cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsied@unisba.ac.id
Phone
+6285157882369
Journal Mail Official
bcsied@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 28282515     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsied.v2i2
Bandung Conference Series Islamic Education (BCSIED) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Pendidikan Agama Islam dengan ruang lingkup Akhlak Pendidik, Baca Tulis Quran, Iman, Taqwa, Karakter Kurikulum lokal, Kedisiplinan siswa, Kemandirian, Berbusana Muslimah, Kewajiban Suami, Konsep Pendidikan, Manajemen Tahfidz Quran, Manajemen Kepesantrenan, Manajemen Pendidikan, Manajemen Waktu, Mawaddah, Mentoring, Metode Tikrar, Model Pembinaan, Model Project Based Learning, Mufassir, Nilai Pendidikan, Pembelajaran Kitab Kuning, Pembelajaran Tahsin, Pendidikan Karakter, Rahmah (Sikap), Rasa Syukur (Hifdzun nafs), Religius Menulis, Remaja, Sakinah, Tanggung Jawab Pendidik. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 374 Documents
Penerapan Metode Kitabah dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Alquran Juz 30 pada Santri di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Baiturrohim Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang Revi Rusdatul Jannah; Asep Dudi Suhardini; Huriah Rachmah
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.14851

Abstract

Abstract. This research was motivated by the lack of ability to memorize the Koran among students. This can be seen from the data that none of the students achieved the memorization target and when carrying out the Koran memorization test the students still had difficulty reciting the next verse so they needed help from the teacher to continue memorizing the next verse. This research was conducted at Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Baiturrohim Subang on MD III class students to find out whether there was an increase in the ability to memorize the Koran using the kitabah method. This research uses a quantitative approach with a pre-experimental method in the form of a One Group Pretest-Posttest design. The type of sampling in this study used purposive sampling and the samples in this study were MD III class students with a total of 11 students. The average pretest score was 55.31 in the underprivileged category. Meanwhile, the average post-test score was 83.12 in the very capable category. Increased memorization abilities in students can be proven by t-test analysis, namely Sig = 0.000 < 0.05. Based on this, it can be seen that H1 is accepted and H0 is rejected. Thus, it can be concluded that there is an increase in the application of the Kitabah method to the ability to memorize the Koran Juz 30 among students at MDTA Baiturrohim Subang from less capable to very capable. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan menghafal Alquran pada santri. Hal ini terlihat dari data bahwa tidak ada santri yang mencapai target hafalan dan ketika pelaksanaan tes hafalan Alquran para santri masih kesulitan dalam melafalkan ayat berikutnya sehingga perlu dibantu oleh guru untuk melanjutkan hafalan ayat selanjutnya. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Baiturrohim Subang pada santri kelas MD III yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan dalam kemampuan menghafal Alquran dengan menggunakan metode kitabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre eksperimen dengan bentuk desain One Group Pretest-Postest. Jenis pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampling purposive dan yang menjadi sampel pada penelitian ini, yaitu santri kelas MD III dengan jumlah santri sebanyak 11 santri. Hasil nilai rata-rata pretest adalah 55. 31 dengan kategori kurang mampu. Sedangkan nilai rata-rata posttest sebesar 83.12 dengan kategori sangat mampu. Peningkatan kemampuan menghafal pada santri dapat dibuktikan dengan analisis uji t, yaitu Sig = 0.000 < 0.05. Berdasarkan hal tersebut dapat diketahui bahwa H1 diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan dalam penerapan metode kitabah terhadap kemampuan menghafal Alquran juz 30 pada santri di MDTA Baiturrohim Subang dari kurang mampu menjadi sangat mampu.
Pengaruh Metode Iqro terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa di SMP PGII 2 Bandung Ahmad pauji siddiq; A. Mujahid Rasyid
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.14967

