdam secara naratif, visual, dan emosional. Fokus perancangan ini adalah menguraikan jejak kolonialisme di Makassar secara komprehensif. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah Film dokumenter berdurasi 15-30 menit yang diharapkan mampu menjadi sarana edukasi yang komunikatif, mudah dipahami, serta menumbuhkan kesadaran kritis generasi muda terhadap sejarah kolonial dan identitas budaya lokal, sekaligus mengisi kesenjangan penelitian dalam bidang komunikasi visual untuk edukasi sejarah.
Menegakkan Integritas di Balik Cap dan Tanda Tangan: Kajian Kode Etik di Indonesia Fariz Arsy Jabbarrahmawan; Amalia Diamantina
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1963

Abstract

Profesionalisme dan integritas merupakan fondasi utama dalam praktik kenotariatan, yang menjadi penentu kepercayaan publik terhadap profesi notaris. Kode etik notaris berperan sebagai pedoman dalam menjaga standar perilaku, tanggung jawab hukum, dan etika profesional notaris dalam melaksanakan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penerapan kode etik notaris di Indonesia, mengevaluasi tingkat kepatuhan notaris terhadap ketentuan etika, serta mengidentifikasi tantangan dan kendala yang dihadapi dalam praktik sehari-hari. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, analisis dokumen regulasi, peraturan organisasi profesi, serta literatur ilmiah terkait profesi notaris dan etika profesi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan kode etik berkontribusi signifikan terhadap peningkatan integritas dan profesionalisme notaris, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kenotariatan. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya kendala berupa kurangnya pemahaman yang merata terhadap kode etik, pengawasan yang belum optimal, dan tantangan dalam menyesuaikan praktik kenotariatan dengan dinamika hukum modern. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi berkelanjutan, sosialisasi kode etik, dan mekanisme pengawasan yang lebih efektif untuk menegakkan integritas dan menjaga reputasi profesi notaris di Indonesia.
Stabilisasi Subbase Agregat Eksisting Jalan Hauling PT. Servo Lintas Raya Menggunakan Sistem Hybrid Semen–Polyroads (Soiltech Mk-II) Terhadap Peningkatan Nilai CBR BE. Dwi Anggoro Winardi; Aprizal; Dadang Iskandar; Ronny; M. Aldair Sila
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1964

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi peningkatan daya dukung lapis pondasi bawah (subbase) jalan hauling melalui stabilisasi material agregat kelas A menggunakan kombinasi semen dan Soiltech MK-II, dengan fokus pada kekuatan dini (0–4 hari) dan ketahanan terhadap kondisi basah. Pengujian laboratorium menggunakan uji CBR pada variasi kadar semen 0%, 1%, dan 3% serta dosis Soiltech 0%, 0,60%, dan 0,75% (terhadap massa kering), pada umur curing 0 jam, 1 hari, 3 hari, dan 4 hari, dengan tiga kondisi curing: jemur terik matahari, suhu ruang, dan rendam (jenuh air). Total diperoleh 108 data pengamatan. Untuk memperkuat penentuan komposisi optimum, dilakukan analisis multivariat dengan regresi linier berganda. Model signifikan (F=152,088; p<0,001) dengan R=0,925 dan R²=0,855 (Adjusted R²=0,850). Koefisien beta terstandar menunjukkan faktor dominan adalah kadar semen (β=0,764), diikuti umur curing (β=0,391), dosis Soiltech (β=0,223), sedangkan kondisi curing berpengaruh negatif (β=−0,262). Secara eksperimental, kenaikan semen dan Soiltech meningkatkan CBR dan menjaga stabilitas pada kondisi jenuh air. Komposisi optimum dalam rentang variasi penelitian adalah semen 3% dan Soiltech 0,75%, yang dipilih untuk trial lapangan. Pada segmen 25 m × 5 m × 0,20 m, uji LWD menunjukkan Evd meningkat dari ±50,9 MPa (0 jam) menjadi ±171,5 MPa (20 jam), dengan CBR ekuivalen naik dari ±72,96% menjadi ±151,65%. Uji UCS 7 hari sebesar ±29,43 kg/cm² memenuhi kriteria penerimaan. Hasil penelitian menegaskan efektivitas stabilisasi semen–polimer untuk percepatan peningkatan daya dukung subbase dan verifikasi kinerja lapangan. Selain itu, perhitungan kebutuhan bahan dilakukan pada skala laboratorium (mould Ø15×30 cm, 13 kg/mould) dan skala lapangan berdasarkan volume lapisan serta MDD 2,060 kg/m³, sehingga rancangan campuran dapat direplikasi secara praktis pada pelaksanaan dan mutu.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Audit: Systematic Literature Review 2000–2025 Rani Nur Az-zahra Osman; Netty Herawaty; Achmad Hizazi
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1965

