cover
Contact Name
Zulaehatus Sofiyah
Contact Email
sofiyah6zulaeha@gmail.com
Phone
+62857-5974-0406
Journal Mail Official
jiecobkpi@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Buntet Pesantren Cirebon Jl. Komplek Pondok Buntet Pesantren Desa Mertapada Kulon, Astanajapura, Cirebon, Jawa Barat 45181
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Islamic Education Counseling
ISSN : 28080068     EISSN : 28080203     DOI : https://doi.org/10.54213/jieco.v2i2.190
Core Subject : Education,
fokus kajian Bimbingan dan konseling, tentang metode  konseling, media konseling, Bimbingan dan konseling pendidikan Islam, Bimbingan dan konseling Islam, Bimbingan dan konseling pendidikan, dan Psikologi Pendidikan
Articles 53 Documents
Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Bimbingan Konseling Pendidikan Islam ( BKPI ) dalam Mengembangkan Sistem Pelayanan Bimbingan Konseling Berbasis Aplikasi Teknologi di MANU Putri Buntet Pesantren Cirebon Majdi, Muhammad
Journal of Islamic Education Counseling Vol. 4 No. 1 (2024): Bimbingan Konseling & Teknologi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/jieco.v4i1.458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa BKPI STIT Buntet Pesantren. Penelitian ini berfokus pada penerapan teknologi yang inovatif untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pada layanan Bimbingan Konseling. Metode penelitian yang digunakan melibatkan pendekatan penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa BKPI yang terlibat dalam pengembangan penerapan Pelayanan Bimbingan Konseling berbasis aplikasi teknologi disekolah. Data yang diperoleh dari wawancara dan observasi dianalisis secara mendalam untuk mengidentifikasi manfaat, tantangan, dan peran aplikasi dalam pengembangan sistem pelayanan BK disekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan sistem layanan BK berbasis aplikasi teknologi memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi layanan bimbingan kepada siswa di sekolah. Namun, penelitian juga mengungkapkan adanya tantangan, seperti keterbatasan sumber daya dan adaptasi terhadap teknologi, yang perlu diatasi melalui pengembangan keahlian teknis mahasiswa dan penyediaan infrastruktur yang memadai. Dalam pembahasan, penelitian ini membahas implikasi temuan terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa Bimbingan konseling serta efisiensi dalam layanan bimbingan dan konseling.
Penerapan Metode Keteladanan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Akhlakul Karimah Siswa di Madrasah Tsanawiyah Nurul Walidain Ciampea Bogor Suhada, Suhada; Maulida, Ali; samsuddin, samsuddin
Journal of Islamic Education Counseling Vol. 4 No. 1 (2024): Bimbingan Konseling & Teknologi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/jieco.v4i1.461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode keteladanan guru akidah akhlak dalam meningkatkan akhlakul karimah siswa di Madrasah Tsanawiyah Nurul Walidain Ciampea Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, sedangkan metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang ada dianalisis dengan metode deskrptif interpretatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode keteladanan guru akidah akhlak dalam meningkatkan akhlakul karimah siswa di Madrasah Tsanawiyah Nurul Walidain berjalan dengan baik dan efektif. Melalui penelitian ini terungkap bahwa keteladalan guru akidah akhlak efektif dalam dalam meningkatkan akhlakul karimah siswa, karena siswa tidak hanya diberikan teori namun ada keteladanan dari guru akidah akhlak.tetapi siswa memperoleh keteladanan dari guru akidah akhlak yang menjadi role model dalam kehidupan sehari-hari.
Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Siswa Mengalami Gangguan Emosional di SMK NU Mekanika Sapari, Sapari
Journal of Islamic Education Counseling Vol. 4 No. 1 (2024): Bimbingan Konseling & Teknologi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/jieco.v4i1.462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kondisi gangguan emosional siswa di SMK NU Mekanika, mengidentifikasi faktor-faktor yang menghalangi upaya guru bimbingan dan konseling dalam menangani masalah tersebut, serta menganalisis strategi yang digunakan oleh para guru untuk mengatasinya. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini fokus pada peran guru bimbingan dan konseling dalam konteks sekolah tersebut. Melalui teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi, peneliti memperoleh gambaran komprehensif tentang tantangan yang dihadapi oleh guru dalam membantu siswa mengelola gangguan emosional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru bimbingan dan konseling di SMK NU Mekanika menghadapi berbagai hambatan dalam melaksanakan tugas mereka. Faktor-faktor seperti ketidakaktifan siswa dalam kegiatan bimbingan dan konseling serta keterbatasan sarana dan waktu yang dialokasikan untuk layanan tersebut menjadi hambatan utama dalam upaya penanggulangan gangguan emosional siswa. Pengumpulan data yang cermat membantu mengungkapkan kompleksitas tantangan yang dihadapi oleh guru bimbingan dan konseling dalam menyediakan layanan yang efektif bagi siswa.
Perkembangan Penalaran Moral Anak Laki-laki dan Perempuan di Madrasah Ibtidaiyah Dhiya El Haq Cirebon Ahmad Azis, Ahmad Azis Badruudin Abdussallam; Septi Gumiandari, Septi Gumiandari; Ilman Nafi’a, Ilman Nafi’a
Journal of Islamic Education Counseling Vol. 5 No. 1 (2025): Dinamika Profesi Konselor Sekolah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/jieco.v5i1.582

