cover
Contact Name
Bidang 4 LPPM
Contact Email
bidang4lppm@unusa.ac.id
Phone
+6281946755359
Journal Mail Official
snpm@unusa.ac.id
Editorial Address
UNUSA Kampus B, Jl. Jemursari No. 51-57 Surabaya 60237, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29649137     EISSN : 29649145     DOI : https://doi.org/10.33086/snpm
Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bentuk upaya untuk mengumpulkan para pelaksana dalam satu forum dalam mendeseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat ke publik agar masyarakat berdaya. Seminar nasional ini juga peserta berkesempatan mempresentasikan dan mendiskusikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang berisi tentang inovasi, isu terbaru dalam berbagai bidang. Tujuan utama dari seminar nasional ini adalah Deseminasi hasil pengabdian agar masyarakat menjadi berdaya, Membuka jaringan ilmiah yang berkaitan dengan proses kolaborasi pengabdian kepada masyarakat, penulisan artikel, penerjemahan sampai review artikel untuk siap dipublikasikan dan membantu cara mempublikasikan artikel para dosen ke jurnal nasional atau prosiding nasional.
Articles 348 Documents
Deteksi Mikro Albumin Urine Sebagai Upaya Deteksi Untuk Pencegahan Diabetic Neuropati Pada Warga Desa Simo Angin-Angin Andreas Putro Ragil Santoso; Devyana Dyah Wulandari; Ardyarini Dyah Savitri; Dwi Handayani; S. P. Edijanto Penulis; Janetra Yudhis Nata P; Syinta Nur Isnaini; Nur Zalsabila Isnaini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1278

Abstract

Salah satu komplikasi diabetes adalah terjadinya kerusakan ginjal atau disebut nefropati diabetik, yang dapat menyebabkan gagal ginjal terminal sehingga penderita perlu menjalani cuci darah (hemodialisa) atau cangkok ginjal. Masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pengetahuan tentang pemeriksaan urine serta Kurangnya kesadaran pentingnya tes awal pemeriksaan diabetes. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dilakukan di Desa Simo Angin-Angin, Krian, Sidoarjo pada tahun 2023 yang dihadiri oleh 72 peserta. Metode pengabdian yang dilakukan yaitu dengan pendekatan melalui sosialisasi untuk pemahaman penyakit ginjal akibat diabet, manfaat pemahaman dilakukan dengan sosialisasi dilakukan pendekatan kembali terkait tingkat pemahaman, selanjutnya dilakukan pemeriksaan urine dilakukan sebagai bahan evaluasi pada masyarakat untuk mengetahui microalbumin urine pada responden. Berdasarkan kesimpulan masyarakat didapatkan tingkat pemahaman pemeriksaan urine dengan peningkatan sebesar 40%, dan berdasarkan hasil pemeriksaan albumin urine menunjukkan bahwa terdapat 37% yang menunjukkan hasil positif dan 63% merupakan hasil negatif. Hal tersebut menunjukkan pentingnya pemeriksaan urine untuk deteksi dini.
Pelatihan Perencanaan Keuangan Remaja Bagi Siswa Madrasah Aliyah Mambaul Ulum Corogo Hidayatul Khusnah; Mardiyah Anugraini; Yusak Anshori; Firdeana Fitrotul Ula
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1279

Abstract

Perekonomian global saat ini menuntut masyarakat untuk memiliki tingkat literasi keuangan yang memadai sehingga masyarakat mampu menghadapi persaingan global. Namun tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat khususnya para remaja mengenai pentingnya keuangan masih rendah. Edukasi mengenai pentingnya literasi keuangan untuk masyarakat Indonesia perlu terus ditingkatkan agar para remaja mampu mengelola keuangannya secara baik dan dapat mempersiapkan masa depan dirinya secara financial. Kurangnya informasi yang diterima oleh masyarakat khususnya remaja terkait literasi keuangan menjadi salah satu penyebab pengelolaan keuangan masyarakat belum baik sehingga mengakibatkan perilaku konsumtif yang tidak sesuai dengan kebutuhan masih tinggi. Manajemen keuangan pada remaja dituntut mampu mengendalikan proses setiap kebutuhan di dalam kesehariannya, serta mampu membuat suatu perencanaan-perencanaan anggaran yang diperlukan secara sederhana untuk mencapai suatu kepuasan tersendiri dan untuk mencegah kesulitan uang. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat inilah digagas adanya kegiatan pelatihan dan seminar mengenai dasar-dasar perencanaan keuangan untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan remaja. Khalayak sasaran yang akan dilatih dalam dalam kegiatan ini adalah para siswa Madrasah Aliyah Mambaul Ulum Corogo.
Edukasi Pemanfaatan Biji Asam Jawa (Tamarindus Indica L.) Sebagai Tindakan Preventif Obesitas Pada Remaja Rahma Widyastuti; Nur Vita Purwaningsih; Vella Rohmayani; Tri Ade Saputro; Waras Budiman; Hartono Kahar
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1280

