cover
Contact Name
Bidang 4 LPPM
Contact Email
bidang4lppm@unusa.ac.id
Phone
+6281946755359
Journal Mail Official
snpm@unusa.ac.id
Editorial Address
UNUSA Kampus B, Jl. Jemursari No. 51-57 Surabaya 60237, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29649137     EISSN : 29649145     DOI : https://doi.org/10.33086/snpm
Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bentuk upaya untuk mengumpulkan para pelaksana dalam satu forum dalam mendeseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat ke publik agar masyarakat berdaya. Seminar nasional ini juga peserta berkesempatan mempresentasikan dan mendiskusikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang berisi tentang inovasi, isu terbaru dalam berbagai bidang. Tujuan utama dari seminar nasional ini adalah Deseminasi hasil pengabdian agar masyarakat menjadi berdaya, Membuka jaringan ilmiah yang berkaitan dengan proses kolaborasi pengabdian kepada masyarakat, penulisan artikel, penerjemahan sampai review artikel untuk siap dipublikasikan dan membantu cara mempublikasikan artikel para dosen ke jurnal nasional atau prosiding nasional.
Articles 348 Documents
Pendampingan Pembuatan Hak Kekayaan Intelektual Peserta Krenova Kabupaten Jombang Dina Eka Shofiana; Yahya Ashari; Herin Mawarti; Chandra Sukma A
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1291

Abstract

Hak Kekayaan Intelektual (HKI) didefinisikan sebagai hak untuk memperoleh perlindungan secara hukum atas kekayaan intelektual sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang HKI, seperti UU Hak Cipta, Paten, Desain Industri, Rahasia Dagang, Varitas Tanaman, Sirkuit terpadu dan Merek. Secara substantif pengertian HKI dapat dideskripsikan sebagai hak atas kekayaan yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia. Karya-karya intelektual yang dimaksud di bidang ilmu pengetahuan, seni, sastra ataupun teknologi, dilahirkan dengan pengorbanan tenaga, waktu dan bahkan biaya. Adanya pengorbanan tersebut menjadikan karya yang dihasilkan menjadi memiliki nilai. Apabila ditambah dengan manfaat ekonomi yang dapat dinikmati, maka nilai ekonomi yang melekat menumbuhkan konsepsi kekayaan (Property) terhadap karya-karya intelektual. Bagi dunia usaha, karya-karya itu dikatakan sebagai assets perusahaan. Pengenalan HKI sebagai hak milik perorangan yang tidak berwujud dan penjabarannya secara lugas dalam tatanan hukum positif terutama dalam kehidupan ekonomi merupakan hal baru di Indonesia. Dari sudut pandang HKI, aturan tersebut diperlukan karena adanya sikap penghargaan, penghormatan dan perlindungan tidak saja akan memberikan rasa aman, tetapi juga mewujudkan iklim yang kondusif bagi peningkatan semangat atau gairah untuk menghasilkan karya-karya inovatif, inventif dan produktif.
Pendampingan Pengolahan Dan Manajemen Bank Sampah Desa Ploso Kerep Kecamatan Sumobito M. Imsin; Dina Eka Shofiana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1292

Abstract

Dalam Hal ini P2KTD Unipdu memperoleh 2 Bidang Fokus yaitu Pertama Layanan P2KTD bidang kewirausahaan dan pengembangan ekonomi lokal disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik desa dalam pendukung pengembangan Produk Unggulan Desa (Prudes) dan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (prukades) serta BUM Desa atau BUM Desa Bersama. Bentuk penyedia layanan teknis pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan dapat berupa analisis dan identifikasi sumberdaya lokal, analisis keberlanjutan usaha, pengembangan SDM dan kelembagaan, pengembangan produksi, dan mata rantai usaha (market chain) yang dikelola secara mandiri, serta pengelolaan keuangan mikro. Wirausahawan Sosial adalah individu yang memberikan solusi inovatif untuk menyelesaikan permasalahan sosial di masyarakat Desa dengan menawarkan ide kreatif berorientasi bisnis. Misalnya: pengelolaan sampah, pengelolaan air bersih, pemanfaatan biogas, dan produk daur ulang, dan desa wisata. Bentuk kegiatan layanan teknis Pengembangan Sumber Daya Manusia dapat berupa pelatihan dan bimbingan untuk mendorong kemandirian Desa dalam memberikan pelayanan sosial dasar yang berkualitas (seperti: Posyandu Mandiri, Pengelolaan PAUD), serta menumbuhkan kewirausahaan sosial di desa Manajemen pengelolaan bank sampah menjadi utama.
Pendampingan Pembuatan Pisang Aromatik Jatimlerek Plandaan Jombang Bambang Setyobudi; Zahrul Jihad; Dina Eka Shofiana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1293