Abstract

Abstract Moral reasoning is a crucial aspect of character development among students, particularly at the elementary Islamic school level (madrasah ibtidaiyah). This study is motivated by indication of differences in the level of moral development between male and female students at MI Dhiya El Haq Cirebon, focusing on six key aspects: honesty, discipline, responsibility, politeness, empathy, and self-confidence. Employing a qualitative phenomenological approach, the study explores the dynamics of moral reasoning among fifth- and sixth-grade students. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that both boys and girls generally exhibit moral reasoning at the pre-conventional to early conventional stages. Although they are at similar developmental levels, girls display greater stability in moral aspects, particularly honesty and social empathy. Similarities were found in the situational nature of moral behavior and the generally low levels of responsibility and confidence in expressing opinions. However, significant differences reveal that girls tend to be more morally independent, while boys remain more dependent on external guidance. Keywords: moral reasoning, character development, boys, girls. Abstrak Penalaran moral merupakan aspek penting dalam perkembangan karakter peserta didik, khususnya pada jenjang madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh indikasi perbedaan tingkat perkembangan moral antara anak laki-laki dan perempuan di MI Dhiya El Haq Cirebon dalam enam aspek utama, yaitu kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kesantunan, kepedulian, dan percaya diri. Penelitian ini mengambil posisi sebagai studi fenomenologis kualitatif untuk mengungkap dinamika penalaran moral siswa kelas V dan VI. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penalaran moral anak laki-laki dan perempuan umumnya berada pada tahap pra-konvensional menuju konvensional awal. Meskipun berada pada tahap yang sama, anak perempuan menunjukkan stabilitas lebih tinggi dalam aspek moral, terutama kejujuran dan kepedulian sosial. Persamaan ditemukan pada perilaku moral yang situasional, serta rendahnya tanggung jawab dan keberanian menyampaikan pendapat. Sementara itu, perbedaan signifikan menunjukkan bahwa anak perempuan lebih mandiri secara moral dibandingkan anak laki-laki yang masih bergantung pada bimbingan eksternal. Kata Kunci : penalaran moral, perkembangan karakter, anak laki-laki, anak perempuan.)
Pengaruh Self Eficacy dan Kepercayaan Diri terhadap Motivasi Belajar dan Motivasi Berprestasi Mahasiswa yang Bekerja Paruh Waktu Nopen, Pikri
Journal of Islamic Education Counseling Vol. 5 No. 1 (2025): Dinamika Profesi Konselor Sekolah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/jieco.v5i1.603