Abstract

Angka kejadian obesitas pada remaja terus meningkat dan berkontribusi terhadap risiko penyakit metabolik seperti diabetes tipe 2 dan dislipidemia, yang merupakan faktor risiko utama untuk penyakit kardiovaskular. Perubahan gaya hidup masyarakat yang mementingkan kemudahan dan kecepatan dalam mengonsumsi makanan cepat saji menyebabkan kurangnya asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh, dan cenderung mengonsumsi makanan dengan kandungan kolesterol tinggi. Sebagai alternatif pencegahan obesitas pemanfaatan biji asam jawa (Tamarindus indica L.) merupakan tanaman herbal biji asam jawa yang mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid, asam fenolat, vitamin C dan serat pangan. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah presentasi dan diskusi tentang bahaya obesitas pada remaja. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terkait bahaya obesitas, dilakukan pretest di awal dan dilakukan postest diakhir kegiatan. Kegiatan ini diikuti sebanyak 65 remaja, baik laki – laki maupun perempuan. Adapun rata – rata nilai pretest adalah sebesar 56,15 poin, sedangkan rata – rata nilai postest sebesar 81,23 poin. Hasil ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan bahaya obesitas pada remaja. Kegiatan edukasi pemanfaatan biji asam jawa (Tamarindus L Indica) sebagai penurunan penyakit kardiovaskular pada remaja dapat terlaksana dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan pengetahuan remaja yang dibuktikan dengan meningkatnya nilai rata – rata post-test. Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut dengan cara melakukan pencegahan obesitas dengan pemanfaatan ramuan tradisional.
Pengenalan Deteksi Dini Kesehatan Mental Santri berbasis Sistem Informasi di Pondok Pesantren Akas Yekti Pulih Asih; Maki Zamzam; Kuuni Ulfah Naila El Muna; Rizki Andikawati Fitriasari; Endang Sulistiyani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1281

Abstract

Roughly 5% of all teenagers in Indonesia are estimated to experience mental health disorders, yet only a small portion of them seek counseling or treatment. The rapid growth of Islamic boarding schools (Pondok Pesantren) in Indonesia, primarily catering to children and adolescents, has contributed to a vulnerable population regarding mental health issues. The dense schedule of students in pursuing both secular and religious knowledge, in addition to memorizing the Quran, coupled with the relatively low awareness and knowledge among the students, and the absence of early detection regarding mental health at the Sulaimaniyah Tahfidz Foundation in Surabaya, has become a particular concern. The introduction of early detection of mental health based on information systems called siskestren, is expected to address the existing issues at this partner institution. The community engagement project revealed an increase in mental health-related knowledge among the students. Moreover, six santri husada have been established and trained to conduct early detection of mental health using the siskestren system, enabling all santri husada to conduct mental health early detection on other students. By implementing siskestren at the Sulaimaniyah Tahfidz Foundation, it is hoped that it will raise awareness and knowledge among the students about their mental health condition and enable regular early detection of the students' mental health.
Program Kreativitas Santri dalam Pengelolaan Sampah Plastik di PP. Zainul Hasan Genggong Probolinggo Paramita Sari; Windi Indria Rini; Ratna Ariesta Dwi Andriani; Uliyatul Laili; Nur Sophia Matin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1282

Abstract

Plastik adalah penyumbang limbah terbesar yang menyebabkan kerusakan lingkungan. Untuk menguraikannya, diperlukan antara lima ratus hingga seribu tahun. Ketergantungan masyarakat terhadap plastik menjadi bahaya bagi lingkungan, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang. Permasalahan plastik harus dikerjakan secara lintas sektoral, termasuk pesantren sebagai lembaga Pendidikan berbasis keagamaan. Potensi pesantren yang besar dalam menangani permasalahan plastik mendorong FK UNUSA untuk berkolaborasi dengan salah satu pesantren, yakni Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo. Dosen dan mahasiswa FK UNUSA mengadakan penyuluhan terkait pengelolaan sampah plastik bagi para santri pondok, khususnya santri kelas X dan XI. Dalam pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pretest sebelum materi dan posttest setelah materi. Dari hasil yang didapat, dilakukan uji paired sample T test, secara statistik diperoleh hasil terdapat perbedaan yang signifikan. Dapat diambil kesimpulan bahwa penyuluhan yang diberikan memberi pengaruh yang bermakna. Diperlukan pengabdian dan pendampingan lebih lanjut kepada para santri, khususnya terkait upaya berkelanjutan yang bisa dilakukan dalam mengelola sampah plastik di pondok pesantren.
Upaya Mengurangi Keluhan Sistem Muskuloskeletal pada Pekerja Percetakan Ratna Ayu Ratriwardhani; Muslikha Nourma Rhomadhoni; Octavianus Hutapea; Merry Sunaryo; Rivani Risha Kurniati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1283

