cover
Contact Name
Bidang 4 LPPM
Contact Email
bidang4lppm@unusa.ac.id
Phone
+6281946755359
Journal Mail Official
snpm@unusa.ac.id
Editorial Address
UNUSA Kampus B, Jl. Jemursari No. 51-57 Surabaya 60237, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29649137     EISSN : 29649145     DOI : https://doi.org/10.33086/snpm
Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bentuk upaya untuk mengumpulkan para pelaksana dalam satu forum dalam mendeseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat ke publik agar masyarakat berdaya. Seminar nasional ini juga peserta berkesempatan mempresentasikan dan mendiskusikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang berisi tentang inovasi, isu terbaru dalam berbagai bidang. Tujuan utama dari seminar nasional ini adalah Deseminasi hasil pengabdian agar masyarakat menjadi berdaya, Membuka jaringan ilmiah yang berkaitan dengan proses kolaborasi pengabdian kepada masyarakat, penulisan artikel, penerjemahan sampai review artikel untuk siap dipublikasikan dan membantu cara mempublikasikan artikel para dosen ke jurnal nasional atau prosiding nasional.
Articles 348 Documents
Identifikasi Dan Pengenalan Bahaya Di Lingkungan Kerja Pada Bengkel Las Merry Sunaryo; Moch. Sahri; Ratna Ayu Ratriwardhani; Farid Willy Kurnia
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1268

Abstract

Tempat kerja yaitu suatu tempat yang di dalamnya terdapat tenaga kerja yang bekerja atau linkungan yang sering dimasuki oleh tenaga kerja yang banyak pula bersinggungan dengan sumber-sumber bahaya. Tingginya kasus kecelakaan kerja menunjukkan bahwa masih kurangnya kesadaran tenaga kerja maupun perusahaan dalam penanganan masalah keselamatan kerja. Bengkel las merupakan salah satu tempat kerja di industri informal yang perlu perhatian dalam pelaksanaan K3 di tempat kerja. Oleh sebab itu perlunya di lakukan Identifikasi Dan Pengenalan Bahaya Di Lingkungan Kerja yang di lakukan Bengkel Las. Pelaksanaan Identifikasi Dan Pengenalan Bahaya Di Lingkungan Kerja yang di lakukan Bengkel Las di laksanakan di bengel las Jl. Jemur Ngawingan, kota Surabaya. Kegiatan memiliki sasaran utama adalah pekerja. Jumlah pekerja yang menjadi responden adalah dengan total 8 orang. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah identifikasi dan sosialisasi terkait risiko bahaya di tempat kerja, dengan menggunakan media poster. Pemahaman yang di berikan pada pekerja adalah Pengetahuan Mengenai K3, Pengetahuan Tentang risiko bahaya di tempat kerja, dan Pentingnya Pengguanaan APD (Alat Pelindung Diri). Terdapat peningkatan pengetahuan pekerja berdasarkan hasil pretest dan post test yang di lakukan. Sehingga Sebagian besar para pekerja memahami pentingnya penerapan K3, bahaya di lingkungan kerja, hingga pentingnya menggunakan APD (alat pelindung diri) yang sesuai. Untuk selanjutanya perlu dilakukan pememahaman lebih dalam mengenai K3 terutama dalam Kesehatan kerja. Para pekerja perlu lebih banyak mengetahui tentang faktor bahaya apa yang ada di lingkungan mereka bekerja dan bagaimana cara menanggulangi nya.
Pengenalan Tertib Pajak Sejak Dini Heni Agustina; Rizki Amalia Elfita; Tri Deviasari Wulan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1269

