cover
Contact Name
Ma'ruf Riadi Putra
Contact Email
jrlkes20022@gmail.com
Phone
+6289520091658
Journal Mail Official
jrlkes20022@gmail.com
Editorial Address
Jln. Lintas Padang Painan KM 24, Batang Kapas, Sumatra Barat.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
ISSN : -     EISSN : 27155854     DOI : https://doi.org/10.55642
Core Subject : Health,
This journal publishes a wide range of article in this discipline covering all modern trends in clinical and experimental research associated with Public Health, Human Health Safety, Health Education, Health Care System, Health Professional, Health Equity, Health Effects, Health Hazard, Health Risk, Nutrition Policies, Food safety, Hygiene, Safety Programs, Risk Assessment, Chronic Disease, Statistical Significance, Processed Food, Quality of Life, Primary Care, Infectious Diseases, Globalization, Nutrition, Risk Management, Adverse Health Effects, Genetic Factors and creates a platform for the authors to contribute towards the journal. The scope of the journal is not limited to the listed research areas but covers a lot more areas globally. The editorial office promises to peer review the submitted manuscripts and ensures quality.
Articles 177 Documents
Pengaruh Pemberian Jus Kacang Hijau Dan Jus Jambu Biji Merah Terhadap Anemia Pada Pranikah Di UPT Puskesmas Munjul Pandeglang Tahun 2024 Anjani, Rina; Anggraeni, Milka; Munawaroh, Madinah
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.857

Abstract

Pendahuluan : Prevalensi anemia tahun 2021 pada wanita usia produktif dengan rentang usia 15-49 tahun menurut WHO secara global adalah sebesar 29.9%, sedangkan berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi anemia pada remaja berusia 15-24 tahun sebesar 32%, artinya 3-4 dari 10 remaja menderita anemia. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh pemberian jus kacang hijau dan jus jambu biji merah terhadap anemia pada pranikah. Metode : Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi experiment, yaitu yang dilakukan secara langsung pada 2 orang Wanita usia subur/pranikah. Hasil Penelitian ini didapatkan bahwa terdapat perbedaan antara ibu yang diberikan jus jambu biji merah dan jus kacang hijau. Setelah diberikan jus kacng hijau selama 21 hari dan dilakukan pemantauan sebanyak 4 kali kadar hemoglobin pada ibu mengalami kenaikan. Setelah dilakukan asuhan kebidanan pada ibu kedua untuk diberikan jus jambu biji merah selama 21 hari setelah makan dan dilakukan pemantauan sebanyak 4 kali kadar hemoglobin pada ibu mengalami kenaikan yang lebih cepat dibandingkan dengan ibu yg pertama. Kenaikan kadar hemoglobin dan gejala yang di alami ibu lebih cepat berkurang dengan mengkonsumsi jus jambu biji merah secara rutin dibandingkan dengan mengkonsumsi jus kacang hijau.
Peran Keluarga Dalam Pola Penggunaan Herbal Kepada Balita Posyandu Puskesmas 16 Ulu Humaidi, Irfan Ahmad; Rohani, Siti; Chairani, Liza
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.858

Abstract

Obat herbal atau obat tradisional adalah setiap bahan yang berupa tumbuhan, hewan, mineral, atau campuran dari bahan-bahan tersebut, yang secara tradisional telah digunakan untuk pengobatan secara turun-temurun. Keluarga berperan sebagai pengasuh utama balita dan bertanggung jawab atas kesehatan dan kesejahteraan anak-anak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran keluarga dengan pola penggunaan herbal oleh orang tua kepada balita. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Hasil penelitian didapatkan dari 31 narasumber, dalam frekuensi pemberian herbal kepada balita persentase terbesar yakni 1x sebulan sebesar 58,1%. Memanfaatkan herbal untuk pemulihan penyakit ISPA sebesar 35,5%. Herbal yang banyak diberikan kepada balita yakni jahe sebesar 29%. Sebesar 67,7% narasumber memanfaatkan herbal dengan diminum. Sebesar 100% narasumber menilai keadaan balita membaik setelah diberi herbal dan tidak ada efek samping. Sebesar 64,5% narasumber sumber informasi penggunaan herbal dari keluarga. Peran keluarga dalam pola penggunaan herbal didapatkan hasil sebesar 64,5% keluarga berperan sebagai informasional. Sebesar 35,5% berperan secara instrumental dalam hal peracikan herbal. Sebesar 64,5% keluarga berperan secara emosional dengan memberikan nasihat dan peringatan efek samping herbal. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya menggunakan desain kuantitatif untuk menganalisis hubungan peran keluarga dengan pola penggunaan herbal kepada balita.
Pengaruh Terapi Melukis terhadap Stres Belajar pada Mahasiswa yang Memiliki Masalah Akademis di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Wisnubroto, Agung Prabowo; Nulipata, Muslimin; Anggraini, Fransiska
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.859

