cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 29620430     EISSN : 29642493     DOI : https://doi.org/10.57235
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia is published twice a year: January and July. E-ISSN: 2964-2493 (Elektronik) P-ISSN: 2962-0430 (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, S.Pd., M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata Receive articles from research and community service in the fields of: 1. Education 2. Economy 3. Social 4. Politics 5. Law 6. Religion 7. Technology 8. Health 9. Culture etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,160 Documents
Kinerja Karyawan pada Perseroan Terbatas MGS Berkarya Mandiri di Kabupaten Sigi Tinungki, Reza Angga Saputra; Halim, Rahmawati; Munari, Munari
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7597

Abstract

The results of this study indicate that Employee Performance at PT. MGS Berkarya Mandiri, Sigi Regency has not been running optimally, this is caused by the failure to achieve the performance indicators used in this study, such as the quality aspect which has not been optimal due to the low responsiveness, discipline, and accuracy of the employees in the company in carrying out their duties. The quantity aspect has not been optimal because there are still a number of activities that do not reach the target. The punctuality aspect has not been running optimally due to frequent delays in completing tasks. The effectiveness aspect has been running optimally due to the large number of facility and infrastructure resources allocated to support each employee's activities in the company to achieve the desired results in several work units. The independence aspect has not been running optimally because there are still some employees who actually transfer their tasks and work to other employees where the work should be completed by employees in their fields. The interpersonal impact aspect has been running optimally because the work commitment of employees in the company is quite good towards what is their obligation as employees
Tantangan Penerapan Understanding by Design Dalam Pembelajaran Berbasis Kompetensi Putri, Nur Rahma Trinanda; Rahma, Aldayana; Tanjung, Dinda Aulya Rahma
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7981

Abstract

Pembelajaran berbasis kompetensi menekankan pencapaian kemampuan nyata peserta didik secara utuh, sehingga membutuhkan perencanaan pembelajaran yang sistematis dan berorientasi pada tujuan. Salah satu model perencanaan pembelajaran yang relevan dengan pendekatan tersebut adalah Understanding by Design (UbD), yang menerapkan konsep backward design dalam merancang pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan penerapan Understanding by Design dalam pembelajaran berbasis kompetensi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur, melalui penelaahan berbagai buku, artikel jurnal nasional, serta sumber ilmiah lain yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif-kualitatif untuk mengidentifikasi pola dan tema utama terkait penerapan UbD. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara konseptual UbD sejalan dengan pembelajaran berbasis kompetensi karena mampu menyelaraskan tujuan pembelajaran, proses pembelajaran, dan penilaian. Namun demikian, penerapannya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep backward design, kesulitan dalam merancang asesmen autentik, keterbatasan waktu dan beban administrasi guru, serta kesiapan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran yang menuntut keaktifan dan pemahaman mendalam. Oleh karena itu, penerapan UbD memerlukan kesiapan dan dukungan yang komprehensif agar dapat berkontribusi secara optimal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis kompetensi.
Evaluasi dan Transformasi Model Bisnis Divisi Alat Berat PT Pindad Menggunakan Business Model Canvas dan Analisis SWOT Fikri, Muhammad Khalil; Basworo, Gregorius Henu; Yanto, Sri; Pedah, Febryano Handayani
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.6929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi model bisnis Divisi Alat Berat PT Pindad (Persero) dan menyusun rancangan model bisnis baru yang adaptif serta berkelanjutan berdasarkan analisis Business Model Canvas (BMC) dan SWOT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung serta studi dokumentasi terhadap laporan tahunan perusahaan periode 2020-2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa Divisi Alat Berat PT Pindad memiliki ketergantungan yang tinggi pada proyek pemerintah, fluktuasi pendapatan signifikan, dan kandungan lokal produk yang masih rendah. Berdasarkan analisis SWOT Matrix, disusun strategi baru meliputi diversifikasi pasar ke sektor swasta dan ekspor, peningkatan kandungan lokal produk, penerapan konsep equipment-as-a-service, serta digitalisasi layanan purna jual berbasis teknologi Internet of Things (IoT). Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi strategi diversifikasi pasar, efisiensi produksi, serta penguatan layanan digital menjadi faktor kunci bagi Divisi Alat Berat PT Pindad untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan dan meningkatkan daya saing di masa depan.
Hydrometeorological Disasters Caused by Forgotten Local Wisdom (A Study of Local Wisdom ' Pilot' of the Gayo Community in Forest Conservation) Linge, Abdiansyah
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7939