Abstract

Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang memaksa dan sangat penting dalam mendukung pembangunan dan kemakmuran rakyat. Namun, kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap pajak masih rendah, menyebabkan rendahnya tingkat kesadaran perpajakan (tax compliance) di Indonesia. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan kesadaran pajak sejak dini, terutama di kalangan pelajar SMA, menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan perpajakan kepada siswa-siswi MA Mambaul Ulum Corogo Jombang melalui program pengabdian kepada masyarakat. Program ini melibatkan tim pengabdian kepada masyarakat dari Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Tahapan program mencakup persiapan, pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan, serta evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 61 siswa. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang perpajakan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pajak, dan meningkatkan keterampilan dalam pencatatan keuangan, perhitungan pajak, dan pelaporan pajak. Hasil evaluasi menunjukkan dampak positif dari program ini terhadap pemahaman siswa tentang perpajakan.
Peningkatan Motivasi Wirausaha Pemula pada Tingkat Remaja Rizki Amalia Elfita; Niken Savitri Primasari; Heni Agustina; Mohamad Rijal Iskandar Zhulqurnain; Mutiara Putri Nur Soefi'i
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1270

Abstract

Kondisi perekonomian yang maju dan berkembang menjadi penentu maju dan berkembangnya peradaban suatu negara. Pesatnya pertumbuhan ekonomi di negara maju diakui karena banyaknya jumlah unit kewirausahaan yang dimiliki. Peningkatan motivasi wirausaha pemula pada tingkat remaja memiliki dampak yang signifikan pada perkembangan ekonomi dan perkembangan individu. Seiring dengan berkembangnya isu wirausaha pemula, kesempatan untuk mengembangkan kewirausahaan pada remaja di siswa/siswi MA Mambaul Ulum Corogo Jombang harus didorong untuk pembinaan dan pengembangan jiwa kewirausahaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi wirausaha pemula pada tingkat remaja melalui sosialisasi kewirausahaan. Metode yang digunakan adalah dalah model educative melalui kegiatan sosialsisasi dan pemberian materi kepada peserta. Peserta pelatihan adalah siswa- siswi MA Mambaul Ulum Corogo Jombang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sosialisasi kewirausahaan dapat meningkatkan minat, motivasi, dan kreativitas siswa dalam berwirausaha. Pelatihan dan penyampaian materi kewirausahaan dapat membantu siswa dalam memulai usaha mereka. Penelitian-penelitian sebelumnya juga menunjukkan hasil yang serupa, bahwa pendidikan kewirausahaan dan penyuluhan motivasi kewirausahaan dapat mempengaruhi minat dan kreativitas wirausaha pemula pada tingkat remaja. Oleh karena itu, disarankan untuk mengembangkan program pelatihan kewirausahaan berbasis online yang lebih luas dan terintegrasi untuk meningkatkan minat dan motivasi wirausaha pemula pada tingkat remaja
Workshop Wirausaha: Komunikasi Pemasaran Produk Wirausaha Mohamad Rijal Iskandar Zhulqurnain; Rizki Amalia Elfita; Heni Agustina; Mukhtar Adinugroho; Fadhilah Aulia Febrianti; Siti Fauziya Muhammad
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1271

Abstract

Kewirausahaan adalah suatu proses dari individu untuk memaksimalkan peluang dalam menggunakan sumberdaya yang dimilikinya. Dengan memilih untuk menjadi seorang wirausaha, seseorang memiliki peluang untuk menciptakan lapangan kerja baru untuk menyerap angkatan kerja sekaligus mengurangi permasalahan pengangguran. Namun masih banyak pelaku wirausaha masih belum optimal dalam komunikasi pemasarannya yang. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan bersama prodi S1 Manajemen Unusa saat ini berfokus pada komitmen untuk mendukung pertumbuhan kewirausahaan. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah kader Desa Karangrejo, Kediri, Jawa Timur. pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode workshop dan sosialisasi kepada para kader desa terkait pendampingan komunikasi pemasaran atas potensi wirausaha di wilayah mereka. Hasil kegiatan ini dapat dilihat dari antusiasme para kader desa dalam mendapatkan materi serta meningkatnya pemahaman mereka atas materi komunikasi pemasaran dari hasil pretest. Pendampingan secara berkala masih perlu dilakukan untuk memaksimalkan implementasi kewirausahaan di wilayah mitra pengabdian masyarakat
Optimalisasi Pengetahuan Dan Gizi Ibu Hamil Untuk Generasi Berkualitas Nur Masruroh; Fritria Dwi Anggraini; Nur Zuwariyah; Miftachul Jannah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1272