Abstract

Masalah akademis dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis serta kinerja akademis mahasiswa seperti kesulitan belajar dan gangguan kesehatan mental. Mahasiswa rentan mengalami tekanan yang tinggi dalam menyelesaikan tugas-tugas akademis dan mencapai standar yang diharapkan. Terapi melukis telah menjadi fokus penelitian beberapa tahun terakhir dalam mengatasi masalah tersebut. Terapi melukis merupakan intervensi yang berpotensi membantu mahasiswa mengelola stres belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretes-posstest. Subjek penelitian adalah 10 mahasiswa yang mengalami masalah akademis di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Utara yang ditentutan menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik skala. Penelitian ini menggunakan analisis uji beda berpasangan yaitu statistik non-parametrik wilcoxon signed rank test. Nilai signifikansi=0,008, hasil ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi melukis terhadap stres belajar. Rata-rata skor pretest yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata skor posstest menunjukkan bahwa terdapat penurunan tingkat stres yang dialami subjek setelah mendapatkan terapi melukis. Hasil ini dapat menjadi acuan atau bahan referensi untuk penelitian selanjutnya dalam mengembangkan terapi untuk menyelesaikan permasalahan psikologis lain seperti stres belajar.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Leptospirosis Pasca Bencana Banjir Pada Lansia Kampung Semanggi Anggraini, Cindy; Hartutik , Sri
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.860

Abstract

Latar Belakang: Leptospirosis disebabkan oleh bakteri leptospira dan dapat menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya. Leptospirosis mengakibatkan kerusakan organ, kematian, wabah atau kejadian luar biasa apabila tidak segera dilakukan pencegahan sejak dini. Penyebaran Leptospirosis sering terjadi setelah hujan deras atau banjir. Indonesia menempati urutan ketiga negara dengan kasus kematian akibat leptospirosis tertinggi di dunia. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan penyakit leptospirosis pasca bencana banjir pada lansia Kampung Semanggi. Metode: Penelitian kuantitatif survai dengan metode cross sectional. Teknik pengambilan sample menggunakan teknik purposiv sampling dengan 94 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan penyakit leptospirosis. Hasil: Mayoritas responden berusia lansia muda, berjenis kelamin perempuan, pendidikan terakhir SD, tidak bekerja atau ibu rumah tangga, pemukiman yang padat, tingkat pengetahuan kurang baik, perilaku pencegahan kurang. Hasil uji spearman didapatkan nilai signifikasi p=0,00 (<0,05). Kesimpulan: Terdapat Hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan penyakit leptospirosis pasca bencana banjir pada lansia Kampung Semanggi.
Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Kepatuhan Penggunaan Insulin pada pasien DM tipe 2 Rawat Jalan di RS X Kota Bekasi Rahmani, Neni; Putri, Riana Eka
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.861

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Terapi insulin merupakan salah satu bagian dari pengobatan diabetes melitus tipe 2. Kepatuhan dalam menjalani terapi insulin sangat penting untuk mencapai keberhasilan terapi. Meningkatkan kepatuhan dapat membantu pasien diabetes melitus tipe 2 menghindari komplikasi dan memaksimalkan hasil pengobatan. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan Tingkat Pendidikan dengan Tingkat kepatuhan penggunaan insulin pasien DM tipe 2 di rawat jalan Rumah Sakit X. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasioal dengan model pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien DM tipe 2 yang menggunakan insulin pen di rawat jalan Rumah Sakit X. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling pada 106 pasien. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner Morisky Medication Adherence MMAS-8. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan pasien dalam penggunaan terapi insulin sebagian besar masih dalam tingkat kepatuhan sedang dengan persentase sebesar 49,1%, sedangkan tingkat kepatuhan tinggi 31,1% dan kepatuhan rendah 19,8%. Terdapat korelsi positif yang lemah dan signifikan antara tingkat Pendidikan dengan keptuhan pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit X Kota Bekasi.
Pengaruh Pemberian Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Usia 4-6 Bulan Pratiwi, Renita Dwi; Kusumadewi, Rita Riyanti
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.863