Abstract

Abstract. This thesis reviews the "Effect of Iqra Method" on Improvement of Student Al- Quran Reading Ability in PGII 2 Bandung Middle School "which aims to: 1) Describe the application of the IQRA method 'at SMP PGII 2 Bandung 2) Knowing the ability to read the Koran to students in students in SMP PGII 2 Bandung 3) Analyzing the effect of using the IQRA method on the ability to read the Koran of students at SMP PGII 2 Bandung. The population in this study was all students of PGII 2 Bandung Middle School who still used the IQRA method, which amounted to 26 people while the sample was that all members of the population were sampled. The instrument used in data collection is a questionnaire used to obtain data on the application of the IQRA method and the test used to obtain data on the ability to read the Koran of students. The data analysis technique used in this study is descriptive analysis and simple regression analysis. The results of this study indicate that the application of the IQRA method is in a high category with a percentage of 69% which shows that the application of the IQRA method can help students to more easily read the Koran. Researchers concluded that with this IQRA method students can read the Koran properly and correctly, so that the creation of good and correct students in reading the Koran also the need for guidance from educators who emphasize the mention of makharijul letters and recitation. The successful implementation of the IQRA method is also supported by the existence of collaboration and communication between schools and student guardians to always be applied both at school and at home. It is recommended to other researchers The results of this study can be used as a reference for subsequent research related to the IQRA method 'to improve the ability to read the Koran. Abstrak. Skripsi ini mengkaji tentang “pengaruh metode iqra’ terhadap peningkatan kemampuan membaca al-quran siswa di SMP PGII 2 Bandung” yang bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan penerapan metode iqra’ di SMP PGII 2 Bandung 2) mengetahui kemampuan membaca al-quran pada siswa di SMP PGII 2 Bandung 3) menganalisis ada tidaknya pengaruh penggunaan metode iqra’ terhadap kemampuan membaca al-quran siswa di SMP PGII 2 Bandung. populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SMP PGII 2 Bandung yang masih menggunakan metode iqra’ yang berjumlah 26 orang sedangkan samplenya adalah semua anggota populasi dijadikan sampel. Instrument yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket yang digunakan untuk mendapatkan data penerapan metode iqra’ dan tes yang digunakan untuk mendapatkan data hasil kemampuan membaca al-quran siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan metode iqra’ berada pada kategori tinggi dengan persentase 69% yang menunjukan bahwa penerapan metode iqra’ dapat membantu siswa untuk lebih mudah membaca al-quran. Peneliti menyimpulkan bahwa dengan metode iqra’ ini siswa dapat membaca al-quran dengan baik dan benar, agar terciptanya siswa yang baik dan benar dalam membaca al-quran perlunya juga bimbingan dari pendidik yang mempertegas pada penyebutan makharijul huruf serta ilmu tajwidnya. Keberhasilan penerapan metode iqra’ ini juga didukung oleh adanya kolaborasi dan komunikasi antarapihak sekolah dan wali murid supaya selalu di terapkan baik di sekolah maupun di rumah. Disarankan kepada peneliti lain hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk penelitian berikutnya yang berhubungan dengan metode iqra’ terhadap peningkatan kemampuan membaca al-quran.
Nilai-Nilai Pendidikan dari Q.S Al-Hajj Ayat 5 tentang Proses Perkembangan Manusia terhadap Bukti Kekuasaan Allah SWT Muhammad Fahmi Alwan; Fitroh Hayati; Khambali
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.14993

