cover
Contact Name
ASNGADI ROFIQ
Contact Email
asngadirofiq@iaida.ac.id
Phone
+6285231173279
Journal Mail Official
ftkiaidablokagung@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Ponpes Darussalam Blokagung P.P. Box. 201 Tegalsari Banyuwangi Jawa Timur 68485 Telp. (0333)847459, HP. 081236190417 Fax, (0333) 846221. Website: ejournal.iaida.ac.id, e-mail: ftkiaidablokagung@gmail.com
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
TARBIYATUNA : Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Lembaga Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 27745724     DOI : https://doi.org/10.30739/tarbiyatuna.v1i01.1007
Core Subject : Education,
TARBIYATUNA (Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Lembaga Pendidikan Islam) was published by the Institute for Research and Community Service (LPPM) IAIDA. TARBIYATUNA contains scientific articles from research in Education, Teaching and Learning which include : 1. Formal/School Education 2. Nonformal/Community Education 3. Informal/Family Education
Articles 110 Documents
THE ROLE OF ISLAMIC EDUCATION IN PROMOTING WOMEN'S EMPOWERMENT Suud Sarim Karimullah
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v4i2.2568

Abstract

This study explores the critical role of Islamic education in promoting women's empowerment for a journey towards a more inclusive and equitable society. This study adopts the literature study method with a systematic and comprehensive approach to literature analysis in the search, collection, and evaluation of literature sources relevant to the topic of study. The study results stated that Islamic education supports gender equality and women's empowerment. By providing equal access to Islamic education, women can develop the skills, knowledge, and gender awareness necessary to play an active societal role. However, significant challenges need to be addressed, such as limited access, gender bias, patriarchal social norms, and financial problems. Nonetheless, with the shared commitment of governments, educational institutions, communities, and families, Islamic education can be a force that encourages women's empowerment and creates a more just, inclusive, and sustainable society. In addition, it is essential to continue to push for reforms in Islamic education, strengthen the role of women in society, and overcome the barriers that prevent women from reaching their full potential.
KONSEP KELUARGA SAKINAH MENURUT MUHAMAD QURAISH SHIHAB DAN PSIKOLOGI Wahyu Permadi; Elok Halimatus Sadiyah
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v4i2.2598

Abstract

Pada hakikatnya pernikahan merupakan suatu ikatan yang mempersatukan antara dua orang yakni pria dan wanita bahkan didalam pernikahan juga dapat menyatukan antar dua keluarga Setiap pasangan pastilah selalu menginginkan keluarga yang sakinah mawaddah dan wa rahmah.Tujuan penelitian ini ialah untuk mengkaji konsep sakinah dalam perspektif M Quraish Shihab dan Psikologi. Metode dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif, dengan desain penelitian ini adalah kajian pustaka atau Library Research. Adapun sumber data penelitian dibagi menjadi dua. Pertama, sumber data primer ialah terkait karya untuk mengkaji konsep sakinah dalam perspektif M Quraish Shihab dan Psikologi . Kedua, sumber sekunder merupakan konsep untuk mengkaji konsep sakinah dalam perspektif M Quraish Shihab dan Psikologi yang dikaji dan ditulis oleh orang lain serta dikaitkan dengan kondisi tertentu. Selanjutnya setelah data yang diperoleh dianalisis dengan teknik conten analisys. Hasil penelitian Kata sakinah terambil dari bahasa Arab yang terdiri dari huruf sin,kaf dan nun yang mengandung makna ketenangan atau antonym dari kegoncangan dan perserakan. Surat Al – Baqarah ayat 221 Ayat yang menjelaskan tentang pemilihan pasangan. Dalam penafsiran M. Quraish Shihab tentang ayat ini, beliau menjelaskan bahwa pemilihan pasangan adalah batu pertama pondasi rumah tangga, ia harus sangat kokoh karena jika tidak bangunan tersebut akan roboh kendati hanya dengan sedikit goncangan. Dalam psikologi keluarga dijelaskan bahwa keluarga merupakan tempat yang penting bagi perkembangan secara fisik, emosi, spiritual, dan sosial
STRATEGI GURU PAI DALAM PENANAMAN NILAI ILAHIAH PADA SISWA MADRASAH MADRASAH IBTIDAIYAH ALAM INSAN RABBANI KOTA SUNGAI PENUH Muhammad Habil; Martin Kustati; Rezki Amelia
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v4i2.2691

