cover
Contact Name
Sugeng Supriyanto
Contact Email
jfks@unimugo.ac.id
Phone
+6281572929655
Journal Mail Official
jfks@unimugo.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Gombong Address: Jl. Yos Sudarso No.461 Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54412. Phone: (0287) 472433 | Email: jfks@unimugo.ac.id
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
ISSN : 28092899     EISSN : 28092899     DOI : http://dx.doi.org/10.26753/jfks.v2i1.784
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi Klinik & Sains (JFKS) mainly focuses a current topic in Pharmaceutical scineces, pharmaceutical management and pharmacy practice are also considered for publication by the Journal. JFKS is open for various fields such as pharmaceutical technology, pharmacognosy and phytochemistry, pharmaceutical microbiology and biotechnology, pharmacokinetics, pharmacology and toxicology, pharmaceutical Chemistry, community and clinical pharmacy, regulatory affairs and management pharmacy, pharmacoeconomic, social Pharmacy.
Articles 95 Documents
UJI ANGKA LEMPENG TOTAL (ALT) DAN ANGKA KAPANG KHAMIR (AKK) PADA JAMU GENDONG KUNIR ASAM DAN BERAS KENCUR DI PASAR TRADISIONAL KECAMATAN KUWARASAN KABUPATEN KEBUMEN Siti Nur Zubaidah; Tri Cahyani Widiastuti; Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i2.937

Abstract

Jamu gendong merupakan salah satu obat tradisional yang berasal dari bahan baku tanaman obat yang berkhasiat yang diminati oleh masyarakat karena manfaatnya yang dapat menjaga kesehatan serta mengobati penyakit. ALT  dan AKK merupakan  salah satu metode untuk mengetahui mutu jamu secara mikrobiologi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ada tidaknya cemaran mikroba dan khapang kahmir pada jamu gendong kunir asam dan beras kencur. Sampel jamu diambil dari 6 penjual. Tahap penelitian meliputi pengambilan sampel, homogenisasi sampel, uji angka kapang khamir dan uji angka lempeng total. Data kemudian dianalisis menggunakan uji statistic One Way ANOVA. Hasil uji ALT pada jamu kunir asam dan beras kencur di Pasar Kuwarasan dan Purwogondo memenuhi persyaratan nilai ALT yaitu tidak lebih dari 105. Uji AKK menunjukan jamu beras kencur tidak memenuhi persyaratan nilai AKK yaitu lebih dari 103, sedangkanan jamu kunir asam memenuhi. Hasil uji statistik menunjukan data tidak berbeda signifikan. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu pada uji ALT memenuhi persyaratan mutu, sedangkan uji AKK sampel jamu beras kencur tidak memenuhi syarat AKK
KOMBINASI EKSTRAK ETANOL RIMPANG KUNIR PUTIH (Curcuma Mangga Val.) DAN DAUN MANGGA ARUMANIS (Mangifera Indica. L. Var. Arumanis) DALAM MENGHAMBAT BAKTERI Staphylococcus Aureus Sukma Edhie Febrialfiyan; Laeli Fitriyati; Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i2.938

Abstract

Penyakit infeksi masih menjadi masalah utama di negara berkembang karena udara yang berdebu dan temperatur yang lembab merupakan penyebab penyakit infeksi. Penyakit infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur. Bakteri penyebab penyakit infeksi salah satunya yaitu Staphylococcus aureus. Rimpang kunir putih dan daun mangga arumanis merupakan tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri Staphylococcus aureus penyebab infeksi. Kombinasi dari ekstrak kunir putih dan daun mangga diharapkan dapat bersinergi sehingga akan meningkatkan efek antibakteri terhadap Staphylococcus aureus.   Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak etanol rimpang kunir putih (Curcuma mangga. Val) dan daun mangga arumanis (Mangifera indica. L. var. arumanis) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan mengamati zona hambat yang terbentuk. Ekstrak dibuat dengan konsentrasi masing-masing 6,25 dan 12,5% dan variasi kombinasi ekstrak kunir putih dan daun mangga arumanis dengan perbandingan 1:1, 2:1, dan 1:2. Uji anti bakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi sumuran.   Hasil uji antibakteri didapatkan bahwa kombinasi ekstrak etanol rimpang kunir putih (Curcuma mangga. Val) dan daun mangga arumanis (Mangifera indica. L. var. arumanis) memiliki efek sinergis yang dibuktikan dengan meningkatnya daya hambat jika dibandingkan dengan ekstrak tunggal. Hasil terbaik didapatkan pada kombinasi ekstrak 1:2 dengan diameter daya hambat sebesar 14,7mm. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0.00<0.05 yang artinya bahwa setiap kelompok perlakuan memiliki perbedaan daya hambat yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak kunir putih dan daun mangga memiliki aktivitas antibakteri dengan kategori kuat dan memiliki efek sinergis yang dibuktikan dengan diameter daya hambat yang lebih baik jika dibandingkan dengan ekstrak tunggal.
PEMANFAATAN OBAT TRADISIONAL DALAM MENGATASI DISMENOREA PADA REMAJA PUTERI SMA MUHAMMADIYAH JAKARTA TIMUR Agustin Yumita; Nora Wulandari; Rizkia Indah Tawakani
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i2.979

