cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 29646278     EISSN : 29641268     DOI : https://doi.org/10.57235
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia is a journal that publishes Focus & Scope research articles, which include: 1. Humanities and social sciences 2. Contemporary political science 3. Education science 4. Religion and philosophy 5. engineering science 6. Business and economy 7. cooperative 8. technology 9. HR Development 10. Design and media arts.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 973 Documents
Hubungan Kebiasaan Makan dan Penampilan Makanan Dengan Daya Terima Makanan pada Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 36 Bandar Lampung Efendi, Rahman; Erwin, Tubagus; Nurhartanto, Adhi
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7307

Abstract

This study aims to determine the relationship between eating habits and food presentation with food acceptance in the free nutritious meal program at SMPN 36 Bandar Lampung in 2025. The background of this study is the importance of good eating habits and attractive food presentation to improve students' food acceptance, thereby ensuring the program runs effectively. The study used a cross-sectional design with 88 respondents selected through total sampling. Eating habits data were collected using a questionnaire, food presentation was assessed through an observation sheet, while acceptance was measured using the food residue weighing method. Analysis included univariate analysis for frequency distribution and bivariate analysis using the Chi-Square test. The results showed that most students had good eating habits (59.1%), rated food presentation as sufficiently appealing (58.0%), and had good food acceptance (56.8%). Bivariate test results showed no significant relationship between eating habits and food acceptability (p 0.05), but there was a significant relationship between food presentation and acceptability (p 0.05). In conclusion, food presentation influences acceptability, while eating habits do not. It is recommended that program managers pay attention to the visual aspects, aroma, and portion sizes of food to support program success.
Kinerja Aparatur Sipil Negara pada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah Hastuty, Dewi; Rivai, Abdul; Mashuri, Mashuri
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7726

Abstract

This study aims to determine the performance of State Civil Apparatus at the Central Sulawesi Provincial Education Office. This study uses a qualitative data method. The research location is the Central Sulawesi Provincial Education Office. The theory used in this study is the theory put forward by Robbins. Informants in this study numbered 6 (six) people. Data obtained in this study from the results of observation, interviews, and documentation. The data analysis methods are Data Collection, Data Condensation, Data Presentation, and Conclusion Drawing/Verification.The results of this study indicate that civil servant performance has shown positive progress, but several structural, competency, and organizational culture barriers remain that need to be addressed. If improvements are implemented systematically, civil servant performance has the potential to significantly improve, particularly in facing the increasingly complex demands of educational administration in the digital age.
Persepsi Masyarakat Terhadap Kebersihan Kota Medan di Kecamatan Medan Tembung Sebagai Indikator Kesejahteraan Lingkungan Studi Awal 100 Hari Kinerja Gubernur Pratiwi, Salwa Risda; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Purba, Novridah Reanti; Ampun, Hilda Umayyah Anak; Tarigan, Ella Debora Sri Karina Br; Nainggolan, Unedo; Novianti, Aisyah; Audina, Riska
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7180

Abstract

Kebersihan kota merupakan indikator penting kesejahteraan lingkungan sekaligus cerminan kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kebersihan Kota Medan di Kecamatan Medan Tembung pasca program 100 hari kinerja Gubernur Sumatera Utara, menganalisis efektivitas program kebersihan pemerintah, serta mengidentifikasi tingkat partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods), yaitu kuantitatif melalui kuesioner tertutup skala Likert dan kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kebersihan tergolong cukup tinggi, terutama terkait kebersihan tempat tinggal dan sistem pengangkutan sampah, namun masih rendah pada aspek fasilitas umum dan gotong royong. Program kebersihan pemerintah dinilai cukup baik dari segi penyediaan sarana, meskipun implementasinya belum konsisten. Sementara itu, partisipasi masyarakat relatif tinggi dalam perilaku individu tetapi masih lemah pada keterlibatan kolektif. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan fasilitas, sosialisasi, dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat agar kebersihan kota lebih berkelanjutan.
Benturan Antara Hukum Adat Patrilineal Batak dan Hukum Perdata Nasional Dalam Sengketa Waris (Analisis Putusan Nomor 435/Pdt/2018/PT Medan) Hutapea, Junika Gabriella Cecille; Martinelli, Imelda; Rigan, Putri Audea Gabriella; Sianturi, Angel Oktavianni Putri
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7560

Abstract

Sistem hukum di Indonesia mengenal keberagaman, termasuk keberadaan hukum adat yang masih hidup di tengah masyarakat. Salah satunya adalah hukum adat Batak yang menganut sistem patrilineal, di mana garis keturunan dan hak waris hanya diakui melalui laki-laki. Namun, hal ini sering kali menimbulkan benturan dengan ketentuan hukum perdata nasional yang menjunjung asas kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan dalam pewarisan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis benturan antara hukum adat patrilineal Batak dan hukum perdata nasional dalam sengketa waris sebagaimana tercermin dalam Putusan Nomor 435/Pdt/2018/PT Medan. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim dalam putusan tersebut berupaya menyeimbangkan antara penghormatan terhadap nilai-nilai adat dengan prinsip keadilan dalam hukum nasional. Namun, masih terdapat ketegangan antara penerapan hukum adat dan perlindungan terhadap hak-hak perempuan dalam konteks pewarisan.
Tinjauan Yuridis Terhadap Efektivitas FTA Dalam Menyederhanakan Prosedur Hukum Transaksi Bisnis Internasional Nathanael, Jeremy; Lie, Gunardi
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7060