Abstract

Ibu hamil adalah salah satu kelompok yang paling rawan terhadap masalah gizi. Masalah gizi yang dialami ibu hamil sebelum atau selama kehamilan dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung. Asupan gizi selama kehamilan merupakan hal penting karena dapat mengurangi resiko kesehatan pada janin dan ibu. Kurangnya asupan gizi ibu hamil selama kehamilan berakibat buruk bagi ibu dan janin. Terhambatnya pertumbuhan janin salah satunya disebabkan ole gizi ibu yang buruk, ditandai ole rendahnya pertambahan berat badan ibu hamil atau berat badan sebelum ibu hamil. Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang baik sehingga kualitas bay yang dilahirkan juga baik. Maka dari itu zat gizi mikro ibu selama kehamilan sangat penting baik bag perkembangan anak di dalam rahim maupun perlindungan terhadap kesakitan dan kematian ibu. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan pengetahuan ibu tentang kehamilan dan kebutuhan gizi selama periode kehamilan. Target yang diharapkan adalah meningkatnya pengetahuan ibu tentang kehamilan dan kebutuhan gizi selama kehamilan. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah adalah dengan Memberikan tambahan pengetahuan mengenai kehamilan serta Memberikan tambahan pengetahuan mengeani kebutuhan gizi selama periode kehamilan. Metode yang akan diterapkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan memberikan penyuluhan mengenai kehamilan dan mengenai kebutuhan gizi selama hamil. Kegiatan ini berlangsung selama 3 bulan di RW 03 kelurahan Wonokromo Surabaya. Hasilnya terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat dibandingkan dengan sebelum diberikan penyuluhan. Diharapakan kader kesehatan dan tenaga kesehatan dapat memberikan ilmu yang bermanfaat secara rutin bagi ibu hamil agar dapat menghasilkan generasi yang sehat.
Peningkatan Kapasitas Kader Desa Masangan Kulon melalui Orientasi Pengukuran Lingkar Pinggang sebagai Upaya Skrining Sindrom Metabolik Dewasa Farah Nuriannisa; Catur Wulandari; Anugrah Linda Mutiarani; Dini Setiarsih; Achmad Yarziq Mubarak Salis Salamy; Zenita Azzahra Nur Aini; Vidia Rahmawati; Adelia Fifi Wulansari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1273

Abstract

Latar Belakang: Kelompok dewasa merupakan kelompok masyarakat dengan risiko tinggi terhadap sindrom metabolik. Salah satu upaya pencegahan sindrom metabolik adalah melalui skrining lingkar pinggang secara rutin. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak Desa Masangan Kulon, Sukodono, Sidoarjo, belum ada orientasi dan skrining gizi terkait pengukuran lingkar pinggang yang dilakukan di wilayah tersebut. Tujuan dilakukannya kegiatan orientasi ini adalah untuk meningkatkan kapasitas kader dalam skrining pengukuran lingkar pinggang sebagai salah satu upaya preventif terjadinya sindrom metabolik. Metode: Peserta kegiatan merupakan 60 kader kesehatan di wilayah Desa Masangan Kulon, Sukodono, Sidoarjo. Orientasi dilakukan dengan pemberian materi menggunakan media buku saku dan Powerpoint mengenai pengukuran lingkar pinggang. Orientasi juga dilakukan dengan mendemonstrasikan pengukuran lingkar pinggang. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre-posttest pengetahuan serta checklist kesesuaian prosedur pengukuran. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil evaluasi, diketahui terjadi peningkatan pengetahuan terkait pengukuran lingkar pinggang sebanyak 35,4%. Selain itu, 80% peserta dapat mengukur lingkar pinggang sesuai dengan prosedur pengukuran yang tepat. Kesimpulan: Terjadi peningkatan kapasitas, baik pengetahuan maupun keterampilan, kader dalam melakukan pengukuran lingkar pinggang. Diharapkan dapat dilakukan skrining pengukuran lingkar pinggang pada usia dewasa secara rutin, sehingga dapat mendeteksi dini adanya risiko sindrom metabolik.
Pencegahan Kontaminasi Air Sebagai Upaya Menurunkan Kejadian Diare Di PP Putri Wahid Hasyim Bangil Irmawan Farindra; Warda El Maida Rusdi; Ira Dwijayanti; M. Shodiq; Noer Farakhin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1274

