cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 524 Documents
Strategi Multimedia KAI dalam memproduksi konten @keretaapikita Faikar Hilmi Sulaeman; Muhammad E. Fuady
Bandung Conference Series: Public Relations 267-274
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.24926

Abstract

Abstract. The rapid development of social media has encouraged organizations to adapt their communication strategies to become more creative, interactive, and strategic. PT Kereta Api Indonesia (KAI), as Indonesia's national railway company, utilizes digital platforms, particularly Instagram through its official account @keretaapikita, as a Public Relations medium to build a positive corporate image and strengthen relationships with the public. This study aims to analyze the Public Relations strategies implemented by PT KAI's Multimedia Team in the planning, production, and evaluation of Instagram content, as well as to identify the supporting and inhibiting factors affecting these strategies. This research employs a qualitative method with a case study approach based on the constructivist paradigm. Data were collected through in-depth interviews, observations, documentation, and digital data exploration. The data were analyzed using thematic analysis to understand the meanings and interpretations of the communication actors. This study is grounded in the New Media Theory and Communication Management Theory, including the Four-Step Public Relations Process model proposed by Cutlip, Center, and Broom. The findings indicate that the Public Relations strategy is implemented systematically through content planning, production, and evaluation. The resulting content has successfully fostered two-way communication and strengthened the company's positive corporate image. However, several challenges were identified, including limited production time and the dynamic nature of public issues. Overall, the strategy is considered effective in supporting digital communication and contributing to sustainable organizational development.   Abstrak. Perkembangan media sosial yang pesat mendorong organisasi untuk menyesuaikan strategi komunikasi agar lebih kreatif, interaktif, dan strategis. PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai perusahaan transportasi nasional memanfaatkan platform digital, khususnya Instagram melalui akun resmi @keretaapikita, sebagai sarana Public Relations untuk membangun citra positif perusahaan dan memperkuat hubungan dengan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Public Relations yang diterapkan oleh Tim Multimedia PT KAI dalam proses perencanaan, produksi, dan evaluasi konten Instagram, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, serta penelusuran data digital. Analisis data dilakukan secara tematik untuk memahami makna dan interpretasi para pelaku komunikasi. Penelitian ini mengacu pada Teori New Media dan Teori Manajemen Komunikasi, termasuk model empat tahap Cutlip, Center, dan Broom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dilakukan secara sistematis melalui perencanaan, produksi konten, dan evaluasi. Konten yang dihasilkan mampu membangun komunikasi dua arah, serta memperkuat citra positif perusahaan. Namun, terdapat hambatan seperti keterbatasan waktu produksi dan dinamika isu publik. Secara keseluruhan, strategi ini dinilai efektif dalam mendukung komunikasi di era digital dan pengembangan organisasi berkelanjutan.
Hubungan Kualitas Penyajian Iklan di Instagram dengan Keputusan Siswa Memilih Sekolah Muhamad Fazni Nuryasin Djayadiprana; Mochammad Rochim
Bandung Conference Series: Public Relations 275-284
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.25117

Abstract

Abstract. This study aims to examine the relationship between the quality of Instagram advertising @smptmiftahululum and students' decisions to choose SMP Terpadu Miftahul Ulum Cianjur. The theoretical framework uses the AIDA model, which explains the stages of audience response: Attention through visual appeal and display intensity; Interest and Desire through persuasive messages; and Action through Call to Action (CTA). Variable X (advertisement quality) is measured based on intensity, message content, and visuals, while variable Y covers the stages of the consumer decision process. This correlational quantitative study involved 105 respondents. The results of the analysis show a very strong and significant positive correlation between the two variables (Spearman ρ = 0.824; p < 0.01). The intensity dimension had a strong correlation of 0.773. These findings confirm that the application of the AIDA model and appropriate CTA effectively encourages the audience to move from interest to registration. Thus, the more optimal the quality of ad presentation on Instagram, the higher the tendency of prospective students to choose a school.   Abstrak. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara kualitas penyajian iklan Instagram @smptmiftahululum dengan keputusan siswa memilih SMP Terpadu Miftahul Ulum Cianjur. Kerangka teoretis menggunakan model AIDA yang menjelaskan tahapan respons audiens: Attention melalui daya tarik visual dan intensitas tayangan; Interest dan Desire melalui pesan persuasif; serta Action melalui Call to Action (CTA). Variabel X (kualitas iklan) diukur berdasarkan intensitas, isi pesan, dan visual, sedangkan variabel Y mencakup tahapan proses keputusan konsumen. Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 105 responden. Hasil analisis menunjukkan korelasi positif sangat kuat dan signifikan antara kedua variabel (Spearman ρ = 0,824; p < 0,01). Dimensi intensitas memiliki korelasi kuat sebesar 0,773. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan model AIDA dan CTA yang tepat efektif mendorong audiens beralih dari minat ke tindakan pendaftaran. Dengan demikian, semakin optimal kualitas penyajian iklan di Instagram, semakin tinggi kecenderungan calon siswa dalam menentukan pilihan sekolah.
Membangun Identitas Profesional melalui Presentasi Diri di LinkedIn: Studi Dramaturgi Nayla Rachmayanti; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Public Relations 285-296
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.25197

