cover
Contact Name
Ida Ayu Tary Puspa
Contact Email
lpm@uhnsugriwa.ac.id
Phone
+6281236359112
Journal Mail Official
lpm@uhnsugriwa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ratna No.51, Tonja, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali 80237
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penjaminan Mutu
ISSN : 2407912X     EISSN : 25483110     DOI : https://doi.org/10.25078/jpm
Core Subject : Education,
Jurnal Penjaminan Mutu yang diterbitkan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar ini didedikasikan sebagai penyebaran ide, gagasan, maupun masukan yang positif terkait peningkatan kualitas pendidikan tinggi, karena proses penjaminan mutu dalam sebuah perguruan tinggi bukan hanya aktivitas untuk memastikan bahwa yang dijanjikan dapat terpenuhi melainkan juga meliputi usaha peningkatan mutu secara berkelanjutan. Fokus Jurnal Penjaminan Mutu : Perencanaan, Pelaksanaan, monitoring/evaluasi, dan Pengembangan Mutu Pembelajaran/Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 258 Documents
Pengembangan Model Pendidikan Agama Hindu Berbasis Glokalisasi untuk Peningkatan Mutu Siswa SD Kabupaten Buleleng Ni Nyoman Lisna Handayani; I Putu Suardipa; Ni Ketut Erna Muliastrini
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.056 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2175

Abstract

Secara umum tujuan penelitian ini adalah dihasilkannya model pendidikan agama hindu berbasis glokalisasi untuk peningkatan mutu siswa SD Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan tipe “Prototipycal Studies. Data dalam penelitian ini akan dikumpulkan dengan: (1) pedoman observasi, (2) pedoman wawancara, (3) kuisioner, (4) pedoman studi dokumen, (5) fokus groups discussion, dan (6) interrater validity. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, Nilai- nilai karakter global yang visibel dan relevan untuk diintegrasikan dalam pendidikan karakter berdasarkan spektrum teori rekonstruksi sosial Vygotsky dalam pembelajaran pendidikan agama hindu bagi siswa sekolah dasar kelas V, yaitu: kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokrasi, objektivitas, multikultur, berpikir terbuka, kepedulian sosial, opened culture, pendidikan seks, anti rasisme, anti pelecehan, kesetaraan gender, kepemimpinan, kehormatan diri, kehormatan bangsa dan negara, peduli lingkungan, hak azazi manusia, morality dignity, dan penghargaan pada minoritas. Kedua, rekonstruksi struktur muatan kurikulum pendidikan agama hindu Sekolah Dasar kelas V yaitu: mantram dainika upasana, ahimsa, satya dan tat tvam asi, moksha sebagai tujuan akhir, keharmonisan hidup melalui tri hita karana, catur guru, melihat dan mengenal tempat suci dalam agama hindu, kitab suci veda.
Kepercayaan dan Kepuasan Penggunaan LMS Mahasiswa Selama Pembelajaran Daring Teguh Prasetyo; Arita Marini; Mohamad Syarif Sumantri
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.547 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2349

Abstract

The implementation of online learning through the Learning Management System (LMS) is universal in higher education. The presentation of learning at the LMS is expected to facilitate student learning during the Covid-19 pandemic. This aims of research to determine the effect of belief in the use of LMS on learning satisfaction in LMS carried out by students. The research approach uses a quantitative type of correlation. This study used a research sample of 101 students. The research instrument is an online questionnaire that has been tested for validity and reliability and is analyzing by regression. The results showed that the regression formulation was: Y = 1.535 + 0.706. Is the influence of the belief variable using LMS significant on LMS learning satisfaction? Result of the regression analysis, the significance value of 0.000 is smaller than 0.05, it can be concluded that belief in the use of LMS affects LMS learning satisfaction. How much trust do the beliefs of LMS affect learning satisfaction at the LMS (r-square), namely 55.8%, while the remaining 44.2% is another variable and is not researched?. Belief in using LMS on learning satisfaction in LMS is based on aspects of content quality, learning success, ease, and behavior.
MGA Kwento NG Guro At Kwentong Mag-Aaral: Student Assessment Processes, Challenges And Solutions In The New Normal Setup Leading To Quality Assurance Inputs Aljon Delmo Galang; Rosie Lopez Conde; I Ketut Sudarsana
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.742 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2351

