cover
Contact Name
Almas Farah Dinna Dewi
Contact Email
jpma@unej.ac.id
Phone
+6285730014860
Journal Mail Official
DEWIDINNA@GMAIL.COM
Editorial Address
JPMA, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember Jalan Kalimantan No. 37, Jember, Kode Pos 68121 Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
JPMA
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : 28304888     DOI : https://doi.org/10.19184/jpma.v1i2.35469
JPMA Journal accepts articles in Indonesian and English that have not been published by other publication media. The accepted articles are evaluated based on its originality, actuality, and significant contribution towards the development of the sciences and practices of business, management, and economics. Article editing is intended for the uniformity of formats, terms, and other procedures.
Articles 55 Documents
INOVASI PRODUK “JAMUPRESSO” DAN PENGEMBANGAN MANAJEMEN BISNIS UMKM MBOK KAMI MELALUI PENGABDIAN KEMITRAAN Paramita, Cempaka; Suryaningsih, Ika Barokah; Sumani, Sumani; Lokaprasidha, Pramesi; Safira, Firjin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol. 3 No. 1 (2024): JPMA Vol 3 No 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Mbok Kami adalah UMKM lokal Jember yang memproduksi jamu tradisional dengan manajemen bisnis yang masih sederhana. Tujuan Program Pengabdian Kemitraan (PPK) oleh dosen Universitas Jember ini adalah untuk memberikan pendampingan dan pelatihan manajemen bisnis bidang operasi/produksi (inovasi proses produksi & produk), pemasaran (peningkatan promosi berbasis digital, service excellence, & penguatan branding), SDM (perbaikan SOP dan job description), keuangan (perbaikan laporan keuangan dan adopsi aplikasi financial technology), dan risiko (antisipasi persaingan, K3, dan kegagalan bisnis). Metode yang digunakan adalah participatory rural/urban appraisal. Program PPK ini dilaksanakan selama + 6 bulan dengan hasil yaitu: peningkatan keberdayaan mitra pengabdian sesuai dengan permasalahan yang dihadapi, peningkatan manajemen bisnis yang lebih profesional, dan inovasi produk “Jamupresso”. Melalui PPK ini, diharapkan agar UMKM Mbok Kami dapat bertahan di tengah persaingan dan semakin berkembang.
PENGUATAN DIGITAL MARKETING PADA BUMDES SEBAGAI UPAYA PERCEPATAN PENCAPAIAN SDGS DESA Nurhayati, Nurhayati; Fauziyyah, Salma; Wulandari, Deasy; Mirzania, Alif; Prasetiyaningtiyas, Susanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol 2 No 2 (2023): JPMA Vol 2 No 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BUMDES merupakan salah satu program pemerintah untuk pemberdayaan dan kemajuan ekonomi lokal. Tantangan terbesar BUMDES adalah terbatasnya pengembangan usaha dan penguatan manajemen. Permasalahan objek pengabdian ini adalah kurangnya pemahaman mitra terkait manajemen usaha dan strategi pemasaran digital. Pelaku bisnis belum memahami urgensi manajemen bisnis digital dalam jangka panjang. Tujuan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan penjualan produk unggulan desa menampu melalui BUMDES Jaya abadi dengan meningkatkan pemahaman terkait manajemen bisnis digital sebagai upaya percepatan pencapaian SDGs Desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan sosialisasi dan pelatihan. Hasil pengabdian kepada Masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan pelaku bisnis di bawah naungan Bumdes Jaya Abadi terkait digital marketing.
MENCAPAI DESA WISATA UNGGULAN DENGAN PROGRAM ECOBRICK PADA OBJEK WISATA RANU BEDALI B, Wahyu Afton; Puspitasari, R.A Helda; F, Chika Yusnika; S, Hernanda Dwi; F, Ina Rotul; S, Elvina Nadiyatus; R, Dina Nur; Ramadhani, Adam; T, Audri Naifatha; A, Sherly Sayyida; N. A, Fitroh Hifni; F, Achmad Dedi; A, Falsa Kikit
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol. 3 No. 1 (2024): JPMA Vol 3 No 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisata Ranu bedali merupakan bagian dari tiga danau segitiga yang berada di Kab. Lumajang. Akan tetapi, dengan adanya wabah covid-19 pada tahun 2020 menyebabkan penurunan angka kunjungan wisatawan di wisata Ranu Bedali. Hal ini mengakibatkan sepinya wisata akibat dampak dari wabah COVID-19 dan kurangnya pembaharuan pada wisata sehingga membuat wisatawan bosan dan enggan berkunjung. Masalah Kedua, banyaknya sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan oleh masyarakat, karena masyarakat tidak mengetahui bagaimana cara pengolahan sampah yang baik dan benar. Masyarakat desa Ranu Bedali belum memiliki tempat pembuangan sementara (TPS) sampah. Tujuan dari artikel ini meningkatkan kepedulian masyarakat desa Ranu Bedali terhadap pentingnya pengelolaan sampah dengan mengurangi dan mendaur ulang sampah anorganik sehingga bisa menarik kembali perhatian wisatawan untuk mengunjungi wisata Ranu Bedali. Ecobrick adalah teknik pengelolaan sampah plastik yang bertujuan untuk mengurangi sampah plastik, serta mendaur ulangnya dengan media botol plastik untuk dijadikan sesuatu yang berguna. Metode yang digunakan oleh mahasiswa KKN UNEJ Kelompok 177 yaitu melakukan pendekatan pada warga Desa Ranu Bedali melalui pelaksanaan beberapa kegiatan yaitu. Pengumpulan dan Pemilahan Sampah, Pembuatan Ecobrick, Pembuatan Spot Foto, Pelatihan serta Konsultasi dan Pendampingan.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT SINGKONG SEBAGAI PRODUK OLAHAN KERIPIK DI DESA SUMBER TENGAH, KECAMATAN BINAKAL, KABUPATEN BONDOWOSO K. Tobing, Diana Sulianti; Awwaliyah, Afidatul Sulianti; Anggraeni, Amelia Puspita; Amalia, Nurita Indah; Apriono, Markus; Sudarsih, Sudarsih; Krishnabudi, Nyoman Gede; Musmed, Didik Pudjo; Endhiarto, Tatok Pudjo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol 2 No 2 (2023): JPMA Vol 2 No 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpma.v2i2.44260