Abstract

Abstract. LinkedIn has become a professional social networking platform that is increasingly used by university alumni to build a professional image, expand professional networks, and enhance career opportunities. Through LinkedIn, users engage in self-presentation by selectively displaying professional information that reflects the image they intend to convey to professional audiences. This study aims to examine how alumni of the Faculty of Communication Science, Universitas Islam Bandung (UNISBA), class of 2019–2020, perform self-presentation on LinkedIn through front-stage performances, backstage management, and impression management in building a professional image. This research employed a qualitative method using Erving Goffman's dramaturgical approach. Data were collected through in-depth interviews, digital observation, and documentation involving seven key informants and one supporting informant. The findings indicate that alumni build their professional image through profile photos, professional headlines, work experiences, skills, certifications, and professional activities displayed on LinkedIn. Behind these performances, they consciously manage information by selecting relevant content, considering audience expectations, and filtering information that may create negative professional impressions. The integration of front-stage and backstage performances forms an impression management process that contributes to the construction of a professional image. The study concludes that a professional image on LinkedIn is constructed through a conscious process of self-presentation and strategic information management in accordance with professional goals. Abstrak. LinkedIn merupakan media sosial profesional yang semakin banyak dimanfaatkan oleh alumni perguruan tinggi untuk membangun citra profesional, memperluas jaringan, dan meningkatkan peluang karier. Melalui platform ini, pengguna melakukan presentasi diri dengan menampilkan informasi profesional secara selektif guna membentuk citra yang diinginkan di hadapan audiens profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (UNISBA) angkatan 2019–2020 melakukan presentasi diri di LinkedIn melalui pengelolaan panggung depan (front stage), panggung belakang (back stage), serta manajemen kesan (impression management) dalam membangun citra profesional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dramaturgi Erving Goffman. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi digital, dan dokumentasi terhadap tujuh informan utama serta satu informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alumni membangun citra profesional melalui penggunaan foto profil, headline profesional, pengalaman kerja, keterampilan, sertifikasi, dan aktivitas profesional di LinkedIn. Di balik penampilan tersebut, informan secara sadar melakukan seleksi informasi, mempertimbangkan ekspektasi audiens, serta menyaring konten yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif. Pengelolaan panggung depan dan panggung belakang membentuk proses manajemen kesan yang berkontribusi pada pembangunan citra profesional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa citra profesional di LinkedIn dibangun melalui proses presentasi diri dan pengelolaan informasi yang dilakukan secara sadar sesuai dengan tujuan profesional yang ingin dicapai.
Responsivitas Instagram @Splendore_bdg dengan Minat Mengikuti Daily Class Nasywa Aulia Nursahda; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Public Relations 297-304
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.25218

