cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsied@unisba.ac.id
Phone
+6285157882369
Journal Mail Official
bcsied@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 28282515     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsied.v2i2
Bandung Conference Series Islamic Education (BCSIED) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Pendidikan Agama Islam dengan ruang lingkup Akhlak Pendidik, Baca Tulis Quran, Iman, Taqwa, Karakter Kurikulum lokal, Kedisiplinan siswa, Kemandirian, Berbusana Muslimah, Kewajiban Suami, Konsep Pendidikan, Manajemen Tahfidz Quran, Manajemen Kepesantrenan, Manajemen Pendidikan, Manajemen Waktu, Mawaddah, Mentoring, Metode Tikrar, Model Pembinaan, Model Project Based Learning, Mufassir, Nilai Pendidikan, Pembelajaran Kitab Kuning, Pembelajaran Tahsin, Pendidikan Karakter, Rahmah (Sikap), Rasa Syukur (Hifdzun nafs), Religius Menulis, Remaja, Sakinah, Tanggung Jawab Pendidik. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 374 Documents
The Hubungan Bimbingan Orangtua dalam Membentuk Pribadi yang Tidak Sombong dan Marah terhadap Kecenderungan Anak pada Perilaku Bullying di Desa Sindangsari Garut Salma Wildani Siti Hafsah; Erhamwilda; Asep Dudi Suhardini
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15691

Abstract

Abstract. This study is titled "The Relationship Between Parental Guidance in Shaping a Humble and Emotionally Controlled Personality with the Tendency of Children to Engage in Bullying Behavior." The main issue faced is the high level of bullying among adolescents, which is suspected to be related to the lack of parental guidance in teaching humility and emotional control. The research questions are: 1. What is the level of parental guidance in teaching children to control arrogance and anger according to Islamic teachings? 2. How is the tendency of children to engage in bullying behavior? 3. Is there a relationship between the level of parental guidance in teaching children to control arrogance and anger according to Islamic teachings and the tendency of children to engage in bullying? The objective of this study is to analyze the relationship between parental guidance in shaping a humble personality and controlling anger with the tendency of children to engage in bullying. The research method used is quantitative with a correlational approach. Data was collected through questionnaires distributed to parents and children in Desa Sindangsari. Data analysis was performed using the coefficient of determination (R²) and F-test to test the hypotheses. The results indicate that parental guidance in preventing arrogance and controlling anger together has a significant impact on the tendency of children to engage in bullying, meaning that more than half of the variation observed in the variables has a strong relationship. The analysis also shows a significant effect between parental guidance and the tendency of children to engage in bullying. Based on these results, it is recommended that parents be more consistent in providing guidance to shape a humble personality in their children and help them manage anger to reduce bullying tendencies among children. Abstrak. Penelitian ini berjudul "Hubungan Bimbingan Orangtua Dalam Membentuk Pribadi Yang Tidak Sombong dan Marah Terhadap Kecenderungan Anak Pada Perilaku Bullying". Permasalahan utama yang dihadapi adalah tingginya tingkat bullying di kalangan anak remaja yang diduga berkaitan dengan kurangnya bimbingan orangtua dalam mengajarkan sikap rendah hati dan pengendalian emosi. Rumusan masalah yang diajukan ialah; 1. Bagaimana tingkat bimbingan orangtua dalam mengajarkan anak mengendalikan tidak sombong dan marah dalam ajaran Islam? 2. Bagaimana kecenderungan anak melakukan perilaku bullying? 3. Adakah hubungan antara tingkat bimbingan orangtua dalam mengajarkan anak mengendalikan tidak sombong dan marah dalam ajaran Islam dengan kecenderungan anak melakukan bullying?. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara bimbingan orangtua dalam membentuk pribadi yang tidak sombong dan mengendalikan emosi marah dengan kecenderungan anak melakukan bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada orangtua dan anak-anak di Desa Sindangsari. Analisis data dilakukan menggunakan uji koefisien determinasi (R2) dan uji F untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan orangtua dalam mencegah sifat sombong dan mengendalikan emosi marah secara bersama-sama berpengaruh penting terhadap kecenderungan anak melakukan bullying dengan kata lain, bahwa lebih dari setengah variasi yang terjadi pada variabel yang diamati mempunyai hubungan yang cukup kuat. Analisis juga menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang penting antara variabel bimbingan orangtua dan kecenderungan anak melakukan bullying. Dari hasil ini, disarankan agar orangtua lebih konsisten dalam memberikan bimbingan untuk membentuk pribadi anak yang tidak sombong dan mampu mengendalikan emosi marah guna mengurangi kecenderungan bullying di kalangan anak-anak.
Nilai-Nilai Pendidikan dari Q.S Al-Anfal Ayat 27-28 tentang Dasar – Dasar Pendidikan Akhlak Mulia dalam Membentuk Sikap Amanah Muna Nabila; Fitroh Hayati
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15692