Abstract

Pada umumnya masyarakat di Desa Jatimlerek bermata pencaharia sebagai petani, karena menurut mereka pekerjaan itu cocok untuk merekasehingga penghasilannya kurang berkembang. Namun ada seseorang yang memiliki keinginan untuk berwirausaha yaitu mengolah pisang menjadi produkyang lebih bernilai dipasaran yaitu menjadi pisang aromatik . Dalam pengolahan pisang tersebut warga hanya memproduksi buah pisang saja sedangkan limbah dari pisang dibuang dan dibuat makan binatang ternak. Disinilah muncul ide pembuatan program pengabdian kepada masyarakat untuk memanfaatkan limbah kulit menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual. Dengan adanya sosialisasi ini maka bisa merubah pemikiran dan mengurangi pisang mentah yang belum di kembangkan . Dan limbah yang ada disekitarnya dapat dimanfaatkan dengan efektif dan efesien. Setelah mengurangi limbah di desa tersebut sosialisasi ini juga dapat meberikan ilmu pengetahuan yang sebelumnya belum dimiliki, dengan masyarakat mempunyai pengetahuan mengolah pisang maka disitu muncul alternatif pekerjaan baru tanpa menggangu aktifitas setiap hari. Dilihat dari kandungan dalam kulit pisang banyak berguna untuk tubuh manusia, selain itu kulit pisang juga bisa dijadikan salah satu sumber makanan juga produk lainnya yang berharga ekonomis, yaitu sebagai pisang aromatik. Dengan mengolah pisang pemuda-pemudi di desa tersebut menjadi lebih kreatif dan menciptakan lapangan pekerjaan yang baru untuk pengangguran di Desa Jatimlerek, supaya menganggkat perekonomian didesa,khususnya di bidang wirausaha.
Kesehatan Optimal di Masa Kehamilan Melalui Kegiatan Olahraga dan Rekreasi di Wilayah Kerja Puskesmas Banyu Urip Surabaya R. Khairiyatul Afiyah; Farida Umamah; Rusdianingseh
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1294

