cover
Contact Name
Sugeng Supriyanto
Contact Email
jfks@unimugo.ac.id
Phone
+6281572929655
Journal Mail Official
jfks@unimugo.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Gombong Address: Jl. Yos Sudarso No.461 Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54412. Phone: (0287) 472433 | Email: jfks@unimugo.ac.id
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
ISSN : 28092899     EISSN : 28092899     DOI : http://dx.doi.org/10.26753/jfks.v2i1.784
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi Klinik & Sains (JFKS) mainly focuses a current topic in Pharmaceutical scineces, pharmaceutical management and pharmacy practice are also considered for publication by the Journal. JFKS is open for various fields such as pharmaceutical technology, pharmacognosy and phytochemistry, pharmaceutical microbiology and biotechnology, pharmacokinetics, pharmacology and toxicology, pharmaceutical Chemistry, community and clinical pharmacy, regulatory affairs and management pharmacy, pharmacoeconomic, social Pharmacy.
Articles 95 Documents
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN MASKER CLAY EKSTRAK METANOL DAUN MANGGA ARUM MANIS (Mangifera indica L.) TERHADAP Propionibacterium acnes Iis Rizki Wati
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains (INPRESS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.965

Abstract

ABSTRAKMasalah pada kulit wajah salah satunya yaitu jerawat. Jerawat dapat disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes . Tanaman daun mangga arum manis merupakan tanaman yang banyak tersebar di Indonesia dengan kandungan flavonoid yang memiliki potensi sebagai antijerawat. Masker clay merupakan sediaan masker yang paling populer dibandingkan sediaan masker lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula sediaan masker clay ekstrak metanol daun mangga arum manis yang memiliki karakteristik baik dan efektif sebagai antijerawat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan membuat 3 formula sediaan masker tanah liatmenggunakan zat aktif ekstrak metanol daun mangga arum manis dengan formula konsentrasi yang berbeda F1 (10%), F2 (15%), dan F3 (20%). Sediaan masker clay ekstrak daun mangga arum manis dilakukan karakteristik fisik sediaan dan diujikan aktivitas antibakterinya terhadap Propionibacterium acnes dengan mengukur zona hambatan yang terbentuk. Metode antibakteri yang digunakan merupakan metode sumuran. Hasil menunjukkan bahwa semua sediaan masker tanah liat ekstrak metanol daun mangga arum manis memiliki karakteristik sediaan, kecuali formula 3 tidak memenuhi persyaratan sediaan. Variasi konsentrasi ekstrak metanol daun mangga arum manis mempengaruhi karakteristik sediaan dengan hasil one way annovap<0,05. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa formula ketiga memiliki aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes dengan diameter zona penghambatan berturut-turut adalah 9,21 mm, 9,63 mm, dan 11,06 mm. Hasil uji ketiga formula sediaan masker clay ekstrak metanol daun mangga arum manis memiliki aktivitas antibakteri pada formula 1 dan 2 dengan kategori sedang dan formula 3 dengan kategori kuat.
Evaluasi Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Gombong I Menggunakan Kuesioner Permenkes No.74 Tahun 2016 Syaufiq Naufal Septiansyah Putra; Eka Wuri Handayani; Endang Yuniarti
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains (INPRESS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.921