Abstract

Latar Belakang: Masa keemasan bayi berlangsung singkat, tidak dapat terulang kembali sekaligus menjadi masa kritis dimana masa ini bayi sangat peka terhadap lingkungan dan membutuhkan asupan gizi serta stimulasi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangannya pada usia 0-12 bulan. Prevalensi bayi balita dengan indeks BB/U gizi buruk 3,5%, gizi kurang 11,3%, gizi baik 83,5% dan gizi lebih 1,6%. Salah satu penyebab permasalahan kenaikan berat badan adalah nafsu makan anak yang turun. Dengan demikian salah satu rangsangan dan stimulus yang dianjurkan adalah pijat bayi.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan bayi usia 4-6 bulan. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimrntal dengan rancangan design One Grup Pre-Test Post-Test. Menggunakan teknik sampling berupa Consecutive sampling, sampel 21 bayi usia 4-6 bulan. Analisa data yang digunakan yaitu uji Wilcoxon sign rank test. Hasil Penelitian: Rata- rata berat badan bayi sebelum dilakukan pijat bayi adalah 6948 gram sedangkan rata-rata berat badan bayi setelah dilakukan pijat bayi adalah 7486 gram. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp.sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05 yang artinya ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan bayi usia 4-6 bulan. Kesimpulan: Pijat Bayi berpengaruh untuk meningkatkan berat badan bayi.
Pengaruh Breasfeeding Education Dengan Buku Saku Terhadap Pengetahuan Menyusui Ibu Primipara Di Puskesmas Perdana Tahun 2024 Mulyanah, Teti; Ciptiasrini, Uci; Herdiana, Hedy
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.864

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan yang paling tepat untuk bayi. Prevalensi ASI tidak dapat ditandingi oleh apapun, baik suplemen yang dikandungnya maupun bagian dari menyusui atau menyusui itu sendiri . Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengetahuan Breasfeeding Education Dengan Buku Saku Terhadap Pengetahuan Menyusui Ibu Primipara Metode : Peneliti pada Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasy Experiment dan rancangan penelitian Pre And Post Test dengan populasi 30 responden, cara pengambilan sampel total sampling intrumen penelitian yg digunakan kuesioner. Uji statistis bivariat mengunakan chi-square. Hasil : diketahui Rata-rata (mean) Nilai mean pengetahuan responden sebelum diberikan edukasi buku saku sebesar 75,15 dengan standar deviasi sebesar 9,579 dan mengalami peningkatan setelah diberikan edukasi buku saku teknik menyusui menjadi 88,85 dengan standar deviasi sebesar 6,983. Hasil uji statistik menggunakan uji statistik Paired T-test didapatkan nilai p value = 0,000 maka Ha diterima artinya ada Pengaruh Breasfeeding Education Dengan Buku Saku Terhadap Pengetahuan Menyusui Ibu Primipara Di Puskesmas Perdana Tahun 2024..Kesimpulan : berdasarkan hasil didapatkan Terdapat Pengaruh Bre asfeeding Education Dengan Buku Saku Terhadap Pengetahuan Menyusui Ibu Primipara Di Puskesmas Perdana Tahun 202. saran : kepada pasien/ responden untuk memahami informasi Hasil peneletian ini menunjukkan pengetahuan ibu primipara terhadap pengetahuan ibu menyusui sangatlah penting.
Perbandingan Konsumsi Jahe Merah Dan Madu Dan Jahe Hangat Terhadap Frekuensi Emesis Gravidarum Di Wilayah Kerja Puskesmas Perdana Tahun 2024 Masitoh, Euis; Ciptiasrini, Uci; Herdiana, Hedy
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.866