Abstract

Rutinitas olahraga dan rekreasi pada ibu hamil banyak terganggu oleh pandemi, terutama di daerah metropolitan Kegiatan rekreasi bertujuan mempererat ikatan ibu dan janin sebelum kelahiran, serta liburan saat hamil juga membantu menghalau stres yang rentan menyerang. Waktu yang paling tepat saat melakukan liburan atau rekreasi yaitu ketika usia kehamilan memasuki trimester kedua, atau ketika usia kandungan antara 20-30 minggu dan disarankan ibu hamil pada waktu melakukan perjalanan setidaknya 2 jam sekali berhenti untuk mengurangi tekanan. Tujuan kegiatan ini adalah Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dan masyarakat tentang pentingnya olahraga dan rekreasi di masa kehamilan. Metode yang diterapkan dalam pengabdian masyarakat ini adalah model edukasi dan memberikan keterampilan kepada kader, ibu hamil dan keluarga dan setelah satu bulan dievaluasi hasil pre dan post pemberian edukasi. Hasil analisa data dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan hasil p value < 0,05 yang berarti ada perbedaan pengetahuan dan keterampilan pre dan post pemberian edukasi dan keterampilan. Hasil dari kegiatan didapatkan bahwa pengetahuan dan keterampilan tentang pentingnya olahraga dan rekreasi di masa kehamilan ibu hamil, keluarga dan kader sebelum diberikan intervensi 50 % kurang dan 50 % cukup. Hasil sesudah pemberian edukasi dan keterampilan didapatkan hasil 25% cukup dan 75 % baik. Pemberian edukasi dan keterampilan tentang tentang pentingnya olahraga dan rekreasi di masa kehamilan bermanfaat meningkatkan perilaku sehat dalam merawat kehamilan. Pengetahuan merupakan faktor utama dalam merubah perilaku untuk mencapai derajat kesehatan ibu hamil yang optimal dan hal ini sesuai dengan konsep dari Theory Planned of Behavior. Kesimpulan dalam kegiatan ini adalah pemberian edukasi dan keterampilan dapat mempengaruhi perilaku sehat yaitu ibu hamil dan keluarga mampu merawat dirinya selama kehamilan. Keterlibatan keluarga dan kader kesehatan sangat berpengaruh dalam mewujudkan perilaku tersebut dengan cara berkolaborasi dengan baik dengan tim kesehatan.
Pemberdayaan Santri Untuk Mewujudkan Pesantren Sehat Di Pondok Pesantren Sabilunnajah, Prambon-Sidoarjo Satriya Wijaya; Novera Herdiani; Yauwan Tobing Lukiyono; Edza Aria Wikurendra; Herdiantri Sufriyana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1295

Abstract

Sabilunnajah Islamic Boarding School is a Islamic boarding school located in Watutulis village RT.01 RW.03 (Gg. Zamzam Amanah) Prambon, Sidoarjo Regency which has students ranging from junior high school to high school students. Based on the initial survey, information was obtained that unsavory student habits were often found in this Islamic boarding school, such as hanging clothes in the room, eating together in one container, piling up dirty clothes, putting shoes out of place and exchanging personal objects, such as combs, sarongs, clothes, trousers and towels, these are susceptible to the emergence of various diseases, especially infectious diseases. Diseases that often occur among students are skin diseases, for example scabies, and there are several other diseases such as boils, itching, tinea versicolor, athlete's foot, diarrhea, eye pain and others. The method of this community service activity is identifying the problems faced by Islamic boarding schools, carrying out interventions to increase the empowerment of students so that in the future they can create healthy Islamic boarding school conditions which include: a) Providing education about appropriate and effective ways to prevent infectious diseases, especially skin diseases, b) Carrying out education about the importance of PHBS and the importance of balanced nutritional intake for each individual student, c) Carrying out short education/training about empowering students in an effort to improve the health status of Islamic boarding school residents, d) Providing donations of basic health infrastructure such as first aid kits along with first aid medicines. Apart from that, it is hoped that students will experience an increase in understanding regarding appropriate and effective ways to prevent infectious diseases, especially skin diseases, increase understanding about the importance of PHBS and the importance of balanced nutritional intake for each individual student and increase understanding about empowering students in an effort to improve the health status of Islamic Boarding School residents.
Pemberdayaan Kader Kesehatan dan Tutor sebaya stunting sebagai Upaya pencegahan stunting dan Pengelola Stunting Center Elly Dwi Masita; Uke Maharani Dewi; Annif Munjidah; Hinda Noviyanti; Pratiwi hariyani Putri; Heni Agustina
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1296