Abstract

Latar Belakang, Pondok Pesantren Wahid Hasyim Bangil, memiliki ribuan santri. Dengan banyaknya santri yang ada dan tinggal dalam satu lingkungan tentu akan meningkatkan Kejadian Diare yang diakibatkan kontaminasi air dan kejadian diare ini kental sekali terjadi di lingkungan pondok. Maka dari itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebiasaan personal hygiene dan Pencegahan Kontaminasi Air sebagai Upaya menurunkan Kejadian Diare di PP Putri Wahid Hasyim Bangil. Metode, pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada bulan Juni 2023 ini dihadiri oleh 40 peserta dari PP Putri Wahid Hasyim Bangil. Kegiatan yang dilakukan berupa Pemberian edukasi, Pembentukan karakter santri dan pengurus dengan games kesehatan dan pembagian pretest dan postest. Penelitian ini dilakukan secara observasional deskriptif untuk melihat respon peserta dengan dilihat dari antusiasme dan peningkatan pengetahuan peserta dengan menggunakan analisis uji Wilcoxon. Hasil dan Pembahasan, hasil menunjuukan p-value bernilai 0,033. Karena nilal 0,033 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa "Ha diterima". Artinya ada perbedaan antara pengetahuan santri sebelum dilakukan penyuluhan (Pretest) dan setelah dilakukan penyuluhan (Posttest). Keempat, tedapat pengaruh pemberian penyuluhan yang telah dilakukan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat di PP Putri Wahid Hasyim Bangil terkait Pencegahan Kontaminasi Air sebagai Upaya menurunkan Kejadian Diare.
Optimalisasi Santri Husada dalam Pembuatan Menu Sehat sesuai KEMENKES di PP Putri Wahid Hasyim Bangil Retna Gumilang; Achmad Yarziq Mubarak; Firdaus; Noer Farakhin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1275

Abstract

Latar Belakang, Manajemen gizi di pondok pesantren sangat penting untuk memastikan kesehatan dan pertumbuhan santri. Salah satu aspek yang mendukung hal tersebut adalah pemenuhan kebutuhan pangan, termasuk penyediaan menu makanan sehat. Maka dari itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebiasaan personal hygiene dan kebersihan dalam mengolah makanan sebagai Upaya optimalisasi santri husada di PP Putri Wahid Hasyim Bangil. Metode, pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada bulan Juni 2023 ini dihadiri oleh 40 peserta dari PP Putri Wahid Hasyim Bangil. Kegiatan yang dilakukan berupa Pemberian edukasi, Pembentukan karakter santri dan pengurus dengan games kesehatan dan pembagian pretest dan postest. Penelitian ini dilakukan secara observasional deskriptif untuk melihat respon peserta dengan dilihat dari antusiasme dan peningkatan pengetahuan peserta dengan menggunakan analisis uji Wilcoxon. Hasil dan Pembahasan, hasil menunjuukan p-value bernilai 0,005. Karena nilal 0,005 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa "Ha diterima". Artinya ada perbedaan antara pengetahuan santri sebelum dilakukan penyuluhan (Pretest) dan setelah dilakukan penyuluhan (Posttest). Kesimpulan, tedapat pengaruh pemberian penyuluhan yang telah dilakukan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat di PP Putri Wahid Hasyim Bangil terkait Optimalisasi Santri Husada dalam Pembuatan Menu Sehat sesuai Kemenkes.
Pencegahan Kontaminasi Norovirus Sebagai Upaya Menurunkan Kejadian Diare Di PP Putri Wahid Hasyim Bangil Warda El Maida Rusdi; Irmawan Farindra; Nur Zuwariyah; Agus Aan Adriansyah; Noer Farakhin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1276