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pasien dijadikan tolak ukur bagi setiap pelayanan kesehatan serta selalu berkaitan dengan kualitas dan mutu pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan yang dapat diukur mutu pelayanannya adalah pelayanan kefarmasian. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di puskesmas gombong I. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif yang berarti menggambarkan kasus dalam studi penelitian berdasarkan melihat secara fakta dan sistematik tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan farmasi di Puskesmas Gombong I Kabupaten Kebumen dengan teknik sampel Simple Random Sampling, yaitu pengambilan samper secara random dan berdasarkan kriteria inklusi maupun ekslusi. Hasil Penelitian: Secara keselurahan gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Gombong I hasilnya “Sangat Puas” dengan persentase 85 %. Berdasarkan poin poin yang ada di Permenkes no.74 tahun 2016 hasilnya sangat puas pada poin kecepatan pelayanan obat sebesar 83 %, kejelasan apoteker dalam memberikan informasi obat, dan keramahan apoteker sebesar 81 %, poin kelengkapan obat dan alat kesehatan dan kenyamanan ruang tunggu hasilnya puas sebesar 75 %, untuk poin selanjutnya ketanggapan apoteker dan kebersihan ruang tunggu hasilnya puas sebesar 71 % dan 69 %, dan poin ketersedian brosur, leaflet, poster sebagai informasi obat hasilnya tidak puas sebesar 53 %. Kesimpulan: Secara keselurahan gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Gombong I hasilnya “Sangat Puas” dengan persentase 85 %. Saran: Bagi pihak puskesmas disarankan perlu adanya perbaikan dalam ketersediaan brosur, leaflet atau poster sebagai informasi obat/kesehatan
PERBANDINGAN KESTABILAN WARNA SEDIAAN LIP CREAM DARI KOMBINASI EKSTRAK DAUN JATI (Tectona grandis) DAN BERAS MERAH (Oriza nivara) SEBAGAI ZAT WARNA ALAMI Luluk Nur Ichda Fauziah
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains (INPRESS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.941

Abstract

Latar Belakang : Lip cream merupakan sediaan yang dapat memberikan kelembapan pada bibir. Ekstrak daun jati (Tectona grandis Linn.f.) dan beras merah (Oryza nivara) digunakan sebagai pewarna alami yang tidak menyebabkan iritasi sehingga aman digunakan, sediaan stabil selama penyimpanan. Kandungan pigmen yang terdapat di dalam kedua tanaman tersebut berupa senyawa flavonoid yaitu antosianin. Senyawa antosianin memberikan pigmen berupa warna merah, biru, violet, oranye, ungu. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh sediaan pewarna alami Lip cream kombinasi ekstrak daun jati (Tectona grandis L.) dan beras merah. Metode : Penelitian ini merupakan penelitianEksperimental dengan membuat kombinasi ekstrak daun jati (Tectona grandis) dan beras merah (Oryza nivara) menggunakan pelarut etanol 96% dan HCl 1% dimaserasi. Dilakukan secara kualitatif (standarisasi ekstrak dan tabung uji). Evaluasi fisik yang dilakukan antara lain uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya oles, uji daya lekat, uji iritasi dan uji stabilitas warna. Hasil : Menunjukan bahwa standarisasi ekstrak sesuai dengan persyaratan standarisasi yaitu uji kadar air daun jati 7,82%, kadar air beras merah 9,8%, uji kadar abu daun jati 14%, kadar beras merah kadar abu 11%, uji kadar abu tidak larut asam daun jati dan beras merah 0,83. Serta uji tabung didapatkan hasil positifadanya flavonoid dan antosianin. Kesimpulan : Kombinasi ekstrak daun jati (Tectona grandis) dan beras merah (Oryza nivara) dapat dijadikan pewarna alami yang stabil pada sediaan Lip cream. Saran : Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode yang lainnya. Kata kunci : Beras merah, Daun jati, Lip cream, Pewarna alami
PENETAPAN KADAR PROTEIN PRODUK SUSU BUBUK DENGAN METODE KJELDAHL Fauzi, Ahmad; Suhendi, Andi
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i2.1269

Abstract

Protein merupakan senyawa organik kompleks dengan bobot molekul besar dan sebagai sumber nutrisi yang paling baik untuk pertumbuhan. Susu adalah salah satu hasil ternak yang dikenal sebagai bahan makanan bernilai gizi tinggi dan sering dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan protein tubuh salah satunya ialah protein. Metode kjeldahl digunakan untuk menganalisis kadar protein kasar dalam bahan makanan secara tidak langsung, misalnya pada asam amino, protein dan senyawa lain yang mengandung nitrogen, karena yang dianalisis dengan cara ini adalah kadar nitrogennya. Analisis Kualitatif yang telah dilakukan pada sampel susu bubuk merek X didapatkan hasil positif mengundung protein dengan timbul-nya warna ungu atau biru violet akibat pereaksi biuret yang bereaksi dengan gugus amida asam bersama gugus lainnya. Analisis kualitatif dilakukan menggunakan metode metode Kjedahl, dapat disimpulkan bahwa sampel mengandung protein 4,56 % + 0,1% mendekati klaim produk 5%.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI NANOPARTIKEL EKSTRAK ETANOL DAUN MANGGA HARUM MANIS (Mangifera indica L. var. arum manis) TERHADAP BAKTERI Escherichia Hutagaol, Delvi Amira; Rahayu, Yayuk Putri; Nasution, M. Pandapotan; Nasution, Haris Munandar
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.1109