Abstract

Abstract. Humans are one of the creatures that Allah created with the best creation. The creation of humans itself is a sign of proof of Allah SWT's power that occurs in humans themselves with the aim of providing warnings and increasing human faith, in the verses of the Koran which can be used as guidance about the process of human development, including in Q.S Al-Hajj Verses 5 The aims of this research are: (1) To obtain the results of the mufassir's thoughts regarding Q.S Al-Hajj Verses 5; (2) To know the essence contained in Q.S Al-Hajj Verses 5; (3) To find out the opinions of education experts about the process of human development; (4) to find educational values ​​about the process of human development. The approach used in this research is a qualitative approach, while the method used is a descriptive method with a type of literature, namely by collecting data using books, literature, library materials that support and are related to the researcher's discussion. The educational values ​​from Q.S Al-Hajj Verses 5, namely that as a believer, humans should always practice tadabbur and learn from every incident that occurs in their lives, apart from that, humans must also always be grateful for the blessings of life that Allah SWT has given. Abstrak. Manusia merupakan salah satu mahkluk yang Allah ciptakan dengan sebaik- baiknya penciptaan. Penciptaan manusia itu sendiri merupakan salah satu tanda bukti kekuasaaan Allah SWT yang terjadi pada diri manusia itu sendiri dengan tujuan untuk memberikan peringatan dan meningkatkan keimanan manusia, dalam ayat Al-Quran yang dapat dijadikan petunjuk tentang proses perkembangan manusia, diantaranya terdapat dalam Q.S Al-Hajj Ayat 5. Tujuan Penelitian ini adalah untuk: (1) Untuk memperoleh hasil pemikiran para mufassir tentang Q.S Al-Hajj Ayat 5; (2) Untuk mengetahui esensi yang terdapat dalam Q.S Al-Hajj Ayat 5; (3) Untuk mengetahui pendapat para ahli pendidikan tentang proses perkembangan manusia; (4) untuk menemukan nilai-nilai pendidikan tentang proses perkembangan manusia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan jenis kepustakaan yaitu dengan cara mengumpulkan data dengan menggunakan buku-buku, literatur, bahan pustaka yang menunjang dan ada keterkaitan dengan pembahasan peneliti. Dari hasil penelitian ini nilai-nilai pendidikan dari Q.S Al-Hajj Ayat 5 yaitu sebagai manusia yang beriman seharusnya manusia selalu bertadabbur dan mengambil pembelajaran dari setiap kejadian yang terjadi didalam kehidupannya, selain itu manusia juga harus selalu bersyukur atas nikmat kehidupan yang telah Allah SWT berikan.
Implementasi Program Jumat Mengaji dalam Mengembangkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa di SDN 2 Suntenjaya Lembang Dhisty Rengganis Aprilia; Ikin Asikin; Huriah Rachmah
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.14998

Abstract

Abstract. This research is motivated by the lack of attention to reading the Qur’an, especially for young people who are starting to lose connection with religion and spirituality, including the Qur’an. Research data shows that 65% of Muslims in Indonesia are still illiterate in Qur’an. This research aims to answer several questions, such as the process of implementing the Friday recite program, the ability to read the Qur'an of students at Public Elementary School 2 Suntenjaya, and supporting and inhibiting factors in implementing the Friday recite program. This type of research is descriptive qualitative. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. Based on the results obtained from the implementation of the Friday recite program in developing students Qur'an reading skills, as follows: 1) The implementation of the Friday recite program is carried out every Friday during the first lesson from 07.15-08.00, before the Qur’an recitation activity, students perform prayer dhuha, then reading the Qur’an together, translate verses, and repeat short letters. 2) The level of students ability to read the Qur’an which is grouped into advanced, skilled and basic levels. 3) Supporting factors for the Friday recite program activities are adequate infrastructure, sufficient time for learning, student motivation and interest that develops during the Friday recite program, a school environment that supports the program and parental support with the Friday recite program. . Factors inhibiting the implementation of the Friday Koran program are the lack of school facilities and infrastructure such as ablution facilities and program implementation areas, a lack of teaching staff in the field of religion, and a lack of guidebooks Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya perhatian terhadap membaca Al-Qur’an, khususnya bagi anak muda yang mulai kehilangan keterkaitan dengan agama dan spiritualitas, termasuk Al-Qur'an. Data riset menunjukkan bahwa 65% umat Islam di Indonesia masih buta aksara Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab beberapa pertanyaan seperti, proses pelaksanaan program jumat mengaji, kemampuan membaca Al-Qur’an siswa di SDN 2 Suntenjaya, dan faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pekasanaan program jumat mengaji. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian ini terdiri dari Guru PAI, Kepala Sekolah, dan Siswa. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari implementasi program jumat mengaji dalam mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa, sebagai berikut: 1) Pelaksnaan program jumat mengaji dilaksanakan setiap hari jumat pada jam pelajaran pelajaran pertama dari pukul 07.15-08.00, sebelum kegiatan mengaji siswa melaksanakan shalat dhuha, kemudia membaca Al-Qur’an bersama-sama, menerjemahkan ayat, dan melakukan pengulangan pada surat-surat pendek. 2) Tingkatan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa yang dikelompokkan menjadi tingkat mahir, terampil dan dasar. 3) Faktor pendukung kegiatan program jumat mengaji berupa sarana prasarana yang cukup, waktu pelaksanaan pembelajaran yang cukup, motivasi dan minat siswa yang berkembang selama program jumat mengaji dilaksanakan, lingkungan sekolah yang mendukung adanya program dan dukungan orang tua dengan adanya program jumat mengaji. Faktor penghambat pelaksanaan program jumat mengaji adalah kurangnya sarana dan prasarana sekolah seperti fasilitas tempat wudhu dan tempat pelaksanaan program, kurangnya tenaga pendidik di bidang agama, dan kurangnya buku pedoman.
Efektivitas Metode Bermain Peran (Role Playing) dalam Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Maya Rosmayanti; Nan Rahminawati; Ayi Sobarna
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15082

