cover
Contact Name
Ma'ruf Riadi Putra
Contact Email
jrlkes20022@gmail.com
Phone
+6289520091658
Journal Mail Official
jrlkes20022@gmail.com
Editorial Address
Jln. Lintas Padang Painan KM 24, Batang Kapas, Sumatra Barat.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
ISSN : -     EISSN : 27155854     DOI : https://doi.org/10.55642
Core Subject : Health,
This journal publishes a wide range of article in this discipline covering all modern trends in clinical and experimental research associated with Public Health, Human Health Safety, Health Education, Health Care System, Health Professional, Health Equity, Health Effects, Health Hazard, Health Risk, Nutrition Policies, Food safety, Hygiene, Safety Programs, Risk Assessment, Chronic Disease, Statistical Significance, Processed Food, Quality of Life, Primary Care, Infectious Diseases, Globalization, Nutrition, Risk Management, Adverse Health Effects, Genetic Factors and creates a platform for the authors to contribute towards the journal. The scope of the journal is not limited to the listed research areas but covers a lot more areas globally. The editorial office promises to peer review the submitted manuscripts and ensures quality.
Articles 168 Documents
Implementasi, Sosialisasi dan Marketing Produk Olahan Minyak Sacha Inchi di Desa Binaan Bandar Lor sebagai Upaya Penanganan Stunting Susanti Pratamaningtyas; Ririn Indriani; Eny Sendra
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 01 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i01.636

Abstract

Percepatan penurunan stunting merupakan salah satu fokus pemerintah di bidang kesehatan dimana tertuang dalam target global Sustainable Development Goals (SDGs). Pada pelaksanaan pengabdian masyarakat tahun 2022, telah dilaksanakan implementasi, sosialisasi dan marketing terhadap produk olahan daun kelor. Tahun lalu, daun katuk dipilih karena memiliki konsentrasi tinggi terhadap kadar gizi dan sangat mudah ditemukan di lingkungan. Di tahun 2023, tim pengabdian masyarakat melanjutkan pemberian pelatihan dalam pengelolahan superfood lain yang sangat menjanjikan akan kandungan nutrisinya yaitu kacang sacha inchi. Sacha inchi merupakan tanaman oleaginous yang telah dibudidayakan dan berasal dari hutan hujan tropis wilayah Amazon. Bijinya menjadi sumber potensial nutrisi makro dan mikro, fitokimia, dimana hal ini termasuk 53% omega 3. kandungan minyak sacha inchi mengandung 17x lipat lebih omega3 dibandingkan ikan salmon yang mana sangat bermanfaat untuk fungsi otak, kesehatan pembuluh darah dan sebagai booster pada sistem imun.
Pengaruh Pemberian Informasi Terhadap Pengetahuan Pencegahan Penularan HIV/AIDS Dengan Media Audio Visual Damayanti, Adelia Rosa; Sendra, Eny; Indriani, Ririn
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 01 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i01.637

Abstract

HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yaitu sejenis virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Berdasarkan studi pendahuluan di Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri tentang kasus HIV pada tahun 2017 menyatakan Kecamatan Gurah menduduki posisi tertinggi yaitu sebesar 19 kasus, kemudian Purwosari jumlah kasus 14, Kepung dan Plosoklaten 12, sedangkan Pare dan Wates 11 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Informasi Terhadap Pengetahuan Pencegahan Penularan HIV/AIDS dengan Media Audio Visual pada PUS Di Dusun Krajan Lor Desa Wonojoyo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri Tahun 2019. Desain penelitian merupakan pre eksperimen dengan Rancangan One Group Pretest – Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 338 responden, sampel sebanyak 30 responden yang didapatkan berdasarkan rumus Harry King. Penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling. Berdasarkan uji Wilcoxon didapatkan hasil p-value sebesar 0,000 < α (0,05) maka H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya ada pengaruh pemberian informasi pencegahan penularan HIV/AIDS dengan media audio visual pada PUS. Pengetahuan ini hanya membahas pengaruh pemberian informasi terhadap pengetahuan pencegahan HIV/AIDS dengan Media Audio Visual serta membahas pencegahannya, dan penelitian ini dapat dikembangkan lagi oleh peneliti selanjutnya dengan menggunakan metode/teknik pengajaran yang lain.
Review Of The Causes Of Inpatient Dispute Claim At RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Yupi Baraning Putri; Eliyah
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 01 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i01.645