Abstract

Kualitas audit (audit quality) merupakan konstruk multidimensi yang menjadi fondasi kepercayaan publik terhadap informasi keuangan perusahaan. Artikel ini menyajikan systematic literature review (SLR) terhadap literatur akademik mengenai kualitas audit yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2000–2025. Dengan mengadopsi pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses), penelusuran dilakukan melalui basis data Scopus, Web of Science, dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “audit quality,” “determinan kualitas audit,” dan “audit quality measurement.” Dari total 347 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 92 artikel terpilih untuk dianalisis berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa determinan utama kualitas audit mencakup ukuran kantor akuntan publik (KAP), spesialisasi industri auditor, tenure audit, independensi auditor, efektivitas komite audit, dan regulasi pengawasan seperti SOX dan PCAOB. Artikel ini juga mengidentifikasi tren riset terkini, termasuk dampak digitalisasi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) terhadap praktik audit, serta memetakan celah penelitian yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Temuan SLR ini memberikan kontribusi teoretis dengan menyajikan kerangka integratif determinan kualitas audit dan kontribusi praktis bagi regulator, praktisi audit, serta peneliti di bidang akuntansi.
The Danger of Traditional Abdominal Massage with Appendicitis; A Long-standing Misunderstanding in Ende, East Nusa Tenggara Nurmasithah; Sun Parkuseg Siregar
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni - Juli 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i2.1970

Abstract

In Southeast Asia, Indonesia has the highest incidence of acute appendicitis, with approximately 5 cases per 1000 individuals. In rural areas, the burden got worse because of locals misconceptions. We noticed that as a part of their cultural beliefs, the patient had a traditional abdominal massage before going to the hospital. This study aims to understand the correlation between conventional abdominal massage with perforated appendicitis and other related complications. This is a retrospective analysis study which identified 47 patients who underwent surgery at Ende General Hospital from January 2020 – September 2023. Univariate and bivariate analysis was performed to describe and analyse the correlation between traditional abdominal massage and complications. This study showed there was a significant correlation between the patients who received traditional abdominal massage with bowel adhesion (OR: 0.071; 95%CI: 0.011 - 0.472; p=0.00), generalized peritonitis (OR: 6.25; 95%CI: 1.53 - 25.41; p= 0.009), perforated appendicitis (OR: 25.6; 95%CI: 4.17 - 156.99; p=0.00), and bowel adhesion (OR: 0.071; 95%CI: 0.011 - 0.472; p=0.00), but not with length of stay (LOS) (OR: 1.030; 95%CI: 0.972 – 1.092; p=0.72). This study found a correlation between traditional abdominal massage and appendicitis complications. Misconception that circulated in this area ended up backfiring on locals, worsening abdominal pain and causing complications. These findings imply that the local government should collaborate with health workers and tribal leaders to raise awareness and clarify inaccurate information.
Pengalaman Komunikasi Influencer Sebagai Endorsement pada Praktik Judi Online di Kota Palu Dewa Putu Arkajuana; Sitti Murni Kaddi; Andi Febri Herawati
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni - Juli 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i2.1974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman komunikasi influencer sebagai endorsement pada praktik judi online di Kota Palu serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik purposive sampling dalam penentuan informan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi Alfred Schutz sebagai pisau analisis utama untuk memahami tindakan informan berdasarkan pengalaman hidup, pendidikan, serta latar belakang sosial dan ekonomi. Dalam perspektif ini, tindakan individu dipahami melalui konsep stock of knowledge, serta dipengaruhi oleh because motive sebagai dasar pengalaman masa lalu dan kondisi ekonomi, serta in order to motives sebagai orientasi tujuan memperoleh keuntungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer sebagai endorsement pada praktik judi online menjalankan aktivitas melalui pola komunikasi tertutup dan terstruktur, seperti Direct Message (DM) Instagram dan WhatsApp, dengan Instagram Story sebagai media utama. Informan memiliki kesamaan dalam mekanisme kerja, namun berbeda dalam intensitas aktivitas, tingkat keuntungan, dan kesadaran hukum. Faktor penghambat meliputi faktor eksternal seperti pemadaman listrik dan rendahnya respons audiens, serta faktor internal seperti kondisi kesehatan. Kesimpulannya, praktik ini mencerminkan kondisi kerja digital yang cenderung eksploitatif dan minim perlindungan.
Analisis Pengolahan Site pada Pengembangan Pusat Dakwah Muslimah Wahdah Islamiyah dengan Lahan Terbatas Aisyah Muchlis; Nashrah Arsyad; Juhana Said
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni - Juli 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i2.1975

