cover
Contact Name
Rini Setiati
Contact Email
rinisetiati@trisakti.ac.id
Phone
+628158848400
Journal Mail Official
jurnal.lemlit@trisakti.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Trisakti Gedung M Lantai 11, Jalan Kyai Tapa Grogol no. 1 Grogol, Jakarta 11440 Telp: 021-5663232(ext.8141)
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 08537720     EISSN : 25414275     DOI : https://doi.org/10.25105/pdk.v6i2.9522
Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti berisi artikel hasil penelitian, pengembangan konseptual, tinjauan kritis yang berkaitan dengan berbagai bidang ilmu (multi disiplin) yang meliputi namun tidak terbatas pada sains, teknoogi, sosial humaniora, seni rupa dan desain, serta kedokteran dan kedokteran gigi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 366 Documents
TEKANAN DARAH SISTOLIK LEBIH TINGGI PADA SORE DARIPADA PAGI HARI PADA USIA 45-65 TAHUN Wulandari, Anindra Novita; Samara, Diana
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 8, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v8i2.16220

Abstract

Blood pressure is the pressure of the blood pumped by the heart against the walls of the arteries and is divided into systolic and diastolic. Blood pressure decreases 10% in the evening at normal circadian rhythms and rises again in the morning. Insomnia is one of the factors that can affect blood pressure. This study aims to look at differences in morning and evening blood pressure at the age of 45–65 years. The research method uses observational analytic with a cross sectional approach. Collecting samples using consecutive non-probability sampling. Subjects aged 45–65 were 301 people. Blood pressure was measured in the morning and evening. Insomnia data obtained based on a questionnaire. The statistical test used paired t test with a significance of p <0.05. The results showed a significant difference between morning and evening systolic blood pressure (P = 0,023), but there was no difference between morning and evening diastolic blood pressure (P = 0,224). There is a relationship between insomnia and morning blood pressure (p=0,001). The conclusion from the research results is that systolic blood pressure in the afternoon is higher than in the morning. Morning blood pressure is associated with difficulty sleeping at night.
STRES KERJA PADA KARYAWAN YANG BERKAITAN DENGAN FAKTOR PSIKOSOSIAL LINGKUNGAN KERJA Albasithu, Farras Fahira; Wartono, Magdalena
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16221

Abstract

Every company demands good productivity from its employees. However, there are things that can cause a decrease in work productivity, one of which is work stress. This common mental state in employees can be caused by bad work environment psychosocial factors. Decreased of work productivity could occur because employees who experience stress would find it difficult to concentrate and easily tired. This research was conducted to determine the relationship between psychosocial factors in the work environment and work stress on employees. Method: Observational research with a cross-sectional study using the COPSOQ-II and SDS questionnaires on 112 employees at ministry in 2021. Data analysis used the Chi-Square test and was processed using the SPSS program with a significance level used of 0.005. Results:The results of the analysis between the psychosocial factors of the work environment and work stress on employees obtained a value of p = 0.000 which indicated that there was a significant relationship (p <0.005). So it could be concluded that there was a significant relationship between psychosocial factors in the work environment and work stress on employees. Conclusion: This study shows that there is a significant relationship between psychosocial factors in the work environment and work stress on employees.
HUBUNGAN POLA ASUH DAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 24-59 BULAN Wardani, Devitha Sri; Mediana, Dian
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16262

Abstract

Saat ini Indonesia sedang mengalami permasalahan gizi yang berdampak pada kejadian stunting. Stunting dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya adalah pola asuh dan berat lahir. Pola asuh yang tidak baik dapat menjadi faktor penyebab terjadinya stunting, dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) lebih rentan mengalami malnutrisi dan retardasi pertumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai hubungan pola asuh dan berat badan lahir dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan. Metode yang digunakan adalah desain cross sectional dengan uji Chi-square dan Fisher exact dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Penelitian ini dilakukan di posyandu Desa Cipancuh, Indramayu, Indonesia pada 80 responden. Stunting diukur menggunakan microtoise, pola asuh diukur dengan kuesioner pola asuh, dan berat badan lahir didapat dari wawancara ibu. Hasil dari penelitian ini adalah mayoritas berjenis kelamin perempuan (53,8%), rentang usia 24-35 bulan (43,8%), status gizi normal (75%), pola asuh baik maupun buruk memiliki nilai yang sama (50%) dan mayoritas anak memiliki berat badan lahir normal (95%). Tidak terdapat hubungan pola asuh maupun berat badan lahir dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan (p=0,439; p=1,000). Simpulannya adalah tidak terdapat hubungan pola asuh dan berat badan lahir dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan.
HUBUNGAN ANTARA STADIUM KANKER DAN DEPRESI PADA PASIEN KANKER SERVIKS Gunawan, Talitha Imanina Putri; Chondro, Fransisca
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16377