Abstract

The hydrometeorological disaster in Aceh caused floods and landslides, causing numerous casualties and significant economic losses. The hydrometeorological disaster was exacerbated by the deterioration of forests in the highlands. Forest destruction is caused by many factors, one of which is the decline of local wisdom values related to forest exploitation.The norms and values of the Gayo highland community are closely linked to the interaction between nature and humans. Communities living alongside forests or in highland areas are the primary bulwark in maintaining forest sustainability. The community's role in forest preservation is to convey values or ideas that live within the community, referred to as local wisdom. This study focuses on the local wisdom of " rintis " (the "root") within the Gayo ethnic group. This research will construct the values contained in the pioneering norms as ideas or concepts in the interaction between humans and nature.The methodology used in this research is a qualitative approach with a micro-ethnography approach, reconstructing the implementation of nature/forest conservation values within the local wisdom or customary system of the Gayo community through the pioneer norms. Starting from describing norms to actualizing norms in life so that they have benefits for environmental sustainability.This research concludes that the values of the rintis norm have been forgotten in Gayo life due to the need to fulfill economic needs, resulting in areas prohibited by custom being converted into agricultural and plantation land. Therefore, the initial norm as local wisdom remains limited to imagination and is not applied in the interaction between humans and nature.
Peran Kepemimpinan dan Administrator Kesehatan Dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Kesehatan Wasiyem, Wasiyem; Mazril, Zahra Kayla; Farhan, Abid; Rahmadianti, Riska; Febriani, Mely; Azmi, Andry Mulia
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7809

