cover
Contact Name
Ma'ruf Riadi Putra
Contact Email
jrlkes20022@gmail.com
Phone
+6289520091658
Journal Mail Official
jrlkes20022@gmail.com
Editorial Address
Jln. Lintas Padang Painan KM 24, Batang Kapas, Sumatra Barat.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
ISSN : -     EISSN : 27155854     DOI : https://doi.org/10.55642
Core Subject : Health,
This journal publishes a wide range of article in this discipline covering all modern trends in clinical and experimental research associated with Public Health, Human Health Safety, Health Education, Health Care System, Health Professional, Health Equity, Health Effects, Health Hazard, Health Risk, Nutrition Policies, Food safety, Hygiene, Safety Programs, Risk Assessment, Chronic Disease, Statistical Significance, Processed Food, Quality of Life, Primary Care, Infectious Diseases, Globalization, Nutrition, Risk Management, Adverse Health Effects, Genetic Factors and creates a platform for the authors to contribute towards the journal. The scope of the journal is not limited to the listed research areas but covers a lot more areas globally. The editorial office promises to peer review the submitted manuscripts and ensures quality.
Articles 168 Documents
Hubungan Perilaku Cuci Tangan Dan Faktor Risiko Lingkungan Terhadap Kejadian Penyakit Diare Elvira Eldysta; Kholis Ernawati; Dian Mardhiyah; Arsyad Arsyad; Ichsan Maulana; Fuad Farizi
Public Health and Safety International Journal Vol. 2 No. 02 (2022): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.346 KB) | DOI: 10.55642/phasij.v2i02.243

Abstract

Diare didefinisikan sebagai feses (BAB) yang konsistensinya lunak hingga cair dan terjadi lebih dari tiga kali per hari. Faktor risiko diare balita meliputi faktor makanan, lingkungan, dan perilaku. Tujuan dari kajian literatur ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara perilaku cuci tangan dengan faktor risiko lingkungan terhadap terjadinya penyakit diare. Google Scholar menyediakan akses ke artikel ilmiah yang dapat ditelusuri. Kriteria artikel meliputi artikel penelitian asli yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2020. Cari makalah menggunakan kata kunci berikut: diare, perilaku cuci tangan, lingkungan, dan pendekatan kasus-kontrol. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan artikel. Delapan publikasi Google Scholar ditemukan selama pencarian literatur. Delapan artikel membahas variabel yang berhubungan dengan Diara, antara lain perilaku cuci tangan setelah makan dan buang air besar serta faktor lingkungan (yaitu kurangnya kesadaran dan pengetahuan, sering jajan atau makan makanan yang tidak higienis, kuku kotor, sumber air dan sanitasi, kebersihan yang buruk, tempat pembuangan sampah dan sampah, dan makanan pengolahan).
Implementasi Kebijakan Program Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Puskesmas Kresek, Kabupaten Tangerang Kholis Ernawati; Muhammad Riski Fadilah; Muhammad Aulia Rachman; Clarisza Nadira; Putri Alfanny Jayanti Sartika; Fathul Jannah; Rita Komalasari
Public Health and Safety International Journal Vol. 2 No. 02 (2022): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.571 KB) | DOI: 10.55642/phasij.v2i02.244

Abstract

Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (GR1J1) adalah gerakan untuk meningkatkan peran serta dan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan setiap keluarga dalam pemeriksaan, pemantauan dan pemberantasan jentik nyamuk untuk mencegah penularan penyakit tular vector khususnya DBD. Tujuan penelitian ini adalah analisis implementasi kebijakan program pengendalian Demam Berdarah Dengue di Puskesmas Kresek, kabupaten Tangerang terutama terkait dengan GR1J1. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dimana informan ditentukan dengan teknik purposive sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam. Uji validitas menggunakan metode triangulasi sumber dan analisis data hasil wawancara menggunakan analisis konten. Selain metode kualitatif, data penelitian juga berasal dari data sekunder program pengendalian DBD pada puskesmas Kresek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus DBD tahun 2021 adalah 12 kasus dan tahun 2022 sebanyak 19 kasus. Pelaksanaan pemantauan jentik dengan output kegiatan berupa Angka Bebas Jentik (ABJ) yang memenuhi target (> 95%) pada tahun 2021 hanya ada dua desa (desa Pasir Ampo dan desa Koper). Sedangkan pada tahun 2022 juga ada dua desa (desa Patrasana dan desa Koper). Hasil wawancara mendalam menunjukkan bahwa hambatan pada pelaksanaan program adalah jumlah staf pada program penanganan DBD terbatas, alat yang kurang memadai, jumlah kader jumantik terbatas, dan belum terlaksananya program G1R1J.
Review Of The Sharia Maqashid On Provisions Of The Midwife Professional Self Practice Nazaruddin Latif; Mursudarinah Mursudarinah; Haryanto Haryanto; Indarwati Indarwati
Public Health and Safety International Journal Vol. 2 No. 02 (2022): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v2i02.247

