cover
Contact Name
Ni Nyoman Karmini
Contact Email
ninyomankarmini@gmail.com
Phone
+6281805414585
Journal Mail Official
lppmsaraswatitabanan@gmail.com
Editorial Address
IKIP Saraswati, Jl. Pahlawan No.2 Tabanan, 82113
Location
Kab. tabanan,
Bali
INDONESIA
Suluh Pendidikan: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan
ISSN : 1829894X     EISSN : 26231697     DOI : '10.46444
Core Subject : Education,
Sebagai media informasi ilmiah bidang pendidikan, baik berupa hasil penelitian, maupun kajian pustaka
Articles 424 Documents
INOVASI PENERAPAN EDUCAPLAY SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS 4 SD NEGERI CELUKAN BAWANG Ni Putu Meldania Bestari; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1042

Abstract

Integrasi teknologi dalam pendidikan dasar merupakan inovasi penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Educaplay sebagai media interaktif dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas 4 SD Negeri Celukan Bawang yang berjumlah 15 siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, menggunakan teknik pengumpulan data berupa pre-test, post-test, observasi, dan angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 45% pada pre-test menjadi 85% pada post-test siklus kedua. Selain itu, keterlibatan siswa dalam pembelajaran meningkat secara signifikan, dengan persentase partisipasi aktif mencapai 90%. Temuan ini mengonfirmasi bahwa penggunaan Educaplay tidak hanya efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA tetapi juga meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penerapan Educaplay direkomendasikan sebagai solusi inovatif dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis, interaktif, dan efektif.
INTEGRASI MEDIA INTERAKTIF LOKAL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI KEBHINEKAAN: SUATU KAJIAN PUSTAKA Suartini, Luh; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1043

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tentang integrasi media interaktif lokal berbasis Problem Based Learning (PBL) yang dapat digunakan secara efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebhinekaan kepada siswa sekolah dasar. Dengan pendekatan studi literatur, artikel ini menelaah hasil penelitian terdahulu yang relevan dan mendukung urgensi inovasi media pembelajaran berbasis kearifan lokal dan model PBL untuk membentuk karakter toleransi, kerja sama, dan cinta tanah air. Hasil kajian menunjukkan bahwa media interaktif lokal yang dikembangkan dalam konteks PBL mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat nilai-nilai kebhinekaan, serta membangun pemahaman kontekstual terhadap keragaman budaya Indonesia. Media interaktif lokal yang dikembangkan dalam kerangka PBL tidak hanya mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, tetapi juga efektif dalam membangun pemahaman kontekstual terhadap keragaman budaya. Dalam pembelajaran berbasis masalah, siswa dihadapkan pada situasi nyata atau simulasi yang berkaitan langsung dengan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, seperti sikap toleransi, kerja sama, dan penghargaan terhadap perbedaan. Ketika media yang digunakan mengangkat budaya lokal seperti permainan tradisional, cerita rakyat, atau seni lokal maka pengalaman belajar menjadi lebih bermakna dan mudah diinternalisasi oleh siswa.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS III DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBANTUAN PERMAINAN TRADISIONAL CURIK-CURIK Suartini, Luh; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1044

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi siswa kelas III sekolah dasar untuk belajar matematika dengan menggunakan permainan tradisional Bali, yaitu Curik-Curik. Sebagai bagian dari budaya lokal, permainan tradisional ini memiliki potensi besar untuk membuat pembelajaran menjadi menyenangkan, interaktif, dan kontekstual. Permainan Curik-Curik dipilih untuk situasi ini karena mengandung elemen strategi, kerja tim, dan keterlibatan aktif siswa. Semua elemen ini dianggap dapat meningkatkan motivasi belajar siswa untuk belajar, terutama dalam mata pelajaran yang sering dianggap membosankan dan sulit seperti matematika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, dengan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi di masing-masing. Subjek penelitian adalah siswa kelas III di SD Negeri 1 Pakisan. Pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar siswa. Angket disusun berdasarkan unsur-unsur motivasi belajar seperti perhatian, ketekunan, ketertarikan, dan keyakinan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Curik-Curik tradisional secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa. Ini ditunjukkan dengan peningkatan skor rata-rata angket motivasi belajar dari siklus I ke siklus II, serta peningkatan partisipasi aktif dan antusiasme siswa selama pembelajaran berlangsung. Selain itu, observasi menunjukkan bahwa siswa lebih fokus dan aktif berbicara. Penggunaan metode ini tidak hanya meningkatkan motivasi belajar, tetapi juga menjaga nilai-nilai budaya lokal dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, permainan tradisional harus terus dikembangkan dan diteliti sebagai strategi pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DIFERENSIASI TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI BACA, TULIS DAN NUMERASI PADA SISWA KELAS 1 SD Dian Mertiasih, Luh Novik; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1045

Abstract

cenderung tidak berdiferensiasi atau tidak mempertimbangkan perbedaan individual anakanak. Pembelajaran yang berdiferensiasi memiliki hubungan yang erat dengan pencapaian perkembangan anak, khususnya dengan kemampuan literasi baca, tulis, dan numerasi pada anak. Ketika pembelajaran berdiferensiasi dapat diimplementasikan dengan baik, akan ada pengakuan dan pemberian perhatian terhadap perbedaan individu di antara anak-anak. Hal ini memungkinkan guru untuk merespons kebutuhan dan karakteristik belajar setiap anak secara khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pembelajaran dengan pendekatan diferensiasi terhadap kemampuan literasi baca, tulis, dan numerasi pada siswa kelas 1 SD Negeri 4 kayuputih. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Responden terdiri dari 18 anak kelas 1 SD.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SEKOLAH DASAR Dian Mertiasih, Luh Novik; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1046

