cover
Contact Name
Ma'ruf Riadi Putra
Contact Email
jrlkes20022@gmail.com
Phone
+6289520091658
Journal Mail Official
jrlkes20022@gmail.com
Editorial Address
Jln. Lintas Padang Painan KM 24, Batang Kapas, Sumatra Barat.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
ISSN : -     EISSN : 27155854     DOI : https://doi.org/10.55642
Core Subject : Health,
This journal publishes a wide range of article in this discipline covering all modern trends in clinical and experimental research associated with Public Health, Human Health Safety, Health Education, Health Care System, Health Professional, Health Equity, Health Effects, Health Hazard, Health Risk, Nutrition Policies, Food safety, Hygiene, Safety Programs, Risk Assessment, Chronic Disease, Statistical Significance, Processed Food, Quality of Life, Primary Care, Infectious Diseases, Globalization, Nutrition, Risk Management, Adverse Health Effects, Genetic Factors and creates a platform for the authors to contribute towards the journal. The scope of the journal is not limited to the listed research areas but covers a lot more areas globally. The editorial office promises to peer review the submitted manuscripts and ensures quality.
Articles 168 Documents
PENGARUH PEMBERIAN BUAH PEPAYA TERHADAP PENINGKATAN NAFSU MAKAN BALITA USIA 2-5 TAHUN Dwiyanti, Dhea; Yuliaswati, Enny
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan nafsu makan pada balita dapat memengaruhi status gizi dan pertumbuhan. Buah pepaya (Carica papaya L.) mengandung vitamin, mineral, dan enzim papain yang berperan dalam meningkatkan nafsu makan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian buah pepaya terhadap peningkatan nafsu makan balita usia 2–5 tahun. Metode penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Sampel sebanyak 20 balita dipilih secara simple random sampling. Intervensi berupa pemberian buah pepaya 100 gram setiap hari selama 14 hari. Pengukuran nafsu makan menggunakan metode Visual Comstock, dan analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan median nafsu makan sebelum intervensi adalah 2,00 dan sesudah intervensi meningkat menjadi 4,00. Uji Wilcoxon memperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemberian buah pepaya terhadap peningkatan nafsu makan balita usia 2–5 tahun. Pemberian buah pepaya dapat menjadi alternatif non farmakologi yang efektif dan mudah diakses untuk meningkatkan nafsu makan balita.
Measuring Pharmaceutical Supply Performance at the Facility Level: A Standards-Aligned Study Haviana, Evan; Hardi, Yuni; Jamal, Siti Aisyah; Aini, Nurul; Harifuddin, Harifuddin; Andalas, Ronny; Sugoro, Ramadhani Yusli Arbain
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.1121