Abstract

Abstract. Amanah is one of the commendable qualities that must be possessed by a Muslim, where the nature of trust is the nature of carrying out all the responsibilities entrusted to someone in accordance with what is mandated without deviating in the slightest. The implementation of the mandate can provide welfare and justice to others. The purpose of this study is to compare to find the similarities of the two concepts of trust in the Koran an-Nisa verse 58 between the interpretations of alMisbah and al-Azhar. This research method uses library research method. The primary data source in this study is the book of interpretations of al-Misbah and alAzhar, secondary data sources are books or reading materials related to the interpretation of al-Misbah and al-Azhar in Surah an- Nisa verse 58. The results of the study formulate the conclusion that in the interpretation of al-Misbah amanah is that which has been handed over to those who are entitled to receive it, it should be carried out perfectly and on time, the same thing according to the interpretation of alAzhar, the mandate should be handed over to experts according to their abilities and talents, the latter is more directed in terms of leadership. However, there are different interpretations of trust, according to al-Misbah's interpretation something that is handed over or entrusted to another party to be maintained and returned when the time comes to its owner, while trust according to al-Azhar's interpretation is something that is guarded to be conveyed to its owner. Abstrak. Amanah merupakan salah satu sifat terpuji yang harus dimiliki oleh seorang muslim, dimana sifat amanah adalah sifat melaksanankan segala tanggungjawab yang dipercayakan kepada seseorang sesuai dengan yang diamanahkan tanpa menyimpang sedikitpun. Pelaksanaan amanah dapat memberi kesejahteraan dan keadilan kepada orang lain. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan untuk menemukan persamaan dari dua konsep amanah dalam al-Quran surat an-Nisa ayat 58 antara tafsir al-Misbah dan al- Azhar. Metode penelitian ini menggunakan metode library research. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kitab tafsir al-Misbah dan al-Azhar, sumber data skunder adalah buku atau bahan bacaan yang terkait dengan tafsir al-Misbah dan al-Azhar surat an-Nisa ayat 58. Hasil penelitian merumuskan kesimpulan bahwa dalam tafsir al-Misbah amanah adalah yang telah diserahkan kepada yang berhak menerimanya hendaklah ditunaikan secara sempurna dan tepat pada waktunya, hal yang sama menurut tafsir alAzhar amanah hendaklah diserahkan kepada ahlinya yang sesuai dengan kesanggupan dan bakatnya, yang terakhir ini lebih mengarah dalam perkara kepemimpinan. Namun terdapat perbedaan penafsiran tentang amanah, menurut tafsir al-Misbah sesuatu yang diserahkan atau dititipkan kepada pihak lain untuk dipelihara dan di kembalikan bila tiba saatnya kepada pemiliknya, sedangkan amanah menurut tafsir al-Azhar yaitu sesuatu yang di jaga untuk disampaikan kepada pemiliknya.
The Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Rohani Islam terhadap Perkembangan Keterampilan Sosial (Social Skill) Siswa SMK Taruna Bhakti Cikarang Selatan Muhammad Ridho Abdillah; Dedih Surana; Helmi Aziz
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15697