Abstract

This qualitative research study used narrative approach to retell the narratives of twelve (12) high school teachers on the processes, challenges, and solutions of student assessment. The investigation identifies that teachers assess the students by utilizing modules and other activities as alternatives of face-to-face instruction and assessment, using rubrics and providing feedbacks, utilizing online platforms, and involving parents. The participants also encountered challenges such as academic dishonesty, students’ attitude towards learning tasks, and lack of ICT resources. These are solved by communicating with parents, feedbacking, and alternatives means of distributing learning tasks. The findings provide insights specifically for teachers who struggle in assessing student learning in the New Normal Setup and who aim to use distance learning even in the post-pandemic class setting; and contribute inputs to quality assurance in education, considering the pandemic-impacted educational landscape
Efektivitas Pemanfaatan Media E-learning dengan Moodle dalam Menjaga Mutu Pembelajaran Saat Belajar dari Rumah Ramen Antonov Purba
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.105 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2424

Abstract

Education is an effort to gain knowledge, expertise and competence. The journey of education cannot stop. The presence of Covid-19 has resulted in transformations in the education sector. Learning activities have to be done at home. The parameters of each component used in learning activities are expected to produce good results. Thus, the use of e-learning with Moodle. The target is for students to gain knowledge and good results. E-learning with Moodle is an option based on its internet-based work pattern. No place limit and no time limit. A vital evaluation step is carried out. Higher education institutions are required to be professionals. Higher education institutions also face evaluation from LLDIKTI. Internal evaluation is mandatory. All existing elements must be committed to carrying out these obligations. Accommodating agreed targets. Making students understand teaching material. Opening students' insights and thoughts. Students can complete it and get maximum results (sound). The research conducted will look at the effectiveness of using e-learning media with Moodle in maintaining the quality of learning when learning from home. The method used to conduct research is an experiment. The subjects of the Politeknik Unggul LP3M Medan students, the Informatics Management study program are 32 students. Found that the functional level and value accumulation using moodle-based e-learning media with the dynamics of learning from home can maintain and maintain quality. All learning activities go well as expected and targeted.
Pemahaman Ajaran Tat Twam Asi Sebagai Pedoman dalam Upaya Peningkatan Mawas Diri di Era Pandemi Covid-19 Ni Nyoman Suastini; I Ketut Budi Rach Suarjaya
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.075 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2546

Abstract

Peran Tat Twam Asi sangatlah penting bagi kehidupan yang harmonis dan damai. Dari lingkup yang paling kecil dalam sebuah keluarga hingga lingkup yang lebih besar, yaitu dalam sebuah negara, bahkan di dunia. Kehidupan yang damai tidak mungkin dapat diwujudkan tanpa adanya toleransi yaitu sikap saling menghormati, menghargai, memahami, maupun saling menerima adanya perbedaan yang ada. Karena perbedaan adalah sebuah keniscayaan yang tidak dapat kita hindari. Susastra Suci Weda mengajarkan tentang sebuah nilai yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya mewujudkan kehidupan yang rukun dan damai. Sebuah nilai luhur yang harus dilestarikan dan patut kita tumbuh suburkan dalam sikap hidup keseharian kita. Ajaran Tat Twan Asi merupakan dasar dari Tata Susila Hindu di dalam usaha untuk mencapai perbaikan moral. Susila adalah tingkah laku yang baik dan mulia untuk membina hubungan yang selaras dan seimbang serta rukun di antara sesama. Sebagai landasan dalam membina hubungan yang selaras, maka kita dapat mengimplementasikan ajaran Tat Twan Asi ini dengan dengan beberapa cara: 1) Melakukan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama maupun norma yang berlaku dalam masyarakat yang timbul dari hati kita sendiri (bukan merupakan paksaan). 2) Bertanggung jawab atas segala tindakan yang kita lakukan. 3) Lebih mendahulukan kepentingkan bersama dari pada kepentingan pribadi.
Membangun Sumber Daya Hindu Melalui Sains dan Teknologi Ni Wayan Sumertini
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.975 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2591

