cover
Contact Name
Diah Ika Putri
Contact Email
jurnallifescience@gmail.com
Phone
+628112118750
Journal Mail Official
jurnallifescience@gmail.com
Editorial Address
Jl. Terusan Pahlawan No.32, RW.01, Sukagalih, Kec. Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Life Science
ISSN : 2655688X     EISSN : 29644704     DOI : -
Jurnal Life Science (JLS) adalah jurnal yang menerbitkan dan mempromosikan penelitian pendidikan sains ilmiah. Jurnal ini mengkaji pendidikan dasar, menengah, tinggi, dan informal yang berkaitan dengan pendidikan sains. Dalam menerbitkan artikel ilmiah, JLS mencari artikulasi prinsip dan praktik yang digunakan oleh para peneliti untuk membuat klaim yang valid tentang dunia dan kritik mereka terhadap pendidikan sains. Penelitian dapat mengambil banyak bentuk, metode kuantitatif, kualitatif dan mixed method. JLS tertarik untuk menghasilkan penelitian yang valid dan dapat dipercaya yang mengambil berbagai bentuk dan mencakup kemampuan baru yang ada, terutama seputar teknologi. Praktik inovatif dan bagaimana hal ini berhubungan dengan pendidikan sains. Karya ilmiah yang menarik yang diterbitkan dalam JLS perlu mencerminkan keragaman. Selain itu, karya tersebut juga harus mencakup keragaman bentuk. Beberapa kajian dalam jurnal ini meliputi: kajian kurikulum pendidikan sains, penerapan dan pengembangan model pembelajaran, pengintegrasian teknologi kedalam pembelajaran sains, dan temuan biologi murni.
Articles 128 Documents
Perbandingan Kadar Klorofil dan Karotenoid pada Empat Varietas Daun Selada (Lactuca sativa L.) dengan Menggunakan Spektrofotometri UV-VIS Rizky Ardiansyah; Lida Amalia; Chevi Ardiana Rusmawan
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v7i1.2253

Abstract

Klorofil merupakan pigmen penting dalam proses fotosintesis, yang berfungsi untuk menyerap energi cahaya dan mengubahnya menjadi energi kimia. Selain klorofil, karotenoid juga berperan dalam memberikan warna pada daun dan melindungi tumbuhan dari kerusakan akibat sinar ultraviolet. Klorofil dan karotenoid juga memiliki fungsi sebagai antioksidan bagi tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) perbedaan kadar klorofil dan karotenoid pada empat varietas daun selada (Lactuca sativa L.) dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. 2) jenis varietas daun selada (Lactuca sativa L.) yang memiliki kandungan kadar klorofil dan karotenoid tertinggi. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2024 sampai dengan bulan Mei 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif pada satu jenis tumbuhan yaitu selada (Lactuca sativa L) dengan 4 varietas yaitu selada hijau (Lactuca sativa L. var. crispa), selada merah (Lactuca sativa L. var. crispa), selada romanie (Lactuca sativa L. var. longifolia) dan selada crisphead (Lactuca sativa L. var. capitata) dan 6 ulangan. Parameter yang diamati adalah kadar klorofil dan karotenoid pada daun dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan kadar klorofil dan karotenoid pada empat varietas daun selada. Dilihat dari parameter yang diteliti menggunakan uji ANOVA, kadar klorofil dan karotenoid daun menunjukkan perbedaan yang signifikan. Daun selada romanie merupakan daun yang memiliki kandungan kadar klorofil sebesar 9,85 mg/L dan karotenoid sebesar 191,35 μmol/L yang merupakan kadar tertinggi, dibandingkan varietas daun lainnya.
Pengaruh Pemberian POC Gabungan Limbah Cair Tahu dengan Air Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Varietas Labana F1 Hernawati, Dewi; Indra Dodo Saputra; Neriza Septiana; Asep Rohayat
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v7i1.2263

Abstract

Limbah cair tahu dan air cucian beras merupakan salah satu limbah yang jarang dimanfaatkan oleh masyarakat. Kandungan pada limbah cair tahu dan air cucian beras dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair (POC). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair gabungan limbah cair tahu dengan air cucian beras terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) varietas labana F1 dan pada konsentrasi berpakah yang paling optimum untuk pertumbuhan tanaman mentimun (Cucumis sativus L.). Penelitian dilaksanakan di Kp. Cicadas RT. 001/RW. 009, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut pada bulan Mei sampai Juli 2024. Metode yang digunakan pada penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu konsentrasi POC dengan 5 perlakuan (konsentrasi 0%, 10%, 30%, 40% dan 50%) dan 5 ulangan. Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, berat buah dan jumlah buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC gabungan limbah cair tahu dengan air cucian beras memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Dari parameter yang diteliti menggunakan uji ANOVA, tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah buah menunjukkan pengaruh yang signifikan, sedangkan berat buah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Konsentrasi 50% merupakan yang paling optimal untuk pertumbuhan tanaman mentimun, dibandingkan dengan perlakuan lain dan kontrol.
Identifikasi Kecerdasan Ekologis Siswa pada Materi Ekologi Taofik, De Budi Irwan; Susila, Aceng Ahmad Rodian; Leni Sri Mulyani
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v7i1.2265

