cover
Contact Name
Arief Yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
+622476740287
Journal Mail Official
hnca@unimus.ac.id
Editorial Address
Jl. Kedungmundu raya no.18 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Holistic Nursing Care Approach
ISSN : -     EISSN : 28082095     DOI : https://doi.org/10.26714/hnca
Core Subject : Health,
The holistic Nursing Care Approach is intended to be the university journal for publishing articles reporting research and case study results in nursing. Holistic Nursing Care Approach invites manuscripts in the areas of medical-surgical nursing, emergency and disaster nursing, critical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, mental health nursing, gerontological nursing, community health nursing, management and leadership nursing.
Articles 80 Documents
Penerapan terapi Swedish massage terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi Aditya Sifa Maulana; Siti Aisah
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i2.18714

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang menjadi isu global dimana sampai saat ini angka kasusnya mengalami peningkatan. Tekanan darah yang tinggi menyebabkan otot jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah keseluruh tubuh sehingga memicu terjadinya penebalan otot jantung. Oleh karena itu diperlukan intervensi, salah satunya dengan terapi swedish massage. Studi kasus ini bertujuan menerapkan terapi swedish massage untuk menurunkan tekanan darah. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan untuk menerapkan terapi swedish massage pada pasien hipertensi. Subjek dalam studi kasus ini berjumlah 3 orang pasien yang mengalami hipertensi berusia antara 50-80 tahun, yang menderita hipertensi ringan hingga sedang dan tidak mengonsumsi obat penurun tekanan darah. Terapi swedish massage dilaksanakan dalam 2 minggu sebanyak 8 sesi, dimana masing-masing sesi berlangsung selama 20 menit. Pengukuran tekanan darah dilakukan dengan menggunakan alat tensimeter digital sebanyak 2x pengukuran yaitu sebelum dan setelah diberikan terapi swedish massage. Hasil pengukuran tekanan darah sebelum diberikan intervensi penerapan swedish massage diketahui bahwa 2 subyek studi menderita hipertensi ringan dan 1 subyek studi hipertensi sedang. Setelah diberikan intervensi swedish massage rata-rata tekanan darah sistolik menurun sebesar 20,33 mmHg dan tekanan darah diastolik menurun rata-rata sebesar 12,33 mmHg. Hasil tersebut menunjukkan seluruh subyek studi mengalami penurunan tekanan darah setelah diberikan terapi Swedish massage.
Penerapan terapi self-talk untuk menurunkan tingkat stress pada remaja korban broken home Erma Khofifah; Mohammad Fatkhul Mubin; Eni Hidayati
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i2.15683

Abstract

Broken home sangat berpengaruh pada psikologis anak, dimana anak sebagai korban dari perceraian orang tuanya cenderung berperilaku impulsif atau mengalami masalah kesehatan jiwa khususnya pada remaja akan mengalami stress. Stress merupakan bentuk penyesuaian diri dimana individu tidak mampu mengatasi masalahnya, maka dapat memunculkan gangguan fisik, perilaku, perasaan hingga gangguan jiwa dengan berbagai faktor seperti frustasi, konflik, tekanan, serta krisis. Salah satu terapi nonfarmakologi yang dapat menurunkan tingkat stress adalah terapi self-talk. Tujuan studi kasus ini adalah melakukan penerapan terapi self-talk terhadap stress pada remaja yang mengalami broken home. Metode studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek studi kasus berjumlah 3 orang dengan kriteria inklusi yaitu remaja yang mengalami broken home, usia 10-21 tahun, memiliki gejala ketidakmampuan dalam mengendalikan emosi negatif seperti mudah marah, minder. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat stress adalah kuesioner Depression, Anxiety, Stress Scale (DASS-42). Intervensi terapi self-talk dilakukan selama 2 minggu sebanyak 5x pertemuan dalam waktu 30 menit. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan tingkat stress pada ketiga subyek studi. Rata-rata penurunan tingkat stress dari ketiga subyek studi yaitu 11. Terapi self-talk menjadi salah satu terapi komplementer yang efektif untuk menurunkan tingkat stess pada remaja korban broken home.
Hubungan dukungan keluarga dengan harga diri pada pasien luka diabetik di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan Eka Luci Setyawati; Menik Kustriyani; Wahyuningsih Wahyuningsih
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i2.20919