Abstract

Abstract. The development of digital communication technology has encouraged the utilization of social media, particularly Instagram, as a medium for communication, promotion, and audience engagement. The Instagram account @Splendore_bdg consistently utilizes interactive content to introduce its Daily Class program through various features, including polls, question-and-answer sessions, comment sections, and Direct Messages. However, the large number of followers has not been fully accompanied by a corresponding increase in audience interest in participating in the program. This study aims to examine the relationship between interactive Instagram content and interest in participating in the Daily Class offered through the @Splendore_bdg Instagram account. This research employed a quantitative approach using a correlational method based on the Uses and Gratifications Theory. Data were collected through questionnaires distributed to all accounts interacting with Daily Class interactive content on @Splendore_bdg Instagram, comprising 1,145 feed and reel interactions from five posts, including 1,127 likes and 18 comments during October to December. Data collected through Google Forms were analyzed using the Spearman Rank Correlation test. The findings indicate a positive and significant relationship between interactive Instagram content and interest in participating in the Daily Class. Interactive content was measured through responsiveness, two-way communication, and interactivity, while interest was measured through attention, relevance, confidence, and satisfaction. These findings serve as a reference for developing effective interactive digital content strategies while enhancing audience engagement, building trust, and encouraging participation in educational programs effectively nationwide. Abstrak. Perkembangan teknologi komunikasi digital telah mendorong pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram, sebagai media komunikasi, promosi, sekaligus sarana membangun keterlibatan audiens. Akun Instagram @Splendore_bdg secara konsisten memanfaatkan konten interaktif untuk memperkenalkan program Daily Class melalui berbagai fitur, seperti polling, sesi tanya jawab, kolom komentar, dan Direct Message. Namun, tingginya jumlah pengikut belum sepenuhnya diikuti oleh tingginya minat audiens untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konten interaktif Instagram dengan minat mengikuti Daily Class pada akun Instagram @Splendore_bdg. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional serta berlandaskan Teori Uses and Gratifications. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh akun yang berinteraksi dengan konten interaktif Daily Class pada Instagram @Splendore_bdg, sebanyak 1.145 postingan feeds dan reels tentang konten Daily Class yang berasal dari 5 unggahan, terdiri atas 1.127 like dan 18 komentar dalam kurun waktu tiga bulan, yaitu Oktober hingga Desember. Melalui gogleform yang dibuat lalu disebarkan sesuai dengan kerangka sampling yang sudah ada, kemudian dianalisis menggunakan uji Korelasi Rank Spearman. Variabel konten interaktif diukur melalui aspek responsivitas, komunikasi dua arah, dan interaktivitas, sedangkan variabel minat mengikuti Daily Class diukur berdasarkan aspek perhatian, relevansi, keyakinan, dan kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan positif dan signifikan antara konten interaktif Instagram dengan minat mengikuti Daily Class. Temuan ini menunjukkan bahwa penyajian konten yang komunikatif, responsif, dan interaktif mampu meningkatkan keterlibatan, membangun kepercayaan, mendorong minat audiens untuk berpartisipasi dalam program Daily Class, serta menjadi referensi dalam penyusunan strategi konten interaktif digital.
Strategi Komunikasi Pemasaran melalui Instagram pada Akun Instagram @itsjourscake Aliyah Yasmin; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations 305-312
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.25259