Abstract

Dispute claims are caused by 3 things, namely administration, coding, and medical. At RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto in 2020 there were inpatient claim dispute files of 3.6% and in 2021 there were inpatient claim dispute files of 7.4%. The purpose of this study was to identify the causes of inpatient claim dispute at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. This type of research is quantitative with a cross-sectional approach. The research sample was 50 inpatient claim dispute files for the period January-July 2022. Data processing techniques using collecting, editing, entry, cleaning, tabulating, presenting data. The results showed that the percentage of coding disputes related to the suitability of diagnosis and procedure codes using ICD 10 and ICD 9 CM was 52%, related to diagnoses or procedures that should be coded in combination, but coded separately by 18%, related to diagnoses or procedures that should not be entered by 18%, and related to the determination of the main diagnosis by 14%. Medical disputes related to the appropriateness of medical actions amountedto 32%, related to the appropriateness of medical treatment with diagnosis codes amounted to 2%, and related to the appropriateness of supporting examination results with diagnosis codes amounted to 2%. Administrative disputes related to the appropriateness of the results of supporting examinations / actions amounted to 4%, related to the SEP was 2% inappropriate, and 2% there was no SEP KLL.
Snacking Habits and Difficulty Eating (Picky Eater) Incidence in Preschool Children in East Java Tika, Zummatul Atika; Setianingsih, Yana Agus; Larasati, Lintang Ayu; Indriyani, Eny; Kunaryanti, Kunaryanti
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 01 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i01.658

Abstract

Picky eating is a significant challenge among preschool children, characterized by their reluctance or selectiveness towards certain foods. This behavior not only troubles parents but also raises concerns about meeting children's crucial nutritional needs during their growth period. In East Java, a study aimed to explore the correlation between snacking habits and the prevalence of picky eating in preschoolers. Conducted through a descriptive analytic approach with a cross-sectional design, the research involved 400 respondents sampled through accidental selection. Findings revealed that a majority of preschoolers in the region had a habit of snacking more than twice a day (59.2%), while a considerable proportion (54.0%) experienced difficulty with eating. Statistical analysis further indicated a significant association (p < 0.05) between snacking habits and the incidence of picky eating. This underscores the importance of understanding and managing children's snacking behaviors to address picky eating tendencies and ensure adequate nutrition during this critical developmental stage.  
Hubungan Pekerjaan Ibu dengan Status Gizi Balita Studi Kasus di Desa Sukajadi Bahriyah, Fitriyani
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 01 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i01.661

Abstract

Masalah gizi merupakan salah satu aspek penting yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pekerjaan ibu dengan status gizi balita. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 62 ibu balita di Desa Sukajadi. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2023 dengan cara menyebarkan kuesioner dan mengukur berat badan serta tinggi badan balita. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu tidak bekerja (72,6%) dan sebagian besar balita memiliki status gizi normal (80,6%). Nilai p-value yang diperoleh sebesar 0,721, sehingga disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dengan status gizi balita.
Hubungan Kecemasan Dengan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Rahayu, Restianingsih Putri; Putri, Anjeli Ratih Syamlingga
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 01 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i01.662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa Prodi DIII Kebidanan Institut Teknologi dan Bisnis Indragiri pada tahun ajaran 2022-2023. Populasi dalam penelitian ini adalah 64 mahasiswa Prodi DIII Kebidanan Institut Teknologi dan Bisnis Indragiri pada tahun ajaran tersebut. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan studi korelasional, yang bertujuan untuk membandingkan dua variabel, yaitu prokrastinasi sebagai variabel dependen dan kecemasan sebagai variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kecemasan dan prokrastinasi akademik mahasiswa, dengan nilai p-value sebesar 0.874.
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Self-management Lansia Dengan Penyakit Tidak Menular di Posyandu Lansia/ Family Support Relation to Self-management of Elderly with Non-communicable Diseases Ferdinandus Sampe; Siti Rochani; Garbito Pamboaji
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 01 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i01.716

Abstract

Non-communicable diseases are diseases whose incidence continues to increase with age. The aim of this research is to find out whether there is a relationship between family support for elderly self-management and non-communicable diseases (NCDs) at the PKM Rangkasbitung Banten Elderly Posyandu. This research used a cross sectional design with a sampling number of 71 respondents, sampling using a total sampling technique. The results obtained were that the majority of respondents were women 41 (57.7%) and the ages of the respondents were mostly young elderly (60-69 years), namely 40 (56.3%) and the majority of respondents suffered from hypertension 51 (71.8%). Of the 42 (59.2%) respondents who received high support, 39 (92.9%) had high self-management and 3 (7.1%%) respondents who received low family support. The results of the chi square analysis obtained a p value of 0.000 (p<0.05) with an odds ratio value of 18.42, this shows that there is a significant relationship between family support and self-management of the elderly and PTM at PKM Rangkasbitung Banten. It is expected that health workers and their families can provide support and motivation to the elderly to improve their health status, especially in improving self-management of the PTD disease they suffer from.
Communication in Physiotherapy Programme Development in Medical Rehabilitation Wiranti, Mira; Wasliati, Balqis; Br Bangun, Sri Melda
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 01 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i01.726