Abstract

Luka diabetik merupakan komplikasi dari diabetes melitus yang berdampak pada kondisi fisik dan psikologis pasien termasuk harga diri. Pasien yang menjalani proses perawatan panjang, keterbatasan mobilisasi dan perubahan citra tubuh membutuhkan dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan harga diri pada pasien luka diabetik di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi. Pendekatan yang digunakan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua pasien diabetes melitus dengan luka diabetik yang menjalani rawat jalan di RSUD Kajen Pekalongan antara bulan Januari-Mei 2025 sebanyak 335 atau rata-rata perbulan sebanyak 67 orang. Sampel penelitian sebanyak 57 orang dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) dan Rosenberg Self Esteem Scale (RSES).  Analisa data univarian menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan Uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 52 orang (91,2%) mendapatkan dukungan keluarga  cukup dan 45 orang (78,9%) mempunyai harga diri rendah. Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan harga diri pada pasien luka diabetik (p: 0,000; rho: 0,689). Dukungan keluarga berhubungan dengan harga diri pasien diabetes luka diabetik.
Penerapan Eucalyptus steam inhalation therapy untuk mengurangi sesak napas pada pasien anak dengan pneumonia Della Putri Ananda; Tri Sakti Widyaningsih; Sunarsih Rahayu
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i2.21234

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu bentuk infeksi saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Pneumonia dapat menyebabkan penyakit lain, mulai dari penyakit ringan hingga penyakit yang mengancam jiwa pada orang-orang dari segala usia. Pneumonia biasanya berasal dari infeksi saluran pernapasan bawah akut, dimana asinus terisi dengan cairan radang. Prevalensi pneumonia pada anak di Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Klaten pada tahun 2022 sebanyak 929 balita dimana 4 kasus diantaranya meninggal dunia. Karya ilmiah ini bertujuan untuk menerapkan salah satu evidence-based practice keperawatan tentang penerapan Eucalyptus steam inhalation therapy untuk mengurangi sesak napas pada pasien anak dengan pneumonia. Karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan menggambarkan pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi pada anak pneumonia dengan masalah sesak napas. Pemberian terapi inhalasi uap sederhana dengan minyak kayu putih (eucalyptus oil). Intervensi dilakukan dengan memberikan 5 tetes minyak kayu putih dimasukkan kedalam 250 ml air panas, dihirup oleh pasien dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Cara pemberian dengan durasi terapi ±20-30 menit setiap sesi. Setelah dilakukan terapi didapatkan hasil pada diagnosa bersihan jalan napas tidak efektif yaitu batuk efektif meningkat, produksi sputum menurun, frekuensi napas membaik. Pada diagnosa pola napas tidak efektif diperoleh hasil frekuensi napas membaik, dyspneu menurun. Kesimpulan studi didapatkan setelah memberikan terapi teknik nonfarmakologis eucalyptus steam inhalation therapy yaitu keluhan sesak napas menurun dan tidak ada dahak sehingga masalah teratasi.
Implementasi edukasi teknik menyusui pada ibu post sectio caesarea primipara di Ruang Anyelir RS Mitra Siaga Tegal Ita Nur Itsna; Anggun Lusiana
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i2.17821

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber makanan yang terbaik bagi bayi baru lahir sampai bayi umur 6 bulan sehingga dalam pemberiannya diperlukan teknik menyusui yang benar. Cara pemberian ASI yang benar perlu diketahui ibu untuk meningkatkan pengetahuan dalam menyusui bayi. Kurangnya pemahaman tentang teknik menyusui seringkali dijumpai pada ibu primipara. Untuk mencapai target menyusui diperlukan edukasi dengan cara demonstrasi teknik menyusui yang benar. Tujuan diberikan edukasi ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menyusui pada ibu primipara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisis studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Subyek penelitian adalah ibu primipara post section caesarea dengan kriteria ibu memiliki bayi bugar yang dirawat gabung, ibu tidak menderita penyakit pada payudara serta penyakit lainnya yang menular melalui ASI, dan ibu bersedia menjadi subyek studi. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan rekam medik pasien. Tindakan edukasi diberikan melalui metode demonstrasi dengan durasi 30 menit/hari selama 3 hari. Data hasil asuhan keperawatan disajikan dalam bentuk naratif. Setelah dilakukan edukasi dengan metode demonstrasi dan dilakukan observasi secara mandiri pada kedua subyek studi didapatkan hasil pada subyek studi 1 skor observasi teknik menyusui dengan metode cheklist yaitu 24 (baik) sedangkan pada subtek studi 2 yaitu 22 (baik). Edukasi teknik menyusui dapat meningkatkan keterampilan menyusui ibu primipara.
Penerapan terapi Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) pada pasien Tuberkulosis paru Hanifah Amalia Rahmah; Akhyarul Anam; Yunita Sari
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i2.21376