Abstract

Pembangunan Pusat Dakwah Muslimah Wahdah Islamiyah di Kota Makassar menghadapi tantangan terkait keterbatasan lahan di lingkungan perkotaan yang padat, di mana harus mengakomodasi kegiatan keagamaan, pendidikan, pelatihan, perumahan, dan pelayanan sosial. Kondisi lahan yang terbatas menuntut strategi perencanaan lokasi yang efektif untuk memastikan efisiensi fungsional, kenyamanan pengguna, keamanan, dan kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi perencanaan lokasi yang diterapkan dalam pengembangan Pusat Dakwah Muslimah Wahdah Islamiyah, dengan fokus pada aksesibilitas, sirkulasi, orientasi bangunan, zonasi ruang, pengendalian lingkungan, dan optimalisasi ruang terbuka hijau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi lokasi, tinjauan dokumentasi, dan analisis desain makro-mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi lahan dapat dicapai melalui pemisahan sirkulasi masuk dan keluar, pengembangan massa vertikal, zonasi publik–semi-publik–pribadi yang jelas, orientasi bangunan yang responsif terhadap iklim, serta integrasi ruang terbuka hijau multifungsi sebagai zona penyangga. Temuan ini memberikan referensi praktis untuk perencanaan pusat dakwah Muslimah di kawasan perkotaan dengan ketersediaan lahan yang terbatas.
Rekonstruksi Pertimbangan Yudisial dalam Putusan Bebas Perkara Perjudian Daring: Analisis Normatif dan Perspektif Penologi terhadap Putusan Nomor 97/Pid.Sus/2025/Pn Sda Akasah Kanzul Arsy; Mohamad Nur Kholiq
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni - Juli 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i2.1985

