cover
Contact Name
Sugeng Supriyanto
Contact Email
jfks@unimugo.ac.id
Phone
+6281572929655
Journal Mail Official
jfks@unimugo.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Gombong Address: Jl. Yos Sudarso No.461 Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54412. Phone: (0287) 472433 | Email: jfks@unimugo.ac.id
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
ISSN : 28092899     EISSN : 28092899     DOI : http://dx.doi.org/10.26753/jfks.v2i1.784
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi Klinik & Sains (JFKS) mainly focuses a current topic in Pharmaceutical scineces, pharmaceutical management and pharmacy practice are also considered for publication by the Journal. JFKS is open for various fields such as pharmaceutical technology, pharmacognosy and phytochemistry, pharmaceutical microbiology and biotechnology, pharmacokinetics, pharmacology and toxicology, pharmaceutical Chemistry, community and clinical pharmacy, regulatory affairs and management pharmacy, pharmacoeconomic, social Pharmacy.
Articles 95 Documents
FORMULASI DAN UJI STABILITAS SEDIAAN PEMBERSIH WAJAH (CLEANSING OIL) BERBAHAN DASAR MINYAK JARAK (Ricinus communis) Rachmadani, Ayu Desi; Nurlaila, Sucia Rahmadani; Harismah, Kun
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i1.784

Abstract

Membersihkan wajah bukan hanya sarana untuk mengangkat kulit mati, kotoran, sebum, dan kosmetik . Membersihkan wajah juga berperan penting di luar perawatan kulit seperti dalam perbaikan psikologis dan membantu memberikan rasa peremajaan pada kulit. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan produk pembersih untuk membersihkan kulit wajah secara efisien tanpa menyebabkan iritasi pada kulit serta dapat memberikan manfaat yang lain untuk perawatan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi yang sesuai untuk menghasilkan produk cleansing oil yang baik dan mengetahui pengaruh konsentrasi surfaktan (decyl glucoside) terhadap stabilitas cleansing oil dengan melakukan berbagai pengujian yaitu uji organoleptik, uji viskositas, uji homogenitas, uji pH, uji stabilitas dan uji daya bersih. Hasil optimal dari penelitian ini adalah formulasi F2 dengan penggunaan konsentrasi surfaktan (decyl glucoside) 4%, yang memiliki sediaan stabil, memiliki daya bersih yang baik,tidak menimbulkan iritasi serta memiliki hasil uji sesuai Standar yang ditetapkan pada SNI 16–4380-1996 tentang syarat mutu pembersih kulit muka. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa semakin tinggi penggunaan surfaktan (decyl glucoside)  maka semakin tinggi nilai viskositas,pH,  dan uji daya bersih produk cleansing oil serta dapat mempengaruhi stabilitas produk
HUBUNGAN KARAKTERISTIK RESPONDEN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENGGUNAAN SUPLEMEN UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH SELAMA PANDEMI COVID-19 PADA MASYARAKAT DI DESA KEDAWUNG KABUPATEN KEBUMEN Amalia, Tika; Widiastuti, Tri Cahyani; Intiyani, Rafila
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v4i1.935

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit menular pada pernapasan yang disebabkan oleh virus SARSCoV2. Upaya pencegahan yang direkomendasikan oleh WHO salah satunya yaitu meningkatkan imunitas tubuh. Suplemen kesehatan yang telah diteliti dan direkomendasikan oleh Kemenkes RI antara lain vitamin C, vitamin D, vitamin E, dan zink. Penggunaan suplemen kesehatan harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan mengetahui kegunaan suplemen kesehatan. Pengetahuan dan perilaku masyarakat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat. Mengetahui hubungan karakteristik responden dengan tingkat pengetahuan dan perilaku penggunaan suplemen untuk meningkatkan imunitas tubuh selama pandemi COVID-19 pada masyarakat di Desa Kedawung Kabupaten Kebumen. Penelitian observasional dengan pengambilan data secara prospektif. Sampel yang diteliti sebanyak 100 responden. Analisis data menggunakan uji chi square. Tingkat pengetahuan kategori cukup 44% dan perilaku kategori cukup 49%. Hasil chi square terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan pendidikan terakhir (0,000), pekerjaan (0,003), penghasilan (0,010), tempat membeli suplemen kesehatan (0,047) dan tidak terdapat hubungan signifikan antara perilaku karena nilai p value >0,05. Pengetahuan dan perilaku masyarakat di Desa Kedawung menunjukkan hasil yang cukup. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan pendidikan terakhir (0,000), pekerjaan (0,003), penghasilan (0,010), tempat membeli suplemen (0,047) dan tidak terdapat hubungan signifikan antara perilaku karena nilai p value >0,05. Harapannya pada penelitian selanjutnya dapat mengukur tingkat pengetahuan masyarakat mengenai dagusibu dalam upaya untuk meningkatkan imunitas tubuh selama pandemi COVID-19.
UJI EFEK ANTIDIARE EKSTRAK BIJI PALA (Myristica fragrans Houtt.) PADA MENCIT JANTAN SWISS WEBSTER Nainggolan, Hotlina; Herliani, Upi
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i2.1264

