cover
Contact Name
Ni Nyoman Karmini
Contact Email
ninyomankarmini@gmail.com
Phone
+6281805414585
Journal Mail Official
lppmsaraswatitabanan@gmail.com
Editorial Address
IKIP Saraswati, Jl. Pahlawan No.2 Tabanan, 82113
Location
Kab. tabanan,
Bali
INDONESIA
Suluh Pendidikan: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan
ISSN : 1829894X     EISSN : 26231697     DOI : '10.46444
Core Subject : Education,
Sebagai media informasi ilmiah bidang pendidikan, baik berupa hasil penelitian, maupun kajian pustaka
Articles 424 Documents
PENERAPAN MODEL TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS 5 SD NEGERI 2 JEGU Ratnadi, Ni Wayan; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS) di kelas 5 SD Negeri 2 Jegu. Model TSTS dipilih karena dapat mendorong interaksi sosial yang lebih intensif antar siswa serta meningkatkan partisipasi mereka dalam diskusi kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang masing-masing melibatkan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap keaktifan siswa, wawancara dengan siswa dan guru, serta analisis hasil kerja kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TSTS dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Pada siklus pertama, terlihat peningkatan yang signifikan dalam interaksi dan partisipasi siswa, sementara pada siklus kedua, kualitas diskusi dan kerja sama kelompok semakin meningkat. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar model TSTS dapat diterapkan lebih luas sebagai alternatif untuk meningkatkan keaktifan belajar di sekolah dasar, terutama dalam mata pelajaran yang melibatkan banyak diskusi kelompok.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM BERBANTUAN MEDIA GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 4 BUNGKULAN TAHUN AJARAN 2024/2025 Zuhri, Saifudin; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran quantum berbantuan media grafis dalam upaya meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 4 Bungkulan tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di SDN 4 Bungkulan pada mata pelajaran IPA kelas V semester II tahun ajaran 2024/2025. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN 4 Bungkulan yang banyaknya 22 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif baik deskriptif kuantitatif maupun kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran quantum berbantuan media grafis pada siswa kelas V SDN 4 Bungkulan, dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Dari skor rata-rata hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan dari pra siklus yang nilai rata-ratanya 56% kemudian dari siklus I ke siklus II yang meningkat. Rata-rata kelas hasil belajar pada siklus I sebesar 68% dan pada siklus II menjadi 83%. Dan ketuntasan klaksikal pada siklus I sebesar 68% dan pada siklus II menjadi 90,9%.
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN VIDEO UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN CO VARIABLE BAKAT NUMERIK PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI CEPAKA Dewi, Desak Kade Puspita; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video terhadap prestasi belajar matematika dengan covariable bakat numerik pada siswa kelas IV SD Negeri Cepaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) tipe non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan pembelajaran dengan model PBL berbantuan video, dan kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Data prestasi belajar diperoleh melalui tes hasil belajar, sementara data bakat numerik diperoleh dari tes bakat numerik standar. Teknik analisis data yang digunakan adalah ANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model PBL berbantuan video terhadap peningkatan prestasi belajar matematika, setelah mengontrol variabel bakat numerik. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL berbantuan video efektif dalam meningkatkan prestasi belajar matematika siswa, terutama ketika mempertimbangkan bakat numerik sebagai covariabel.