Abstract

Dismenorea merupakan masalah ginekologi yang sering dialami remaja puteri. Penangganan dismenorea selain dengan pengobatan medis juga dapat memanfaatkan obat tradisional. Dismenorea menyebabkan beberapa masalah salah satunya mempengaruhi prestasi belajar remaja puteri di sekolah. Dalam penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat pengetahuan dan praktik remaja puteri dalam memanfaatkan obat  tradisional untuk mengatasi dismenorea. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan September hingga November 2021 berupa survey observational deskriptif dengan teknik purposive sampling dimana subjek penelitian remaja puteri SMA Muhammadiyah 23 dan SMA Muhammadiyah 11 Jakarta Timur yang berusia 15-19 tahun yang telah memenuhi kriteria inklusi sebanyak 198 responden. Data kuesioner dianalisis menggunakan SPSS IBM 25.0. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan remaja puteri mengenai dismenorea dan obat tradisional dikatakan baik dengan persentase 80,8%, persentase sikap yang positif sebesar 83,8% dan persentase praktik sebesar 45,5%. Analisis korelasi menunjukkan nilai p value 0.01 < 0,05 yang bermakna ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan praktik penggunaan obat tradisional dalam mengatasi dismenorea. Dengan demikian, semakin baik persentase tingkat pengetahuan maka persentase tingkat praktiknya juga semakin positif, walaupun beberapa remaja puteri dengan pengetahuan baik  memberikan respon praktik negatif dalam mengatasi dismenorea menggunakan obat tradisional.
PROBLEMS OF DRUG THERAPY IN PATIENTS WITH TYFOID FEVER AT THE INSTALLATION OF AT-TAQWA ISLAM HOSPITAL GUMAWANG BELITANG PERIOD JANUARY - DECEMBER 2021 Yunita Yunita; Amelia Soyata
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i2.1003

Abstract

Salmonella typhi is a bacterium that causes typhoid fever infection which attacks the digestive tract. Indonesia is an endemic disease, the incidence of typhoid fever cases is 358 to 810 cases per 100,000 population with a percentage of 64%. to find out the treatment of typhoid fever patients who are indicated not to pay attention to the PCNE V9.00 code, namely: there are symptoms that are not treated, to find out whether there are incidents that may be detrimental in the application of drug therapy, treatment that is not needed in treating typhoid fever patients at RSI At-Taqwa Gumawang Belitang. This study used a descriptive method, and data collection was carried out using a retrospective system from the medical records of typhoid fever patients who were hospitalized at the At-Taqwa Islamic Hospital Gumawang Belitang for the period January-December 2021. From medical record data that met the inclusion criteria, namely 80 patients ( 80%), found 14 cases (17.5%) who had problems with drug therapy, these cases were dominant in male patients, namely 43 patients (53.75%) than female patients, namely 37 patients (46.25%). the majority of these patients were aged less than 1 year to 50 years with a total of 68 patients (78.75%), the highest frequency of use of antibiotics was a single antibiotic in 73 patients (91.25%) while combination antibiotics were 7 patients (8.75%) ), the average length of stay was <3 days for 43 patients (53.75%), while > 3 days for 37 patients (46.25%), drug therapy problems according to PCNE V9.00 code, namely P2.1 with 7 cases (8.75%), P1.3 in 4 cases (5.00%), P3.2 in 3 cases (3.75%).
FORMULASI SEDIAAN KRIM ANTI JERAWAT EKSTRAK METANOL 70% DAUN MANGGA ARUMANIS (Mangifera indica L.) dan UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Staphylococcus aureus Hijan Dzulfadhli Utomo; Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah; Titi Pudji Rahayu
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i2.796

