cover
Contact Name
Nia Sarinastiti
Contact Email
nia.sarinastiti@atmajaya.ac.id
Phone
+6221-5708967
Journal Mail Official
interact@atmajaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No.51 Jakarta 12930
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal InterAct
ISSN : 22524630     EISSN : 26141442     DOI : https://doi.org/10.25170/interact
Jurnal InterAct is published twice a year (May and November). Each edition discusses materials and current issues on corporate communication, marketing communication, media and communication. These are including, but not limited to: Corporate Communication - Public relations - Media relations - Investor relations - Government relations - Corporate Social Responsibility - Customer relations - Organizational communication - Cross-cultural communication - Digital corporate communication Marketing Communication - Branding and image development - Consumer perception - Promotions - Digital marketing communication Media and Communication - Communication technology - New media - Social media - Advertising message analysis - Media placement - Political communication Each edition receives original articles that will be reviewed by internal and external editors through a blind review based on their expertise. After the editing, a reviewer is assigned based on relevancy and related article. Jurnal InterAct will publish selected paper(s) under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 70 Documents
Parent And Child With Autism Interpersonal Communication In Distance Learning Muhamad Hafiz Nugraha, Hafiz; Kartika, Risma
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i1.4317

Abstract

Anak autisme memiliki cara yang unik dalam bersosialisasi dengan orang lain, karena umumnya mereka lebih fokus dengan dirinya sendiri. Anak autisme di sebut memiliki keunikan tersendiri dalam berkomunikasi dan juga berinteraksi. Dengan keunikan yang dimilikinya, maka diperlukan proses komunikasi yang sesuai antara orang tua kepada anak autisme, khususnya dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) seperti yang dilakukan melalui aplikasi instant massenger whatsapp. PJJ terjadi dikarenakan adanya pandemi COVID-19. Penelitian ini ini menggunakan konsep lima efektifitas komunikasi antarpersona, pembelajaran jarak jauh, orang tua, dan anak autisme. Metodologi yang digunakan metode kualitatif dan deskriptif. Data yang didapat menggunakan wawancara. Wawancara dilakukan dengan sepasang orang tua dari anak autism kategori sedang. Hasil dari temuan menjelaskan bahwa penyampaian materi PJJ, dapat dimengerti, karena telah menerapkan lima efektifitas komunikasi antarpersona Devito: keterbukaan, mendukung, empati, positif, dan kesetaraan. Hal ini dikarenakan kesesuaian saluran komunikasi yang disampaikan oleh orang tua kepada anak autisme kategori sedang ketika sedang berkomunikasi. Penelitian ini juga menemukan hambatan ketika proses komunikasi sedang berlangsung. Namun orang tua dapat mengatasinya dengan menerapkan lima efektifitas komunikasi antarpersona. Selain itu anak autisme kategori sedang juga dapat menunjukan interaksi komunikasi kepada orang tuanya, dengan menatap mata langsung/fokus kepada orangtuanya.
Analisis Strategi CSR Bank Indonesia dalam Membangun Hubungan Komunitas Sutarto, Joan; Natalia, El Chris
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i1.4426

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) is an effort to improve society or communities’ welfare in corporate business operations area. One of the problems in Indonesia is in education, this caused Bank Indonesia to contribute in overcoming the problems through scholarship program and Bank Indonesia scholarships recipients community establishment called New Generation of Indonesia (GenBI). This study aimed to comprehend Bank Indonesia CSR strategy in building community relations. CSR strategy was analyzed by CSR Hierarchy and Triple Bottom Line, while community relations was analyzed by Community Relations Elements and the development and success factors of community relations. This study used a qualitative-descriptive approach with interviews, observation, and document studies as data collection techniques. The results showed Bank Indonesia's CSR strategy was divided into two inseparable programs, and there were efforts to build community relationships. However, communication still needs to be improved, such as through offline meetings to build and strengthen community relations.
Charlie Hebdo: The French Right to Freedom of Expression Andina Mustika Ayu; Fitri Sarasati
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i2.4135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respons informan terhadap kebebasan media oleh Charlie Hebdo di Perancis. Tabloid satir Charlie Hebdo memicu gelombang protes yang meningkat setelah Presiden Emanuel Macron menolak untuk memenuhi tuntutan sanksi dan menutup majalah tersebut. Keputusan untuk mempertahankan operasional majalah tersebut menjadi polemik di kalangan umat Islam, dan menjadi fokus diskusi untuk memahami bagaimana media menjalankan fungsinya dan melindungi hak-haknya sebagai bagian dari negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan konstruktivis dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara sebagai data primer dengan informan yang telah bekerja sebagai jurnalis selama lebih dari 5 tahun dan memiliki pengalaman di beberapa negara dengan ideologi yang berbeda untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh, mahasiswa yang sudah lulus maupun yang masih menempuh pendidikan di Perancis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebebasan berekspresi yang dipraktikkan Charlie Hebdo sebagai halyang wajar dilakukan di Perancis. Kebebasan ini merupakan salah satu bentuk hak asasi manusia yang paling dilindungi dan juga cerminan dari kondisi politik, sosial dan ekonomi di Perancis.
The Communication Strategies of Children with Autism Spectrum Disorders' Companions in Teaching Sexual Education Suhanto , Anastasia; Dwihadiah, Desideria Lumongga
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i2.4636

