cover
Contact Name
Nia Sarinastiti
Contact Email
nia.sarinastiti@atmajaya.ac.id
Phone
+6221-5708967
Journal Mail Official
interact@atmajaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No.51 Jakarta 12930
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal InterAct
ISSN : 22524630     EISSN : 26141442     DOI : https://doi.org/10.25170/interact
Jurnal InterAct is published twice a year (May and November). Each edition discusses materials and current issues on corporate communication, marketing communication, media and communication. These are including, but not limited to: Corporate Communication - Public relations - Media relations - Investor relations - Government relations - Corporate Social Responsibility - Customer relations - Organizational communication - Cross-cultural communication - Digital corporate communication Marketing Communication - Branding and image development - Consumer perception - Promotions - Digital marketing communication Media and Communication - Communication technology - New media - Social media - Advertising message analysis - Media placement - Political communication Each edition receives original articles that will be reviewed by internal and external editors through a blind review based on their expertise. After the editing, a reviewer is assigned based on relevancy and related article. Jurnal InterAct will publish selected paper(s) under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 70 Documents
STRATEGI PUBLIC RELATIONS PT ANGKASA PURA II DALAM MENYOSIALISASIKAN PROGRAM DIGITALISASI PELAYANAN BANDARA INTERNASIONAL SOEKARNO-HATTA Nugraha, Ananda; Setiawan, Joe Harrianto
Jurnal InterAct Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v7i2.4075

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada strategi public relations PT Angkasa Pura II (Persero) Dalam Menyosialisasikan Program Digitalisasi Pelayanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.Teori yang digunakan adalah teori difusi inovasi dan teori pendukung strategic planning for public relations. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer didapatkan melalui wawancara mendalam dengan empat narasumber internal dan dua narasumber eksternal adapun data sekunder didapatkan dari arsip dan data-data tertulis yang dimiliki oleh PT Angkasa Pura II (Persero). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Angkasa Pura II (Persero) telah melaksanakan sosialisasi dengan strategi public relations melalui pendekatan media relations, publikasi, dan pelaksanaan event. Strategi yang dijalankan berjalan dengan baik namun masih terdapat kekurangan di dalam pelaksanaannya.
STRATEGI PUBLIC RELATIONSPT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) DALAM MEMPUBLIKASIKAN LAYANAN KERETA API TARIF KHUSUS Octadiva, Myra; Hayat, Heni
Jurnal InterAct Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v7i2.4076

Abstract

This article aims to find out the strategies used by PT. KAI in publishing Railway Services Special Rates for Gambir-Bekasi Relations and Pasar Senen-Bekasi. In this research the methodology used is qualitative with a constructivist paradigm and the process of data collection conducts interviews as primary data and written data records from PT. KAI and literature study as secondary data. In this study using a qualitative descriptive method that is describing the object under study by using informants as data sources. Then the data analysis techniques used are the Miles and Huberman models. The results of the study indicate that Public Relations of PT. KAI has carried out 9 steps of Strategic Planning for Public Relations Ronald Smith including using press releases, social media, organizational media, and xbanner. The strategy implemented has been running quite well and there are still shortcomings in its implementation.
REMAJA PERKOTAAN SEBAGAI SASARAN MASIF TERPAAN IKLAN ROKOK DI MEDIA ONLINE Nurhajati, Lestari; Soewarso, Kiki; Wijayanto, Xenia Angelica
Jurnal InterAct Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v8i2.4079

Abstract

The number of smokers in Indonesia has increased significantly from year to year, especially among teenagers. Data from the IAKMI Tobacco Support and Support Center in 2014, shows one example, that the number of tobacco smokers in the population is 15 years more than those who chew tobacco. This happened because there were no laws issued by the government which prohibited smoking children while industries advertised their products by increasing through various media, including through online media, targeting teenagers. The purpose of this study is to find out what online media advertises cigarettes targeting teenagers in Indonesia. Creative advertisers emphasize that the advertisements they make are introducing brands, products, or creating awareness for their consumers. But there are also advertisements that direct the action, such as the actions of consumers to buy products. Media exposure theory, especially with the use of online media, is used to see the extent to which cigarette advertisements can penetrate the space and time of young people in urban areas. This study uses a quantitative approach with a method of distributing questionnaires to urban teenagers living in five major cities in Indonesia, namely in Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta and Surabaya. The results of this study show that all lines of online media consumed by teenagers are used massively by advertisers of cigarettes. Online media that most often upload cigarette advertisements are YouTube, Website, Instagram and online games.
PEMAKNAAN PESAN KOMUNIKASI PUBLIK DALAM DEBAT CALON PRESIDEN 2019 Mutiara, Ni Luh Arisma; Natalia, El Chris
Jurnal InterAct Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v8i2.4080