Abstract

Daun mangga arumanis merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki potensi sebagai pengobatan jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri penyebab jerawat sediaan krim ekstrak metanol 70% daun mangga arumanis (Mangifera indica L var Arumanis) terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimental. Ekstraksi menggunakan metode Maserasi. Sediaan dibuat menjadi 3 formulasi dengan memvariasikan konsentrasi ekstrak sebesar 4%, 5%, dan 6%. Pengujian Antibakteri Staphylococcus aureus menggunakan metode sumuran. Kontrol positif menggunakan Tretinoin 0,025%, kontrol negatif menggunakan sediaan tanpa ekstrak. Data yang didapatkan dilakukan uji statistika menggunakan One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan memenuhi persyaratan sifat fisik tetapi daya sebar yang dihasilkan tidak memenuhi standar. Formula 1 dan 2 tidak memenuhi standar uji daya lekat. Hasil uji antibakteri menunjukan bahwa pengukuran rata-rata zona hambat pada tiap formula sebesar adalah 6,75 mm, 8,75 mm  dan 10,62 mm. Pada uji statistik data normal tetapi data tidak homogen. Pada uji post hoc menggunakan gomes-howell dan setiap kelompok memiliki perbedaan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa formula krim ekstrak daun mangga arumanis memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Zona hambat terbaik yaitu formulasi 3 dengan nilai rata-rata sebesar 10,62 mm.
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN MATOA (POMETIA PINNATA J.R. FORST & G. FORST) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI SALMONELLA THYPI Syarifah Elena Gultom; D. Elysa Putri Mambang; Haris Munandar Nasution; Yayuk Putri Rahayu
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains (INPRESS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.1062

Abstract

Matoa memiliki sejarah panjang dalam penggunaan obat tradisional (Pometia pinnata J.R. Forst & G. Forst). Antioksidan termasuk vitamin C dan E, serta flavonoid, tanin, dan saponin dapat ditemukan dalam jumlah yang melimpah pada buah matoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antibakteri dari ekstrak etanol serbuk simplisia daun matoa dan metabolit sekundernya terhadap Salmonella thypi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah ekstrak etanol daun matoa (Pometia pinnata J.R. Forst & G. Forst). Pengujian dilakukan pada ekstrak 50%, 30%, dan 30%. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun matoa ditentukan dari kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan Salmonella typhi. Pelarut etanol digunakan untuk menguapkan ekstrak kental yang diperoleh dari hasil maserasi daun matoa. Ekstrak daun matoa diencerkan dengan DMSO 30%, 40%, dan 50%. Pengenceran tersebut akan menentukan seberapa baik ketahanan Salmonella typhi terhadap antibiotik. Metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, dan steroid dianalisis pada ekstrak etanol daun matoa dan simplisia. Salmonella thypi dihambat dengan rata-rata 12,6 mm pada konsentrasi 30% (Interpretasi menengah), 13,8 mm pada konsentrasi 40%, dan 15,3 mm pada konsentrasi 50% dengan menggunakan ekstrak etanol daun matoa. Aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun matoa ditunjukkan dengan zona hambat dengan diameter rata-rata daerah hambat yang sesuai dengan interpretasi Intermediate (I). 
UJI ANGKA LEMPENG TOTAL MIKROBA PADA MINUMAN SUSU KEDELAI (Glycine max L. Merr.) TANPA MEREK DI KECAMATAN GOMBONG KABUPATEN KEBUMEN Nurul Luthfia Faizah
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains (INPRESS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.916