Abstract

Sampai saat ini, stunting pada anak usia 3 – 5 tahun merupakan masalah kesehatan anak terbesar yang dialami oleh sebagian besar negara berkembang termasuk Indonesia. Survey yang telah dilakukan pada bulan Januari 2023 bersama petugas kesehatan setempat bahwa dari 170 balita 30 mengalami gizi yang buruk berupa berat badan kurang sejumlah 18 balita dan 12 balita terindikasi stunting dengan orang tua yang memiliki status ekonomi rendah. Tujuan umum kegiatan ini terfokus pada pencapaian kemandirian kesehatan melalui mendirikan pusat informasi dan fasilitas tata laksana stunting yang dikelola oleh kader kesehatan sebagai upaya mencegah peningkatan prevalensi stunting sekaligus sebagai fasilitas peningkatan pendapatan keluarga yang memiliki anak dengan resiko masalah gizi, keluarga yang terindikasi stunting melalui stunting center. Metode kegiatan menggunakan pendekatan assasement based community development melalui seminar, pelatihan dan pendampingan. Instrumen menggunakan kuesioner dan cek list. Indikator ketercapaian adalah tingkat pengetahuan, tingakat ketrampilan dan pendapatan keluarga yang memiliki bayi dan balita beresiko terjadina gizi buruk dan stunting. Sasaran mitra adalah 55 kader kesehatan dan 55 ibu yang memiliki bayi dan balita yang berusia 5 tahun di wilayah Sidoarjo. Hasil dari kegiatan ini didapatkan adanya perbedaan mean pada masing- masing indikator capaian tingkat pengetahuan sebesar 66.6. ketrampilan pengelolaan bahan makanan sebesar 66.2, ketrampilan kewirausahaan berbasis kesehatan 64.3 serta pada indikator pendapatan keluarga sebesar 1.63 dan hasil uji mean whitney dengan sig= 0.001. Metode pendekatan assasement based community development melalui seminar, pelatihan dan pendampingan efektif dalam mengubah tingkat pengetahuan,persepsi dan perilaku kader kesehtan dan ibu- ibu yang memiliki bayi dan balita dalam pemenuhan gizi serta peningkatan ekonomi keluarga sebagai bentuk dukungan pada program penurunan stunting, ketahanan pangan keluarga sekaligus ketahanan ekonomi keluarga
Leukosit Urine Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Pada Warga Desa Simo Angin-Angin S. P. Edijanto Penulis; Andreas Putro Ragil Santoso; Devyana Dyah Wulandari; Gilang Nugraha; Dwi Handayani; Janetra Yudhis Nata P; Syinta Nur Isnaini; Nur Zalsabila Isnaini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1297

Abstract

Leukosit dalam urin yang tinggi saat pengecekan medis bisa jadi penanda infeksi pada saluran kemih. Tingginya leukosit tersebut menandakan tubuh sedang melawan infeksi yang terjadi. Selain infeksi, penyumbatan atau obstruksi di saluran kemih juga bisa menjadi biangnya sehingga harus ditangani oleh dokter. Masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pengetahuan tentang pemeriksaan urine serta kurangnya kesadaran pentingnya tes awal pemeriksaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dilakukan di Desa Simo Angin-Angin, Krian, Sidoarjo pada tahun 2023 yang dihadiri oleh 72 peserta. Metode pengabdian yang dilakukan yaitu dengan pendekatan melalui sosialisasi untuk pemahaman penyakit ginjal akibat diabet, manfaat pemahaman dilakukan dengan sosialisasi dilakukan pendekatan kembali terkait tingkat pemahaman, selanjutnya dilakukan pemeriksaan urine dilakukan sebagai bahan evaluasi pada masyarakat untuk mengetahui leukosit urine pada responden Berdasarkan hasil sosialisai pada 72 masyarakat didapatkan tingkat pemahaman pemeriksaan urine dengan peningkatan sebesar 50%, dan berdasarkan hasil pemeriksaan leukosit urine menunjukkan bahwa terdapat 58,43% yang menunjukkan hasil positif dan 41,57% dengan hasil negatif. Hal tersebut menunjukkan pentingnya pemeriksaan urine untuk deteksi dini untuk kesehatan ginjal
Smart Investasi di Generasi Milenial dengan Berinvestasi Saham Dina Anggraeni Susesti; M. Ghofirin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1301