Abstract

Salah satu tanaman obat yang digunakan sebagai alternatif pengobatan diare adalah biji pala (Myristica fragrans Houtt.). Hal ini dikarenakan kandungan biji pala mempunyai senyawa fitokimia yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efek antidiare ekstrak etanol biji pala (Myristica fragrans Houtt.) pada mencit jantan Swiss Webster yang diinduksi bakteri Escherichia coli dan mengetahui dosis optimalnya. Hewan uji yang digunakan sebanyak 25 ekor dibagi menjadi 5 kelompok antara lain; kelompok kontrol, kelompok diare+NaCMC 1%, kelompok diare+dosis ekstrak 5 mg/kgBB, kelompok diare+dosis ekstrak 7,5 mg/kgBB dan kelompok diare+dosis ekstrak 10 mg/kgBB.  Parameter yang diamati adalah onset diare, durasi diare, frekuensi diare, konsistensi feses, bobot feses, dan persentase proteksi yang dianalisis dengan menggunakan uji statistik. Berdasarkan hasil analisis statistik antar kelompok dengan nilai batas  p<0.05  diperoleh signifikasi uji  onset diare pada p=0,005, durasi diare pada nilai p=0,001, frekuensi diare pada nilai  p=0,015, dan konsistensi feses pada nilai p=0,006, sedangkan bobot feses pada nilai  p=0,084. Ekstrak etanol biji pala (Myristica fragrans Houtt.) memiliki efek antidiare namun dari ketiga variasi dosis ditemukan bahwa dosis 7,5 mg/kgBB memiliki efek yang lebih optimal.
EVALUASI KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS GOMBONG I MENGGUNAKAN KUESIONER PERMENKES NO. 74 TAHUN 2016 Putra, Syaufiq Naufal Septiansyah; Handayani, Eka Wuri; Yuniarti, Endang
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.921

Abstract

Kepuasan pasien dijadikan tolak ukur bagi setiap pelayanan kesehatan serta selalu berkaitan dengan kualitas dan mutu pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan yang dapat diukur mutu pelayanannya adalah pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di puskesmas gombong I. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif yang berarti menggambarkan kasus dalam studi penelitian berdasarkan melihat secara fakta dan sistematik tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan farmasi di Puskesmas Gombong I Kabupaten Kebumen menggunakan kuesioner  dengan teknik sampel Simple random sampling dengan jumlah responden 100 orang, yaitu pengambilan sampel secara random dan berdasarkan kriteria inklusi maupun ekslusi. Secara keseluruhan gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Gombong I hasilnya “Sangat Puas” dengan persentase 85 %. Berdasarkan poin poin yang ada di Permenkes no.74 tahun 2016 hasilnya sangat puas pada poin kecepatan pelayanan obat sebesar 83 %, kejelasan apoteker dalam memberikan informasi obat, dan keramahan apoteker sebesar 81 %, poin kelengkapan obat dan alat kesehatan dan kenyamanan ruang tunggu hasilnya puas sebesar 75 %, untuk poin selanjutnya ketanggapan apoteker dan kebersihan ruang tunggu hasilnya puas sebesar 71 % dan 69 %, dan poin ketersedian brosur, leaflet, poster sebagai informasi obat hasilnya tidak puas sebesar 53 %. Secara keseluruhan gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Gombong I hasilnya “Sangat Puas” dengan persentase 85 %.  Bagi pihak puskesmas disarankan perlu adanya perbaikan dalam ketersediaan brosur, leaflet atau poster sebagai informasi obat/kesehatan.
FORMULASI SEDIAAN KRIM ANTI JERAWAT EKSTRAK METANOL 70% DAUN MANGGA ARUMANIS (Mangifera indica L.) DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Staphylococcus aureus Utomo, Hijan Dzulfadhli; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Rahayu, Titi Pudji
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i2.796