Abstract

Abstract. The Rohis extracurricular activities are non-academic activities conducted outside of school hours, designed to develop students' talents and interests across cognitive, affective, and psychomotor aspects. Through these activities, students can enhance their social skills, such as communication, interaction, information management, and effective information delivery. This study aims to determine the impact of Rohis extracurricular activities on the development of social skills among students at SMK Taruna Bhakti Cikarang. The hypothesis proposed is that Rohis activities have a significant influence on students' social skills. Data collection was conducted using questionnaires to gather information about the Rohis activities and the students' social skills. The validation of the instruments was done using the Pearson Product Moment formula, while reliability was tested using the Spearman-Brown formula. The impact of Rohis activities on social skills was analyzed using the Pearson Product Moment after meeting the requirements of normality and linearity tests. The strength of the relationship between the two variables was measured using the coefficient of determination. The results showed a correlation of 0,505, indicating a moderate relationship between Rohis activities and students' social skills. Based on the coefficient of determination, Rohis activities contribute 25,5% to the development of social skills, while the remaining 74,5% is influenced by other factors, such as family, school, and community environments. Abstrak. Kegiatan ekstrakurikuler Rohis adalah aktivitas non-akademis yang diadakan di luar jam pelajaran untuk mengembangkan bakat dan minat siswa, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengasah keterampilan sosial, seperti kemampuan berkomunikasi, berinteraksi, mengelola informasi, dan menyampaikannya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan ekstrakurikuler Rohis terhadap perkembangan keterampilan sosial siswa di SMK Taruna Bhakti Cikarang. Hipotesis yang diajukan adalah adanya pengaruh kegiatan Rohis terhadap keterampilan sosial siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket untuk memperoleh informasi mengenai kegiatan Rohis dan keterampilan sosial siswa. Validasi instrumen dilakukan dengan rumus Pearson Product Moment, dan reliabilitas diuji menggunakan rumus Spearman-Brown. Pengaruh kegiatan Rohis terhadap keterampilan sosial dianalisis dengan Pearson Product Moment, setelah memenuhi persyaratan uji normalitas dan linearitas. Besarnya hubungan antara dua variabel diukur dengan koefisien determinasi. Hasil perhitungan menunjukkan korelasi sebesar 0,505, yang mengindikasikan hubungan sedang antara kegiatan Rohis dan keterampilan sosial siswa. Berdasarkan koefisien determinasi, kegiatan Rohis berkontribusi sebesar 25,5% terhadap perkembangan keterampilan sosial, sedangkan 74,5% dipengaruhi oleh faktor lain, seperti lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Implikasi Pendidikan dari Al-Quran Surat Al-Isra’ Ayat 53 tentang Perintah Berkata Baik terhadap Berkomunikasi dalam Pendidikan Fahmi Faizal Muharom; Aep Saepudin; Khambali
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15698