Abstract

Abstract. This study aims t measure the effectiveness of the role-playing method in improving the learning outcomes of the Islamic Culural History subject for second-year student at tarbiyah mualimin al-islamiyah, Pondok Pesantren Albasyariyah 2. The research methode used is quasi-experimentas, with data colleted through observation,interviews,pretest and posttest. The research sample consists of 26 students from class II Tarbiyah Mualimin Al-Islamiyah E as the experimental group and 26 students from class II Tarbiyah Mualimin Al-Islamiyah B as the control group, selected using random sampling techniques.Data analysis using the t-test shows that the role-playing method is more effective in improving student learning outcomes compared to conventional teaching methods. The t-test results indicate that the calculated t-value is 4.864, which is greater than the table t-value of 1.703 with a significance level of α=0.05, leading to the rejection of the null hypothesis (H0) and acceptance of the alternative hypothesis (Ha). Thus, there is a significant effect of using the role-playing method on improving student learning outcomes Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas metode bermain perah (role playing) dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran sejarah kebudyaan islam siswa kela II TMI Pondok Pesantren Al-Basyariyah 2. Metode enelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta pretest dan posttest. Sampel penelitian terdiri dari 26 siswa kelas II TMI E sebagai kelas eksperimen dan 26 siswa kelas II TMI B sebagai kelas kontrol, yang dipilih menggunakan Teknik random sampling. Analisis data menggunakan uji-t menunjukan bahwa metode bermain peran lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional atau ceramah. Hasil uji-t menunjukan Thitung sebesar 4,864 yang lebih besar dari Ttabel sebesar 1,703 dengantingkat signifikan α=0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Demikian terdaoat pengaruh yang signifikan dari penggunaan metode bermain peran terhadap penngkatan hasi belajar siswa.
Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Informatika Fithrah Insani Tassya Yuliati Satsuit Tubun; Rasyid, Mujahid; khambali
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15171

Abstract

Abstract. Principals strive to create a conducive learning environment, encourage innovation in teaching, and provide ongoing support and training for teachers through strategies and approaches. The objectives of this study are to: (1) To know the principal's efforts in improving the quality of Islamic Religious Education teachers at SMK Informatika Fithrah Insani, (2) To know the support provided by the principal in improving the quality of Islamic Religious Education teachers at SMK Informatika Fithrah Insani, (3) To know the supporting and inhibiting factors of the principal in improving the quality of Islamic Religious Education teachers at SMK Informatika Fithrah Insani. This research uses a qualitative approach with data collection through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using qualitative analysis, which includes data reduction, data appearance, and conclusion drawing. The results of this study are (1) The principal of SMK Informatika Fithrah Insani plays a role in helping to improve the quality of PAI teachers through programs such as training or workshops conducted by the principal to create a positive school environment. (2) The principal of SMK Informatika Fithrah Insani provides support in improving the quality of PAI teachers. By providing facilities in PAI learning media. In addition, it provides motivation and encouragement of collaboration and cooperation between teachers and other educational institutions. Abstrak. Kepala sekolah berupaya menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, mendorong inovasi dalam pengajaran, serta memberikan dukungan dan pelatihan berkelanjutan bagi guru melalui strategi dan pendekatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas guru Pendidikan Agama Islam di SMK Informatika Fithrah Insani, (2) Mengetahui dukungan yang diberikan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas guru Pendidikan Agama Islam di SMK Informatika Fithrah Insani, (3) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Informatika Fithrah Insani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis kualitatif, yang mencakup reduksi data, penampilan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) Kepala sekolah SMK Informatika Fithrah Insani berperan dalam membantu meningkatkan kualitas guru PAI melalui program-program seperti pelatihan atau workshop yang dilaksanakan oleh kepala sekolah untuk menciptakan lingkungan sekolah yang positif. (2) Kepala sekolah SMK Informatika Fithrah Insani memberikan dukungan dalam meningkatkan kualitas guru PAI. Dengan memberikan fasilitas-fasilitas dalam media pembelajaran PAI. Selain itu memberikan motivasi serta dorongan kolaborasi dan kerjasama antar guru dan lembaga pendidikan lainnya untuk membangun kompetensi dan semangat mengajar. (3) Tantangan yang dihadapi termasuk beban kerja yang tinggi dan kurangnya mitra diskusi karena hanya ada satu guru PAI untuk semua kelas. Untuk mengatasi kendala ini, diperlukan strategi kreatif, kolaboratif, serta dukungan jangka panjang dari semua pihak terkait, termasuk kolaborasi antar guru.
Implementasi Program Turjuman Al-Qur’an dalam Membentuk Akhlak Kepada Allah Swt pada Kelompok Akhwat di SMP IT Anni’mah Bandung Resty Hadianingtyas; Asikin, Ikin; Nur Inten, Dinar
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15175