Abstract

Seiring perkembangan teknologi, kemajuan dalam bidang ekonomi khusunya investasi memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. Hal yang berkaitan dengan kemajuan pertumbuhan ekonomi yaitu meningkatkan pendapatan atau kebutuhan masyarakat yang dimana masyarakat mulai sadar pentingnya melakukan investasi. Ragam investasi ini bermacam macam di antaranya adalah tabungan, saham, emas, tanah, dll. Jogiyanto, (hlm 5 ) Investasi dapat diartikan sebagai penundaan konsumsi sekarang untuk digunakan di dalam produksi yang efisien selama periode waktu tertentu merupakan Generasi muda milenial saat ini mengalami pertumbuhan signifikan. Bursa Efek Indonesia mengajak seluruh masyarakat Indonesia melalui kampanya Yuk Nabung Saham ( YBS ) untuk mulai berinvestasi di pasar modal.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Manajemen Diet Penderita Hipertensi Melalui Pendidikan Kesehatan Metode Brainstorming Umdatus Soleha; Siti Nurjanah; Firnanda Erindia
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan penyakit hipertensi salah satunya yaitu kepatuhan penderita dalam menjalani diet, pengetahuan yang kurang mengenai diet hipertensi membuat komplikasi akibat penyakit hipertensi tidak dapat ditekan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang manajemen diet penderita hipertensi di Dusun Ploso Kuning dengan metode brainstorming. Kegiatan ini dilakukan dalam jangka waktu 3 bulan (April-Juni 2022), dalam pelaksanannya dimulai dari menyebarkan pretest kemudian melakukan tahapan pendidikan brainstorming lalu di akhir sesi tim menayangkan sebuah video edukasi yang berbasis animasi yang bertujuan sebagai benang merah dari metode brainstorming yang dilakukan, kemudian video edukasi diunggah di channel youtube desa sebagai platform edukasi jangka panjang karena penderita hipertensi lain yang tidak ikut dalam proses pendidikan kesehatan dapat mengakses informasi terkait diet hipertensi melalui video tersebut sehingga kebermanfaatan dari program pengabdian masyarakat ini dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas, setelah itu tim melakukan pemnyebaran posttest. Hasil perbandingan pretest dan posttest menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan dari rata-rata pengetahuan masyarakat 57.33 menjadi 84.67. Tenaga kesehatan dapat menerapkan metode brainstorming dalam memberikan penyuluhan kepada penderita hipertensi agar kepatuhan penderita tentang diet meningkat dan komplikasi akibat hipertensi dapat dicegah.
The Information Motivation Behavioral Skill Model: EDUACT (Pemberian Edukasi dan Peningkatan Aktivitas) sebagai Upaya Perbaikan Gaya Hidup Penderita Diabetes Mellitus di Wilayah Puskesmas Simomulyo Surabaya Umdatus Soleha; Umi Hanik; Siti Nurjanah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i2.1308

Abstract

Penderita diabetes mellitus (DM) berpotensi mengalami ketidakpatuhan dalam menjalani pengobatan, hal ini bisa diakibatkan kurangnya pengetahuan, ketidakpastian penyakit dan perngobatan jangka waktu lama. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan kemampuan kognitif dan psikomotorik pada masyarakat melalui edukasi dan peningkatan aktivitas fisik sebagai perbaikan gaya hidup penderita DM. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini terdiri dari 3 tahap yakni tahap pra kegiatan terdiri dari persiapan administrasi dan sarana prasarana, tahap kegiatan terdiri dari pelaksanaan pre test dan post test, pemberikan edukasi, demonstrasi aktivitas fisik yang dapat dilakukan oleh penderita DM. Tahap pasca kegiatan meliputi evaluasi keberlanjutan program. Hasil analisis data pre test dan post test terdapat peningkatan skor rata-rata pengetahuan masyarakat, dari 74.5 meningkat menjadi 87.8. Terdapat peningkatan kemampuan kognitif berupa peningkatan pengetahuan penderita diabetes sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Sebagai upaya memperbaiki gaya hidup penderita diabetes mellitus dibutuhkan pengetahuan dan kemampuan melakukan aktifitas psikomotorik yang membantu regulasi gula darah dengan baik. Oleh karena itu pemberian edukasi oleh tenaga kesehatan dan kemampuan melakukan aktifitas psikomotorik dapat dilakukan, secara continue untuk menekan komplikasi akibat DM.