cover
Contact Name
Nia Sarinastiti
Contact Email
nia.sarinastiti@atmajaya.ac.id
Phone
+6221-5708967
Journal Mail Official
interact@atmajaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No.51 Jakarta 12930
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal InterAct
ISSN : 22524630     EISSN : 26141442     DOI : https://doi.org/10.25170/interact
Jurnal InterAct is published twice a year (May and November). Each edition discusses materials and current issues on corporate communication, marketing communication, media and communication. These are including, but not limited to: Corporate Communication - Public relations - Media relations - Investor relations - Government relations - Corporate Social Responsibility - Customer relations - Organizational communication - Cross-cultural communication - Digital corporate communication Marketing Communication - Branding and image development - Consumer perception - Promotions - Digital marketing communication Media and Communication - Communication technology - New media - Social media - Advertising message analysis - Media placement - Political communication Each edition receives original articles that will be reviewed by internal and external editors through a blind review based on their expertise. After the editing, a reviewer is assigned based on relevancy and related article. Jurnal InterAct will publish selected paper(s) under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 70 Documents
Person, Personality, Persona and Privacy Nadres, Ramon Eguia
Jurnal InterAct Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v11i1.3413

Abstract

Belakangan ini kita sering diingatkan tentang bahayanya memasuki Internet: beberapa orang menunjukkan bahaya moralnya seperti akses mudah ke pornografi; sementara yang lain memperingatkan tentang bagaimana aplikasi media sosial digunakan untuk mengontrol pemikiran dan perilaku kita. Atas dasar ketidaknyamanan ini, beberapa orang menyarankan kita berpantang saja dari media sosial dan mendesak kita untuk menghapus aplikasi ini dari ponsel kita. Pertanyaan yang ingin kami jawab dalam artikel ini adalah: apakah mereka benar? Haruskah kita menolak terlibat dalam internet dan media sosial? Apakah menghindari diri dari Internet dan media sosial berarti menjadi lebih manusiawi dan otentik secara manusiawi? Peneliti ingin meyakini pembaca bahwa dunia internet adalah sebuah perubahan dalam kehidupan manusia yang tidak terlalu jauh dari pengalaman pergeseran paradigma sebelumnya yang dialami pada masa lalu. Seperti transisi-transisi sebelumnya, situasi ini menghadirkan bahaya, tetapi juga memberikan peluang. Jika manusia benar-benar makhluk sosial, sebuah platform sosial baru dapat menjadi bermanfaat bagi kehidupan sosial dan tidak akan langsung menjadi jahat bagi kita. Baik dan buruknya tergantung pada bagaimana setiap individu menghadapinya dan menyesuaikannya untuk keuntungannya. Tulisan ini secara khusus ingin membedakan antara konsep person, personality dan persona melalui manifestasinya di Internet. Dengan membedakan ketiga konsep ini, kami berharap bahwa kita dapat memahami lebih baik apa yang harus kita lakukan untuk mengubah realitas Internet sehingga menjadi sebuah keuntungan. Metodologi penelitian ini adalah kualitatif dan akan mengambil penjelasan-penjelasan konsep dari artikel-artikel dan bukubuku yang telah ditulis tentang topik ini. Tujuannya adalah membuat sebuah conceptual framework yang bisa dipakai untuk memahami soal privacy dan hubungannya dengan person. Penelitian ini akhirnya melihat bahwa manusia tetap harus coba dalam lingkungan baru yang dibentuk oleh Internet, memang dengan menjaga perkembangan baik personalitasnya, tapi dengan tetap menghadapi pertualangan di dalam dunia maya supaya dia bisa berkembang sebagai manusia yang moderen.
HALLYU SEBAGAI KASUS KOMUNIKASI PEMASARAN DAN KOMUNIKASI KORPORASI INTERNASIONAL Nugroho, Aloisius Agus
Jurnal InterAct Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v11i1.3557