Abstract

Self-confidence is closely related to the philosophy of self-fulfilling prophesy and self-efficacy. If a person believes in the abilities that exist in him, then he will also feel confident in carrying out his activities. The method used is systematic literature review. The purpose of this systematic literature review is to know and understand self-efficacy (self-belief) and self-confidence in students who work full-time. Research articles were obtained from three databases, namely sciencedirect, SAGE Journal and Garuda. Inclusion criteria for research articles from 2018-2023. From 5,820 research articles, 8 articles were reviewed that met all inclusion criteria and objectives of this literature review. Based on the results of this article review, self-efficacy and self-confidence have a tremendous impact on the lives of students, especially those who work full-time. Keywords: self efficacy, self confidence, students, working full time.
Akhlak dan Resiliensi Tokoh Utama Film Budi Pekerti : Tinjauan Tasawuf Psikologi Haidar Bagir Kusmawati, Alan
Journal of Islamic Education Counseling Vol. 5 No. 1 (2025): Dinamika Profesi Konselor Sekolah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/jieco.v5i1.645

Abstract

Abstract This research examines the construction of morals and spiritual resilience of the main character in the Indonesian film Budi Pekerti (2023) through the perspective of Haidar Bagir's psychological tasawuf. Using a qualitative-interpretative case study method, the researcher analyzed key scenes, character dialogues, and symbolic actions in the film. The results showed that the character Bu Prani represented the values of sabr (patience), 'afw (forgiveness), ridha (acceptance), and ihsan (doing good) in the face of public judgment and digital stigma. These values are not just moral traits, but part of an inner spiritual process that is in line with Islamic teachings on purification of the soul (tazkiyatun nafs). The study found that Bu Prani's resilience lies in her dignified silence, her deep empathy, and her quiet presence making her a symbol of active spiritual agency, not a passive victim. This study contributes to a new discourse on how Islamic spirituality can be used as an interpretative approach to female characters in contemporary Indonesian cinema. Keywords : spiritual resilience; Islamic film; morals; psychological tasawwuf Abstrak Penelitian ini mengkaji konstruksi akhlak dan resiliensi spiritual tokoh utama dalam film Indonesia Budi Pekerti (2023) melalui perspektif tasawuf psikologis Haidar Bagir. Dengan menggunakan metode studi kasus kualitatif-interpretatif, peneliti menganalisis adegan kunci, dialog tokoh, dan tindakan simbolik dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Bu Prani merepresentasikan nilai sabr (kesabaran), ‘afw (pemaafan), ridha (penerimaan), dan ihsan (berbuat baik) dalam menghadapi penghakiman publik dan stigma digital. Nilai-nilai ini bukan sekadar sifat moral, tetapi bagian dari proses spiritual batiniah yang selaras dengan ajaran Islam tentang penyucian jiwa (tazkiyatun nafs). Penelitian ini menemukan bahwa resiliensi Bu Prani terletak pada diamnya yang bermartabat, empatinya yang dalam, dan kehadirannya yang tenang menjadikannya simbol dari agensi spiritual aktif, bukan korban yang pasif. Studi ini berkontribusi pada wacana baru tentang bagaimana spiritualitas Islam dapat digunakan sebagai pendekatan interpretatif terhadap karakter perempuan dalam sinema Indonesia kontemporer. Kata Kunci : resiliensi spiritual; film Islam; akhlak; tasawuf psikologis
Peran Guru Pendamping Khusus (GPK) dalam Dinamika Interaksi Sosial Anak Difabel di Sekolah Inklusi melia, ramania; M. Sibli, Yasin
Journal of Islamic Education Counseling Vol. 5 No. 1 (2025): Dinamika Profesi Konselor Sekolah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/jieco.v5i1.680