Abstract

Potensi bahaya industri percetakan terdiri dari bahaya kesehatan dan bahaya keselamatan. Contoh bahaya keselamatan seperti terjadinya kebakaran, kemudian contoh bahaya kesehatan antara lain bahaya akibat paparan bahan kimia dan bahaya akibat posisi kerja yang salah atau desain stasiun kerja yang kurang ergonomis. Dari beberapa permasalahan tersebut, maka melakukan sosialisasi ergonomi dianggap sangat penting dan efektif. Pada aktivitas kerja seringkali menimbulkan nyeri pada tulang belakang dan pinggang para pekerja, hal ini diketahui dari hasil wawancara kepada para pekerja disana. Kegiatan ini mempunyai tujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para pekerja percetakan tentang ergonomi sehingga terhindar dari risiko penyakit MSDs. Upaya mengurangi keluhan sistem muskuloskeletal dilakukan dengan melakukan training kepada para pekerja yang meliputi memberikan pengetahuan megenai MSDs dan Ergonomi, kemudian memberikan solusi bagaimana cara mencegah risiko ergonomi. Sebelumnya diukur dahulu bagaimana tingkat pengetahuan para pekerja tentang hal-hal tersebut melalui kuesioner. Kemudian setelah dilakukan training, kegiatan dilanjutkan dengan menganalisis tingkat pengetahuan para pekerja melalui post test. Kemudian 1 bulan setelah sosialisasi dilakukan akan diadakan pengambilan data dari para pekerja untuk melihat apakah keluhan-keluhan yang berkaitan dengan sistem muskuloskeketal masih dirasakan atau tidak. Dari 30 orang pekerja percetakan yang ikut dalam kegiatan ini, sebagian besar para pekerja pernah mengalami penyakit akibat kerja berupa cidera pada tulang belakang (18 orang) dan cidera pada pinggang (5 orang). Hasil identifikasi sebanyak 4 responden (17,39%) menyatakan sudah tidak merasakan Penyakit Akibat Kerja setelah 1 bulan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan. Data ini diambil dari 23 responden yang sebelumnya menjawab pernah mengalami Penyakit Akibat Kerja. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat diketahui bahwa kegiatan pengabdian berhasil, karena telah meningkatkan pengetahuan pekerja tentang Pencegahan Risiko Ergonomi dan mengurangi Penyakit Akibat Kerja yang sebelumnya dialami oleh para pekerja.
Pelatihan Perawatan Luka Bakar dalam Rangka Peningkatan Kapasitas Migran Di IOM Dayu Satriya W; Ainul Rofik; Ratna Ayu Ratriwardhani; Yuriske Agnovianto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1284

Abstract

Latar belakang, Luka bakar merupakan kerusakan jaringan yang diakibatkan sumber panas seperti api, air panas, bahan kimiawi, sinar matahari atau radiasi. Luka bakar di Indonesia merupakan cedera yang memberikan masalah tersendiri. Sehingga diperlukan pelatihan perawatan luka bakar untuk para migran di IOM. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman migran mengenai perawatan luka bakar. Metode, Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah ceramah dan tanya jawab. Sebelum penyuluhan peserta diberi pre-test, kemudian setelah penyuluhan peserta diberi post-test. Hasil pre-test dan post-test dinilai kemudian dilakukan pengolahan data dan evaluasi. Hasil, Hasil pre-test dan post-test mengenai perawatan luka bakar melalui kuesioner secara langsung terjadi peningkatan nilai oleh migran yang mengikuti kegiatan ini. Persentase kenaikan nilai rata-rata adalah sebesar 7,37%. Kenaikan nilai rata-rata yang signifikan ini menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan pada peserta setelah mengikuti sesi penyuluhan. Kesimpulan, Pelatihan Perawatan Luka Bakar dalam rangka Peningkatan Kapasitas Migran di IOM telah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap luka bakar dan penanganannya.
Inisiasi Pembentukan ‘Bank Santri’ Berbasis ‘Zero Waste’ Sebagai Peningkatan Perekonomian Desa Kabupaten Jombang Agus Wahyudi; Asmaul Luthfauziah; Yuanita Syaiful
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1285