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru menyebabkan gangguan mekanika pernapasan berupa peningkatan frekuensi pernapasan dan penurunan saturasi oksigen akibat kerusakan parenkim dan penumpukan sekret. Studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan asuhan keperawatan melalui penerapan teknik Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) terhadap frekuensi napas dan saturasi oksigen pada pasien TB paru. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan pada dua pasien yang terbagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Hasil studi menunjukkan bahwa satu pasien intervensi yang mendapatkan ACBT selama tiga hari (satu kali sehari dengan durasi 15-20 menit) mengalami perbaikan klinis dibandingkan dengan pasien kontrol. Frekuensi pernapasan pasien intervensi menurun dari 26x/menit menjadi 20x/menit dan saturasi oksigen meningkat dari 96% menjadi 98%. Sebaliknya, pasien kontrol menunjukkan perubahan yang lambat dan fluktuatif. Simpulan studi kasus yaitu penerapan ACBT menunjukkan adanya perbaikan klinis pada pasien berupa penurunan frekuensi pernapasan dan peningkatan saturasi oksigen. Perawat diharapkan dapat menerapkan ACBT sebagai intervensi mandiri berbasis bukti (evidence-based practice) dalam asuhan keperawatan untuk mengoptimalkan rehabilitasi paru pada pasien TB.
Kecanduan game online dan kontrol diri sebagai prediktor perilaku agresif pada remaja Maya Yuliana; Nur Eni Lestari; Isti Anindya
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i2.21107

Abstract

Perilaku agresif merupakan tindakan yang dilakukan dengan sengaja untuk menyakiti atau merugikan orang lain, baik secara verbal maupun fisik. Perilaku ini sering muncul pada remaja sebagai dampak dari berbagai faktor psikososial, salah satunya kecanduan game online dan rendahnya kontrol diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan game online dan kontrol diri dengan perilaku agresif pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sample menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 118. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner kecanduan game online (GAS-21), kuesioner kontrol diri, dan kuesioner perilaku agresif (BPAQ). Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan kecanduan game online dengan perilaku agresif pada remaja dengan nilai Spearman’s rho (r) sebesar 0,496 dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Selain itu, ada hubungan kontrol diri dengan perilaku agresif pada remaja dengan nilai Spearman’s rho (r) sebesar 0,540 dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Diperlukan intervensi terpadu melalui edukasi penggunaan game online yang sehat serta penguatan kontrol diri pada remaja guna menekan risiko munculnya perilaku agresif.
Penerapan pursed lip breathing terhadap perubahan tekanan darah dan frekuensi nadi pada pasien hipertensi urgensi Eka Lisa Rachmawati; Chanif Chanif; Arief Shofyan Baidhowy
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i2.15681