Abstract

Midwife is a profession obtained by someone who has completed midwifery education and is officially recognized, and has the competence to carry out practice. Midwifery Law number 4 of 2019, philosophically aims to provide goodness to midwives and the community. This study aims to explain the provisions of independent practice for midwives using the maqashid shari'ah review. The maqashid shari'ah itself is one of the methods contained in the philosophy of Islamic law. Therefore, the data used is in the form of literature, in the form of Law Number 4 of 2019 concerning Midwifery, as well as supporting library references. Based on the description of the analysis, it was found that there was a separation of practice authority between vocational midwives and professional midwives. Professional midwives can practice independently, while vocational midwives are not allowed to open independent practice. Based on the maqashid shari'ah review, the maintenance of religion, reason, soul, property, and offspring, seeks to provide protection and benefit both to clients and to midwives. The results of the study concluded that the Midwifery Law provides a separation of authority for practice aimed at providing a stimulus so that midwives increase their knowledge and abilities. The review of maqashid shari'ah provides an overview of the new midwifery law that provides benefits to clients and midwives.
Governance Of Community Nurses Participation In The Renal Care Center: A Document Review Afzal, Ridha; Peristiowati, Yuly
Public Health and Safety International Journal Vol. 3 No. 01 (2023): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v3i01.294

Abstract

The emergence of new regulations regarding the mandatory ownership of new Peritoneal Dialysis Units (PD Units) in regional hospitals in Indonesia creates new problems for PD patients after undergoing therapy. They need treatment by CAPD professionals who are still on the move. This study aims to discuss how far the community nurses are involved in the management of patient care in the PD unit so that an overview of their duties and functions is obtained in handling PD patients in the CAPD unit under management nursing. This document review used PRISMA analysis. Data were taken from Google Engine, with keywords: Peritoneal Dialysis, community nursing, and public health. Select documents from reputable journals for the last five years. The documents that were filtered (n=14) all met the search criteria for documents according to keywords. There were only two documents (n = 2) that raise the issue of community nurses and their role specifically in PD units in the community. The most discussed role was training (n=5). The challenges were bureaucracy or government regulations. This study recommended that community nurses could be empowered to care for PD patients after getting short CAPD training.
Pengaruh Pemberian Nutrisi Putih Telur Terhadap Percepatan Penyembuhan Luka Pada Pasien Post Sectio Caesarea di Puskesmas Sukatenang Tahun 2022 Puspitasari, Dian; Sirait, Lenny Irmawaty; Karo, Marni br
Public Health and Safety International Journal Vol. 3 No. 01 (2023): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v3i01.295

Abstract

Pada tindakan persalinan sectio caesarea, pastinya akan menimbulkan kondisi luka insisi. Tindakan sectio caesarea menimbulkan suatu luka akibat sayatan pada abdomen. Dari pemeriksaan pasien yang ada di Puskesmas Sukatenang masih banyak pasien yang tidak tahu tentang pentingnya mengkonsumsi telur (kandungan nutrisi pada telur) untuk penyembuhan luka bekas operasi sectio caesarea, dikarenakan masih banyak kepercayaan masyarakat tentang pola makan pantangan setelah melahirkan. Telur merupakan jenis lauk pauk protein hewani yang murah, mudah ditemukan, ekonomis dan salah satu makanan paling padat nutrisi yang akan memfasilitasi penyembuhan luka. Untuk penyembuhan luka salah satu faktor yang mempengaruhi adalah protein. Protein dalam tubuh kita berfungsi untuk memperbaiki sel-sel yang rusak termasuk luka bekas operasi. Telur rebus, terutama bagian putih telurnya banyak mengandung protein yang dapat membantu menyembuhkan luka operasi.Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian nutrisi mengkonsumsi telur rebus (putih telur) terhadap percepatan penyembuhan luka pada pasien post sectio caesarea di Puskesmas Sukatenang Tahun 2022.Pasien post sectio caesarea yang melakukan pemeriksaan pasca operasi sectio caesarea di Puskesmas Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Pengambilan sampel pada penelitian ini direncanakan sebanyak 15 orang yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok intervensi sebanyak 5 orang mengkonsunsi 4 butir telur, 5 orang mengkonsumsi 6 butir telur dan kelompok kontrol yang tidak mengkonsumsi telur sebanyak 5 orang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi experiment, yaitu post test only with control group design.
Kajian Tahap Pengetahuan dan Amalan Kitar Semula di Kalangan Warga Politeknik Tuanku Sultanah Bahiyah Khalil, Noor Azalina binti; Ismail, Nurhuda binti; Ariffin, Asiah binti
Public Health and Safety International Journal Vol. 3 No. 01 (2023): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v3i01.296