Abstract

Latar Belakang: Makanan dan minuman yang dibuat oleh industri rumahan sering terkontaminasi oleh mikroorganisme karena masih menggunakan teknik manual, waktu produksinya cukup memakan waktu lama dalam proses produksi, penyimpanan produk, distribusi produk dan akhirnya sampai ke tangan konsumen. Keberadaan mikroorganisme di dalam makanan/minuman sangat tidak diinginkan karena dapat menyebabkan perubahan organoleptik pada makanan/minuman tersebut, terutama jika makanan tersebut masuk kedalam tubuh. Kandungan nutrisi susu kedelai juga hampir sama dengan susu sapi. Susu kedelai berasal dari alam sehingga mempunyai harga yang lebih murah dari susu sapi dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan yang menjadikannya banyak disukai oleh masyarakat umum.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui kualitas, keamanan mutu susu kedelai dan ada tidaknya cemaran mikroba bakteri susu kedelai yang dijual di Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental deskriptif dengan metode ALT (Angka Lempeng Total ) pada media PCA (Plate Count Agar).Hasil Penelitian: Hasil dari penelitian 10 sampel susu kedelai didapatkan bahwa nilai ALT susu kedelai jual oleh penjual C 3 x 104, D 4,9 x 104, F 7 x 103, H 4 x 103, I 2,7 x 103, J 3 x 103, memenuhi syarat karena jumlah koloni <104 dan sampel susu kedelai yang dijual oleh penjual A 2,0 x 105, B 2,5 x 105, E 2,8 x 104, G 2,3 x 105, tidak memenuhi syarat karena jumlah koloni >104. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa data tidak berbeda signifikan yang artinya bahwa jumlah koloni dari tiap penjual tidak jauh berbeda.Kesimpulan: Hasil yang diperoleh dari tiap penjual tidak jauh berdeda (P<0,05). Penjual A kurang higienis dibadingkan dengan penjual B, C, D, E, F, G, H, I dan J.Saran : Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode dan dapat dilakukan identifikasi untuk mengetahui jenis bakteri patogen lainnya. 
OPTIMASI PEMBUATAN TEPUNG TALAS TERMODIFIKASI (Modified Taro Flour) DENGAN FERMENTASI Lactobacillus casei BERDASARKAN KADAR PROTEIN Imelda Natasia Br S Meliala; Anny Sartika Daulay; Ridwanto Ridwanto; Haris Munandar Nasution
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains (INPRESS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.1110

Abstract

Ketergantungan penggunaan tepung terigu dapat dikurangi dengan menggunakan sumber karbohidrat lainnya seperti talas yang merupakan pangan lokal. Lactobacillus casei adalah salah satu spesies Bakteri Asam Laktat yang dapat menggunakan selobiosa sebagai sumber nutrisinya. Diperkirakan Lactobacillus casei dapat mendegresi sel umbi talas agar meningkatkan kadar protein talas. Diantara faktor yang dapat mempengaruhi kondisi fermentasi untuk menghasilkan tepung termodifikasi yang optimal adalah waktu fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh optimasi fermentasi umbi talas terhadap organoeleptis dan kadar protein pada tepung talas termodifikasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan dua optimasi waktu fermentasi yaitu fermentasi 48 jam dan fermentasi 72 jam dan uji karakterisasi yaitu uji organoleptis, uji kadar air, uji kadar abu dan uji kadar protein. Hasil penelitian ini menunjukkan organoleptis tepung mocaf, tepung talas, tepung talas termodifikasi berwarna coklat dan putih kecoklatan, bau sedikit asam dan tekstur yang halus. Kadar protein mocaf yaitu 2,17, tepung talas 2,33%, tepung talas termodifikasi 48 jam 3,16%, tepung talas termodifikasi 72 jam 3,53%. Kadar air tepung mocaf 11,31%, tepung talas 8,67%, tepung talas termodifikasi sebesar 10,81%. Kadar abu tepung mocaf 1,13%, tepung talas 2,73%, tepung talas termodifikasi 1,82%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa  fermentasi 72 jam merupakan hasil yang optimal.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET BESI DI PUSKESMAS ADIMULYO Eva Nur Cholifah Fajrin
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains (INPRESS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.926