Abstract

Bakteri Escherichia coli merupakan salah satu bakteri penyebab penyakit diare. Daun mangga harum manis (Mangifera indica L. var. harum manis) diketahui memiliki kandungan senyawa antibakteri. Dalam ukuran nanopartikel, luas kontak permukaan partikel menjadi lebih besar sehingga dapat meningkatkan aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan aktivitas nanopartikel dengan ekstrak etanol daun mangga harum manis terhadap bakteri E. coli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan variabel bebas yaitu konsentrasi ekstrak etanol daun harum manis (EEDM 25%; EEDM 50%; dan EEDM 75%) dan konsentrasi nanopartikel ekstrak etanol daun mangga harum manis (NEDM 2,5%; NEDM 5%; dan NEDM 7,5%) dengan antibiotic pembanding yaitu tetracyclin.Variabel terikat yaitu aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan nanopartikel ekstrak daun mangga harum manis terhadap bakteri E. coli. Karakterisasi nanopartikel ekstrak etanol menggunakan Particle Size Analyzer (PSA). Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi agar cakram Kirby Bauer. Hasil karakteristik ukuran nanopartikel ekstrak adalah 40,2 nm. Nilai Zone of Inhibition (ZOI) ekstrak etanol daun mangga harum manis adalah 12,4 mm (EEDM 25%); 14,1 mm (EEDM 50%); dan 16,1 mm (EEDM 75%). Nilai ZOI nanopartikel ekstrak etanol daun mangga harum manis adalah 13,8 mm (NEDM 2,5%); 14,5 mm (NEDM 5%); dan 18,6 mm (NEDM 7,5%). Kesimpulannya adalah ekstrak etanol daun mangga harum manis dapat dijadikan nanopartikel ekstrak dengan daya aktivitas antibakteri konsentrasi nanopartikel ekstrak 5% setara efektivitasnya dengan konsentrasi ekstrak etanol daun mangga harum manis 50% terhadap E. coli dengan kategori intermediate dibandingkan dengan Tetracyclin 30 μg, sehingga dapat dikatakan bahwa nanopartikel esktrak dapat memperkecil dosis suatu obat.
PEMANFAATAN OBAT TRADISIONAL DALAM MENGATASI DISMENOREA PADA REMAJA PUTERI SMA MUHAMMADIYAH JAKARTA TIMUR Yumita, Agustin; Wulandari, Nora; Tawakani, Rizkia Indah
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i2.979

Abstract

Dismenorea merupakan masalah ginekologi yang sering dialami remaja puteri. Penangganan dismenorea selain dengan pengobatan medis juga dapat memanfaatkan obat tradisional. Dismenorea menyebabkan beberapa masalah salah satunya mempengaruhi prestasi belajar remaja puteri di sekolah. Dalam penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat pengetahuan dan praktik remaja puteri dalam memanfaatkan obat  tradisional untuk mengatasi dismenorea. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan September hingga November 2021 berupa survey observational deskriptif dengan teknik purposive sampling dimana subjek penelitian remaja puteri SMA Muhammadiyah 23 dan SMA Muhammadiyah 11 Jakarta Timur yang berusia 15-19 tahun yang telah memenuhi kriteria inklusi sebanyak 198 responden. Data kuesioner dianalisis menggunakan SPSS IBM 25.0. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan remaja puteri mengenai dismenorea dan obat tradisional dikatakan baik dengan persentase 80,8%, persentase sikap yang positif sebesar 83,8% dan persentase praktik sebesar 45,5%. Analisis korelasi menunjukkan nilai p value 0.01 < 0,05 yang bermakna ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan praktik penggunaan obat tradisional dalam mengatasi dismenorea. Dengan demikian, semakin baik persentase tingkat pengetahuan maka persentase tingkat praktiknya juga semakin positif, walaupun beberapa remaja puteri dengan pengetahuan baik  memberikan respon praktik negatif dalam mengatasi dismenorea menggunakan obat tradisional.
COMPLIANCE OF TAKING ANTI-TUBERCULOSIS DRUGS IN TUBERCULOSIS PATIENTS AT SEVERAL PUSKESMAS IN SLEMAN REGENCY, YOGYAKARTA Ambarwati, Sindy Cisna; Perwitasari, Dyah Aryani
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i1.732