Abstract

Abstract. Habluminannaas is a powerful reminder of the importance of relationships and needs that have meaning in everyday life. The concept of habluminannaas emphasizes that every human being is not an isolated entity, but rather part of a larger whole. This idea is implemented in the Qur'an which speaks of the importance of unity and cooperation among people, regardless of race, tribe, culture, or other related factors. The basic concept of Islam as a mercy lil alamin, slowly crushed by a wave of group selfishness and momentary interests. Muslims blaspheme each other, slander each other and even threaten each other to be killed in the name of jihad. This condition, which the writer then felt important to remind of the values of Islamic integrity. The purpose of this study is to identify the content of QS.Al-Isra’s paragraph 53 according to the Mufashirs, to study from the QS’s interpretation. Al-Israh’s verse 53, to know the opinions of educational experts on the ethics of communicating, to find the educational implications in Qs.”Al-ISRA’s verse 53 on the command of good speech against the ethic of communicate in education. This research uses the Library Research method with the examination of the study of interpretations, books, notes, journals, and reports related to the research. Thus, the Muslims must keep their words to the other Muslims, or even to the faithful. Even when someone else's speech causes us pain, a Muslim must keep his mouth so that it does not cause division. It's also true in the world of education, educators are required to have the social competence to control. Education implications in QS. Al-Isra verse 53 against Communicating Ethics in Education that is the ethics of communicating is one of the important elements in the learning process, good communication between educators and pupils will produce effective and efficient learning, as well as teachers need to understand the communication behavior of pupils so that learning process is carried out effectively and efficiently.To deviate, it requires an education of parents and of oneself. Abstrak. Habluminannaas merupakan pengingat yang kuat akan pentingnya hubungan dan kebutuhan yang memiliki makna dalam dengan kehidupan sehari-hari. Konsep habluminannaas menekankan bahwa setiap insan bukanlah entitas yang terisolir, melainkan bagian dari keseluruhan yang lebih besar. Gagasan ini diimplementasikan di dalam Al-Qur’an yang berbicara tentang pentingnya persatuan dan kerja sama di antara orang-orang, terlepas dari perbedaan ras, suku, budaya, atau faktor-faktor lain terkait. Konsep dasar Islam sebagai rahmatan lil alamin, pelan-pelan tergerus oleh gelombang egoisme kelompok dan kepentingan sesaat. Sesama muslim saling hujat, saling fitnah, bahkan saling ancam untuk dibunuh dengan atas nama jihad. Kondisi ini, yang kemudian penulis merasa penting untuk mengingatkan kembali akan nilai-nilai luhur Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mengidentifikasi isi kandungan QS.Al-Isra’ ayat 53 menurut para mufassir, mengkaji dari tafsir QS.Al-Isra’ ayat 53, Mengetahui pendapat pakar pendidikan tentang etika berkomunikasi, untuk Menemukan implikasi pendidikan dalam QS. Al-Isra’ ayat 53 tentang perintah berkata baik terhadap etika berkomunikasi dalam pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode Library Research (Penelitian pustaka) dengan penelaahan studi tafsir, buku, catatan, jurnal, dan laporan yang berkaitan dengan penelitian. Dari penelitian ini, diperoleh isi kandungan dari QS.Al-Israa ayat 53 bahwa muslim harus menjaga ucapannya dengan baik dan benar kepada muslim lainnya atau orang musyrik sekalipun. Bahkan apabila ada ucapan orang lain mengakibatkan kita sakit hati, seorang muslim tetap harus menjaga lisannya sehingga tidak menimbulkan perpecahan. Hal ini juga berlaku di dunia pendidikan, pendidik diharuskan memiliki kompetensi sosial yang mumpuni. Implikasi pendidikan dalam QS. Al-Isra ayat 53 terhadap Etika berkomunikasi dalam pendidikan yaitu etika berkomunikasi merupakan salah satu unsur penting dalam proses pembelajaran, komunikasi yang baik antara pendidik dan peserta didik akan menghasilkan pembelajaran yang efektif dan efisien,serta guru perlu memahami perilaku komunikasi peserta didik agar proses pembelajaran terlaksana dengan efektif dan efisien.menyimpang, maka diperlukan adanya edukasi dari orang tua dan diri sendiri.
Hubungan Antara Kesadaran Diri Dengan Pengetahuan Tentang Shalat Lima (5) Waktu Pada Siswa SMA SLTA Kota Bandung Nur Aida Fatimah; Erhamwilda; Surbiantoro, Eko
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15701

Abstract

Abstrak. Kesadaran diri didalam beribadah menjadikan komponen penting diri mereka sendiri agar lebih memahami lebih dalam tentang siapa mereka sebenarnya. Penelitian ini dilakukan dari beberapa sekolah secara acak. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis pendekatan korelasi pearson yang merupakan korelasi sederhana yang melibatkan satu variabel terikat (dependent) dan satu variabel bebas (independent). Dan menggunakan penelitian lapangan (filed research). Didalam skripsi ini peneliti juga melibatkan 2 kelas pada setiap sekolah. Hasil dari skripsi ini, peneliti dapat mengetahui bahwa hubungan antara kesadaran diri dengan pengetahuan ibadah tentang shalat pada siswa dapat dilihat dalam tabel dengan nilai r hitung > r tabel atau 0,106 > 0,124. Dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan H1 ditolak. Artinya antara hubungan antara kesadaran diri dengan pengetahuan ibadah tentang shalat pada siswa terdapat hubungan yang sangat rendah. Hal tersebut memiliki nilai di angka 0,00-0,20 maka hasil tersebut dapat dikatakan tidak signinfikan. Maka dapat disimpulkan bahwa Pengetahuan ibadah tentang shalat yang diketahui siswa, belum tentu dapat menjadikan siswa mempunyai kesadaran terhadap dirinya sendiri, harus diniatkan dari diri sendiri. Meskipun seseorang itu sudah diajarkan mengenai ibadah sekalipun, dan dicontohkan tetap saja belum tentu membuat anak itu sadar akan kepentingan shalat, dan ingin melakukannya. Dapat ditarik kesimpulan bahwa kesadaran diri tidak mempunyai hubungan signifikan terhadap pengetahuan ibadah tentang shalat.
Studi Komparatif Metode Iqro dan Baghdadiyyah untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an pada Siswa di MI Nurul Falah III Desa Situ Ilir Kabupaten Bogor den supi kamil
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15705