Abstract

Kinerja tenaga kesehatan merupakan faktor kunci dalam menentukan mutu pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas pelayanan. Salah satu faktor yang berperan penting dalam meningkatkan kinerja tersebut adalah kepemimpinan administrator kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran serta gaya kepemimpinan administrator kesehatan dalam meningkatkan kinerja tenaga kesehatan berdasarkan hasil kajian literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelaahan artikel jurnal dan buku ilmiah yang relevan dengan topik kepemimpinan dan kinerja tenaga kesehatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan partisipatif memiliki peran dominan dalam meningkatkan motivasi kerja, kepuasan kerja, kedisiplinan, serta kinerja tenaga kesehatan. Selain itu, kemampuan manajerial administrator kesehatan dalam pengelolaan sumber daya, pembagian beban kerja, serta pengembangan kompetensi tenaga kesehatan turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Studi ini menegaskan bahwa penerapan gaya kepemimpinan yang tepat, disertai dengan kemampuan manajerial yang memadai, merupakan strategi penting dalam meningkatkan kinerja tenaga kesehatan dan kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) Terhadap Bakteri Uji pada Cangkang Telur Pandiangan, Putri Patricia; Lumbantoruan, Lamtiurma; Ndaha, Gebyta Yani; Ester, Ester; Kaban, Hairen Br; Gultom, Endang Sulistyarini; Situmorang, Nurbaity
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol bunga kecombrang (Etlingera elatior) terhadap bakteri yang diisolasi dari permukaan cangkang telur. Kontaminasi bakteri, khususnya Salmonella sp., sering ditemukan pada cangkang telur dan berpotensi menyebabkan penyakit bawaan pangan (foodborne disease). Bunga kecombrang diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan minyak atsiri yang berpotensi sebagai antibakteri alami. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorik in vitro dengan rancangan post-test only control group design. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram dengan tiga perlakuan: ekstrak etanol bunga kecombrang (hasil evaporasi), kontrol positif (kloramfenikol), dan kontrol negatif (DMSO). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga kecombrang menghasilkan zona hambat 4,18 mm (vertikal) dan 4,49 mm (horizontal) yang tergolong lemah, sedangkan kontrol positif menghasilkan zona hambat 27,44 mm (sangat kuat) dan kontrol negatif tidak menunjukkan hambatan. Hasil ini membuktikan bahwa ekstrak bunga kecombrang memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri cangkang telur, meskipun efektivitasnya masih lebih rendah dibandingkan antibiotik standar. Senyawa flavonoid, tanin, dan minyak atsiri diduga berperan dalam aktivitas antibakteri melalui mekanisme perusakan membran sel dan penghambatan sintesis protein. Dengan demikian, bunga kecombrang berpotensi dikembangkan sebagai antibakteri alami pengganti antibiotik sintetis.
Pengaruh Manajerial Kepala Sekolah, Tunjangan Profesi Guru, dan Iklim Sekolah Terhadap Kinerja Guru di SMA Swasta Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang Aziz, Ato Ul
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajerial kepala sekolah, tunjangan profesi guru, dan iklim sekolah terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Atas Swasta (SMAS) Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih belum optimalnya kinerja guru yang ditunjukkan dari beberapa dimensi kinerja, seperti tanggung jawab, hasil kerja, prestasi kerja, kemampuan kerja, pencapaian kerja, dan keterampilan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh guru SMAS di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, dengan penentuan sampel menggunakan teknik sampling yang sesuai. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana dan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajerial kepala sekolah, tunjangan profesi guru, dan iklim sekolah masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Selain itu, ketiga variabel tersebut secara simultan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Oleh karena itu, peningkatan kinerja guru dapat dilakukan melalui penguatan kemampuan manajerial kepala sekolah, optimalisasi pemanfaatan tunjangan profesi guru, serta penciptaan iklim sekolah yang kondusif.
Potensi Desa Wisata Dalam Mendorong Ekonomi Lokal: Studi Geografi pada Transformasi Sosial-Ekonomi Masyarakat Desa Wisata Sumpur Sitorus, Adinda Ria Jelita; Manalu, Devi; Pandiangan, Errason; Sirait, Firli Nur Afdilla; Lubis, Darwin Parlaungan; Kardiana, Elsa
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.6547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pengembangan desa wisata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal di Desa Wisata Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Sektor pariwisata memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelestarian budaya. Desa Wisata Sumpur, dengan ikon Rumah Gadang dan tradisi Minangkabau, telah diakui dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 sebagai pemenang ke-4 kategori suvenir. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan wawancara dan observasi, Hasil penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa pengembangan Desa Wisata Sumpur dimulai pada 2015, dengan fokus pada pelestarian Rumah Gadang dan pembentukan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) yang menerapkan konsep Community-Based Tourism (CBT) sejak 2016. Tingkat keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan desa wisata umumnya positif, terlihat dari partisipasi aktif dalam penyediaan homestay, kuliner tradisional, kerajinan tangan, dan pelestarian budaya seperti randai dan silek. Namun, kontribusi ekonomi dari desa wisata ini belum merata. Peningkatan pendapatan lebih dirasakan oleh pengelola, pemilik homestay, dan UMKM yang terlibat langsung, sementara sebagian masyarakat yang berlokasi jauh atau tidak tergabung dalam kelompok pengelola merasa kurang mendapatkan dampak. Faktor pendukung meliputi kekayaan budaya tradisional, keindahan alam, serta adanya paket wisata dan UMKM lokal. Sementara itu, faktor penghambat meliputi kurangnya partisipasi masyarakat secara merata, kesulitan akses bagi kendaraan besar, dan minimnya wahana atau spot foto tambahan. Sehingga, Desa Wisata Sumpur berpotensi besar dalam pengembangan ekonomi lokal, namun distribusi manfaat dan inklusivitas masyarakat perlu ditingkatkan.
Pertimbangan Mahkamah Konstitusi Dalam Putusan Nomor 185/ PUU-XXII/2024 Terhadap Kedudukan Otoritas IKN Ditinjau dari Prinsipkonstitusional Simanjuntak, Abelia Duta
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7931