Abstract

Tuberculosis is a widespread disease listed from the top 10 triggers of death in the world (ranked above HIV/AIDS. According to the Sleman Health Office, the number of TB services at the Sleman regional health center in 2019 was 5466 cases with the cure rate for pulmonary TB with positive smear is 87 ,88%. After a person is diagnosed with Tuberculosis, it will be continued with TB treatment for 6 months, this makes the patient bored and does not comply with taking medication. Based on previous research, it was found that the adherence rate in patients undergoing treatment was 72.7%. Considering that TB is an infectious disease so that adherence to pulmonary TB treatment is important to analyze, this study aims to determine the level of adherence to taking anti-tuberculosis drugs in TB patients in several Puskesmas in Sleman area. Patients compliance was measured by MARS. This study used a descriptive observational design applying the cross-sectional design. The subjects were pulmonary TB patients registered as TB sufferers based on secondary data at the Sleman District Health Office, aged 15-70 years old, seeking treatment in March-April 2020, receiving treatment undergoing OAT therapy category 1 for at least one month and willing to be respondents. The results of the study revealed that 54% were male and 46% were female, dominated by 62% aged >25 years of 13 subjects. The score of MARS questionnaire obtained was <25. The results of the study concluded that the patient complied with 60.82% and the non-adherent patient was 39.19%.
UJI AKTIVITAS ANALGETIK KITOSAN DARI CANGKANG YUTUK (Emerita sp.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) YANG DIINDUKSI ASAM ASETAT 1% Churrohmah, Syifa; Fitriyati, Laeli; Khuluq, Muh Husnul; Wakhidatul Kiromah, Naelaz Zukhruf
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v4i1.1201

Abstract

Nyeri adalah perasaan dan pengalaman emosional yang tidak menyenangkan akibat adanya kerusakan jaringan. Cangkang yutuk (Emerita sp.) mengandung senyawa kitosan yang memiliki manfaat dalam pengobatan salah satunya adalah nyeri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan subjek penelitian berupa 35 ekor mencit putih jantan. Hewan uji dibagi menjadi 7 kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif dan kelompok kitosan 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, 150 mg/kgBB, 200 mg/kgBB dan 250 mg/kgBB. Penginduksi nyeri yang diberikan adalah asam asetat 1%. Pengamatan dilakukan dengan mengamati geliat mencit yang merupakan respon rasa nyeri. Geliat mencit diamati dan dihitung persen proteksi nyerinya. Data yang diperoleh kemudian diuji statistik One Way ANOVA dan Post Hoc Games-Howell. Kitosan dari cangkang yutuk (Emerita sp.) pada dosis 50, 100, 150, 200 dan 250 mg/kgBB memiliki efek analgetik pada mencit putih jantan dengan hasil persen proteksi berturut-turut sebesar 56,20%, 58,85%, 79,42%, 86,78% dan 88,85% serta memberikan efek yang signifikan (p<0,05) pada mencit yang diinduksi asam asetat. Dosis kitosan dari cangkang yutuk (Emerita sp.) 250 mg/kgBB memiliki efek analgetik terbaik dengan persen proteksi sebesar 88,85% pada mencit putih jantan dan dinyatakan signifikan dengan nilai p<0,05.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN MASKER CLAY EKSTRAK METANOL DAUN MANGGA ARUM MANIS (Mangifera indica L.) TERHADAP Propionibacterium acnes Wati, Iis Rizki; Rahayu, Titi Pudji; Fitriyati, Laeli
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v3i1.965