Abstract

Abstract. The development of digital technology has encouraged business Owners to utilize social media, particularly Instagram, as a marketing communication tool to introduce products, build relationships with consumers, and encourage purchasing decisions. One business that utilizes Instagram as a marketing communication medium is the @itsjourscake account, a culinary MSME based on custom cakes in Bandung City. In practice, an obstacle was found in the form of inconsistent content posting patterns influenced by resource limitations. This study aims to describe the brand-building strategy, the implementation of content management and message packaging, the implementation of digital marketing communication strategy through Instagram, and the obstacles faced by the @itsjourscake account in maintaining consistency in content posting. This study uses a case study method with a qualitative approach. Data collection techniques consist of observation, interviews, and documentation. The results show that the @itsjourscake account is built through product quality, distinctive product features, and visual display. Content management is carried out through flexible planning, message packaging tailored to each feature, and the use of feed, reels, and stories. The digital marketing communication strategy follows the flow of the RACE model in building relationships with the audience until customer loyalty is formed. The obstacles faced stem from limited staff and the challenge of maintaining content consistency amid the demands of daily operational activities. This study concludes that the success of digital marketing communication in MSMEs is determined not only by the strategy applied, but also by the ability to manage obstacles.   Abstrak. Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku usaha memanfaatkan media sosial, khususnya Instagram, sebagai sarana komunikasi pemasaran untuk memperkenalkan produk, membangun hubungan dengan konsumen, serta mendorong keputusan pembelian. Salah satu pelaku usaha yang memanfaatkan Instagram sebagai media komunikasi pemasaran adalah akun @itsjourscake, sebuah UMKM kuliner berbasis custom cake di Kota Bandung. Dalam praktiknya, ditemukan hambatan berupa inkonsistensi pola pengunggahan konten yang dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembentukan brand, penerapan pengelolaan konten dan pengemasan pesan, penerapan strategi komunikasi pemasaran digital melalui Instagram, serta hambatan yang dihadapi akun @itsjourscake dalam menjaga konsistensi pengunggahan konten. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @itsjourscake dibangun melalui kualitas produk, ciri khas produk, dan tampilan visual. Pengelolaan konten dilakukan melalui perencanaan yang fleksibel, pengemasan pesan yang disesuaikan dengan fitur, serta pemanfaatan feed, reels, dan stories. Strategi komunikasi pemasaran digital mengikuti alur model RACE dalam membangun hubungan dengan audiens hingga terbentuk loyalitas pelanggan. Adapun hambatan yang dihadapi berasal dari keterbatasan karyawan dan tantangan menjaga konsistensi konten di tengah tuntutan operasional usaha sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan komunikasi pemasaran digital pada UMKM tidak hanya ditentukan oleh strategi yang diterapkan, tetapi juga oleh kemampuan mengelola hambatan.
Efektivitas Srikandi Movement PLN UP3 Bandung Hanif Ariq; Maya Amalia Oesman Palapah
Bandung Conference Series: Public Relations 313-324
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.25270

Abstract

Abstract. This research aims to analyze the communication effectiveness of the "Srikandi Movement Goes to School" program organized by PLN UP3 Bandung at SMA 7 Pasundan Bandung. Using a descriptive quantitative approach, this study evaluates communication through six main indicators: Receiver, Content, Media, Format, Source, and Timing. The research population consisted of 12th-grade students at SMA 7 Pasundan Bandung, with samples selected using a purposive sampling technique. Data were collected through questionnaires using a Likert scale and analyzed using descriptive percentage analysis. The results indicate that the overall communication effectiveness of the program is in the "Good" category, with an average score of 3.10. Among the indicators, the Media indicator received the highest score (3.23), while the Content indicator received the lowest average score (2.99). These findings suggest that the program successfully delivered its message effectively, although improvements in the relevance and depth of the material are recommended to optimize student benefits. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi pada program Srikandi Movement Goes to School yang diselenggarakan oleh PLN UP3 Bandung di SMA 7 Pasundan Bandung. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini mengevaluasi komunikasi melalui enam indikator utama: Penerima Pesan (Receiver), Isi Pesan (Content), Media Pesan (Media), Format Pesan (Format), Sumber Pesan (Source), dan Ketepatan Waktu (Timing). Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas 3 SMA 7 Pasundan Bandung, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan Skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi program secara keseluruhan berada pada kategori "Baik" dengan skor rata-rata 3,10. Di antara indikator yang diteliti, indikator Media memperoleh skor tertinggi (3,23), sedangkan indikator Isi Pesan memperoleh rata-rata terendah (2,99). Temuan ini menunjukkan bahwa program telah berhasil menyampaikan pesan secara efektif, meskipun diperlukan peningkatan pada aspek relevansi dan kedalaman materi untuk mengoptimalkan manfaat bagi siswa.
Hubungan PR Digital dengan Relawan Inspiratif Sayyidini Putri Saumi; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations 325-332
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.25297