Abstract

Salah satu penyumbang angka mortalitas dan morbiditas pada ibu hamil dan bersalin adalah kekurangan energi kronis yang disebabkan oleh hiperemesis gravidarum. Hiperemesis gravidarum adalah mual dan muntah berat yang berlebihan pada wanita hamil sehingga menggangu pekerjaan sehari-hari dan keadaan umunya menjadi buruk, karena terjadi dehidrasi. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui perbandingan konsumsi jahe merah dan madu dan jahe hangat terhadap frekuensi emesis gravidarum di wilayah kerja Puskesmas Perdana tahun 2024. Metode : Peneliti pada Dalam penelitian ini menggunakan penelitian Quasi eksperiment dengan rancangan control group pre-post test design. dengan populasi 32 responden, Hasil : Rata-rata (mean) skala mual muntah yang diberikan jahe dan madu adalah 1,614 sedangkan jahe hangat jumlah rata-rata (mean) yaitu 1,341. Sehingga jumlah ibu hamil trisemester I yang mengalami skala mual muntah berubah dari skala mual muntah sedang sampai ringan menjadi normal/ tidak ada keluhan sebanyak 14 orang..Kesimpulan : Terdapat perbedaan yang bermakna pemberian jahe dan madu dan jahe hangat yang lebih berpengaruh adalah pemberian jahe dan madu terhadap ibu hamil trisemester I yang mengalami mual muntah di wilayah kerja Puskesmas Perdana Kabupaten Pandeglang tahun 2024.saran : Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi sumber informasi dan menjadi referensi, sehingga dapat memberikan pengetahuan bagi mahasiswa khususnya pengetahuan mengenai manfaat jahe dan madu untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil trisemester I.
Pengaruh Perencanaan Kehamilan Terhadap Kejadian Komplikasi Kehamilan Di Puskesmas Bendosari Sukoharjo Triani, Yuyun; Winarni; Istiqomah Risa Wahyuningsih
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.867

Abstract

Kehamilan merupakan proses alami dan normal yang dialami oleh seorang wanita, di mana selama masa tersebut terjadi perubahan fisiologis yang mencakup aspek fisik, psikologis, dan sosial. Kehamilan yang ideal adalah kehamilan yang direncanakan diinginkan dan dijaga perkembangannya secara baik. Harapan setiap ibu dengan kehamilannya yaitu kehamilan berlangsung dengan baik, ibu dan bayi sehat, serta bayi yang dilahirkan akan menjadi generasi penerus yang berkualitas. Pentingnya merencanakan kehamilan agar ibu dapat menjalani kehamilan dan persalinan yang aman, sehingga ibu sehat, dan melahirkan bayi yang sehat dan dapat tumbuh berkembang menjadi anak yang berkualitas, untuk mendeteksi risiko atau masalah kesehatan yang mungkin terjadi pada ibu dan janin sedini mungkin. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh perencanaan kehamilan terhadap komplikasi kehamilan. Hipotesis: terdapat pengaruh perencanaan kehamilan terhadap kejadian komplikasi kehamilan. Metode penelitian: menggunakan pendekatan kuantitatif desain studi cross-sectional bersifat deskriptif analitik. Sampel diambil menggunakan teknik total population sampling, seluruh ibu hamil dengan faktor risiko 57 orang. Hasil penelitian: uji statistik dengan menggunakan Chi Square didapatkan hasil p value: 0,106. Hasil ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh perencanaan kehamilan terhadap kejadian komplikasi kehamilan, karena p value >0,05.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Mitigasi Bencana Tanah Longsor Pada Lansia Di Desa Jrakah Kecamatan Selo Boyolali Syafitri, Desi Natalia; Hartutik, Sri
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.873

Abstract

Latar Belakang :Tanah longsor adalah salah satu jenis gerakan masa tanah atau batuan, ataupun percampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat dari terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng tersebut. Wilayah Kabupaten Boyolali sangat rawan akan terjadi bencana tanah longsor Menurut data BPBD Boyolali pada tahun 2023 telah terjadi 228 kasus bencana tanah longsor yaitu 58 kasus dengan angka tertinggi di kecamatan Selo dengan 19 kejadian. Salah satu bentuk upaya pengurangan risiko bencana longsor dapat dilakukan melalui perencanaan mitigasi bencana untuk mengurangi korban jiwa maupun luka luka. Tujuan : untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang mitigasi bencana tanah longsor pada lansia di Desa Jrakah. Metode : penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan teknik purposive sampling, sempel sebesar 82 lansia di Desa Jrakah. Hasil : hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas responden usia 60-69 (85,4%), jenis kelamin perempuan 63(76,8%), pendidikan SD 35(42,7%),pengetahuan lansia di Desa Jrakah, mayoritas dalam katagori Cukup sebesar 59 (72,0%). Kesimpulan : tingkat pengetahuan lansia dalam penanggulangan bencana tanah longsor di Desa Jrakah dalam katagori Cukup.

Page 8 of 18 | Total Record : 177