Abstract

Despite the recognition of the importance of physiotherapy, the implementation of physiotherapy programmes in Medical Rehabilitation Centres in many hospitals still faces various obstacles. Some hospitals do not fully understand the benefits of physiotherapy or do not have sufficient resources to develop the programme. This is in accordance with the theory of policy implementation from George C. Edward III's theory of policy implementation including communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. Methods This study is a descriptive qualitative research. The research was conducted at the Medical Rehabilitation Centre of Sultan Iskandar Muda Nagan Raya Hospital. The research informants were 6 people, the sample was taken by snowballing. Data were analysed in depth in narrative form by reducing data, presenting data, drawing conclusions / verification. The study showed that the physiotherapy programme at the Medical Rehabilitation Centre of RS Sultan Iskandar Muda uses regular meetings, in-person meetings, and online groups for communication. Patients get initial information from doctors and detailed explanations from physiotherapists, which builds trust. The implementation of the physiotherapy programme development policy is effective thanks to good communication. It is recommended to improve physical facilities and physiotherapy equipment and increase physiotherapy personnel through recruitment of new ASNs to ensure optimal service for patients.
Analisis Manajemen Inovasi Dalam Pengembangan Layanan Kesehatan Digital Mariana Puspa Dewi
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 01 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i01.766

Abstract

Di era digital saat ini, inovasi teknologi telah menjadi pendorong utama transformasi di sektor kesehatan. Layanan kesehatan digital, seperti telemedicine, aplikasi kesehatan mobile, dan rekam medis elektronik (EHR), menawarkan berbagai manfaat signifikan seperti peningkatan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan aksesibilitas bagi pasien. Penelitian ini menganalisis manajemen inovasi dalam pengembangan layanan kesehatan digital, mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan implementasi, serta memberikan rekomendasi untuk mengatasi hambatan yang ada menggunakan model ADKAR (Awareness, Desire, Knowledge, Ability, Reinforcement). Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan studi literatur, dokumentasi, dan observasi untuk mengidentifikasi tema dan pola dalam data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran (Awareness) tentang manfaat teknologi digital sangat penting dan dapat ditingkatkan melalui komunikasi yang jelas dan terstruktur. Dukungan dari manajemen puncak dan komunikasi manfaat pribadi serta profesional meningkatkan keinginan (Desire) untuk perubahan di antara staf kesehatan. Pengetahuan (Knowledge) yang cukup tentang penggunaan teknologi baru dapat dicapai melalui program pelatihan yang komprehensif dan berkelanjutan. Kemampuan (Ability) untuk menerapkan teknologi baru dalam praktik sehari-hari sangat penting, dan dapat didukung oleh latihan praktis serta dukungan teknis yang responsif. Penguatan (Reinforcement) melalui pemantauan berkelanjutan dan pemberian insentif membantu mempertahankan penggunaan teknologi baru. Untuk mencapai keberhasilan dalam manajemen inovasi layanan kesehatan digital, organisasi harus meningkatkan kesadaran melalui kampanye komunikasi yang efektif, meningkatkan keinginan dengan dukungan manajemen puncak yang jelas, meningkatkan pengetahuan melalui program pelatihan yang komprehensif, meningkatkan kemampuan dengan menyediakan latihan praktis dan dukungan teknis, serta memastikan penguatan melalui pemantauan berkelanjutan dan pemberian insentif.
Nilai-nilai CHSE Berdasarkan Identifikasi Penerapan SNI pada Destinasi Wisata Budaya di Rumah Batik Gajah Mungkur, Gresik Yuniawan Heru Santoso; Nuruddin; Edwin Fiatiano
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 01 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i01.771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kepemilikan nilai-nilai budaya berdasarkan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) 9042:2021 tentang Clean, Health, Safety, and Environment (CHSE) pada destinasi wisata budaya Rumah Batik Gajah Mungkur (RBGM) di Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan melaksanakan observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, serta melakukan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bersih dan asri merupakan nilai-nilai yang paling merepresentasikan penerapan CHSE di lingkungan wisata budaya RBGM. Nilai-nilai sehat dan aman, dinilai memerlukan fokus perhatian dari pihak pengelola RBGM. Terdapat beberapa kesenjangan dalam penerapan protokol kesehatan dan keselamatan di lingkungan RBGM. Penerapan dimensi CHSE diyakini mampu meningkatkan kepercayaan wisatawan. Kepemilikan nilai-nilai budaya adalah modal sosial yang penting bagi keberlanjutan destinasi. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan partisipasi dari semua pihak bagi penerapan standar CHSE, untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan, sehingga dapat mendukung pemulihan sektor pariwisata pasca pandemi.

Page 6 of 17 | Total Record : 168