Abstract

Abstract The aim of this research is to find out PAI teachers' strategies for instilling divine values ??in students. This is based on developments in increasingly modern times, especially in the current era of globalization, adding to concerns about whether divine values ??are not instilled in children so that their behavior becomes bad. such as acting impolitely, disobeying teachers or parents, and saying bad things. Divine values ??are very important in life, to instill divine values, it is hoped that educators must have the right strategy so that the teaching and learning process activities can achieve the expected goals. Qualitative research approaches and descriptive methods, namely research that describes current conditions, use data collection techniques The methods used are interviews, observation and documentation. The research results show that: The teacher's strategy for instilling divine values ??is to use 5 strategy components, namely preliminary activities, conveying information, student participation, tests or evaluations, and follow-up activities. The form of divine values ??is divided into three, namely the Divine Values ??of Imaniah, the Divine Values ??of Ubudiyah, and the Divine Values ??of Mu'amalah. Keywords: Strategy, teacher and, Divine Values Abstrak Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui strategi guru PAI dalam Penanaman nilai ilahiah pada siswa hal ini didasari perkembangan zaman yang semakin modern, terutama pada masa globalisasi saat ini menambahkah kekhawatiran terhadap tidaknya ditanamkan nilai ilahiah kepada anak-anak sehingga tingkah laku mereka menjadi tidak baik seperti bertingkah tidak sopan, tidak patuh terhadap guru maupun orang tua, dan berkata yang tidak baik. Nilai ilahiah sangatlah penting dalam kehidupan, untuk menanamkan nilai ilahiah diharapkan pendidik harus memiliki strategi yang tepat agar dalam kegiatan proses belajar mengajar dapat mencapai tujuan yang diharapkan.Pendekatan penelitian kualitatif dan metode deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan kondisi yang sedang terjadi, teknik pengumpulan data menggunakan yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Strategi guru dalam menanamkan nilai ilahiah yakni mengunakan 5 Komponen Strategi yakni kegiatan pendahuluan, penyampaian informasi, partisipasi peserta didik, tes atau evaluasi, dan kegiatan lanjutan. Bentuk nilai ilahiah terbagi menjadi tiga yaitu nilai Ilahiah Imaniah, nilai Ilahiah Ubudiyah, dan nilai Ilahiah Mu’amalah. Kata Kunci: Strategi,Guru Dan, Nilai Ilahiah
PENGABDIAN SOSIAL RADEN AHMAD DALAM DAKWAH DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Fajar, Rifki Fajar Ramadhani
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v4i2.2695

Abstract

Pengabdian sosial Sunan Ampel menjadi salah satu contoh kontribusinya dalam dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Sunan Ampel, seorang ulama besar abad ke-15, dikenal tidak hanya sebagai tokoh agama tetapi juga sebagai sosok yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. Pelayanannya mencakup berbagai aspek seperti pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat. Dalam bidang dakwah, Sunan Ampel menggunakan pendekatan komprehensif dan adaptif dalam memahami kebutuhan masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan Islam yang relevan. Fokus lainnya adalah penguatan masyarakat melalui penyediaan pendidikan agama dan keterampilan praktis untuk meningkatkan standar hidup. Sunan Ampel mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan serta membangun masyarakat yang adil dan beradab. Karya bakti sosial Sunan Ampel menjadi inspirasi bagi generasi mendatang dengan memadukan dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Kontribusinya tidak hanya akan menciptakan umat beriman, namun juga masyarakat yang mandiri dan kuat. Secara keseluruhan, bakti sosial yang dilakukan Sunan Ampel mencerminkan tradisi luhur dalam mengembangkan keharmonisan antara agama dan kehidupan bermasyarakat.
IMPLEMENTASI PERMAINAN BISIK BERANTAI UNTUK MENINGKATKAN MAHARAH ISTIMA’ DI ASRAMA DARUL LUGHOH AL-AROBIYYAH PONDOK PESANTREN DARUSSALAM BLOKAGUNG BANYUWANGI Lyien Ien, Dewi; Lathifa, Anyes
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v4i2.2797