Abstract

Abstract. The most important character that must be taught to someone is character to Allah Swt. The Turjuman Al-Qur'an program is a Qur'anic learning that can be used to make it easier for students to understand the meaning of each word, each sentence and the essence of the Qur'anic verse. This research aims to: (1) to know the planning of the Al-Qur'an turjuman program in shaping morals to Allah Swt in the akhwat group, (2) to know the implementation of the Al-Qur'an turjuman program in shaping morals to Allah Swt in the akhwat group, (3) to know the evaluation of the Al-Qur'an turjuman program in shaping morals to Allah Swt in the akhwat group, (4) to know the obstacles and solutions to the Al-Qur'an turjuman program in shaping morals to Allah SWT in the akhwat group at SMP IT Anni'mah Bandung. The results showed that: (1) The planning of the Turjuman Al-Qur'an program is carried out in a comprehensive and structured manner to ensure that students understand and practice the teachings of the Qur'an in their daily lives. (2) The implementation of the Turjuman Al-Qur'an program in shaping morals to Allah SWT in the akhwat group, has three parts, namely: opening, core activities, and closing. (3) Evaluation in this program is carried out through end of lesson assessments, observation of students' daily behavior, and the use of questionnaires and surveys (4) Obstacles and solutions in the Qur'anic turjuman program; obstacles: including time constraints due to busy academic schedules, and lack of support from some parents. Solutions: adjustments to the learning schedule and increased communication with parents. Abstrak. Akhlak paling utama yang harus diajarkan kepada seseorang adalah akhlak kepada Allah Swt. Program Turjuman Al-Qur’an adalah suatu pembelajaran Al-Qur’an yang dapat digunakan untuk memudahkan siswa dalam memahami makna perkata, perkalimat serta intisari dari ayat Al-Qur’an. Peneliti ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perencanaan program turjuman Al-Qur’an dalam membentuk akhlak kepada Allah Swt pada kelompok akhwat, (2) mengetahui pelaksanaan program turjuman Al-Qur’an dalam membentuk akhlak kepada Allah Swt pada kelompok akhwat, (3) mengetahui evaluasi program turjuman Al-Qur’an dalam membentuk akhlak kepada Allah Swt pada kelompok akhwat, (4) mengetahui hambatan dan solusi program turjuman Al-Qur’an dalam membentuk akhlak kepada Allah Swt pada kelompok akhwat di SMP IT Anni’mah Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya: (1) Perencanaan program Turjuman Al-Qur'an dilakukan secara komprehensif dan terstruktur untuk memastikan siswa memahami dan mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. (2) Pelaksanaan program turjuman Al-Qur’an dalam membentuk akhlak kepada Allah Swt pada kelompok akhwat, memiliki tiga bagian, yaitu: pembukaan, kegiatan inti, dan penutup. (3) Evaluasi dalam program ini dilakukan melalui penilaian akhir pelajaran, observasi perilaku sehari-hari siswa, dan penggunaan kuesioner serta survei (4) Hambatan dan solusi dalam program ini; hambatan: termasuk keterbatasan waktu akibat jadwal akademik yang padat, dan kurangnya dukungan dari sebagian orang tua. Solusi: penyesuaian jadwal pembelajaran dan peningkatan komunikasi dengan orang tua.
Implementasi Program Pembiasaan Pagi dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa SMP PGII 2 Bandung Rossa Anggreni; Nur Inten, Dinar
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15204