Abstract

Daun mangga arumanis merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki potensi sebagai pengobatan jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri penyebab jerawat sediaan krim ekstrak metanol 70% daun mangga arumanis (Mangifera indica L var Arumanis) terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimental. Ekstraksi menggunakan metode Maserasi. Sediaan dibuat menjadi 3 formulasi dengan memvariasikan konsentrasi ekstrak sebesar 4%, 5%, dan 6%. Pengujian Antibakteri Staphylococcus aureus menggunakan metode sumuran. Kontrol positif menggunakan Tretinoin 0,025%, kontrol negatif menggunakan sediaan tanpa ekstrak. Data yang didapatkan dilakukan uji statistika menggunakan One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan memenuhi persyaratan sifat fisik tetapi daya sebar yang dihasilkan tidak memenuhi standar. Formula 1 dan 2 tidak memenuhi standar uji daya lekat. Hasil uji antibakteri menunjukan bahwa pengukuran rata-rata zona hambat pada tiap formula sebesar adalah 6,75 mm, 8,75 mm  dan 10,62 mm. Pada uji statistik data normal tetapi data tidak homogen. Pada uji post hoc menggunakan gomes-howell dan setiap kelompok memiliki perbedaan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa formula krim ekstrak daun mangga arumanis memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Zona hambat terbaik yaitu formulasi 3 dengan nilai rata-rata sebesar 10,62 mm.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU SWAMEDIKASI MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA MAGELANG Wicaksono, Ageng Budi; Yuliastuti, Fitriana; Nila S, Ni Made Ayu
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i1.750

Abstract

World Health Organization (WHO) mendefinisikan swamedikasi atau pengobatan sendiri sebagai pemilihan dan penggunaan obat oleh seseorang (atau anggota keluarganya) untuk mengobati kondisi atau gejala yang dikenali atau didiagnosis sendiri. Penelitian menyebutkan bahwa tingkat pengetahuan dan perilaku antara mahasiswa kesehatan dan non kesehatan memiliki perbedaan yang signifikan. Kurangnya pengetahuan, penyakit yang awalnya ringan menjadi berat dan dapat mengancam keselamatan jiwa. Penelitian menyatakan bahwa masyarakat memiliki upaya untuk mengatasi masalah kesehatan dengan melakukan swamedikasi. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian cross-sectional, dimana variabel pada objek penelitian diukur atau dikumpulkan secara serentak dalam satu waktu bersamaan, dan tidak ada pengukuran lanjutan terhadap responden. Data dalam penelitian ini berasal dari pengetahuan dan perilaku swamedikasi masyarakat pada masa pandemi COVID-19 di Kota Magelang. Data yang diperoleh dari sampel penelitian selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif dan kemudian diinterpretasikan. Responden dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Magelang yang pernah melakukan swamedikasi pada masa pandemi COVID-19 dengan jumlah 100 orang responden. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa jenis penyakit yang pernah diobati oleh masyarakat di Kota Magelang pada saat pandemi COVID-19 dengan menggunakan swamedikasi adalah sakit kepala (64%), nyeri (48%), batuk (41%), dan demam (41%). Hal ini disebabkan karena swamedikasi dalam masyarakat sering dilakukan untuk mengatasi penyakit-penyakit ringan Tingkat pengetahuan swamedikasi masyarakat Kota Magelang pada masa pandemi COVID-19 tergolong sedang. Perilaku swamedikasi masyarakat Kota Magelang pada masa pandemi COVID-19 dikategorikan cukup baik.
FORMULATION and ANTI BURN ACTIVITY SPRAY GEL OF SENGGANI LEAF EXTRACT (Melastoma malabathricum L.) Fitriani, Eka; Wijaya, Mario; Pratiwi, Galih; Tari, Mayang; Alta, Ulik; Indriani, Onny
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v4i1.1280

Abstract

Senggani leaves contain quercetin, which is a flavonol, one of the six subclasses of flavonoid compounds and has many pharmacological effects such as antioxidant, anti-inflammatory and anti-diabetic, able to speed up the healing process of burn wounds. Spray gel for topical treatment of burns used on the skin has advantages, including being safer because the level of microorganism contamination is lower. The aim of the research is to formulate and determine the effectiveness of a spray gel preparation of senggani leaf extract (Melastoma malabathricum L.) against burns. This research is experimental research. The making of senggani leaf extract spray gel uses carbopol 940 and HPMC as gelling agents. The selected formula is then tested for its effectiveness against burns. Data analysis used the oneway anova test and the Duncan test. Results: Spray gel formula with selected senggani leaf extract based on carbopol 0.5 g, HPMC 2 g. The results of statistical analysis in the anti-burn activity test showed a significant difference between the senggani leaf extract spray gel group and the positive control. Senggani leaf extract gel spray provides better effectiveness than the positive control in the burn wound healing process
UJI SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOL DAN AKUADES DAUN GANITRI (Elaeocarpus Ganitrus Roxb.) TERHADAP LARVA Artemia salina Leach Nafarina, Eka Rezki Tri; Miyarso, Chondrosuro; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i2.1180

