Jejak: Jurnal Pendidikan Sejarah Universitas Jambi
Jurnal Sejarah dan Pendidikan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Jambi yang berkerja sama dengan Perkumpulan Prodi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI). Jurnal ini menerbitkan makalah penelitian asli, artikel konseptual, artikel review dan studi kasus. Fokus dan Cakupan jurnal ini terdiri dari Seluruh Spektrum Pembelajaran Sejarah Dan Pendidikan Sejarah yang meliputi: Sistem Pendidikan, Kurikulum, Nilai-Nilai Pendidikan, Peninggalan Sejarah Lokal Media Dan Sumber Pembelajaran Sejarah, Evaluasi Pembelajaran Sejarah Dan Topik Terkait Lainnya.
Articles
94 Documents
DINAMIKA POLITIK DALAM PEMBENTUKAN NEGARA ISLAM INDONESIA TAHUN 1949-1962
Budita, Carissa Almaasah
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 3 No. 1 (2023): Kajian Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/jejak.v3i1.24833
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika politik dalam pembentukan negara Islam Indonesia pada periode 1949-1962. Dalam penulisan artikel ini menggunakan metode sejarah yang terdiri atas heuristik dengan mengumpulkan sumber berupa literatur yang sesuai dengan tema penulisan. Kritik sumber dengan memilah kembali sumber yang telah diperoleh sehingga hanya menyisakan sumber yang kredibel. Interpretasi dengan menganalisa mengenai fakta yang diperoleh terhadap dinamika politik dalam pembentukan negara Islam Indonesia pada periode tersebut. Terakhir, yaitu historiografi dengan menuliskan hasil yang sudah diperoleh dari sumber tersebut secara sistematis dan kronologis. Temuan penelitian dari periode waktu itu mengungkapkan ketegangan antara faksi nasionalis-sekuler dan Islamis dalam mempengaruhi arah politik negara. Dengan berdirinya negara Indonesia pada tahun 1945, kelompok Islam terus berjuang mewujudkan cita-cita mereka untuk menjadikan Indonesia menjadi negara Islam berdasarkan nilai-nilai Islam. Proses dinamika politik tersebut melibatkan berbagai tokoh-tokoh pentung, seperti Hatta, Sukarno, Natsir, dan sejumlah ulama dan aktivis Islam lainnya.
PERANAN ORGANISASI PERHIMPUNAN INDONESIA TERHADAP PERGERAKAN NASIONAL DI INDONESIA
Putri, Ameilia Ananda
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 3 No. 2 (2023): Ruang Lingkup Pendidikan Sejarah dan Kesejarahan Indonesia
Publisher : Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/jejak.v3i2.24808
Tulisan ini membahas mengenai Peranan Organisasi Perhimpunan Indonesia Terhadap Pergerakan Nasional di Indonesia, dimana perlu kita ketahui mengenai peristiwa-peristiwa apa saja yang ada di dalam sejarah Indonesia. Dengan mengetahui peristiwa ini pula bisa kita terapkan ke dalam materi belajar di sekolah guna untuk menambah pemahan peserta didik terhadap Organisasi Perhimpunan Indonesia. Sejarah juga mengajarkan kita tentang rasa nasionalisme terhadap bangsa dan persaudaraan. Kita bisa mencontoh sikap-sikap pahlwan terdahulu di dalam memperjuangkan bangsa ini, dimana mereka rela mengorbanankan nyawa nya untuk bisa membuat bangsa Indonesia terbebas dari bangsa jajahan dan bisa menjadi bangsa yang merdeka. Penelitian ini yaitu dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Latar Belakang berdirinya Organisasi Perhimpunan Indonesia serta Peranan apa saja yang dilakukan oleh Organisasi Perhimpunan Indonesia terhadap pergerakan nasional di Indonesia. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini ialah menggunakan metode sejarah atau historis yaitu dengan melalui tahapan: heuristic, kritik, interpretasi, dan historiografi. Jenis penelitian yang digunakan bersifat kajian Pustaka. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Organisasi Perhimpunan Indoesia awalnya dibentuk dengan menggunakan nama Indische Vereeniging yang dibentuk dengan tujuan untuk membebaskan bangsa Indonesia dari penjajah serta Peranan Organisaisi Perhimpunan Indonesia terhadap Pergerakan Nasional di Indonesia sangat penting bagi kemerdekaan bangsa hingga saat ini.