Abstract

Abstract. The development of new media encourages social organizations to utilize digital platforms in managing communication and collaboration with volunteers. This study aims to examine the relationship between the digital collaboration of the Village Teaching Public Relations team through Open Registration content on the Instagram account @mengajardesa and @idnvolunteer and the level of participation of volunteers of the Inspirational Tutor Program in the city of Bandung. The research approach uses the positivism paradigm with a correlational quantitative method, while data analysis is carried out through Spearman Rank correlation. Primary data was obtained from questionnaires to 58 prospective volunteers, while secondary data came from literature studies, official documents, and scientific literature. The results showed a significant relationship between the digital collaboration of the Public Relations team and volunteer participation, with a correlation coefficient of 0.813 (p<0.001) indicating a very strong and positive relationship. The better the digital collaboration carried out, the higher the volunteer participation. The test on five sub-variables also showed a significant positive relationship, namely technology integration (rs=0.725), digital communication (rs=0.494), visionary leadership (rs=0.779), virtual collaboration (rs=0.571), and digital work culture (rs=0.614). Of the five aspects, visionary leadership has proven to have the strongest influence on volunteer participation.   Abstrak. Perkembangan media baru mendorong organisasi sosial untuk memanfaatkan platform digital dalam mengelola komunikasi serta kolaborasi dengan relawan. Penelitian ini bertujuan menelaah hubungan antara kolaborasi digital tim Public Relations Mengajar Desa melalui konten Open Registration di akun Instagram @mengajardesa dan @idnvolunteer dengan tingkat partisipasi relawan Program Tutor Inspiratif di Kota Bandung. Pendekatan penelitian menggunakan paradigma positivisme dengan metode kuantitatif korelasional, sementara analisis data dilakukan melalui korelasi Rank Spearman. Data primer diperoleh dari angket kepada 58 calon relawan, sedangkan data sekunder berasal dari studi pustaka, dokumen resmi, dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kolaborasi digital tim Public Relations dan partisipasi relawan, dengan koefisien korelasi sebesar 0,813 (p<0,001) yang  menandakan hubungan sangat kuat dan positif. Semakin baik kolaborasi digital yang dilakukan, semakin tinggi pula partisipasi relawan. Uji pada lima sub‑variabel juga memperlihatkan hubungan positif signifikan, yaitu integrasi teknologi (rs=0,725), komunikasi digital (rs=0,494), kepemimpinan visioner (rs=0,779), kolaborasi virtual (rs=0,571), dan budaya kerja digital (rs=0,614). Dari kelima aspek tersebut, kepemimpinan visioner terbukti memiliki pengaruh paling kuat terhadap partisipasi relawan.
Hubungan Penyampaian Informasi Perubahan Layanan dengan Kepercayaan Penumpang Rahmalia Nur Fitriani; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations 333-340
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.25299

Abstract

Abstract. Public Relations of PT Kereta Api Indonesia (Persero) endeavours to provide information services to build passenger trust. Service changes are carried out periodically so that the company can deliver information that is fast, accurate, easily accessible, and relevant. The delivery of information on the change of service is important to be researched so that the relationship with the trust of PT Kereta Api Indonesia (Persero) passengers can be analysed. This research aims to analyse the relationship between the delivery of service change information with passenger trust of PT Kereta Api Indonesia (Persero) using quantitative methods with a correlational approach. The research population is PT Kereta Api Indonesia (Persero) passengers who travelled through Bandung Station in April 2026 as many as 126,073 passengers, with a sample of 100 respondents with simple random sampling technique. Data collection techniques are carried out through questionnaires, interviews, and literature studies. Data analysis technique using Pearson's Product Moment correlation test. The results of the study show that there is a positive and significant relationship between the delivery of information on service changes and passenger trust. Every dimension of information delivery, namely timeliness, accuracy, accessibility, and relevance, has a positive relationship with passenger trust, with the relevance dimension as the most dominant factor. The result of the determination coefficient shows that the delivery of information is able to explain 43.9% of the variation in passenger trust, while 56.1% is influenced by other factors outside the study. Abstrak. Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) berupaya melakukan layanan informasi untuk membangun kepercayaan penumpang. Perubahan layanan dilakukan secara berkala agar perusahaan dapat menyampaikan informasi yang cepat, akurat, mudah diakses, dan relevan. Penyampaian informasi perubahan layanan tersebut penting untuk diteliti agar dapat dianalisis hubungannya dengan kepercayaan penumpang PT Kereta Api Indonesia (Persero). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penyampaian informasi perubahan layanan dengan kepercayaan penumpang PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah penumpang PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang melakukan perjalanan melalui Stasiun Bandung pada bulan April 2026 sebanyak 126.073 penumpang, dengan sampel sebanyak 100 responden dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara penyampaian informasi perubahan layanan dengan kepercayaan penumpang. Setiap dimensi penyampaian informasi, yaitu timeliness, accuracy, accessibility, dan relevance, memiliki hubungan positif terhadap kepercayaan penumpang, dengan dimensi relevance sebagai faktor yang paling dominan. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa penyampaian informasi mampu menjelaskan sebesar 43,9% variasi kepercayaan penumpang, sedangkan 56,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Praktik Rilis Online BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat Naufal Fikri Ramdani; Neni Yulianita
Bandung Conference Series: Public Relations 341-350
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.25345

