cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 29646278     EISSN : 29641268     DOI : https://doi.org/10.57235
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia is a journal that publishes Focus & Scope research articles, which include: 1. Humanities and social sciences 2. Contemporary political science 3. Education science 4. Religion and philosophy 5. engineering science 6. Business and economy 7. cooperative 8. technology 9. HR Development 10. Design and media arts.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 973 Documents
Faktor-faktor Penentu Keberhasilan Waralaba Afla, Adrefa; Putri, Diajeng; Agus, I Nyoman; Bungaran, Josua; Fatonah, Feti
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menentukan keberhasilan bisnis waralaba di Indonesia. Waralaba merupakan sistem kemitraan antara franchisor dan franchise yang memberikan peluang bagi pengusaha untuk menjalankan bisnis dengan merek dan sistem yang telah teruji. Namun, keberhasilan tidak hanya bergantung pada kepemilikan lisensi, tetapi juga pada faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja usaha. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor utama penentu keberhasilan meliputi kualitas merek, dukungan dan bimbingan franchisor, kemampuan manajerial, inovasi, pemahaman pasar, pengelolaan keuangan, serta komunikasi yang baik antara kedua pihak. Analisa SWOT diperlukan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan waralaba. Dengan pengelolaan yang strategis, kolaborasi yang solid, serta dukungan regulasi pemerintah, waralaba berpotensi menjadi model bisnis berkelanjutan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di Indonesia.
Pengaruh Kompensasi Rugi Fiskal, Beban Pajak Tangguhan, Ukuran Perusahaan Terhadap Tax Avoidance Putri, Dinda Rahmaditya Nayla; Febriyanto, Fery Citra
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Kompensasi Rugi Fiskal,Beban Pajak Tangguhan, Ukuran Perusahaan Tax Avoidace. Metodologi yang diterapkan dalam riset ini adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder. Data penelitian bersumber dari perusahaan- perusahaan sektor Property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam rentang waktu 5 tahun yaitu tahun 2019 – 2023. Teknik pengambilan sampel yang digunakan menghasilkan 55 perusahaan dengan total 92 data laporan keuangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi data panel dengan bantuan software Eviews 10. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan variable Kompensasi Rugo Fiskal, Beban Pajak Tangguhan, Ukuran Perushaan berpengaruh terhadap Tax Avoidance dan secara Parsial, KOmpenasai Rugi Fiskal, Beban Pajak Tangguhan, Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap Tax Avoidance.
Implementasi Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2013 Tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga di Kota Padang Panjang S, Paska Pidadiko; Hadi, Ahmad
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7348

Abstract

Masalah yang diangkat adalah meningkatnya volume sampah dari tahun ke tahun, meskipun telah ada regulasi yang mengatur pengelolaan sampah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan model Edward III untuk menganalisis implementasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Perda telah dilakukan dengan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat, serta adanya komitmen dari pelaksana kebijakan. Namun, terdapat hambatan signifikan, seperti kurangnya pedoman teknis yang jelas, belum dipisahkannya fungsi regulator dan eksekutor, serta ketiadaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang khusus menangani bidang persampahan. Selain itu, penerapan insentif, sanksi, dan sistem perizinan masih belum optimal, dan keterbatasan tempat sampah terpilah menghambat partisipasi masyarakat. Kesimpulan penelitian ini menekankan perlunya penyusunan Peraturan Wali Kota sebagai turunan teknis dari Perda, pemisahan fungsi regulator dan eksekutor, pengangkatan PPNS, serta perluasan penyediaan tempat sampah terpilah. Peningkatan kolaborasi lintas sektor dan evaluasi rutin terhadap SOP juga disarankan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Kota Padang Panjang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.
Peran Sistem SAP Dalam Digitalisasi Administrasi Perkebunan: Studi Kasus PT Binasawit Abadipratama Melindarwati, Latrik; Citalada, Muhammad Bhirawa Dwi Atma
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem SAP sebagai sistem yang dikaji dalam mendukung digitalisasi administrasi perkebunan di PT Binasawit Abadipratama. Analisis difokuskan pada dampak pemanfaatan SAP terhadap efisiensi administrasi, keakuratan data, kendala implementasi, serta kebutuhan pengembangan sistem berdasarkan pengalaman pengguna administrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap tujuh pegawai administrasi yang secara langsung menggunakan SAP dalam kegiatan pencatatan dan pelaporan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahapan reduksi data, pengkodean, pengelompokan tema, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan SAP mampu meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat proses pelaporan, serta meningkatkan keakuratan data dibandingkan sistem manual yang sebelumnya digunakan. Namun, implementasi SAP masih menghadapi kendala berupa ketidakstabilan jaringan internet dan keterbatasan dukungan teknis. Penelitian ini memberikan implikasi manajerial bagi perusahaan dalam mengoptimalkan pemanfaatan SAP sesuai dengan karakteristik operasional perkebunan.
Implementation of Safety Management System at Halim Perdana Kusuma Airport During the COVID-19 Pandemic Wahyudiharto, Raditya Damaris; Arzacky, Irfa; Sulistyo, Didik
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6805