SURAT KABAR MEDAN PRIJAJI: MEDIA ASPIRASI RAKYAT PRIBUMI DAN PEMANTIK KESADARAN EDUKASI
Sitorus, Margaretha Setiona Marisi
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 3 No. 2 (2023): Ruang Lingkup Pendidikan Sejarah dan Kesejarahan Indonesia
Publisher : Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/jejak.v3i2.24811
Artikel ini bertujuan: (1) untuk menganalisis eksistensi Surat Kabar Medan Prijaji sebagai pioneer awal perjuangan pergerakan Indonesia, (2) membahas Surat Kabar Medan Prijaji sebagai media aspirasi suara rakyat Indonesia dalam melawan penjajahan dan merebut kemerdekaan, (3) mengetahui kaitan hadirnya Surat Kabar Medan Prijaji dengan meningkatnya kesadaran bangsa Indonesia dengan pentingnya edukasi dalam melahirkan golongan terpelajar. Artikel ini dilakukan melalui metode kualitatif dengan bentuk studi pustaka. Hasil dari artikel menunjukkan bahwa Surat Kabar Medan Prijaji mampu menjadi suatu hal yang memantik banyak hal dalam masa pergerakan bangsa Indonesia. Kesadaran akan pentingnya edukasi bagi bangsa mulai hadir sejak lahirnya politik etis dalam kehidupan bumiputera. Politik Etis sukses melahirkan kaum-kaum terpelajar bumiputera yang perlahan mulai bergerak menghasilkan karya-karya pembangkit kesadaran untuk merebut kemerdekaan, salah satunya adalah melalui surat kabar seperti Medan Prijaji. Eksistensi Medan Prijaji sebagai surat kabar pertama milik bumiputera mampu memberi pengaruh besar dalam menyebar semangat perjuangan. Kehadirannya mampu menjadi sebuah wadah kritik dan aspirasi bagi bangsa Indonesia untuk berjuang merebut kemerdekaan. Melalui Medan Prijaji, Tirto Adhi Suryo memanfaatkan pers untuk menyuarakan pendapat dan pikiran bangsa, yang mana mampu melahirkan banyak pers dan surat kabar baru yang kian mengedukasi dan membakar semangat bangsa Indonesia untuk bangkit sebagai bangsa yang merdeka.
PENGUATAN NILAI-NILAI NASIONALISME SISWA MELALUI PEMBELAJARAN SEJARAH PERISTIWA SUMPAH PEMUDA 1928
Azhari, Auliya Rima
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 3 No. 2 (2023): Ruang Lingkup Pendidikan Sejarah dan Kesejarahan Indonesia
Publisher : Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/jejak.v3i2.24820
Permasalahan di era modern ini semakin memudarnya rasa nasionalisme pemuda terhadap bangsa Indonesia, dimana hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti masuknya budaya asing, kurangnya pemahaman peristiwa sejarah dan lainnya. Maka dengan itu tulisan ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa nasionalisme terutama untuk peserta didik agar memiliki pemahaman mengenai peristiwa sumpah pemuda dan mempunyai jiwa nasionalime yang tinggi untuk membentuk karakter pemuda di era modern ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian pustaka. Hasil penitian ini mengenai peran nilai-nilai sumpah pemuda dalam membentuk karakter peserta didik supaya memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi dan mengimplementasikannya di dalam kehidupan sehari-harinya sehingga dapat meningkatkan rasa nasionalisme pada generasi Z.
MANGKUNEGARA VIII: SIKAP DALAM REVOLUSI SOSIAL TAHUN 1945-1946
Putri, Lamia Rozianna
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 3 No. 2 (2023): Ruang Lingkup Pendidikan Sejarah dan Kesejarahan Indonesia
Publisher : Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/jejak.v3i2.24837
Tulisan Penelitian ini menjelaskan tentang bagaimana kegigihan Mangkunegara VIII sebagai penguasa Praja Mangkunegaran dalam mempertahankan hak istimewa atau sistem pemerintahan feodal di wilayah Surakarta pada masa Revolusi Sosial Tahun 1945-1946. Rakyat yang tidak setuju dengan adanya sistem feodal kemudian marah hingga merencanakan penculikan terhadap penguasa swapraja. Subjek yang menjadi pembahasan pada penelitian ini berkaitan dengan masa lampau, sehingga dalam penelitiannya menggunakan metode penelitian sejarah, yang terdiri dari empat tahap, meliputi tahap heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini memperlihatkan bagaimana sikap Mangkunegara VIII dalam menghadapi gejolak penolakan sistem swapraja di Surakarta, terutama di wilayah Praja Mangkunegaran atau yang dikenal dengan Revolusi Sosial. Pengalaman militer membuat Mangkunegara VIII lebih siap dalam menghadapi rencana penculikan terhadap dirinya dengan mengerahkan pasukannya untuk mengamankan wilayah Pura Mangkunegaran dari serangan Barisan Banteng. Meski demikian, berbagai upaya Mangkunegara VIII masih belum cukup untuk mempertahankan hak istimewa atau swapraja yang selama ini sudah dimiliki oleh Praja Mangkunegaran. Revolusi Sosial di Surakarta kemudian dapat terelesaikan melalui proses yang cukup panjang.