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menghadirkan transformasi besar dalam pola interaksi masyarakat modern, termasuk dalam praktik kejahatan berbasis digital. Salah satu bentuk kejahatan siber yang mengalami peningkatan signifikan di Indonesia ialah perjudian daring atau judi online. Fenomena perjudian daring tidak lagi dipandang sebagai bentuk pelanggaran konvensional semata, melainkan telah berkembang menjadi ancaman serius terhadap ketertiban sosial, moralitas publik, stabilitas ekonomi masyarakat, serta efektivitas sistem penegakan hukum pidana nasional. Negara melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik telah mengatur secara tegas larangan distribusi, transmisi, maupun pemberian akses terhadap informasi elektronik bermuatan perjudian. Namun demikian, dalam praktik penegakan hukum masih ditemukan disparitas penafsiran oleh aparat penegak hukum, khususnya hakim, yang berimplikasi terhadap lahirnya putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana perjudian daring.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku perjudian daring pada Putusan Nomor 97/Pid.Sus/2025/PN Sda, sekaligus mengkaji implikasi putusan tersebut dalam perspektif penologi dan kebijakan penanggulangan kejahatan. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum primer terdiri atas Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, serta putusan pengadilan terkait. Bahan hukum sekunder diperoleh dari literatur hukum, jurnal ilmiah, doktrin para sarjana, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema perjudian daring dan ratio decidendi hakim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam putusan a quo belum sepenuhnya mencerminkan penerapan asas kepastian hukum dan tujuan pemidanaan secara komprehensif. Majelis hakim cenderung menitikberatkan pada aspek pembuktian formal semata tanpa mempertimbangkan secara mendalam substansi perbuatan terdakwa yang secara faktual telah memberikan akses terhadap aktivitas perjudian elektronik. Kondisi tersebut menimbulkan ketidakselarasan antara tujuan hukum pidana dengan realitas sosial yang berkembang di masyarakat. Putusan bebas dalam perkara perjudian daring juga menimbulkan implikasi penologis berupa menurunnya efek jera, melemahnya fungsi preventif hukum pidana, meningkatnya potensi residivisme, serta terbentuknya persepsi permisif masyarakat terhadap tindak pidana perjudian daring. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hakim dalam perkara tindak pidana perjudian daring seharusnya tidak hanya berorientasi pada legalitas formal, melainkan juga wajib mempertimbangkan dimensi sosiologis, filosofis, dan penologis guna mewujudkan putusan yang berkeadilan substantif. Pembaruan pola pertimbangan yudisial diperlukan agar putusan pengadilan mampu menjadi instrumen efektif dalam mendukung kebijakan kriminal nasional terhadap kejahatan siber.
Rancang Bangun Aplikasi untuk Monitoring dan Evaluasi pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Pesurungan Kidul Moh Yudistira Permana Putra
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni - Juli 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i2.1987

Abstract

Pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memerlukan sistem dan evaluasi yang mampu menyajikan data secara cepat dan akurat. Di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pesurungan Kidul,proses pengawasan dan evaluasi masih dilakukan secara konvensional sehingga berpotensi menimbulkan ketidakefisienan dalam pengelolaan data dan pelaporan kegiatan. Penelitian ini bertujuan menghasilkan aplikasi monitoring dan evaluasi yang dapat mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis secara terintegrasi.Metode yang digunakan adalah metode rancang bangun sistem dengan tahapan analisis kebutuhan pengguna,perancangan sistem,implementasi aplikasi ,serta pengujian fungsional.Aplikasi yang dihasilkan menyediakan fitur pengelolaan data penerima manfaat,pencatatan distribusi makanan,serta laporan monitoring dan evaluasi. Berdasarkan hasil pengujian,aplikasi mampu berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mempermudah proses pemantauan serta evaluasi pelaksanaan program. Penerapan aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan data,ketepatan pelaporan,serta kualitas evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Pesurungan Kidul.
Pelindungan Hukum Konsumen dalam Perjanjian Jual Beli dengan Paylater di Platform Marketplace Menurut Hukum Positif dan Hukum Islam Mitra Ramadhan; Idha Aprilyana Sembiring; Utary Maharany Barus
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni - Juli 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i2.1989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan transaksi jual beli dengan sistem pembayaran paylater di platform marketplace, risiko yang timbul bagi para pihak, serta bentuk pelindungan hukum terhadap konsumen menurut hukum positif dan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif-analitis, dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Data yang digunakan berupa data sekunder yang terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut hukum positif Indonesia, transaksi jual beli dengan sistem paylater pada dasarnya sah sepanjang memenuhi syarat sah perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata dan tidak bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Namun, menurut hukum Islam, sistem paylater tidak sah apabila sejak awal perjanjian memuat bunga dan denda, karena akad tersebut berkedudukan sebagai al-qardh (utang-piutang) yang tidak membolehkan tambahan atau riba. Risiko penggunaan paylater meliputi risiko hukum dan non-hukum bagi konsumen, penjual, dan penyedia layanan, seperti wanprestasi, perilaku konsumtif, gangguan keuangan, penyalahgunaan data pribadi, dan beban psikologis. Pelindungan hukum terhadap konsumen dalam hukum positif dilakukan melalui upaya preventif dan represif, sedangkan dalam hukum Islam didasarkan pada prinsip keadilan, kemaslahatan, larangan riba, serta perlindungan terhadap harta dan agama. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, peningkatan keamanan sistem digital, dan pengawasan yang lebih optimal terhadap layanan paylater di marketplace.