cover
Contact Name
Ni Wayan Sri Darmayanti
Contact Email
wyndarmayanti@gmail.com
Phone
+6285792572324
Journal Mail Official
wyndarmayanti@gmail.com
Editorial Address
Jl. Muhammad Hatta, LC Subak Aya, Bangli, Bali 80613
Location
Kab. bangli,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka
ISSN : 26857928     EISSN : 2798091X     DOI : -
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka hadir untuk mewadahi tulisan baik berupa artikel penelitian, artikel ilmiah, maupun kajian ilmiah lain yang berkaitan dengan bidang Pendidikan Dasar. Penggunaan Rare Pustaka sebagai nama jurnal ilmiah karena istilah "Rare" dapat diartikan anak yang mengandung makna anak pada pendidikan dasar dan kata "pustaka" merujuk pada wadah berupa jurnal. Diharapkan dengan menggunakan nama ini, jurnal khsusus untuk pendidikan dasar milik STKIP Suar Bangli mampu menjadi acuan untuk menerbitkan karya ilmiah yang berkaitan dengan ilmu pendidikan dasar.
Articles 119 Documents
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA PERMULAAN DI KELAS III SD NEGERI 8 KUBUTAMBAHAN Periani, Ketut
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i1.345

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah pertama untuk mengetahui cara penerapan pembelajaran dengan media gambar terhadap peningkatan hasil belajar siswa Kelas III SD Negeri 8 Kubutambahan. Kedua untuk mengetahui peningkatan prestasi atau kemampuan siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia di Kelas III SD Negeri 8 Kubutambahan sesuai dengan indikator keberhasilan yaitu rata-rata nilai klasikal kelas sebesar 73 dengan ketuntasan belajar minimal 90%. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan menerapkan media gambar. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah metode observasi, serta latihan tes siswa kelas III. Berdasarkan dari hasil analisis data yang dilakukan, maka diperoleh kesimpulan bahwa data awal yang didapat menunjukkan bahwa dari 20 orang siswa sebanyak 25% atau 5 orang siswa belum memenuhi KKTP (kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran) dan setelah dilakukan tindakan pada siklus I menurun menjadi 50% atau 10 orang siswa yang belum memenuhi KKTP (kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran) kemudian di siklus II semua siswa telah memenuhi KKTP (kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran). Kemudian rata-rata nilai siswa sebelum diberikan tindakan sebesar 65,25 setelah diberikan tindakan siklus I menjadi 70,1 dan siklus II 82,75. Hasil penelitian tersebut menjadi bukti kebenaran hipotesis yang disampaikan peneliti bahwa penerapan media gambar dalam pembelajaran jika di laksanakan secara maksimal maka dapat memberi jawaban atas permasalahan yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran yang menyangkut rendahnya hasil belajar siswa.
ANALISA PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN DALAM KEGIATAN PEMBINAAN APEL PAGI DI SD NEGERI KEDISAN Ni Ketut Dewi Setiawati; Kadek Dwi Sentana Putra
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i1.349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana pembentukan karakter kedisiplinan dan perilaku peserta didik melalui pelaksanaan program rutin, sehingga mampu menghasilkan karakter yang baik dan diterapkan pada siswa di SD Negeri Kedisan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data yang dikumpulkan dan dianalisis berupa data kualitatif. Informasi diperoleh melalui pengumpulan data secara langsung maupun tidak langsung, termasuk wawancara dengan guru dan siswa SD Negeri Kedisan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa dan guru di SD Negeri Kedisan. Berdasarkan data yang diperoleh, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan apel pagi yang rutin dilaksanakan dapat berfungsi sebagai wadah yang efektif untuk membangun dan menanamkan karakter disiplin, tanggung jawab, sopan santun, serta penghargaan terhadap guru dan sesama teman. siswa dapat menaati peraturan sekolah dengan berangkat lebih awal dan memakai seragam lengkap. Siswa dapat lebih teratur saat baris berbaris di lapangan untuk melaksanakan apel pagi. Budaya antri saat berjalan menuju lapangan ini selain menumbuhkan karakter disiplin juga menumbuhkan kesabaran, solidaritas, sikap menghargai dan tenggang rasa terhadap orang lain.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI DENGAN KETERLAMBATAN KEMAMPUAN BICARA DAN BAHASA Ni Nyoman Ernayathi Tryastuthi; Ni Made Dwi Purnamayanti; Regina Tedjasulaksana
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i1.350