Abstract

Abstract. The morning habituation program at SMP PGII 2 Bandung is an effort to instill discipline in students through positive routines. The activities in this program include reciting Asmaul Husna, reading Al Ma'tsurah, performing Dhuha prayers, praying together, and delivering religious or motivational talks on faith and morality. The main goal is to instill values of discipline, responsibility, orderliness, and togetherness among the students. This study also evaluates the planning, implementation, and evaluation processes of the program, as well as the supporting and hindering factors. Using a qualitative approach and descriptive method, data were collected through observation, interviews, and document studies. The research combines theoretical and empirical studies in a narrative form to explain in detail the aspects of the program and its impact on the students' character, attitudes, and behavior. The findings indicate that the program's planning is based on the educational foundation's policies and is reflected in the school's vision and mission. The activities are carried out from Monday to Thursday, including the recitation of Asmaul Husna, reading of Al Ma'tsurah, and talks on faith, morality, and worship. Daily and semester evaluations show that this program effectively enhances students' positive habits, such as waking up earlier, being disciplined, and adhering to school and religious rules, thereby making these habits part of the students' character. Abstrak. Program pembiasaan pagi di SMP PGII 2 Bandung adalah upaya untuk membentuk karakter disiplin siswa melalui rutinitas yang positif. Kegiatan dalam program ini mencakup pelantunan Asmaul Husna, pembacaan Al Ma'tsurah, sholat dhuha, doa bersama, serta tausiyah tentang akidah, akhlak, atau motivasi pagi. Tujuan utamanya adalah menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, keteraturan, dan kebersamaan di kalangan siswa. Penelitian ini juga mengevaluasi proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambatnya. Dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Penelitian ini menggabungkan kajian teori dan empiris dalam bentuk naratif untuk menjelaskan secara rinci aspek-aspek program tersebut serta dampaknya terhadap karakter, sikap, dan perilaku siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program didasarkan pada kebijakan Yayasan Pendidikan dan tercermin dalam visi serta misi sekolah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dari Senin hingga Kamis, termasuk pelantunan Asmaul Husna, pembacaan Al Ma'tsurah, dan tausiyah tentang akidah, akhlak, serta ibadah. Evaluasi dilakukan secara harian dan semesteran, menunjukkan bahwa program ini efektif dalam meningkatkan kebiasaan positif siswa, seperti bangun lebih pagi, disiplin, dan kepatuhan terhadap aturan sekolah maupun agama, sehingga kebiasaan ini menjadi bagian dari karakter siswa.
Penerapan Metode Small Group Discussion pada Pembelajaran PAI dalam Meningkatkan Interaksi Sosial Peserta Didik Kelas V MI Nur Al-Hijrah Aldila Prasetyani; A Mujahid Rasyid; Huriah Rachmah
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15238

Abstract

Abstract. This research was motivated by the low ability of students to engage in social interactions. This problem is caused by the existence of student groups, which causes other students who do not have groups to tend to dislike interacting and always be alone. This study aims to determine how the planning, implementation, and evaluation of the Small Group Discussion method are carried out, how social interactions occur between students and teachers, and what are the supporting and inhibiting factors of students' social interactions. This research uses a qualitative approach with an ethnographic method. Data collection methods use interviews, observations, and documentation. The results of this study show that the social interaction of students with fifth-grade teachers at MI Nur Al-Hijrah has increased and been well established, as can be seen from PAI learning using the Small Group Discussion method. Students have been active in carrying out social interactions manifested through associative forms of social interaction, namely cooperating in cooperative learning and groups. The implementation of the Small Group Discussion method (planning, implementation, and evaluation) is also in accordance with the applicable rules. Supporting factors for social interaction among fifth-grade students at MI Nur Al-Hijrah include the class meeting program and enjoyable learning activities. Inhibiting factors for social interaction among fifth-grade students at MI Nur Al-Hijrah are the lack of students' ability to engage in social interactions and some teachers still using conventional methods in teaching. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan peserta didik dalam melakukan interaksi sosial. Masalah ini disebabkan adanya kelompok peserta didik, yang menyebabkan peserta didik lain yang tidak memiliki kelompok cenderung tidak suka melakukan interaksi dan selalu menyendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi metode Small Group Discussion, bagaimana interaksi sosial antar peserta didik dan guru, dan apa saja faktor pendukung dan penghambat interaksi sosial peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi sosial peserta didik dengan guru kelas V MI Nur Al-Hijrah telah meningkat dan terjalin dengan baik, dapat dilihat dari pembelajaran PAI dengan menggunakan metode Small Group Discussion. Peserta didik sudah aktif dalam melakukan interaksi sosial yang diwujudkan melalui interaksi sosial bentuk asosiatif yaitu bekerjasama dalam pembelajaan kooperatif dan kelompok. Penerapan metode Small Group Discussion (perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi) juga sudah sesuai dengan kaidah yang berlaku. Faktor pendukung interaksi sosial pada peserta didik kelas V MI Nur Al-Hijrah di antaranya adalah program class meeting dan kegiatan belajar-mengajar yang menyenangkan. Faktor penghambat interaksi sosial pada peserta didik kelas V MI Nur Al-Hijrah adalah kurangnya kemampuan peserta didik dalam melakukan interaksi sosial dan beberapa guru yang masih menggunakan metode konvensional dalam mengajar.
Pembinaan Spiritual dalam Meningkatkan Akhlak Siswa BASIS (Barisan Siswa) di SMPN Kabupaten Sumedang Rifa Tri Rizqillah; Sobarna, Ayi; Khambali
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15251