MENUMBUHKAN SEMANGAT BERWIRAUSAHA PESERTA DIDIK MELALUI PEMIKIRAN TOKOH PENDIRI SAREKAT DAGANG ISLAM KH. SAMANHUDI
Martdana, Rafid Ari
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 3 No. 2 (2023): Ruang Lingkup Pendidikan Sejarah dan Kesejarahan Indonesia
Publisher : Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/jejak.v3i2.24850
Artikel ini membahas tentang pentingnya menumbuhkan semangat berwirausaha di kalangan peserta didik dan bagaimana tokoh pergerakan nasional, KH. Samanhudi, dapat dijadikan inspirasi untuk mencapai tujuan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif berdasarkan metode sejarah melalui lima tahapan antara lain pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi, dan penulisan sejarah. Dalam artikel ini, akan dijelaskan bagaimana pemikiran dan prinsip-prinsip yang dipegang oleh KH. Samanhudi dapat diaplikasikan dalam materi pendidikan sejarah dengan tujuan menumbuhkan semangat berwirausaha bagi peserta didik. Hasil penelitian adalah dengan menerapkan prinsip-prinsip yang dipegang oleh KH. Samanhudi dan melaksanakan strategi yang tepat, diharapkan dapat menumbuhkan semangat berwirausaha di kalangan peserta didik dan menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan dalam dunia bisnis di masa depan.
PEMANFAATAN FILM BUYA HAMKA SEBAGAI MEDIA BELAJAR SEJARAH
Astuti, Diyah Dwi
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 3 No. 2 (2023): Ruang Lingkup Pendidikan Sejarah dan Kesejarahan Indonesia
Publisher : Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/jejak.v3i2.24856
Artikel ini membahas tentang pemanfaatan film sebagai media pembelajaran sejarah. Film yang dibahas dalam artikel ini adalah film Buya Hamka yakni karya dari rumah produksi Falcon yang disutradarai oleh Fajar Bustomi. Buya sendiri adalah seorang pahlawan nasional, ulama, dan pujangga yang memiliki karya-karya indah. Karyanya merupakan karya lintas zaman yang tetap eksis hingga saat ini. Rumusan masalah penelitian ini yaitu 1) Profil Buya Hamka sebagai pahlawan nasional. 2) Peran Buya Hamka sebagai tokoh pergerakan di masa kolonial. 3) Peran film dalam media pembelajaran 4) Bagaimana kaitannya Film Buya Hamka dengan pendidikan sejarah saat ini. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode deskriptif kualitatif. Bersumber dari catatan, buku, artikel, dan film Buya Hamka itu sendiri. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui bahwa dalam belajar sejarah tidak hanya terbatas pada pembelajaran dikelas saja. Namun, siswa juga dapat belajar sejarah diluar aktivitas kelas melalui menonton film sejarah. Hasil penelitian ini adalah penggunaan media ini dinilai lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Film dapat dijadikan refresing atau angin segar ketika sedang jenuh dalam belajar. Diharapkan dengan adanya film Buya Hamka ini dapat memberi warna baru dalam dunia pendidikan sejarah di Indonesia.
PENGARUH ROHANA KUDDUS SEBAGAI SIMBOL MANIFESTASI PEJUANG KAUM PEREMPUAN DI MINANGKABAU
Putriany, Yetyana Ayu
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 3 No. 2 (2023): Ruang Lingkup Pendidikan Sejarah dan Kesejarahan Indonesia
Publisher : Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/jejak.v3i2.24858
Tujuan dari penelitian adalah untuk menguak pengaruh Rohana Kuddus secara mendalam dan mendeskripsikan gerakan perempuan yang dikenal sebagai simbol manifestasi pejuang kaum perempuan dari hasil pemikiran beliau di masa lalu untuk masa kini serta masa selanjutnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif berupa studi dokumen dan wawancara. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini bersumber pada buku literatur ilmiah, buku teks, majalah, artikel dan sejenis lainnya. Tokoh Rohana Kuddus adalah tokoh penting yang berasal dari Minangkabau yang bergerak sebagai sistem pendukung pemberdayaan perempuan dari penindasan kaum laki-laki terhadap kaum perempuan di abad 19 hingga 20. Pentingnya pemberdayaan kaum perempuan memiliki peran besar dalam mengatasi kesetaraan gender dan kecerdasan bangsa. Keperihatinan beliau melahirkan dua kekuatan utama untuk melawan ketertindasan perempuan yaitu melalui pendidikan guna mencerdaskan pola pikir terkait perekonomian perempuan, dan melalui penyebaran media secara luas. Dari segala perjuangan Rohanna Kuddus telah terealisasikan bahwa terdapat tiga keunggulan dalam aksinya diantaranya seperti Sekolah Kerajinan Amai Setia (KAS), Sunting Melayu, dan Rohana School.