IMPLEMENTASI MEDIA KONKRET DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 5 SENGANAN Sutiawan, I Gede Nyoman; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.984

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana media konkret digunakan dalam pembelajaran matematika dan bagaimana hal itu memengaruhi minat belajar siswa kelas lima di SDN 5 Senganan. Penelitian ini didasarkan pada fakta bahwa siswa kurang tertarik pada matematika, yang cenderung abstrak dan tidak menarik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi menggunakan strategi kualitatif dengan metodologi deskriptif. Menurut temuan penelitian, penggunaan media konkret, seperti benda nyata dan alat peraga, dapat meningkatkan keterlibatan dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Siswa terbukti mempelajari ide-ide matematika mendasar seperti pecahan, pengukuran, dan bentuk spasial dengan lebih mudah dan menyenangkan melalui media konkret. Lebih jauh, media konkret dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa dan memperkuat kapasitas mereka untuk memecahkan masalah secara mandiri. Tantangan yang dihadapi termasuk kurangnya waktu dan keahlian guru dalam membuat dan memanfaatkan media, tetapi ini dapat diatasi melalui pengembangan profesional dan kerja sama dengan instruktur lain. Oleh karena itu, penggunaan media konkret dalam pendidikan matematika harus terus dipromosikan sebagai metode kreatif untuk meningkatkan standar pembelajaran sekolah dasar.
PENGARUH PEMBELAJARAN DIFERENSIASI BERBASIS SCL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SDN 8 DAJAN PEKEN Ni Putu Ratnawati; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran diferensiasi berbasis Student Centered Learning (SCL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar Matematika siswa di kelas II SD Negeri 8 Dajan Peken, Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan. Masalah yang diidentifikasi dalam pembelajaran sebelumnya adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa terhadap materi Waktu dan Durasi, yang disebabkan oleh kurangnya strategi pengajaran yang menarik dan rendahnya kemampuan siswa. Data yang di peroleh jumlah siswa Kelas II SD Negeri 8 Dajan Peken adalah 25 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus melibatkan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian prasiklus katagori tinggi ada 4 orang (16%), katagori sedang 6 orang (24%), katagori rendah 7 orang (28%), sangat rendah 8 orang (32%). Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kategori tinggi 40%, kategori sedang 36%, kategori rendah 16%, dan kategori sangat rendah 8%. Pada siklus II meningkat yang ditunjukkan dari kemampuan berpikir kritis siswa kategori sangat tinggi 56%, kategori tinggi 32%, kategori sedang 8%, kategori rendah 4%, dan kategori sangat rendah tidak ada. Ketuntasan hasil belajar pada siklus I yang tuntas KKTP ada 10 siswa atau sebesar 40%, sedangkan siswa yang belum tuntas KKTP ada 15 siswa atau sebesar 60%. Siklus II yang tuntas KKTP ada 22 siswa atau sebesar 88%, sedangkan yang belum tuntas KKTP ada 3 siswa atau sebesar 12%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis Student Centered Learning (SCL) terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN MELALUI MEDIA KONKRET PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 8 BANJAR ANYAR Aryani, Ni Luh Kade Dwi; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas IV SD Negeri 8 Banjar Anyar melalui penggunaan media konkret. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam materi pecahan, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep akibat metode pembelajaran yang masih bersifat abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 28 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media konkret, seperti kertas lipat, potongan kue, dan benda-benda sehari-hari, dapat membantu siswa memahami konsep pecahan secara lebih nyata dan kontekstual. Terjadi peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, pada siklus I dari 28 siswa hanya 17 siswa atau sekitar 60,7% yang berhasil mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam membandingkan nilai pecahan atau menyusun urutan pecahan dengan benar, sedangkan pada siklus II menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Sebanyak 25 dari 28 siswa (89,3%) berhasil memperoleh nilai di atas KKM. Dengan demikian, penggunaan media konkret terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa Sekolah Dasar.