Abstract

QISTINA: This study examines how the Safety Management System (SMS) at Halim Perdana Kusuma Airport was used during the COVID-19 pandemic. It did this by reading journals, news, and data from the Statistics Center. The results of the study showed that the following things supported the use of SMS and personnel responses on how effectively it was used in the airport environment during the pandemic: PT. Angkasa Pura II and the Director General of Air Transportation collaborated on a number of work programs that resulted in the successful establishment of vaccination centers and checkpoints, the procurement of personal protective equipment (PPE), the acquisition of the PeduliLindungi application, and the prevention and slowing down of the virus's spread. 
Tantangan dan Strategi Manajemen Kesehatan di Era Digital Agustina, Dewi; Ginting, Raisya Rhadella Br; Maharani Srg, Rika Aulia; Afifah, Safira; Khair, Afra Fitri Aulia; Tittahira, Aiskha; Afrizal, Nasyah Adzkiah; Dinanti, Adevia Putri; Harahap, Fadilla Albi; Nafiah, Rifa; Aqilah, Syaskiah; Putra, Tommy Adhiyaksah; Fathriansyah, Arkaan; Balqis, Natasya; Azizah, Nadiyah Azka Salsabilla
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7241

Abstract

Jurnal ini membahas tantangan dan strategi manajemen kesehatan di era digital yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Transformasi digital membawa dampak besar terhadap sistem pelayanan kesehatan, terutama dalam meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan kualitas layanan. Namun, kemajuan ini juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti isu privasi data, kesenjangan digital, dan keterbatasan kemampuan tenaga kesehatan dalam mengoperasikan teknologi baru. Analisis menunjukkan bahwa banyak organisasi kesehatan masih menghadapi hambatan berupa infrastruktur yang belum memadai serta kekhawatiran terhadap keamanan informasi pasien. Untuk menjawab permasalahan tersebut, diperlukan kebijakan keamanan data yang kuat, peningkatan fasilitas teknologi, serta pelatihan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya sistem manajemen kesehatan yang lebih efektif, aman, dan inklusif di era digital.
Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara Dalam Perspektif Hukum Kenegaraan Rahmawati, Roro Juliana; Arinda, Valisya Putri; Gultom, Michael Kevin; Putra, Moody Rizqy Syailendra
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7480

Abstract

Pengelolaan keuangan negara memiliki peran sentral dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk mencapai kesejahteraan umum dan keadilan sosial. Pasal 23 UUD 1945 menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus ditetapkan setiap tahun dengan undang-undang serta dilaksanakan secara terbuka dan bertanggung jawab. Hal ini menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas merupakan kewajiban hukum, bukan sekadar norma etika. Meski demikian, praktik di lapangan masih menghadapi tantangan. Laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tiap tahun menemukan penyimpangan berupa ketidakpatuhan, lemahnya sistem pengendalian internal, serta kasus korupsi yang menurunkan kepercayaan publik, seperti penyalahgunaan dana bansos Covid-19 maupun anggaran daerah. Pemerintah telah mengembangkan instrumen digital, seperti e-budgeting dan Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN), namun efektivitasnya masih memerlukan penguatan dari aspek hukum dan kelembagaan. Kajian ini menitikberatkan pada pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam perspektif hukum kenegaraan. Dengan memperkuat legitimasi konstitusional serta mekanisme pengawasan, diharapkan pengelolaan keuangan negara dapat berjalan jujur, terbuka, dan bertanggung jawab, sehingga meningkatkan kepercayaan publik dan mendukung pencapaian tujuan bernegara.
Evaluasi Pelayanan Kesehatan bagi Pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Maizardi, Hendri; Tua RFS, Harapan
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6963