Abstract

Dalam era globalisasi ekonomi, Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) menjadi instrumen penting yang tidak hanya menghapus hambatan tarif, tetapi juga menyederhanakan prosedur hukum dalam transaksi bisnis internasional. FTA mengatur aspek-aspek penting seperti dokumen perdagangan, aturan asal barang (Rules of Origin/ROO), prosedur bea cukai, dan mekanisme penyelesaian sengketa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas FTA sebagai instrumen hukum internasional dalam menyederhanakan prosedur hukum transaksi lintas batas, serta mengidentifikasi kendala yuridis yang dihadapi dalam implementasinya, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode analisis kualitatif terhadap instrumen hukum internasional (AFTA dan RCEP) dan regulasi nasional terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun FTA secara normatif telah memberikan kerangka hukum yang mendorong efisiensi perdagangan, efektivitasnya di Indonesia masih terbatas akibat lemahnya harmonisasi hukum nasional, kompleksitas ROO, serta infrastruktur kelembagaan dan administrasi yang belum optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa efektivitas yuridis FTA sangat bergantung pada kesiapan regulatif dan kelembagaan di tingkat nasional. Diperlukan reformasi hukum dan penguatan kapasitas institusional untuk menjadikan FTA sebagai alat hukum yang benar-benar fungsional dalam memfasilitasi transaksi bisnis internasional.
Kesehatan Mental Perempuan Menopause dalam Perspektif Al-Qur’an: Integrasi Spiritualitas dan Psikologi Humanistik Latipah, Ipah
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7463

Abstract

Fenomena menopause sering kali diidentikkan dengan penurunan fungsi biologis dan emosional perempuan. Namun, dari perspektif Al-Qur’an, setiap fase kehidupan memiliki potensi spiritual dan psikologis yang dapat menumbuhkan ketenangan jiwa (al-nafs al-muthmainnah). Penelitian ini membahas kesehatan mental perempuan pada masa menopause dari perspektif Al-Qur’an, dengan mengintegrasikan pendekatan spiritual dan psikologi humanistik. Penelitian ini menggunakan kajian tafsir tematik dan analisis psikologis untuk memahami dinamika emosional, sosial, dan spiritual perempuan menopause. Hasil kajian menunjukkan bahwa keseimbangan spiritual, psikologis, sosial, dan emosional dapat meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas perempuan menopause, kesehatan mental perempuan menopause dapat dipelihara melalui kesadaran spiritual, penerimaan diri, dan keterhubungan dengan Allah sebagai sumber ketenangan batin. Integrasi antara spiritualitas Qur’ani dan psikologi humanistik membentuk model keseimbangan baru yang disebut Menopower Qur’ani, yaitu perempuan menopause yang berdaya, tenang, dan produktif secara spiritual dan emosional.
Analisis Efektivitas dan Efisiensi Penggunaan Dana Desa di Desa Bulakamba Kabupaten Brebes Isdiyanti, Sachlina Dwike; Oktari, Vivi
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7768

Abstract

Latar belakang penelitian ini mengacu pada pentingnya tata kelola pemerintah yang baik untuk tercapainya tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien. Pengelolaan dana desa yang efektif dan efisien berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pemerintahan desa dalam kaitannya dengan pengelolaan keuangan dan administrasi Desa Bulakamba. Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas dan efisiensi dalam realisasi anggaran dana desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan diskusi kelompok berfokus. Penelitian ini memperoleh informasi dan sumber data dari kepala desa, aparat pemerintahan desa, dan masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa di desa Bulakamba berjalan cukup baik meskipun masih terdapat beberapa kendala di dalamnya. Pengelolaan keuangan juga menunjukkan tingkat transparansi yang relatif baik, namun masyarakat masih kesulitan memahami laporan keuangan yang diberikan. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan masih terbatas, sehingga diberikan rekomendasi untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat.
Penerapan Restorative Justice Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan di Kejaksaan Negeri Oku Timur (Studi Penetapan No. R-1/L.6.21/Eoh.2/03/2025) B, Erlina; Maharani, Ledina
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6892

