cover
Contact Name
Romi Mesra
Contact Email
romimesra@unima.ac.id
Phone
+6282284463589
Journal Mail Official
jurnalparadigmajsre@unima.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi FIS UNIMA: Jl. Unima, Tounsaru, Tondano Sel., Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, 95619 Email: jurnalparadigmajsre@unima.ac.id
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
ISSN : -     EISSN : 27746984     DOI : https://doi.org/10.53682/jpjsre.v3i2
Core Subject : Education, Social,
We welcome research articles, theoretical, policy reviews, or methodological reviews, to be submitted to our journals within the following research areas: Learning, Teaching and Educational Development Social Change, Cultural, and Community Development Rural and Urban Ecological Societies Family, Gender Equality and Social Inclusion
Articles 676 Documents
Persepsi Publik Pada Flexing Marketing Owner Skincare Lokal di Platform Tiktok Amanda, Novia; Athaya, Nabila Dewi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flexing marketing merupakan taktik pemasaran yang banyak digunakan saat ini. Teknik pemasaran ini menawarkan cara mudah bagi pelakunya untuk mendapatkan sorotan dan dikenal dengan cepat oleh masyarakat. Penelitian ini juga menemukan bahwa flexing marketing berkaitan dengan viral marketing yang banyak digunakan oleh merek-merek besar maupun kecil. Pada penelitian ini, budaya pamer kemewahan juga erat kaitannya dengan sisi kognitif individu yang membuat mereka tertarik pada barang-barang mewah dan kehidupan glamor para influencer dan content creator. Meskipun tidak menjamin akan membuat khalayak menjadi konsumen, penelitian kualitatif melalui berbagai jenis teknik pengumpulan data ini menunjukkan beberapa efek spesifik. Alasan pertama meneliti topik ini adalah rasa ingin tahu tentang seberapa besar peran flexing marketing yang sudah dikenal luas dalam persepsi masyarakat oleh pemilik skincare lokal Indonesia di platform TikTok. Pada bagian hasil penelitian dan pembahasan, ditemukan tiga bagian yang berperan aktif dalam fenomena flexing marketing, meliputi bagaimana taktik ini berhubungan dengan viral marketing dan beberapa temuan utama.
Analisis Kebijakan Pengelolaan Konservasi Berbasis Masyarakat: Studi Kawasan Konservasi Perairan Belitung A Zulkarnain, Ariandi; Hidayati, Hidayati
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11651

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam rangka melihat keterhubungan antara kebijakan yang telah diatur oleh pemerintah melalui alokasi dan ruang ke dalam implementasi kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah daerah dalam kaidah-kaidah pemanfaatan kawasan konservasi, serta melihat bagaimana keterlibatan dan persepsi masyarakat di sekitar kawasan konservasi dalam upaya pengelolaan dan pemanfaatan kawasan konservasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kawasan konservasi secara umum positif, dimana mayoritas responden (72,4%-96,2%) mengakui manfaat kawasan konservasi terhadap keberlanjutan lingkungan dan ekonomi desa mereka. Masyarakat juga setuju terhadap pembatasan zona laut, meskipun pengetahuan mereka tentang aturan konservasi, seperti zonasi inti dan pemanfaatan berkelanjutan, masih terbatas. Rendahnya tingkat pendidikan (58% hanya menyelesaikan sekolah dasar) dan akses informasi menjadi faktor utama yang memengaruhi keterbatasan ini. Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi terlihat dalam beberapa aspek, seperti pengawasan aktivitas illegal fishing, partisipasi dalam zonasi, dan pengembangan ekowisata berbasis komunitas. Namun, tantangan besar meliputi konflik kepentingan antara konservasi dan kebutuhan ekonomi, lemahnya penegakan hukum, serta minimnya anggaran dan infrastruktur untuk mendukung pengelolaan kawasan. Dinamika akses dipengaruhi pada lingkungan kebijakan yang memungkinkan dan melumpuhkan berbagai aktor untuk memperoleh, mempertahankan, atau mengendalikan akses sumber daya atau dinamika mikro tentang siapa yang memperoleh manfaat dari sumber daya dan bagaimana.
Media Sosial sebagai Pengganti Institusi Tradisional dalam Pembentukan Norma Sosial Amaani, Fauziyyah; Al-Ghifary, Muhammad Firdhi; Amelia, Nanda; Azizah, Sarah Nur; Hufad, Achmad; Achdiani, Yani
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11653