Abstract

Perkembangan sains dan teknologi tidak bertentangan di dalam agama Hindu dan bahkan Hindu sendiri mengajarkan sains. Sains dan teknologi di dalam Hindu pengertiannya lebih luas dibandingkan sains dan teknologi saat ini. Hindu memandang bahwa hal-hal yang membuat manusia nyaman di dunia ini adalah teknologi yang bersifat material. Sementara itu manusia tetap tidak mampu meraih kebahagiaan tertinggi. Hindu lebih menekankan pada sains dan teknologi ini, yakni upaya untuk meraih kebahagiaan abadi. Guna meraih kebahagiaan sejati, orang harus mempelajari dan mempraktikkan berbagai teknik yang diajarkan sehingga akhirnya mengalami kebahagiaan itu sendiri. SDM Hindu yang hendak dikembangkan adalah SDM yang memang expert di bidang sains dan teknologi objektif, tetapi juga mampu menjalankan teknologi bhatin yang diajarkan. SDM Hindu diharapkan mampu melahirkan kesejahteraan dunia dan kemudian terbebas dari segala bentuk kesengsaraan.
Efektivtias Pembelajaran Daring pada Pendidikan Vokasi Ketut Nurhayanti; I.G.A Astri Pramitari; I Made Budiada
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.468 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2623

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of online learning in vocational colleges in Hindu theory courses and electrical installation practices. Assessment indicators are student learning outcomes, learning completion, student interests and motivations as well as attractive learning experiences experienced by students during online learning. Quality research with qualitative descriptive research approach is used in this study. Data collection techniques using questionnaires in the form of essays are disseminated through the google form platform and interviews conducted with google meet. Respondents numbered 50 students. The results of online learning research are effective if reviewed from indicators of the value of learning outcomes and complete materials but are not effective if reviewed from behavior changes. Indicators of attractive learning experience will be fun assuming the media used and lecturers can package materials in an interesting, interest and motivational learning students more to the obligation to get value and no other learning alternatives except online.
Pendidikan Agama dan Keagamaan dalam Menunjang Mutu Pendidikan di Indonesia I Nyoman Temon Astawa
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.59 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2776

Abstract

Pendidikan agama dan pendidikan keagamaan memiliki kekuatan hukum yang sangat kuat, sekolah keagamaan yang bernaung pada Kementerian Agama RI dan Sekolah umum yang bernaung pada Kementerian Pendidikan RI masih menjadi suatu keniscayaa, dan keduanya secara yuridis formal memiliki kesamaan derajat di mata hukum. Pengembangan pendidikan agama dan keagamaan pada sekolah mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) terutama pada standar isi, standar proses pembelajaran, standar pendidik dan tenaga kependidikan, serta sarana dan prasarana pendidikan. Pengembangan pendidikan keagamaan juga mengimplementasikan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan.
Tantangan Dan Solusi Penerimaan Mahasiswa Baru Prodi Filsafat Hindu Stahn Mpu Kuturan Singaraja I Made Hartaka; Ida Bagus Putu Eka Suadnyana; Ayu Veronika Somawati
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.252 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2778

Abstract

The quantity of students for a college is of particular concern, this is because the quantity of students indirectly affects public confidence in educational institutions. In addition, the quantity of students will also affect the assessment process of the institution by the competent body or institution. So that the quantity of students is always strived to increase every year both by universities and study programs as a unit of education in it. The selection of a study program is not a question that can be decided simply. There are many determinants that prospective students should consider. From various searches of literary sources, it was found that the factor that determines the basis for choosing is attraction or attractiveness.In addition, a person's decision to make a choice often occurs very quickly sometimes less than half a minute and is influenced by the likes and beliefs.The study program in attracting prospective students must conduct study and analysis as a first step.Looking at what are the strengths, weaknesses, opportunities and challenges that may arise today, this of course becomes important because the results of this study can affect in the process of achieving organizational goals, especially in an effort to increase the number of students.
Pengembangan Instrumen Tracer Study Berbasis Cluster Sebagai Kontrol Mutu Lulusan Perguruan Tinggi Muhamad Fakhrur Saifudin; Meita fitrianawati
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 01 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.142 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i1.1786

Abstract

The purpose of this research is to develop a cluster-based tracer study instrument that can be used to measure the absorption rate of graduates based on competency. This type of research is development. This study uses the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) i. The product appraisal instrument uses a quality assessment sheet involving material experts and an evaluation sheet which is used to determine the responses of stakeholders and graduates regarding the use of the product being developed. The type of data obtained is data about the process of developing a cluster-based tracer study instrument from the input of experts and graduates. The data analysis of this research used process data analysis and product quality data analysis. The results of the study were based on a feasibility test based on the material validator, assessment, and language validator which were assigned to the graduate assessment instrument with the criteria of "very suitable". The results of field trials showed the feasibility of the instrument as a tool for evaluating graduates was 86.5% so that it could be used as an alternative in tracing studies. These results are used as the basis for determining the success of higher education institutions in producing quality graduates

Page 3 of 26 | Total Record : 258