Abstract

Peran pendamping bagi individu berkebutuhan khusus penyandang autisme sangatlah penting. Kesulitan berinteraksi dengan lingkungan sosial di sekitarnya yang dialami para penyandang autisme, harus dapat dijembatani dengan bantuan pendamping. Autisme memiliki spektrum yang sangat luas dengan ciri yang berbeda pada setiap individu. Dalam memasuki masa pubertas yang ditandai dengan perubahan fisik dan masalah seksualitas, kesulitan yang dialami individu penyandang autisme bertambah sehingga pendamping perlu memberikan edukasi tentang seksualitas yang tepat. Penelitian ini akan mengkaji bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan para pendamping dalam memberikan pendidikan seksual bagi individu penyandang autisme yang memasuki masa pubertas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan 7 informan yang terdiri dari guru siswa autis dan orang tua yang diwawancarai. Selain itu dilakukan observasi non partisipan melalui zoom saat guru memberikan pelajaran yang terkait dengan seksualitas dan pubertas kepada siswa dan saat orang tua berkomunikasi dengan anaknya. Hasil menunjukkan bahwa guru dan orang tua menggunakan strategi komunikasi yang sama dalam membantu menjelaskan tentang seksualitas dan pubertas, yaitu dengan cerita sosial. Cara berkomunikasi mereka juga sangat bervariasi. Cara yang bervariasi ini bergantung pada tingkat kemampuan anak dalam komunikasi dan pemahaman serta kebiasaan komunikasinya serta kemampuan dan kecepatan anak menyerap informasi, termasuk dinamika emosi pada anak.
Analisis Resepsi Kekerasan Seksual pada Perempuan dalam Film Penyalin Cahaya Netanya Astu P.D., Raden Roro; Kusuma, Satria
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i2.4896

Abstract

The film “Penyalin Cahaya” is a film that addresses the issue of sexual violence against women. Sexual violence in Indonesia still occurs frequently, both verbally and non-verbally. The film "Penyalin Cahaya"tells the story of the sexual violence and harassment experienced by Suryani and Farah, committed by Rama, a member of Theater Matahari. The purpose of this research is to understand the interpretation of sexual violence against women in the film“Penyalin Cahaya.” The theories used in this research are reception analysis and sexual violence. This research employs a qualitative descriptive research method and uses Stuart Hall’s reception analysis. Data collection techniques include in-depth interviews with twelve informants and literature reviews. The results of this research explain that eight informants are categorized as dominant-hegemonic, and four informants fall into a negotiated position, but there are no informants categorized as opposition positional. According to the informants, the film “Penyalin Cahaya” is effective in representing the issue of sexual violence against women, although some informants find the plot and ending of the film not easily understandable.
Obstacles to the Implementation of Digital Transformation: A Case Study of the Yayasan Al Huda Islamic Education Center Metropolitan Gunawan, Angela Priscilla; Niyu, Niyu
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i2.4916

Abstract

Dalam rangka memosisikan diri di ranah persaingan global, Yayasan Al Huda Islamic Education Center Metropolitan (YAIECM) menghadapi kendala dalam implementasi transformasi digital Sistem Informasi Sekolah Terpadu (SISTesi). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dinamika yang terjadi dalam implementasi transformasi digital di YAIECM dan mengidentifikasi hambatan yang muncul. Penelitian ini menggunakan pendekatanpenelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metodologi studi kasus. Kajian ini menggunakan Technology Acceptance Model (TAM)dan Diffusions of Innovation (DOI) dalam kerangka teorinya. Data primer diperoleh dari wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan terhadap guru, staf, ketua yayasan, dan salah satu pendiri PT. Exi Global Application, pencipta SISTesi, sistem yang digunakan oleh yayasan. Proses inovasi transformasi digital yang dilakukan YAIECM melibatkan integrasi seluruh unit, mengubah sistem manual menjadi digital. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa dinamika proses inovasi transformasi digital meliputi komunikasi inovasi, proses inovasi itu sendiri, kesiapan sumber daya manusia, dan teknis implementasi. Terkait dengan komunikasi inovasi, terlihat bahwa pegawai belum sepenuhnya memahami keinginan pimpinan sehingga menyebabkan kurangnya sinergi antara pengurus yayasan dan pegawai. Lebih lanjut, studi ini mengidentifikasi hambatan dalam penerapan sistem transformasi digital, termasuk komunikasi yang tidak efektif, perencanaan yang tidak memadai, sumber daya teknologi dan literasi digital yang tidak mencukupi, serta tantangan teknis yang menghambat efektivitas dan efisiensi meskipun infrastruktur sudah mapan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi berharga bagi organisasi lain yang memulai perjalanan transformasi digital mereka.
The Influence of the Narrative of Pop-Up Promo Notification Go-JEK on Brand Attitude Oktaviane , Maria Jezzixa; Widiasari, Natalia
Jurnal InterAct Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v12i2.4923