Abstract

Di Indonesia, penyakit keganasan dengan angka kejadian tertinggi secara berurutan adalah kanker payudara dan kanker serviks. Berdasarkan data GLOBOCAN 2020, tercatat adanya 36.633 kasus baru dan 21.003 kematian akibat kanker serviks. Kanker serviks menimbulkan masalah kesehatan fisik maupun psikologis. Studi oleh Endarti W,et al. mendapatkan semakin berat stadium kanker, semakin berat depresi dan dampak pada proses penyembuhan dan survival rate. Namun Nufus menyatakan tidak terdapat hubungan antara stadium kanker dan kejadian depresi. Perbedaan hasil ini membuat peneliti tertarik untuk mencari hubungan antara stadium kanker dan depresi pada pasien kanker serviks. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional pada 56 pasien kanker serviks dengan kriteria inklusi pasien yang terdiagnosis menderita kanker serviks berdasarkan gambaran histopatologis, bersedia menandatangani informed consent, dan mampu berkomunikasi dengan baik, sedangkan kriteria eksklusi adalah memiliki riwayat diagnosis depresi, mengonsumsi obat antidepresan, memiliki riwayat penyakit kronis. Penilaian stadium kanker melalui wawancara dan penilaian depresi menggunakan Beck Depression Inventory II. Data dianalisis dengan uji chi-square dan Kolmogorov Smirnov dengan kemaknaan <0,05. Dari penelitian ini didapatkan, penderita terbanyak pada stadium IV yaitu 39,3% dan mengalami depresi berat yaitu 35,7%. Pada uji bivariat didapatkan nilai p = 0,010. Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara stadium kanker dan depresi pada pasien kanker serviks.
Cover 8-1 Trisakti, Trijurnal; Rini
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 8, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN STRES AKADEMIK DENGAN KECENDERUNGAN GEJALA SOMATISASI PADA SISWA SMA DI ERA PANDEMI COVID-19 Widia Aina Rohmah; Merijanti, Lie Tanu
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16487

Abstract

Sekolah beralih ke sistim pembelajaran serta ujian online di era pandemi covid- 19. Keadaan ini membuat perubahan proses belajar siswa dan kemungkinan dapat menyebabkan terjadinya stres akademik yang seringkali diikuti oleh timbulnya keluhan psikis. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan stres akademik dengan timbulnya gejala somatisasi pada siswa SMA di era pandemi Covid-19. Studi dengan desain cross-sectional dengan teknik simple random sampling, dilakukan pada bulan September sampai Desember 2021, dan didapatkan sampel sebesar 102 responden. Kuesioner ESSA (Educational Stress Scale for Adolescents) digunakan sebagai instrumen pengukur stres akademik dan PHQ-15 (The Patient Health Questionnaire 15) digunakan sebagai instrumen pengukur kecenderungan gejala somatisasi. Analisis data dilakukan dengan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan yang digunakan p< 0,05. Pada kategori stres akademik rendah dan sedang dijumpai 33 responden yang mengalami gejala somatisasi dan 13 responden tidak mengalami gejala somatisasi. Sedangkan untuk kategori stres akademik tinggi terdapat 49 responden yang mengalami gejala somatisasi dan 7 responden yang tidak mengalami gejala somatisasi. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara stres akademik dan gejala somatisasi pada siswa SMA dalam masa pembelajaran online (p=0,046). Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan yang bermakna antara stres akademik dan gejala somatisasi pada siswa SMA dalam masa pembelajaran online. Kata Kunci: Stres akademik, Somatisasi, pandemic covid
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEHATAN MENTAL PENDUDUK DKI JAKARTA PADA MASA PANDEMI COVID-19 BERDASARKAN DETERMINAN KESEHATAN PUBLIK PERKOTAAN Yahya, Wisely
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16635

Abstract

Mental health is one of the most neglected categories of illness in the health sector. The COVID-19 pandemic exacerbated this condition. Jakarta Provincial Health Office has also highlighted the mental health condition among Jakarta residents both before and during the pandemic through the high number of cases of severe mental disorders in Jakarta. Research on the factors affecting the mental health of Jakarta residents during the COVID-19 pandemic is still limited. This study uses a quantitative approach. This study uses Partial Least Square (PLS) path modeling as an analytical method by using smartPLS software. The study aims to identify the factors of mental health in Jakarta during the COVID-19 pandemic based on urban public health determinants. Three determinants of urban public health are positively related to the mental health of Jakarta residents during the COVID-19 pandemic. The result shows that the social determinant, represented by a healthy lifestyle, contributed significantly to the mental health of Jakarta residents during the COVID-19 pandemic, followed by the economic determinant, represented by healthy food consumption, and the built environment/infrastructure determinant, represented by the provision of green open spaces.
ANALISA AUDIT ENERGI UNTUK OPTIMALISASI PEMAKAIAN LISTRIK AIR CONDITIONING PADA GEDUNG PERKANTORAN X DI JAKARTA Setiawan, Candra; Rangkuti, Chalilullah; Bhikuning, Annisa
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16808