Abstract

Identifikasi Kecerdasan Ekologis Siswa Pada Materi Ekologi Di Kelas XI SMAN 15 Garut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identifikasi kecerdasan ekologis siswa pada materi ekologi di kelas XI SMAN 15 Garut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 15 Garut dengan jumlah sampel sebanyak 168 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan data menggunakan instrumen angket untuk mengukur kecerdasan ekologis. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif berbantuan SPSS veris 25. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kecerdasan ekologis siswa pada materi ekologi di SMAN 15 Garut telah teridentifikasi dengan baik, kondisi tersebut dibuktikan dengan rata-rata presntase kecerdasan ekologis dari 168 siswa sebesar 72,04% kecerdasan ekologisnya berada pada kategori baik, dengan nilai terkecil 55% dan nilai terbesar 95%
Efektivitas Metode Hand On Minds On Activity Dengan Bantuan Media Asli terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Tumbuhan Paku (Pterydophyta) Sri Mulyaningsih; Sepa Lestari; Chevi Ardiana; De Budi Irwan Taofik
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v7i1.2288

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran yang selama ini dilakukan hanya berdasarkan konsep yang berasal dari buku dan internet, tidak banyak yang langsung mengaitkan dengan dunia nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode Hands On Minds On Activity dengan Bantuan Media Asli terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Tumbuhan Paku (Pterydophyta) di Kelas X SMAN 11 Garut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode penelitian Pre Experimental dengan desain eksperimen yaitu the One-Group Pretest Posttest Design. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel yaitu kelas X MIPA 8 yang berjumlah 37 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda berjumlah 25 butir soal. Efektivitas dari metode tersebut di peroleh dari hasil posttest. Rata-rata nilai kemampuan awal siswa yang diperoleh yaitu 55,35 menunjukkan kemampuan awal siswa masih belum memenuhi dari KKM yang telah ditentukan. Setelah adanya perlakuan menunjukkan rata-rata nilai hasil belajar siswa telah memenuhi KKM yaitu dengan rata-rata sebesar 77,19 dan tingkat penguasaan materi siswa sebesar 77% yang termasuk ke dalam kriteria sedang. Apabila dilihat dari ketuntasan belajarnya dari 37 siswa terdapat 32 siswa yang tuntas dan 5 siswa yang tidak tuntas dalam belajarnya. Hasil perhitungan persentase menunjukkan ketuntasan hasil belajar siswa yaitu sebesar 86%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Metode Hands On Minds On Activity dengan Bantuan Media Asli Efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa Pada Materi Tumbuhan Paku (Pterydophyta) di SMAN 11 Garut. Metode Hands On Minds On Activity dengan bantuan media asli bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam memilih suatu metode dan media pembelajaran.
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Laboratorium Riil dan Laboratorium Berbasis Video pada Materi Sistem Ekskresi Irwan Taofik, De Budi; Susila, Aceng Ahmad Rodian; Syahrul Falah, Rivan; Eva Rahmat
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v7i2.2853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar siswa pada materi sistem ekskresi antara kelas yang menggunakan laboratorium riil dan kelas yang menggunakan laboratorium berbasis video di SMPN 1 Cisompet. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe The Static Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas VIII A dan VIII C yang dipilih secara purposive, masing-masing terdiri dari 30 siswa. Instrumen yang digunakan berupa soal pretest dan posttest untuk mengukur hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji beda menggunakan Independent Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik laboratorium riil maupun berbasis video dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Namun, peningkatan yang lebih signifikan terjadi pada kelompok yang belajar menggunakan laboratorium berbasis video. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05), dengan rata-rata nilai posttest kelompok video lebih tinggi. Hasil ini mengindikasikan bahwa media laboratorium berbasis video dapat menjadi alternatif yang efektif dalam menunjang pembelajaran biologi, khususnya pada materi yang bersifat abstrak.
Adaptasi Morfologi Akar Tumbuhan Mangrove Sejati Berdasarkan Zonasi Pantai Lida Amalia; Rifaatul Muthmainnah; Raisya Fajriani; Khaidir R. Permana
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v7i2.3044