Abstract

Digitalisasi meningkatkan bisnis, dan juga serta merta, menghadirkan kompetisi. Untuk itu, perusahaan dituntut untuk berinovasi dalam hal strategi pemasaran untuk memastikan pendapatan dan mempertahankan konsumen. Gojek berinovasi dengan Notifikasi Pop-Up yang muncul melalui ponsel pintar para pengguna. Notifikasi Pop-Up ini ditujukan untuk berinteraksi dengan konsumen dan memberikan berbagai penawaran. Oleh karena itu, menjadi penting untuk mengidentifikasi pengaruh narasi promosi yang diusung melalui Notifikasi Pop-Up terhadap Brand Attitude dari para pengguna Gojek. Narasi sebagai variabel bebas terdiri dari sub variabel copywriting, pilihan kata, dan gaya bahasa. Sedangkan, Brand Attitude, sebagai variabel terikat, memiliki kognitif, afektif, dan konatif sebagai sub variabelnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi, dan perolehan sampel menggunakan teknik purposif. Kuesioner dibagikan kepada pengguna Gojek yang berusia 15 sampai 24 tahun yang berdomisili di DKI Jakarta. Hasil penelitian menemukan bahwa variabel narasi promosi pada Notifikasi Pop-Up Gojek berpengaruh secara moderat terhadap variabel Brand Attitude. Dengan demikian, Notifikasi Pop Up pada aplikasi Gojek berpotensi untuk dioptimalisasi untuk tujuan branding maupun customer engagement dalam aplikasi Gojek.
The Phenomenon of Phubbing in The Communication Patterns of The Influencer Generation Arif Hidayat; Lintang Ratri Rahmiaji
Jurnal InterAct Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v13i1.5101

Abstract

The rapid development of technology in the modern era triggers new characters in society due to the onslaught of information and communication technology development. This is also close to the influencer generation or Gen Z. One of the new characters is Phubbing, which comes from the words “phone” and “snubbing”, which is meant as the phenomenon of insulting or ignoring someone because they are too focused on the device. Previous studies show that 80.2% of influencers or gen Z have phubbed, and 91.3% admitted to having been phubbed by a phubbee due to excessive device use. One can lose trust, disharmonious interpersonal relationships, and empathy. So, this research aims to look at and study the theory of technological determinism from this point of view. To investigate the phubbing phenomenon, a descriptive qualitative approach was used. In addition, to obtain information about phubbing, the research subject used purposive nonprobability sampling method with 8 participants. The results showed that the presence of new media can cause phubbing to change the communication patterns of the influencer generation or Gen Z. Then, the main component of phubbing is the presence of new media. Then, the main component of phubbing is losing one's control over the use of new media. With most audiences considering phubbing as normal, this leads to a social order system that is plunged by technological determinism. The study of phubbing is reinforced by the theory of technological determinism. Technological advances allow audiences to take direct action. This research hopes to open new insights and perspectives in research and offer solutions for audiences to deal with the phenomenon of phubbing in the digital age.
The Analysis of Viewers Reception of Toxic Relationships in Posesif, an Indonesian Film Supriadi , Kezya Bianca; Andriano, Stefanus
Jurnal InterAct Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v13i1.5574

Abstract

The film "Posesif" tells the story of the unhealthy relationships experienced by teenagers. Unhealthy relationships in Indonesia often occur both verbally and physically. The film "Posesif" narrates the relationship between two teenagers that starts sweet and happy but gradually turns into an unhealthy relationship involving physical violence. This research aims to find and analyze the reception of toxic relationships as viewers perceive after watching the film "Posesif". The theories used in this research are mass communication, film, reception analysis, and interpersonal communication. This research employs a descriptive qualitative method using Stuart Hall's reception analysis. This study's data collection techniques included in-depth interviews using semi-structured interviews with seven informants, observation, and document studies. The results of this study indicate that five informants were categorized as dominant-hegemonic, two informants fell into the negotiated position, but no informants were categorized as oppositional positional. According to the informants, the film "Posesif" has successfully represented unhealthy relationships, although some informants felt that the ending of the film "Posesif" was unsatisfactory.
Analisis Motivasi Pelanggan dalam Membentuk Minat Beli Produk Melalui Fitur Shopee Live Buntoro, Cynthia; Hartanti, Lisa Esti Puji
Jurnal InterAct Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal InterAct
Publisher : School of Communication - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/interact.v13i1.5829

Abstract

This research aims to analyze customer motivation in shaping product purchase intention through the Shopee Live feature. The method used in this research is descriptive qualitative, with data collected through Focus Group Discussion (FGD). The informants in this research are Shopee Live customers aged 20-25 years old who live in Jakarta. Other methods used include Shopee Live platform observation and literature studies. The result of this research identifies four main customer motivations in shaping product purchases. First, the ease of transaction processes in establishing new relationships between sellers and buyers through e-commerce features. Second, product, price, and service factors that motivate customer to make purchases. Third, purchase satisfaction is achieved by fulfilling needs according to the customer’s personality, perception, and attitude. Fourth, communication that attracts attention to social commerce content can increase the desire to purchase.