Abstract

Desa Sumber Tengah merupakan sentra tape di Bondowoso, adanya produsen- produsen tape yang menggunakan singkong sebagai bahan dasar tape menyebabkan banyaknya kulit singkong yang dihasilkan sehingga menjadi limbah, sebagian kulit diberikan kepada ternak sebagai pakan dan sebagian lainnya dibuang begitu saja. Dari banyaknya limbah singkong yang tidak terpakai, memunculkan ide untuk mengolah kulit singkong yang tidak terpakai untuk diubah menjadi produk keripik kulit singkong dengan tujuan untuk mengurangi jumlah limbah, membuka lapangan usaha baru serta menambah penghasilan ekonomi bagi Masyarakat.
PROSEDUR PEMBAYARAN BIAYA PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI BAGI PEGAWAI PADA DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO JEMBER Agustina, Silva Nasriati; Wahyuni, Nining Ika; Kartika, Kartika; Sudarno, Sudarno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol. 3 No. 1 (2024): JPMA Vol 3 No 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jember merupakan suatu organisasi dan tata usaha dibawah pemerintahan Kabupaten Jember yang bertugas melayani koperasi dan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur pembayaran biaya perjalanan dinas dalam negeri bagi pegawai. Proses pembayaran biaya perjalanan dinas dimulai dengan pihak pelaksana perjalanan dinas meminta Surat Perintah Tugas (SPT) kepada kesekretariatan, kemudian membuat Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) atas dasar SPT, kemudian oleh bendahara pengeluaran membuat Rincian Biaya Perjalalanan Dinas (RBPD) dan Kwitansi, kemudian kesekretariatan menerbitkan surat permohonan uang muka perjalanan dinas, oleh bendahara pengeluaran memberikan uang muka perjalanan dinas kepada pihak pelaksana perjalanan dinas, pihak pelaksana perjalanan dinas melakukan perjalanan dinas dengan membawa dokumen SPPD dan meminta tanda tangan keterangan tiba & pulang kepada pihak Sub Koordinator Pembiayaan dan Jasa Keuangan. Setelah itu pihak pelaksana perjalanan dinas membuat Laporan Hasil Pelaksanaan Perjalanan Dinas (LHPPD) dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), setelah itu menyerahkan SPPD dan SPTJM kepada bendahara pengeluaran, oleh bendahara pengeluaran menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM) dan diberikan kepada Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKAD), kemudian oleh BPKAD diterbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan mentransfer dana kepada bendahara pengeluaran, setelah itu bendahara pengeluaran mentransfer ke pihak pelaksana perjalanan dinas.
JPMA Editorial Team Team, JPMA Editorial
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol 2 No 2 (2023): JPMA Vol 2 No 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

JPMA Editorial Team
Editorial Team JPMA Vol.3 No.1 Team, JPMA Editorial
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol. 3 No. 1 (2024): JPMA Vol 3 No 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpma.v3i1.48098

Abstract

Editorial Team JPMA Vol 3 No 1
PELATIHAN HIDROPONIK SISTEM WICK SKALA RUMAH TANGGA UNTUK SOLUSI LAHAN KERING DI DESA SRUNI Muhajir, Mohammad Iqbal; Husnan, Abdul; Fitriani, Andini Nisya; Putri, Erina Minanda; Dinna Dewi, Almas Farah; Gusminto, Eka Bambang; Farida, Lilik; Suroso, Imam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol 2 No 2 (2023): JPMA Vol 2 No 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpma.v2i2.44343