Abstract

Abstract. A Comparative Study of the Iqro and Baghdadiyyah Methods to Improve the Ability to Read the Qur'an in Students at MI Nurul Falah III, Situ Ilir Village, Bogor Regency. Thesis of the Islamic Religious Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Islamic University of Bandung, 2024. Mastering the reading of the Qur'an correctly according to the rules of tajweed is a must for Muslims. Meanwhile, the results of the research observation found that the low quality of reading the Qur'an among students at MI Nurul Falah III, which was characterized by a long learning duration to achieve adequate reading skills, low learning scores, lack of student focus in participating in lessons, and limitations of teachers in mastering effective teaching methods. The objectives of this study are: 1. To find out how the iqro method affects the ability to read the Qur'an Al-Qur'an in MI Nurul Falah III students 2. To find out how the baghdadiyyah method affects the ability of the Qur'an in Nurul Falah III.3. To find out the effectiveness between the Iqro method and the Baghdadiyyah method in reading the Qur'an in MI Nurul Falah III students. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental method. The quantitative approach was chosen because this study aims to coordinate the learning methods of reading the Qur'an, namely the Iqro and Baghdadiyyah methods, in improving the ability to read the Qur'an among students at MI Nurul Falah III. The quasi-experimental method was used to compare two groups of students who used different learning methods, so that the difference in learning outcomes between the two methods could be evaluated. Based on the results of the research, the Baghdadiyyah method shows higher effectiveness in improving students' ability to read the Qur'an compared to the Iqro method. The average score of students with the Baghdadiyyah method was higher (64.22) compared to the Iqro method (54.78), with a significance value of 0.007 (<0.05), which showed a significant difference between the two methods. This study shows that the Baghdadiyyah method is more effective in providing a significant and even increase among students, while the Iqro method improves the ability of students who are already at a higher level but does not provide an even increase across the student population. Abstrak. Studi Komparatif Metode Iqro Dan Baghdadiyyah Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Pada Siswa Di MI Nurul Falah III Desa Situ Ilir Kabupaten Bogor. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, 2024. Menguasai bacaan Al-Qur'an dengan benar sesuai kaidah tajwid merupakan suatu keharusan untuk umat muslim. Sedangkan hasil observasi penelitian menemukan rendahnya kualitas bacaan Al-Qur'an di kalangan santri di MI Nurul Falah III, yang ditandai dengan durasi pembelajaran yang lama untuk mencapai kemampuan membaca yang memadai, nilai belajar yang rendah, kurangnya fokus siswa dalam mengikuti pelajaran, serta keterbatasan guru dalam menguasai metode pengajaran yang efektif. Tujuan penelitian ini yaitu: 1. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh metode iqro terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an Al-Qur’an pada siswa MI Nurul Falah III 2. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh metode baghdadiyyah terhadap kemampuan Al-Qur’an Al-Qur’an pada siswa Nurul Falah III.3. Untuk mengetahui efektivitas antara metode Iqro dan metode Baghdadiyyah dalam membaca Al-Qur’an pada siswa MI Nurul Falah III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Pendekatan kuantitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk mengkoparasi metode pembelajaran membaca Al-Qur'an, yaitu metode Iqro dan Baghdadiyyah, dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an di kalangan santri di MI Nurul Falah III. Metode quasi eksperimen digunakan untuk membandingkan dua kelompok siswa yang menggunakan metode pembelajaran yang berbeda, sehingga dapat dievaluasi perbedaan hasil belajar antara kedua metode tersebut. Berdasarkan hasil penelitian metode Baghdadiyyah menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa dibandingkan metode Iqro. Skor rata-rata siswa dengan metode Baghdadiyyah lebih tinggi (64,22) dibandingkan dengan metode Iqro (54,78), dengan nilai signifikansi sebesar 0,007 (<0,05), yang menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua metode. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Baghdadiyyah lebih efektif dalam memberikan peningkatan yang signifikan dan merata di antara siswa, sedangkan metode Iqro meningkatkan kemampuan siswa yang sudah berada pada tingkat yang lebih tinggi tetapi tidak memberikan peningkatan yang merata di seluruh populasi siswa.
Nilai-Nilai Pendidikan Aqidah dalam Film Sijjin Aulia Nakhita Hashi; Asep Dudi Suhardini; Fitroh Hayati
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15706