Abstract

Tumbuhan mangrove memiliki akar yang muncul ke permukaan tanah sebagai respon adaptasi dalam mengatasi kondisi tanah yang miskin oksigen atau anaerob, karena secara periodik selalu tergenang air ketika kondisi pasang surut. Akar-akar ini berperan sebagai komponen aerasi yaitu mendukung proses pertukaran gas atau oksigen yang dibutuhkan untuk proses respirasi tumbuhan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pola zonasi tumbuhan mangrove di Pantai Cipalawah Cagar Alam Laut Sancang Garut Jawa Barat, 2) Morfologi akar tumbuhan mangrove, 3) Jenis-jenis substrat di lingkungan tumbuhan mangrove. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan menggunakan metode transect line plot dan observasi dengan penempatan titik pengamatan (stasiun) secara purposive sampling (bertujuan) berdasarkan keberadaan objek penelitian dan situasi serta kondisi lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan pola zonasi tumbuhan mangrove dari arah laut ke arah daratan adalah Sonneratia alba, Avicennia marina, Rhizophora mucronata, Aegiceras corniculatum, Bruguiera gymnorrhiza, dan Xylocarpus granatum. Berdasarkan pola zonasi, diketahui bahwa tumbuhan mangrove di zona depan sebagian besar memiliki morfologi akar berbentuk akar napas (pneumatophore), akar tunjang, dan akar menjalar, sedangkan zona tengah dan belakang sebagian besar memiliki morfologi akar berbentuk akar lutut dan akar papan atau banir. Substrat yang dominan di lingkungan pantai ini adalah lumpur berpasir berkarang.
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Terbimbing Dipadu Reading Questioning And Answering (RQA) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI pada Materi Sistem Pernapasan Diah Ika Putri; Linta, Winti; Hernawati, Dewi
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v7i2.3074

Abstract

Kurangnya minat membaca menjadi salah satu masalah dalam penelitian ini dikarenakan dari kurangnya minat membaca mengakibatkan hasil belajar peserta didik kurang. Untuk mengatasi masalah tersebu pendidik harus membudidayakan kembali membaca pada peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran Inquiry terbimbing dipadu reading questioning and answering. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan dengan desain penelitian Non Equivalen Control grup Desain. Penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan sampel dari masing-masing kelas sebanyak 24 peserta didik. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan cara random class. Waktu dan tempat penelitian dilaksanakan pada bulan juni 2024 di SMA Al-Musaddadiyah Garut. Teknik pengumpulan data utama menggunakan instrumen tes berupa pretest dan posttest. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan data berdistribusi normal dan homogen karena pada uji normalitas pretest eksperimen mendapatkan nilai sig. 0,442 dan kelas kontrol 0,484. Untuk uji Homogenitas pretest didapatkan nilai sig. Based on mean 0,442 dan untuk posstest 0,073. Lalu dilakukan Uji Independent Sample Test memperoleh nilai sig.(2-tailed) untuk pretest 0,84 dan untuk posstest 0,0000. Karena nilai posttest lebih kecil dari 0,05 maka Hi diterima. Maka dapat disimpulkan adanya Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Terbimbing dipadu Reading Questioning And Answering terhadap Hasil Belajar Peserta didik Kelas XI pada materi sistem Pernapasan.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Card Sort Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Sistem Reproduksi Sri Mulyaningsih; Indra Dodo Saputra; Dewi Hernawati; Karin Oktaviani
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v7i2.3132

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut siswa memiliki keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif. namun dalam praktiknya masih banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi biologi yang kompleks seperti sistem reproduksi. Hal ini diperparah dengan penggunaan metode pembelajaran konvensional yang cenderung membuat siswa pasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model card sort dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem reproduksi di kelas XI SMA Negeri 8 Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe one-group pretest-posttest terhadap 36 siswa, dengan pengumpulan data melalui tes pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan uji gain ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan hasil belajar siswa, dengan rata-rata gain berada pada kategori sedang dan tingkat ketuntasan mencapai 80%, melampaui ambang batas efektivitas sebesar 75%. Peningkatan ini dicapai melalui proses pembelajaran yang aktif dan sistematis, di mana model card Sort memfasilitasi keterlibatan langsung siswa dalam kegiatan belajar, seperti mencocokkan, mengklasifikasikan, dan mendiskusikan konsep-konsep kompleks dengan terstruktur. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe card sort efektif diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem reproduksi secara aktif, menyenangkan, dan bermakna.

Page 13 of 13 | Total Record : 128