Abstract

Public communication is the process of using messages to generalize meaning in situations where one source spreads the message to the recipient and the recipient provides feedback with questions and answers and nonverbal communication. The purpose of this study is to analyze the meaning of the public presidential communication messages related to the environment in the second video debate 17 February 2019. This study used a qualitative approach with Roland Barthes semiotic method. The study was conducted by examining video documents and analysis by combining Public Communication Theory, Environmental Communication, and Barthes Semiotic studies in finding meanings. The results showed the meaning of the message of the presidential debate was based on the essence of culture and its relationship with the media, public, policy on environmental issues.
PARASOCIAL INTERACTION ON SOCIAL MEDIA: CAN IT AFFECT PARASOCIAL RELATIONSHIP? Nur’afifah, Oktavia; Farida, Nuke; Lestari, Fitri Dwi
Jurnal InterAct Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v8i2.4081

Abstract

Media sosial dapat digunakan sebagai saluran untuk melakukan interaksi parasosial antara influencer sosial dan pengikutnya, dan kemudian interaksi mereka dapat berkembang menjadi hubungan parasit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi parasosial pada media sosial, yaitu YouTube dan Instagram influencer sosial kecantikan, Rachel Goddard terhadap hubungan parasosial. Metode yang digunakan regresi linier berganda untuk menemukan efek perbandingan dari platform media sosial yang berbeda pada interaksi parasosial untuk membentuk hubungan parasit. Sampel penelitian adalah 388 mahasiswi Universitas Gunadarma menggunakan purposive sampling. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan Penetrasi Sosial untuk menganalisis bagaimana interaksi parasit mempengaruhi hubungan parasosial melalui media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersamaan, interaksi parasosial di YouTube (X1) dan di Instagram (X2) terhadap hubungan parasosial (Y) memiliki efek positif dan signifikan. Ini menunjukkan bahwa mereka memainkan peran penting sebagai media untuk interaksi parasosial untuk membentuk hubungan parasosial. Semakin banyak Anda berinteraksi di YouTube dan Instagram, semakin banyak hubungan parasosial yang Anda miliki. Secara parsial, interaksi parasosial di Instagram memiliki t-hitung yang lebih besar daripada t-hitung interaksi parasosial melalui YouTube, itu berarti interaksi parasit di Instagram memiliki efek yang lebih kuat daripada YouTube pada hubungan parasit. Kami menyimpulkan bahwa secara umum menggunakan saluran media sosial yang berbeda. melakukan interaksi parasosial dapat menembus tingkat hubungan parasosial, dan Instagram terbukti lebih efektif untuk memiliki hubungan parasosial yang lebih dalam daripada YouTube.
ANALYSIS OF EMPLOYER BRAND THROUGH EMPLOYEE VALUE PROPOSITION (EVP): CASE STUDY ON EMPLOYER BRANDING OF PT.BUKALAPAK.COM Kinasih, Bening Karilla; Kurniawan S, Firman Kurniawan
Jurnal InterAct Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v8i2.4082

Abstract

Perkembangan kebutuhan perusahaan akan pekerja sesuai dengan standar perusahaan untuk mendukung bisnis menyebabkan fenomena yang disebut perang bakat. Fenomena ini memunculkan pengembangan bidang baru branding penyedia kerja. di mana perusahaan dan organisasi berusaha melakukan pemasaran dari sisi sumber daya manusia. Untuk mencapai tujuannya sebagai perusahaan pilihan, komunikasi adalah penting dalam merek perusahaan. Tesis ini akan membahas bagaimana merek perusahaan dapat dibentuk melalui komunikasi proposisi nilai karyawan yang dijalankan oleh branding perusahaan. Untuk mencapai tujuan komunikasi yang lebih efektif, penggunaan media online dapat terlibat untuk mendukung kampanye dan program yang dijalankan offline, kedua saluran ini penting untuk digunakan secara integral dalam upaya membangun persepsi audiens target merek perusahaan. sebagai tempat kerja yang diinginkan. Strategi untuk menggunakan komunikasi offline dan online perlu diseimbangkan dengan kekuatan konten komunikasi yang konsisten sehingga hasil yang diperoleh dimaksimalkan.
IMAGE REPAIR STRATEGY TO MAINTAIN DIGITAL REPUTATION Marshelia, Fransisca Shaendy; Irwansyah
Jurnal InterAct Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v8i2.4083

Abstract

Reputasi adalah hal penting yang harus dipertimbangkan dalam industri informasi. Perkembangan teknologi yang ada mulai menyoroti bagaimana reputasi dikembangkan di dunia digital. Dalam praktik hubungan masyarakat (PR), menjaga reputasi sangat penting untuk menjaga keberlanjutan perusahaan. Untuk mempertahankan reputasi perusahaan, diperlukan strategi perbaikan citra dalam praktik keseharian yang mereka lakukan. Tulisan ini bertujuan untuk mengklasifikasikan model hubungan masyarakat menurut Grunig yang diadopsi oleh Bank CIMB Niaga dan strategi perbaikan citra yang mereka lakukan dalam mengelola reputasi digitalnya melalui Twitter di internet, ketika mereka menghadapi krisis 'Fall Below Fee'. Metode yang digunakan adalah mengumpulkan data melalui analisis konten dengan sumber observasi di Twitter. Konsep model PR dan perbaikan citra akan digunakan untuk menjelaskan masalah krisis yang terjadi di dunia digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan menggunakan model asimetris dua arah ketika menghadapi situasi krisis dalam media sosial terutama Twitter. Dengan tren dalam model PR ini, perusahaan lebih memilih untuk melakukan metode penyangkalan (denial) sebagai strategi perbaikan citra untuk mempertahankan reputasi dan kebijakan yang telah mereka tetapkan.
Pengaruh Fitur Aplikasi Tiktok Jharna Bhagwani terhadap Keputusan Penggunaan Produk Make Up Nurpahmi, Siti; KN, Jamiati
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i1.4093