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin canggih, media komunikasi pun semakin beragam, salah satunya yaitu dengan penggunaan gadget Dampak penggunaan gadget pada anak usia dini sangatlah banyak, salah satunya yaitu dapat berdampak terhadap kemampuan bicara dan bahasa pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi penggunaan gadget pada anak usia dini serta menganalisis hubungan penggunaan gadget pada anak usia dini dengan keterlambatan kemampuan bicara dan bahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah anak dengan usia 1 – 3 tahun yang berjumlah 76 anak dengan teknik sampling purposive sampling. Penelitian dilakukan sejak bulan April sampai Mei 2025 di wilayah kerja UPTD Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari setengah responden anak usia dini mengalami keterlambatan kemampuan bicara dan bahasa, yaitu sebanyak 61 responden (80,3%). Dari hasil analisis data menunjukkan p-value 0.000 < 0.05 artinya terdapat hubungan penggunaan gadget pada anak usia dini dengan keterlambatan kemampuan bicara dan bahasa di wilayah kerja UPTD Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Orang tua diharapkan dapat mengurangi dan memantau penggunaan gadget pada anak sehingga anak usia dini tidak mengalami keterlambatan kemampuan bicara bahasa yang dipicu oleh penggunaan gadget yang berlebihan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL DENGAN KONSEP ETNOSAINS BALI PADA MATA PELAJARAN IPAS SEMESTER GANJIL UNTUK SISWA KELAS V SD Ni Luh Murti Wulansari; I Wayan Numertayasa; Putu Beny Pradnyana
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i1.352

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan media pembelajaran audio visual dengan konsep etnosains Bali pada mata Pelajaran IPAS semester ganjil untuk siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah Pengembangan atau Research and Development (R&D), dengan menggunakan prosedur pengembangan yang dikemukakan oleh Sugiyono dalam (Purnama, 2016). Penelitian ini dilaksanakan di SDN 6 Yangapi. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru di SDN 6 Yangapi, serta para ahli validasi. Terdapat 10 langkah prosedur pengembangan yang dikemukakan oleh sugiyono namun peneliti hanya menggunakan sampai Langkah kelima. Adapun kelima Langkah tersebut yaitu, (1) masalah serta potensi, (2) penghimpunan data, (3) desain produknya, (4) validasi, (5) revisi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah teknik angket dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa siswa dan guru membutuhkan media pembelajaran yang menampilkan gambar dan suara yang dapat menarik minat siswa, dengan mengkaitkan kehidupan sehari-hari ke dalam materi yang akan diajarkan. Berdasarkan hal tersebut, dikembangkan media pembelajaran audio visual dengan konsep etnosains kebudayaan Bali pada mata Pelajaran IPAS semester ganjil untuk siswa kelas V SD. Sedangkan Hasil Validasi media pembelajaran audio visual yang dikembangkan telah memenuhi kriteria "Sangat Valid" dari tinjauan kedua ahli, baik ahli materi maupun ahli media. Hal ini terbukti dari skor rata-rata validasi yang mencapai 10 untuk kedua validator, menempatkannya kategori "Sangat Valid" (X ? 8.2).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TGT DENGAN MEMANFAATKAN PERMAINAN BAHASA SUSUN KATA UNTUK MENINGKAKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS 2 SD NO.6 BELOK TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Ni Kadek Wina Artini; Ni Wayan Sri Darmayanti; I Wayan Numertayasa
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i1.353