Abstract

Social media has transformed the social dynamics of modern society, replacing the role of traditional institutions in shaping social norms. Institutions such as family, school, and religion—previously the main pillars in constructing social values—are now being displaced by the influence of digital media. This study aims to analyze how social media functions as a new institution in the formation of social norms, using the perspective of Talcott Parsons' Structural Functionalism Theory, particularly the AGIL framework (Adaptation, Goal Attainment, Integration, and Latency). A qualitative method was employed, involving teenage participants aged 17–20 who are actively engaged with social media. The findings show that social media not only facilitates communication but also establishes new standards in social behavior, moral values, and political engagement. Therefore, social media has emerged as a new institution that defines social norms, replacing the role of traditional institutions in society.
Pengaruh Social Media Marketing Dan Brand Love Terhadap Purchase Decision Pada Solo Album Happy Kim Seokjin BTS. Sri Wulandari; Hedi Cupiadi; Husni Muharam
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Social Media Marketing dan Brand Love terhadap Purchase Decision dalam pembelian Solo Album “Happy” milik Kim Seokjin BTS. Fenomena perilaku konsumen dalam komunitas penggemar K-pop, khususnya Army yang menunjukan bahwa startegi pemasaran digital serta ikatan emosional terhadap idola menjadi faktor utama yang mempengaruhi Purchase Decision. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksplanasi. Pengumpulan data dilakukan dengan melalui penyebaran kuesioner melalui google Form kepada komunitas Army yang masuk kedalam anggota grup Borahae.Hope Store yang telah membeli album “Happy” tersebut. Analisis data pada penelitian ini dilakukan menggunakan model Structurl Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Social Media Marketing dan Brand Love berpegaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Decision. Penelitian ini juga memperkuat hasil penelitian sebelumnya serta menegaskan pentingnya peran media sosial sebagai sarana promosi, sekaligus menunjukan ketertarikan emosional penggemar K-pop dalam membeli album di industri musik Korea.
Modal Sosial dan Dinamika Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Desa Wisata Berkelanjutan Syarifuddin, Didin
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11660

Abstract

Transformasi sosial-ekonomi melalui pengembangan desa wisata menuntut integrasi modal sosial, yaitu kepercayaan, jaringan dan resiprositas, agar inisiatif berbasis masyarakat lebih efektif dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah secara mendalam peran dimensi modal sosial dalam memfasilitasi partisipasi aktif warga, mobilisasi sumber daya lokal, dan inovasi produk pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal di tiga desa terpilih di Kabupaten Bandung. Teknik pengumpulan data meliputi social mapping, wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis tematik kolaboratif yang melibatkan partisipan sebagai mitra reflektif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa kepercayaan antar anggota masyarakat dan terhadap institusi lokal menjadi fondasi koordinasi kolektif. Jaringan internal memfasilitasi organisasi dan forum kolaborasi, sedangkan kemitraan eksternal membuka akses dukungan teknis dan sumber daya. Praktik resiprositas meningkatkan solidaritas dan keberlanjutan aksi bersama. Sintesis antardimensi mengungkap sinergi yang memperkuat mobilisasi, inovasi, dan identitas budaya desa. Modal sosial merupakan faktor kunci dalam pemberdayaan komunitas dan pembangunan desa wisata berkelanjutan. Disarankan penguatan forum musyawarah rutin, penyediaan platform digital kolaboratif, formaliasi mekanisme pinjam-meminjam aset, serta program pelatihan berkelanjutan. Pendekatan ini layak dijadikan blueprint untuk replikasi dan peningkatan kapasitas kelembagaan lokal di wilayah lain.
Pengembangan Model Kurikulum Digital Adaptasi untuk Daya Saing Global Mahasiswa di Era 4.0 Nuari, Iqbal; Gistituati, Nurhizrah; Bentri, Alwen; Yelly, Prina
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11666