Abstract

Pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur melalui pembentukan Ibu Kota Nusantara merupakan kebijakan strategis nasional yang melahirkan Otoritas Ibu Kota Nusantara sebagai lembaga dengan kewenangan khusus. Kedudukan dan mekanisme pengisian jabatan Otoritas Ibu Kota Nusantara menimbulkan perdebatan konstitusional, khususnya terkait prinsip demokrasi, kedaulatan rakyat, serta mekanisme checks and balances. Permasalahan tersebut kemudian diuji melalui pengujian Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2023 di Mahkamah Konstitusi, yang diputus melalui Putusan Nomor 185/PUU-XXII/2024. Adapun 2 (dua) permasalahan pada penelitin ini, yaitu Bagaimanakah Pertimbangan Mahkamah Konstitusi dalam Memutus Perkara Nomor 185/PUU-XXII/2024 terhadap Kedudukan Otoritas Ibu Kota Nusantara dan Bagaimanakah Kedudukan Otoritas Ibu Kota Nusantara dalam Putusan Nomor 185/PUU-XXII/2024 memenuhi Prinsip Legalitas dan Prinsip Negara Hukum. Adapun metode penelitian yang digunakan, yaitu pendekatan yuridis normatif merupakan metode penelitian hukum berfokus pada menelaah bahan-bahan kepustakaan atau data sekunder mengenai hal-hal teoritis, prinsip-prinsip hukum terkait, dan hukum positif yang relevan. Dan data primer yang fokus pada kedudukan Otoritas Ibu Kota Nusantara dengan landasan yuridis pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, Keputusan Presiden Nomor 62 Tahun 2022 dan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. Berdasarkan hasil penelitian penulis, terkait Pertimbangan Mahkamah Konstitusi dalam Memutus Perkara Nomor 185/PUU-XXII/2024 terhadap Kedudukan Otoritas Ibu Kota Nusantara, telah secara konsisten menempatkan kedudukan Otoritas Ibu Kota Nusantara dalam prinsip konstitusionalisme dan negara hukum. Mahkamah mengakui keberadaan Otoritas Ibu Kota Nusantara sebagai lembaga negara yang sah secara konstitusional karena dibentuk melalui Undang-Undang berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Dan kedudukan Otorita Ibu Kota Nusantara dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 185/PUU-XXII/2024 memenuhi prinsip legalitas dalam negara hukum Indonesia dengan dimensi berdasarkan Prinsip konstitusionalitas atas Undang-Undang, legalitas substantif melalui kesesuaian dengan nilai-nilai konstitusi, legalitas prosedural melalui penegasan mekanisme due process of law, dan legalitas teori stufenbau atau hierarki peraturan perundang-undangan. Adapun saran-saran yaitu bagi pemerintah (eksekutif dan legislatif), perlu memperketat dan memperkuat desain kewenangan dan kelembagaan Otoritas Ibu Kota Nusantara dengan memperjelas batasan kekuasaan dan pertanggungjawaban, khususnya dalam sektor pertanahan agar tetap sejalan dengan prinsip negara hukum. Dan ditujukan kembali kepada pemerintah untuk memperjelas secara teknis dan mekanisme terhadap pelaksanaan kewenangan Otoritas Ibu Kota Nusantara. Pemerintah (eksekutif dan legislatif), selaku pembuat Undang-Undang diharapkan untuk lebih luas dalam mengadakan pembinaan terhadap penyelenggaraan Otoritas Ibu Kota Nusantara supaya otorita tersebut selalu beroperasional dengan lebih optimal. Selain itu, kepada masyarakat untuk lebih sadar dan meningkatkan pemahaman Undang-Undang Ibu Kota Nusantara juga mempercayai kebijakan pemerintah dalam melaksanakan perannya untuk membentuk Otoritas Ibu Kota Nusantara menjadikan Ibu Kota Negara sebagai pilar pembangunan Indonesia 2045.
Tinjauan Yuridis Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Pencurian dengan Pemberatan (Studi Putusan No. 702/Pid.B/2025/PN Tjk) Limantara, Benny Karya; Putra, Dharma Laury
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7860

Abstract

This study aims to analyze the criminal liability of perpetrators of aggravated theft and the judicial considerations applied in Decision of the Tanjungkarang District Court Number 702/Pid.B/2025/PN Tjk. The research focuses on the application of Article 363 of the Indonesian Criminal Code, the form of criminal responsibility imposed on the offender, and its conformity with the principles of justice and proportionality. This research employs a normative juridical method using statutory and case approaches, supported by library research. The findings indicate that the defendant’s conduct fulfills the elements of actus reus and mens rea, thereby justifying criminal liability. However, the sentence imposed is relatively lenient compared to the maximum penalty prescribed under Article 363 of the Criminal Code, raising concerns regarding the consistent application of the principle of proportionality. This study is expected to contribute to the development of criminal law, particularly in strengthening judicial consistency in adjudicating cases of aggravated theft.

Page 99 of 116 | Total Record : 1160