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kembali penggunaan model pembelajaran Project Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Matematika. Metode penelitian adalah meta-analisis. Data dikumpulkan dengan menelusuri artikel, jurnal elektronik, dan esai menggunakan “Model pembelajaran Project Based Learning”, “Hasil belajar”, dan “Studi Matematika Pendidikan Dasar”. Hasil pencarian menunjukkan bahwa ada 10 artikel, jurnal elektronik, dan esai tetapi hanya 5 artikel yang relevan, jurnal elektronik, dan esai. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari yang terendah 11,30% sampai yang tertinggi 37,48% dengan rata-rata sebesar 24,72%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SD NEGERI 1 MADENAN Trisyani Dewi, Komang; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada peserta didik kelas VI SD Negeri 1 Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2024/2025. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VI SD Negeri 1 Madenan tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 25 peserta didik. Objek penelitian ini adalah model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan hasil belajar IPA. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode tes. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar IPA pada materi Sistem Tata Surya. Berdasarkan hasil analisis data, persentase rata-rata hasil belajar IPA peserta didik pada siklus I adalah 65% (kategori sedang), meningkat menjadi 80% (kategori tinggi) pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada materi Sistem Tata Surya peserta didik kelas VI SD Negeri 1 Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2024/2025.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Trisyani Dewi, Komang; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1048

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia menjadi lebih baik. Matematika adalah mata pelajaran yang wajib diberikan kepada siswa mulai dari jenjang sekolah dasar sampai jenjang pendidikan berikutnya. Matematika menekankan pada pengembangan logika, sikap, dan keterampilan. Penelitian kualitatif ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Peneliti menggunakan jenis wawancara semi terstruktur. Media quizizz merupaan media yang efektif digunakan guru yang dapat membantu dalam proses pembelajaran sehingga memudahkan menyampaikan materi dari guru dan siswa. Selain itu juga, siswa lebih tertarik untuk belajar yang dapat mempengaruhi tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan oleh guru. Dengan menggunakan media tersebut dapat membangun interaksi yang lebih dinamis antara siswa dan materi pembelajaran melalui media digital membawa dampak positif bagi hasil belajar matematika secara keseluruhan. Hal ini dapat menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif bagi siswa.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI SISWA MELALUI PENERAPAN KEGIATAN JUMAT BINTANG DI SD NEGERI 2 PAKISAN Putrayasa, I Made; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1049

Abstract

Keterampilan literasi merupakan fondasi penting dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Di era informasi saat ini, kemampuan untuk membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan secara efektif menjadi penting. Keterampilan literasi tidak hanya mendukung proses pembelajaran akademis, tetapi juga membantu individu beradaptasi dengan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks. Menurunnya keterampilan literasi disebabkan oleh kurangnya kegiatan literasi yang kreatif dan menarik. Guru harus mampu dengan cepat mendeteksi penurunan literasi siswa tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa melalui kegiatan Jumat-Bintang. Data keterampilan literasi siswa diperoleh dengan menggunakan instrumen penilaian keterampilan literasi. Data keterampilan literasi yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan sehingga dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan Jumat-Bintang berhasil meningkatkan keterampilan literasi siswa kelas IV SD Negeri 2 Pakisan.
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Putrayasa, I Made; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar dalam upaya meningkatkan minat belajar matematika siswa sekolah dasar. Kurangnya minat siswa dalam pelajaran matematika sering kali disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang monoton dan tidak kontekstual. Dengan memanfaatkan lingkungan sekitar, seperti taman sekolah, halaman, dan fasilitas umum, siswa dapat lebih mudah memahami konsep-konsep matematika melalui pengalaman nyata dan konkret. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih antusias, aktif, dan tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran matematika yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Guru juga merasa terbantu dalam menjelaskan materi melalui contoh nyata yang tersedia di lingkungan sekitar. Dengan demikian, pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa, sekaligus mendukung pelaksanaan pembelajaran kontekstual di sekolah dasar.
PAKELIRAN WAYANG FABEL: MEDIA KREATIF DALAM PENDIDIKAN SEKS BAGI ANAK SD SECARA INFORMAL Gelgel Suparna, Putu Gede; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1051

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan Pakeliran Wayang Fabel (Wayang Tantri) sebagai media pendidikan seks informal bagi anak SD. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan wayang fabel tidak hanya menanamkan nilai budi pekerti dan norma, tetapi juga pendidikan seks secara alami melalui keterlibatan anak-anak sebagai dalang cilik. Aktivitas ini sejalan dengan teori konstruktivisme sosial dan pendidikan karakter berbasis budaya, yang menekankan pentingnya interaksi sosial dan aktivitas budaya. Wayang fabel juga membantu memfilter pengaruh negatif media modern serta meningkatkan kreativitas dan kecintaan terhadap budaya tradisional. Penelitian ini merekomendasikan pengintegrasian seni tradisional dalam pembelajaran sekolah untuk menanamkan nilai moral yang kontekstual dan menyenangkan.