Abstract

Reliable management of medicines and medical supplies is a prerequisite for high-quality pharmacy services. This study evaluates the performance of a Pharmacy Installation against national standards and identifies priority areas for improvement. We employed a descriptive–evaluative design using an assessment instrument aligned with the Directorate General of Pharmaceuticals and Medical Devices, Ministry of Health of the Republic of Indonesia (2017), covering two components: Resources (maximum 60) and Management (maximum 40). The results show a total score of 92.46/100, comprising Resources 56.06/60 and Management 36.40/40, classifying performance as compliant with the standard. Strengths are concentrated in operational processes (receipt, distribution, recording and reporting), while opportunities for improvement relate to data-driven planning, strengthening organisational/structural arrangements, and tightening inventory-control practices. Practical implications include implementing clear control parameters (e.g., reorder point and safety stock) and item-priority classifications (e.g., ABC–VED) to stabilise availability, reduce expiry risk, and improve cost efficiency. The study provides a comprehensive snapshot of compliance and a direction of continuous improvement for pharmacy installations.
PENERAPAN TERAPI RELAKSASI LIMA JARI TERHADAP KECEMASAN PRE OPERASI PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DI RSUD Ir. SOEKARNO KABUPATEN SUKOHARJO Cahayani, Wahyu Esa Cahayani; Prajayanti, Eska Dwi; Prastiwi, Yohana Ika
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Angka tindakan sectio caesarea terus meningkat secara global, lebih dari 1 dari 5 (21%) dari angka kelahiran. Sectio caesarea merupakan suatu proses kelahiran janin melalui jalur abdominal (laparatomi) yang memerlukan insisi pada uterus (histerotomi). Persalinan sectio caesarea termasuk tindakan bedah untuk mengeluarkan janin dengan membuka dinding perut dan dinding rahim. Masalah keperawatan yang sering muncul pada pasien pre operasi sectio caesarea salah satunya yaitu kecemasan. Salah satu tindakan yang dapat menurunkan tingkat kecemasan yaitu terapi relaksasin lima jari. Relaksasi lima merupakan metode ketenangan yang menggunakan pola pikir untuk menurunkan tingkat kecemasan. Tujuan: Mengetahui hasil implementasi pemberian terapi relaksasi lima jari untuk mengurangi kecemasan Pre Operasi pada Pasien Sectio caesarea di RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo. Metode: Jenis penelitian ini studi kasus yang menggunakan metode penelitian desain deskriptif, melibatkan 2 responden. Hasil: Terdapat penurunan sebelum dan sesudah dilakukan penerapan selama 10 menit pada Ny. I dari skala berat menjadi sedang dan Ny. N dari skala berat menjadi ringan. Kesimpulan: Terapi relaksasi lima jari dapat menurunkan tingkat kecemasan pada ibu Pre Sectio caesarea.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2024 Jafrida, Maulisa; Arbi, Anwar; A'yun, Qurrata
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan perubahan konsistensi feses menjadi lembek hingga cair dengan frekuensi lebih dari tiga kali dalam sehari. Data Puskesmas Manggeng menunjukkan jumlah kasus diare tertinggi di Kabupaten Aceh Barat Daya pada tahun 2024, yaitu sebanyak 171 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Manggeng. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain case control. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki balita sebanyak 171 orang, dengan sampel 64 balita terdiri dari 32 kasus dan 32 kontrol. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 04–15 Maret 2024 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang baik (68,75%), tidak memberikan ASI eksklusif (67,74%), tidak melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (64,71%), serta memberikan susu formula (32,43%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu (p=0,003), riwayat ASI eksklusif (p=0,006), perilaku hidup bersih dan sehat (p=0,012), serta pemberian susu formula (p=0,001) dengan kejadian diare pada balita. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu, riwayat ASI eksklusif, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemberian susu formula berhubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Manggeng.
Penerapan Terapi Bermain Clay Untuk Menurunkan Kecemasan Anak Usia Prasekolah Saat Tindakan Injeksi di RSUD Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango Syahrir, Akifa; Margareta Sunge, Regina; Loleh, Suwarni
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan utama anak prasekolah saat hospitalisasi adalah kecemasan akan terjadinya cedera pada tubuhnya, seperti saat injeksi. Dampak kecemasan anak selama hospitalisasi yaitu anak akan lebih sulit diajak bekerjasama dalam hal tindakan invasif seperti pemasangan infus, injeksi. Anak akan menolak tindakan dengan menarik ekstremitas, memukul, menggigit orang disampingnya. Kecemasan pada anak yang dibiarkan begitu saja, dapat memberikan dampak negatif pada proses pemulihaan kesehatan anak. Untuk meminimalisir respon kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah diperlukan media yang mampu mengekspresikan rasa cemas anak, salah satunya yaitu terapi bermain. Terapi bermain yang cocok diberikan pada anak usia prasekolah adalah terapi bermain clay. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui terapi bermain clay terhadap penurunan tingkat kecemasan anak usia prasekolah saat dilakukan tindakan injeksi. Studi Kasus menggunakan pendekatan deskriptif studi kasus. Penulis meninjau 3 anak usia prasekolah dengan kategori kecemasan sedang dan ringan lalu diberikan intervensi selama 2 hari berturut-turut pada masing-masing subjek dan melihat hasilnya. Hasil yang didapatkan setelah diberikan intervensi tingkat kecemasan anak mengalami penurunan. Dari skor 29 (Sedang) menjadi 17 (ringan), dan dari skor 16-20 (ringan) menjadi 4-6 (tidak ada kecemasan). Terapi bermain clay memiliki manfaat sebagai media untuk menurunkan kecemasan anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi.
Penerapan ROM Aktif Cylindrical Grip dalam Meningkatkan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas pada Pasien Stroke Iskemik di Klinik Kinesia Sentra Rehabilitasi Syahrir, Akifa; Cahyani Maliki, Wahyu; Aswad, Yusrin
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke hingga saat ini masih menjadi penyebab kematian kedua terbanyak serta kecacatan ketiga terbanyak di dunia. Gangguan dapat dipulihkan dengan penatalaksanaan Range of Motion (ROM). Cylindrical Grip merupakan salah satu dari latihan ROM dengan cara menggenggam benda berbentuk silindris yang berfungsi agar jari-jari tangan dapat bergerak dan menggenggam secara sempurna. Tujuan penelitian ini menggambarkan bagaimana penerapan ROM aktif Cylindrical Grip dalam meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke iskemik di Klinik Kinesia Sentra Rehabilitasi. Studi kasus dilakukan secara deksriptif untuk menggambarkan bagaimana Penerapan ROM Aktif Cylindrical Grip dalam Meningkatkan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas pada Pasien Stroke Iskemik di Klinik Kinesia Sentra Rehabilitasi. Hasil penelitian setelah dilakukan penerapan 2 kali sehari selama 1 minggu didapatkan bahwa ROM Aktif Cylindrical Grip dapat meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada ketiga subjek studi kasus. Dengan kesimpulan penerapan ROM Aktif Cylindrical Grip dapat menjadi alternatif non farmakologis yang dapat diterapkan dan dilakukan oleh penderita stroke iskemik dalam membantu pemulihan motorik yang mengalami kelemahan.
Penerapan Teknik Guided Imagery and Music terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil yang Akan Menjalani Operasi Sectio Caesarea di BLUD RSUD Kota Baubau Mustafa, Sri Resky; Nadia Turqohma; Nurfatima
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1146