Abstract

Karena meningkatnya biaya bahan bakar fosil, yang juga menaikkan biaya pembangkitan listrik dan menyebabkan masalah lingkungan, pengurangan konsumsi energi menjadi semakin penting. Tantangan penelitian yang sedang berlangsung adalah mengurangi konsumsi energi di Gedung X tanpa mengorbankan kenyamanan atau kualitas udara dalam ruangan. Gedung X melakukan audit energi untuk mengidentifikasi peluang efisiensi dan penghematan energi karena tingginya konsumsi energi listrik AC, yang mencapai antara 50 hingga 60 persen dari total konsumsi listrik gedung. Audit energi di Gedung X ini dilakukan menggunakan kombinasi metode pengambilan data, analisa perhitungan IKE (Permen ESDM No. 13 Tahun 2012), analisa performance chiller, pengukuran temperatur, kelembaban udara (SNI 03-6390-2011), dan tingkat pencahayaan (SNI 03-6197-2011) serta peluang hemat energi yang bisa dilakukan pada Gedung X. Hasil akhir dari penelitian ini akan memberikan nilai intensitas konsumsi energi (IKE) beserta klasifikasi nya, analisis konsumsi energi pada chiller, tingkat pencahayaan dan rencana peluang hemat energi dengan mengganti ke water cooled chiller dan mengatur jadwal operasional chiller di Gedung X yang dapat menjadi rencana strategi peluang hemat energi agar nilai IKE pada Gedung X menjadi efisien sesuai Permen ESDM No. 13 Tahun 2012.
PENGGUNAAN SINAR INFRA MERAH UNTUK DETEKSI PANAS BUMI DAERAH SANGKANHURIP, KUNINGAN, JAWA BARAT Sumotarto, Untung; Hendrasto, Fajar; Anugrahadi, Afiat; Purwiyono, Taat Tri; Ashari, Wahyu Robiul
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16916

Abstract

Geothermal resources can be explored with aerial photographs followed by surveys and analysis of geological, geochemical and geophysical data as well as shallow drilling. This research was conducted to determine the potential of geothermal resources using a camera capable of capturing infrared rays from objects and photo targets.Geothermal exploration is generally carried out with an initial survey using remote imagery and aerial photography techniques. Taking photos using a tool equipped with a Thermal Infrared Sensor (TIRS), namely a camera equipped with Forward Looking InfraRed (FLIR).The initial survey in this study was conducted at five locations of geothermal springs in the Sangkanhurip area, Kuningan, West Java. From these five locations using FLIR cameras detected geothermal resources with hot spring temperatures between 30 to 40 degrees Celsius.To find out the types of rocks that exist, a geological survey was carried out to make a geological map. The data and information obtained are then analyzed to obtain a map that displays geology with surface temperature data in the study area.This map can be utilized by companies interested in exploring and producing geothermal energy for use as a source of energy for Geothermal Power Generation (PLTP). Further analysis can be carried out with the Geochemical Method for predicting subsurface temperature. This discovery fulfills the research objective of detecting geothermal resources using infrared rays.
DUKUNGAN GURU TERHADAP KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH RUTIN REMAJA PUTRI SEKOLAH Pou, Rudy; Azhari, Erika Siti; Virzanisda, Ramsyifa
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v9i1.16927

Abstract

Tujuan: Anemia defisiensi besi merupakan satu dari sekian masalah pada kesehatan yang umum terjadi pada remaja putri dan wanita usia subur di dunia tak terkecuali di Indonesia. Anemia defisiensi besi dapat mengakibatkan dampak yang serius bagi kesehatan jangka panjang apabila tidak tertangani sejak dini. Masalah yang terkait dengan anemia defisiensi besi meliputi penurunan potensi akademik; penurunan kesejahteraan dan produktivitas di rumah atau di masyarakat; dan peningkatan kesakitan serta kematian ibu dan bayi bagi wanita usia subur yang hamil. Salah satu upaya Organisasi Kesehatan Dunia maupun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah dengan melakuan program suplementasi zat besi rutin setiap minggu didukung dengan program distribusi suplementasi zat besi ke sekolah-sekolah. Namun hal tersebut tidak didukung dengan kepatuhan dari target remaja putri dalam mengkonsumsi rutin tablet tambah darah yang telah didistribusikan, oleh karena itu perlu dianalisa mengenai faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan remaja putri tersebut. Dari sekian banyak faktor, salah satu faktor yang mendukung kepatuhan adalah dukungan guru di sekolah. Penelitian bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya hubungan antara dukungan guru tersebut dengan kepatuhan minum tablet tambah darah pada remaja putri di sekolah. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional survey dengan pendekatan observasi analisis. Consecutive sampling digunakan untuk memperoleh sampel sebesar 170 siswi sekolah. Survei dilakukan pada bulan Maret 2023 pada 2 (dua) sekolah yaitu SMPN 212 dan SMKN 37 di wilayah Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Hasil: Dari total 170 remaja putri yang diperiksa kadar hemoglobin (Hb)-nya, 48% remaja putri menunjukkan hasil kadar Hb di bawah 12 gr% (anemia). Remaja putri yang mendapat dukungan guru untuk minum tablet tambah darah rutin sebanyak 26,4%. Sebagian besar remaja putri tidak patuh mengkonsumsi tablet tambah darah (88,3%). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan guru dan kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet tambah darah secara rutin dengan p = 0,011 (p < 0,05).