Abstract

Latar Belakang, ponpes merupakan tempat yang rentan dikarenakan banyak santri yang tinggal dalam satu lingkungan akan meningkatkan penyebaran Norovirus. Dimana penyakit ini dapat menyebabkan diare dan kejadian diare ini kental sekali terjadi di lingkungan pondok. Maka dari itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebiasaan personal hygiene sebagai salah satu bentuk pengendalian kejadian Diare yang ditimbulkan oleh Norovirus. Metode, pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada bulan Juni 2023 ini dihadiri oleh 40 peserta dari PP Putri Wahid Hasyim Bangil. Kegiatan yang dilakukan berupa Pemberian edukasi, Pembentukan karakter santri dan pengurus dengan games kesehatan dan pembagian pretest dan postest. Penelitian ini dilakukan secara observasional deskriptif untuk melihat respon peserta dengan dilihat dari antusiasme dan peningkatan pengetahuan peserta dengan menggunakan analisis uji Wilcoxon. Hasil dan Pembahasan, hasil menunjuukan p-value bernilai 0,005. Karena nilal 0,005 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa "Ha diterima". Artinya ada perbedaan antara pengetahuan santri sebelum dilakukan penyuluhan (Pretest) dan setelah dilakukan penyuluhan (Posttest). Kesimpulan, tedapat pengaruh pemberian penyuluhan yang telah dilakukan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat di PP Putri Wahid Hasyim Bangil terkait Pencegahan Kontaminasi Norovirus sebagai Upaya menurunkan Kejadian Diare.
Revitalisasi Peran Santri Dalam Upaya Pencegahan Stunting Melalui Generasi Berencana (Genre) di Lingkungan Pondok Pesantren Jabal Noer Sidoarjo Mursyidul Ibad; Dwi Handayani; Nur Masruroh
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1277

Abstract

Jumlah perkembangan pesantren di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan dengan jumlah 36.000 pesantren dan 3,4 juta santri aktif pada tahun 2022. Berkembangnya pesantren akan tetapi tidak diimbangi dengan peningkatan taraf kesehatan pada penghuni pesantren, khususnya para santri. Hal ini ditunjukkan perilaku hidup besih dan sehat di lingkungan pesantren masih kurang baik, meliputi konsumsi sayur dan buah yang cukup. Pondok pesantren juga dihadapkan pada minimnya upaya pencegahan pada remaja (santri) untuk mencegah stunting di masa depan. Pesantren tersebut salah satunya adalah Pondok Pesantren Jabal Noer Sidoarjo. Pondok tersebut memiliki potensi santri yang bagus akan tetapi kurangnya pengetahuan mengenai program generasi berencana. Solusi yang diberikan adalah dikuatkan peran santri husada dalam penyampaian informasi generasi berencana melalui pemberian edukasi mengenai stunting dan cara pencegahan, kesehatan reproduksi dan program generasi berencana. Selain itu pondok juga difasilitasi dengan sarana untuk melakukan pengecekan kesehatan dasar dan assessment mengenai perilaku pencegahan stunting. Hasilnya santri husada terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan dengan tingkat kehadiran 100%. Adanya peningkatan pengetahuan santri setelah diberikan edukasi pada masing-masing materi. Serta harapannya nantinya ada pemicuan mengenai adanya pos generasi berencana pada Poskestren yang terdapat di Pondok Pesantren Jabal Noer Sidoarjo. Selain itu artikel berita telah terbit serta dalam rencana artikel ilmiah untuk dimasukkan kedalam Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Unusa tahun 2023.