Abstract

In international-marketing communication, there is a relatively new phenomenon, the name of which is hallyu, meaning Korean wave. The term hallyu refers to the global popularity of Korean pop culture, beginning with China, being followed by Japan, at the turn of the millennium. In fact, hallyu can be divided into three stages. The purpose of this research is to understand hallyu from the context of history. In the first stage, mostly younger generation from many parts of the world simply fall in love with the so-called K-drama and K-pop music. In the second stage, those who have been bewitched by K-drama and K-pop do travelling to South Korea, especially to shooting places of K-drama such as Nami Island. In the third stage, they will become consumers of almost everything that can remind them of K-drama or K-pop. At least, some of them have been bewitched by Korean corporate communication that is supported by the Korean government.
Bias of Aesthetic Symbolic Space in Caci Clothing Puteri Indonesia East Nusa Tenggara in 2022 Manafe, Yermia Djefri; Jelahut, Felisianus Efrem
Jurnal InterAct Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v11i2.3743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bias ruang simbolik estetis pada busana Caci Puteri Indonesia Nusa Tenggara Timur tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan paradigma kritis yang melihat realitas secara kritis sebagai objek penelitian. Jenis penelitian ini menggunakan Analisis semiotika Roland Barthes untuk menemukan ruang bias dan makna simbolik estetis dalam desain busana Caci Puteri Indonesia Nusa Tenggara Timur 2022. Subjek penelitian ini adalah desain busana Puteri Indonesia dalam desain busana Caci, dan objek penelitian adalah Makna simbolik dalam desain busana Puteri Indonesia Caci, Nusa Tenggara Timur tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bias ruang simbolik estetis menurut hasil Analisis semiotika Barthes terhadap busana caci Puteri Indonesia Nusa Tenggara Timur Tahun 2022 menghasilkan apa yang disebut dekonstruksi mitos. Dekonstruksi mitos yang dimaksud adalah bahwa busna Caci Puteri Indonesia Nusa Tenggara Timur 2022 secara simbolis telah mendekonstruksi makna dari caci yang sebenarnya, sebagaimana telah dimaknai oleh masyarakat Manggarai Nusa Tenggara Timur.
Komodifikasi Users pada Platform Game Online Roblox Syas, Mulharnetti; Yahsy, Umair Shiddiq
Jurnal InterAct Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v11i2.3748

Abstract

Roblox online game is one of the most popular games in Indonesia. The market share targeted by Roblox online game is for children. However, some content from this game is known to be inappropriate for children to play. The problem is these types of inappropriate games are actually in great demands and visited by users. Therefore, this study aims to examine and explore how users are commodified on the Roblox online game platform. This study uses constructive paradigm, qualitative methodology, with the case study method. A qualitative approach is used to explain cases of the commodification of users on the Roblox online game platform through observation and in-depth interview techniques. The population of this study is the Roblox online game platform and the types of games contained in it. The results of the research show that Roblox has commodified users. In the Roblox online game platform, users can be categorized from two sides: as audiences or game connoisseurs, and also as workers or creators of the Roblox game itself. In terms of commodification, Roblox turns users into workers with inadequate wages. Users are also used to provide ratings which can then be sold to advertisers. Several types of Roblox online games contain elements of violence, pornography, and blasphemy that are visited by many users. In fact, Roblox is played mostly by children. Based on the results of the study, the researchers suggest that the Roblox online game platform does not commodify users for mere profit. In addition, parents must supervise their children when playing games, provide education, and choose games that are age-appropriate.
The Effects of Online Journalism Presidenri.Go.Id Towards Public Opinion in Vaccine System (Case: Acceptance of Covid-19 Vaccine) Sarinastiti, Nia; Wewengkang, Antonio Vincentius
Jurnal InterAct Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v11i2.3759

Abstract

Hasil data dari sumber Covid.go.id pada 20 Maret 2021, menunjukkan program vaksinasi yang diselenggarakan pemerintah tidak mencapai target yang diinginkan. Program vaksinasi memiliki tujuan untuk membentuk herd immunity yang cukup untuk masyarakat. Namun realitanya pada program vaksinasi yang pertama hanya 5.124.948 masyarakat yang di vaksin dari target 181.554.465 masyarakat. Presiden Joko Widodo kemudian pada Rabu, 13 Januari 2021 melakukan aksi menjadi penerima vaksin perdana Covid-19 dan dirilis aksi tersebut di presidenri.go.id. agar masyarakat percaya dan merasa aman terhadap vaksinasi Masalah penelitian adalah apakah terdapat pengaruh jurnalistik online presidenri.go.id dalam membentuk opini masyarakat terhadap keamanan vaksin. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian studi kasus berdasarkan teori jurnalistik online dan teori opini publik dengan penarikan sampel menggunakan non-probability sampling dengan cara purposive sampling. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yang merupakan Masyarakat DKI Jakarta dan telah membaca presidenri.go.id. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh jurnalistik online presidenri.go.id tentang Presiden Jokowi sebagai penerima vaksin Covid-19 terhadap pembentukan opini publik masyarakat DKI Jakarta mengenai keamanan vaksin Covid-19 dengan pengaruh paling tinggi pada aspek non-lienarity dan cognition.
The Influence of Preventive Sexual Harassment Campaign No!Go!Tell! The Body Shop Indonesia On Atma Jaya Female Student’s Behavior Tjhintia, Veronica; Kartikawangi, Dorien
Jurnal InterAct Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v11i2.3760