Abstract

Abstract. Film media is a form of mass communication that has a major impact in spreading messages and values ​​to the wider community. Some people argue that horror films can be a good form of entertainment and have educational value. Behind the tense scenes, there are implied messages related to the values ​​of Islamic education in the field of aqidah. This study aims to examine: (a) how is the description of the film sijjin? (b) What are the values ​​of aqidah education in the film sijjin? (c) How is the relevance between the film and QS. Al-Mutaffifin: 7-9? This study uses a qualitative approach. The type of research is library research. The data collection method used is the documentation method with the data sources used in the study, namely primary data and secondary data. From this study, several conclusions were obtained about the values ​​of aqidah according to the pillars of faith contained in the film Sijjin. There are 4 kinds of values, namely: (a) Faith in Allah (b) Faith in the books of Allah (c) Faith in the last day (d) Faith in Qada and Qadar. Based on the results of the research and discussion that have been described, it can be concluded that the film Sijjin is a film that can be used as an alternative in learning, especially in the education of aqidah and making film one of the important media in the education of religious values. Abstrak. Media film merupakan cara komunikasi massa yang memiliki dampak besar dalam menyebarkan pesan dan nilai-nilai kepada masyarakat secara luas. Ada beberapa orang yang berpendapat bahwa film horor bisa menjadi salah satu bentuk hiburan yang baik dan memiliki nilai edukasi. Di balik adegan-adegan menegangkan terdapat pesan-pesan tersirat yang berkaitan dengan nilai-nilai pendidikan Islam bidang aqidah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (a) bagaimana deskripsi film sijjin? (b) Apa saja nilai-nilai pendidikan aqidah dalam film sijjin? (c) Bagaimana relevansi antara film dengan QS. Al-Mutaffifin: 7-9? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. jenis penelitiannya adalah studi kepustakaan (library research). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode dokumentasi dengan sumber data yang digunakan dalam penelitian yaitu data primer dan data skunder. Dari penelitian ini diperoleh beberapa kesimpulan tentang nilai-nilai aqidah sesuai rukun iman yang terkandung di dalam film Sijjin. Ada 4 macam nilai yaitu : (a) Iman kepada Allah (b) Iman kepada kitab-kitab Allah (c) Iman kepada hari akhir (d) Iman kepada Qada dan Qadar. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, dapat ditarik kesimpulan bahwa film Sijjin merupakan film yang dapat dijadikan sebagai alternatif dalam pembelajaran, khususnya pendidikan aqidah dan menjadikan film sebagai salah satu media penting dalam pendidikan nilai-nilai keagamaan.
Implementasi Shalat Dhuha untuk Meningkatkan Karakter Islami di SDN Pagermaneuh Lembang Risya Jannati Saniyyah; Mujahid Rasyid; Huriah Rachmah
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15712