Abstract

The chain whisper game is a game played by several groups, with each group usually consisting of 4–7 people. The task of each group is to convey the sentences contained in the chained message. The aim of this research is to determine the application, inhibiting, and supporting factors of the chain whispering game to improve the listening skills of female course students at the Darul Lughoh Al Arobiyyah boarding school at the Darussalam Islamic Boarding School Blokagung Banyuwangi. So the author is interested in researching the chain whisper game because this method is still rarely used in other educational institutions. The type of research used was descriptive qualitative research taking place at the Darul Lughoh Al Arobiyyah boarding school at the Darussalam Islamic Boarding School, Blokagung Banyuwangi. Data collection was carried out using observation, interviews, and documentation methods. Meanwhile, data analysis techniques use data analysis techniques, which consist of three activity flows: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This research resulted in: 1) The application of the message whispering game to improve listening skills was carried out by training female students to listen to a message containing sentences or vocabulary adapted to the learning theme. The forms of children's listening activities are: female students are able to listen actively; female students are able to distinguish the intonation of words; female students are able to understand the meaning contained in the message; and female students can repeat the words they hear. 2) The inhibiting factors in implementing this game method are the lack of enthusiasm among female students, limited time, and classrooms that are still mixed with others. The supporting factors are adequate infrastructure and support from administrators. The chain whisper game is a game played by several groups, with each group usually consisting of 4–7 people. The task of each group is to convey the sentences contained in the chained message. The aim of this research is to determine the application, inhibiting, and supporting factors of the chain whispering game to improve the listening skills of female course students at the Darul Lughoh Al Arobiyyah boarding school at the Darussalam Islamic Boarding School Blokagung Banyuwangi. So the author is interested in researching the chain whisper game because this method is still rarely used in other educational institutions. The type of research used was descriptive qualitative research taking place at the Darul Lughoh Al Arobiyyah boarding school at the Darussalam Islamic Boarding School, Blokagung Banyuwangi. Data collection was carried out using observation, interviews, and documentation methods. Meanwhile, data analysis techniques use data analysis techniques, which consist of three activity flows: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This research resulted in: 1) The application of the message whispering game to improve listening skills was carried out by training female students to listen to a message containing sentences or vocabulary adapted to the learning theme. The forms of children's listening activities are: female students are able to listen actively; female students are able to distinguish the intonation of words; female students are able to understand the meaning contained in the message; and female students can repeat the words they hear. 2) The inhibiting factors in implementing this game method are the lack of enthusiasm among female students, limited time, and classrooms that are still mixed with others. The supporting factors are adequate infrastructure and support from administrators.
ANALISIS FRASA ENDOSENTRIK KOORDINATIF DAN FRASA ENDOSENTRIK APOSITIF DALAM NOVEL JAIS DARGA NAMAKU KARYA AHDA IMRAN KAJIAN SINTAKSIS Bakir Hasyim, Bakir Hasyim; Ali Manshur, Ali Manshur
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v4i2.2807

Abstract

The context of this study is an analysis of coordinate and apositive endocentric phrases in the novel Jais Darga Namaku by Ahda Imran. Phrases are not only found in scientific or non-fiction works but also in works of fiction or literary works such as in short stories and novels. Among them is a novel by Ahda Imran entitled Jais Darga Namaku. The novel Jais Darga Namaku tells the story of the life journey of an Indonesian woman with all her ambitions. That ambition made her known as Jais Darga or Madam Darga, an international art dealer in Paris. It was this ambition that kept Jais wandering to many distant lands, that he could no longer tell whether he was "away" or "home". In this study using a qualitative approach with a type of descriptive qualitative research with data collection using the listen to record method. The selected data are primary data and secondary data. Data analysis uses Sugiyono analysis, namely data reduction, data presentation, and conclusions, while data validity techniques use triangulation, including: source triangulation, engineering triangulation, and time triangulation. The results of the study found were coordinated, and apositive endocentric phrases. The coordinating endocentric phrase found in Ahda Imran's novel Jais Darga Namaku has three parts, the first 51 coordinative endocentric phrases, the second 51 "and" connectors, the third 7 coordinate endocentric phrases, the coordinate endocentric phrases that do not use 4 connectors. Apositive endocentric phrases found in the novel Jais Darga Namaku by Ahda Imra as many as 16. So the analysis of coordinate and apositive endocentric phrases is proven in the novel Jais Darga Namaku by Ahda Imran.
KESANTUNAN BERBAHASA GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATERI BAHASA INDONESIA KELAS X MIPA 4 DAN X MIPA 5 SMA DARUSSALAM BLOKAGUNG BANYUWANGI Ma'arif, Moh. Syamsul Ma'arif; Nurul Magfiroh
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v4i2.2812