Abstract

Masalah pada kulit wajah salah satunya yaitu jerawat. Jerawat dapat disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes. Tanaman daun mangga arum manis merupakan tanaman yang banyak tersebar di Indonesia dengan kandungan flavonoid yang memiliki potensi sebagai antijerawat. Masker clay merupakan sediaan masker yang paling populer dibandingkan sediaan masker lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula sediaan masker clay ekstrak metanol daun mangga arum manis yang memiliki karakteristik baik dan efektif sebagai antijerawat. Penelitian ini membuat 3 formula sediaan masker clay menggunakan zat aktif ekstrak metanol daun mangga arum manis dengan konsentrasi formula yang berbeda F1 (10%), F2 (15%), dan F3 (20%). Sediaan masker clay ekstrak daun mangga arum manis dilakukan karakteristik fisik sediaan dan diujikan aktivitas antibakterinya terhadap Propionibacterium acnes dengan mengukur zona hambat yang terbentuk. Metode antibakteri yang digunakan merupakan metode sumuran. Hasil menunjukkan bahwa semua sediaan masker clay ekstrak metanol daun mangga arum manis mempunyai karakteristik sediaan, kecuali formula 3 tidak memenuhi viskositas sediaan. Variasi konsentrasi ekstrak metanol daun mangga arum manis mempengaruhi karakteristik sediaan dengan hasil one way annova p<0.05. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa ketiga formula memiliki aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes dengan diameter zona hambat berturut-turut adalah 9,21 mm, 9,63 mm, dan 11,06 mm. Hasil uji antibakteri ketiga formula sediaan masker clay ekstrak metanol daun mangga arum manis memiliki aktivitas antibakteri pada formula 1 dan 2 dengan kategori sedang dan formula 3 dengan kategori kuat. Semua formula sediaan masker clay ekstrak daun mangga memenuhi persyaratan mutu sediaan dan mempunyai aktivitas antibakteri.
KOMBINASI EKSTRAK ETANOL RIMPANG KUNIR PUTIH (Curcuma Mangga Val.) DAN DAUN MANGGA ARUMANIS (Mangifera Indica. L. Var. Arumanis) DALAM MENGHAMBAT BAKTERI Staphylococcus Aureus Febrialfiyan, Sukma Edhie; Fitriyati, Laeli; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v2i2.938

Abstract

Penyakit infeksi masih menjadi masalah utama di negara berkembang karena udara yang berdebu dan temperatur yang lembab merupakan penyebab penyakit infeksi. Penyakit infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur. Bakteri penyebab penyakit infeksi salah satunya yaitu Staphylococcus aureus. Rimpang kunir putih dan daun mangga arumanis merupakan tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri Staphylococcus aureus penyebab infeksi. Kombinasi dari ekstrak kunir putih dan daun mangga diharapkan dapat bersinergi sehingga akan meningkatkan efek antibakteri terhadap Staphylococcus aureus.   Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak etanol rimpang kunir putih (Curcuma mangga. Val) dan daun mangga arumanis (Mangifera indica. L. var. arumanis) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan mengamati zona hambat yang terbentuk. Ekstrak dibuat dengan konsentrasi masing-masing 6,25 dan 12,5% dan variasi kombinasi ekstrak kunir putih dan daun mangga arumanis dengan perbandingan 1:1, 2:1, dan 1:2. Uji anti bakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi sumuran.   Hasil uji antibakteri didapatkan bahwa kombinasi ekstrak etanol rimpang kunir putih (Curcuma mangga. Val) dan daun mangga arumanis (Mangifera indica. L. var. arumanis) memiliki efek sinergis yang dibuktikan dengan meningkatnya daya hambat jika dibandingkan dengan ekstrak tunggal. Hasil terbaik didapatkan pada kombinasi ekstrak 1:2 dengan diameter daya hambat sebesar 14,7mm. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0.00<0.05 yang artinya bahwa setiap kelompok perlakuan memiliki perbedaan daya hambat yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak kunir putih dan daun mangga memiliki aktivitas antibakteri dengan kategori kuat dan memiliki efek sinergis yang dibuktikan dengan diameter daya hambat yang lebih baik jika dibandingkan dengan ekstrak tunggal.

Page 4 of 10 | Total Record : 95