Abstract

As of the first quarter of 2022, there are 1.39 billion monthly active users of the Tiktok app globally. When compared to a year ago, this number is still rising and now stands at 72.17 percent. It was mentioned that there were still 812 million active monthly users in the first quarter of 2021. Video shows are one of the most popular services offered by the Tiktok program since they can motivate users to create films and offer both fun and knowledge. The goal of this study is to determine and quantify how employing Tiktok Jharna Bhagwani application features affects usage decisions. employing a quantitative strategy and an explanatory survey technique. The sample size for this study is the 255 respondents who follow the Tiktok account @JharnaBhagwani, which is only allowed to contain one post. A sample of 72 respondents was created by applying the slovin technique formula to take the sample. The Simple Random Sampling Technique is employed in the sampling process. employing questionnaires for data collecting and simple linear regression analysis for data analysis. The study's findings indicate that the use of the Tiktok application features has a t count value (13.443) > t table (1.667), and that H 0 is rejected and H 1 is accepted, indicating that there is an impact between the use of the Tiktok application features developed by Jharna Bhagwani and the choice to use cosmetics. The utilization of the Tiktok Jharna Bhagwani Application Features, which is the X variable, has an influence on the Y variable, according to the coefficient of determination results, which had a R square value of 0.72. The decision to use makeup products is impacted by other factors outside of this study for 72% and by other factors for the remaining 28%.
ETHICAL DISCOURSE OF DOXING IN INDONESIAN TWITTER USERS Novianty, Suci Marini; Wijayanti, Sri; Muamar, Jihad
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i1.4134

Abstract

Indonesia sebagai negara mayoritas kelima pengguna Twitter di dunia, menjadikan platform ini sebagai dunia maya populer untuk mencari informasi dan kumpulan opini dengan tujuan memenuhi keinginan rasa ingin tahu, pengetahuan, kebencian, suka, atau topik apapun yang dianggap menarik untuk dibicarakan. Tidak jarang diskusi semacam itu mengarah pada perdebatan penting atau sepele yang membuat seseorang mengungkapkan informasi kredensial lawan mereka. Tindakan mengungkapkan informasi kredensial tentang lawan mereka disebut 'doxing'. Namun demikian, fenomena doxing adalah paradoks, karena beberapa orang mungkin mengatakan doxing dapat terjadi dengan niat jahat, sementara yang lain menganggap doxing sebagai perbuatan baik mengungkapkan aktor kasus kriminal atau tidak bermoral. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk membahas "apa wacana etis untuk aktivitas doxing di kalangan pengguna Twitter Indonesia?". Kasus doxing yang menjadi subjek kajian tulisan ini adalah kasus viral Natalie, Rizky Billar, Gilang 'Bungkus', akun whistle blower anonim, dan dugaan penipuan. Metode dalam tulisan ini adalah kajian wacana kritis, dengan menggunakan teknik pengumpulan data dokumentasi. Hasilnya, tulisan ini menemukan bahwa doxing adalah wacana terbuka yang memiliki kemungkinan untuk diperluas sesuai dengan pluralitas masyarakat, dinamika pemerintah, dan pembatasan kebebasan berbicara di bidang frekuensi publik. 'Doxing Netral' adalah terminologi baru yang diusulkan makalah ini yang percaya bahwa kecukupan doxing terletak pada tujuannya. Kesimpulannya, dalam hak apa pun ada batasan etis untuk mengetahui apakah ada lebih banyak manfaat dalam melakukannya. Ketika, orang memiliki hak untuk mengakui informasi mengenai kesejahteraan mereka maka doxing dapat diterima, juga berlaku sebaliknya. Selain itu, kami percaya bahwa itu berkompromi dengan tujuan doxing.
Analisis Strategi Public Relations Teater Koma dalam Menjaga Minat Penonton Selama Pandemi Covid-19 Sebastian, Dick Perthino; Widodo, Eko
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i1.4290

Abstract

The pandemic had a significant impact on show business. Many institutions must change, innovate, and adapt to be able to adjust to the changes that occur and still be able to grow and develop. This research was conducted to explore Teater Koma's public relations strategy for maintaining audience interest during the Covid-19 pandemic. The analytical framework used in viewing the public relations strategy of Teater Kota uses the framework developed by Ronald D. Smith, which includes the stages of Formative Research, Strategy, Tactics, and Evaluative Research. The research was conducted by conducting in-depth interviews with the management of Teater Koma during the pandemic. During the pandemic, Teater Koma maintained the interest of its audience by changing the show format to various online programs. The communication measures implemented were able to keep the loyal audience of Teater Koma to see the variety of entertainment programs.