Abstract

Kitar semula merupakan satu kaedah dan usaha dengan cara mengumpul, memproses dan mengguna semula sisa pepejal atau bahan-bahan yang telah digunakan. Objektif kajian ini adalah untuk mengenal pasti tahap pengetahuan dan amalan kitar semula di kalangan warga Politeknik Tuanku Sultanah Bahiyah. Bentuk kajian adalah kajian tinjauan menggunakan pendekatan kuantitatif dan data diperoleh menggunakan instrumen borang soal selidik. Analisis penggunaan skor min dibuat dan ditafsir berdasarkan jawapan yang telah diberikan oleh responden menggunakan Microsoft Excel. Sampel kajian ini melibatkan 354 responden yang terdiri daripada warga Politeknik Tuanku Sultanah Bahiyah. Borang soal selidik mengandungi tiga bahagian iaitu Bahagian A: Latar belakang responden, Bahagian B: Persoalan Kajian Tahap Pengetahuan Kitar Semula, dan Bahagian C: Amalan Kitar Semula. Hasil kajian menunjukkan skor min yang diperolehi bagi tahap pengetahuan dan amalan kitar semula masing-masing menyumbang nilai sebanyak 3.89 dan 3.84. Hal ini menunjukkan warga Politeknik Tuanku Sultanah Bahiyah mempunyai kesedaran tentang kepentingan kitar semula untuk kebaikan masyarakat seluruhnya. Aktiviti kitar semula ini memerlukan komitmen daripada semua pihak tanpa mengira umur dan status. Justeru itu, dengan mengitar semula bahan-bahan buangan seperti kertas, tin, kaca, surat khabar dan sebagainya, kita dapat memulihara alam sekitar untuk generasi masa hadapan.
Hubungan Sarana kesehatan Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Balita di Kelurahan Baloi Permai Kota Batan Tahun 2022 Sari, Novela; Oktariza, Hengky; Kirana, Dhea
Public Health and Safety International Journal Vol. 3 No. 01 (2023): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v3i01.299

Abstract

Sarana kesehatan lingkungan yang menjadi penyebab penyebaran penyakit antara lain tersedianya sarana jamban, tersedianya sumber air bersih, dan tersedianya Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fasilitas kesehatan lingkungan dengan kejadian diare pada balita. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Desa Baloi Permai yang berjumlah 90 balita. Hasil analisis uji Chi-Square menunjukkan bahwa ada hubungan antara ketersediaan jamban sehat dengan kejadian diare pada balita (nilai ρ = 0,013), ketersediaan sumber air bersih dengan kejadian diare pada anak. balita (ρ value = 0,002), ketersediaan fasilitas Saluran Air Limbah (SPAL) dengan kejadian diare pada balita (ρ value = 0,008). Penelitian menyimpulkan bahwa ada hubungan antara fasilitas jamban, sumber air bersih, ketersediaan fasilitas Saluran Air Limbah (SPAL), dengan kejadian diare pada balita. Saran dari hasil penelitian ini diharapkan masyarakat dapat membangun septic tank, menggunakan air bersih yang telah diolah, dan membangun saluran pembuangan.
Keajaiban Penyembuhan Dengan Warna Makanan Kegemaran Rasulullah SAW Kasim, Noli binti; Yasin, Che Nor Kharsiah binti
Public Health and Safety International Journal Vol. 3 No. 01 (2023): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v3i01.300