Abstract

Mewujudkan kemandirian desa merupakan salah satu pembangunan nasional tujuan dan kebutuhan potensi desa, potensi sosial masyarakat, yang menjadi pelaku sekaligus objeknya sedang dibangun. Selain itu, dalam kemandirian juga perlu dilakukan optimalisasi partisipasi masyarakat desa. Namun kenyataannya masih banyak desa yang melakukan hal tersebut tidak tahu cara mengoptimalkan peningkatan perekonomian desa. Tujuan dari PKM ini bertujuan untuk mendeskripsikan inisiasi sampah sebagai potensinya penguatan perekonomian desa Kabupaten Jombang yang memberikan dampak positif dalam menunjang perekonomian sebagai pendapatan asli desa. Metode Kegiatan dengan Participatory Actve Propram dengan melibatkan masyarakat sebagai kelompok sasaran dalam kegiatan PKM ini. Hasil yang diperoleh adalah bank sampah terintegrasi (Bank Santri) sebagai unit usaha yang potensial sebagai bagian dari upaya meningkatkan dan menguatkan perekonomian masyarakat dengan Konsep Bank Sampah Terintegrasi (Bank Santri)
Gerakan Ibu Sehat Anak Kuat Dalam Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Kesehatan (GEBUSENAT) Merry Sunaryo; Diva Indah Salsabila; Muhammad Azhari Baihaqi; Moh. Saiful Hakiki; Bela Aulia Permatasari; Muhammad Iqbal Fahdi Arrochman; Inayatur Rohmah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1286

Abstract

Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi jangka panjang yang terjadi akibat konsumsi nutrisi yang tidak mencukupi selama periode yang cukup lama, disebabkan oleh pemberian makanan yang tidak memenuhi kebutuhan gizi yang seharusnya. Faktor penyebab stunting dapat dikelompokan menjadi penyebab langsung dan tidak langsung. Stunting dipengaruhi oleh pekerjaan ibu, tinggi badan ayah, tinggi badan ibu, pendapatan, jumlah anggota rumah tangga, pola asuh, dan pemberian ASI eksklusif, selain itu stunting juga disebabkan oleh beberapa faktor lain seperti pendidikan ibu, pengetahuan ibu mengenai gizi, pemberian ASI eksklusif, tingkat kecukupan zink dan zat besi, riwayat penyakit infeksi, faktor genetik, akses dan ketersediaan bahan makanan serta sanitasi dan kesehatan lingkungan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan adalah pemberian penyuluhan atau edukasi dengan materi kepada ibu-ibu kader dan posyandu. Serta hasil evaluasi menggunakan pretest dan postest pengetahuan ibu setelah itu dilanjutkan dengan pengelolaan menggunakan metode t-Tes untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang penyebab, pencegahan, dan penanganan stunting. Berdasarkan hasil kuesioner penyuluhan mengenai pencegahan stunting diperloleh bahwa ibu-ibu posyandu suda memahami secara keseluruhan mengenai tentang stunting dimulai dari penyebab,penanganan,serta pencegahan. Serta rata – rata 80% ibu posyandu sebelum dan sesudah mengetahui dan juga terdapat peningkatan presentase sebelum dilakukan penyuluhan dan setelah penyuluhan dari 63% menjadi 98%. Berdasarkan penyuluhan yang dilakukan oleh ibu – ibu mengalami peningkatakan pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting.
Sosialisasi Pengangkatan Benda secara Manual pada Pekerja Mebel Ratriwardhani, Ratna Ayu; Sunaryo, Merry; Alvianshah , Nikhen Hanifah; Apriyanti , Aanisah Azzahrah; Saputra, Naufal Ilham
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengangkatan benda secara manual jika dilakukan dengan cara yang salah dapat menyebabkan cidera,terutama cidera pada tulang belakang. Industri mebel merupakan salah satu industri yang didalamnyabanyak terdapat aktivitas pengangkatan beban secara manual. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberiedukasi kepada para pekerja mebel terkait cara yang benar dalam pegangkatan beban secara manual danmemberi edukasi terkait berapa berat beban yang aman diangkat bagi pekerja sehingga terhindar dariresiko penyakit MSDs. Sosialisasi dilakukan di UD. Kaisar Putra dengan menggunakan poster yang berisigambar-gambar cara pengangkatan beban yang benar. Sosialisasi dilakukan juga dengan mempraktekkansecara langsung cara pengangkatan beban yang benar. Dari 15 orang pekerja industri mebel yangberpartisipasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, sebagian besar pekerja pernahmengalami penyakit akibat kerja berupa cidera pada tulang belakang. Salah satu pekerja ada yang sudahmengetahui tentang bagaimana cara mengangkat beban yang benar, tetapi pekerja tersebut mengaku jikadirinya tidak pernah menerapkan cara-cara tersebut dalam pekerjaannya sehari-hari. Sebelumdiadakannya sosialisasi, sebagian besar para pekerja industri mebel tersebut tidak mengetahui bagaimanacara mengangkat beban yang benar. Tingkat pengetahuan pekerja tentang cara mengangkat beban yangbenar dan pencegahan penyakit akibat kerja berupa cidera pada tulang belakang terbukti bertambah.