Abstract

Kecemasan menjelang operasi Sectio Caesarea merupakan masalah umum yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi fisiologis maupun psikologis ibu, serta berpotensi memengaruhi kesejahteraan janin. Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat dilakukan adalah terapi Guided Imagery and Music (GIM). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik GIM dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil yang akan menjalani operasi Sectio Caesarea. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan desain pre-test dan post-test. Subjek penelitian adalah ibu hamil trimester III yang mengalami kecemasan tingkat sedang hingga berat berdasarkan hasil pengukuran menggunakan instrumen Pregnancy-Related Anxiety Questionnaire–Revised 2 (PRAQ-R2). Intervensi GIM diberikan dua kali sehari selama dua hari berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tingkat kecemasan setelah dilakukan terapi GIM. Hal ini membuktikan bahwa teknik Guided Imagery and Music efektif dan aman digunakan sebagai metode non-farmakologis untuk membantu ibu hamil merasa lebih tenang dan siap menghadapi proses persalinan. Selain itu, penerapan GIM juga mendukung pendekatan keperawatan holistik yang memperhatikan keseimbangan aspek fisik, psikologis, dan emosional pasien.
Pengaruh Pendidikan Gizi Dengan Media Video Terhadap Pengetahuan Siswa Dalam Pemilihan Jajanan Di SMK Karya Nasional Kabupaten Kuningan Mardhiyah Lestari; Shela Dwi Amaliyanti; Akbar Rizkyan Affandy; Andini Hikmatu Diniah; Dwi Putri Andini
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1149