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya pendekatan alternatif dalam penyelesaian perkara pidana ringan yang melibatkan pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dengan mengedepankan keadilan restoratif sebagai solusi pemulihan sosial dan keadilan partisipatif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan restorative justice terhadap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Kejaksaan Negeri OKU Timur berdasarkan Penetapan No. R-1/L.6.21/Eoh.2/03/2025 memberikan solusi yang efektif dan manusiawi dalam menyelesaikan perkara pidana ringan dengan mengutamakan prinsip keadilan restoratif. Proses ini telah berhasil mempertemukan pelaku dan korban dalam suatu kesepakatan damai, memenuhi kebutuhan korban, menumbuhkan tanggung jawab pada pelaku, serta memulihkan hubungan sosial di masyarakat. Adapun faktor penghambat dalam upaya penerapan restorative justice ini mencakup kendala yuridis, resistensi dari korban, kurangnya pemahaman dari pelaku, keterbatasan sumber daya, dan minimnya dukungan masyarakat. Kendala-kendala tersebut menunjukkan adanya kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas institusi kejaksaan, memperluas penyuluhan hukum kepada masyarakat, serta membangun kolaborasi yang lebih efektif dengan aparat penegak hukum lainnya.
Analisis Keamanan Stabilitas Bendung Tetap Daerah Irigasi Kerasaan Jawa Bah Jambi Kabupaten Simalungun Ghifari, Edo Muhammad; Harahap, Rumilla
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7282

Abstract

Bendung merupakan struktur yang dibangun melintang pada sungai untuk mengatur aliran air, yang dapat digunakan, seperti irigasi dan pembangkit listrik. Bangunannya terbagi menjadi bangunan tetap dan bangunan sementara. Bendung ini dibangun pada tahun 1986 di Kecamatan Jawa Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, bertujuan untuk meningkatkan elevasi muka air sungai Bah Bolon selama musim kemarau guna mendukung kegiatan pertanian. Penelitian dilakukan karena bendung sudah 39 tahun berdiri, maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah bangunan masih aman terhadap syarat SNI Geoteknik terbaru terhadap gaya guling (overtuning) SF(≥2.00), geser (sliding) SF(≥1.50), eksentrisitas SF(≥3.5), daya dukung tanah SF (≥3.00), erosi bawah tanah (Piping) SF(≥1.6), pada saat muka air normal, dan pada saat muka air banjir. Sasaran yang dicapai penentuan besarnya gaya berat sendiri, tekanan lumpur, tekanan hidrostatis, uplift, tekanan tanah dan gaya gempa yang dipergunakan sebagai acuan keamanan bendung terhadap gaya guling dan gaya gelincir. Nilai stabilitas saat kondisi air normal, stabilitas terhadap guling (SF = 8.972 ≥ 2.00), stabilitas terhadap geser (SF = 2.078 ≥ 1.30), eksentrisitas pembebanan yang terjadi (SF e = 1.95 ≤ 3.5), daya dukung tanah atau tegangan tanah yang terjadi (maks = 5.488 ≥ 3.00), (maks = 01.593 ≥ 3.00), stabilitas terhadap erosi bawah tanah (piping) (C= 5.175 ≥ 1.6). Nilai stabilitas pada saat kondisi air banjir, stabilitas terhadap guling (SF = 8.713 ≥ 1.50), stabilitas terhadap geser (SF = 2.266 ≥ 1.30), eksentrisitas pembebanan yang terjadi (e = 2.266 ≥ 3.5 ), daya dukung tanah atau tegangan tanah yang terjadi (min = 5.366 ≥1.50), (maks = 1.593 ≥1.50), stabilitas terhadap erosi bawah tanah (piping) (C= 3.881 ≥ 1.6). Dari hasil perhitungan kontrol stabilitas ada yang tidak aman dan masih ada memenuhi syarat aman.
Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Pemalsuan Ijazah di Kabupaten Mesuji (Studi Putusan Nomor 1093/Pid.B/2023/PN TJK) Sanggem, Thoyyibah Nurhikmah; Dewi, Erna; Firganefi, Firganefi
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7700

Abstract

Pemalsuan ijazah merupakan salah satu bentuk tindak pidana yang mengancam integritas sistem pendidikan. Ijazah, yang seharusnya berfungsi sebagai bukti autentik atas capaian akademik, kerap disalahgunakan untuk memperoleh keuntungan pribadi, termasuk dalam proses rekrutmen pekerjaan maupun penerimaan anggota kepolisian. Penelitian ini menyoroti salah satu kasus pemalsuan ijazah yang dilakukan oleh seorang oknum kepala sekolah sebagaimana termuat dalam Putusan Nomor 1093/Pid.B/2023/PN Tjk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bentuk pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku serta menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan. Metode yang digunakan merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data penelitian dihimpun melalui studi kepustakaan yang meliputi peraturan perundang-undangan, literatur hukum, serta putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana terhadap terdakwa didasarkan pada asas kesalahan, di mana terdakwa dengan sadar dan tanpa adanya paksaan melakukan tindak pidana pemalsuan ijazah. Atas dasar tersebut, hakim menjatuhkan pidana penjara selama 5 (lima) bulan. Perbuatan terdakwa telah menimbulkan kerugian moral dan sistemik bagi dunia pendidikan serta merusak integritas proses seleksi anggota Polri. Oleh karena itu, pidana yang dijatuhkan dinilai masih tergolong ringan jika dibandingkan dengan dampak yang ditimbulkan.