Abstract

Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan signifikan dalam pendidikan tinggi, termasuk dalam bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yang menuntut adanya kurikulum yang lebih adaptif dan berbasis teknologi. Kurikulum konvensional yang ada saat ini sering kali tidak dapat mengikuti kemajuan teknologi dan kebutuhan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model kurikulum digital adaptif yang dapat meningkatkan daya saing global mahasiswa di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di STKIP Budidaya Binjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan desain Research and Development (R&D). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi untuk mengidentifikasi kebutuhan kurikulum yang relevan dan berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum digital adaptif yang dikembangkan secara signifikan meningkatkan keterlibatan mahasiswa dan hasil belajar, dengan 85% mahasiswa melaporkan peningkatan keterlibatan dan peningkatan rata-rata nilai sebesar 20% dibandingkan dengan kurikulum konvensional. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kurikulum yang lebih relevan, fleksibel, dan sesuai dengan tuntutan Revolusi Industri 4.0.
Implikasi Pernikahan Asimilasi Orang Tua dalam Pengasuhan Anak Usia Dini di Desa Sumber Sari Kabupaten Musi Banyuasin A Wiranti B; Henny Helmi; Azizah Husin
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implikasi dari adanya pernikahanan asimilasi dalam perbedaan suku di Desa Sumber Sari, Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dengan teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Sampel penelitian ini berjumlah 12 informan  terdiri  dari 1 Kepala Desa dan 11 orang tua dengan kriteria pernikahan beda suku dan memiliki anak berusia dini 1-6 tahun berdasarkan purposive random sampling. Suku yang  berbeda tersebut berasal dari 3 suku yaitu Suku Jawa, Suku Sunda dan Suku Melayu. Berdasarkan hasil analisis data penelitian yang berasal dari 4 indikator yaitu budaya keluarga, sosial ekonomi, pengalaman dalam mengasuh anak dan pendidikan yang ditempuh orang tua, bahwasannya dari pola asuh orang tua tidak lagi mengenalkan adanya  budaya turun menurun ataupun kesenian tradisional yang berasal dari kedua orang tua dari masing-masing suku yang berbeda. Orang tua menggunakan pengasuhan kombinasi berdasarkan pada pola asuh demokratis, permisif, dan otoriter, dalam kebudayaan tetap menjunjung tata krama yang diajarkan oleh orang tua terdahulu.
Transformasi Kreativitas Belajar sebagai Strategi Sosial Pendidikan di Era Digital Permata, Dia; Wardana, Wisnu; Wiibowo, Ari; Asiyah, Asiyah
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi kreativitas belajar sebagai strategi sosial pendidikan di era digital. Perkembangan teknologi telah mengubah paradigma pendidikan, dari yang sebelumnya bersifat konvensional menjadi lebih fleksibel, kolaboratif, dan kreatif. Kreativitas belajar tidak hanya dipandang sebagai kemampuan individu untuk menghasilkan ide-ide baru, tetapi juga sebagai proses sosial yang mendukung pembentukan karakter peserta didik yang adaptif dan inovatif. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, penelitian ini menelaah berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, dan dokumen kebijakan untuk memahami peran kreativitas dalam proses pendidikan digital serta strategi sosial yang menyertainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital dapat menjadi katalisator bagi peningkatan kreativitas siswa, khususnya melalui pembelajaran berbasis proyek, eksploratif, dan kolaboratif. Kreativitas belajar terbukti mampu meningkatkan partisipasi, motivasi, dan pemahaman siswa secara lebih mendalam. Selain itu, strategi sosial pendidikan yang melibatkan komunitas belajar, dukungan kebijakan, dan kolaborasi lintas aktor pendidikan turut memperkuat ekosistem belajar yang inovatif. Namun, transformasi ini tidak lepas dari tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kompetensi guru, dan budaya belajar yang belum mendukung kreativitas. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara inovasi, kebijakan, dan budaya pendidikan dalam mendorong transformasi kreativitas belajar secara menyeluruh. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan pendidikan yang relevan, partisipatif, dan berkeadilan sosial di tengah perubahan global yang semakin kompleks.
Evaluasi Program Pelatihan Komputer Model CIPP Di LKP Widya Eduskill Kota Prabumulih Carroline, Intan; Helmi, Henny; Sapitri, Erna Reta
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11697

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi program pelatihan komputer yang dilaksankan oleh Lembaga Kurusu Dan Pelatihan (LKP) Widya Eduskill di Kota Prabumulih menggunakan model CIPP (context, input, process dan  product). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini meliputi kepala LKP, instruktur, peserta didik pelatihan dan alumni peserta didik pelatihan. Hasil evaluasi pada aspek context menunjukkan bahwa program pelatihan komputer berlandaskan hukum yang jelas, relevan dengan kebutuhan peserta didik dan dunia kerja. Pada aspek input, ditemukan bahwa sumber daya manusia, sarana prasarana, dan sumber belajar sudah memadai namun masih perlu peningkatan di beberapa bagian. Evaluasi process menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan berjalan sesuai rencana dan kurikulum berdasarkan acuan standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) , sedangkan pada aspek product, pelatihan memberikan dampak efek panjang terhadap peningkatan keterampilan peserta dan semua peserta berhasil mencapai kompetensi secara maksimal. Secara keseluruhan, program pelatihan komputer di LKP Widya Eduskill dinilai cukup efektif, namun disarankan untuk melakukan peningkatan pada aspek fasilitas dan evaluasi berkelanjutan agar kualitas program dapat terus ditingkatkan.
Pengembangan Video Animasi Berbasis AI pada Materi Evolusi untuk Meningkatkan Pemahaman Perubahan Sosial bagi Warga Belajar Paket C di SPNF SKB Kota Palembang Sinta, Mona; Shomedran, Shomedran; Aswasulasikin, Aswasulasikin
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11710

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran berbentuk video animasi berbasis AI pada materi evolusi untuk meningkatkan pemahaman perubahan sosial bagi warga belajar Paket C yang dilihat dari kevalidan dan kepraktisannya. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE dengan 5 (lima) tahap (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation), namun penelitian ini dilakukan 4 (empat) tahapan saja yakni sampai pada impletantation. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil pengembangan media pembelajaran berbentuk video animasi berbasis AI menunjukkan persentase sebesar 97% dengan kategori valid untuk ahli Bahasa Indonesia, kemudian validasi ahli materi memperoleh skor sebesar 94% yang artinya sangat baik dan valid, selanjutnya hasil validasi ahli media memperoleh skor sebesar 92% yang artinya juga sangat baik dan valid, dari tiga validator diperoleh skor rata-rata sebesar 94% yang artinya produk valid. Selanjutnya hasil uji coba produk untuk one to one diperoleh skor sebesar 100%, artinya produk sangat praktis, kemudian hasil uji coba small group memperoleh skor 100%, artinya sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dikatakan bahwa produk yang dihasilkan berada pada kategori valid dan sangat praktis untuk digunakan oleh siswa Paket C dalam menunjang proses pembelajaran khususnya pada materi evolusi untuk meningkatkan pemahaman perubahan sosial.