Abstract

Abstract This research is motivated by the lack of manners that students have, as well as the lack of religious knowledge. religious knowledge of Pagermaneuh Lembang Elementary School, whichaims to determine the existence of an increase in the Islamic character of students with the implementation of dhuha prayer. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. The data analysis uses data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the increase in Islamic character has increased quite well. This can be seen from the implementation of duha prayer at SDN Pagermaneuh Lembang, which is carried out for four days a week, namely Tuesday, Wednesday, Thursday, and Friday. In addition, there is an evaluation of the duha prayer program, namely the discipline of coming to school and the sense of responsibility of teachers towards students. Supporting factors for the implementation of duha prayer at SDN Pagermaneuh Lembang include encouragement from teachers and parents, the availability of adequate facilities, and social media (WhatsApp) as a communication tool to monitor students in duha prayer during holidays. Inhibiting factors for the implementation of duha prayer at SDN Pagermaneuh Lembang include laziness among students, a lack of facilities and infrastructure, and the fact that there are still students who do not bring prayer equipment. So it can be concluded that the implementation of duha prayer at SDN Pagermaneuh Lembang has been effective in improving the Islamic character of students. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya sikap sopan santun yang siswa miliki di SDN Pagermaneuh Lembang yang bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan karakter Islami siswa-siswai dengan adanya implementasi shalat dhuha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis datanya menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan karakter Islami sudah mengalami peningkatan yang cukup baik. Hal tersebut dapat terlihat dari implementasi shalat dhuha di SDN Pagermaneuh Lembang yang dilaksanakan selama 4 hari dalam seminggu yaitu hari Selasa, Rabu, Kamis dan Jum'at. Selain itu ada evaluasi dari program shalat dhuha yaitu adanya kedisiplinan datang ke sekolah dan rasa tanggung jawab guru terhadap siswa-siswi. Faktor pendukung dari implementasi shalat dhuha di SDN Pagermaneuh Lembang diantaranya adanya dorongan dari guru, orang tua, tersedianya fasilitas yang memadai, serta media sosial (whatsapp) sebagai alat komunikasi untuk memantau anak dalam shalat dhuha ketika libur. Faktor penghambat implementasi shalat dhuha di SDN Pagermaneuh Lembang diantaranya adanya rasa malas terhadap siswa-siswi, kurangnya sarana prasarana serta masih ada siswa yang tidak membawa alat shalat. Maka dapat disimpulkan bahwa implementasi shalat dhuha di SDN Pagermaneuh Lembang sudah efektif dalam meningkatkan karakter Islami siswa-siswi
Manajemen Kurikulum Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al-Mubarokah Ciwidey Kabupaten Bandung Aspia Rida Firmansyah; Nan Rahminawati; Eko Surbiantoro
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15714

Abstract

Abstract. Education is all life situations that have an impact on changes in individuals, thus influencing individual growth and development as experiences that take place in all environments and throughout life. One aspect of life that is very important for humans education, education greatly influences a person's life path. Then a process of change occurs in the individual, so that he is able to live independently in the environment where the individual is. It is hoped that the Al-Qur'an Education Park can contribute to the instillation of Islamic values ​​in students so that the Islamic religion can truly color human attitudes and behavior in everyday life and can help realize the goals of Islamic education, namely forming human beings who believe and fear to Allah SWT. This research aims to explore curriculum management at the Al-Mubarokah Al-Quran Education Park Ciwidey Bandung Regency. This research uses a qualitative approach, the method used in this research is the case study research method. The results of this research found that three aspects of management, namely planning, implementation and supervision/evaluation of the Al-Mubarokah Al-Quran Education Park Al-Quran curriculum Bandung Regency, have carried out the stages of running an educational institution that produces graduates who have competence in memorizing Al-Quran Juz 30, memorize daily prayers and read and write the Al-Quran. Abstrak. Pendidikan merupakan segala situasi hidup yang memiliki dampak adanya perubahan pada individu, sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan individu sebagai pengalaman yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup. Salah satu aspek kehidupan yang sangat penting untuk manusia adalah pendidikan, pendidikan sangat mempengaruhi jalan hidup seseorang. Maka terjadilah proses perubahan pada individu tersebut, sehingga mampu hidup mandiri dalam lingkungan dimana individu itu berada. Taman Pendidikan Al-Qur’an yang diharapkan dapat memberikan sumbangan terhadap penanaman nilai-nilai Islam pada peserta didik sehingga agama Islam betul-betul dapat mewarnai sikap dan perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari dan dapat membantu mewujudkan tujuan pendidikan Islam, yaitu membentuk manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami manajemen kurikulum pada Taman Pendididikan Al-Quran Al-Mubarokah Ciwidey Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian studi kasus. Hasil Penelitian ini ditemukan bahwa tiga aspek manajemen yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan/evaluasi pada kurikulum Taman Pendidikan Al-Quran Al-Mubarokah Ciwidey Kabupaten Bandung telah melakukan tahapan-tahapan berjalannya sebuah lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan-lulusan yang memiliki kompetensi dalam hafalan Al-Quran Juz 30, Hafalan doa-doa harian dan baca tulis Al-Quran.
Manajemen Program Tahfidz dan Peran Lingkungan Keluarga dalam Keberhasilan Menghafal Al-Qur'an Siswa SDIT Raudhatul Auliya Soreang Tari Rosidah; Dedih Surana; Huriah Rachmah
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15719