Abstract

Hipertensi urgensi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah terhadap dinding arteri terlalu tinggi yang ditandai dengan tekanan darah lebih dari 180/110 mmHg tanpa adanya bukti kerusakan organ target. Penyebab dari hipertensi urgensi adalah gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat. Intervensi non farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah dan frekuensi nadi yaitu terapi pursed lip breathing. Tujuan studi kasus adalah untuk menerapkan terapi pursed lip breathing terhadap tekanan darah dan frekuensi nadi pada pasien hipertensi urgensi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif berupa studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan melalui penerapkan terapi pursed lip breathing. Subjek studi kasus adalah 3 pasien hipertensi urgensi yang dirawat di ruang IGD, berusia 55-65 tahun, dan sudah mendapatkan terapi farmakologis antihipertensi. Terapi pursed lip breathing ini dilakukan sebanyak satu kali selama 15 menit pada waktu 1 jam setelah pemberian obat farmakologis. Tekanan darah dan frekuensi nadi diukur menggunakan alat sphygmomanometer digital sebelum dan sesudah pemberian terapi pursed lip breathing. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa ketiga subyek studi mengalami penurunan tekanan darah dan frekuensi nadi setelah diberikan terapi pursed lip breathing. Subjek 1 didapatkan tekanan darah 195/120 mmHg menjadi 170/100 mmHg dan frekuensi nadi 96 x/menit menjadi 90 x/menit, Subjek 2 didapatkan tekanan darah 210/110 mmHg menjadi 175/100 mmHg dan frekuensi nadi 98 x/menit menjadi 92 x/menit, Subjek 3 didaptakan tekanan darah 185/110 mmHg menjadi 150/97 mmHg dan frekuensi nadi 90 x/menit menjadi 88 x/menit. Terapi pursed lip breathing efektif dalam menurunkan tekanan darah dan frekuensi nadi pada pasien hipertensi urgensi.
Penerapan terapi musik terhadap tingkat nyeri pada ibu post partum Sectio Caesarea Syarafina Ata Wijdan; Reina Dhamanik; Pawestri Pawestri
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i2.20774

Abstract

Sectio caesarea merupakan prosedur persalinan bedah yang berisiko menimbulkan nyeri akut pada ibu post partum, sehingga diperlukan intervensi keperawatan non farmakologis sebagai terapi komplementer. Terapi musik menjadi salah satu pendekatan holistik yang dapat membantu untuk mengatasi masalah tersebut. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan penerapan terapi musik terhadap nyeri pada ibu post partum sectio caesarea. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan maternitas melalui penerapan terapi musik pada ibu post partum sectio caesarea di RS Roemani Muhammadiyah Semarang dengan diagnosis keperawatan nyeri akut. Terapi musik diberikan selama 30 menit per sesi sebanyak tiga kali penerapan dalam 24 jam pertama pasca operasi. Evaluasi dilakukan menggunakan Visual Analog Scale (VAS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan penurunan intensitas nyeri dengan rata-rata penurunan 1,33 skala VAS pada seluruh subjek studi. Hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa terapi musik efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri akut pada ibu post partum sectio caesarea sehingga dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi mandiri dalam praktik keperawatan maternitas.
Penerapan kombinasi terapi relaksasi otot progresif dan terapi musik mozart terhadap tingkat kecemasan, stres, dan depresi pada pasien kanker serviks yang menjalani kemoterapi Muthoharoh Muthoharoh; Reina Dhamanik; Pawestri Pawestri; Nikmatul Khayati
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i2.20836

Abstract

Pasien kanker serviks yang menjalani kemoterapi sering mengalami masalah psikologis seperti kecemasan, stres, dan depresi. Kecemasan yang tidak ditangani secara adekuat dan tingkat stress yang tinggi dapat menurunkan daya tahan tubuh, memperburuk gejala fisik, serta mengganggu pengobatan, sehingga diperlukan intervensi keperawatan non-farmakologis sebagai terapi komplementer. Kombinasi relaksasi otot progresif dan terapi musik mozart menjadi salah satu intervensi keperawatan yang berpotensi membantu mengatasi masalah psikologis pada pasien kanker serviks yang sedang menjalani kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menurunakan tingkat kecemasan, depresi, stres pada pasien kanker serviks yang menjalani kemoterapi di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Kombinasi relaksasi otot progresif dan terapi musik mozart diberikan selama 3 hari dengan durasi waktu 20 menit per sesi, hari pertama dilakukan pre-test tingkat kecemasan, stres, dan depresi  dan hari ketiga setelah intervensi dilakukan post-test menggunakan instrumen DASS-21. Hasil intervensi didapatkan penururnan tingkat kecemasan dari kategori berat menjadi kategori sedang. Tingkat stress berubah dari kategori sedang menjadi kategori ringan. Tingkat depresi berubah dari kategori sedang manjadi kategori ringan. Studi ini menunjukkan bahwa kombinasi relaksasi otot progresif dan terapi musik mozart efektif menurunkan tingkat kecemasan, stres, dan depresi pada pasien kanker serviks yang sedang menjalani kemoterapi, karena kombinasi intervensi tersebut bekerja melalui mekanisme yang saling melengkapi, yaitu relaksasi fisik melalui relaksasi otot progresif dan relaksasi emosional melalui stimulus musik.