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia yang belum ditemukan obatnya hingga sekarang. Ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) merupakan salah satu tanaman yang berpotensi sebagai senyawa sitotoksik karena mengandung flavonoid dan tannin di bagian daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sitotoksik dari ekstrak etanol dan akuades daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) dengan metode Brine Shrimp Lethality Test dan Nilai LC50. Penelitian ini menggunakan 10 Larva Artemia salina Leach pada konsentrasi 500, 250, 125, 50, 25, dan 12,5 ppm serta kontrol negatif. Larva yang mati pada masing-masing konsentrasi kemudian dihitung nilai LC50. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) didapatkan nilai LC50 sebesar 186,2173 μg/ml sedangkan ekstrak akuades didapatkan dengan nilai LC50 sebesar 195,053 μg/ml. Hasil kedua ekstrak daun ganitri termasuk kategori moderat. Ekstrak etanol dan akuades daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) memiliki potensi antikanker dengan kategori moderat
IDENTIFIKASI MASALAH TERAPI OBAT PADA PASIEN DEMAM TIFOID DI INSTALANSI RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM AT-TAQWA GUMAWANG BELITANG PERIODE JANUARI - DESEMBER 2021 Yunita, Yunita; Soyata, Amelia
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i2.1003

Abstract

Salmonella typhi merupakan bakteri yang menyebabkan infeksi demam tifoid yang menyerang saluran pencernaan. penyakit endimik indonesia, angka kejadian kasus demam tifoid berjumlah 358 sampai dengan 810 kasus per 100.000 penduduk dengan persentase 64%. untuk mengetahui penanganan pasien demam tifoid yang terindikasi tidak memperhatikan kode PCNE V9.00 yakni:adanya gejala yang tidak terobati, mengetahui apakah ada insiden yang mungkin merugikan dalam penerapan terapi obat, pengobatan yang tidak diperlukan dalam menangani pasien demam tifoid di RSI At-Taqwa Gumawang Belitang. penelitian ini memakai metode deskriptif,dan pengumpulan data dilakukan dengan system retrospektif dari rekam medis pasien demam tifoid yang di rawat inap pada Rumah Sakit Islam At-Taqwa Gumawang Belitang periode Januari-Desember 2021. dari data rekam medik yang memenuhi kriteria inklusi yakni 80 pasien (80%), ditemukan 14 kasus (17,5%) yang mengalami masalah terapi obat, kasus ini dominan terjadi pada pasien laki-laki yaitu 43 pasien (53,75%) dari pada pasien perempuan yaitu37 pasien (46,25%). mayoritas pasien ini berusia kurang dari 1 tahun s.d 50 tahun dengan total 68 pasien (78,75%), frekuensi penggunaan antibiotik yang tertinggi yaitu antibiotic tunggal sebanyak 73 pasien (91,25%) sedangkan antibiotik kombinasi sebanyak 7 pasien (8,75%), rata-rata lama rawatan yaitu < 3 hari sebanyak 43 pasien (53,75%), sedangkan > 3 hari sebanyak 37 pasien (46,25%), masalah terapi obat menurut kode PCNE V9.00 yakni P2.1 dengan 7 kasus (8,75%),P1.3 sebanyak 4 kasus (5,00%), P3.2 sebanyak 3 kasus (3.75%).
UJI KUALITAS DAN SIFAT FISIKO KIMIA SEDIAAN MINYAK TELON BAYI DENGAN VARIASI BLENDING ESSENTIAL OIL Afida, Nanda Mila; Almira, Nurina Ade; Harismah, Kun
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i1.785

Abstract

Minyak telon merupakan produk turun temurun dipercaya untuk menjaga kehangatan pada bayi. Komposisi minyak telon terdiri dari minyak adas, minyak kayu putih dan minyak kelapa. Guna menambah manfaat pada produk minyak telon dapat ditambahkan minyak atsiri seperti lavender dan spearmint. Penggunaan minyak atsiri pada bayi harus tepat, baik kadar maupun jenis. Salah satunya yaitu minyak atsiri kayu putih, dapat mengiritasi kulit apabila kadarnya terlalu tinggi. Minyak nabati yang digunakan tidak hanya VCO, akan dicampur dengan minyak nabati lain seperti minyak almond, sehingga komponen tersebut memiliki sinergi manfaat yang banyak jika digabung menjadi produk minyak telon. Menjadi Perhatian peneliti untuk menentukan komposisi blending minyak atsiri yang sesuai. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) secara faktorial. Proses produksi minyak telon memiliki 5 macam formulasi blending minyak atsiri dengan perbandingan kadar minyak nabati antara VCO dan Minyak Almond yaitu 1:1. Parameter yang diuji dalam penelitian ini berupa pengujian kualitas sediaan minyak telon (pH dan uji hedonic) dan pengujian sifat fisiko-kimia (uji organoleptik, berat jenis, indeks bias dan viskositas).

Page 5 of 10 | Total Record : 95