MELACAK AKAR HISTORIS PERJUANGAN BANGSA INDONESIA DAN KIPRAH KAUM SANTRI DALAM LAHIRNYA NKRI
Anjani, Syafira Dewi
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 3 No. 2 (2023): Ruang Lingkup Pendidikan Sejarah dan Kesejarahan Indonesia
Publisher : Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/jejak.v3i2.24860
Penelitian ini bertujuan untuk melacak akar historis perjuangan bangsa Indonesia dan menggali kiprah kaum santri dalam proses lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pada awal abad ke-20, muncul beberapa organisasi pergerakan nasional yang mengusung gagasan-gagasan kemerdekaan, seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, dan Partai Nasional Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah library research, di mana data dan informasi diperoleh dari sumber-sumber primer dan sekunder yang ada di perpustakaan, arsip nasional, publikasi akademik, dan literatur sejarah. Perjuangan bangsa Indonesia dalam perang tersebut didukung oleh banyak kelompok, termasuk kaum santri yang berperan dalam memobilisasi massa dan memberikan dukungan moral. Proses perjuangan ini telah membentuk identitas dan semangat nasionalisme yang kuat di kalangan bangsa Indonesia, dan kaum santri juga telah membuktikan peran pentingnya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Analisis data akan dilakukan untuk menggali peran dan kontribusi kaum santri dalam proses lahirnya NKRI. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran dan kontribusi kaum santri dalam perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan. Penelitian ini juga dapt menjadi sumber informasi penting bagi studi sejarah, studi keagamaan, dan penelitian lainnya yang berkaitan dengan perjuangan bangsa Indonesia.
GAMBARAN NASIONALISME PADA AWAL KEBANGKITAN NASIONAL DALAM NOVEL BUMI MANUSIA DAN ANAK SEMUA BANGSA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER
Assahab, Achmal;
Erawati, Meri;
Junaidi, Juliandry Kurniawan
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 3 No. 2 (2023): Ruang Lingkup Pendidikan Sejarah dan Kesejarahan Indonesia
Publisher : Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/jejak.v3i2.24874
Tulisan ini mengkaji tentang "Gambaran Nasionalisme Pada Awal Kebangkitan Nasional Dalam Novel Bumi Manusia Dan Anak Semua Bangsa Karya Pramoedya Ananta Toerâ€. Untuk memudahkan penelitian ini maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut: (1) Bagaimana gambaran terbentuknya Nasionalisme pada awal kebangkitan Nasional. (2)Bagaimana wujud Nasionalisme yang digambarkan dalam novel bumi manusia dan anak semua bangsa. Tujuan penelitian ini adalah (1)Mendeskripsikan Bagaimana gambaran terbentuknya Nasionalisme pada awal kebangkitan Nasional dalam novel bumi manusia dan anak semua bangsa Toer. (2) Mendeskripsikan Bagaimana wujud Nasionalisme yang digambarkan dalam novel bumi manusia dan anak semua bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Metode sejarah terdiri dari empat tahap yaitu: Metode sejarah terdiri dari.empat tahap yaitu: (1)Heuristik. (2)Kritik Sumber. (3)Interpretasi. (4)Historiografi. Untuk keseluruhan, kedua novel Pramoedya Ananta Toer ini didominasi oleh Kolonialisme Belanda, perjuangan Minke dan Nyai Ontosoroh melawan diskriminasi terhadap pribumi pada awal abad ke 20. Meskipun didominasi oleh peristiwa sejarah, novel ini masih mempertahankan ciri khas suatu novel. Di beberapa bagian dalam novel ada hal yang sengaja ditambahkan dan sengaja dikurangi agar tidak membosankan pembaca. Fakta-fakta sejarah yang terdapat di dalam novel dengan ciri khas karya sastra dan di gabungkan dengan gaya fiksi pada novel.