Abstract

Abstract. This study examines the management of government digital communication through the practice of writing online press releases on the official website of the Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-West Java. The background of the problem stems from the gap between a highly-rated Public Satisfaction Index and the limited competence of human resources in journalism. A qualitative method with a case study approach within a constructivist paradigm was utilized. Data collection involved in-depth interviews with content managers and readers, non-participant observation, and document analysis. The results indicate that the management of releases is structured through planning, field data collection, drafting, and tiered technical verification. The main finding reveals an ethical and technical dilemma between maintaining the accuracy of infrastructure terminology and the need for accessible language. This dilemma is resolved by prioritizing public benefits in opening paragraphs and simplifying technical terms. It can be concluded that BBPJN's online releases are not merely institutional publication tools, but crucial instruments for transparency, education, and information services. Abstrak. Penelitian ini mengkaji pengelolaan komunikasi digital lembaga pemerintahan melalui praktik penulisan rilis online di website resmi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat. Latar belakang masalah ini berangkat dari fenomena kesenjangan antara tingginya Indeks Kepuasan Masyarakat yang mencapai kategori sangat baik dengan keterbatasan kompetensi sumber daya manusia di bidang jurnalistik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui paradigma konstruktivis. Pengumpulan data bersumber dari wawancara mendalam terhadap pengelola konten dan pembaca, observasi non-partisipatif, serta analisis dokumen rilis online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan rilis dilakukan secara terstruktur melalui tahap perencanaan, pengumpulan data lapangan, penulisan draf, hingga proses verifikasi teknis berjenjang. Temuan utama mengungkap adanya dilema etis dan teknis antara keharusan menjaga akurasi istilah infrastruktur dengan kebutuhan menyajikan bahasa yang ringan. Dilema ini diatasi dengan menempatkan manfaat publik pada awal paragraf dan menyederhanakan istilah teknis ke dalam bahasa populer. Kesimpulannya, rilis online BBPJN bukan sekadar alat publikasi, melainkan instrumen transparansi, edukasi infrastruktur, dan layanan informasi.
Teknik Komunikasi Interpersonal Dokter dalam Edukasi Literasi Kesehatan Gigi Muhammad Fathan Ayfa Syauqi; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations 351-358
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.25365

Abstract

Abstract. The phenomenon of self-diagnosis emerged alongside the rise of social media and the proliferation of information including health-related content which has led to misconceptions among some individuals. This study aims to explore in depth the interpersonal communication patterns employed by dentists when interacting with patients, particularly those who engage in self-diagnosis. A qualitative research method utilizing a case study approach was adopted. Data collection involved observation, interviews, and documentation, with dentists from the Unisba clinic and the N.P. Suryawati clinic serving as the research subjects. The findings indicate that interpersonal communication characterized by an empathetic, persuasive, and informative approach can alter the erroneous beliefs held by patients who self-diagnose. The study aims to encourage greater public awareness regarding oral health literacy and to foster a more critical attitude toward information of unverified validity. Abstrak. Fenomena self-diagnosis merupakan suatu kejadian dimana mulai muncul pada saat berkembangnya media sosial dan banyaknya informasi tersebar termasuk informasi kesehatan yang mengakibatkan salah persepsi bagi sebagian orang. Tujuan dari penelitian ini adalah menggali secara mendalam pola komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh dokter gigi dalam berinteraksi dengan pasien, khususnya pasien yang berperilaku self-diagnosis. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian adalah dokter gigi dari klinik Unisba dan klinik N.P. Suryawati. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa komunikasi interpersonal dengan pendekatan secara empatik, persuasif, dan informatif dapat merubah keyakinan yang salah dari pasien self-diagnosis. Dampak yang diharapkan dari penelitian ini adalah masyarakat umum bisa lebih peduli terhadap literasi kesehatan gigi dan tidak mudah termakan oleh informasi yang belum jelas validitasnya.