Abstract

Kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Indonesia sedang meningkat, di mana pada tahun 2021 terdapat 7.191 kasus. Sementara undang-undang kekerasan seksual belum juga disahkan hingga April 2022. Menyikapi situasi ini, The Body Shop (TBS) Indonesia yang juga dikenal sebagai perusahaan yang sering menyuarakan keseteraan gender, meluncurkan kampanye pencegahan kekerasan seksual. Pada tahun sebelumnya, yakni 2020, TBS Indonesia menjalankan Kampanye Stop Sexual Violence (SSV). Setelah itu, muncul urgensi untuk mencegah kekerasan seksual sehingga dibuat kampanye lanjutan bernama No!Go!Tell!. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari kampanye tersebut pada perilaku pencegahan kekerasan seksual mahasiswi. Penelitian ini menggunakan teori Kampanye Public Relations, 7C’s Communication, dan Tripartite Model. Sementara itu metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner tertutup. Dalam penelitian ini mahasiswi Unika Atma Jaya ditetapkan sebagai populasi karena sesuai target audiens kampanye TBS, dengan jumlah sample 98. Hasilnya diketahui terdapat korelasi sebesar 0.794 dan pengaruh sebesar 0,369. Dengan demikian dinyatakan terdapat pengaruh yang signifikan dan positif atas Kampanye No!Go!Tell! terhadap perilaku pencegahan kekerasan seksual mahasiswi. Hal ini juga menunjukkan bahwa perilaku merupakan konstruk skematis yang terpisah dari komponen kognitif dan afektif. Hal ini ditunjukkan dari perbedaan respons dari tiap responden, apabila responden memiliki kognitif yang tinggi belum tentu komponen afektif dan perilakunya pun tinggi. Disarankan untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode penelitian campuran untuk memperdalam respons responden, memperluas populasi dan mengkaji teori perilaku lainnya.
Moving Towards SDG 12 through Collaboration and Co-creation: Case Study of Garnier and eRecycle Brodjonegoro, Snezana Swasti
Jurnal InterAct Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v11i2.3764