PENGGUNAAN MEDIA LIDI DALAM UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT PADA SISWA KELAS IV SEMESTER II SD NEGERI 1 KEDIRI TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Mahardika, I Wayan Eka; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan siswa dalam menjumlah dua bilangan bulat dengan menggunakan media lidi pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini dilakukan melalui PTK, dilaksanakan dalam 2 siklus terdiri dari 4(empat) tahap kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Subyek Penelitian ini adalah siswa kelas IV semester II SD Negeri 1 Kediri sebanyak 25 orang siswa yang terdiri dari 8 orang siswa lakilaki dan 17 orang siswa perempuan. Data yang didapatkan melalui metode tes selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar yang diperoleh dari ketuntasan belajar dari PTK Pra Siklus, Siklus I, dan siklus II yaitu pra siklus dan siklus I ternyata menunjukkan angka yaitu dengan nilai rata-rata 55,2 dan persentase ketuntasan belajar 40% pada PTK pra siklus siklus, menjadi nilai rata-rata 60,4 dan ketuntasan belajar 60% pada PTK siklus I yang mana nilai rata-rata siswa meningkat 5,2 dan presentase ketuntasan belajar di pra siklus 40% menjadi 60% di siklus I dan meningkat sebanyak 20% di siklus II menjadi 80% dengan nilai ratarata kelas 80,4. Ini berarti penggunaan media lidi telah dapat meningkatkan keterampilan penjumlahan bilangan bulat pada siswa kelas IV semester II SD Negeri 1 Kediri tahun pelajaran 2024/2025 .
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA KELAS V SD NEGERI 2 PENEBEL DALAM MENGHITUNG LUAS DAN KELILING DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Artini, Ni Wayan Juli; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas V SD Negeri 2 Penebel dalam menghitung luas dan keliling bangun datar melalui pendekatan pembelajaran kontekstual. Pembelajaran kontekstual dipilih karena mampu mengaitkan materi matematika dengan situasi nyata yang dialami siswa, sehingga meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas V yang mengikuti pembelajaran matematika. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan, observasi proses belajar, dan angket motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa menghitung luas dan keliling serta peningkatan motivasi belajar setelah penerapan pendekatan kontekstual. Hal ini didukung oleh data peningkatan rata-rata nilai dari siklus I ke siklus II dan hasil observasi yang menunjukkan partisipasi aktif siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendekatan kontekstual efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan matematika siswa terutama pada materi luas dan keliling bangun datar. Implikasi penelitian ini dapat menjadi acuan bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran matematika yang relevan dan bermakna.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGANPADA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 BELALANG Suryadnyani, Ni Ny. Sri; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.989

Abstract

Kesadaran lingkungan merupakan aspek penting dalam pendidikan dasar untuk membentuk generasi yang peduli terhadap ekosistem sekitarnya. Namun, realitas menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan siswa masih rendah akibat pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa melalui integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif di SD Negeri 2 Belalang, melibatkan siswa kelas V, guru IPAS, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal, seperti praktik pertanian tradisional subak dan gotong royong, mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang ekosistem serta mendorong perilaku pro-lingkungan. Faktor pendukung utama dalam implementasi ini adalah dukungan sekolah dan antusiasme siswa, sedangkan hambatan utama adalah keterbatasan sumber daya dan kurangnya pemahaman guru terhadap integrasi kearifan lokal dalam kurikulum. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas guru dan penyediaan media pembelajaran berbasis budaya lokal direkomendasikan sebagai strategi efektif untuk menanamkan kesadaran lingkungan pada siswa sejak dini.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF OPEN ENDED BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN 1 KEDIRI Mahardika, I Wayan Eka; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif open ended berbantuan media audio visual dalam upaya meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas V SDN 1 Kediri . Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di SDN 1 Kediri pada mata pelajaran matematika kelas V. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester II tahun ajaran 2024/2025. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN 1 Kediri yang terdiri dari 23 siswa, 9 laki-laki dan 14 perempuan. Data penelitian ini dikumpulkan dengan tes untuk data hasil belajar matematika. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif baik deskriptif kuantitatif maupun kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif open ended berbantuan media audio visual pada siswa kelas V SDN 1 Kediri , dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Dari skor rata-rata hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Rata-rata kelas hasil belajar pada siklus I sebesar 70 % dan pada siklus II menjadi 82 %. Dan ketuntasan klaksikal pada siklus I sebesar 78,26 % dan pada siklus II menjadi 100%.