Abstract

Pendidikan inklusi memegang peranan penting dalam perkembangan anak inklusi dalam dunia Pendidikan untuk mendapatkan hak yang sama dengan anak normal pada umumnya. Dalam Pendidikan inklusi peran GPK sangat bersifat krusial, penelitian ini mendeskripsikan strategis Guru Pendamping Khusus (GPK) dalam membangun dan mengelola dinamika interaksi sosial antara siswa difabel dan nondifabel di lingkungan sekolah inklusi, dalam pembentukan budaya toleransi, memperkuat hubungan sosial positif, serta menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan harmonis. Temuan ini menegaskan pentingnya kompetensi dan strategi proaktif GPK dalam mendukung keberhasilan pendidikan inklusi yang berkeadilan dan berkelanjutan. Dengan menggunakan Pendekatan kualitatif fenomenologis digunakan untuk memahami strategi intervensi humanis dan adaptif yang diterapkan oleh GPK, serta dampaknya terhadap pola komunikasi, empati, dan kolaborasi antar peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumen, kemudian dianalisis secara berkesinambungan melalui proses reduksi data, penyajian, dan verifikasi, Penelitian ini dilakukan di SD Smart auladi Cirebon. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Guru Pendamping Khusus (GPK) memiliki peran strategis dalam mendukung terwujudnya lingkungan pendidikan yang inklusif, khususnya dalam membangun interaksi sosial yang sehat antara peserta didik difabel dan nondifabel.
Dinamika Problem dan Tantangan Guru Bimbingan dan Konseling di MANU Putri Buntet Pesantren winda, winda; Sapari, Sapari; Mustofa Abbas, Faiz; BakhriL Amin, M. Saiful; Shofiyah, Zulaehatus
Journal of Islamic Education Counseling Vol. 5 No. 1 (2025): Dinamika Profesi Konselor Sekolah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/jieco.v5i1.688

Abstract

This study aims to examine the dynamics of the role, problems, and strategies developed by BK teachers in facing challenges in schools located in Islamic boarding schools, especially in MANU Putri Buntet Pesantren. Using a qualitative approach and case study method, data were obtained through interviews, field observations, and documentation. The data analysis technique used was the Miles and Huberman interactive model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that BK teachers face various internal and external problems, including limited facilities and infrastructure, negative perceptions of BK services, and gaps between counseling approaches and traditional Islamic boarding school values. In responding to these challenges, BK teachers develop collaborative strategies, Islamic value-based approaches, and service method innovations. These findings emphasize the importance of strengthening the role of BK teachers in the context of Islamic boarding schools to create counseling services that are culturally, spiritually, and academically relevant. This study provides conceptual and practical contributions to the development of BK service models based on values ​​and local contexts.
Idealitas terhadap Miskonsepsi Tugas dan Fungsi Guru Bimbingan dan Konseling di Sekolah Azmi, Wifaqul Azmi; Tri Andiana, Yayang; Yulia Rosmayanti, Elsa; Lutfi Aris, Muhamad
Journal of Islamic Education Counseling Vol. 4 No. 2 (2024): Etika Profesi Konselor
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/jieco.v4i2.480

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 3 (tiga) peserta didik SMP , 1 (satu) guru BK dan 1 (satu) guru mata pelajaran yang berlokasi di kota Bandung. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, studi literatur dan studi dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama penelitian dengan dibantu pedoman observasi dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu melalui tahap reduksi, display, kemudian verifikasi. Hasil penelitian menunjukan beberapa miskonsepsi dari masing-masing subjek penelitian terhadap tugas dan fungsi guru BK di sekolah, kemudian dijelaskan oleh beberapa teori idealnya tugas dan fungsi guru BK, sehingga kesimpulan dan solusi bisa didapatkan dari teknik analisis data yang sudah ditetapkan oleh peneliti.
Etika dan Profesionalisme Layanan Bimbingan Konseling Islam di Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Iman Kota Bandung Fatonah, Siti Nurjanah; Satriah, Lilis; Kurnias, Aam
Journal of Islamic Education Counseling Vol. 4 No. 2 (2024): Etika Profesi Konselor
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/jieco.v4i2.517

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menyelidiki penerapan etika dan profesionalisme dalam bimbingan dan konseling Islam di Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Iman. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan para konselor, Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika dan profesionalisme BK Islam di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Iman secara umum mengacu pada etika profesi bimbingan konseling yang berlaku di Indonesia yang meliputi standar profesionalisme yang memperhatikan kualifikasi dan keterampilan, regulasi yang disusun dan penguasaan konsep serta praktik. Selain itu, pelaksanaan BK pun berpihak pada kebutuhan siswa atau santri dengan memperhatikan prinsip pada etika dakwah dalam keilmuan bimbingan konseling islam yakni untuk membantu individu mencapai kebahagiaan dunia akhirat melalui pemeliharaan dan pengembalian individu pada potensi fitrahnya yaitu sebagai makhluk yang suci.