Abstract

Latar Belakang, Ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe masih menjadi masalah serius bagi Angka Kematian Ibu (AKI). Kepatuhan ibu hamil berhubungan dengan tingkat pengetahuan dimana semakin rendah pengetahuan menyebabkan zat besi yang tersedia tidak dikonsumsi secara optimal. Puskesmas Adimulyo pada bulan September 2021 didapatkan data sasaran pemberian tablet besi di Puskesmas Adimulyo sebesar 55,2% berdasarkan estimasi atau 320 ibu hamil dari total sasaran 580 ibu hamil dari bulan Januari-Agustus 2021.Tujuan Penelitian, Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kepatuhan pada ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi di Puskesmas Adimulyo.Metode Penelitian, Metode penelitian adalah analisa observasional dengan rancangan cross-sectional.sampel diambil dengan teknik purposive sampling didapatkan 55 ibu hamil.Data diolah menggunakan SPSS-18 dan dianalisis dengan uji spearman rank.Hasil Penelitian, Hasil analisa pengetahuan ibu hamil diketahui 58,2% memiliki pengetahuan baik, 21,8% cukup, 20,0% kurang. Tingkat kepatuhan ibu hamil diketahui 36,4% tidak patuh, 32,7% patuh dan sangat patuh 30,9%. Dari hasil uji Korelasi Spearman didapatkan p =0.002 (p<0,05) dengan nilai r = 0.401 sehingga ada hubungan ada hubungan antara pengetahuan terhadap tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi.Kesimpulan, Ada hubungan antara pengetahuan terhadap tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi.Rekomendasi: Bagi Puskesmas disaranakan untuk untuk meningkatkan program promosi kesehatan kepada masyarakat terutama ibu hamil tentang pentingnya kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet besi secara teratur.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI NANOPARTIKEL EKSTRAK ETANOL DAUN MANGGA HARUM MANIS (Mangifera indica L. var. arum manis) TERHADAP BAKTERI Escherichia Delvi Amira Hutagaol; Yayuk Putri Rahayu; M. Pandapotan Nasution; Haris Munandar Nasution
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains (INPRESS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.1109

Abstract

Bakteri Escherichia coli merupakan salah satu bakteri penyebab penyakit diare. Daun mangga harum manis (Mangifera indica L. var. harum manis) diketahui memiliki kandungan senyawa antibakteri. Dalam ukuran nanopartikel, luas kontak permukaan partikel menjadi lebih besar sehingga dapat meningkatkan aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan aktivitas nanopartikel dengan ekstrak etanol daun mangga harum manis terhadap bakteri E. coli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan variabel bebas yaitu konsentrasi ekstrak etanol daun harum manis (EEDM 25%; EEDM 50%; dan EEDM 75%) dan konsentrasi nanopartikel ekstrak etanol daun mangga harum manis (NEDM 2,5%; NEDM 5%; dan NEDM 7,5%) dengan antibiotic pembanding yaitu tetracyclin.Variabel terikat yaitu aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan nanopartikel ekstrak daun mangga harum manis terhadap bakteri E. coli. Karakterisasi nanopartikel ekstrak etanol menggunakan Particle Size Analyzer (PSA). Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi agar cakram Kirby Bauer. Hasil karakteristik ukuran nanopartikel ekstrak adalah 40,2 nm. Nilai Zone of Inhibition (ZOI) ekstrak etanol daun mangga harum manis adalah 12,4 mm (EEDM 25%); 14,1 mm (EEDM 50%); dan 16,1 mm (EEDM 75%). Nilai ZOI nanopartikel ekstrak etanol daun mangga harum manis adalah 13,8 mm (NEDM 2,5%); 14,5 mm (NEDM 5%); dan 18,6 mm (NEDM 7,5%). Kesimpulannya adalah ekstrak etanol daun mangga harum manis dapat dijadikan nanopartikel ekstrak dengan daya aktivitas antibakteri konsentrasi nanopartikel ekstrak 5% setara efektivitasnya dengan konsentrasi ekstrak etanol daun mangga harum manis 50% terhadap E. coli dengan kategori intermediate dibandingkan dengan Tetracyclin 30 μg, sehingga dapat dikatakan bahwa nanopartikel esktrak dapat memperkecil dosis suatu obat.

Page 3 of 10 | Total Record : 95