Abstract

Abstract. This research is motivated by the emergence of gang phenomena in schools. It is observed that some students are involved in the BASIS gang, engaging in various forms of delinquency such as drinking alcohol, using drugs, smoking, vandalizing vehicles, and tattooing. In response, the school is striving to improve the morals of BASIS students by involving Islamic Religious Education (PAI) teachers in a special program called spiritual guidance. The research employs a case study method with a qualitative approach. Data collection techniques include three stages: observation, interviews, and documentation. The research findings indicate that: (1) PAI teachers facilitate BASIS students in building a stronger relationship with God through spiritual guidance activities such as prayers before activities, Dhuha prayer, congregational Dzuhur prayer, and Iqro learning. Additionally, teachers provide teachings on the concept of Allah’s compassion and belief in God’s existence, and conduct personal approaches through sharing sessions. (2) PAI teachers assist BASIS students in exploring a deeper meaning of life by delivering lectures on life’s purpose, human creation, the concept of sincerity, and the meaning of prayer. Besides lectures, teachers also involve students in additional religious activities such as girls’ gatherings. (3) To enhance the spiritual awareness of BASIS students at SMPN,PAI teachers encourage them to engage in charitable giving, honesty, dialogue, and dhikr (remembrance of God). Teachers also set examples and impose penalties and warnings for students involved in conflicts to deter them from misbehavior. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya fenomena geng di sekolah. Hal ini terlihat ada beberapa siswa yang terlibat kedalam geng BASIS dengan berbagai macam kenakalan yang dilakukan seperti siswa mabuk, mengonsumsi obat, merokok, nge BM (Berhentiin Mobil), siswi yang bertato dan sebagainya. Dengan adanya geng ini pihak sekolah melibatkan guru PAI dalam program pembinaan khusus yang disebut pembinaan spiritual. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan (1) Upaya guru PAI memfasilitasi siswa BASIS dalam membangun hubungan yang lebih dengan Tuhan melalui pembinaan spiritual dilakukan melalui berbagai kegiatan ibadah seperti doa sebelum kegiatan, shalat Dhuha, shalat Dzuhur berjamaah, dan belajar iqro, pemberian materi akidah dan pendekatan personal. (2) Upaya guru PAI membantu siswa BASIS dalam proses pencarian makna hidup yang mendalam, guru memberikan siraman rohani yang mencakup tujuan hidup, penciptaan manusia, konsep ikhlas, dan makna shalat. Selain itu, guru juga melibatkan siswa dalam kegiatan keagamaan tambahan seperti kegiatan keputrian. (3) Upaya guru PAI dalam meningkatkan kesadaran spiritual siswa BASIS di SMPN Kabupaten Sumedang, guru membiasakan mereka untuk berinfak, berkata jujur, berdialog, dan berdzikir. Guru juga memberikan teladan serta menetapkan hukuman dan ancaman untuk siswa yang terlibat dalam konflik, guna memberikan efek jera.