Abstract

Kajian ini memfokuskan kepada dua warna makanan yang menjadi kegemaran Rasulullah s.a.w. iaitu warna hitam dan hijau . Kajian ini menggunakan kaedah kajian perpustakaan untuk mengumpul maklumat melalui sumber primer dan skunder. Beberapa petikan daripada firman Allah SWT dan hadis yang berkaitan dengan warna makanan Rasulullah s.a.w dipersembahkan. Perbincangan cuba menyingkap kelebihan, fungsi dan kesan warna – warna makanan kegemaran Rasulullah s.a.w tersebut terhadap kesihatan manusia. Disamping mengaitkan persamaan dari segi warna dan khasiat makanan kegemaran Rasulullah s.a.w dengan sebahagian tumbuhan herba tempatan yang sering digunakan sebagai medium penyembuhan secara semulajadi bagi merawat masalah kesihatan fizikal dan spiritual. Kajian mendapati bahawa terdapat persamaan dari segi fungsi dan khasiat dua warna tersebut dengan tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan yang menjadi kegemaran Rasulullah s.a.w. Dapatan kajian juga menunjukkan bahawa warna hitam dan hijau mampu memberi penyembuhan terhadap penyakit fizikal dan mental. Kesimpulannya, warna makanan sunnah ini bukan sekadar menjadi kegemaran Rasululullah s.a.w, malah mempunyai nilai penyembuhan yang tinggi. Ini, membenarkan hikmah pengutusan Rasulullah s.a.w, menyinari umat dengan nur Islam dan mengeluarkan manusia daripada kegelapan aqidah kepada kebenaran. Cara kehidupan baginda juga adalah sumber cetusan idea mencari penawar untuk merawati penyakit spiritual, akal dan fizikal manusia.
Kualiti Air Minuman Mesin Layan Diri (Vending Machines) Di sekitar Kuantan, Pahang Malaysia Kadir, Mohd Sharif Bin; Ali, Rusnani Binti; Nor, Balkisah Binti Mohd
Public Health and Safety International Journal Vol. 3 No. 01 (2023): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v3i01.301

Abstract

Kualiti air minuman daripada sumber selain air paip menjadi kebimbangan dalam komuniti setempat. Untuk menangani kebimbangan, penyelidik telah menjalankan penyelidikan ini untuk menentukan tahap dan kualiti air dari mesin layan diri (WVM) disekitar kuantan. Daripada hasil pemerhatian kesemua mesin layan diri terletak di kawasan yang bersih dan selamat. Analisis terhadap parameter fizikal dan kimia menunjukkan kesemua sample yang diuji mematuhi nilai pH 6.21 – 6.61. Kesemua sampel mesin layan diri dikesan mempunyai jumlah pepejal terlarut (TDS) dalam julat 34-45ppm dibawah standard yang dibenarkan iaitu 1000 ppm. Nilai kekonduksian elektrik daripada sepuluh kawasan di sekitar kuantan air mesin layan diri berada dalam julat 70 – 90 μS/cm masih dibawah piawaian WHO 750 μS/cm. Parameter baki klorin bebas dan jumlah klorin air kesemua sampel dibawah paras dibenarkan. Dari segi suhu air yang keluar dari mesin berada dalam julat 28-380C. Lesen pengoperasi hanya dua sampel mesin tanpa lesen KKM daripada sepuluh mesin air. Penggunaa air mesin layan diri boleh menyebabkan potensi risiko kepada kesihatan pengguna jika parameter fizikal dan kimia melebihi had yang dibenarkan. Penyelidik mengesyorkan pembekal mesin ini membuat penyelenggaraan secara berkala serta Kementerian Kesihatan Malaysia membuat pensampelan dan pemantaun kualiti secara berkala.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pelajar Terapi Kecantikan dan Spa di Kolej Komuniti Sungai Petani dalam Pembelian Produk Kosmetik Halal Abdullah, Norashikin; Ahmad, Hanisah; Boon, Quah Wei
Public Health and Safety International Journal Vol. 3 No. 01 (2023): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v3i01.302

Abstract

Kajian ni bertujuan untuk mengkaji pengaruh antara sikap, kesedaran dan persekitaran terhadap niat beli pelajar Terapi Kecantikan dan Spa terhadap produk kosmetik halal di Kolej Komuniti Sungai Petani. Dalam kajian telah menggunakan soal selidik untuk mengumpul data daripada 87 orang responden yang terdiri daripada pelajar Sijil dan Diploma Terapi Kecantikan dan Spa. Data yang dikumpul ini telah dianalisis dengan menggunakan analisis kolerasi dan regresi berganda. Hasil dapatan telah menunjukkan bahawa sikap, kesedaran, dan persekitaran tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap niat beli pelajar Terapi Kecantikan dan Spa terhadap produk kosmetik halal. Implikasi daripada kajian ini adalah untuk pelajar Terapi Kecantikan dan Spa yang memakai produk kosmetik, industri atau organisasi yang terlibat dalam menghasilkan produk kosmetik halal. Akhirnya, untuk kajian lanjutan, penyelidik juga boleh menambah pemboleh ubah bebas yang lain seperti harga, kualiti produk, dan kemudahan pembelian ke dalam penyelidikan supaya penyelidik dapat mengetahui lebih lanjut tentang niat pembelian pelajar Terapi Kecantikan dan Spa terhadap produk kosmetik halal sama ada dipengaruhi oleh faktor tersebut atau tidak.

Page 4 of 17 | Total Record : 168