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa guru dan siswa dalam pembelajaran materi bahasa Indonesia kelas X MIPA 4 dan X MIPA 5 SMA Darussalam Blokagung Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan lapangan. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X MIPA 4 dan X MIPA 5 SMA Darussalam Blokagung. Data penelitian berupa tuturan guru dan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X MIPA 4 dan X MIPA 5 SMA Darussalam Blokagung. Sumber data penelitian adalah interaksi siswa dan guru. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan teknik cakap. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini menemukan 31 tuturan kesantunan berbahasa, dengan rincian 7 tuturan maksim kebijaksanaan, 3 tuturan maksim kedermawanan, 3 tuturan maksim penghargaan, 17 permufakatan dan 1 tuturan maksim kesimpatian.
ANALISIS GAYA BAHASA RETORIS DAN KIASAN PADA DAKWAH SANTRI SENIOR PONDOK PESANTREN DARUSSALAM BANYUWANGI Anggreani, Rina Novita; Hasbullah Ridwan, Muhammad
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v4i2.2820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa dan makna gaya bahasa yang digunakan dalam berdakwah oleh santri senior pondok pesantren Darussalam banyuwangi. Selain itu, dengan adanya penelitian ini mampu menyadarkan para pembaca bahwasannya banyak sekali macam-macam gaya bahasa yang digunakan oleh santri dalam berdakwah maupun dalam kegiatan sehari-hari tanpa kita sadari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang dikaji adalah santri senior pondok pesantren Darussalam banyuwangi. Teknik analisis data yang digunakan untuk melakukan penelitian ini dengan 4 tahap yaitu, teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, simak dan catat, kedua yaitu reduksi data, ketiga yaitu penyajian data dan yang keempat yaitu pengambilan keputusan. Keabsahan data dalam penelitian ini berupa triangulasi sumber, teknik dan waktu. Data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu dari data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan yang dilakukan oleh peneliti, maka dapat dipaparkan dengan hasil sebagai berikut terdapat gaya bahasa retoris dan kiasan yang digunakan oleh santri senior pondok pesantren Darussalam banyuwangi, yaitu: 18 gaya bahasa , 12 gaya bahasa retoris, dan 6 gaya bahasa kiasan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari 12 gaya bahasa retoris dan 6 gaya bahasa kiasan santri senior pondok pesantren Darussalam Banyuwangi. Dari data di atas dapat disimpulkan santri menggunakan bahasa retoris (kiasmus, prolepsis, erotesis, koreksio, asonansi, asindenton, selepsis&zeug, periphrasis, aliterasi, apofasis, oksimoron, pleonasme polisendenton). Dan menggunakan gaya bahasa kiasan yang (antonomasia, eponim, metafora, alusi, hipalase, dan epitet).
THE USE OF SINGING SONGS STRATEGY IN TEACHING SPEAKING SKILL AT INTENSIVE PROGRAM OF UPT P2B ISLAMIC INSTITUTE OF DARUSSALAM BLOKAGUNG BANYUWANGI Mahmud, Moh Mahmud; Adib Ahmada
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v4i2.2826