Abstract

Abstract. This research is motivated by the excellence of students in tahfidz Al-Qur'an and exceeds the target of the tahfidz program set by the school. The superiority of students in tahfidz is inseparable from the support of their environment, namely school and home. Therefore, this study aims to find out (a) the planning of the tahfidz program, (b) the organization of the tahfidz program, (c) the implementation of the tahfidz program, (d) the evaluation of the tahfidz program, (e) the role of the family environment in the success of tahfidz of SDIT Raudhatul Auliya students. This study uses a descriptive qualitative research method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of this study are (a) The planning of the tahfidz program is carried out by setting goals, budgets, quality human resources and strategies for the success of tahfidz. (b) Organizing is carried out by appointing a Tahfidz Coordinator, directing teachers before teaching and dividing tasks. (c) The implementation of the tahfidz program is carried out every day for one and a half hours using the talaqqi and muroja'ah methods. (d) Program evaluation is carried out by making alternative actions, teacher performance evaluations and student evaluations through various exams. (e) The role of the family environment in students who exceed the target receives full support by imitating children through the recitation of the Qur'an, getting children used to repeating and increasing memorization at home, guiding children to memorize the Qur'an, monitoring the progress of children's memorization, facilitating children's needs in memorizing the Qur'an, providing advice and motivation on the importance of memorizing the Qur'an. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keunggulan siswa dalam tahfidz Al-Qur’an dan melampaui target program tahfidz yang ditetapkan sekolah. Unggulnya siswa dalam tahfidz ini tidak terlepas dari dukungan lingkungannya, yaitu sekolah dan rumah. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (a) perencanaan program tahfidz (b) pengorganisasian program tahfidz (c) pelaksanaan program tahfidz (d) evaluasi program tahfidz (e) peran lingkungan keluarga dalam keberhasilan tahfidz siswa SDIT Raudhatul Auliya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu (a) Perencanaan program tahfidz dilakukan dengan penetapan tujuan, anggaran, SDM berkualitas dan strategi keberhasilan tahfidz. (b) Pengorganisasian dilakukan dengan menunjuk Koordinator Tahfidz, pengarahan guru sebelum mengajar dan pembagian tugas. (c) Pelaksanaan program tahfidz dilakukan setiap hari selama satu setengah jam dengan metode talaqqi dan muroja’ah. (d) Evaluasi program dilakukan dengan membuat alternatif tindakan, evaluasi kinerja guru dan evaluasi siswa melalui berbagai ujian. (e) Peran lingkungan keluarga pada siswa yang melampaui target mendapat dukungan penuh dengan meneladani anak melalui tadarus Al-Qur’an, membiasakan anak mengulang dan menambah hafalan di rumah, membimbing anak menghafal Al-Qur’an, memantau kemajuan hafalan anak, memfasilitasi kebutuhan anak dalam menghafal Al-Qur’an, memberikan nasihat dan motivasi pentingnya menghafal Al-Qur’an.