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca siswa kelas 2 SD No.6 Belok. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca melalui penerapan model pembelajaran TGT dengan media permainan Bahasa susun kata. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dalam bentuk penelitian PTK ( Penelitian Tindakan Kelas ) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan Tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian berjumlah 9 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Pada siklus I digunakan media kartu huruf berwarna, sedangkan pada siklus II digunakan teka -teki silang yang dirancang untuk membantu siswa mengenal, menyusun, dan memahami kata dalam bacaan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan membaca siswa, dari rata-rata nilai 56,6 pada pra-tindakan menjadi 63,3 di siklus I, dan meningkat lagi menjadi 82,7 di siklus II. Sebanyak 8 dari 9 siswa berasil mencapai kriteria yang ditentukan. Dengan demikian, model TGT terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa.
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PADA SISWA KELAS RENDAH DI SDN 1 SUMITA Dewa Ayu Setiawati; I Putu Oka Suardana; I Nengah Sueca
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i1.354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam pembelajaran membaca pada siswa kelas rendah di SDN 1 Sumita. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan penyebaran kuesioner kepada kepala sekolah serta guru kelas I–III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi fonik merupakan strategi paling efektif yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran membaca. Strategi ini membantu siswa mengenal huruf dan bunyi secara bertahap. Selain strategi fonik, guru juga menerapkan metode SAS, pendekatan bottom-up, membaca nyaring, serta permainan edukatif untuk meningkatkan minat dan kelancaran membaca siswa. Media pembelajaran seperti kartu kata bergambar dan buku cerita anak digunakan secara rutin. Guru melakukan evaluasi harian secara individual untuk memantau perkembangan membaca siswa dan memberikan pendampingan bagi yang masih kesulitan. Dukungan orang tua dan supervisi kepala sekolah juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan strategi pembelajaran membaca. Dengan berbagai pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik siswa, strategi pembelajaran yang diterapkan guru terbukti mampu meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas rendah di SDN 1 Sumita.
STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA DI SD NEGERI 2 SUMITA Gede Adhi Pradana Putra; I Putu Oka Suardana; I Nengah Sueca
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i1.355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa di SD Negeri 2 Sumita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak lima orang yang terdiri dari guru dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan model analisis data Miles & Huberman, yang mencakup tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi literasi singkat 5–10 menit sebelum pembelajaran, strategi Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), Accelerated Reading, SQ3R, serta metode membaca nyaring, Bottom-Up, dan Top-Down merupakan pendekatan yang diterapkan oleh guru secara terencana dan disesuaikan dengan karakteristik siswa. CIRC menjadi strategi yang paling dominan karena dianggap mampu meningkatkan pemahaman bacaan dan keterampilan sosial siswa melalui kerja kelompok. Selain itu, peran aktif kepala sekolah dan pemanfaatan fasilitas sekolah seperti perpustakaan dan media digital turut mendukung keberhasilan implementasi strategi pembelajaran membaca. Temuan ini memperlihatkan bahwa strategi yang dipilih dan diterapkan secara tepat mampu meningkatkan kemampuan membaca siswa secara bertahap dan berkelanjutan.
DAMPAK PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS TERHADAP KEGIATAN BELAJAR Numertayasa, I Wayan; Artini, Ni Kadek Rospita S.
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v4i1.105