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan strategi menyanyikan lagu dalam mengajarkan keterampilan berbicara pada Program Intensif UPT P2B IAI Darussalam tepatnya di kelas TBIN Institut Islam semester I Darussalam. Ketika peneliti melakukan penelitian awal, sebagian besar siswa mengalami masalah dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris terutama dalam keterampilan berbicara. Latar belakangnya adalah siswa tidak menyukai bahasa Inggris, sehingga membuat siswa tidak mengerti tentang bahasa Inggris, memiliki kosakata yang rendah dan tidak dapat berbicara bahasa Inggris. Sedangkan diwajibkan mengikuti program wajib seluruh mahasiswa baru, yaitu program kelas Bahasa Inggris Intensif yang bertujuan agar mahasiswa dapat berbicara bahasa Inggris ketika berada di kampus IAIDA dan sekitarnya, serta untuk mendapatkan sertifikat kelulusan intensif atas persyaratan mengikuti skripsi. Rumusan masalahnya adalah "Bagaimana penggunaan strategi menyanyi lagu dalam mengajarkan kemampuan berbicara pada program intensif IAI Darussalam khususnya di kelas TBIN? Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana menggunakan strategi menyanyi lagu dalam mengajarkan kemampuan berbicara di kelas TBIN UPT P2B IAI Darussalam. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa meningkat setelah melalui strategi menyanyikan lagu. Para siswa lebih aktif untuk memahami tentang lagu dan kosakata serta semangat untuk berlatih berbicara bahasa Inggris. Itu membuat mereka berpikir jika bahasa Inggris tidak sulit dan mereka dapat berlatih berbicara bahasa Inggris dengan perasaan senang. Kata Kunci: Strategi Menyanyikan Lagu, Keterampilan Berbicara. ABSTRACT The purpose of this study was to know the use of singing songs strategy in teaching speaking skill at Intensive Program of UPT P2B IAI Darussalam exactly in TBIN class of first semester Islamic Institute of Darussalam. When the researcher conducted the initial research, most of the students had problems communicating using English, especially in speaking skill. The background is that students dislike English, so that make the students not to an understanding about English, have low vocabulary and cannot speak English. Meanwhile, they are required to participate in the mandatory program for all new students, namely the Intensive English class program which aims so that students can speak English when on the IAIDA campus and surrounding areas, as well as to get an intensive pass certificate for the requirements to follow the thesis. The formulation of the problem is “How is the use of singing songs strategy in teaching speaking skill at intensive program IAI Darussalam especially in TBIN class?” .Therefore, the purpose of this study is to find out how to use the singing songs strategy in teaching speaking skill in TBIN class of UPT P2B IAI Darussalam. This research method uses qualitative descriptive, data collection through interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that students’ speaking skill ability increases after being through singing songs strategy. The students were more active to understanding about songs and vocabulary and spirit to practice speaking English. It makes them think if English not too difficult and they can practice to speaking English with feel happy. Keyword: Singing Songs Strategy, Speaking Skill.
ANALISIS MODEL KEPEMIMPINAN KHARISMATIK DI PONDOK PESANTREN IBNU SINA SETAIL GENTENG Mirhabun Nadir; Yurda Bakhtiar; Muhammad Husain; Rizqi Nur Faizin; Ainur Rohman
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v4i2.2863

Abstract

Kepemimpinan karismatik merupakan tipe kepemimpinan yang mampu mempengaruhi nilai-nilai anggotanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa model kepemimpinan kharismatic Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Pengumpulan literatur–literatur yang berkaitan dengan tema diatas. Selanjutnya, jika dilihat dari kedekatan isi, literatur dapat diklasifikasikan menjadi dua. Pertama, sumber primer (primary source) dan kedua sumber sekunder (secondary source). kepemimpinan kharismatik (charismatic leadership) merupakan keadaan atau bakat yang dihubungkan dengan kemampuan yang luar biasa dalam kepemimpinan seseorang sebagai berikut : memiliki visi yang sangat kuat, mampu mengkomunikasikan visi secara efektif, fokus dan konsisten, serta mengetahui dan memahami potensi diri dan dapat memanfaatkannya. Kia Maskur Ali adalah pemimpin yangkharismatik beliau memiliki visi yang kuat, semangat muda, keterlibatan beliau secara langsung dalam mendidik dan mengarahkan santrinya menjadi pemimpn masa depan. Kata Kunci: Analisis, Kepemimpinan, Kharismatik

Page 8 of 11 | Total Record : 110