Abstract

Makanan jajanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pola konsumsi remaja, termasuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namun, tidak semua jajanan yang dikonsumsi memenuhi aspek keamanan dan gizi, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan gizi melalui media video terhadap peningkatan pengetahuan siswa tentang pemilihan jajanan sehat. Metode yang digunakan adalah pre- eksperimental dengan desain one group pre-test and post-test. Sampel berjumlah 50 siswa SMK Karya Nasional. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang dibagikan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa pada sebagian besar indikator pertanyaan, dengan rata- rata persentase nilai post-test sebesar 87%. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator bahan pengawet dan bahan tambahan pangan. Meskipun beberapa item masih menunjukkan pemahaman yang rendah, secara umum penyuluhan gizi menggunakan media video efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pemilihan jajanan yang sehat dan aman. Diharapkan pendekatan edukatif ini dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendorong perilaku konsumsi jajanan yang lebih bijak dan sehat dikalangan remaja.
Efektivitas Terapi Perilaku Kognitif terhadap Penurunan Stres dan Keseimbangan Kehidupan-Kerja pada Ibu Menyusui yang Bekerja Selama Transisi Pascapandemi Afrah Hasna Fadhilah; Anis Marjukah
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1150

Abstract

Masa transisi pascapandemi membawa berbagai tantangan psikososial bagi ibu menyusui yang bekerja, termasuk peningkatan stres dan ketidakseimbangan kehidupan-kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi perilaku kognitif (CBT) dalam mengurangi stres dan meningkatkan keseimbangan kehidupan-kerja pada ibu menyusui yang bekerja. Metode: Desain penelitian quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest dan kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 60 ibu menyusui bekerja yang dibagi secara acak menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Intervensi CBT diberikan selama enam sesi dalam tiga minggu. Instrumen yang digunakan meliputi Perceived Stress Scale (PSS) dan Work-Life Balance Scale (WLBS). Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil: Hasil menunjukkan terdapat penurunan signifikan pada tingkat stres (p<0,01) dan peningkatan signifikan pada keseimbangan kehidupan-kerja (p<0,01) pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Terapi perilaku kognitif efektif dalam menurunkan tingkat stres dan meningkatkan keseimbangan kehidupan-kerja pada ibu menyusui yang bekerja selama masa transisi pascapandemi. Intervensi ini dapat diimplementasikan dalam praktik keperawatan komunitas dan kesehatan kerja.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Sawang Kabupaten Aceh Selatan Atina; Muhammaf Iqbal Fahlevi; Perry Boy Chandra Siahaan; Zakiyuddin; Mardi Fadillah
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1151

Abstract

Penyakit diare merupakan penyakit endemis yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan masih menjadi penyumbamg angka Kematian di Indonesia terutama pada balita (Purnamisih dan putriyanti, 2022). Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor –faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita berdasarkan variabel terutama pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, mencuci tangan pakai sabun, sikap, pengetahuan diwilayah kerja puskesmas sawang, Aceh Selatan. Metode statistik dan multivariant digunakan dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian berjumlah 155 balita dari 14 desa dengan umur 12-59 bulan atau 1-5 tahun dengan sampelnya 60 balita tersebut. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji c-square unvariant dan bivariant. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ada hubungan diare dengan sikap (p-value = 0,000). Terdapat ada hubungan pengelolaan sampah terhadap diare (p-value = 0,004). Terdapat ada hubungan mencuci tangan dengan diare (p-value = 0,000). Tidak ada hubungan diare dengan penyediaan air bersih (p-value = 0,133) dan tidak ada hubungan diare dengan pengetahuan ibu (p-value = 0,796). Kesimpulannya yaitu terdapat hubungan antara sikap ibu, pengelolaan sampah terhadap diare, mencuci tangan pakai sabun. Sedangkan penyediaan air bersih dan pengetahuan ibu tidak berhubungan. Penulis menyarankan agar setiap orang tua terkhusus ibu menerapkan pola hidup sehat dalam keluarga itu sangat penting, terutama dalam hal kebersihan agar tidak mudah anak-anak terkena diare.