Abstract

Setelah melakukan survei masa-masa di desa Sruni, kami menemukan permasalahan yang dapat memecahkan dan kemudian dikembangkan. Masalah yang kami temukan adalah lahan kering yang ada di desa Sruni. Atas permasalahan tersebut kami mendapatkan sebuah inovasi atau pendampingan berupa hidroponik dengan mengadakan pelatihan cocok menanam hidroponik. Sasaran kami adalah ibu-ibu PKK dan ibu-ibu Muslimatan. Adanya pelatihan tersebut dapat memudahkan mereka untuk mengenal seputar hidroponik dan bagaimana cara membuat praktik hidroponik. Sehingga mereka dapat meneruskan pelatihan tersebut meskipun kami sebagai pihak pemberi pelatihan sudah menyelesaikan masa mengabdi kepada masyarakat.
PENGUATAN WIRAUSAHA TANI DALAM PENINGKATAN STATUS SOSIAL EKONOMI MELALUI PERAN PENTA HELIX PADA KELOMPOK TANI KOPI HUTAN DI DESA PANDUMAN Mawardi, Ahmad Ahsin Kusuma; Farida, Lilik; Endhiarto, Tatok; Sundari, Sri; Indraningrat, Ketut
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol. 3 No. 2 (2024): JPMA Vol 3 No 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpma.v3i2.53597

Abstract

The Panduman Village Forest Coffee Farmers Group has great potential to develop but faces various problems in terms of production, human resources, institutions, marketing, and finance. This community service aims to 1) Increase the productivity of coffee production gardens through the socialization of Good Agricultural Practices (GAP) and Good Manufacturing Practice (GMP), 2) Increase knowledge of coffee farming entrepreneurs through nature schools, 3) Strengthen the institutionalization of coffee farming groups through mentoring for farming entrepreneurs, licensing and strengthening Bumdes, 3) Build a marketing network for farming entrepreneur partnerships, and 4) Build trust in funding sources through strengthening trust in banks and exporters. The methods used are lectures, discussions, demonstrations of methods, demonstrations of results, and evaluations. The results achieved from this community service activity are (1). Increased awareness of the care, maintenance, and harvesting processes (2). Strengthening farming entrepreneurs by processing coffee production gardens according to GAP SOPs and post-harvest processes through GMP SOP stages. (3). Some coffee farmers have proof of land ownership and Perhutani land cultivation letters, strengthening the entrepreneurial spirit of farmers, increasing the number of legal farmer entrepreneurs and strengthening the bargaining value of Bumdes as a business network partner for coffee farmer entrepreneurs. (4). Formal partnerships have been established, (5) There are partnerships between farmer groups, Bumdes, banks and exporters mediated by coffee farmer associations, (6) there is a realization of the disbursement of working capital funds from banks to coffee farmer groups and documented coffee farmers.
Edukasi Edukasi Pemanfaatan Limbah Organik Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) Di Desa Sruni, Kec. Jenggawah Ayu Lestari, Maya Dwi; Kamelia, Ilfi Nur; Listiana, Rani; Khoiri, A. Wasil; Gantaraputra, R Gentry; Dinna Dewi, Almas Farah; Gusminto, Eka Bambang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol. 3 No. 2 (2024): JPMA Vol 3 No 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpma.v3i2.53013

Abstract

Desa Sruni merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Jenggawah, kabupaten Jember, Jawa Timur. Saat ini, Desa Sruni mengalami kesulitan dalam penyediaan TPA (Tempat Pembuangan sampah Akhir). Dengan permasalahan sampah atau limbah yang melimpah, khususnya limbah sayur tersebut memiliki potensi yang besar sebagai sumber bahan baku untuk pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). Pupuk Organik Cair adalah cairan hasil pengomposan bahan-bahan organik yang memiliki kandungan unsur hara lebih dari satu jenis (N, P, K dan lain-lain). Maka dari itu, untuk merealisasikan hal tersebut diadakanlah kegiatan penyuluhan dan praktik dengan teknik pelaksanaan yang digunakan yaitu sosialisasi secara tatap muka dengan mengadakan pertemuan secara langsung dengan sasaran ibu-ibu PKK. Hal ini dilakukan karena sebagian besar warga Desa Sruni belum dapat memahami tentang pentingnya dalam mengolah limbah lebih lanjut. Warga Desa Sruni juga masih belum banyak yang mengetahui tentang pupuk cair organik itu sendiri, baik dari segi pengolahan hingga penerapannya. Penyuluhan ini ditujukan agar warga Desa Sruni dapat mengetahui manfaat, cara pembuatan dan cara penerapan Pupuk Organik Cair (POC), khususnya yang berbahan dasar limbah sayur rumah tangga. Materi dan praktik yang diberikan sangat mudah dipahami oleh para peserta, sehingga dapat menimbulkan kesadaran para peserta untuk segera bergerak dalam memanfaatkan sampah yang awalnya tidak bernilai diolah menjadi pupuk organik yang sangat bernilai dan berguna serta berkelanjutan.