Abstract

Kesehatan merupakan hak dasar yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945 dan menjadi tanggung jawab negara untuk memenuhinya melalui pelayanan kesehatan yang memadai bagi seluruh masyarakat. Salah satu bentuk implementasi kebijakan tersebut adalah melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Namun, pelaksanaan program ini masih menghadapi berbagai kendala, khususnya dalam hal pelayanan rawat inap di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pelayanan kesehatan bagi pengguna BPJS Kesehatan di rumah sakit tersebut dengan menggunakan pendekatan input, proses, dan output. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan jumlah pasien BPJS setiap tahun yang tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas fasilitas dan layanan, sehingga menyebabkan ketidakpuasan pasien. Permasalahan seperti keterbatasan fasilitas, sikap tenaga medis, dan lambannya pelayanan menjadi sorotan utama. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh oleh pihak rumah sakit dan pemerintah daerah guna meningkatkan mutu pelayanan dan menjamin terpenuhinya hak masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang layak.
Korelasi antara Self-Regulation dengan Smartphone Addiction pada Mahasiswa DKI Jakarta Fatiha, Salsabila Zahrani; Kartasasmita, Sandi
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7409

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan terhadap kehidupan mahasiswa, salah satunya melalui penggunaan smartphone yang berlebihan hingga memicu perilaku adiktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji korelasi antara self regulation dan kecanduan smartphone pada mahasiswa di DKI Jakarta. Self regulation didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk mengendalikan emosi, pikiran, dan perilaku agar selaras dengan tujuan yang ingin dicapai, sedangkan kecanduan smartphone menggambarkan pola penggunaan yang kompulsif dan sulit dikendalikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian adalah mahasiswa berusia 18–25 tahun yang berdomisili di DKI Jakarta, dengan jumlah responden sebanyak 240 responden dengan kritera yang telah di tentukan. Instrumen yang digunakan berupa skala Short Self-Regulation Questionnere (SSRQ) dan skala Smartphone Addiction Scale (SAS) yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman sesuai hasil uji asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self regulation dan kecanduan smartphone. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan regulasi diri mahasiswa, maka semakin rendah kecenderungan mereka mengalami kecanduan smartphone. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kemampuan self regulation sebagai strategi preventif dalam menghadapi perilaku adiktif terhadap teknologi di kalangan mahasiswa.
Pelaksanaan Ganti Rugi Tanah Masyarakat Untuk Kepentingan Umum Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 di Desa Benua Baru Kecamatan Muara Bengkal Riduan, Riduan; Elviandri, Elviandri; Sunariyo, Sunariyo
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6906

Abstract

Proses pengadaan tanah untuk kepentingan umum memegang peranan penting dalam menunjang pelaksanaan pembangunan nasional, termasuk di Kecamatan Muara Bengkal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana pelaksanaan pengadaan tanah di wilayah tersebut telah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, melalui analisis terhadap regulasi yang berlaku dan kondisi riil di lapangan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa secara umum, pelaksanaan pengadaan tanah telah mengikuti kerangka hukum yang ada, namun masih dijumpai sejumlah kendala seperti minimnya pemahaman masyarakat mengenai hak-haknya, permasalahan administratif, dan keterlambatan dalam pemberian kompensasi. Oleh karena itu, dibutuhkan peningkatan sinergi antar instansi terkait serta penyuluhan hukum yang berkelanjutan kepada masyarakat guna menjamin pengadaan tanah berlangsung secara adil dan sesuai dengan prinsip kepastian hukum.