Abstract

Dari 17 SDG yang dipaparkan pada Peta Jalan SDGs Indonesia. Menuju 2030, SDG12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab adalah salah satu yang paling tidak menjadi prioritas, dilihat dari minimnya data, tujuan, dan diskusi terkait arah kebijakan. Namun demikian, brand dan perusahaan gesit menjawab dorongan untuk mencapai SDG dengan mengambil langkah keberlanjutan di sepanjang proses bisnis dan mengkomunikasikan hal tersebut ke pemangku kepentingan melalui berbagai kanal. Salah satunya adalah Garnier Indonesia, yang melakukan koproduksi layanan pengelolaan sampah terintegrasi dengan eRecyccle. Layanan ini gratis dan konsumen dapat memesan penjemputan sampah anorganik bersih dan terpilah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami peran brand co-creation dalam mengkomunikasikan konsumsi berlanjut terutama dalam pengelolaan sampah. Ini dilakukan menggunakan kerangka konsep co- production, co-creation, dan komunikasi keberlanjutan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan orang-orang kunci terkait kolaborasi ini, serta analisis data sekunder yang diterbitkan pada kanal daring Garnier dan eRecycle. Studi ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara Garnier dan eRecycle dapat dianalisis dalam dua fase: co-production dan co-creation. Lebih jauh lagi, proses co-creation antara konsumen dengan kedua brand terjadi dalam dua faset: dengan Garnier dan/atau eRecycle sebagai sebuah brand, dan dengan eRecycle sebagai sebuah layanan. Faset pertama mendorong ko-kreasi keberlanjutan secara tidak langsung, dan fase kedua menghasilkan ko-kreasi keberlanjutan secara langsung. Hal ini juga menunjukkan bahwa pendekatan ko-kreasi dapat diadopsi sebagai strategi untuk mengkomunikasikan mengenai keberlanjutan kepada masyarakat luas.
PERAN INTERAKSIONAL GURU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA TARKIZ DI SEKOLAH DASAR ALQURAN KOTA BANDUNG Rina, Nofha
Jurnal InterAct Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v8i1.3992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi interpersonal guru dalam meningkatkan kemampuan belajar siswa Tarkiz di Sekolah Dasar Alquran Bandung. Konsep penelitian ini mengarah pada teori proses interaksional. Tipe penelitian ini bersifat deskriftif deskriptif kualitatif yaitu membuat deskripsi secara sistematis, faktual, dan akurat. Penelitian ini dilaksanakan pada orang-orang yang mengalami dan mengetahui secara langsung. Subjek atau informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam serta menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tiga komponen peran interaksional guru dalam meningkatkan kemampuan belajar siswa Tarkiz antara lain adalah, Pertama input menunjukan bahwa guru melakukan metode diskusi. Kedua proses dalam hal ini yaitu guru memberikan metode sesi tanya jawab. Ketiga output pada komponen ini yaitu guru memberikan sebuah materi yang sesuai dengan pengetahuan siswa.
ANALYSIS OF STRATEGY AND IMPLEMENTATION DIFFUSION OF INNOVATION OF QLUE APPLICATION TECHNOLOGY IN JAKARTA SMART CITY Gabriella, Veronica; Hartanti, Lisa Esti Puji
Jurnal InterAct Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v8i1.3995

Abstract

DKI Jakarta has many challenges, so the government should be more effective and efficient to use integrated information and communication technology in every public sector, especially for the realization of a smart city program. Qlue presents as one of the innovations of communication technology to answer society’s needs of media. It is reporting all problems that happened in the neighborhood. The purpose of this research is to analyze the strategy and implementation of the diffusion of innovations that PT. Qlue Performa Indonesia has done to support the Jakarta Smart City program. This research uses qualitative methods with interviews, observation, and literature review. Then, described descriptively and analyzed with Everett Rogers’ (1983) Diffusion of Innovations theory are innovation, communication channels, time, and a social system. The result is the strategy and implementation of diffusion of innovations from Qlue need to be improved on knowledge and persuasion stage until the people of DKI Jakarta knowing about the impact of using Qlue for their daily life. In the end, the research shows that the development of the new communication technology which is more interactive has been influenced by the values of users and basic human needs.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MANAJEMEN PROGRAM KERJA POS YANDU Fajriyah, Nur; Ri’aeni, Ida; Yusron, Ahmad
Jurnal InterAct Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v8i1.3996

Abstract

Authors must supply a structured abstract in their submission, which includes; Purpose, Design/methods/approach, Findings/results, Conclusions. Between 100 -maximum 200 words in total excluding keywords. The abstract is in two languages, English and Indonesian. English abstract first, when the main content is in In Komunikasi menjadi hal yang sangat penting dalam berorganisasi. Komunikasi dalam suatu organisasi dibutuhkan dalam mempelajari, memperbaiki, serta membangun kemajuan organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan deskriptif kuantitatif. Peneliti menggunakan lima indikator dalam mengukur efektivitas komunikasi organisasi di Posyandu Desa Keraton. Diantaranya adalah pemahaman, pengaruh sikap, tindakan, keterbukaan dan kesetaraan. Berdasarkan hasil penelitian, kelima indikator efektivitas komunikasi organisasi dalam penelitian ini memiliki masing-masing skor atau nilai. Pada intinya kesetaraan kontribusinya kecil terhadap efektivitas komunikasi dalam organisasi yang dijalankan posyandu.------ Communication becomes very important in the organization. Communication within an organization needed to learn, improve, and build the organization's progress. The method used in this research is quantitative descriptive approach. We uses five indicators to measure the effectiveness of organizational communication in Posyandu (IHC) in Keraton, Suraneggala, Cirebon. Among them is the understanding, influence attitudes, actions, openness and equality. Based on the results of the study, the five indicators of effectiveness of organizational communication in this study have respective scores or grades. In principal, equality provides a small contribution to the effectiveness of communication in organizations that are run in posyandu.