Abstract

Virus corona adalah suatu wabah penyakit yang disebabkan oleh penularan virus Sars-coV-2. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli Covid-19 adalah jenis virus yang penularannya cukup kilat Virus ini dapat menular melalui udara maupun sentuhan. . Karena alasan tersebut pemerintah mengambil keputusan yaitu semua kegiatan di luar rumah dibatasi dan mengaja selruh masyarakat Indonesia agar selalu mentaati protokol kesehatan. Tidak terkecuali dalam bidang pendidikan, proses belajar mengajar dilakukan dari rumah atau daring dengan mengguakan media pembelajaran seperti googlle clasroom, E-learning, Youtube, WhatsApp Group, Emodo, Zoom, Googlemeet maupun platfrom lainnya. Tetapi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh tidak selalu terlaksana dengan baik, hal tersebut dikarenakan sarana prasarana yang belum sepenuhnya mendukung pengunaan teknologi saat proses pembelajaran. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui dampak pembelajaran tatap muka terbatas terhadap kegiatan belajar di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian yang digunakanadalahpenelitiandeskriptifkualitatif. Dari hasil wawancara pembelajaran tatap muka terbatas banyak memberikan dampak positif terhadap kegiatan belajar di sekolah dasar antara lain, meningkatkan semangat siswa dalam belajar, guru dapat menyampaikan materi secara langsung kepada para siswa sehingga siswa lebih memahami materi yang disampaikan, guru bisa membimbing siswa yang kurang dalam membaca dan menulis,dan mengurangi angka putus sekolah.
PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBAGIAN BILANGAN ASLI PADA SISWA KELAS II SD NO 3 CARANGSARI TAHUN AJARAN 2019/2020 Mulyani, Ni Wayan Sri
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v4i1.106

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar kognitif Matematika tema 2 tentang pembagian bilangan asli melalui penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education. Penelitian ini dilakukan di SD No.3 Carangsari dengan siswa kelas III tahun ajaran 2019/2020 sebagai subjek penelitiannya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari empat komponen, yaitu, perencanaan, tindakan, observasisertarefleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Data dianalisis menggunakan metode deskriftif kualitatif dan kuantitaf dengan kriteria keberhasilan adalah nilai siswa mencapai minimum 75. Pada refleksi awal, peneliti melaksanakan pre-tes. Nilai rata-rata kelas berdasarkan hasil pre-tes adalah 62. Serta, berdasarkan dari hasil pre-tes, belum ada yang mencapai nilai KMM dari 5 orang siswa yang mampu mencapai kriteria ketuntasan minimal. Lebih lanjut, pada siklus I, terjadi peningkatan yang signifikan. Dimana orang siswa yang dapat mencapai kriteria ketuntasan minimal dengan nilai rata-rata72,72.Pada siklus II, 5 dari 5 siswa dapat mencapai kriteria ketuntasan minimal. Dimana nilai rata-ratanya adalah 86. Berdasarkan data di atas, penguasaan kompetensi kognitif Matematika kelas II SD No. 3 Carangsari menunjukkan adanya peningkatan setelah Realistic Mathematicss Education (RME) diimplementasikan.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PROGRAM “RATU DONGENG” DI DESA PEMPATAN Nadi, Ni Komang Ayu Suri; Adiwijaya, Pande Agus; Sueca, I Nengah
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v4i1.107

Abstract

Penelitian ini berupa penelitian deskriptif kuantitatif. Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini untuk penanaman dan penguatan nilai-nilai karakter pada siswa melalui kegiatan Ratu Dongeng dalam pembentukan karakter siswa. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai karakter yang berbasis Ratu Dongeng di desa Pempatan. Hasil penelitian kegiatan Ratu Dongeng ini dapat menguatkan 9 dimensi nilai-nilai karakter yang mendapatkan respons sangat sesuai, yaitu Religius, Disiplin, Kerja keras, Mandiri, Rasa ingin tahu, Semangat kebangsaan, Menghargai prestasi, Gemar membaca dan Tanggung jawab. Terdapat 7 nilai karakter lainnya yang mendapatkan responsesuai, yaitu Jujur, Toleransi, Cinta tanah air, Komunikatif, Cinta damai, Peduli lingkungan, dan Peduli sosial. Dimensi nilai karakter Kreatif dan Demokratis mendapatkan respon yang kurang sesuai.

Page 9 of 12 | Total Record : 119